Tag: capres

  • Jokowi Diusung PDIP Jadi Walikota, Gubernur dan Presiden Lalu Berkhianat, Publik Nilai Ini Tidak Pantas

    Jokowi Diusung PDIP Jadi Walikota, Gubernur dan Presiden Lalu Berkhianat, Publik Nilai Ini Tidak Pantas

    7cloud.asia – Hanya 30 persen publik yang menilai pantas Jokowi sebagai kader  yang telah diusung PDIP menjadi presiden, namun sekarang tidak jelas memberi dukungan pada Ganjar Pranowo sebagai calon presiden dari PDIP.

    47 persen menyatakan sikap Jokowi pada PDIP itu tidak pantas dan tidak menjawab 23 persen.

    Demikian hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dilakukan pada 29 Oktober – 5 November 2023, soal kepantasan sikap Jokowi dan keluarganya ke PDIP.

    Hasil survei ini dipresentasikan Prof. Saiful Mujani dalam program ‘Bedah Politik bersama Saiful Mujani’ episode “Meninggalkan PDIP di Mata Publik” yang disiarkan melalui kanal Youtube SMRC TV pada Kamis, 23 November 2023.

     

    Baca: Polisi menyusup ke rapat internal PDIP

    Dalam survei tersebut, responden diberi penjelasan bahwa Jokowi adalah kader PDIP dan didukung menjadi walikota, gubernur, dan presiden, namun sekarang dia tidak jelas mendukung Ganjar sebagai capres yang diusung PDIP.

    Lalu kepada responden ditanyakan, apakah sikap Jokowi terhadap PDIP itu pantas, kurang pantas, atau tidak pantas sama sekali?

    Ada 30 persen yang menilai hal tersebut pantas, 39 persen menyatakan itu kurang pantas, dan 8 persen menganggap itu tidak pantas sama sekali.

    Sedangkan 23 persen lainnya tidak menjawab. Lantas bagaimana Saiful membaca data ini? 

    Menurut Saiful, ini menunjukkan dukungan moral dari masyarakat tidak kuat atau cenderung negatif terhadap sikap Jokowi yang tidak secara eksplisit memperjuangkan Ganjar Pranowo sebagai capres yang telah secara resmi diputuskan oleh partainya sendiri.

    Baca: Alumni UI desak agar intimidasi dihentikan

    Bahkan dalam deklarasi pencalonan Ganjar, Jokowi hadir. Jokowi juga pernah secara verbal menyatakan menitipkan Ganjar untuk dimenangkan.

    “Namun, seharusnya tindakan dan ucapan itu tidak disertai dengan Gibran maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo,” Ujar Saiful.

    Survei SMRC sini juga memotret sikap publik terhadap tindakan politik Gibran, anak sulung Jokowi.

    Dalam pertanyaan penelitian disampaikan bahwa Gibran Rakabuming Raka adalah kader PDIP. Dia menjadi walikota karena dicalonkan oleh PDIP.

    Baca: Pendukung Ganjar-Mahfud juga diintimidasi

    Tapi kemudian dia maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto, tidak mendukung Ganjar sebagai calon presiden dari PDIP.

    Apakah sikap Gibran terhadap PDIP itu pantas, kurang pantas, atau tidak pantas sama sekali?

    Ada 27 persen yang menyatakan pantas, 40 persen menganggap itu kurang pantas, dan 10 persen menjawab hal itu tidak pantas sama sekali. Sementara 23 persen tidak menjawab atau tidak tahu.

    Secara umum, lebih banyak yang menyatakan sikap Jokowi dan Gibran terhadap PDIP, di mana Jokowi tidak jelas memberi dukungan pada Ganjar atau Gibran yang maju sebagai Cawapres Prabowo, kurang pantas dilakukan. 

    Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

    Baca: Kawan Ganjar ajak warga bangkit melawan Neo Orba

    Sampel sebanyak 2400 responden dipilih secara acak (stratified multistage random sampling) dari populasi tersebut. 

    Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1939 atau 81%.

    Sebanyak 1939 responden ini yang dianalisis. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 2,3% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

    Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Waktu wawancara lapangan 29 Oktober – 5 November 2023.

     

  • Gimmick Politik “Gemoy” Tunjukkan Pasangan Prabowo-Gibran Minim Gagasan, Ini Reaksi Pemilih Muda

    Gimmick Politik “Gemoy” Tunjukkan Pasangan Prabowo-Gibran Minim Gagasan, Ini Reaksi Pemilih Muda

    7cloud.asia – Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka atau Prabowo-Gibran menggunakan gimmick politik santuy untuk menarik pemilih di Pilpres 2024.

    Seperti diketahui, pasangan Prabowo-Gibran menggunakan strategi kampanye politik gimmick seperti Joged Gemoy dan Politik Santuy yang disebarkan dalam berbagai platform media sosial untuk memikat pemilih.

    Meski dinilai sebagai langkah terobosan untuk menarik pemilih khususnya pemilih muda, gimmick politik pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran ini menuai kritik. 

    Strategi kampanye ini dinilai sebetulnya memiliki fungsi manipulatif untuk mengalihkan warga terkait berbagai persoalan yang membelit pasangan Prabowo-Gibran.

    Baca: Jika untuk kepentingan negara, mengapa harus Gibran yang jadi Cawapres?

    Seperti diketahui nama Prabowo dikaitkan dengan dugaan pelanggaran HAM berat di masa lalu. Sedangkan nama Gibran dikaitkan dengan pelanggaran etik berat dalam kandidasinya sebagai wapres dalam proses di MK.

    “Maupun kekhawatiran mobilisasi aparatur negara seperti perangkat desa demi pemenangan pasangan ini,” ujar Airlangga Pribadi Kusman Ph.D Dosen Politik Universitas Airlangga Surabaya. 

    Gimmick politik santuy yang diterapkan pasangan Prabowo-Gibran ini juga dinilai juga memiliki keterbatasan. 

    Airlangga mencontohkan ketidakhadiran Gibran dalam memenuhi undangan Universitas Muhammadiyah Surabaya  Jum’at (24/11/2023) dalam dialog visi misi capres dan cawapres. 

    Hal ini menunjukkan keterbatasan strategi politik gimmick yang digunakan oleh pasangan Prabowo-Gibran dalam menghadapi Pilpres 2024.

    Baca: Aktivis HAM nilai pasangan Prabowo-Gibran tak layak dipilih karena tak punya perspektif HAM

    Ketidakhadiran Gibran, ujar Airlangga, membuktikan kekalahan gagasan, dan ketidaksiapan pasangan Prabowo=Gibran dalam mempertanggungjawabkan gagasan seperti apa yang akan diusung dalam momen pilpres 2024.

    “Berkaitan dengan hal tersebut, hal yang dapat kita ambil pelajaran adalah bahwa kontestasi Pilpres 2024 membutuhkan politik adu gagasan untuk memastikan jalan masa depan Indonesia tetap berada pada rel pemajuan bangsa dan negara kedepan,” imbuh Airlangga

    Ia mengingatkan, tingginya dosis politik gimmick hanya akan memperdaya publik dan mengelabui kesadaran publik.

    Menurutnya, pasangan yang menggunakan politik gimmick sebetulnya mereka tidak siap mengelola negara dengan gagasan dan praktik bernegara.

    “Mereka telah mengalami kekalahan awal politik yaitu kekalahan politik gagasan!” tandas Airlangga.

    Baca: Perilaku politik Jokowi dinilai menyimpang dari pakem politik

    Lantas apakah gimmick politik yang diterapkan pasangan Prabowo-Gibran ini mendapat respon positif dari calon pemilih khususnya pemilih muda? 

    Dari perbincangan 7cloud.asia, terungkap tak semua pemilih terkecoh dengan gimmick yang dilakukan pasangan Prabowo-Gibran.

    “Berdasarkan pengamatanku pada anak sendiri, pilihan pemilih muda sangat dipengaruhi oleh peer grup dalam memilih capres. Mereka memang buat batasan apa yang keren dan tidak keren,” ujar Ima, warga Jakarta Selatan

    Ia mencontohkan di kalangan anak muda ada anggapan mereka yang milih Prabowo-Gibran itu dianggap “nggak banget”.

    Hal ini karena ada penilaian jogetnya Prabowo dianggap sesuatu yang tidak pada tempatnya.

    Baca: Kumpulkan aparat desa, Pasangan Prabowo-Gibran dinilai langgar UU Pemilu

    Sedangkan pada sisi Gibran juga ada penilaian miring, karena dia mencapai posisi cawapres karena fasilitas dari keluarganya.

    “Jadi Gibran dan Kaesang dianggap anak muda instan yang “nggak banget”.” kata Ima sambil menambahkan penilaian ini sudah merebak di kalangan anak muda.

    Hal senada diungkapkan Cece, warga Depok Jawa Barat. Menurutnya, sekarang anak muda justru membandingkan Gibran dengan Alam Ganjar yang dianggap tak hanya ganteng, tapi juga pintar dan rendah hati (cool).

    Jadi, lanjutnya, Alam Ganjar ini sosok yang berpotensi digilai anak-anak muda.

    “Anak muda sekarang juga males dengan anak-anak presiden itu, karena mereka sendiri sadar akan susah mencari kerjaan setelah lulus,” pungkasnya.

    Baca: Mayoritas warga yang tahu tidak setuju Jokowi terapkan politik dinasti

     

  • Dukungan Perangkat Desa ke Pasangan Capres-Cawapres Bisa Memicu Konflik Horizontal

    Dukungan Perangkat Desa ke Pasangan Capres-Cawapres Bisa Memicu Konflik Horizontal

    7cloud.asia – Acara silaturahmi 8 organisasi perangkat desa  di stadion Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (19/11/2023) yang dihadiri Gibran dan sejumlah anggota TPN Prabowo-Gibran menuai sorotan

    Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Nurlia Dian Paramita, mengatakan Bawaslu harus menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran yang dilakukan pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran di acara silaturahmi perangkat desa.

    Bawaslu, katanya, mesti memanggil pihak penyelenggara acara dan cawapres Gibran untuk memastikan penyelidikan dilakukan secara transparan.

    Dilansir BBC News Indonesia, Nurlia mengakui di acara itu perangkat desa tidak secara eksplisit mendukung pasangan capres cawapres Prabowo-Gibran. 

    “Tapi kehadiran Gibran jadi pertanda [kecurangan]. Dia sudah curi start yang terlembaga karena menggunakan institusi negara yaitu aparat desa.” ujar Nurlia.

    Baca: Kumpulkan perangkat desa, Pasangan Parbowo-Gibran dinilai langgar UU Pemilu

    “Jadi publik harus tahu proses penyelidikan Bawaslu, jangan tiba-tiba bilang tidak menemukan pelanggaran, kepercayaan publik bisa luruh.”

    Nurlia mengatakan, ketidaknetralan kepala desa dan perangkat desa dalam pemilihan umum bisa memicu konflik horizontal di masyarakat. Pasalnya telah terjadi kubu-kubuan di organisasi perangkat desa.

    Disebut dalam laporan Tempo , sejumlah organisasi perangkat desa di Jawa Timur yakni Asosiasi Kepala Desa (AKD) Jawa Timur dan Perkumpulan Aparatur Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) menyatakan dukungannya untuk capres-cawapres Ganjar Pranowo – Mahfud MD.

    Isu ‘pakta integritas’ mengungkit dugaan keterlibatan BIN dalam memenangkan Ganjar

    Baca: Netralitas Polri di Pemilu 2024 diragukan

    Berbeda dengan Papdesi dan AKD Jawa Timur, delapan organisasi kepala desa seperti Apdesi, DPP Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa nasional (Abpednas), Asosiasi Kepala Desa Indonesia (Aksi), Komunitas Purnabakti Kepala Desa Seluruh Indonesia (Kompakdesi), Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI), DPP Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), dan Persatuan Masyarakat Nusantara mengisyaratkan dukungannya ke Prabowo-Gibran.

    Dalam situasi begini, kata Nurlia, kepala desa yang tidak netral sudah pasti akan mengerahkan pengaruh mereka ke warganya agar memilih salah satu calon dengan berbagai cara.

    “Kepala desa ini yang paling dekat dengan masyarakat, mereka bisa menggunakan perangkat RT/RW untuk mengorganisir dukungan pada salah satu calon.”

    “Bisa dengan iming-iming sembako, bantuan token listrik, bahkan intimidasi.”

    Baca: Politik dinasti Jokowi akan lahirkan pemerintah yang tidak adil

    “Bagi masyarakat yang betul-betul ingin memilih sesuai hati nurani bisa marah. Apalagi pengetahuan masyarakat dalam politik kan sangat hitam-putih, sumbu pendek,” kata Nurlia.

    Itu mengapa Nurlia mendesak Bawaslu agar meningkatkan kesiagaan dan kewaspadaan panitia pengawas pemilu di tiap-tiap desa.

    Sehingga ketika ada potensi konflik di masyarakat bisa diantisipasi.

    “Apalagi dua paslon capres-cawapres lain merasa ada ketimpangan, ada pemihakan aparat pemerintah yang dinarasikan sebagai potensi kecurangan,” jelasnya.

    Sumber: BBC Indonesia

  • KPU Tegaskan Debat Capres Tiga Kali sedangkan Cawapres Dua Kali

    KPU Tegaskan Debat Capres Tiga Kali sedangkan Cawapres Dua Kali

    7cloud.asia – Kontroversi tentang peniadaan debat khusus untuk Cawapres di Pilpres 2024  dijawab oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

    Dalam pernyataan yang dirilis Sabtu (2/12/2023), anggota KPU Idham Cholik menegaskan pelaksanaan debat capres dan cawapres di Pilpres 2024 dilakukan dengan merujuk pada Undang-undang (UU) Pemilu.

    Debat Pilpres 2024 dilakukan sebanyak tiga kali untuk calon presiden dan dua kali untuk calon wakil presiden, sesuai dengan Peraturan KPU No. 15 tahun 2023 Pasal 50 Ayat (1).

    “Debat capres itu tiga kali dan cawapres dua kali,” kata Anggota KPU Idham Holik seperti dikutip antaranews.com

    Baca: Dicurhati soal TPPO di NTT, ini jawaban Ganjar

    Idham mengatakan akan menyampaikan kepada tim kampanye untuk menghadirkan semua pasangan calon (paslon) capres dan cawapres dalam setiap sesi debat.

    Dalam pelaksanaannya, proporsi bicara antara capres dan cawapres akan disesuaikan dengan konteks debat.

    “Rencananya akan didampingi oleh pasangan masing-masing. Misalnya pada saat debat capres, aktor utamanya adalah capres itu sendiri dalam menyampaikan pendalaman materi visi, misi, dan program pencalonan. Dalam debat ini, cawapres hanya mendampingi saja,” kata Idham.

    Baca: Beda cara Ganjar Pranowo dan Prabowo atasi kemiskinan

    Idham mengatakan hal tersebut tidak melanggar perundang-undangan. Pada 29 November 2023, KPU juga sudah mengadakan rapat dengan ketiga tim kampanye pasangan calon.

    Selain itu, KPU juga mengundang perwakilan media siaran rapat untuk mendengarkan penjelasan rencana pelaksanaan debat pasangan calon pada 30 November.

    “Hal ini tidak keluar dari substansi norma Pasal 277 ayat (1) dan Penjelasan Pasal 277 ayat (1) UU No. 7 Tahun 2017 juncto Pasal 50 ayat (1) Peraturan KPU No. 15 Tahun 2023,” kata Idham.

    Baca: Cak Imin akan prioritaskan penanganan polusi udara jika terpilih

    KPU pun telah menetapkan tema khusus untuk setiap sesi debat. Debat pertama pada 12 Desember akan membahas hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), pemerintahan, pemberantasan korupsi, dan penguatan demokrasi.

    Debat kedua pada 22 Desember akan mengusung tema pertahanan, keamanan, geopolitik, dan hubungan internasional.

    Tema debat ketiga pada 7 Januari 2024 mencakup ekonomi (kerakyatan dan digital), kesejahteraan sosial, investasi, perdagangan, pajak (digital), keuangan, pengelolaan APBN.

    Baca: Pilih pemimpin pro lingkungan di Pemilu 2024

    Debat keempat pada 21 Januari 2024 akan membahas energi, sumber daya alam (SDA), SMN, pajak karbon, lingkungan hidup dan agraria, serta masyarakat adat.

    Debat terakhir pada 4 Februari 2024 akan fokus pada teknologi informasi, peningkatan pelayanan publik, hoaks, intoleransi, pendidikan, kesehatan (post-COVID Society), dan ketenagakerjaan.

    Tema-tema dalam debat capres di Pilpres 2024 tersebut merujuk pada visi nasional dalam Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN).

    Baca: Simak program lingkungan ketiga capres/cawapres

    Sementara itu, penetapan tiga pasangan calon peserta Pilpres 2024 telah dilakukan, dengan nomor urut sebagai berikut:

    1. Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar

    2. Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan

    3. Ganjar Pranowo-Mahfud Md 

    KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, dengan jadwal pemungutan suara yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024.

    Sumber: Antaranews.com

  • TPN Ganjar-Mahfud Luncurkan 4 Aplikasi, Ini Dia Fungsinya

    TPN Ganjar-Mahfud Luncurkan 4 Aplikasi, Ini Dia Fungsinya

    7cloud.asia – Berbagai cara dilakukan oleh tim capres untuk memperkenalkan visi misi mereka kepada publik. Seperti yang dilakukan oleh Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud dengan meluncurkan empat aplikasi.

    Keempat aplikasi tersebut adalah Ganjar Twin (AI), Super App GPMMD3, Oke Mas Ganjar (OMG), dan Ganjar Mahfud App.

    “Kemajuan teknologi menjadi cara tercepat menyampaikan pesan politik. Ini dapat berdampak luas untuk cara pemilih, politisi, dan wartawan menilai sosok dan program pasangan Ganjar-Mahfud,” jelas Deputi Operasi 247 TPN, Denon Prawiraatmaja seperti yang dilansir Antaranews.

    Baca: TPN Ganjar Mahfud minta aparat netral

    Selanjutnya Denon menjelaskan empat aplikasi ekosistem digital ini ramah pengguna yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas.

    Selain itu aplikasi ini juga mencegah terjadinya disinformasi di kalangan pemilih yang tersebar di seluruh Indonesia dan negara lain.

    Ekosistem digital tersebut dianggap bisa melindungi calon pemilih dari berbagai berita palsu dan dapat melampaui media sosial yang nyaris tidak memiliki aturan, sering menjebak dengan narasi dangkal dan palsu.

    Keempat aplikasi ini juga sebagai wadah bekal bagi para juru kampanye dan sukarelawan dalam menyebarluaskan program pro rakyat yang diusung Ganjar-Mahfud selama masa kampanye Pemilu 2024.

    Keempat aplikasi memiliki fungsi yang berbeda-beda. Ganjar Twin berisi konten Chat GPT, yang dibuat Relawan Ganjar Berkarya.

    Baca: Rapat internal PDIP disusupi aparat

    Aplikasi ini untuk mempermudah pengguna membedah visi dan misi 21 Program Sat Set Ganjar-Mahfud.

    Aplikasi yang akrab disapa Ganjar AI tersebut dapat digunakan oleh seluruh tim pemenangan dan sukarelawan dalam membuat narasi yang baik terkait dengan program unggulan pasangan Ganjar-Mahfud.

    Super App GPMMD3 adalah aplikasi serba ada yang diciptakan Relawan Mobilitas Total Ganjar Pranowo (MotoGP) untuk mendukung secara maksimal TPN Ganjar-Mahfud.

    Dalam aplikasi ini ada beragam informasi dan update terkini aktivitas paslon dengan nomor urut 3 itu.

    Baca: Puisi Wiji Thukul saat Ganjar kampanye di Jepara

    GPMMD3 memungkinkan siapa pun berpartisipasi mengawal suara atau melaporkan adanya kecurangan dalam Pemilu 2024, yang selanjutnya ditindaklanjuti Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud.

    Sejumlah fitur pendukung di dalamnya, yakni fitur pemindai KTP Otomatis hingga pengawalan kotak suara melalui Kawal Kotak Suara via LaporGan.

    Sedangkan aplikasi OMG digunakan sebagai wahana bagi kalangan anak muda pemilih paslon nomor urut 3 yang sudah tersedia di playstore android atau app store apple.

    Dalam aplikasi ini juga dilengkapi fitur curhat, podcast, dan event soal Ganjar-Mahfud.

    Sementara aplikasi Ganjar-Mahfud App berperan sebagai agregator dan menyediakan berbagai macam konten komunikasi tentang Ganjar-Mahfud.

    Baca: Relawan Ganjar-Mahfud akan lakukan nano targetting

    Dalam aplikasi ini juga memuat pengalaman tersendiri bagi calon pemilih dan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Pilpres 2024.

    Di samping itu, TPN juga meluncurkan aplikasi bernama Jangkar Ganjar yang dirancang untuk mendukung organisasi sukarelawan dan tim sukarelawan mendukung pemenangan Ganjar-Mahfud.

    Melalui aplikasi ini sukarelawan dan timnya dapat memantau kegiatan kampanye yang memungkinkan pengguna melacak dan memonitor kegiatan kampanye sukarelawan dan tim melalui data yang aktual dan analisis real time.

    Peluncuran aplikasi-aplikasi ini menggunakan teknologi SKRP, yang sudah digunakan untuk mengatur organisasi dan aktivitas di lebih dari 14 organisasi sukarelawan di seluruh Indonesia.

    Misalnya, untuk pengolahan big data, hub informasi, dan task management yang memiliki berbagai fitur yang mudah digunakan sukarelawan.

    “Jadi, dari TPN bisa kasih informasi yang lebih konkret dan resmi sehingga secara substansi rakyat paham betul program Ganjar-Mahfud,” jelasnya.

    Reporter: Nurakhmayani

     

     

  • Arus Balik: Ketika Dukungan untuk Pasangan Prabowo-Gibran Mulai Berbalik Arah

    Arus Balik: Ketika Dukungan untuk Pasangan Prabowo-Gibran Mulai Berbalik Arah

    7cloud.asia – Beberapa hari lalu, Boy Thohir dengan lantang dan bangga menyampaikan pengusaha yang penyumbang 1/3 perekonomian Indonesia bakal mendukung paslon Prabowo-Gibran yang didukung Jokowi.

    Boy Thohir adalah kakak dari Menteri BUMN Erick Thohira yang sudah secara terbuka menyatakan mendukung pasangan Prabowo-Gibran.

    Selang sehari, banyak perusahaan seperti PT Djarum dll menolak klaim dukungan terhadap pasangan Prabowo-Gibran tersebut.

    Memang santer diberitakan sebelumnya bahwa pengusaha nasional takut bersikap milih paslon selain Prabowo-Gibran. Ada beberapa perusahaan yang awalnya mendukung paslon AMIN dan GAMA kemudian menarik diri.

    Hal ini diduga bukan karena melihat visi misi paslon Prabowo-Gibran, melainkan lebih kepada tekanan yang mereka dapatkan.

    Atau ingin bersikap balas budi karena selama ini sudah mendapat proyek dari Jokowi. Namun fenomena itu berbalik di akhir masa kampanye.

    Baca: Diduga manfaatkan fasilitas negara untuk kampanye, Prabowo dilaporkan ke Bawaslu

    Para pengusaha, sepertinya kini sudah tidak takut lagi bahkan terang-terangan menyatakan mendukung paslon lain. Mereka tidak tunduk dan patuh bahkan melawan balik arahan Jokowi.

    Sebuah sumber mengungkap bahwa pengusaha tidak ingin jika Prabowo berkuasa, mereka hanya menjadi sapi perahan kaum politikus atau orang-orang partai.

    “Gak usah heran lah. Kita bisa lihat bagaimana lembaga kenterian seperti kemenhan dikuasai orang-orang Gerindra untuk nyari duit. Itu baru satu kementerian”.

    “Pengusaha tidak suka menjalin bisnis dengan politikus karena banyak ‘permainannya’. Tahulah maksudnya. Mereka inginnya ada kepastian hukum untuk bisnis mereka, itu aja,” terang sumber yang tidak ingin disebut namanya.

    Salah satu konglomerat Indonesia yang berada pada posisi ketiga dari Sembilan Naga, Sofjan Wanandi, terang-terangan mendukung GAMA.

    Baginya, bangsa ini harus berubah untuk masa depan dan tidak perlu ada lagi diskusi-diskusi karena waktunya hampir tiba saat pencoblosan.

    Baca: Mahfud tegaskan tak pernah gunakan fasilitas negara untuk kampanye

    Sofjan tidak segan mengajak masyarakat untuk memilih Ganjar-Mahfud sebagai presiden dan wakil presiden RI 2024-2029 nanti.

    “Itu sebabnya penting saya sampaikan pada Anda, kalau saya nggak perlu diskusi-diskusi lagi. Capek saya. Kita pengusaha mau kepastian saja. What is the best for this country? Just do it!”

    “Nggak usah lagi. Sudah tidak ada waktu, sisa 16 hari mau debat apa? Kamu bisa ubah siapa? Kamu harus mengobah diri, mesti berubah untuk masa depan bangsa ini, untuk itu pilih nomor tiga,” katanya.

    Hal ini disampaikan Sofjan Wanandi dalam acara “All Out Ganjar Mahfud” yang diadakan alumni SMA TOP GAN, gabungan SMA Kanisius, Pangudi Luhur, Tarakanita, Santa Ursula, St Theresia, Gonzaga, dan Loyola di Jakarta, Minggu, 28 Januari 2024.

    Sofjan yang pernah ikut mengusung Jokowi di tahun 2014 dan menjadi tim nya JK, merasa kecewa terutama setelah Jokowi terlibat jauh dalam proses pencapresan.

    Baca: Pakar sebut Jokowi sudah layak dimakzulkan

    Ia memandang Jokowi yang seharusnya bisa menjadi wasit yang berlaku adil malah memihak,

    “Pemilu ini yang paling mengkhwatirkan saya karena wasitnya menjadi pemain juga. Bagaimana kita bicara teori semua, yang terjadi persis tiada akal,” ujar Sofjan.

    Lebih lanjut Sofjan mengajak masyarakat untuk melihat rekam jejak tidak sekadar teori,

    “Jadi apalagi yang mau dibicarakan mengenai masa depan? Apa yang seseorang bikin di masa lalu, dari situ kita bisa menentukan,” katanya.

    “Kalau nomor tiga kita anggap lebih baik itu karena masa lalu mereka memang membuktikan apa yang telah mereka kerjakan untuk bangsa ini. Apa jejaknya, apa kekurangan dan kelebihan,” katanya.

    “Anda lebih pintar dari kita untuk menentukan yang terbaik bagi Anda. Saya pikir itu saja. Make it very simple! Kalau Anda tanya pengalaman saya 50 tahun lebih, 10 kali pemilu saya sudah ikut. Bahkan, aktif membuat siapa yang jadi presiden. Kali ini saya merasa komitmen saya terhadap Top Gan (Ganjar-Mahfud),” pungkasnya.

    Baca: Jokowi dan Iriana dilaporkan ke Bawaslu

    Mungkinkah “arus balik” suara dukungan sudah terjadi? Banyak pengamat memprediksi bahwa apa yang dilakukan Jokowi serta perubahan gaya kampanye Prabowo dan Gibran, bak pisau bermata dua.

    Bisa menaikkan suara tapi juga bisa sebaliknya justru mengurangi suara dukungan.

    “Orang mungkin senang dikasih uang dan sembako atau bansos. Tapi lama-lama menjadi muak dengan cara seperti itu,” terang seorang pengamat dari Yogyakarta.

    Arus balik ini bisa dilihat juga dari tingkat kehadiran massa pemilih di saat melakukan kampanye akbar di daerah-daerah.

    Beberapa penayangan video yang dibuat oleh netizen, panggung kampanye Prabowo-Gibran terlihat massa yang tidak memenuhi kapasitas tempat yang disediakan. Bahkan ada pula yang terlihat sepi.

    Tentu saja fenomena ini menjadi indikasi lemahnya dukungan Prabowo di akar rumput.

    Baca: Prihatin dengan politik dinasti, sejumlah tokoh bangsa temui Wapres

    Indikasi lainnya, ada penolakan masyarakat yang akan dijadikan responden dari lembaga survei. Masyarakat menolak karena khawatir tidak mendapat bantuan sembako.

    Artinya, sesungguhnya mereka sudah punya pilihan tapi bukan ke paslon usungan Jokowi, sehingga mereka takut. Tanda-tanda ini menunjukkan dua hal: bahwa suara Prabowo memang lemah di akar rumput, atau karena ‘arus balik’ yang sudah mulai terjadi.

    Penulis : Agung Wibawanto

  • Kampanye Hari Terakhir: AMIN di JIS, Prabowo-Gibran di GBK Sedangkan Ganjar-Mahfud di Solo dan Semarang

    Kampanye Hari Terakhir: AMIN di JIS, Prabowo-Gibran di GBK Sedangkan Ganjar-Mahfud di Solo dan Semarang

    7cloud.asia – Memasuki kampanye hari terakhir, tiga paslon capres-cawapres menggelar kampanye akbar di tiga tempat terpisah.

    Pasangan 01 Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar menggelar kampanye di Jakarta International Stadion, Jakarta dan mengklaim akan dihadiri jutaan pendukungnya.

    Massa pendukung AMIN telah tiba di JIS sejak Jumat (9/2/2024) malam, dan mereka memanfaatkan lahan parkir untuk istirahat. 

    Menurut Kedeputian Media dan Komunikasi Timnas AMIN, kegiatan kampanye akbar dimulai secara seremonial pada pukul 07.15 WIB oleh pembuka acara.

    Sebelum kegiatan seremonial, massa yang hadir melakukan shalawatan bersama di dalam stadion.

    Baca: Koalisi Perempuan tolak penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Jokowi

    Sedangkan paslon 02 Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka menggelar kampanye di Stadion Gelora Bung Karno, GBK Senayan Jakarta.

    Kampanye akan dimulai Sabtu siang, namun massa pendukung Prabowo-Gibran sudah mulai berdatangan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) untuk menghadiri kampanye akbar Pemilu 2024.

    Pada Sabtu sekitar jam 9.45 WIB massa berdatangan menggunakan sejumlah kendaraan, roda dua dan empat dan bus.

    Massa berdatangan dari berbagai arah. Massa pendukung Prabowo-Gibran memadati Jalan Jenderal Sudirman terutama dari arah Tugu Monas dan sebaliknya

    Baca: Prihatin dengan kemunduran demokrasi di era Jokowi, aktivis Jogja gelar aksi jalan mundur

    Paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD menggelar kampanye di dua kota di Jawa Tengah, yakni Solo dan Semarang.   

    Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengatakan antusiasme masyarakat yang ingin menghadiri kampanye akbar pada hari terakhir masa kampanye, tinggi.

    Oleh sebab itu, kata dia, pasangan nomor urut 3 memutuskan berkampanye di dua titik pada hari terakhir kampanye pemilu 2024.

    “Akhirnya diputuskan di dua tempat karena dua-duanya (Solo dan Semarang) ingin dilaksanakan, dan banyak orang yang ingin hadir, luar biasa,” kata Ganjar usai berkampanye di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat.

    Baca: Aksi mahasiswa tuntut pemakzulan Jokowi

    Ganjar juga mengatakan dua titik kampanye pada hari akhir ini menjadi lebih baik karena antusiasme masyarakat luar Solo dan Semarang juga tinggi untuk menghadiri kampanye akbar Ganjar-Mahfud.

    “Bahkan dari Jakarta hari ini sudah membawa timnya masuk ke sana. Saya tidak membayangkan kondisinya karena beberapa Jawa Timur juga bakal hadir maka dengan dua titik akan lebih baik,” ujarnya.

    Walaupun demikian, Ganjar mengaku bahwa mulanya dirinya hanya menginginkan satu titik lokasi pada hari terakhir kampanye.

    “Sebenarnya mau satu titik, apakah di Solo atau Semarang, tetapi ternyata semua berdebat, ‘kalau bisa tambah lagi, Pak’,” kata Ganjar.

    Sumber: Antaranews.com

  • Ibu-ibu Korban Penculikan Berdoa di Depan Istana, Tolak Capres Pelanggar HAM

    Ibu-ibu Korban Penculikan Berdoa di Depan Istana, Tolak Capres Pelanggar HAM

     

    7cloud.asia – Seorang Ibu paruh baya yang mengenakan pakaian hitam dengan kerudung hitam dan berkacamata itu tampak tak kuasa menahan air matanya saat menyanyikan gugur bunga di depan Istana Merdeka.

    Dia adalah salah satu ibu yang anaknya menjadi korban penculikan dan hingga kini belum juga ditemukan.

    Bersama 30 ibu lainnya yang mengalami nasib serupa serta didampingi para aktivis dari Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI), mereka melakukan aksi “Doa Ibu untuk Keselamatan Bangsa dari Capres Pelanggar HAM”.

    Mereka berdoa dengan khidmat meminta agar Indonesia terbebas dari calon pemimpin yang melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) serta pernah terlibat dalam penculikan anggota keluarganya.

    Baca: Prabowo anggap enteng kasus pelanggaran HAM

    Menurut sekretaris IKOHI, Zaenal Muttaqin aksi doa ini sengaja dilakukan di depan istana sebagai simbol bahwa negara belum memberikan keadilan dan penjelasan soal keluarganya yang hilang sejak 1998.

    “Jadi kami hari ini melaksanakan doa bersama keluarga, untuk menyelamatkan negeri ini dari capres pelanggar HAM, capres yang telah memerintahkan penculikan kepada keluarga kami,” jelas Zaenal pada Minggu (11/02/2024).

    Para keluarga korban penculikan, lanjut Zaenal, tidak ingin Indonesia dipimpin oleh orang yang mempunyai rekam jejak dengan pelanggaran HAM.

    “Karena kami yakin apabila pelanggar HAM jadi presiden, maka kasus ini tidak akan dituntaskan. Karena belum jadi presiden saja sudah menghambat penyelesaian kasus HAM. Jadi hari ini kami mengadu pada Tuhan, sekali lagi kalahkan capres pelanggar HAM,” terangnya.

    Baca: Aktivis HAM tagih janji Jokowi laksanakan peradilan HAM

    Sementara itu Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani menjelaskan keluarga korban penghilangan paksa juga memiliki hak untuk mengetahui nasib keluarganya apakah masih hidup atau sudah meninggal.

    “Dan kalau sudah meninggal bolehkah keluarga mengetahui dimana kuburnya serta menunaikan ibadah sesuai dengan kepercayaannya sebagai cara menutup keterpurukan psikologis,” kata Andy.

    Ibu Tamiyem yang merupakan orangtua dari korban penculikan aktivis mahasiwa, Suyat, terus berharap ada kejelasan keberadaan anaknya tersebut.

    Baca: Keterbatasan fisik Petrus Hariyanto tak lunturkan semangat perjuangkan HAM

    “Kalau masih hidup, ayo pulang. Kalau sudah meninggal dimana kuburannya,” kata Ibu Tamiyem.

    Usai aksi doa di Istana Merdeka, para ibu melanjutkan ziarah ke makam para ibu pejuang HAM yang telah wafat.

    Ziarah ke makam para ibu-ibu pembela HAM ini untuk mendoakan mereka untuk istirahat dalam damai di surga. Mereka bisa mengadukan langsung kepada Tuhan, ketika Negara mengabaikan suara rakyat.

    “Sambil berdoa kami juga berjanji untuk bisa melanjutkan perjuangan yang sudah dimulai oleh para ibu-ibu pembela HAM tersebut,” terang Zaenal.

     

    Reporter: Nurakhmayani

  • Pemilu 2024: Ganjar Nyoblos di Semarang, Mahfud di Yogyakarta, Anies dan Cak Imin di Jakarta

    Pemilu 2024: Ganjar Nyoblos di Semarang, Mahfud di Yogyakarta, Anies dan Cak Imin di Jakarta

     

    7cloud.asia – Pemilu 2024 diselenggarakan serempak hari ini, Rabu (14/2/2024). Tak ketinggalan pasangan capres/cawapres juga memberikan suaranya.

    Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024 di TPS 60 Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu 14 Februari 2024. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menggunakan hak suaranya bersama keluarganya.

    Pasangan Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar menggunakan hak pilihnya di  TPS 23, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2024) pagi. 

    Muhaimin bersama keluarga tiba di TPS 23 sekitar pukul 08.05 WIB. Ia terlihat melakukan pencoblosan di bilik 1.

    Baca: 76,861 WNI di Hong Kong dan Makau gunakan hak pilihnya

    Usai mencoblos, Ketua Umum PKB ini menunjukkan kertas suara yang telah dilipat dan dimasukkan ke kotak suara.

    Kemudian ia pun memasukkan jari telunjuknya ke tinta berwarna biru, yang menandakan dirinya telah mencoblos.

    Sementara capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo tiba di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 11 Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). 

    Pantauan di lokasi, Ganjar Pranowo bersama rombongan tiba di lokasi TPS sekitar pukul 08.30 WIB.

    Baca: Bawaslu petakan TPS rawan

    Ganjar Pranowo ditemani anak, istri dan Ketua DPC PDI-P Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

    Tampak Ganjar dan istri mengenakan baju bewarna putih setiba di lokasi. “Habis ini mau dolan (jalan-jalan) dulu,” kata Ganjar di TP 11 Lempongsari, Rabu (14/2/2024).

    Calon wakil presiden nomor urut 03 Mahfud MD menggunakan hak suaranya di Yogyakarta, di kediamannya Sambilegi Lor Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, 

    Kepada media Mahfud mengingatkan Pemilu 2024 menjadi adalah ajang demokrasi untuk mencari pemimpin.

    Baca: Menakar etika bernegara Jokowi di Pemilu 2024

    Sebelum menggunakan hak pilihnya di Yogya, Mahfud pun mengingatkan bahwa Pemilu bukan ajang mencari musuh.

    “Sehingga siapa pun nanti yang menang itulah keputusan rakyat. Kalau ada yang tidak puas, ada jalur-jalur hukum, tidak boleh ada tindakan kekerasan atas nama siapa pun dan atas nama apapun,” kata Mahfud.

    Esti Utami, dari berbagai sumber