Tag: kota

  • Jakarta Masuk Kota Terpolusi di Dunia pada Sabtu Pagi

    Jakarta Masuk Kota Terpolusi di Dunia pada Sabtu Pagi

    7cloud.asia – DKI Jakarta menduduki posisi pertama sebagai kota besar paling berpolusi di dunia pada Sabtu (28/6/2025) pagi.

    Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.45 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta berada di angka 196 atau masuk dalam kategori tidak sehat dengan polusi udara PM2.5 dan nilai konsentrasi 119,5 mikrogram per meter kubik.

    Angka itu memiliki penjelasan tingkat kualitas udaranya masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif yakni dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

    Kota dengan kualitas udara terburuk urutan kedua yaitu Kinshasa, Kongo-Kinshasa di angka 171, urutan ketiga Lahore, Pakistan di angka 159, urutan keempat Kota Medan, Indonesia di angka 144, urutan kelima Kota Batam, Indonesia di angka 141.

    Baca: Transportasi menyumbang terbesar polusi udara di Jabodetabek

    Terkait kondisi udara tersebut, warga Jakarta diimbau menghindari aktivitas di luar ruangan. Jika berada di luar ruangan gunakanlah masker, kemudian menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor.

    Kulitas udara masuk kategori baik dan tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.

    Sedangkan kategori sedang yakni kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.

    Kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.

    Baca: Regulasi untuk menekan polusi udara di Jabodetabek

    Terakhir, berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.

    Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta akan meniru kota-kota besar dunia seperti Paris dan Bangkok dalam menangani polusi udara.

    Belajar dari kota lain, Bangkok memiliki 1.000 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU), Paris memiliki 400 SPKU. Jakarta saat ini memiliki 111 SPKU dari sebelumnya hanya 5 unit.

    “Ke depan kita akan menambah jumlahnya agar bisa melakukan intervensi yang lebih cepat dan akurat,” kata Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto beberapa waktu lalu.

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Jakarta dan Bandung Berpotensi Hujan Disertai Petir

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Jakarta dan Bandung Berpotensi Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Jakarta dan Bandung pada Minggu (29/06/2025).

    Selain kedua kota tersebut, kondisi cuaca serupa berpotensi pula melanda Kota Pangkal Pinang dan Tanjung Selor.

    Sedangkan hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Bandar Lampung, Serang, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Pontianak, Banjarmasin, Palangkaraya, Samarinda, Palu, Mamuju, Kendari.

    Kota Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan. Sementara hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Makassar dan Nabire.

    Untuk masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, BMKG mengimbau agar waspada terhadap potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Jambi, pesisir Bangka Belitung, pesisir Lampung, pesisir Banten.

    Banjir rob berpotensi juga terjadi di pesisir Jakarta, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, pesisir Yogyakarta, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Kalimantan, pesisir Sulawesi bagian Utara, pesisir Maluku dan pesisir Papua bagian Selatan.

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sejumlah Wilayah di Jakarta Berpotensi Hujan Pagi Hingga Malam

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sejumlah Wilayah di Jakarta Berpotensi Hujan Pagi Hingga Malam

    7cloud.asia – Sejumlah wilayah di Jakarta berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada Selasa (01/07/2025) pagi hingga malam hari.

    Laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi pada pagi hari di hampir seluruh wilayah Jakarta kecuali Jakarta Pusat dan Jakarta Barat yang diprediksi berawan tebal.

    Siangnya hujan berintensitas ringan juga mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta. Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang berpotensi berawan.

    Selanjutnya pada malam hari, kondisi berawan tebal menyelimuti hampir seluruh wilayah Jakarta. Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang diprediksi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Sementara kota-kota lainnya di Indonesia juga berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Medan, Tanjung Pinang, Palembang, Bengkulu, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Mataram, Kendari, Ternate, Ambon, Manokwari, Jayawijaya dan Merauke.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Mamuju, Jayapura dan Sorong. Sedangkan hujan disertai petir Kota Pangkal Pinang, Tanjung Selor dan Nabire.

    BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Bali, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.

     

     

  • Perda tentang Ondel-ondel Sedang Dibahas: Angkat Martabat Seniman Ondel-ondel

    Perda tentang Ondel-ondel Sedang Dibahas: Angkat Martabat Seniman Ondel-ondel

    7cloud.asia – DPRD DKI Jakarta saat ini sedang menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang ondel-ondel, dan diharapkan Perda ini rampung pada momentum perayaan lima abad Jakarta pada 2027 mendatang.

    Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino berharap Pemprov DKI Jakarta dapat menyediakan ruang-ruang yang lebih luas bagi seniman ondel-ondel untuk menampilkan karya terbaiknya kepada publik.

    Dalam pernyataannya menjelang hari jadi Kota Jakarta ke-498, Wibi mengatakan, aturan tersebut disusun bukan untuk membatasi, melainkan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi ondel-ondel sebagai bagian dari budaya Betawi agar dapat tampil secara lebih terhormat dan profesional.

    “Ondel-ondel jangan hanya tampil di tempat-tempat terbatas. Ia bisa hidup lewat pagelaran budaya yang difasilitasi pemerintah dan juga didukung kebijakan yang melibatkan sektor swasta,” jelasnya.

    Wibi juga mendorong adanya pembinaan bagi para seniman ondel-ondel agar dapat meningkatkan kemampuan mereka. Dengan begitu, budaya Betawi bisa tampil lebih layak dan bermartabat di pentas nasional bahkan internasional.

    “Ke depannya, mereka bisa menjadi duta budaya, baik di negara-negara ASEAN maupun di seluruh dunia,” katanya.

    Baca: 10 Hotel bintang lima di Jakarta wajib tampilkan budaya Betawi

    Lebih lanjut, ia berharap, Jakarta dapat menyediakan ruang-ruang yang lebih luas bagi seniman ondel-ondel agar bisa menampilkan karya terbaik mereka kepada publik.

    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang penggunaan ondel-ondel sebagai alat untuk mengamen di jalanan. Penggunaan ondel-ondel dalam kegiatan mengamen dinilai tidak hanya melanggar Perda, tetapi juga merendahkan budaya Betawi.

    “Kita ingin ada lorong-lorong, koridor-koridor budaya di setiap sudut kota. Dengan begitu, pergerakan budaya akan sejalan dengan pergerakan masyarakat Jakarta,” tandasnya.

    Terpisah, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira mengungkapkan, rencana pembentukan peraturan daerah (Perda) tentang Ondel-Ondel bertujuan memperkuat Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi.

    Menurut Farah, Perda Pelestarian Kebudayaan Betawi kini telah berusia 10 tahun. Untuk itu, ia berharap, pembentukan aturan yang melarang penggunaan ondel-ondel untuk mengamen dapat menyelaraskan Perda tersebut dengan perkembangan zaman.

    “Ini momen yang pas karena tahun ini usianya 10 tahun. Kita bisa melihat tantangan zaman tentang bagaimana melindungi ondel-ondel sebagai simbol kehormatan dari budaya Betawi,” ujar Farah, Senin (30/6/2025).

    Baca: Delapan karya budaya Betawi diajukan sebagai Warisan Budaya Takbenda

    Farah menilai, pelarangan ondel-ondel untuk mengamen merupakan upaya melindungi simbol kebudayaan Betawi agar tidak disalahgunakan.

    “Sebagai penegasan dalam Perda, jika ditemukan adanya penggunaan simbol atau seni kebudayaan Betawi untuk tujuan yang bukan dasarnya, yaitu mempromosikan budaya Betawi, maka akan dikenakan sanksi,” tandasnya.

    Sejarah ondel-ondel
    Ondel-ondel yang saat ini dikenal sebagai boneka raksasa adalah bentuk pertunjukan seni khas Betawi yang sering ditampilkan dalam pesta rakyat.

    Ondel-ondel dibuat dari anyaman bambu yang disiapkan begitu rupa sehingga mudah dipikul dari dalamnya. Bagian wajah berupa topeng atau kedok, dengan rambut kepala dibuat dari ijuk.

    Wajah ondel-ondel laki-laki biasanya dicat dengan warna merah, sedangkan yang perempuan warna putih. Bentuk pertunjukan ini banyak persamaannya dengan yang ada di beberapa daerah lain.

    Dilansir di rumah belajar kemendikbud, ondel-ondel masuk ke Batavia atau Jakarta pada abad ke 17 saat pasukan Mataram menyerang VOC Batavia.

    Baca: Pramono Anung ingin jadikan Jakarta sebagai Kota Global Berbudaya

    Setelah VOC berhasil membakar lumbung-lumbung beras di sekitar Batavia, prajurit Mataram membalas dengan cara mencemari sungai Ciliwung yang menjadi kebutuhan air orang-orang di Batavia terutama VOC.

    Kemudian prajurit Ponorogo yang tergabung pasukan Mataram membuat Barongan raksasa berwajah seram yang dikeluarkan pada malam hari, pasukan VOC baik Pribumi dan dari Eropa masih percaya akan legenda-legenda folkore sehingga membuat takut, cemas dan khawatir.

    Dibuatnya Ondel-ondel ini memicu wabah penyakit masal di Batavia yang menyebabkan pasukan VOC dan Gubernur VOC Batavia J.P. Coen Meninggal akibat terkena wabah dan kecemasan.

    Sejak saat itu, Ondel-ondel turut digunakan warga Batavia terutama Betawi sebagai pengusir berbagai hal keburukan yang diawali dengan upacara rtiual.

    Di masa lalu, Ondel-ondel digunakan sebagai penolak bala dan penjaga kampung. Biasanya ia diarak saat ada pagebluk (wabah) yang melanda kampung, selametan, hajatan besar (Cap Go Meh, dll.) atau sedekah bumi setelah panen raya.

    Kata “ondel-ondel” menjadi lebih populer ketika Benyamin Sueb membawakan lagu “Ondel-ondel” pada tahun 1971 dalam irama gambang kromong yang digubah oleh Djoko Subagyo.

    Dewasa ini ondel-ondel biasanya digunakan untuk menambah semarak pesta-pesta rakyat, atau diarak untuk mengamen. Betapapun derasnya arus modernisasi, ondel-ondel masih bertahan dan menjadi penghias wajah kota metropolitan Jakarta.

    Baca: Kritik terhadap rencana Jakarta menjadi Kota Global

  • Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Pulau Jawa Berpeluang Hujan

    Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Pulau Jawa Berpeluang Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan mengguyur sebagian besar Pulau Jawa dan wilayah lainnya di Indonesia pada Rabu (02/07/2025).

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan juga berpotensi terjadi di Kota Tanjung Pinang, Palembang, Mataram, Palangkaraya, Banjarmasin.

    Selain itu Kota Makassar, Mamuju, Gorontalo, Ternate, Ambon, Sorong, Nabire dan Jayapura juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Kemudian hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Medan, Palu, Kendari, Manado dan Jayawijaya. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Pekanbaru, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Tanjung Selor dan Merauke.

    BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Aceh, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Utara.

    Tak hanya angin kencang, banjir rob juga masih berpotensi terjadi di wilayah Kalimantan Tengah. Karena itu masyarakat diimbau waspada.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta Berpotensi Hujan Siang dan Malam

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta Berpotensi Hujan Siang dan Malam

    7cloud.asia – Sebagian besar wilayah Jakarta berpotensi hujan  dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir pada Kamis (03/07/2025) siang dan malam.

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan berintensitas ringan berpotensi mengguyur hampir semua wilayah Jakarta pada siang hingga sore hari. Hanya wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu yang diprediksi berawan.

    Malamnya wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan. Wilayah Kepulauan Seribu berpotensi terjadi hujan disertai petir. Sedangkan wilayah lainnya diprediksi cerah berawan.

    Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi pula mengguyur sejumlah kota di Indonesia. Seperti Kota Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Kondisi cyaca serupa berpeluang terjadi di Kota Serang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Pontianak, Palangkaraya, Palu, Kendari, Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari dan Jayapura.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Semarang, Tanjung Selor, Mamuju, Nabire, Jayawijaya dan Merauke. Sementara Kota Bandung, dan Banjarmasin berpotensi terjadi hujan disertai petir.

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Siang Hingga Malam

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Siang Hingga Malam

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur seluruh wilayah Jakarta pada Minggu (06/07/2025) siang hingga malam.

    Dalam laman resmi BMKG, potensi hujan berintensitas ringan juga terjadi di Kepulauan Seribu pada pagi hari. Sedangkan wilayah lain di Jakarta diprediksi berawan hingga berawan tebal.

    Hujan dengan intensitas ringan juga diprediksi terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Pangkal Pinang, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya.

    Selain itu hujan dengan intensitas ringan juga diprediksi terjadi di Kota Manado, Gorontalo, Palu, Makassar, Ambon, Ternate, Manokwari, Nabire dan Jayawijaya.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Mamuju, Kendari, Sorong dan Merauke.

    Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung dan Banjarmasin.

    BMKG juga mengimbu masyarakat mewaspadai terhadap banjir rob yang berpotensi melanda sejumlah wilayah pesisir di Indonesia.

    Banjir rob antara lain berpotensi terjadi di pesisir Sumatera Barat, pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah dan pesisir Nusa Tenggara Timur.

     

  • Lewat ‘Open Top Tour of Jakarta’ TransJakarta Tawarkan Pengalaman Berbeda dalam Menikmati Kota Jakarta

    Lewat ‘Open Top Tour of Jakarta’ TransJakarta Tawarkan Pengalaman Berbeda dalam Menikmati Kota Jakarta

    7cloud.asia – TransJakarta memperkenalkan program baru yakni ‘Open Top Tour of Jakarta’ sebagai layanan wisata baru menggunakan bus tingkat berkonsep atap terbuka.

    Program ‘Open Top Tour of Jakarta’ ini ditujukan bagi warga Jakarta, wisatawan domestik, maupun wisatawan mancanegara yang ingin menikmati ibu kota dari perspektif berbeda.

    Lewat program ‘Open Top Tour of Jakarta’ ini wisatawan berkesempatan mengakrabi landmark Jakarta dalam sudut pandang baru dalam wisata perkotaan yang memadukan budaya, sejarah, dan kehidupan kota modern.

    Rute perdana program ‘Open Top Tour of Jakarta’ ini merupakan hasil kolaborasi dengan Brightspot bertajuk Jakarta Skyline, yang mengeksplorasi area Sudirman hingga Bundaran HI.

    Kolaborator kedua adalah Sarinah melalui rute Jakarta Heritage, yang membawa penumpang melewati berbagai lokasi bersejarah seperti Bundaran HI, Museum Nasional, dan Sarinah sebagai pusat perbelanjaan legendaris di Jakarta.

    Baca: Free Walking Tour merasakan serunya menjelajahi Kota Tua Jakarta

    Buat kamu yang tertarik, untuk mendapatkan tiket layanan ini, bisa diperoleh melalui aplikasi TJ: Transjakarta.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno saat menjajal pengalaman menaiki bus tingkat atap terbuka ‘Open Top Tour of Jakarta’ pada Sabtu (5/7/2025) menilai kehadiran bus wisata ini menambah sudut pandang baru dalam menikmati wajah Jakarta.

    “Ini menambah pengalaman, mungkin bagi masyarakat Jakarta yang sudah tahu tentang kota ini, jadi nilai tambah karena dari sudut yang lain Jakarta bisa dilihat,” ujar Rano usai tur singkat tersebut.

    Rano bersama rombongan memulai perjalanan dari Ratu Plaza, Jalan Jenderal Sudirman, menuju Bundaran HI dan kembali ke titik awal keberangkatan.

    Baca: Konsep slow city untuk kota yang berkelanjutan

    Rano menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menunjukkan komitmennya dengan menghadirkan fasilitas transportasi publik yang juga menjadi daya tarik wisata.

    Menurutnya, inovasi sektor transportasi ini juga mendukung citra Jakarta sebagai kota global.

    Rano mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini, sembari berharap ke depan  program ini terus dikembangkan.

    “Layanan ini masih bisa diperluas baik dari segi armada maupun cakupan rute demi menjangkau lebih banyak destinasi wisata di Jakarta,” tandasnya.

    Baca: Pusat kota Tirano Italia ditutup untuk kendaraan

     

     

  • Reformasi Transportasi Publik di Kota Bandung: Sistem Trayek Bakal Dihapus

    Reformasi Transportasi Publik di Kota Bandung: Sistem Trayek Bakal Dihapus

    7cloud.asia – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, sistem transportasi publik di Kota Bandung harus direformasi dimulai dengan perubahan total terhadap sistem trayek angkutan kota (angkot).

    Reformasi sistem transportasi publik ini juga sebagai upaya menyelesaikan persoalan kemacetan di Kota Bandung.

    Menurut Farhan, sistem trayek yang digunakan selama ini sudah tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat urban saat ini, apalagi dengan kehadiran transportasi daring seperti ojek online (ojol) dan taksi berbasis aplikasi.

    Dilansir di bandung.go.id, Farhan mengatakan dirinya akan berjuang agar peraturan tentang trayek ini dibongkar total.

    ”Karena kalau masih menggunakan sistem trayek, angkot tidak akan bisa bersaing dengan ojol ataupun mobil daring lainnya,” kata Farhan di Agate Bandung, Sabtu (5/7/2025).

    Baca: Angkot di Kota Bandung akan disulap jadi transportasi publik pintar

    Ia menilai angkot harus berubah mengikuti pola layanan berbasis permintaan (on-demand) dan charter, bukan lagi sistem jalur tetap atau trayek yang justru membatasi fleksibilitas dan efisiensi angkutan umum.

    Farhan menyebutkan, saat ini jumlah kendaraan pribadi di Kota Bandung hampir menyamai jumlah penduduknya, yang menjadi indikator kegagalan sistem transportasi publik.

    “Jumlah penduduk Kota Bandung 2,6 juta, jumlah kendaraan pribadi bernomor D Bandung itu 2,3 juta. Artinya warga tidak percaya pada transportasi publik,” katanya.

    Menurutnya, salah satu alasan masyarakat memilih kendaraan pribadi adalah karena angkutan umum dinilai tidak praktis, lambat, dan tidak terintegrasi. Sistem trayek dianggap tidak mampu menjawab dinamika mobilitas masyarakat urban saat ini.

    Untuk mengatasi hal ini, Farhan mengusulkan agar angkot diintegrasikan ke dalam sistem cerdas berbasis teknologi Internet of Things (IoT).

    Baca: Bus listrik mulai layani angkutan massal di Kota Bandung

    Ia menyebut konsep ini sebagai “angkot cerdas” yang bisa memfasilitasi mobilitas lebih dinamis, dengan jadwal, rute, dan sistem pembayaran yang terintegrasi secara digital.

    “Angkot kudu pintar. Harus terkoneksi dalam sistem IoT. Bisa disambungkan dalam jaringan grid yang memungkinkan masyarakat melihat posisi, rute, dan waktu tempuh angkot secara real time,” jelasnya.

    “Saya akan minta agar regulasi tentang trayek, yang peninggalan masa lalu itu, harus mulai diubah. Harus diganti supaya angkot bisa lebih fleksibel dan bersaing,” imbuhnya.

    Ia juga menyampaikan rencana pembangunan sistem Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung yang akan dimulai dalam waktu dekat.

    Farhan mengingatkan masyarakat, pembangunan BRT akan berdampak pada lalu lintas kota selama dua tahun ke depan.

    “Kita akan membangun konstruksi BRT yang akan membuat Bandung macet sampai dua tahun ke depan. Tapi ini investasi jangka panjang untuk perbaikan transportasi,” ujarnya

    Baca: Save The Children kampanyekan naik transportasi publik untuk kurangi polusi udara

  • Cuaca Hari Ini: Jakarta Waspada! Siang Hingga Malam Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Jakarta Waspada! Siang Hingga Malam Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan berintensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur seluruh wilayah Jakarta pada Selasa (08/07/2025) siang hingga malam.

    Dalam laman BMKG, pada pagi hari cuaca seluruh wilayah Jakarta diprediksi cerah dan berawan tebal.

    Untuk kota-kota lain di Indonesia BMKG memprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir. Hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang.

    Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula terjadi di Kota Pangkal Pinang, Serang, Semarang, Palu, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire dan Jayawijaya.

    Baca: Awal musim kemarau 2025 dipastikan mundur

    Sementara hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Tanjung Selor, Mamuju, Kendari, Jayapura dan Merauke.

    Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Pekanbaru, Bandar Lampung dan Pontianak.

    BMKG juga mengajak masyarakat waspada terhadap potensi banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Sumatera Barat, pesisir Kepulauan Bangka Belitung.

    Selain itu, banjir rob juga berpotensi melanda pesisir utara Tangerang, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, pesisir Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

    Baca: Waspadai banjir rob di Jakarta dalam dua hari ini