7cloud.asia – Bibit siklon tropis 17 W terdeteksi di Samudera Pasifik Barat, sebelah utara Papua. Dampaknya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur sejumlah wilayah.
Deputi Meteorologi pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan dalam 24 jam kedepan bibit siklon tersebut akan terus tumbuh hingga kategori sedang.
“Potensi bibit siklon tropis itu untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori sedang,” ujar Guswanto seperti dikutip Antaranews pada Selasa (14/11/2023).
Ia memaparkan bibit siklon 17W terpantau berada di Samudera Pasifik Barat, sebelah utara Papua tepatnya di 6,1 lintang utara dan 140,0 bujur timur.
Kecepatan angin maksimum 20 knot, dan tekanan udara minimum 1006.1 hPa (Hectopascal) bergerak ke arah barat-barat laut.
baca: bmkg waspada suhu panas landa di kota ini
Bibit 17W berdampak terhadap kondisi cuaca di Indonesia dalam 24 jam ke depan, yakni potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Maluku Utara dan Papua Barat.
Selain itu, bibit 17W juga dapat berdampak pada tinggi gelombang 1,25-2,5 meter di perairan Kepulauan Sangihe-Talaud, perairan utara Papua Barat-Papua, dan Samudera Pasifik utara Halmahera-Papua.
Karena itu, BMKG mengimbau agar masyarakat waspada dan hati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari bibit siklon ini. .
Saat ini BMKG, terus memantau terhadap kemungkinan adanya potensi yang dapat berdampak terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia.
baca: cuaca hari ini jakarta berpotensi hujan ringan
Sementara itu, cuaca di seluruh wilayah Jakarta pada Rabu (15/11/2023) pagi dan siang diperkirakan berawan.
Potensi hujan dengan intensitas ringan terjadi pada malam hari di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Pada Kamis (16/11/2023) dinihari, wilayah Jakarta Barat, Timur, Utara dan Kepulauan Seribu diprediksi hujan ringan.
Reporter: Nurakhmayani









