Tag: cuaca

  • Cuaca Hari Ini: Kota Jakarta Diguyur Hujan dari Siang hingga Malam

    Cuaca Hari Ini: Kota Jakarta Diguyur Hujan dari Siang hingga Malam

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir akan mengguyur sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada Sabtu (25/11/2023).

    Dilihat dari laman resmi BMKG, hujan dengan intensitas ringan berpeluang tejadi di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara pada siang hingga malam hari.

    Sementara wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur berpotensi diguyur hujan disertai petir pada siang hari. Wilayah Kepulauan Seribu diprediksi cerah berawan pada siang hingga malam hari.

    Pada malam hari seluruh wilayah Jakarata, kecuali Kepulauan Seribu, diprediksi hujan dengan intensitas ringan.

    baca: peringatan dini bmkg cuaca ekstrim landa wilayah ini

    Pada pagi hari, cuaca hampir diseluruh wilayah Jakarta cerah berawan dan berawan. Sedangkan di Kepulauan Seribu hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur wilayah ini.

    Tak hanya di Jakarta, sebagian besar kota-kota di Indonesia di perkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

    Hujan lebat diata 50 mm/hari berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten.

    Wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan juga berpotensi hujan lebat.

    baca: rabu pagi cuaca seluruh wilayah jakarta cerah

    Kondisi cuaca serupa diprediksi terjadi di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

    BMKG memprediksi beberapa wilayah akan diguyur hujan disertai kilat/petir terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung.

    Wilayah  Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, juga berpeluang terjadi hujan disertai kilat/pertir.

    Hujan disertai petir juga berpotensi terjadi diwilayah  Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara dan Maluku.

    baca: cuaca hari ini waspada suhu udara di kota ini capai 37 derajat

    Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengingatkan agar masyarakat mewaspadai berbagai dampak yang timbul akibat hujan lebat hingga badai ini.

    Sebelumnya Indonesia mengalami kekeringan panjang selama lebih dari 100 hari. Menurutnya tahun 2023 merupakan tahun terpanas bagi dunia sepanjang sejarah pencatatan iklim.

    Namun, Indonesia masih berada di kondisi yang relatif aman karena kemungkinan besar disebabkan oleh wilayahnya yang lembab dan dikelilingi oleh samudera yang lebih luas dari daratan.

    “Namun harus diwaspadai, gaya hidup bisa menyebabkan kekeringan secara lokal, saat El Nino bisa berdampak pada kekeringan selama tiga bulan lebih, dan trennya akan semakin meningkat,” jelas Dwikorita seperti yang dilansir Antaranews.

    Sisa kemarau panjang akibat fenomena El Nino tersebut masih menimbulkan adanya daerah yang berpotensi mengalami kebakaran kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seperti Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Reporter: Nurakhmayani

  • Peringatan Dini BMKG, Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan Kedepan

    Peringatan Dini BMKG, Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan Kedepan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini adanya peningkatan potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan. Masyarakat diminta waspada.

    “Kondisi cuaca dan iklim di seluruh wilayah Indonesia saat ini menunjukkan adanya signifikansi dinamika atmosfer yang dapat berdampak pada potensi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah di Indonesia,” jelas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto seperti yang dikutip Antaranews Sabtu (25/11/2023)

    Lebih jauh Guswanto menjelaskan ada beberapa fenomena atmosfer yang terpantau cukup signifikan dan dapat memicu peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.

    baca: cuaca hari ini jakarta diguyur hujan dari siang hingga malam

    Di antaranya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang saat ini mulai memasuki wilayah Indonesia bagian barat.

    “MJO diprediksikan dapat terus aktif di sekitar wilayah Indonesia hingga periode Dasarian I Desember 2023, dapat berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia,” urainya.

    Selain itu, terdapat fenomena gelombang Equatorial Rossby (ER) juga terpantau aktif di sebagian wilayah Indonesia terutama di bagian tengah dan timur hingga periode akhir Dasarian III November 2023.

    Fenomena lainnya yakni penguatan monsun Asia, terlihat dari adanya indikasi penguatan angin lapisan atas dari wilayah Laut China Selatan hingga lebih dari 25 knot (47 km/jam).

    baca: peringatan dini bmkg cuaca ekstrem landa wilayah ini

    Kemudian, anomali positif suhu muka laut di wilayah Laut China Selatan, Selat Karimata, Laut Jawa, Selat Makassar, dan Laut Sulawesi hingga tiga derajat celcius menjadi sumber uap air dalam pembentukan awan hujan.
     
    Kondisi seperti ini berpeluang turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat periode 25-27 November 2023 di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan.

    Potensi serupa juga bisa terjadi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur.

    Selain itu, wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua juga berpotensi hujan sedang hingga lebat.

    Sementara untuk periode 28 November-1 Desember 2023, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan.

    baca: cuaca hari ini jakarta berpotensi hujan ringan

    Wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Papua Barat, dan Papua juga memiliki peluang yang sama.

    Karena itu, Guswanto meminta pihak-pihak terkait untuk melakukan persiapan antara lain memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap mengantisipasi peningkatan curah hujan.

    “Kemudian melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan penebangan pohon yang tidak terkontrol, serta melakukan program penghijauan secara lebih masif,” jelasnya.

    Selain itu, pihaknya juga meminta pihak terkait melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang rapuh serta menguatkan tegakan/tiang, serta papan reklame/baliho agar tidak roboh tertiup angin kencang.

    Reporter: Nurakhmayani

  • BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 99W, Siap-siap Hujan Sedang Hingga Lebat dengan Durasi Lama Guyur wilayah Ini

    BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 99W, Siap-siap Hujan Sedang Hingga Lebat dengan Durasi Lama Guyur wilayah Ini

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah Aceh dan Sumatera Utara dalam 24 jam kedepan. Kondisi ini menyusul munculnya bibit siklon tropis 99W di daratan Thailand.

    Deputi Meteorologi pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto memperkirakan hujan yang turun berpeluang dalam durasi yang lama.

    Karena itu, masyarakat diimbau untuk mewaspadai bencana alam seperti banjir dan longsor.

    Melansir dari Antaranews, Guswanto mengatakan bibit siklon 99W terpantau berada di sekitar koordinat 6,1 Lintang Utara dan 101,9 Bujur Timur.

    Bibit siklon tropis ini juga berpotensi menimbulkan gelombang setinggi hingga empat meter di Laur Natuna Utara.

    baca: cuaca di beberapa wilayah ini berpotensi hujan lebat

    Selain itu, gelombang setinggi 1,25 sampai 2,5 meter di perairan Kepulauan Anambas, perairan Kepulauan Natuna.

    Gelombang setinggi ini juga berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Subi hingga Serasan, perairan utara Sabang, Selat Malaka bagian utara, perairan Lhokseumawe dan Laut Natuna.

    Kemunculan gelombang tinggi berisiko terhadap keselamatan pelayaran dan berdampak pada kehidupan masyarakat di daerah pesisir.

    Menurut dia, bibit siklon tropis yang memiliki kecepatan angin maksimum 15 knot dan tekanan udara minimum 1009.0 hPa itu bergerak ke arah barat.

    “Potensi bibit siklon tropis 99W untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori rendah,” ungkap Guswanto.

    baca: peringatan dini bmkg cuaca ekstim landa wilayah ini

    Menurutnya hingga kini BMKG terus memantau bibit siklon tropis tersebut dan dampaknya terhadap cuaca di wilayah Indonesia.

    Sementara itu, kondisi cuaca di Jakarta umumnya berawan. Namun, peluang hujan dengan intensitas ringan terjadi pada siang hingga malam hari di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Suhu udara berkisar antara 23 hingga 30 derajat celsius. Tingkat kelembaban antara 70 hingga 90 persen.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Siap Payung, Hampir Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Pada Siang Hingga Malam

    Siap Payung, Hampir Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Pada Siang Hingga Malam

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan mengguyur hampir seluruh wilayah DKI Jakarta pada Selasa (28/11/2023) siang hingga Rabu (29/11/2023) dini hari.

    Dilihat dari situs Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada Selasa pagi cuaca di seluruh wilayah Jakarta berawan.

    Kemudian pada siang hingga malam hari hujan dengan intesitas ringan berpeluang mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    baca: cuaca di beberapa wilayah ini berpotensi hujan lebat

    Wilayah lainnya seperti Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diprediksi cuaca berawan.

    Pada malam hari, selain kedua wilayah tersebut, hujan dengan intesitas ringan berpotensi terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

    Cuaca berawan diperkirakan hanya menyelimuti wilayah Jakarta Pusat pada malam hari.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 31 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 70 hingga 100 persen.

    Sementara cuaca di sebagian besar kota-kota di Indonesia diperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga hujan lebat disertai petir.

    Hujan ringan diperkirakan terjadi di kota Banda Aceh, Serang, Semarang, Gorontalo, Palangkaraya, Samarinda, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Ambon, Manokwari, Mamuju, Makassar dan Kendari.

    baca: rabu pagi cuaca seluruh wilayah jakarta cerah

    Hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur kota Bandar Lampung, Mataram, Jayapura dan Medan.

    BMKG memperkirakan hujan disertai dengan petir berpeluang mengguyur kota Banda Aceh, Bandung, Banjarmasin, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Ambon, Pekanbaru, Makssar.

    Sedangkan hujan lebat berpeluang mengguyur kota Surabaya dan Pontianak.

    Suhu udara berkisar antara 19 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung. Suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Semarang.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Badai Berpotensi Landa Beberapa Wilayah Termasuk Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Hujan Badai Berpotensi Landa Beberapa Wilayah Termasuk Jakarta

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)dalam perkiraan cuaca menyebut hujan badai berpeluang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, salah satunya DKI Jakarta pada Rabu (29/11/2023).

    Dilihat dari laman resmi BMKG, kondisi cuaca yang diwarnai hujan badai diprediksi menerjang wilayah di Sumatera dan sebagianPulau Jawa.

    Di Sumatera hujanbadai berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung.

    Sementara dipulau Jawa hujan badai berpotensi terjadi di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

    Baca: Peringatan dini BMKG waspada cuaca ekstrem sepekan kedepan

    Peluang hujan badai juga terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara.

    Kondisi cuaca serupa juga berpotensi melanda wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku dan Papua Barat.

    Selain hujan badai, BMKG memperkirakan hujan lebat diatas 50 mm/hari terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung.

    Hujan lebat juga berpotensi mengguyur wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat.

     

    Baca: Cuaca hari ini kota Jakarta diguyur hujan dari siang hingga malam

    Wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Papua Barat dan Papua juga berpotensi diguyur hujan lebat.

    Sementara angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam berpeluang terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan.

    Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan juga berpotensi terjadi angin kencang.

    Suhu udara berkisar antara 18 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diprediksi terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Surabaya, Semarang dan Kupang.

    Baca: BMKG minta warga waspadai cuaca ekstrem pekan ini

    Seperti yang diwartakan sebelumnya, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati sudah memperkirakan cuaca ekstrem akan terjadi pada masa peralihan musim dari musim kemarau ke musim hujan atau pancaroba.

    “Cuaca ekstrem berpotensi besar terjadi selama musim peralihan. Mulai dari hujan lebat disertai petir dan angin kencang serta hujan es,” katanya seperti yang dilansir Antaranews.

    Selanjutnya Dwikorita menjelaskan arah angin bertiup sangat bervariasi, sehingga mengakibatkan kondisi cuaca bisa dengan tiba-tiba berubah dari panas ke hujan atau sebaliknya.

    Namun, secara umum biasanya hujan akan turun jelang sore atau malam hari. Sedangkan cuaca di pagi hari cerah, kemudian siang hari mulai tumbuh awan.

    Baca: Fenomena perigee bisa memicu banjir rob hingga awal Desember

    Dwikorita memaparkan awan Cumulonimbus (CB) biasanya tumbuh di saat pagi menjelang siang, bentuknya seperti bunga kol, warnanya ke abu-abuan dengan tepian yang jelas.

    Namun, menjelang sore hari, awan ini akan berubah menjadi gelap yang kemudian dapat menyebabkan hujan, petir, dan angin.

    “Curah hujan dapat menjadi salah satu pemicu bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir bandang dan tanah longsor. Karenanya, kepada masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan yang rawan longsor, kami mengimbau untuk waspada dan berhati-hati,” jelasnya.

    Lebih jauh BMKG memprediksi awal musim hujan 2023/2024 umumnya akan terjadi pada bulan Oktober-Desember 2023, yaitu sebanyak 477 Zona Musim (ZOM) atau 68,2 persen.

    baca: masa peralihan cuaca bmkg keluarkan peringatan dini untuk seluruh indonesia 

    Sementara puncak musim hujan umumnya diprakirakan pada bulan Januari-Februari 2024, yaitu sebanyak 385 ZOM (55,1 persen).

    Sementara sifat hujan pada periode Musim Hujan 2023/2024 diprakirakan normal 566 ZOM (80,9 persen), atas normal sebanyak 69 ZOM (9,9 persen), dan bawah normal 64 ZOM (9,2 persen).

    Karena itu, pihaknya meminta kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan institusi terkait untuk melakukan langkah mitigasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologis selama musim hujan.

    Terutama di wilayah yang mengalami Sifat Musim Hujan Atas Normal (lebih basah dibanding biasanya).

    “Wilayah tersebut diprediksi mengalami peningkatan risiko bencana banjir dan tanah longsor,” ucapnya.

    Reporter: Nurakhmayani   

     

  • Cuaca di Jakarta Diperkirakan Berawan Pagi dan Malam Hari

    Cuaca di Jakarta Diperkirakan Berawan Pagi dan Malam Hari

    7cloud.asia – Seluruh wilayah Jakarta diperkirakan cerah berawan serta berawan pada Kamis (30/11/2023) pagi dan malam. Tetapi pada siang hari beberapa wilayah Jakarta berpotensi diguyur hujan.

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berpeluang hujan dengan intensitas ringan pada siang hari.

    Suhu udara berkisar antara 23 hingga 29 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara antara 75 hingga 100 persen.

    Sementara itu, sebagian besar kota-kota di Indonesia berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    BMKG menyebut hujan dengan intensitas ringan diprediksi terjadi pada pagi hari di Kota Banda aceh dan Pekanbaru.

    Pada siang hari hujan dengan intesitas ringan berpeluang terjadi di Kota Denpasar, Yogyakarta, Pontianak, Palangkaraya, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Kupang, Manokwari, Makassar dan Medan.

    Kemudian pada malam hari hujan ringan diprediksi terjadi di Kota Yogyakarta, Bandung, Banjarmasin, Tanjung Pinang, Jayapura, Manokwari, Palembang dan Medan.

    Kota Serang yang sebelumnya dilanda kekeringan, pada Kamis siang diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas sedang. Peluang yang sama juga diprediksi terjadi di Kota Jambi.

    Pada Kamis malam hujan dengan intensitas sedang diperkirakan mengguyur Kota Semarang dan Palangkaraya.

    Selain itu, BMKG memperkirakan hujan lebat mengguyur Kota Pangkal Pinang pada siang hari. Dan pada malam harinya hujan lebat berpotensi mengguyur Kota Mamuju.

    Sedangkan pada siang hari hujan disertai dengan petir berpotensi melanda Kota Bandung, Banjarmasin, Ambon dan Mataram. Kemudian pada malam hari cuaca serupa diperkirakan melanda Kota Pekanbaru.

    Suhu udara berkiar antara 20 hingga 34 derajat celcius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung. Sedangkan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Semarang, Surabaya dan Kendari.

    Reporter: Nurakhmayani  

  • Cuaca Hari Ini, Hujan Ringan Hingga Sedang Disertai Petir Berpotensi Melanda Jakarta

    Cuaca Hari Ini, Hujan Ringan Hingga Sedang Disertai Petir Berpotensi Melanda Jakarta

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi melanda wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada Jumat (01/12/2023) sore jelang malam hari.

    Dilihat dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada pagi hari cuaca seluruh wilayah DKI Jakarta berawan kecuali wilayah Kepulauan Seribu yang berpotensi hujan ringan.    

    Pada siang hari hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Kemudian pada malam hari seluruh wilayah DKI Jakarta berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 30 derajat celcius dengan tingkat kelembaban antara 75 hingga 100 persen.

    Sementara cuaca di sebagian besar kota-kota di Indonesia diperkirakan berawan. Namun, peluang hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir juga masih terjadi di beberapa kota.

    Hujan ringan diperkirakan terjadi di Kota Bandung, Tarakan, Pekanbaru, Mamuju, Makassar dan Medan pada pagi hari.

    Pada siang hari hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Serang, Yogyakarta, Surabaya, Palangkaraya, Bandar Lampung, Kupang, Manokwari, Mamuju, Makassar dan Padang.

    Lalu Kota Gorontalo, Jambi, Semarang, Surabaya, Ternate dan Pekanbaru berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada malam hari.

    BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang terjadi pada siang hari mengguyur Kota Mataram dan Pekanbaru.   

    Sedangkan hujan disertai petir berpeluang mengguyur Kota Pontianak pada pagi hari.

    Kemudian pada siang hari hujan disertai petir berpotensi terjadi di Kota Jambi, Bandung, Pontianak, Banjarmasin, Pangkal Pinang dan Tanjung Pinang.

    Pada malam hari kondisi cuaca serupa diperkirakan melanda Kota Samarinda.

    Suhu udara berkisar antara 20 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung. Suhu tertinggi di Kota Semarang, Surabaya, Kupang dan Kendari.

    Reporter: Nurakhmayani  

  • WMO: Kenaikan Suhu Global Picu Bencana Akan Lebih Sering Terjadi

    WMO: Kenaikan Suhu Global Picu Bencana Akan Lebih Sering Terjadi

    7cloud.asia – Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mengeluarkan peringatan dini bencana banjir, kebakaran hutan, pencairan gletser dan gelombang panas akan menjadi lebih umum dan intens di masa depan.

    Peringatan dini ini dilakukan seiring dengan naiknya suhu global hingga bertahun-tahun ke depan.

    Data dari WMO, suhu rata-rata global pada 2023 telah meningkat sekitar 1,4 derajat celsius dibandingkan masa pra-industri.

    Melansir Antaranews, kenaikan suhu global saat ini hanya 0,1 derajat di bawah batas 1,5 derajat celcius yang ditetapkan oleh Perjanjian Iklim Paris pada 2015.

    Baca: Pemanasan global picu masalah serius bagi lingkungan

    Perjanjian Paris merupakan perjanjian internasional yang ditandatangani oleh hampir 200 negara yang bertujuan mencegah supaya kenaikan suhu global tidak lebih dari 1,5 derajat celcius pada akhir abad ini.

    WMO menyebut tingkat karbon dioksida atau CO2 di atmosfer telah melonjak hingga 50 persen di atas level yang pernah tercatat pada era pra-industri.

    Peningkatan ini menunjukkan bahwa suhu akan terus meningkat dalam jangka waktu lama, bahkan jika langkah-langkah pengurangan emisi drastis diterapkan.

    Menurut WMO periode 2015 hingga 2023 merupakan periode paling hangat yang pernah tercatat.

    Baca: November 2022 hingga Oktober 2023 periode dengan suhu terpanas sepanjang sejarah

    Temuan ini memang berdasarkan data hingga Oktober 2023.

    Namun, WMO menegaskan bahwa dua bulan terakhir tahun ini tidak mungkin cukup untuk mencegah tahun 2023 menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat dalam sejarah.

    Karena itu, WMO menekankan perlunya tindakan segera untuk mengatasi perubahan iklim.

    Sebelumnya lembaga pemerhati perubahan iklim Climate Central Bulan menganalisis November 2022 hingga Oktober 2023 merupakan periode terpanas sepanjang sejarah.

    Baca: Pemanasan suhu bumi capai 2derajat celcius,apayang terjadi pada planet bumi

    WMO menyebut rata-rata temperatur global 1,3 derajat diatas temperatur pada masa pra industri.

    Demikian hasil analisis yang disampaikan oleh Wakil Presiden Bidang Sains Climate Central, Andrew Pershing.

    “Rekor akan terus terjadi pada tahun depan, terutama ketika El Nino semakin meningkat, dampaknya menyebabkan panas yang tidak biasa,” ungkap Andrew.

    Lebih lanjut Andrew menjelaskan dampak iklim parah terjadi di negara-negara berkembang di khatulistiwa dan gelombang panas ekstrem yang dipicu oleh perubahan iklim melanda Amerika Serikat, India, Jepang, dan Eropa.

    Baca: Emisi karbon cetak rekor pada 2023

    Artinya tidak ada negara yang aman dari dampak perubahan iklim. Termasuk Indonesia sebagai salah satu negara Asia yang beriklim tropis mengalami kenaikan suhu dalam setahun terakhir.

    Sementara Prof Edvin Aldrian, peneliti BRIN yang menjadi penulis Laporan Intergovernmental Panel on Climate Changemengungkapkan kekhawatirannya.

    Kenaikan suhu sebesar 1,5 derajat celcius dikhawatirkan lebih cepat terjadi dari yang diperkirakan pada 2030 dengan kondisi kenaikan suhu saat ini.

    “Memang ada faktor-faktor alam seperti fenomena El Nino, atau posisi matahari yang mendekati Bumi, tetapi aktivitas manusialah yang paling banyak memengaruhi kenaikan suhu global ini,” kata Edvin.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Hingga 10 Desember Cuaca di Wilayah Ini Berpeluang Hujan Ringan

    Hingga 10 Desember Cuaca di Wilayah Ini Berpeluang Hujan Ringan

    7cloud.asia – Awal Desember, beberapa  wilayah di Indonesia berpeluang hujan. Bali salah satunya yang diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga 10 Desember mendatang.

    “Di Bali masih ada kategori hujan hingga kekeringan ekstrem,” kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, I Nyoman Gede Wiryajaya seperti yang dikutip Antaranews..

    Sejumlah wilayah di Bali berpeluang turun hujan dengan intensitas ringan hingga 10 Desember adalah seperti  di Tabanan, Gianyar, Bangli, Karangasem, Badung, Denpasar, Negara, Jembrana, Mendoyo.

    Selain itu, wilayah Pekutatan, Busungbiu, Sawan, Seririt, Banjar, Sukasada, Buleleng, Kubutambahan, Tejakula, Banjarangkan, Klungkung dan Dawan juga diperkirakan hujan dengan intensitas ringan,

    I Nyoman menjelaskan curah hujan di Bali saat ini meningkat menjadi 224,5 milimeter. Padahal 10 hari lalu curah hujan masih berada pada angka 197,5 milimeter.

    Selanjutnya I Nyoman menjelaskan sebenarnya sejak pertengahan November 2023 wilayah Bali, terutama Bali bagian tengah dan selatan, mulai memasuki musim hujan bertahap.

    Puncak musim hujan di Pulau Dewata ini diperkirakan terjadi pada Januari 2024 dengan curah hujan diperkirakan pada rentang 500-600 milimeter per bulan.

    Karena itu, masyarakat dan pemerintah perlu mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

    Hanya satu zona musim yakni di Karangasem bagian selatan yang diperkirakan puncak musim hujannya terjadi pada Februari 2024.

    Meski demikian sebagian wilayah di Bali masih terjadi kekeringan seperti di daerah Perasi Kabupaten Karangasem yang tidak turun hujan selama 105 hari serta di Tejakula dan Sambirentang Kabupaten Buleleng.yang tidak ada hujan selama 77 hari.

    Sementara itu untuk wilayah DKI Jakarta, sebagian besar hujan ringan hingga lebat pada siang hari.hujan lebat diperkirakan mengguyur wilayah Jakarta Barat.

    Hujan dengan intesitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hari. Sedangkan wilayah lainnya diperkirakan hujan dengan intesitas ringan.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 29 derajat celsius. Dengan tingkat kelembaban antara 75 hingga 95 persen.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Cuaca Akhir Pekan, Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Landa Jakarta

    Cuaca Akhir Pekan, Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Landa Jakarta

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai dengan petir dan angin kencang berpotensi melanda wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat pada Minggu (03/12/2023) sore jelang malam hari.

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada pagi hari cuaca seluruh wilayah DKI Jakarta berawan tebal kecuali wilayah Kepulauan Seribu yang berpotensi hujan ringan.    

    Pada siang hari hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur wilayah Jakarta Barat. Sedangkan wilayah Jakarta Selatan dan Timur diperkirakan terjadi  hujan ringan.

    Cuaca berawan diperkirakan menyelimuti wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu.

    Suhu berkisar antara 24 hingga 30 derajat celsius dengan tingkat kelembaban antara 70 hingga 90 persen.

    Selain wilayah Jakarta, potensi hujan lebat berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia yaitu wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi.

    BMKG juga memperkirakan wilayah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur berpeluang terjadi hujan lebat.

    Wilayah Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan juga diprediksi terjadi hujan lebat.

    Kondisi cuaca serupa juga berpotensi mengguyur wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    BMKG menyebut sejumlah wilayah berpeluang dilanda angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam.

    Yaitu wilayah Aceh, Sumatera Selatan, Kepulauan. Bangka Belitung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Selatan.

    Sedangkan hujan disertai kilat/petir atau hujan badai berpotensi melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat.

    Hujan badai juga berpeluang melanda wilayah DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara.

    Kondisi cuaca serupa juga diprediksi melanda wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua Barat.

    Suhu udara berkisar antara 20 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung.

    Sedangkan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Surabaya, Banjarmasin dan Kupang.

    Selain itu, BMKG memperkirakan hujan lebat mengguyur sejumlah perairan di Indonesia.

    Samudra Hindia sebelah barat Sumatra, Laut Andaman, Selat Malaka, Selat Karimata, Laut China Selatan, Laut Natuna, Laut Jawa berpeluang diguyur hujan lebat.

    Potensi hujan lebat juga terjadi Samudera Hindia sebelah selatan Jawa Barat, Laut Sulawesi, Selat Makassar, dan Laut Halmahera.

    Reporter: Nurakhmayani