Tag: indonesia

  • Jumlah Kasus Flu Singapura di Indonesia Capai Ribuan, Begini Cara Mencegahnya

    Jumlah Kasus Flu Singapura di Indonesia Capai Ribuan, Begini Cara Mencegahnya

    7cloud.asia – Kasus flu singapura di Indonesia cukup tinggi. Hingga pekan ke 11 tahun 2024 sebanyak 5 ribu pasien terkena penyakit ini.

    Berbagai cara untuk mencegah agar tidak terpapar flu singapura, salah satunya dengan menjaga kebersihan diri.

    Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr. Nina Dwi Putri, Sp.A(k), M.Sc menjelaskan penyakit yang disebut juga sebagai “Hand Foot and Mouth Disease” (HFMD) ini sebenarnya dapat dicegah.

    Menurutnya yang paling utama adalah dengan menjaga kebersihan diri dan juga lingkungan. Selain itu pemberian krim pelembab dapat dilakukan agar kelembaban kulit tetap terjaga.

    Namun, jika seseorang sudah tertular penyakit yang sering menyerang anak-anak dan bayi ini, maka  disarankan mandi agar tubuh tetap terjaga kebersihannya juga tetap menggunakan krim pelembab kulit.

    Baca: Kasus DBD tinggi, menkes minta warga tidak panik

    “Kalau bayi, tetap disusui, lalu waspadai tanda bahayanya. Tetap harus mandi. Bekas bentolnya bisa pakai pelembab. Kalau berbekas umumnya bisa hilang sendiri karena kulit akan berganti,” terang Nina seperti dilansir Antaranews.

    Selanjutnya Nina menjelaskan seseorang yang mengalami HFMD biasanya akan sembuh dalam waktu 7 sampai 10 hari. Namun jika mengalami ruam cukup banyak biasanya akan membaik pada 12 sampai 14 hari.

    Nina mengingatkan, pemberian bedak saat ini sudah tidak dianjurkan lagi untuk mengobati ruam. Cara terbaik untuk mengobati ruam yang timbul akibat HFMD adalah mandi atau menggunakan krim.

    Jika terjadi ruam, lanjut Nina, jangan dipecahkan secara paksa dan biarkan membaik dengan sendirinya.

    Selain itu para orang tua tak sembarang memberikan antibiotik atau antivirus kepada anaknya saat terserang flu singapura atau HFMD.

    Baca: Lima daerah tetapkan KLB DBD

    “Virusnya kan ada 4, sayangnya nggak ada antivirus yang spesifik. Jadi tidak perlu diberi antivirus. Antibiotik juga tidak berpengaruh,” ujarnya.

    Menurutnya cara pengobatan HFMD adalah mengobati keluhan yang diderita. “Jangan sembarangan langsung minum antibiotik atau antivirus,” ucapnya.

    Misalnya, penderita mengalami demam maka dokter akan memberikan obat demam. Terkait virusnya, Nina mengatakan, kekebalan tubuh akan dengan sendirinya memerangi virus tersebut.

    Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan daya tahan tubuh menentukan tingkat paparan dari berbagai jenis penyakit influenza, termasuk flu singapura.

    “Kalau kena infeksi seperti flu, yang penting daya tahan tubuh kita jangan lemah,” ujar Budi Gunadi Sadikin

    Baca: Kasus DBD naik 2 kali lipat

    Berdasarkan hasil analisa data, kata Menkes Budi, flu singapura bukan varian yang mematikan seperti flu burung.

    “Jadi sekali lagi jangan sampai kurang tidur, makannya kurang. Itu pastikan daya tahannya,” katanya.

    Kementerian Kesehatan RI melaporkan kasus flu singapura belakangan meningkat signifikan. Pemantauan hingga pekan ke-11 di 2024, total lebih dari 5 ribu pasien terinfeksi flu singapura.

    Direktur Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kemenkes Achmad Farchanny Tri Adriyanto mengatakan, catatan ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dalam periode yang sama.

    Kenaikan kasus ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga melanda negara tetangga, Singapura, yang melaporkan fenomena serupa.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Kota di Indonesia Bakal Diguyur Hujan

    Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Kota di Indonesia Bakal Diguyur Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar cuaca di Indonesia hujan ringan hingga lebat pada Selasa (23/04/2024) siang dan sore.

    Pada pagi hari Kota Banjarmasin dan Tarakan berpeluang hujan dengan intensitas ringan.

    Kondisi cuaca yang sama terjadi pada siang hari di Kota Gorontalo, Jambi, Palangkaraya, Ternate, Pekanbaru, Makassar, Manado dan Padang.

    Hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Serang, Bengkulu, Yogyakarta, Pontianak, Bandar Lampung, Mataram, Kendari dan Medan pada siang hari.

    Pada waktu yang sama hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi melanda wilayah Bandung, Banjarmasin, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Ambon dan Palembang.

    Kemudian pada malam hari hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di Kota Denpasar, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, Palangkaraya, Pangkal Pinang, Ambon, Mataram, Pekanbaru dan Mamuju.

    Hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Bandar Lampung dan Medan. Hujan lebat disertai petir berpotensi melanda Kota Jambi, Bandung, Padang pada malam hari.

    Sedangkan untuk wilayah DKI Jakarta, hujan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi melanda wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur pada siang, sore dan malam hari.

    Pada pagi hari hampir seluruh wilayah Jakarta hujan kecuali wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan yang diprediksi berawan.

    Lalu pada siang hari hanya wilayah Kepulauan Seribu yang diprediksi berawan. Sementara wilayah lainnya diperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

    Pada malam harinya, hanya wilayah Jakarta Barat yang berpotensi diguyur hujan ringan. Sedangkan wilayah lainnya diperkirakan berawan.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 31 derajat celcius dengan tingkat kelembaban antara 75 hingga 100 persen.

    Reporter: Nurakhmayani

     

     

  • Tantangan Pengembangan Kendaraan Listrik di Indonesia

    Tantangan Pengembangan Kendaraan Listrik di Indonesia

    7cloud.asia – Polusi udara dan beban subsidi BBM telah mendorong pemerintah Indonesia untuk menjalankan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB atau kendaraan listrik ).

    Selain itu, Indonesia sebagai negara dengan jumlah populasi terbesar nomor empat di dunia memiliki potensi besar untuk pasar kendaraan listrik.

    Namun, implementasi program ini harus didukung ekosistem yang memadai. Saat ini, Indonesia sedang dalam masa transisi dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik.

    Sehingga, masih terdapat beberapa tantangan dalam ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

    Kepala Pusat Riset Ekonomi Industri, Jasa, dan Perdagangan BRIN Umi Mu’awanah menyampaikan, tidak ada satu negarapun yang dapat memenuhi keseluruhan elemen ekosistem kendaraan listrik secara mandiri.

    Baca Juga: Limbah Baterai Kendaraan Listrik Bisa Memicu Masalah Serius bagi Lingkungan

    Hal ini terutama dalam kaitannya dengan pengembangan teknologi kendaraan listrik.

    “Indonesia perlu fokus, di mana kekuatannya untuk dapat memberikan nilai tambah tinggi, dan bisa berpartisipasi dalam sistem rantai pasok kendaraan listrik domestik dan global,” katanya seperti dilansir di laman resmi BRIN.

    Di sisi lain, kesiapan infrastruktur juga harus terus ditingkatkan untuk memacu persepsi dan permintaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.

    Dijelaskan Umi, pemerintah Indonesia sedang fokus membangun pasar kendaraan listrik domestik, dengan membangun persepsi publik terhadap kendaraan listrik dan menggugah publik untuk mulai menggunakan kendaraan listrik.

    Tujuan utamanya tentu saja untuk mengurangi polusi udara.

    Baca Juga: Pengamat: Ada Bias Kota dalam Kebijakan Transisi Mobil Listrik untuk Atasi Polusi Udara

    Sebab, kembali pada tugas utama pemerintah adalah membuat payung hukum bagi pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

    Yakni, memberikan insentif dan priviledge kepada sektor bisnis dan masyarakat, serta membangun infrastruktur pendukung kendaraan listrik, seperti fasilitas stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

    Perlu diketahui, pemain utama pasar kendaraan listrik di Indonesia, khususnya kendaraan pribadi produksi massal, masih didominasi oleh pemain luar, seperti Cina dan Korea Selatan.

    Namun, pemerintah Indonesia juga berharap pemain lokal dapat berkontribusi serta bersaing di pasar kendaraan listrik di Indonesia.

    Baca Juga: Transisi ke Kendaraan Listrik Dinilai Bukan Solusi Atasi Polusi Udara di Jakarta

    Tantangan utama yang dihadapi adalah mendorong kolaborasi lembaga litbang dan perguruan tinggi dengan industri yang ditujukan langsung untuk pengembangan dan inovasi kendaraan listrik.

    “Serta, membangun kesiapan teknologi industri komponen lokal untuk bisa bersaing di pasar kendaraan listrik di Indonesia maupun global,” terang Umi.

    Terlebih lagi, lanjut Umi, Indonesia harus bersaing dengan Vietnam yang saat ini menjadi pemain kuat industri kendaraan listrik di ASEAN.

    Selain itu, persepsi masyarakat terhadap kendaraan listrik juga masih lemah, karena harganya masih sangat tinggi dan fasilitas SPKLU juga terbatas.

  • Gelombang Panas Terjang Wilayah Asia, Bagaimana di Indonesia?

    Gelombang Panas Terjang Wilayah Asia, Bagaimana di Indonesia?

    7cloud.asia – Gelombang panas atau heatwave melanda sejumlah negara di Asia Tenggara dan Selatan. Suhu udara hampir mencapai 45 derat celsius. Namun, wilayah Indonesia dipastikan tidak akan mengalaminya.

    Penegasan ini disampaikan oleh Deputi Meteorologi pada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Guswanto.

    “Jika ditinjau secara karakteristik fenomena, maupun secara indikator statistik pengamatan suhu kita tidak termasuk ke dalam kategori heatwave, karena tidak memenuhi persyaratan sebagai gelombang panas,” jelas Guswanto seperti yang dilansir Antaranews.

    Selanjutnya Guswanto menerangkan berdasarkan data rekapitulasi meteorologi BMKG selama 24 jam terakhir, memang ada peningkatan suhu di sebagian besar wilayah Indonesia.

    Peningkatan tersebut sekitar lima derajat di atas suhu rata-rata maksimum harian, dan sudah bertahan sekitar lebih dari lima hari.

    Baca: Cuaca panas ekstrem landa Asia, 30 orang tewas

    Peningkatan suhu tersebut teramati melanda mulai dari Jayapura, Papua (35,6 celcius), Surabaya, Jawa Timur (35,4 celcius), Palangka Raya, Kalimantan Tengah (35,3 celcius), Pekanbaru- Melawi, Kalimantan Barat- Sabang, Aceh dan DKI Jakarta (34,4 celcius).

    Meski terjadi peningkatan suhu,lanjut Guswanto,tetapi kondisinya tidak sama dengan apa yang dialami sejumlah negara Asia lain seperti Myanmar, Thailand, India, Bangladesh, Nepal dan Cina.

    “Secara karakteristik suhu panas terik harian yang terjadi di wilayah Indonesia merupakan fenomena akibat dari adanya gerak semu matahari,” ungkapnya.

    BMKG menilai hal demikian itu merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun, sehingga potensi suhu panas seperti ini juga dapat berulang pada periode yang sama setiap tahunnya.

    Pihaknya merekomendasikan untuk meminimalkan waktu di bawah paparan matahari antara pukul 10.00 WIB – 16.00 WIB dan direkomendasikan mengoleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30 + setiap dua jam untuk melindungi kulit.

    Baca: Sejumlah sekolah tutup sebagai imbas gelombang panas

    Seperti yang diwartakan sebelumnya, cuaca panas ekstrem kembali menerjang sejumlah negara di Asia Selatan dan Tenggara. Bahkan 30 orang meninggal akibat suhu udara hampir mencapai 50 derajat celsius.

    Sejak 1 Januari hingga 17 April, sengatan panas atau heatstroke di Thailand telah menewaskan 30 orang. Jika dibandingkan dengan tahun 2023, jumlah orang yang meninggal ini tergolong tinggi.

    Melansir AFP pada Kamis (25/4/2024), otoritas kota Bangkok mengeluarkan peringatan panas ekstrem untuk wilayah ibu kota setelah indeks panas wilayah itu diperkirakan akan meningkat di atas 52 derajat celsius.

    Suhu udara di Bangkok dilaporkan mencapai 40,1 derajat Celsius pada Rabu (24/4) waktu setempat, dan level serupa diperkirakan akan tercatat pada Kamis (25/4) waktu setempat.

    Departemen lingkungan hidup ibu kota Thailand menyatakan indeks panas kota Bangkok berada pada level “sangat berbahaya”.

    Baca: Panas ekstrem berlanjut hingga 2024

    Sementara itu, otoritas di Provinsi Udon Thani, area pedesaan di timur laut Thailand, juga memperingatkan suhu sangat panas pada Kamis (25/4) waktu setempat.

    Sementara itu di Filipina, pemerintah setempat meliburkan sekolah-sekolah akibat adanya cuaca panas dengan suhu yang mencapai 47 derajat celsius. 

    Departemen Pendidikan Filipina, yang mengawasi lebih dari 47.600 sekolah, mengatakan hampir 6.700 sekolah menangguhkan kelas tatap muka pada hari Rabu.

    “Ada juga kemungkinan 50 persen peningkatan suhu panas dalam beberapa hari mendatang,” ujar Ana Solis, kepala ahli klimatologi di lembaga peramal cuaca negara bagian, kepada AFP.

    Sementara itu di Bangladesh, ribuan orang di ibu kota Dhaka melakukan doa meminta hujan, karena udara panas yang ekstrem memaksa pemerintah menutup seluruh sekolah.

    Biro cuaca Banglades mengatakan, rata-rata temperatur maksimum di Dhaka dalam beberapa pekan terakhir naik 4-5 derajat celcius, dibandingkan rata-rata temperatur 30 tahun terakhir.

    Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) PBB mengatakan suhu global mencapai rekor tertinggi pada tahun lalu.

    Baca: Meski hujan, suhu panas hingga 35 derajat celsius

    WMO mencatat wilayah Asia mengalami pemanasan dengan sangat cepat, dan dampak gelombang panas di wilayah tersebut menjadi lebih parah.

    Laporan State of the Climate in Asia 2023 dari WMO menemukan bahwa Asia mengalami pemanasan lebih cepat dibandingkan rata-rata global, dengan suhu tahun lalu hampir 2 derajat Celcius di atas rata-rata pada tahun 1961 hingga 1990.

    “Banyak negara di kawasan ini mengalami rekor tahun terpanas pada 2023, bersamaan dengan serangkaian kondisi ekstrem, mulai dari kekeringan dan gelombang panas hingga banjir dan badai,” kata Ketua WMO Celeste Saulo, yang menggambarkan laporan tersebut sebagai hal yang serius.

    “Panas ekstrem semakin menjadi pembunuh diam-diam yang terbesar,” beber Wakil Sekretaris Jenderal WMO Ko Barrett.

    Laporan tersebut menyoroti percepatan indikator-indikator utama perubahan iklim seperti suhu permukaan, penyusutan gletser, dan kenaikan permukaan laut.

    Hal-hal tersebut akan berdampak serius bagi masyarakat, perekonomian, dan ekosistem di wilayah tersebut.

    Reporter: Nurakhmayani

     

     

  • Mei Hingga Agustus, Sebagian Besar Wilayah Indonesia Memasuki Musim Kemarau

    Mei Hingga Agustus, Sebagian Besar Wilayah Indonesia Memasuki Musim Kemarau

    7cloud.asia – Sebagian besar wilayah Indonesia, 63,66% zona musim akan memasuki musim kemarau pada Mei hingga Agustus 2024.

    Dalam siaran pers nya, Deputi Bidang Meteorologi pada BMKG, Guswanto menjelaskan wilayah lainnya akan mengalami musim pancaroba atau peralihan musim.

    “Memasuki periode Mei, sebagian wilayah Indonesia mulai mengalami awal kemarau dan sebagian wilayah lainnya masih mengalami periode peralihan musim atau pancaroba, sehingga potensi fenomena suhu panas dan kondisi cerah di siang hari masih mendominasi cuaca secara umum di awal Mei 2024,” jelas Guswanto

    Meski sebagian besar wilayah memasuki musim kemarau, Guswanto memastikan Indonesia aman dari gelombang panas yang terjadi di sebagian wilayah Asia dalam sepekan terakhir ini.

    Baca: Gelombang panas landa sejumlah negara Asia, bagaimana Indonesia?

    Menurutnya fenomena gelombang panas tersebut tidak terkait dengan kondisi suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia.

    Selanjutnya Guswanto menjelaskan fenomena udara panas yang terjadi di Indonesia belakangan merupakan fenomena yang bersiklus terjadi setiap tahun sebagai akibat dari adanya gerak semu matahari dan kondisi cuaca cerah pada siang hari.

    Dia menerangkan istilah gelombang panas menurut World Meteorological Organization (WMO) merupakan fenomena kondisi udara panas yang berkepanjangan selama 5 hari atau lebih secara berturut-turut.

    Selama 5 hari atau lebih tersebut, suhu maksimum harian lebih tinggi dari suhu maksimum rata-rata hingga 5°C atau lebih.

    Fenomena gelombang panas ini umumnya terjadi di wilayah lintang menengah-tinggi seperti wilayah Eropa, Amerika, dan sebagian wilayah Asia.

    Baca: Sekolah tutup karena gelombang panas

    Secara meteorologis, hal tersebut dapat terjadi karena adanya udara panas yang terperangkap di suatu wilayah dekat permukaan akibat anomali dinamika atmosfer.

    Sehingga aliran udara tidak bergerak dalam skala yang luas, misalnya pada sistem tekanan tinggi skala luas dalam periode cukup lama.

    Kondisi atmosfer tersebut sulit terjadi di wilayah Indonesia yang berada di wilayah ekuator.

    Data BMKG kondisi suhu panas di wilayah Indonesia dengan nilai di atas 36°C tercatat pada beberapa wilayah, seperti di Deli Serdang (Sumatera Utara) 37,1 °C, Medan (Sumatera Utara) 36,6 °C, Kapuas Hulu (Kalimantan Barat) 36,6 °C, Sidoarjo (Jawa Timur) 36,6 °C dan Bengkulu sebesar 36,6 °C.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Pemerintah Indonesia Kutuk Keras Pembakaran Markas UNRWA oleh Israel

    Pemerintah Indonesia Kutuk Keras Pembakaran Markas UNRWA oleh Israel

    7cloud.asia – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengutuk keras pembakaran markas The United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) milik PBB oleh warga kelompok ekstrem Israel di Yerusalem, pada Kamis (9/5/2024) malam.

    “Kekerasan tersebut terjadi di depan mata polisi Israel di wilayah pendudukan. Pembiaran ini tidak dapat diterima dan membuktikan bahwa Israel bertanggung jawab atas terjadinya kekerasan tersebut,” kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di akun resmi X pada Jumat (10/05/2024).

    Tiindakan kekerasan secara tegas tidak dapat diterima karena menyangkut markas badan PBB yang bergerak di bidang kemanusiaan.

    Baca: Mesir desak Hamas dan Israel gencatan senjata

    Kemlu menjelaskan adanya pembakaran ini menciptakan preseden sangat buruk terhadap keselamatan dan keamanan gedung, serta personil PBB dan misi kemanusiaan lainnya.

    “Peristiwa tersebut menambah daftar panjang kekerasan, pendudukan ilegal, dan berbagai pelanggaran hukum internasional dan hukum humaniter internasional yang dilakukan oleh Israel,” kata Kemlu RI.

    Pemerintah Indonesia juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk meminta pertanggungjawaban Israel atas kejahatan dan pelanggaran-pelanggaran hukum internasional yang terus dilakukannya.

    “Saatnya DK PBB, terutama negara pemegang veto, menunjukkan kepemimpinan dan kebijaksanaannya demi keadilan, kemanusiaan, dan perdamaian,” kata Kemlu RI.

    Baca: Sebanyak 80 ribu warga Palestina tinggalkan Rafah

    Aksi pembakaran oleh warga Israel tak hanya dilakukan kali ini saja.

    Menurut Komisaris Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini pemukim Israel dua kali membakar perimeter kantor pusat mereka di Yerusalem Timur yang diduduki.

    Dalam dua aksi kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, tetapi menyebabkan sejumlah kerusakan di luar Markas UNRWA.

    Mengingat insiden mengerikan kedua yang terjadi dalam waktu kurang dari sepekan ini, Lazzarini memutuskan untuk menutup kompleks tersebut “sampai keamanan pulih kembali.”

    Insiden terbaru ini menandai serangan kedua terhadap kantor pusat UNRWA di Yerusalem Timur dalam waktu kurang dari dua hari.

    Baca: Serangan Israel tewaskan lebih dari 15 ribu anak

    Pada Selasa (07/05/2024) lalu, kelompok sayap kanan melakukan aksi protes di depan kantor UNRWA di kawasan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur. Mereka menuntut penutupan kantor tersebut.

    Mereka juga menuduh beberapa staf UNRWA terlibat dalam serangan terhadap Israel pada 7 Oktober tahun lalu yang dilakukan kelompok Hamas Palestina.

    UNRWA merupakan badan yang dibentuk Majelis Umum PBB lebih dari 70 tahun untuk membantu warga Palestina yang terpaksa mengungsi dari tanah mereka.

    Badan ini memberikan dukungan penting kepada jutaan pengungsi Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat, Yordania, Lebanon, Suriah dan wilayah lain di mana sejumlah besar warga Palestina yang terdaftar tinggal.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Presiden Iran Ebrahim Raisi Meninggal Dalam Kecelakaan Helikopter, Indonesia Berduka

    Presiden Iran Ebrahim Raisi Meninggal Dalam Kecelakaan Helikopter, Indonesia Berduka

    7cloud.asia – Presiden Iran, Ebrahim Raisi dipastikan meninggal dunia setelah helikopter yang membawanya dan rombongan jatuh di Provinsi Azerbaijan Timur, pada Minggu (19/5). Pemerintah Indonesia turut berduka.

    Helikopter yang ditumpangi Presiden Raisi, bersama dua helikopter lainnya, sedang dalam perjalanan ke Kota Tabriz pada Minggu.

    Rombongan helikopter tersebut menempuh perjalanan bersama usai Presiden Raisi meresmikan Bendungan Qiz Qalasi di perbatasan dengan Republik Azerbaijan sehari sebelumnya.

    Baca: Kedubes Iran kecam serangan Israel

    Melansir kantor berita IRNA, sejumlah pejabat ikut serta dalam helikopter yang ditumpangi Presiden Raisi, yaitu Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amirabdollahian, Gubernur Provinsi Azarbaijan Timur, Malek Rahmati.

    Selain itu dalam helikopter tersebut juga terdapat Mehdi Mousavi, kepala tim pengawal Raisi serta Mohammad Ali Al-e-Hashem, perwakilan Pemimpin Tertinggi di provinsi tersebut juga menemani mereka.

    Helikopter diduga jatuh atau mendarat darurat di hutan Dizmar antara Kota Varzaqan dan Jolfa di Provinsi Azerbaijan Timur, dekat perbatasan Iran dengan Azerbaijan.

    Baca: Ketegangan Iran dan Israel untungkan kelompok Hamas

    Pejabat lokal yang hadir di lokasi kecelakaan telah mengonfirmasi kematian Raisi dan tim pendampingnya. Pemerintah Iran akan segera mengeluarkan pernyataan resmi.

    Tim penyelamat darurat telah tiba di lokasi jatuhnya helikopter tersebut namun operasi penyelamatan diperkirakan memakan waktu akibat cuaca buruk.

    Sementara itu, pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan atas musibah jatuhnya helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi serta rombongannya pada Minggu (19/5).

    “Teriring doa kami bagi mereka dan seluruh rakyat Iran,” kata Kementerian Luar Negeri RI dalam akun resmi X, Senin (20/05/2024).

    Baca: Iran luncurkan 200 serangan drone ke Israel

    Presiden Ebrahim Raisi menjabat sebagai presiden Iran ke 8 sejak 3 Agustus 2021. Selama masa jabatannya tersebut, Presiden Raisi pernah melakukan kunjungan kenagaraan ke Indonesia pada 23 Mei 2023 lalu.

    Saat itu, Presiden Raisi diterima dengan upacara kenegaraan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo di Istana Bogor.

    Pada kunjungannya tersebut, Presiden Raisi sempat bertemu ketua DPR RI, Puan Maharani dan berkunjung ke Masjid Istiqlal.

    Penulis: Nurakhmayani/berbagai sumber  

  • Cuaca Hari Ini: Sejumlah Wilayah di Indonesia Berpotensi Hujan Badai

    Cuaca Hari Ini: Sejumlah Wilayah di Indonesia Berpotensi Hujan Badai

    7cloud.asia – Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi hujan disertai petir dan angin kencang atau hujan badai pada Selasa (28/05/2024).

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah yang diprediksi dilanda hujan badai adalah Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Jawa Barat.

    Wilayah lainnya  yang berpotensi mengalami kondisi cuaca serupa adalah  Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat.

    Sementara hujan lebat diatas 50 mm/hari berpotensi mengguyur wilayah Bengkulu, Jambi, Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo.

    Wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua juga berpotensi diguyur hujan lebat.

    Tak hanya hujan, BMKG memperkirakan angin kencang diatas 45 km/jam berpeluang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Maluku dan Papua.

    Suhu udara berkisar antara 22 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Surabaya.

    Sedangkan untuk wilayah Jakarta, BMKG memperkirakan seluruh wilayah cerah berawan seharian.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 33 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara berkisar antara 60 hingga 90 persen.

     

  • Climate Central Sebut Gelombang Panas Berpeluang Besar Terjadi di Indonesia

    Climate Central Sebut Gelombang Panas Berpeluang Besar Terjadi di Indonesia

    7cloud.asia – Potensi gelombang panas (heatwave) berpeluang besar terjadi di Indonesia.

    Laporan Climate Central, probabilitasnya di Indonesia mencapai tertinggi kedua dan ketiga di seluruh dunia.

    Dalam laporan yang dikeluarkan oleh Climate Central, World Weather Attribution (WWA), dan Red Cross Red Crescent Climate Centre, mengulas potensi gelombang panas dan jumlah orang yang terpapar oleh cuaca ekstrem di seluruh belahan dunia, termasuk di Indonesia.

    Berdasarkan laporan yang dirilis pada 28 Mei 2024 itu, rasio probabilitas (probability ratio) dua kejadian gelombang panas di Indonesia tercatat menjadi yang tertinggi kedua dan ketiga di seluruh dunia.

    Baca: Gelombang panas melanda Thailand, 61 orang tewas

    Melansir Antaranews, rasio probabilitas yang dimaksud adanya peningkatan kemungkinan atau potensi terjadinya suatu peristiwa akibat dari perubahan iklim yang disebabkan manusia.

    Temuan dari studi yang dilakukan ketiga lembaga itu memperlihatkan dua kejadian gelombang panas yang terjadi di Indonesia dan Filipina menempati rasio probabilitas tertinggi kedua dan ketiga di dunia atau memiliki potensi terjadi hal serupa.

    Kejadian pertama adalah gelombang panas yang terjadi di Indonesia dan Filipina pada 2-7 April 2024 dengan skor rasio probabilitas 29.

    Sementara posisi ketiga adalah gelombang panas yang terjadi 26-31 Oktober 2023 yang memiliki skor rasio probabilitas sebesar 25.

    Baca: Gelombang panas landa Asia, bagaimana di Indonesia?

    Indikasi dari rasio probabilitas itu adalah skor 25 berarti perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia membuat kejadian tersebut 25 kali lebih mungkin terjadi.

    Wilayah dengan skor probabilitas tertinggi menurut laporan itu adalah gelombang panas yang terjadi di Kepulauan Marshall dan Mikronesia, dengan skor tercatat sebesar 35 untuk kejadian periode 7-12 Maret 2024.

    Selain itu, dalam laporan tersebut selama periode 12 bulan, sebanyak 6,3 miliar orang atau sekitar 78 persen dari populasi global mengalami cuaca panas ekstrem setidaknya selama 31 hari.

    Hal ini setidaknya dua kali lebih mungkin terjadi akibat perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia.

    Baca: Gelombang panas landa Asia Selatan, 30 orang tewas

    Selama 12 bulan terakhir di seluruh dunia perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia menambah rata-rata suhu panas ekstrem selama 26 hari lebih lama dibandingkan jika bumi tidak mengalami perubahan iklim.

    Sebelumnya Deputi Meteorologi pada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Guswanto memastikan gelombang panas yang melanda sejumlah negara di Asia, tidak akan terjadi di Indonesia.

    Dia menjelaskan jika ditinjau secara karakteristik fenomena maupun indikator statistik pengamatan suhu Indonesia tidak termasuk ke dalam kategori heatwave, karena tidak memenuhi persyaratan sebagai gelombang panas.

    “Jika ditinjau secara karakteristik fenomena, maupun secara indikator statistik pengamatan suhu kita tidak termasuk ke dalam kategori heatwave, karena tidak memenuhi persyaratan sebagai gelombang panas,” jelas Guswanto.

    Baca: Sejumlah sekolah tutup gegara gelombang panas di Asia

    Memang selama bulan Mei, Guswanto mengakui ada peningkatan suhu. Tetapi kondisinya tidak sama dengan apa yang dialami sejumlah negara Asia lain seperti Myanmar, Thailand, India, Bangladesh, Nepal dan Cina.

    “Secara karakteristik suhu panas terik harian yang terjadi di wilayah Indonesia merupakan fenomena akibat dari adanya gerak semu matahari,” ungkapnya.

    Menurut dia hal demikian itu merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun, sehingga potensi suhu panas seperti ini juga dapat berulang pada periode yang sama setiap tahunnya.

  • Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayah di Indonesia Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayah di Indonesia Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar wilayah di Indonesia berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir pada Minggu (02/05/2024).

    Seperti yang terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, berpotensi hujan lebat dengan intensitas diatas 50mm/hari.

    Kondisi cuaca serupa juga diprediksi terjadi di wilayah Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo.

    Hujan lebat berpotensi pula mengguyur wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku dan Papua .

    Sedangkan hujan hujan disertai kilat/petir atau hujan badai berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali.

    Wilayah Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat juga berpotensi terjadi hujan badai.

    Tak hanya hujan, BMKG memperkirakan sejumlah wilayah dilanda angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam.

    Seperti wilayah Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat dan Papua.

    Suhu berkisar antara 20 hingga 34 celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung. Suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Kupang.

    Sementara untuk wilayah DKI Jakarta, BMKG memperkirakan peluang hujan dengan intensitas ringan terjadi pada pagi hari di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

    Pada siang atau sore hari hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Suhu udara berkisar antara 25 hingga 31 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara berkisar antara 75 hingga 95 persen.