Tag: cuaca

  • Banjir di Jabodetabek Meluas, Ribuan Rumah Terdampak

    Banjir di Jabodetabek Meluas, Ribuan Rumah Terdampak

    7cloud.asia – Bencana hidrometeorologi basah masih mendominasi laporan bencana yang dicatat oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga hari keempat pekan pertama bulan Maret 2025.

    Berikut adalah rangkuman perkembangan informasi dan penanganan darurat pada hari ini, Selasa (4/3/2025).

    Hujan intensitas tinggi yang melanda sejumlah wilayah pada Minggu dan Senin (2-3 Maret 2025) menyebabkan banjir di Kota Jakarta, Kabupaten Bogor, Kabupaten dan Kota Bekasi dan Kabupaten Tangerang.

    BPBD DKI Jakarta melaporkan banjir melanda dua area kota administrasi yakni Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dengan tinggi muka air mencapai 300 centimeter atau 3 meter.

    BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak 323 unit rumah dan 1.027 jiwa terdampak kejadian ini. Berdasarkan pemantauan visual di lapangan, banjir belum surut di beberapa kelurahan terdampak.

    BPBD Kota Bekasi mencatat sebanyak tujuh kecamatan terdampak banjir, antara lain Kecamatan Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Medan Satria, Jatiasih, Pondok Gede dan Rawalumbu.

    Ratusan rumah terendam dengan ketinggian air mencapai 300 sentimeter. BPBD Kota Bekasi mendistribusikan bantuan logistik dan mengerahkan sejumlah perahu karet untuk evakuasi warga terdampak.

    Selain itu, PLN Kota Bekasi memadamkan listrik di beberapa wilayah terdampak untuk mencegah adanya korban yang terkena aliran listrik ketika banjir.

    Baca: Korban banjir akibat luapan Sungai Ciliwung menolak pindah ke rumah susun

    Sedangkan di Kabupaten Bekasi, hujan disertai kiriman air dari sungai di bagian hulu menyebabkan banjir di enam kecamatan, yaitu Kecamatan Cibarusah, Serang Baru, Setu, Cikarang Utara, Cibitung dan Tambun Utara.

    BPBD Kabupaten Bekasi melaporkan ketinggian air mencapai 150 sentimeter merendam 15 unit rumah. Berdasarkan pemantauan visual di lapangan, hingga Selasa (4/3/2025) pagi banjir masih menggenangi sejumlah wilayah. BPBD dan tim gabungan melakukan evakuasi warga terdampak menggunakan perahu karet.

    Banjir juga dilaporkan melanda Tangerang Selatan, Banten, Senin (3/3) pukul 23.20 waktu setempat menyebabkan banjir di lima kecamatan.

    Kecamatan tersebut antara lain Kecamatan Ciputat Timur, Pondok Aren, Pamulang, Ciputat dan Serpong Utara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Selatan mencatat sebanyak 1.870 unit rumah terdampak kejadian ini.

    BPBD Kabupaten Tangerang Selatan mengerahkan perahu karet untuk mobilisasi dan evakuasi warga terdampak. Hasil pantauan visual hingga pagi ini (4/3), banjir masih belum surut.

    BPBD Kabupaten Bogor melaporkan bahwa hari ini (4/3/2025), pihaknya dan masyarakat setempat membersihkan material lumpur pascabanjir.

    Sebanyak 346 warga masih bertahan di lokasi pengungsian di Majlis Talim Miftahul Ghina Al Idris dan rumah RT 03/01.

    Tercatat sebanyak 204 unit rumah terdampak, 24 unit rumah rusak ringan, satu unit rumah rusak sedang, 16 unit rumah rusak berat, satu unit jembatan putus dan satu unit fasilitas pendidikan terdampak.

    BPBD Kabupaten Tangerang melaporkan ratusan rumah terdampak banjir di Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Banjir terjadi karena meluapnya Sungai Cimanceuri yang dipicu oleh hujan lebat pada Minggu (2/3/2025).

    Baca: Kepala Daerah di Jabodetabek diminta serius tangani isu lingkungan

    BPBD Kabupaten Tangerang melakukan pendataan dan evakuasi warga terdampak. Berdasarkan laporan per Selasa (4/3/2025), banjir berangsur surut.

    Sebelumnya pada Senin (3/3/2025), Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto telah meninjau langsung ke Kecamatan Cisarua dan memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak.

    Suharyanto menegaskan bahwa pemerintah pusat melalui BNPB memastikan keselamatan masyarakat menjadi hal yang utama dan mempersiapkan rencana relokasi tempat tinggal yang lebih aman.

    Kepala BNPB menegaskan bahwa kebutuhan dasar korban terdampak akan dipenuhi.

    “Khususnya pada masa puasa saat ini, kami fokus untuk memenuhi kebutuhan pangan pada waktu sahur dan berbuka,” ujar Suharyanto pada Konferensi Pers Penanganan Banjir di Wilayah Jabodetabek, Selasa (4/3/2025).

    Dirinya menyatakan bahwa BNPB akan terus mendampingi pemerintah daerah dalam situasi tanggap darurat hingga pemulihan dan memastikan segala kebutuhan di lapangan terpenuhi dengan baik.

    BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi banjir susulan dan peningkatan debit air yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

    Hal ini mengingat prakiraan cuaca pada Selasa (4/3/2025) hingga Kamis (6/3/2025) terpantau sebagian besar wilayah Indonesia khususnya Jabodetabek masih berpotensi dilanda hujan ringan hingga sedang.

    Seiring dengan perkembangan bencana di berbagai daerah, BNPB mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Informasi terkini dan peringatan dini akan terus disampaikan melalui saluran resmi untuk memastikan keselamatan warga yang terdampak.

    Pemulihan dan upaya tanggap darurat akan terus dilakukan untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan dan mempercepat proses pemulihan.

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Disertai Petir Berpotensi Melanda Bandung dan Sejumlah Kota di Indonesia

    Cuaca Hari Ini: Hujan Disertai Petir Berpotensi Melanda Bandung dan Sejumlah Kota di Indonesia

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Bandung dan sejumlah kota lainnya di Indonesia pada Kamis (06/02/2025).

    Melalui akun youtube resminya BMKG memprediksi hujan disertai petir tak hanya melanda Kota Bandung tetapi juga Kota Palembang, Pangkal Pinang, Samarinda, Palangkaraya, Banjarmasin, Manado, Palu, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpeluang akan mengguyur Kota Padang, Bengkulu, Tanjung Selor, Pontianak, Mamuju dan Kendari.

    Sedangkan hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Bandar Lampung, Serang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Mataram, Gorontalo, Makassar, Ambon dan Jayapura.

    Selanjutnya kondisi cuaca di wilayah Jakarta seluruh wilayah berpotensi hujan ringan pada pagi hari. Siang hingga sore hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Di waktu yang sama, wilayah Kepulauan Seribu diprediksi berawan dan wilayah lainnya diprediksi hujan dengan intensitas ringan. Selanjutnya pada malam hari, seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan tebal.

    BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian wilayah Sumatera bagian selatan, sebagian Jawa, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Papua Barat.

    Tak hanya cuaca ekstrem, sejumlah wilayah pesisir juga berpotensi terjadi banjir rob seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku dan pesisir Papua Selatan.

     

     

     

  • Kurangi Risiko Bencana di Jabodetabek, BMKG Kembali Lakukan Modifikasi Cuaca

    Kurangi Risiko Bencana di Jabodetabek, BMKG Kembali Lakukan Modifikasi Cuaca

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bersama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga 8 Maret mendatang.

    Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor yang beberapa waktu lalu melanda wilayah Jabodetabek.

    Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto dalam rilisnya mengatakan bahwa OMC dilakukan dengan menyesuaikan update prediksi cuaca terbaru.

    Selanjutnya Seto menjelaskan pada OMC kali ini, pihaknya berfokus pada pengurangan curah hujan di daerah tangkapan air Sungai Ciliwung dan Cisadane, mulai dari Bogor sebagai hulu hingga Jakarta dan Bekasi sebagai hilir.

    Baca: Cuaca ekstrem picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah

    “Awan-awan yang berpotensi membawa hujan deras dihujankan lebih awal di atas laut sebelum mencapai daratan. Sementara itu, awan yang berkembang di daratan disemai agar pertumbuhannya terganggu sehingga curah hujannya berkurang,” jelas Seto.

    Berdasarkan pengalaman, lanjut Seto, OMC ini mampu mengurangi curah hujan sebesar 30-60% pada awan hujan yang cukup masif. Dengan demikian, pihaknya berharap risiko banjir di wilayah terdampak dapat ditekan.

    Sementara itu, kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan dalam operasi ini, BMKG tidak hanya menyediakan data cuaca.

    Tetapi juga merancang strategi operasi, menentukan lokasi penyemaian, serta memantau kondisi atmosfer secara real-time untuk memastikan efektivitas intervensi cuaca.

    Baca: Cuaca ekstrem berpotensi terjadi hingga 10 Maret 2025

    BMKG menurunkan tim dengan kekuatan penuh yang bekerja selama 24 jam guna mendukung kelancaran operasi ini.

    “Operasi Modifikasi Cuaca bukan sekadar menyemai garam ke langit, tetapi memerlukan pemodelan atmosfer yang tepat agar intervensi yang dilakukan benar-benar efektif. BMKG memastikan bahwa setiap rekomendasi yang diberikan berbasis pada data meteorologi terbaru dan perhitungan ilmiah yang terukur,” jelas Dwikorita.

    Menurutnya keberhasilan OMC tidak hanya bergantung pada pelaksanaannya di lapangan, tetapi juga pada koordinasi antar-lembaga yang solid dan transparan.

    Baca: Pulau Jawa waspada bencana hingga April 2025

    Pada kesempatan itu, BMKG juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

    “Dengan koordinasi yang baik antar-lembaga dan kesiapsiagaan masyarakat, dampak dari bencana hidrometeorologi dapat ditekan semaksimal mungkin,” katanya.

    OMC kali ini dikendalikan dari Pos Komando di Lanud Halim Perdanakusuma dan dilakukan oleh BMKG dan BNPB bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sejumlah Daerah di Jawa

    Cuaca Hari Ini: Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sejumlah Daerah di Jawa

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan lebat akan mengguyur sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa (25/3/2025).

    Dilansir dari laman resminya, BMKG mengungkapkan sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi cuaca berawan serta hujan ringan hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.

    Hujan lebat ini dipicu gelombang atmosfer seperti Rossby Ekuatorial, Low Frequency, dan Kelvin yang aktif sehingga dapat mendukung pertumbuhan awan hujan.

    BMKG juga menyebut, bibit Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia diprediksi menjadi siklon tropis pada kategori sedang. Bibit ini berdampak tidak langsung terhadap kondisi perairan berupa angin kencang dan gelombang tinggi mencapai 2.5 meter.

    Baca: Waspadai potensi cuaca ekstrem saat mudik Lebaran

    “Kombinasi dari beberapa gangguan atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan curah hujan dengan intensitas tinggi, terutama di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur,” demikian BMKG dalam rilis resminya.

    Merujuk pada kondisi atmosfer tersebut, beberapa daerah diperkirakan akan mengalami hujan lebat pada Selasa (25/3/2025).

    Hujan dengan intensitas lebat berpotensi terjadi antara lain di Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

    BMKG mengimbau masyarakat waspada terhadap kemungkinan hujan lebat disertai petir, berhati-hati terhadap jalanan licin, siaga menghadapi perubahan cuaca.

    Baca: Perubahan iklim akibatkan cuaca ekstrem makin sering terjadi

    Sedangkan, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali

    Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua dan Barat Papua juga berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang.

    Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan akan mengguyur Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan

    Baca: Kapan Indonesia masuki musim kemarau

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia

    Cuaca Hari Ini: Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca hujan ringan akan menguyur Jabodetabek pada Sabtu (29/3/2025).

    Dalam prakiraan cuaca yang dirilis di laman resminya, BMKG memprediksi sejumlah wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan ringan dalam dua hari ke depan.

    BMKG mengimbau masyarakat yang akan mudik Lebaran untuk mempersiapkan kelengkapan melakukan perjalanan dengan baik.

    Menurut BMKG, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Kepulauan Seribu.

    Baca: Kapan Indonesia memasuki musim kemarau

    Hujan ringan juga berpotensi mengguyur Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

    BMKG juga merilis peringatan dini potensi hujan sedang hingg lebat berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia baik di Sumatra Jawa, Kalimantan maupun Sulawesi.

    Hujan sedang hingga lebat antara lain bisa terjadi di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kep. Bangka Belitung, Kep. Riau, Lampung dan Jambi

    Hujan lebat juga berpotensi terjadi di Bali, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur,

    Baca: Banjir di Indonesia semakin mengkhawatirkan

    Sebagian wilayah Kalimantan yakni Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah juga berpotensi diguyur hujan sedang hingga hujan lebat, sebagaimana halnya Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara

    Sedangkan hujan lebat hingga hujan sangat lebat berpotensi terjadi di Jawa Timur
    Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Papua

    BMKG juga merilis peringatan dini potensi terjadinya angin kencang di Jawa Timur
    dan Nusa Tenggara Timur

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia pada Pagi Hari

    Cuaca Hari Ini: Hujan Ringan Berpotensi Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia pada Pagi Hari

    bmkg

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam prakiraan cuaca yang dirilisnya, menyebutkan awan tebal dan hujan ringan akan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia pada Senin (31/3/2025)

    Dikutip dari laman resminya bmkg.go.id, BMKG menyebutkan kondisi cuaca berawan tebal dan hujan ringan ini akan terjadi pada dinihari hingga siang hari.

    Dalam prakiraan cuaca itu disebutkan hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dalam dua hari ke depan.

    BMKG menyebutkan, sejumlah wilayah Jabodetabek akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Senin (31/3/2025)

    Baca: Kapan Indonesia Memasuki Musim Kemarau?

    Karena itu, BMKG mengingatkan kepada umat Islam yang akan merayakan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah memnyiapkan diri jika terjadi hujan sewaktu-waktu.

    Dalam prakiraan cuaca itu, BMKG, menyebutkan Kabupaten Bogor diperkirakan akan diguyur hujan sedang.

    Sedangkan hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara.

    Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan juga akan diguyur hujan ringan.

    Sedangkan pada Selasa (1/4/2025) hujan sedang juga diprediksi terjadi di Jakarta Timur, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.

    Baca: Cuaca Ekstrem Makin Sering Terjadi Akibat Krisis Iklim

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Disertai Angin Kencang Berpotensi terjadi di Sejumlah Daerah

    Cuaca Hari Ini: Hujan Disertai Angin Kencang Berpotensi terjadi di Sejumlah Daerah

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam prakiraan cuaca yang dirilis di laman resminya menyebut hujan masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia pada Selasa, (1/4/2025).

    BMKG memprediksi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

    Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan

    Sedangkan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Wilayah: Jakarta Timur, Kepulauan Seribu, Kabupaten. Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor dan Kota Bogor

    Baca: Indonesia mulai memasuki musim kemarau

    Hujan sedang hingga lebat juga berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Pulau Sumatra seperti Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, Riau, Lampung, Jambi.

    Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) juga berpotensi diguyur hujan.

    Hujan juga berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Sulawesi, seperti Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara

    Sementara wilayah Kalimantan Timur Papua Papua Barat berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat

    BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang di sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Baca: Cuaca ekstrem makin sering terjadi akibat krisis iklim

     

  • Cuaca Hari Ini: Siapkan Payung, Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sejumlah Kota

    Cuaca Hari Ini: Siapkan Payung, Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sejumlah Kota

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam prakiraan cuaca yang dipantau dari laman resminya menyebut hujan ringan akan mengguyur kawasan Jabodetabek, pada Rabu (2/4/2025).

    Jadi buat kamu warga Jabodetabek yang akan beraktivitas di luar ramah, jangan lupa menyiapkan payung untuk mengantisipasi hujan.

    Sebelumnya, BMKG juga telah merilis peringatan dini akan potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang disertai angin kencang di sejumlah daerah di Indonesia dalam dua hari ini.

    BMKG mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan bencana untuk tetap selalu waspada dampak cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi.

    Baca: April ini Indonesia mulai memasuki musim kemarau

    Beberapa dampaknya yaitu potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

    Peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat ditujukan kepada Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Riau, Lampung dan Bengkulu

    Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpotensi terjadi di Banten dan
    Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur

    Hampir semua daerah di Kalimantan, baik Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, maupun Kalimantan Utara juga berpotensi diguyur hujan.

    Baca: Perubahan iklim dapat memicu kekeringan

    Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpotensi terjadi di Maluku,
    Papua, Papua Barat dan sebagian besar wilayah di Pulau Sulawesi.

    Sementara peringatan dini hujan lebat hingga sangat lebat disampaikan untuk warga
    Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

    Selain wilayah Jawa, hujan lebat hingga sangat lebat juga berpotensi menguyur
    Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Sumatera Selatan dan Jambi.

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sejumlah Daerah

    Cuaca Hari Ini: Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Sejumlah Daerah

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam prakiraan cuaca yang dirilis di laman resminya, menyebutkan bahwa sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan lebat pada Jumat (4/4/2025).

    Dalam prakiraan cuaca BMKG tersebut, disebutkan kondisi cuaca ini antara lain dipengaruhi oleh Bibit Siklon Tropis 97W.

    Bibit siklon tropis itu memberikan dampak konvergensi dan konfluensi angin di Laut Natuna dan Kalimantan Barat bagian utara, serta menginduksi peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot di Laut China Selatan.

    Faktor lain yang diprediksi akan memengaruhi pola cuaca di Indonesia adalah aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial, Kelvin, dan Low Frequency.

    Baca: Sebagian wilayah Indonesia mulai masuki musim kemarau

    Sejumlah gelombang itu terdeteksi di Samudra Hindia barat Sumatera, Laut China Selatan, Laut Natuna utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Laut Sawu, Kalimantan Utara, dan Samudra Pasifik utara Papua.

    Berikut prakiraan cuaca pada Jumat, 4 April 2025 selengkapnya sebagaimana dikutip dari laman resmi BMKG:

    Pulau Sumatra
    Hujan sedang: Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu
    Hujan lebat: Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung

    Pulau Jawa
    Hujan ringan:-
    Hujan sedang: Banten, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur
    Hujan lebat: Jawa Barat, Jawa Tengah

    Baca: Pemanasan global mempersulit prediksi pola cuaca

    Bali dan Nusa Tenggara
    Hujan ringan: Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur.

    Pulau Kalimantan
    Hujan sedang: Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara
    Hujan lebat: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah

    Pulau Sulawesi
    Hujan sedang: Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara
    Hujan lebat: Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan

    Indonesia bagian Timur
    Hujan sedang: Maluku Utara, Papua Barat.
    Hujan lebat: Maluku, Papua.

    Baca: Dampak pemanasan global pada pola cuaca

  • Cuaca Hari Ini: Waspada iHujan Disertai Petir di Sejumlah Kota

    Cuaca Hari Ini: Waspada iHujan Disertai Petir di Sejumlah Kota

    7cloud.asia – Prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan disertai petir berpotensi terjadi di sejumlah kota besar di Indonesia pada Sabtu (5/4/2025).

    Prakirawan BMKG Yohanes Agung mengatakan, hujan disertai petir itu berpotensi terjadi di sejumlah kota di Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi.

    “Waspadai potensi hujan disertai petir. Yakni diprakirakan terjadi di kota Medan, Jambi dan Pangkal Pinang,” kata Yohanes dikutip dari RRI.

    Masih di pulau Sumatra, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sejumlah kota, antara lain, Banda Aceh, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang dan Bandar Lampung.

    Baca: Sebagian wilayah Indonesia masuki musim kemarau

    Sedangkan di pulau Jawa. Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta dan Surabaya.

    Sementara kondisi cuaca berawan tebal berpotensi terjadi di pulau Denpasar Bali dan kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Awan tebal diprakirakan juga menyelimuti kota Kupang.

    Beralih ke pulau Kalimantan. Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di kota Pontianak.

    “Waspadai potensi hujan disertai petir diprakirakan terjadi di kota Banjarmasin, Palangkaraya, Samarinda dan Tanjung Selor,” ucapnya.

    Baca: Cuaca ekstrem makin sering terjadi akibat krisis iklim

    Sementara di pulau Sulawesi. Potensi hujan disertai petir diprakirakan terjadi di kota Mamuju dan Kendari.

    Selain itu, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di kota Makassar, Palu dan Gorontalo. Sedangkan cuaca berawan tebal diprakirakan terjadi di kota Manado.

    Untuk pulau Maluku dan Papua. Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di kota Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari dan Jayapura.

    Kemudian, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di kota Nabire dan Merauke. “Waspadai potensi hujan disertai petir diprakirakan terjadi di kota Jayawijaya,” ujarnya.