Tag: prabowo

  • Ada Sesat Pikir ‘Kesuksesan’ Orde Baru Terkait Biaya Kuliah Murah

    Ada Sesat Pikir ‘Kesuksesan’ Orde Baru Terkait Biaya Kuliah Murah

    7cloud.asia – Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih Pemilu 2024, Prabowo Subianto menyebut bahwa sebelum reformasi 1998, biaya kuliah di universitas negeri sangat terjangkau oleh rakyat kecil.

    Prabowo mengatakan hal ini menanggapi isu mahalnya biaya kuliah atau UKT dalam sesi tanya jawab dengan Kepala Koresponden Internasional Bloomberg wilayah Asia Tenggara, Haslinda Amin, dalam Forum Ekonomi Qatar di Doha, Rabu (15/5/2024) waktu setempat.

    “Kan dulu begitu. Terus terang saja banyak orang yang selalu mencari-cari, menjelek-jelekkan masa lalu, orde ini orde itu.“

    “Tapi kalau kita lihat sebelum 1998, universitas negeri semua sangat terjangkau oleh rakyat kecil. Anaknya petani bisa jadi insinyur, bisa jadi dokter. Setelah itu terjadi suatu fenomena liberalisasi, semuanya gandrung dengan paham-paham neoliberal, kapitalisme yang menurut saya tak terkendali.” ujarnya.

    Untuk memeriksa kebenaran klaim Prabowo soal biaya kuliah, The Conversation Indonesia berkolaborasi dengan Muhammad Naufal Waliyuddin, peneliti kajian kepemudaan dan keagamaan sekaligus kandidat doktor di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

    Baca: Pro-kontra beasiswa untuk mahasiswa dari keluarga menengah

    Menurut Naufal, pernyataan Prabowo soal biaya kuliah tersebut benar tetapi tidak akurat. Naufal menegaskan bahwa pernyataan tersebut ada benarnya, tapi cacat argumen, terutama soal Orde Baru (Orba).

    Faktanya, kenaikan biaya kuliah pendidikan tinggi memang tidak seimbang dengan peningkatan gaji masyarakat.

    Data Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang 1995–2022 tentang data upah lulusan SMA dan universitas serta data biaya studi dari 30 PTN dan PTS selama 2013-2022 menunjukkan temuan menarik.

    Biaya kuliah diperkirakan rata-rata akan naik 6,03% per tahun. Spesifiknya, untuk PTN peningkatannya sekitar 1,3% per tahun dan untuk PTS mencapai 6,96%.

    Sedangkan kenaikan gaji orang tua lulusan SMA hanya sebesar 3,8% per tahun. Disusul kenaikan upah orang tua lulusan universitas yang per tahun hanya 2,7%.

    Dengan kata lain, pertumbuhan biaya studi perguruan tinggi semakin ke sini memang semakin mahal dan membebani masyarakat.

    Baca: Mahasiswa UGM ajukan uji materi Permendikan yang memicu mahalnya UKT

    Akan tetapi, ada tren positif di dalam data tersebut, partisipasi masyarakat ekonomi rendah terhadap pendidikan tinggi meningkat dari 6,82% (2016) menjadi 15,96% (2021).

    Selain itu, Naufal menambahkan bahwa kita tidak bisa mengabaikan faktor inflasi. Untuk melihat perbandingannya, kita bisa menghitung biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di era 1980-an dengan nilai rata-rata UKT masa kini lewat kalkulator inflasi.

    Pada kurun 1980an, contohnya, rentang SPP berkisar dari Rp120.000 per tahun kemudian menjadi Rp400.000 per tahun selama periode 1990an.

    Ketika dihitung berdasarkan inflasi tahunan, angka SPP pertama tersebut setara dengan Rp2,7 juta, dan yang kedua senilai Rp5,5 juta. Angka ini masih jauh dari biaya kuliah per tahun yang secara rata-rata nasional sebesar Rp14,7 juta.

    Ini menandakan bahwa pendidikan tinggi memang semakin mahal. Sehingga, Naufal mengingatkan, jika tidak disiasati secara serius, kondisi ini berisiko menutup peluang bagi masyarakat kelas ekonomi rendah untuk menjangkau pendidikan tinggi.

    Baca: Mengapa kebijakanvPTN-BH disebut sebagai akar masalah mahalnya UKT

    Sesat pikir ‘kesuksesan’ Orde Baru
    Argumen Prabowo mengenai Orba—yang membuat universitas negeri terjangkau dan anak petani bisa jadi insinyur—adalah contoh cacat logika (fallacy) bernama hasty generalisation—pengambilan kesimpulan secara sembrono dengan basis data yang tidak cukup.

    Prabowo tidak menyebutkan, contohnya, rujukan data berapa jumlah anak petani yang di zaman itu yang bisa jadi insinyur dan berapa yang justru gagal masuk kampus.

    Sementara itu, data alokasi rata-rata subsidi pendidikan di era Orba tidak sampai 10% dari APBN. Sedangkan pasca-Reformasi, terutama sejak 2009, subsidi terbesar untuk pendidikan sebesar 20% dari APBN dan itu termasuk tertinggi di Asia Tenggara.

    Lebih lanjut, di era Orba terdapat kebijakan Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK) yang mematikan aktivisme gerakan mahasiswa era tersebut.

    Kebijakan ini menjinakkan sekaligus mendepolitisasi anak muda secara sosial politik sehingga universitas menjadi semakin birokratis dan hierarkis, alih-alih kritis terhadap situasi negara dan pemerintahan.

    Baca: Dampak negatif kebijakan PTN-BH

    Ini menunjukkan corak utama Orba, yakni politik Orwellian—negara melakukan pemantauan secara menyeluruh (surveillance), sarat watak otoritarianisme, represif militeristik, dan suara kritis dibungkam secara sistemik.

    Akibatnya, masyarakat menjadi massa mengambang—istilah masa kini untuk menyebut masyarakat yang semakin tumpul, lemah, dan tidak punya daya tawar di hadapan pemerintah.

    Selain itu, justru Orba lah yang membuka keran liberalisasi dan kapitalisme sejak awal berkuasa, terutama melalui UU No. 1 Tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing (UU PMA) yang berujung peristiwa Malari 1974—yang efeknya terasa hingga sekarang.

    Serangkaian problem ini mementahkan klaim Prabowo mengenai orde pra-1998 yang dianggapnya lebih baik ketimbang masa sekarang.

    Bagaimanapun, dengan segala keterbatasan yang ada, saat ini kita masih berada dalam iklim demokrasi, alih-alih atmosfer sosial yang represif dan otoriter ala Orba.

    Artikel ini merupakan hasil kolaborasi program Panel Ahli Cek Fakta The Conversation Indonesia bersama Kompas.com dan Tempo.co, didukung oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

  • Prabowo Nyatakan Komitmennya untuk Mempercepat Pembangunan IKN, Tapi Tak Tegaskan Segera Berkantor di Sana

    Prabowo Nyatakan Komitmennya untuk Mempercepat Pembangunan IKN, Tapi Tak Tegaskan Segera Berkantor di Sana

    7cloud.asia – Presiden terpilih Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk mendorong percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Namun, saat ditanya akah dia akan langsung berkantor di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara usai dilantik nanti, Prabowo tidak memberikan jawaban tegas.

    “Kalau ibu kota ya presiden ada di ibu kota,” kata Prabowo di IKN, Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024) sebagaimana disiarkan YouTube Sekretariat Presiden.

    Prabowo kemudian juga menyinggung soal investor di IKN. Menurut Prabowo salah satu investor adalah dirinya sendiri.

    “Salah satu investor saya sendiri sebagai pengusaha,” jelas dia.

     

    Baca: Keppres Pemindahan Ibukota belum diteken Jokowi, apa dampaknya?

    Seperti diketahui sampai saat ini Jokowi belum meneken Keputusan Presiden tentang Pemindahan Ibu Kota yang menjadi dasar hukum pindahnya pemerintahan ke IKN.

    Jika mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024, batas waktu peralihan kekuasaan presiden dan wakil presiden jatuh pada 20 Oktober 2024.

    Pada saat itu juga, presiden dan wakil presiden Indonesia terpilih akan mengucapkan sumpah/janji dan penandatangan berita acara di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di ibukota negara.

    Percepatan pembangunan IKN, menurut Prabowo, bisa didukung dengan pengerahan para ahli di lapangan.

    “Jadi ya memang pembangunan (IKN) ini berjalan dan harus terus kalau bisa kita percepat ya kalau bisa. Tapi tentunya nanti pakar-pakar ya harus semua dikerahkan semua kemampuan kita,” ujar Prabowo saat memberikan keterangan di kawasan Sumbu Kebangsaan IKN, Kalimantan Timur,

    “Kalau saya optimistis saya lihat. Saya kira bagus sekali,” katanya.

    Baca: IKN belum siap dihuni, ini opsi yang ditawarkan pengamat

    Prabowo pun menegaskan komitmennya dalam pembangunan IKN saat mulai menjalankan pemerintahannya nanti. Menurut Prabowo, ia pasti akan menyelesaikan pembangunan IKN.

    “Oh, pasti kita selesaikan dan ya walaupun memang rencana garis besarnya kalau tidak salah belasan tahun ya. Kalau tidak salah, pernah disebut beberapa puluh tahun, sebagaimana ibu kota negara lain, kan juga sangat panjang ya,” ungkap Prabowo.

    Prabowo menambahkan, pembangunan IKN tidak boleh terlalu dipaksakan, tapi dia optimistis dalam empat-lima tahun IKN sudah berfungsi dengan sangat baik.

    “Saya bukan ahli teknik, tapi saya lihat potensinya saya lihat. Saya yakin lima-enam ahun akan bagus akan selesai,” jelas Ketua Umum Partai Gerindra itu.

    Saat ditanya lebih lanjut apakah pembangunan IKN berlanjut di masa pemerintahannya, Prabowo membenarkan hal itu.

    Adapun kehadiran Prabowo di IKN dalam rangka mengikuti sidang kabinet paripurna perdana di Istana Garuda, IKN.

    Selain Prabowo, para anggota lainnya dalam Kabinet Indonesia Maju hadir pada sidang kabinet yang dipimpin Presiden Joko Widodo itu.

  • Kompera: Ironis, Aktivis Pro Demokrasi Kini Dukung Prabowo

    Kompera: Ironis, Aktivis Pro Demokrasi Kini Dukung Prabowo

    7cloud.asia – Komite Perlawanan Rakyat (Kompera) menyesalkan banyaknya aktivis pro demokrasi yang kini mendukung Prabowo Subianto sebagai pemenang Pemilihan Presiden 2024.

    Hal ini diungkapkan oleh aktivis pro demokrasi, yang juga mantan sekjen Partai Rakyat Demokratik (PRD), Petrus Haryanto dalam rilis pers yang diterima 7cloud.asia.  

    Menurutnya para aktivis tersebut dulu sangat getol melawan rezim militer Orde Baru, Soeharto, dan kroninya.

    “Tiba-tiba bersuara lantang mendukung Prabowo. Prabowo adalah menantu Soeharto, Presiden ORBA. Sungguh sangat ironis!,” kata Petrus.

    Baca: Menolak lupa pelanggaran HAM berat masa lalu

    Salah seorang aktivis itu adalah Budiman Soedjatmiko yang pada tahun 2023 lalu menemui Prabowo dan akhirnya menyatakan bahwa isu penculikan dan penghilangan paksa aktivis 1998 harus diakhiri.

    Pernyataan mantan ketua umum PRD tersebut tidak mewakili korban yang hilang serta keluarga korban maupun langkah-langkah hukum dan politik yang sudah dilakukan oleh DPR dan Pemerintah.

    Langkah Budiman tersebut diikuti oleh sejumlah aktivis pro demokrasi lainnya. Seperti Aan Rusdianto dan Mugianto Sipin, yang keduanya merupakan korban penculikan aktivis.

     

    Baca: Pemberian pangkat istimewa kepada Prabowo dikecam

    Bahkan keduanya sebagai korban penculikan 1998 memenuhi undangan dua orang elit Partai Gerindra, dengan melakukan pertemuan tertutup di sebuah hotel mewah.

    Masyarakat tidak mengetahui apa isi pertemuan itu dan apa motivasi pribadi kedua mantan aktivis.

    “Dan ternyata tidak mencerminkan aspirasi kepentingan korban penculikan keseluruhan dan malah mencederai proses perjuangan HAM yang sudah berjalan lama,” jelas Petrus.

    Selanjutnya Petrus memaparkan sejumlah fakta kasus pelanggaran berat HAM masa lalu dan masa Reformasi belum tuntas diselesaikan dalam 10 tahun pemerintahan Jokowi.

    Baca: Prabowo anggap enteng kasus pelanggaran HAM masa lalu

    Tak hanya itu, pada masa kampanye capres 2014 lalu Jokowi berjanji pada keluarga korban penculikan akan mencari aktivis HAM, Wiji Thukul dan para aktivis yang belum ditemukan.

    “Semua hanya omong kosong!,” teriak aktivis yang pernah mendekam di LP Cipinang ini.

    Karena itu, Kompera tetap menolak  dan melawan rezim militer Neo ORBA (Neo Otoritarian) dan segelintir aktivis pecundang sebagai kaki tangannya.

    Selain itu, Kompera mendesak DPR RI untuk menuntaskan rekomendasi DPR RI Tahun 2009 terkait kasus penghilangan paksa.

    Kompera juga mendesak pemerintah untuk segera meratifikasi Konvensi Internasional Anti Penghilangan Paksa yang telah di tandatangani oleh Menteri Luar Negri Indonesia di New York pada tahun 2010.

    Baca: Aktivis HAM tagih janji Jokowi selesaikan kasus pelanggaran HAM

    Petrus menegaskan aktivis yang berdamai dengan rezim militer neo Orde Baru (Neo Otoritarian) tidak mewakili kepentingan korban penculikan 1998 keseluruhan dan keluarganya.

    Di sisa pemerintahan Jokowi saat ini, Kompera mendesak pemerintah segera menyelesaikan kasus pelanggaran berat HAM yang dilakukan secara yudisial oleh negara.

    “Bukan dengan cara-cara provokatif meminjam tangan segelintir aktivis yang bertindak tidak etis dan bermoral pecundang,” tegasnya.

     

  • Partai Buruh Ajukan Enam Syarat untuk Dukung Pemerintahan Prabowo Subianto

    7cloud.asia – Pada Rabu (18/9/2024) kemarin, Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyatakan dukungannya terhadap Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

    Ternyata, dukungan Partai Buruh untuk Prabowo ini disertai sejumlah syarat yang harus dipenuhi Prabowo.

    Dilansir Tempo.co, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Buruh, Ilhamsyah menyebut ada enam syarat dukungan yang diberikan Partai Buruh kepada Prabowo.

    Syarat tersebut di antaranya mencabut UU Ciptaker, menaikkan upah minimal 10 persen sampai 25 persen, menghapus sistem kerja kontrak outsourcing.

    Baca: Prabowo tidak tegas nyatakan segera berkantor di IKN

    Selain itu Partai Buruh juga mendesak reforma agraria dan kedaulatan pangan, angkat pekerja honorer menjadi PNS, serta mewujudkan pendidikan gratis.

    Ilhamsyah memberikan waktu selama enam bulan bagi Prabowo setelah dilantik menjadi presiden untuk dapat menunaikan syarat-syarat dukungan yang telah diberikan oleh Partai Buruh.

    Waktu enam bulan tersebut dinilainya cukup untuk dapat menilai arah kebijakan Prabowo.

    “Kita akan lihat dalam 6 bulan setelah pelantikan, kami rasa 6 bulan sudah akan kelihatan arah kebijakan pemerintah ke depan,” katanya dikutip Tempo.co, 19 September 2024.

    Baca: Akun Fufufafa viral, posisi Gibran tak aman?

    Ia menegaskan bila syarat-syarat dukungan tersebut tidak dipenuhi, Partai Buruh siap untuk kembali berhadap-hadapan dengan Prabowo.

    Terutama bila pemerintahan Prabowo-Gibran malah mengeluarkan kebijakan yang dianggap tidak pro kesejahteraan pekerja.

    Ketika ditanyai soal langkah yang akan ditempuh Partai Buruh bila syarat dukungan ke Prabowo tidak terpenuhi, Ilhamsyah mengatakan aksi dan mogok jadi opsi.

    “Tentu aksi masa dan pemogokan akan menjadi jalan perjuangan bagi partai buruh dalam memperjuangkan kepentingan kelas pekerja,” terang Ilhamsyah 

  • Prabowo Subianto Berharap Bisa Bertemu Megawati Soekarnoputri Sebelum Pelantikan

    Prabowo Subianto Berharap Bisa Bertemu Megawati Soekarnoputri Sebelum Pelantikan

    7cloud.asia – Presiden Terpilih Prabowo Subianto berharap rencana pertemuan dirinya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dapat terlaksana sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober 2024.

    “Mudah-mudahan sebelum pelantikan,” kata Prabowo setelah menghadiri pelantikan anggota DPR, DPD, dan MPR periode 2024–2029 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2024).

    Prabowo pun mengamini agar rencana pertemuannya dengan Megawati itu bisa terwujud. “InsyaAllah, InsyaAllah,” ucapnya.

    Di lokasi yang sama, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo menyebut bahwa Ketua Umum Partai Gerindra itu harus menunggu dua tahun lamanya untuk bisa bertemu dengan Megawati.

    Baca: PDI Perjuangan sebut pertemuan Prabowo-Megawati pasca keputusan MK

    “Prabowo harus menunggu dua tahun,” katanya dilansir Antaranews.com.

    Sebelumnya pada pekan lalu, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengatakan pertemuan Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto akan berlangsung di tempat yang asyik.

    “Tempat itu ‘kan hanya tempat, yang pasti yang paling penting adalah pertemuan,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (26/9/2024).

    Dia mengatakan pertemuan antara tokoh-tokoh bangsa itu akan terjadi pada waktu yang tepat, karena mereka pun saat ini masih memiliki kesibukannya masing-masing.

    Baca: Megawati isyaratkan PDI Perjuangan tak akan ikut dalam pemerintahan Prabowo

    Yang jelas, dia memastikan Megawati dan Prabowo berkeinginan untuk saling bertemu.

    “Nggak saling tunggu-tungguan, karena beliau berdua punya jadwal yang sama-sama sibuk,” kata Ketua DPR tersebut.

    Pertemuan Prabowo dan Megawati sudah lama ditunggu banyak pihak. Prabowo sebagai presiden terpilih dan Megawati sebagai ketua umum partai pemenang pemilu 2024 menjadi aktor yang menentukan wajah politik Indonesia.

    Pertemuan Prabowo dan Megawati sudah dibincangkan media tak lama usai pencoblosan pada Februari 2024 namun hingga hari ini belum terealisasi.

    Baca: Kader PDI Perjuangan sebut Megawati siap bertemu Prabowo

    Sebelumnya Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto juga tak menampik peluang pertemuan  Megawati dengan Prabowo Subianto setelah diumumkannya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

    Hasto mengatakan tidak ada masalah dengan pertemuan Megawati dan Prabowo.

    “Jadi kalau bertemu ya tidak ada masalah, tetapi hal-hal yang sangat fundamental tadi tetap akan dipersoalkan oleh PDI Perjuangan,” kata Hasto di DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2024).

     

  • Prabowo Tambah 14 Kementerian Baru, Sejumlah Menteri Belum Miliki Kantor

    Prabowo Tambah 14 Kementerian Baru, Sejumlah Menteri Belum Miliki Kantor

    7cloud.asia – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan nama-nama menteri, wakil menteri dan pejabat setingkat mentri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024).

    Total ada 108 orang yang ditunjuk Prabowo untuk menjadi pembantunya dalam pemerintahannya.

    Mereka terdiri atas 7 menteri koordinator, 41 menteri, 55 wakil menteri, dan 5 pejabat setingkat menteri termasuk jaksa agung dan sekretaris kabinet. Dengan daftar ini, artinya Prabowo menambah 14 kementerian baru dari 34 kementerian sebelumnya.

    Sejumlah kalangan, termasuk lembaga kajian ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) mengingatkan, kabinet gemuk akan menambah beban APBN yang sebenarnya sudah berat.

    Tak hanya itu, kabinet gemuk ini juga memunculkan persoalan kantor dan kebutuhan administrasi lainnya. Diperkirakan butuh waktu setidaknya enam bulan untuk mengurus masalah ini.

    Bakal Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) misalnya, mengaku bingung mengenai lokasi kantornya.

    Hal ini disebabkan oleh status kementerian yang dipimpinnya, yang merupakan kementerian baru dan belum ada dalam struktur pemerintahan era Presiden Mulyono.

    “Nah, itu juga belum saya ketahui secara pasti,” ungkap AHY saat ditanya oleh awak media menjelang pelantikan dirinya menjadi menteri di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (21/10/2024).

    AHY menambahkan, dia tidak sendiri dalam kebingungan ini, karena terdapat banyak Kementerian Koordinator baru lainnya yang juga menghadapi situasi serupa.

    “Tidak hanya Kemenko ini ya, tetapi juga ada beberapa Kemenko lainnya, karena memang benar-benar baru. Kami baru mendapatkan informasi, lagi dicari (kantor) yang pas lah kira-kira di mana,” jelasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, AHY juga memaparkan tugas kementerian yang dipimpinnya, yakni untuk mewujudkan pemerataan infrastruktur di seluruh Indonesia.

    Dia berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan yang belum selesai dari era kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

    Gambaran awal kementerian baru ini, menurut AHY, adalah memastikan pembangunan infrastruktur bisa tepat sasaran.

    “Lalu tidak terjadi kebocoran-kebocoran yang tidak perlu,” ujarnya.

     

  • IKN Tak Jadi Prioritas Pemerintahan Prabowo Subianto

    IKN Tak Jadi Prioritas Pemerintahan Prabowo Subianto

    7cloud.asia – Presiden Prabowo Subianto meminta pembangunan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dilanjutkan. Namun, Prabowo lebih mendorong penguatan infrastruktur untuk program swasembada pangan.

    Hal tersebut dikatakan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat ditanyai soal kelanjutan proyek IKN, usai mengikuti rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Senayan, Jakarta, Oktober lalu.

    “Kewajiban PU support pak Presiden swasembada pangan. Berarti support Kementan. Itu dulu yang utama,” kata Dody.

    Dody menyatakan, dirinya mendapat arahan dari Prabowo untuk membantu program swasembada pangan. Khususnya dalam pengadaan komoditas pangan utama semisal beras.

    “Arahannya itu swasembada pangan. Kita ini kekurangan beras loh, yang utama tuh itu. Takutnya nanti Ukraina meledak, Iran meledak, itu kan nanti kita jadi enggak bisa makan. Semua orang kan kalau enggak makan beras seolah-olah enggak makan, jangan lah. Beras itu utama,” bebernya.

    Baca: Pengamat tata kota sebut pembangunan di IKN tidak terencana dengan baik

    Untuk itu, Kementerian PU akan mendompleng produksi beras lewat infrastruktur di bidang sumber daya air, semisal pembangunan bendungan hingga irigasi.

    “Termasuk swasembada air, otomatis. Kalau support Kementan kan itu irigasi dan seterusnya. Air itu wajib karena kan penyediaan air baku. Jakarta contohnya penurunan muka tanah gara-gara air tanah sering disedot,” imbuhnya.

    Kendati begitu, Kabinet Merah Putih Prabowo tidak akan serta merta meninggalkan proyek IKN. Meskipun Dody menekankan swasembada pangan jadi program utama yang bakal pihaknya geluti.

    “Insya Allah langsung. Secepat-cepatnya lah pasti. Tapi pasti yang utama itu (swasembada pangan),” pungkas Dody.

    Sebelumnya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan, Prabowo sempat memberikan pengarahan soal kelanjutan proyek IKN kepada Kabinet Merah Putih saat retreat hari kedua di Akademi Militer (Akmil) Magelang Jawa Tengah, Sabtu (26/10/2024).

    Baca: Anggaran pembangunan IKN dipangkas hingga separuh

    Prabowo menargetkan pembangunan IKN rampung dalam waktu empat tahun.

    “Sesi terakhir sore ini, Pak Presiden Prabowo memberikan pengarahan. Satu dari empat point pengarahan beliau adalah soal IKN,” kata Raja Juli melalui akun Instagramnya @rajaantoni, dikutip dari kanal News Liputan6.com.

    Menurut dia, Prabowo menegaskan bahwa proyek IKN yang dimulai Presiden ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi itu akan dilanjutkan. Prabowo juga menyampaikan komitmen merampungkan pembangunan IKN dalam kurun waktu 4 tahun.

    “Soal IKN sebenarnya sudah sangat jelas. Sudah menjadi keputusan akan dilanjutkan dan diselesaikan. Tidak perlu ada pertanyaan lagi soal itu sebenarnya,” ujarnya.

    “Bahkan beliau sudah punya rencana akan merampungkan pembangunan IKN dalam 4 tahun,” sambung Raja Juli. (Sumber: Liputan6.com)

  • Pemerintahan Baru, Pedagang Keluhkan Harga Bahan Pokok Tinggi

    Pemerintahan Baru, Pedagang Keluhkan Harga Bahan Pokok Tinggi

    7cloud.asia – Pemerintahan Prabowo sudah berlangsung beberapa pekan, namun harga bahan pokok di pasar masih melambung. Para pedagang mengeluhkannya.

    Seperti di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sudah seminggu lebih, harga-harga bahan pokok di tempat ini melonjak tajam.

    Dari pantauan 7cloud.asia pada Jumat (08/11/2024), harga cabai rawit naik Rp 10.000 dari harga Rp 50.000/kg kini menjadi Rp 60.000 per kilonya.

    Kenaikan tinggi juga terjadi pada cabai merah yang kini menyentuh angka Rp. 40.000/kg. Padahal sebelumnya cabai merah dibanderol Rp 20.000/kg.

    Baca: Harga cabai tinggi, omset pedagang turun

    Harga bawang merah juga mengalami kenaikan. Kini 1 kilogram bawang merah dibanderol dengan harga Rp 50.000 dari harga sebelumnya Rp 40.000/kg.

    Sementara harga bawang putih kini berada di angka Rp 50.000 dari harga sebelumnya Rp 43.000.

    Lonjakan harga juga terjadi pada komoditas sayuran. Seperti tomat yang kini menyentuh harga Rp 25.000/kg. Padahal sebelumnya tomat dibanderol dengan harga Rp 13.000/kg.

    Harga kacang panjang juga mengalami kenaikan Rp 4000 per kilogram. Dari harga Rp 13.000/kg, kini kacang panjang dijual dengan harga Rp 17.000/kg.

    Baca: Harga sembako di Jakarta melonjak

    Kenaikan harga terjadi pula pada ayam potong. Sebelumnya harga ayam potong berada pada angka Rp 40.000/kg. Sekarang ayam potong dijual dengan harga Rp 45.000/kg.

    Kenaikan harga ini dikeluhkan oleh pedagang. Seperti yang diungkapkan oleh Yanti. Pendapatannya menurun karena kenaikan harga ini.

    Menurutnya pembeli saat ini mengurangi jumlah barang yang dibeli. “Yang beli dikit-dikit. Pastinya berkurang (omset),” kata Yanti.

    Dia berharap harga bahan-bahan pokok kembali stabil pada pemerintahan Prabowo sekarang ini. “Pikirin kami dong, pedagang kecil. Jangan pergi ke luar negeri terus, saat rakyatnya susah,” keluhnya.       

  • Memaafkan Koruptor Melanggar Undang-undang Tindak Pidana Korupsi

    Memaafkan Koruptor Melanggar Undang-undang Tindak Pidana Korupsi

       

    7cloud.asia – Presiden Prabowo Subianto saat bertemu dengan mahasiswa di Kairo, Mesir mengatakan, akan memaafkan koruptor kalau mereka kembalikan hasil korupsi ke pemerintah.

    “Hai para koruptor atau yang merasa pernah mencuri dari rakyat, kalau kau kembalikan yang kau curi, ya mungkin kami maafkan. Tapi kembalikan dong. Nanti kita beri kesempatan cara mengembalikannya, bisa diam-diam supaya tidak ketahuan,” kata Prabowo dalam pertemuan yang berlangsung pada 18 Desember 2024.

    Prabowo tidak sadar bahwa, menurut Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, mengembalikan kerugian keuangan negara, tidak menggugurkan pidana. Hal tersebut tercantum dalam pasal 4 UU No. 31/1999.

    Bunyinya sebagai berikut: “Pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara tidak menghapuskan dipidananya pelaku tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan Pasal 3”

    Prabowo, bahkan, dengan pernyataan tersebut, dapat dijerat dengan pasal 15 UU Tipikor sebagai percobaan tindak pidana korupsi. Sebab, “percobaan” melakukan tindak pidana korupsi adalah delik yang belum selesai atau belum sempurna.

    Pernyataan Prabowo di Kairo tersebut dikategorikan sebagai tindak pidana yang belum selesai. Jika Prabowo betul-betul melaksanakan hal tersebut maka dia bisa dikenakan pasal 2, 3, 5 sampai dengan pasal 14 UU Tipikor.

    Pasal tentang percobaan tindak pidana korupsi itu berbunyi sebagai berikut: “Setiap orang yang melakukan percobaan, pembantuan, atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana korupsi, dipidana dengan pidana yang sama sebagaimana dimaksud Pasal 2, Pasal 3, Pasal 5 sampai dengan Pasal 14.”

    Pernyataan Prabowo tersebut di atas, selain dapat dikategorikan sebagai melindungi koruptor dan melakukan percobaan korupsi juga bisa dijerat dengan pasal “obstruction of justice” seperti yang tercantum dalam pasal 221 KUHP.

    Sebab, pasal tersebut menyebutkan, “obstruction of justice” adalah tindak pidana yang dilakukan pelaku yang berupaya untuk menghalang-halangi suatu proses hukum.

    Ta’rif Korupsi
    Korupsi berasal dari perkataan Latin, corruptio atau corruptus yang berarti rusak, kebobrokan, atau perbuatan yang tidak baik.

    Kata korupsi juga diserap ke dalam bahasa lain, seperti: bahasa Belanda menjadi corruptie. Bahasa Inggrisnya, “corruption.” Bahasa Indonesianya, korupsi.

    Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyebutkan, kata korupsi merupakan kata benda yang berarti penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain.

    Maknanya, korupsi diartikan sebagai perbuatan buruk, seperti penggelapan uang, penerimaan uang sogok, dan sebagainya. Korupsi merupakan tindak pidana yang merugikan negara, perekonomian negara, dan masyarakat.

    Black Law Dictionary KPK menyebutkan, korupsi adalah suatu perbuatan yang dilakukan dengan sebuah maksud untuk mendapatkan beberapa keuntungan yang bertentangan dengan tugas resmi dan kebenaran-kebenaran lainnya.

    ”Sesuatu perbuatan dari suatu yang resmi atau kepercayaan seseorang yang mana dengan melanggar hukum dan penuh kesalahan memakai sejumlah keuntungan untuk dirinya sendiri atau orang lain yang bertentangan dengan tugas dan kebenaran-kebenaran lainnya.”

    Syed Hussein Alatas dari Singapura mengatakan, korupsi adalah subordinasi kepentingan umum yang digunakan untuk kepentingan pribadi yang mencakup pelanggaran norma, tugas, dan kesejahteraan umum yang telah diakui dengan kerahasiaannya, makar, penipuan, dan tidak mengetahui konsekwensi yang diderita oleh masyakat.

    UU No 31/99 jo UU No 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi tidak menyebutkan definisi korupsi. Namun, undang-undang tersebut hanya menyebutkan 30 perbuatan Korupsi.

    Sebanyak 30 jenis korupsi tersebut dalam bukuku “Jihad Memberantas Korupsi” (2014), kusebutkan tujuh keluarga besar korupsi, yakni perbuatan yang merugikan keuangan/perekonomian negara; suap-menyuap, pPenggelapan; pemerasan; perbuatan curang; benturan Kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa; dan gratifikasi.

    KPK Harus Turun Tangan
    KPK periode 2024-2029 yang baru dilantik, bisa memulai debutnya dengan mengundang Prabowo ke KPK untuk dimintai klarifikasi atas pernyataannya tersebut.

    Prabowo, belajar dari kejahatan yang dilakukan Jokowi, hendaknya datang ke KPK, diundang atau tidak, guna membuktikan keseriusannya dalam memberantas korupsi.

    Langkah pertama yang perlu dilakukan Prabowo, baik diundang KPK maupun tidak, segera menerbitkan Perppu yang memberlakukan kembali UU KPK yang lama, yakni UU No 30/2002.

    Langkah kedua, Prabowo menyarankan Pimpinan baru KPK agar memanggil kembali 57 mantan pegawai KPK yang dipecat Firli melalui skenario Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

    Jika Prabowo melakukan hal tersebut, maka negara akan mencatat beliau sebagai “Bapak Pemberantas Korupsi.” Tidak seperti Jokowi yang merupakan Bapak Pelindung Koruptor.

    Penulis: Abdullah Hehamahua

  • PDI Perjuangan: Ada Faktor Bung Karno dalam Pertemuan Megawati-Prabowo

    PDI Perjuangan: Ada Faktor Bung Karno dalam Pertemuan Megawati-Prabowo

    7cloud.asia – Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan bahwa proklamator Soekarno menjadi faktor yang akan mempertemukan Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto.

    Basarah menuturkan rencana pertemuan dan silaturahmi antara Megawati dan Prabowo sudah digagas sejak beberapa bulan lalu melalui kader-kader Gerindra dan PDI Perjuangan.

    “Sinyal Ibu Megawati bersedia merencanakan pertemuan dengan Pak Prabowo Subianto salah satunya diamanatkan kepada saya untuk disampaikan kepada Pak Prabowo melalui Sekjen Gerindra Ahmad Muzani tanggal 17 Oktober 2024 lalu di ruang kerja Ketua MPR di Gedung Nusantara III Komplek DPR/MPR/DPD RI,” kata Basarah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (15/1/2025)

    Dia mengungkapkan salah satu pesan Megawati yang sudah disampaikan kepada Muzani saat itu adalah Megawati bersedia bertemu Prabowo setelah pelantikan menteri kabinet.

    Hal itu memberikan pesan yang kuat bahwa Megawati dan Prabowo suatu saat bertemu langsung. Ini juga tidak ada kaitannya dengan urusan kursi kabinet.

    Baca: Prabowo berharap bisa bertemu Megawati sebelum pelantikan

    Selain itu, Megawati juga menjelaskan alasannya bersedia bertemu Prabowo lantaran tak punya masalah dan tetap bersahabat baik dari sejak dulu hingga saat ini.

    “Jadi sebenarnya, kesediaan Ibu Mega untuk bertemu Pak Prabowo bukan baru kali ini saja dikemukakan. Pesan bahwa Bu Mega bersedia untuk bertemu dengan Pak Prabowo sudah beliau sampaikan jauh hari sebelumnya,” ujarnya.

    Selanjutnya, kerekatan hubungan Megawati dan Prabowo bertambah kuat bounding-nya ketika Basarah melaporkan hasil pertemuan Pimpinan MPR 2019-2024 dengan Prabowo pada 30 September 2024 di ruang kerja Menteri Pertahanan RI.

    Pada saat itu sepuluh orang pimpinan MPR yang dipimpin Bambang Soesatyo menyampaikan surat pimpinan MPR kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto tentang permohonan tindak lanjut pemulihan nama baik Bung Karno.

    Hal ini setelah pimpinan MPR membuat surat penegasan tidak berlakunya lagi TAP MPRS Nomor XXXIII Tahun 1967 tentang Pencabutan Kekuasaan Pemerintahan Negara dari Presiden Soekarno dan penegasan bahwa tuduhan Presiden Soekarno telah mendukung pemberontakan G30S/PKI tidak pernah dibuktikan dan batal demi hukum.

    Baca: Pertemuan Megawati dan Prabowo sudah digagas sejak lama

    Saat itu, Prabowo merespons surat pimpinan MPR tersebut dan mengatakan, “tanpa surat pimpinan MPR ini, kalau menyangkut hak-hak Bung Karno jika saya sudah menjabat sebagai presiden nanti pasti akan saya kerjakan”.

    Bahkan Prabowo menitipkan pesan untuk Megawati dan Guntur Soekarno Putra bahwa dirinya adalah seorang pengagum dan pencinta Bung Karno.

    “Pak Prabowo kemudian menunjuk tangannya ke arah meja kerja utama beliau sebagai Menhan yang di belakangnya terdapat lukisan besar Bung Karno sedang menunggang kuda,” ungkap Basarah.

    Seluruh hasil pertemuan dan pembicaraannya bersama Pimpinan MPR lainnya dengan Prabowo tersebut kemudian dilaporkan kepada Megawati.

    Sejak saat itulah Megawati sudah ingin bertemu langsung dengan Prabowo untuk mengucapkan terima kasih atas respons yang begitu baik beliau tentang pemulihan nama baik Bung Karno.

    Baca: Megawati mengucapkan terima kasihnya kepada Prabowo

    Namun, ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo tersebut akhirnya baru disampaikan dalam pidato resmi HUT PDI Perjuangan ke-52, Sabtu (11/1/2025).

    “Dengan demikian, menurut saya, faktor Bung Karno lah yang akan mempertemukan antara Bu Mega dan Pak Prabowo, selain faktor persahabatan mereka berdua yang sangat baik,” tuturnya.

    Di luar faktor tersebut, alasan lain yang membuat Megawati bersedia bertemu Prabowo adalah karena Megawati sangat concern dalam memikirkan perkembangan situasi global.

    Juga potensi krisis dunia akibat perang antarbangsa dan krisis lingkungan hidup serta krisis pangan dunia akibat pemanasan global.

    “Bu Mega mengkhawatirkan berbagai krisis dunia itu akan berdampak langsung terhadap nasib rakyat dan bangsa Indonesia,” tambah Basarah.

    Ia pun optimistis terjadi pertemuan antara Megawati dengan Prabowo untuk membahas nasib dan masa depan Indonesia.