HUT ke-498 DKI Jakarta: Harapan Warga dan Janji Pemerintah

Written by

in

7cloud.asia – Di sela peringatan HUT ke-498 Kota Jakarta, pada Minggu (22/6/2025) beberapa warga menyuarakan harapan kepada Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur.

Aka Martadinata (52), warga Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan berharap, Pramono Anung dan Rano Karno dapat mengayomi warga DKI Jakarta untuk segala hal.

“Dua hal utama yang sangat dibutuhkan warga Jakarta yakni kesehatan dan pendidikan,” katanya, Minggu (22/6/2025).

Ia mengaku, beberapa program kerja yang telah dinikmati warga Jakarta selama 100 hari kepemimpinan Pramono-Rano di bidang pendidikan, yakni penambahan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.

“Alhamdulillah, banyak warga tidak mampu yang sempat dihapus sebagai penerima KJP, sudah mendapatkan lagi bantuan pendidikan. Termasuk bantuan penyandang disabilitas,” ujar pria berprofesi guru di salah satu sekolah swasta.

Baca: Canangkan HUT ke-498, Pramono targetkan Jakarta jadi kota global berbudaya

Ia berharap, semakin banyak program kerja yang digagas Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

“Saya yakin ke depan Jakarta semakin maju menuju Kota Global dan melestarikan budaya asli,” paparnya.

Yogi Permana (17), siswa kelas XI SMAN 2 Jakarta Barat menaruh harapan besar Kota Jakarta terus berkembang dan mampu bersaing dengan kota besar di dunia.

Ia juga berharap, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terus memberikan perhatian di sektor pendidikan melalui penambahan penerima KJP Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

“Program bantuan dana pendidikan ini sangat membantu generasi muda di Jakarta yang tidak mampu untuk menggapai cita-cita. Tentunya, penambahan penerima disertai pengawasan sehingga penyalurannya tepat sasaran,” tambah siswa yang terdaftar sebagai penerima KJP Plus ini.

Baca: Butuh dana Rp600 triliun untuk antarkan Jakarta menjadi Kota Global

Sementara Pramono Anung dalam sambutannya di HUT ke-498 Kota Jakarta di Silang Monas, mengatakan peringatan HUT ke-498 Kota Jakarta bukan sekadar perayaan pergantian usia, tapi juga menjadi refleksi perjalanan panjang, tantangan dan arah masa depan Kota Jakarta.

Pramono mengungkapkan, Jakarta telah menapaki perjalanan panjang dari pelabuhan kecil yang bernama Sunda Kelapa, kemudian tumbuh sebagai pusat pemerintahan dan akan bertransformasi sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global.

“Kota ini tidak pernah berhenti bebenah, pembangunan hadir di setiap sudut kota, memperkuat infrastruktur, membentuk wajah baru, dan rumah bagi jutaan orang,” ucap Pramono.

Keragaman budaya yang datang dari berbagai penjuru nusantara dan dunia, menurut Pramono, merupakan kekuatan besar bagi Jakarta sebagai kota dinamis penuh warna, manifestasi dan semangat untuk memajukan bangsa.

“Di usianya hampir mencapai 500 tahun, Jakarta akan meningkatkan daya saing dan memperkuat posisi di panggung dunia. Upaya besar sedang diarahkan untuk mengantarkan Jakarta masuk top 50 kota besar dunia,” tandasnya.

Baca: Transportasi publik yang terintegrasi kunci terwujudnya Jakarta sebagai Kota Global

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *