Tag: pramono anung

  • HUT ke-498 DKI Jakarta: Harapan Warga dan Janji Pemerintah

    HUT ke-498 DKI Jakarta: Harapan Warga dan Janji Pemerintah

    7cloud.asia – Di sela peringatan HUT ke-498 Kota Jakarta, pada Minggu (22/6/2025) beberapa warga menyuarakan harapan kepada Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur.

    Aka Martadinata (52), warga Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan berharap, Pramono Anung dan Rano Karno dapat mengayomi warga DKI Jakarta untuk segala hal.

    “Dua hal utama yang sangat dibutuhkan warga Jakarta yakni kesehatan dan pendidikan,” katanya, Minggu (22/6/2025).

    Ia mengaku, beberapa program kerja yang telah dinikmati warga Jakarta selama 100 hari kepemimpinan Pramono-Rano di bidang pendidikan, yakni penambahan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.

    “Alhamdulillah, banyak warga tidak mampu yang sempat dihapus sebagai penerima KJP, sudah mendapatkan lagi bantuan pendidikan. Termasuk bantuan penyandang disabilitas,” ujar pria berprofesi guru di salah satu sekolah swasta.

    Baca: Canangkan HUT ke-498, Pramono targetkan Jakarta jadi kota global berbudaya

    Ia berharap, semakin banyak program kerja yang digagas Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

    “Saya yakin ke depan Jakarta semakin maju menuju Kota Global dan melestarikan budaya asli,” paparnya.

    Yogi Permana (17), siswa kelas XI SMAN 2 Jakarta Barat menaruh harapan besar Kota Jakarta terus berkembang dan mampu bersaing dengan kota besar di dunia.

    Ia juga berharap, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terus memberikan perhatian di sektor pendidikan melalui penambahan penerima KJP Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

    “Program bantuan dana pendidikan ini sangat membantu generasi muda di Jakarta yang tidak mampu untuk menggapai cita-cita. Tentunya, penambahan penerima disertai pengawasan sehingga penyalurannya tepat sasaran,” tambah siswa yang terdaftar sebagai penerima KJP Plus ini.

    Baca: Butuh dana Rp600 triliun untuk antarkan Jakarta menjadi Kota Global

    Sementara Pramono Anung dalam sambutannya di HUT ke-498 Kota Jakarta di Silang Monas, mengatakan peringatan HUT ke-498 Kota Jakarta bukan sekadar perayaan pergantian usia, tapi juga menjadi refleksi perjalanan panjang, tantangan dan arah masa depan Kota Jakarta.

    Pramono mengungkapkan, Jakarta telah menapaki perjalanan panjang dari pelabuhan kecil yang bernama Sunda Kelapa, kemudian tumbuh sebagai pusat pemerintahan dan akan bertransformasi sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global.

    “Kota ini tidak pernah berhenti bebenah, pembangunan hadir di setiap sudut kota, memperkuat infrastruktur, membentuk wajah baru, dan rumah bagi jutaan orang,” ucap Pramono.

    Keragaman budaya yang datang dari berbagai penjuru nusantara dan dunia, menurut Pramono, merupakan kekuatan besar bagi Jakarta sebagai kota dinamis penuh warna, manifestasi dan semangat untuk memajukan bangsa.

    “Di usianya hampir mencapai 500 tahun, Jakarta akan meningkatkan daya saing dan memperkuat posisi di panggung dunia. Upaya besar sedang diarahkan untuk mengantarkan Jakarta masuk top 50 kota besar dunia,” tandasnya.

    Baca: Transportasi publik yang terintegrasi kunci terwujudnya Jakarta sebagai Kota Global

  • Pemprov DKI Jakarta Akan Tata Sungai Ciliwung dan Dioptimalkan Jadi Ruang Publik

    Pemprov DKI Jakarta Akan Tata Sungai Ciliwung dan Dioptimalkan Jadi Ruang Publik

    7cloud.asia – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penataan kawasan Sungai Ciliwung, tepatnya di Kanal Banjir Barat agar bisa dioptimalkan menjadi ruang publik.

    Hal ini disampaikannya usai melakukan kegiatan susur Sungai Ciliwung di Kanal Banjir Barat sepanjang kurang lebih tiga kilometer, mulai dari Pintu Air Manggarai hingga Stasiun BNI City di Jakarta Pusat, Kamis (31/7/2025).

    Pramono Anung ingin aliran sungai di kawasan ini ditata lebih rapi dan indah agar bisa dinikmati masyarakat sekaligus sebagai tempat rekreasi.

    “Saya meminta kepada jajaran terkait, terutama Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup, untuk sepanjang sungai ini nanti dirapikan, dikelola, dan dijadikan tempat orang bisa menikmati, misalnya malam Sabtu, malam Minggu-nya di tempat ini,” ujar Pramono.

    Penataan di sepanjang sungai akan dilakukan dengan penghijauan dan juga perbaikan pedestrian. Ia juga mengungkapkan adanya perencanaan untuk pembangunan penyeberangan khusus jalur sepeda di lokasi tersebut.

    Baca: Pemprov DKI Jakarta segera lanjutkan proyek normalisasi Kali Ciliwung

     

    “Saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air dan nanti dikoordinasikan dengan Pertamanan untuk membuat vertical garden,” kata dia.

    Pengelolaan kawasan ini nantinya akan dilakukan oleh Jakarta Experience Board (JXB). Selanjutnya Pramono Anung meminta agar rencana penataan dipresentasikan terlebih dahulu kepada Wakil Gubernur, guna memastikan penataan dilakukan dengan baik.

    “Karena apapun ini kan tempat premiumnya Jakarta, sehingga perlu diatur secara baik,” tambahnya.

    Pramono meyakini, dengan berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membuat berbagai kawasan di Jakarta semakin menarik baik bagi masyarakatnya maupun wisatawan.

    Pemantauan langsung kondisi sungai yang menjadi salah satu sistem drainase Jakarta ini sekaligus mengevaluasi fungsi pengendalian banjir ibu kota.

    Baca: Daerah Aliran Sungai Ciliwung dalam kondisi kritis

    Pramono Anung mengatakan, lokasi ini juga memiliki peran vital dalam mengontrol aliran air saat curah hujan tinggi.

    “Pengaturan salah satunya adalah di tempat ini. Di sini ada pintu Manggarai, ada pintu Setiabudi, ada juga pintu KPK, dan sebagainya. Pada waktu itu ketika terjadi misalnya ada air naik di Rasuna Said, kontrolnya itu dari sini,” jelas Pramono.

    Pramono memastikan, Pemprov DKI Jakarta juga sudah menyiapkan antisipasi dan upaya penanganan jika terjadi curah hujan tinggi.

    Dalam kesempatan ini, Gubernur mengajak masyarakat agar meningkatkan kesadarannya dalam merawat dan menjaga sungai untuk mengantisipasi terjadinya banjir.

    “Mudah-mudahan persiapan yang lebih baik ketika seperti ini mempersiapkan bagi instalasi terkait terutama Dinas Sumber Daya Air, Lingkungan Hidup, Pertamanan dan sebagainya untuk bersiap-siap kalau ada banjir lagi seperti kemarin,” tandasya.

  • Pemutihan Ijazah Tahap IV/2025 Diserahkan kepada 1.897 Siswa di Jakarta

    Pemutihan Ijazah Tahap IV/2025 Diserahkan kepada 1.897 Siswa di Jakarta

    7cloud.asia – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyerahkan bantuan pemutihan ijazah Tahap IV Tahun 2025 kepada 1.897 peserta didik pada Kamis (21/8/2025).

    Bantuan pemutihan ijazah Tahap IV senilai Rp7.698.788.800 disalurkan dalam tiga gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan Kamis, yang diberikan kepada 774 peserta didik dengan nilai bantuan sebesar Rp3.619.274.000.

    Secara keseluruhan, sejak Tahap I hingga IV, pemutihan ijazah yang sudah tersalurkan mencapai lebih dari Rp12 miliar, tepatnya Rp12.037.585.571 untuk 3.212 peserta didik.

    Menurut Pramono Anung, masih banyak warga di Jakarta yang ijazahnya tertahan sehingga menghambat mereka melanjutkan pendidikan atau bekerja secara formal.

    Ada yang lima tahun belum mengambil ijazahnya, ada yang dua atau tiga tahun. Bahkan ada yang sudah bekerja sambil melanjutkan sekolah.

    ”Alhamdulillah, bagi yang melanjutkan sekolah sudah menerima KJP Plus. Begitu menerima KJP, jaminan untuk menyelesaikan sekolah menjadi lebih baik dan transparan,” ujar Pramono Anung yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana.

    Baca: Pemutihan Ijazah Tahap III, diserahkan pada 827 Siswa SD hingga SMA

    Pramono Anung menegaskan, pemutihan ijazah menjadi prioritas kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Rano Karno. Ia juga mengajak anak-anak Jakarta membuka wawasan melalui kunjungan ke tempat-tempat edukatif di Ibu Kota.

    “Saya ingin persoalan pemutihan ijazah benar-benar selesai, sekaligus membuka wawasan anak-anak Jakarta untuk memanfaatkan fasilitas yang ada, seperti museum, perpustakaan, taman, dan tempat wisata edukatif,” ungkapnya.

    Gubernur Pramono berpesan agar para penerima bantuan memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas hidup.

    “Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, raih cita-cita, dan jadilah kebanggaan bagi orang tua serta warga Jakarta yang telah memberi dukungan. Dengan kerja keras, kesungguhan, dan fokus, saya yakin ini menjadi modal untuk meraih mimpi,” tambahnya.

    Dalam kesempatan ini, Pramono Anung juga melepas kegiatan Edutrip untuk 1.000 siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus di SMA Islam Said Naum, Tanah Abang, Jakarta Pusat,

    Baca: Belasan ribu ijazah masih tertahan di sekolah di Jakarta

    Edutrip ini diikuti 1.102 siswa penerima KJP Plus dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK Negeri, serta 215 guru pendamping. Keberangkatan mereka difasilitasi bus sekolah, hasil kerja sama dengan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta.

    Rangkaian kunjungan dilakukan ke Museum Sejarah Jakarta, Museum MH. Thamrin, Museum Joang ’45, Museum Wayang, Museum Tekstil, Museum Bahari, Museum Seni dan Keramik, serta Perpustakaan H. B. Yasin.

    “Pengalaman saya di lapangan menunjukkan, banyak anak-anak Jakarta yang belum pernah mengunjungi fasilitas yang dimiliki kota ini. Contoh, ketika saya di Ancol, hanya dua kilometer dari Taman Impian Jaya Ancol, banyak anak yang hanya bisa melihat dari luar,” kata Pramono.

    Ia berharap kegiatan ini memberi manfaat langsung bagi warga Jakarta melalui edukasi dan pengembangan wawasan.

    “Melalui Edutrip atau wisata pendidikan bersama lebih dari seribu penerima KJP ini, mudah-mudahan terbuka ruang dan wawasan yang lebih luas bagi anak-anak Jakarta,” tutup Pramono.

    Baca: Program “Quick Wins” Pramono Anung dan Rano Karno di Jakarta

  • Pemutihan Ijazah oleh Pemprov DKi Jakarta dan Kisah Warga yang Merasakan Manfaatnya

    Pemutihan Ijazah oleh Pemprov DKi Jakarta dan Kisah Warga yang Merasakan Manfaatnya

    7cloud.asia – Pemprov DKI Jakarta, kembali menyerahkan bantuan pemutihan ijazah tahap IV gelombang kedua tahun 2025. Kali ini bantuan disalurkan kepada 1.238 peserta didik dengan total nilai bantuan mencapai Rp4,13 miliar.

    Penyerahan ijazah dilakukan Gubernur Pramono Anung bertempat di SMP Strada Santo Fransiskus Xaverius 1, Koja, Jakarta Utara, Jumat (3/10/2025).

    Program pemutihan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memastikan tidak ada lagi anak yang kehilangan hak pendidikannya karena permasalahan biaya.

    “Hari ini saya bersyukur, bahagia sekali bisa menyerahkan pemutihan ijazah sejumlah 1.238 yang kurang lebih kalau diuangkan Rp4,1 miliar lebih,” ujar Pramono.

    Hingga saat ini, total bantuan pemutihan ijazah yang telah diserahkan Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Baznas Bazis DKI Jakarta sebanyak 3.297 atau sekitar Rp12 miliar.

    Baca: Dinas Pendidikan DKI Jakarta tiadakan kebijakan tahan ijazah mulai akhir 2025

    Pramono Anung berharap para penerima manfaat dapat menggunakan ijazah tersebut untuk mencari pekerjaan tetap atau melanjutkan pendidikan.

    “Mudah-mudahan bantuan pemutihan ijazah ini akan bermanfaat bagi saudara dan keluarga di masa depan, bukan hanya di hari ini, tetapi di masa depan,” katanya.

    Untuk memastikan pendidikan anak-anak Jakarta, Pemprov DKI juga telah menyalurkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) kepada 707.513 siswa dan KJMU kepada 16.979 mahasiswa.

    Pramono bahkan telah menginstruksikan untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) hingga jenjang S2 atau S3.

    “Untuk memotong garis ketidakberuntungan dalam keluarga pasti harus ada anak yang kemudian bisa mendapatkan, memperoleh, pendidikan setinggi mungkin,” lanjut Pramono.

    Baca: Program pemutihan ijazah di DKI Jakarta

    Dalam kesempatan ini, Pramono Anung menyampaikan apresiasinya kepada Baznas Bazis DKI Jakarta dan jajarannya dalam mewujudkan program bantuan pemutihan ijazah ini. Ia menargetkan 6.652 siswa menerima bantuan pemutihan ijazah pada tahun ini.

    Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana menambahkan, bantuan pemutihan ijazah tahap keempat gelombang kedua 2025 diserahkan kepada 1.238 peserta didik dengan nilai bantuan sebesar Rp4.1 miliar.

    Ia merinci penerima bantuan terdiri dari 45 siswa SD, 266 siswa SMP, 147 siswa SMA, 759 siswa SMK, dan 21 peserta didik PKBM.

    Dengan penyerahan tahap ini, total bantuan pemutihan ijazah yang telah diserahkan Pemprov DKI bekerja sama dengan Baznas Bazis DKI Jakarta sejak tahap 1 hingga tahap 4 telah menjangkau 3.297 peserta didik dengan total nilai sekitar Rp12,08 miliar.

    Nahdiana menyampaikan, program ini telah memberikan manfaat kepada para siswa, salah satunya yakni Sony Pery Sahat Silitonga dan Nadia Syah yang ijazahnya tertahan karena kendala biaya.

    Sony merupakan lulusan SMK Walang Jaya tahun 2019, yang sebelumnya bekerja sebagai tenaga lepas harian dan kini telah diterima bekerja di PT Gemilang Nusantara.

    Baca: Belasan ribu ijazah ditahan sekolah di DKI Jakarta

    Sementara Nadia Syah, lulusan SMK PGRI 3 Jakarta, yang juga merupakan pekerja harian lepas dan kini bekerja sebagai karyawan tata usaha di PT My Republic.

    “Keberhasilan ini menjadi indikator kuat bahwa program ini membuka kesempatan kerja yang lebih luas dan memberikan ruang kepastian masa depan yang lebih cerah kepada peserta didik,” kata Nahdiana.

    Salah satu penerima bantuan pemutihan ijazah, Nasa Nur Rapida (22) lulusan SMK Kencana Jakarta Utara tahun 2021, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemprov DKI yang telah membantu menebus ijazahnya.

    “Terima kasih banyak kepada Pemprov DKI Jakarta ataupun Sudin Pendidikan yang sudah memberikan atau menebuskan ijazah saya di SMK Kencana,” katanya.

    Dengan ijazahnya ini, Nasa berharap dapat melamar pekerjaan di perusahaan yang lebih besar, bahkan di BUMN. Ia menceritakan, selama ini mengalami kesulitan untuk mengambil ijazahnya karena terkendala biaya.

    “Kendala aku di pengambilan ijazah, karena aku anak pertama juga, aku punya adik ada empat, masih kecil-kecil, jadi aku di sini tulang punggung keluarga,” tandas Nasa.

     

  • Warganet Usulkan Tarif TransJakarta Naik Hingga Rp7000, Begini Reaksi Pramono Anung

    Warganet Usulkan Tarif TransJakarta Naik Hingga Rp7000, Begini Reaksi Pramono Anung

    7cloud.asia – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo akan mempertimbangkan usulan warganet atau netizen terkait perkiraan kenaikan tarif Transjakarta mulai dari Rp5000 hingga Rp7000.

    “Saya juga mendengar rata-rata mereka (masyarakat) mengusulkan, di media (sosial) saya itu, antara Rp5000 sampai Rp7000. Tetapi kami akan memutuskan sesuai dengan nanti apa yang menjadi kemampuan masyarakat,” ujar Pramono di Balai Kota, Rabu (29/10/2025).

    Pramono Anung menyebut, meski masih mempertimbangkan besaran kenaikan tarif Transjakarta, namun ia memastikan hal ini akan dilakukan.

    Menurut Pramono, meskipun tarif saat ini masih berlaku, beban subsidi yang ditanggung Pemprov DKI cukup besar. Pemerintah, katanya, harus menanggung subsidi hingga Rp9.700 per tiket.

    Baca: Pemprov DKI Jakarta akan mengkaji subsidi transportasi umum

    Kondisi ini kian terasa berat, mengingat tahun depan (2026) dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat dipangkas hingga Rp15 triliun.

    “Kami sedang memfinalkan untuk itu. Sebenarnya di tarif yang lama pun, kami sudah memberikan subsidi per tiket Rp9.700. Kan terlalu berat kalau terus-menerus seperti itu apalagi DBH-nya dipotong,” kata Pramono.

    Terlebih lagi, Pramono juga sempat mengklaim bahwa sebagian besar tarif transportasi umum di Jakarta merupakan yang paling murah dibandingkan dengan daerah lainnya.

    Namun Pramono memastikan, 15 golongan warga Jakarta tetap diberikan subsidi gratis sehingga nantinya, kenaikan tarif tersebut tak akan membebani mereka.

    Untuk saat ini, Pramono mengatakan dirinya belum memutuskan besaran kenaikan tarif Transjakarta.

    Baca: Pemprov DKI diminta mengkaji matang-matang sebelum memotong subsidi transportasi umum

    Nantinya, apabila keputusan kenaikan tarif Transjakarta telah resmi dilakukan, ia akan segera mengumumkan kepada masyarakat.

    Pramono pun mengatakan akan mengupayakan agar kenaikan tarif tersebut tak terlalu membebani masyarakat.

    Sebelumnya, Pramono Anung mengatakan bahwa pihaknya akan mengkaji subsidi tranportasi umum menyusul dipangkasnya Dana Bagi Hasil oleh pemerintah pusat.

    Tarif TransJakarta kemungkinan besar akan dinaikkan, karena sudah berlaku selama hampir 20 tahun. Tarif Transjakarta terakhir kali ditetapkan pada 2005, yakni Rp3.500.

    Dalam dua dekade terakhir, upah minimum provinsi (UMP) telah meningkat enam kali lipat dan inflasi kumulatif mencapai 186,7 persen.

  • Benyamin S Award: Upaya Mewujudkan Tata Kelola Kota Jakarta yang Inklusif

    Benyamin S Award: Upaya Mewujudkan Tata Kelola Kota Jakarta yang Inklusif

    7cloud.asia – Guna memperkuat tata kelola wilayah dan mendorong partisipasi masyarakat, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menggagas Benyamin S Award.

    Program ini resmi diperkenalkan oleh pada 3 Juni 2025 silam di Balai Kota Jakarta. Adapun penghargaan Benyamin S Award 2025 diserahkan pada Jumat (31/10/2025)

    Mengambil nama dari seniman legendaris Betawi, Benyamin Sueb, penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi tolok ukur keberhasilan tata kelola wilayah dari tingkat kelurahan hingga kota administrasi.

    Benyamin S Award merupakan akronim dari Bersih, Nyaman, Indah, dan Sejahtera, mencerminkan visi Jakarta yang inklusif, tertata, dan humanis.

    Nama Benyamin Sueb dipilih bukan tanpa alasan. Ia adalah ikon budaya Betawi yang dikenal luas sebagai aktor, musisi, dan komedian, sekaligus simbol semangat warga Jakarta yang merakyat, kreatif, dan penuh semangat membangun.

    Di malam penganugerahan Benyamin S. Award 2025 kepada tiga kelurahan terbaik di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, pada Jumat (31/10/2025) Pramono Anung mengegaskan penghargaan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan gerakan perubahan yang dimulai dari langkah-langkah kecil warga dan kepemimpinan lurah di tingkat kelurahan.

    “Perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Dari lurah-lurah inilah lahir inisiatif untuk membuat lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tertata. Saya bangga karena semangat ini kini menjadi gerakan bersama warga Jakarta,” ujarnya dalam keterangan resmi Pemprov DKI Jakarta.

    Ia menjelaskan Benyamin S. Award diberikan kepada lurah dan warga yang berhasil menciptakan lingkungan bersih, nyaman, indah, dan sejahtera melalui kerja bersama.

    Pramono menambahkan, Benyamin S. Award merupakan salah satu inisiatif yang ia gagas untuk menghormati keteladanan almarhum Benyamin Sueb, sosok yang dikenal jujur, rendah hati, dan mencintai Jakarta.

    Karena itu, penghargaan ini didedikasikan untuk melanjutkan semangat Benyamin dalam membangun kota yang berdaya dan membanggakan.

    Melalui penghargaan ini, Gubernur Pramono mendorong lahirnya gerakan kolaboratif dari akar rumput yang digerakkan oleh kepemimpinan lurah yang hadir di tengah warga serta mampu menggerakkan partisipasi, gotong royong, dan inovasi.

    Ia berharap Benyamin S. Award menjadi pemicu semangat bagi seluruh 267 kelurahan di Jakarta untuk terus berkompetisi, berinovasi, meningkatkan pelayanan publik, dan memperkuat kolaborasi warga.

    Tahun ini, sebanyak 10 kelurahan terpilih sebagai finalis dari 27 nominasi, dan tiga kelurahan ditetapkan sebagai pemenang utama.

    Ketiga kelurahan tersebut masing-masing Kelurahan Slipi (Jakarta Barat) meraih kategori Nyaman; Kelurahan Setu (Jakarta Selatan) meraih katergori indah; dan Kelurahan Glodok (Jakarta Barat) meraih kategori sejahtera.

    “Meski belum ada yang unggul di satu kategori (Bersih), capaian ini menjadi pijakan penting menuju terwujudnya lingkungan permukiman yang semakin layak huni di seluruh Jakarta. Saya mengucapkan selamat kepada para lurah dan warga kelurahan yang menerima penghargaan hari ini,” tutur Gubernur Pramono.

    Sebagai bentuk apresiasi, Pramono Anung memberikan kesempatan kepada para pemenang untuk menambah wawasan, kapasitas, dan pengalaman di tingkat global, termasuk kemungkinan mendampingi delegasi Pemprov DKI Jakarta dalam forum-forum internasional.

    “Saya ingin para lurah pemenang bisa melihat dunia agar mereka memperoleh inspirasi dan inovasi baru dalam mengelola wilayahnya,” tambah Gubernur Pramono.

    Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pada tahun 2027, bertepatan dengan HUT ke-500 Kota Jakarta, Pemprov DKI berencana mengangkat Benyamin S. Award ke tingkat ASEAN sebagai bagian dari strategi diplomasi budaya Jakarta di kawasan Asia Tenggara.

    Langkah ini sejalan dengan visi Jakarta menuju Top 50 Global City pada 2030, setelah pada tahun 2025 peringkat Jakarta dalam Global City Index naik dari posisi 74 menjadi 71.

    “Kenaikan ini adalah bukti nyata kerja keras kita semua. Jakarta kini semakin diakui dunia, bahkan menempati posisi ke-17 global dalam infrastruktur transportasi versi Time Out. Di ASEAN, Jakarta hanya kalah dari Singapura. Jakarta sekarang lebih baik dari Kuala Lumpur, Bangkok, Manila, dan Hanoi,” ungkapnya.

  • Pramono Anung Perintahkan Commisioning RDF Rorotan Dihentikan Sementara

    Pramono Anung Perintahkan Commisioning RDF Rorotan Dihentikan Sementara

    7cloud.asia – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menginstruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk menghentikan sementara proses commisioning (uji coba persiapan) fasilitas Refuse Derived Fuel Plant atau RDF Rorotan di Jakarta Utara.

    Penghentian sementara commisioning RDF Rorotan dilakukan hingga adanya truk yang lebih compact untuk mengangkut sampah.

    Sebelumnya diberitakan, warga Perumahan Jakarta Garden City (JGC), Jakarta Timur, menolak pengoperasian RDF Rorotan karena memicu bau tak sedap.

    Dalam uji coba kedua fasilitas pengolahan sampah tersebut, warga mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari proses pembakaran sampah, dan bahkan sekitar 20 anak dilaporkan jatuh sakit.

    Baca: Commisioning RDF Rorotan picu bau tak sedap

    “Saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk sementara commissioning-nya dihentikan terlebih dahulu, dipersiapkan sampai dengan adanya truk yang compact yang bisa membawa sampah ke Rorotan,” ujar Pramono seperti dikutip beritajakarta.id, Selasa (4/11/2025).

    Ia menjelaskan, berdasarkan pendalaman yang dilakukan beberapa hari terakhir, keluhan yang disampaikan masyarakat bukan terhadap proses commisioning yang dilakukan di RDF Plant Rorotan, melainkan pada proses pengangkutan sampah yang menyebabkan adanya tumpahan air lindi (cairan sampah).

    Kondisi tersebut menyebabkan adanya bau yang menganggu masyarakat di sekitar lokasi RDF Rorotan.

    “Kurang lebih dua, tiga hari terakhir ketika curah hujannya tinggi, sampahnya kemudian mengalami lebih basah dan angkutannya, air lindinya tumpah ke mana-mana,” ungkap Pram.

    Baca: Upaya DLH Jakarta agar RDF Rorotan tetap ramah lingkungan

    Sebelumnya, Pramono menyampaikan, sampah yang digunakan di fasilitas RDF Rorotan seharusnya tidak lebih dari dua sampai lima hari sehingga tidak menimbukan bau.

    Selain itu, proses pengangkutannya juga bermasalah hingga menyebabkan air lindi yang berasal dari tumpukan sampah mengalir selama perjalanan ke RDF Rorotan.

    Untuk menindaklanjuti keluhan warga, dalam waktu dekat Pramono berencana menemui warga sekitar RDF Rorotan yang mengeluhkan adanya bau. Ia memastikan Pemprov DKI Jakarta akan menyelesaikan permasalahan ini sehingga RDF Plant Rorotan bisa beroperasi.

    “Dalam waktu dekat saya akan ke lapangan dan saya juga akan menerima warga yang mengeluh tentang RDF Rorotan. Karena RDF Rorotan apapun harus diselesaikan,” tandas Pramono.

  • Pembangunan Tangki Septik Komunal di Jakarta Akan Diperbanyak

    Pembangunan Tangki Septik Komunal di Jakarta Akan Diperbanyak

    7cloud.asia – Untuk memperkuat sistem sanitasi berkelanjutan sekaligus mendorong pengelolaan lingkungan yang sehat dan ramah energi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong pembangunan tangki septik komunal.

    Salah satu tangki septik komunal ini dibangun di Gang Delta, RT 4 RW 8, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Kamis (13/11/2025).

    Dalam sambutannya, Pramono Anung menyampaikan pengelolaan sanitasi yang baik lewat pembangunan tangki septik komunal ini berperan penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

    Dengan sistem pengolahan limbah yang tertata, kadar bakteri E. coli di lingkungan permukiman dapat ditekan secara signifikan.

    “Aktivitas seperti ini akan memperkuat Jakarta sebagai kota global. Jika seluruh wilayah bisa seperti Jakarta Timur dengan BABS terbuka 0 persen, kualitas kesehatan warga akan meningkat drastis,” tegasnya.

    Pramono menegaskan, program pengelolaan limbah menjadi energi ini tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga.

    Dengan memanfaatkan biogas, masyarakat dapat menghemat pengeluaran rumah tangga hingga Rp1,2 juta per tahun karena tidak perlu membeli elpiji.

    “Ekosistem seperti ini akan terus kami kembangkan, termasuk di kantor-kantor pemerintah maupun swasta. Selain ramah lingkungan, program ini juga membantu masyarakat secara ekonomi,” jelasnya.

    Tak lupa, Pramono Anung menyampaikan apresiasinya atas capaian Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur yang berhasil menekan angka buang air besar sembarangan (BABS) hingga 0 persen.

    “Bagi saya, yang paling menggembirakan adalah laporan dari Pak Wali Kota bahwa saat ini BABS terbuka di Jakarta Timur sudah 0 persen, karena semuanya sudah difasilitasi dengan instalasi seperti ini,” ujarnya.

    Usai peresmian, Gubernur Pramono meninjau langsung pemanfaatan biogas hasil pengolahan limbah tinja yang digunakan warga untuk kegiatan memasak sehari-hari. Bahkan, ia turut mencoba langsung hasil biogas tersebut.

    “Saya tadi juga goreng telur sendiri, yang satu untuk teman-teman wartawan, satu lagi untuk Pak Camat. Hasil gorengan saya sendiri,” katanya sambil tersenyum, disambut tawa warga.

    Sementara itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, melaporkan bahwa proyek biogas telah melayani 439 kepala keluarga atau sekitar 2.400 jiwa di tiga lokasi.

    Pembangunan sistem tangki septik komunal dan skala perumahan juga terus dilakukan di wilayah lain.

    “Sejak groundbreaking pertama di Bidara Cina hingga sekarang, kami telah melayani hampir 3.000 kepala keluarga dengan sistem sanitasi layak. Program ini akan terus berlanjut untuk menjangkau lebih banyak warga Jakarta Timur,” tuturnya.