Tag: kota

  • Sejumlah Kota di Sumatera Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

    Sejumlah Kota di Sumatera Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan mulai mengguyur sebagian kota besar di Indonesia.

    Hujan rnigan ini akan disertai angin dengan kecepatan 15 sampai dengan 55 kilometer per jam yang mengarah ke timur-tenggara.

    “Suhu udara di kota-kota besar Indonesia berkisar antara 20 hingga 36 derajat Celcius dengan kelembapan udara berkisar antara 40 sampai 100 persen,” kata Prakirawan BMKG Marlin Denata dalam pernyataan yang dikutip di Jakarta, Jumat (6/10/2023).

    Di Pulau Sumatra, potensi hujan ringan diperkirakan terjadi di Tanjung Pinang, Pekanbaru, Padang, dan Bandar Lampung.

    BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir diperkirakan terjadi di wilayah Medan dan Banda Aceh.

    Baca: BMKG sebut 10 persen wilayah Indonesia sudah masuk musim hujan

    Sedangkan, wilayah Pangkal Pinang dan Bengkulu diperkirakan berawan, serta Palembang dan Jambi berasap.

    Di Pulau Jawa, cuaca cerah hingga cerah berawan berpotensi terjadi di Surabaya, Jakarta, dan Serang.

    Adapun perkiraan cuaca berawan ada di Semarang dan Yogyakarta. BMKG menyebutkan hanya Bandung yang berpotensi mengalami hujan petir.

    Sementara itu, Kepulauan Sunda Kecil diperkirakan berawan untuk wilayah Denpasar dan Mataram, sedangkan cerah berawan ada di Kupang.

    Di Pulau Kalimantan, hujan ringan diperkirakan turun di Samarinda dan Banjarmasin. Cuaca berawan ada di Pontianak dan Tanjung Selor, serta asap di Palangkaraya.

    Baca: BMKG sebut kemarau akan berlangsung hingga akhir Oktober

    Bergeser ke Pulau Sulawesi, BMKG memperkirakan cuaca cerah hingga cerah berawan terjadi di Gorontalo dan Kendari.

    Langit berawan berpotensi menyelimuti wilayah Manado, Palu, dan Makassar. Hanya Mamuju yang diperkirakan turun hujan ringan.

    “Di wilayah Indonesia bagian timur cuaca diperkirakan berawan hingga berawan tebal di Ternate dan Ambon. Sementara itu, hujan ringan diperkirakan terjadi di Manokwari dan Jayapura,” kata Marlin.

    BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang di beberapa wilayah, seperti Aceh, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Barat.

    Selain itu, ada pula peringatan tinggi gelombang laut lebih dari empat meter di perairan barat Lampung, Samudera Hindia bagian barat Bengkulu hingga Lampung.

    Baca: BRIN perkirakan El Nino akan berlangsung hingga Mei 2024

    Gelombang tinggi juga mungkin terjadi di Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, dan Samudera Hindia sebelah selatan Jawa hingga Bali.

    Waspadai daerah dengan tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah yang berada pada kategori sangat mudah terbakar di Sumatra bagian tengah hingga selatan, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

    Kebakaran lahan juga berpotensi terjaid di sebagian Kalimantan bagian tengah hingga selatan, Sulawesi bagian selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku bagian tenggara, sebagian Papua bagian barat dan Papua bagian selatan.

    Sumber: Antaranews.com

     

  • Mengenal Infrastruktur Ramah Lingkungan dan Manfaatnya Untuk Kehidupan Kota

    Mengenal Infrastruktur Ramah Lingkungan dan Manfaatnya Untuk Kehidupan Kota

    7cloud.asia – Infrastruktur ramah lingkungan disebut sebagai  terobosan baru bagi kehidupan dan komunitas kota.

    Infrastruktur ramah lingkungan adalah konsep baru untuk memanfaatkan alam atau lahan dan menjadikannya kawasan perkotaan yang lebih baik bagi semua penghuninya.

    Infrastruktur ramah lingkungan bukan tentang membangun bangunan atau kawasan  dengan cara biasa, tetapi juga memanfaatkan alam untuk menciptakan cara hidup yang berkelanjutan dan lebih ramah lingkungan.

    Konsep ini tidak hanya baik bagi lingkungan dn kota, tetapi juga manusia yang menghuninya. Infrastruktur ramah lingkungan diwujudkan dengan menambahkan lebih banyak unsur alam ke dalam kota, untuk dapat mengatasi permasalahan seperti polusi dan perubahan iklim.

    Baca: Desain biolivik menghadirkan alam dalam lingkungan binaan

    Infrastruktur ramah lingkungan juga tentang upaya untuk meningkatkan kualitas hidup warga kota secara keseluruhan.

    Di era modern saat kota-kota semakin besar dan kita mengkhawatirkan bumi, infrastruktur ramah lingkungan bagaikan peta jalan menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera.

    Infrastruktur ramah lingkungan memainkan peran penting dalam perencanaan kota dengan meningkatkan kelestarian lingkungan, meningkatkan kesejahteraan warga kota dengan menciptakan kota yang lebih layak huni melalui integrasi elemen alam, seperti taman dan ruang hijau, ke dalam lanskap perkotaan.

    Infrastruktur ramah lingkungan membantu mengurangi dampak buruk urbanisasi, mendukung keanekaragaman hayati, mendorong inklusivitas sosial, dan berkontribusi terhadap ketahanan sebuah kota dan kualitas hidup warganya secara keseluruhan.

    Baca:  Slow city, konsep baru tata kelola kota yang lebih memanusiakan

    Manfaat untuk lingkungan 
    Menurut studi pada 2018, perkotaan ramah lingkungan adalah kombinasi kreatif dari struktur alami dan buatan yang ditujukan untuk mencapai ketahanan sebuah kota terhadap sejumlah masalah.

    Tata kota yang ramah lingkungan meliputi pengelolaan banjir, antisipasi terhadap kekeringan, kesehatan masyarakat, dll.) dengan melibatkan masyarakat luas dan perhatian terhadap prinsip teknologi tepat guna.

    Investasi infrastruktur ramah lingkungan di wilayah perkotaan menawarkan manfaat signifikan untuk lingkungan, sehingga menjadikan investasi GI sebagai strategi yang berharga untuk perencanaan kota yang berkelanjutan dan berketahanan.

    Infrastruturramah linngkungan seperti trotoar permeabel dan atap hijau dapat mengelola air hujan secara efektif dengan menyerap dan menyaring air hujan. Hal ini mengurangi risiko banjir, mencegah polusi air, dan membantu menjaga kesehatan ekosistem perairan.

    Baca: Kota di dunia yang sangat ramah untuk pejalan kaki

    Infrastruktur ramah lingkungan juga memperkenalkan lebih banyak ruang hijau di perkotaan, sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati perkotaan dengan menyediakan habitat bagi berbagai spesies.

    Langkah ini mendukung upaya konservasi satwa liar perkotaan dan meningkatkan keseimbangan ekologi secara keseluruhan.

    Infrastruktur kota juga berkontribusi terhadap ketahanan iklim dengan memitigasi efek pulau panas yang tercipta akibat kegiatan di sebuah kota.

    Kehadiran infrastruktur ramah lingkungan  memberikan efek keteduhan dan pendinginan, mengurangi konsumsi energi untuk AC dan meningkatkan kenyamanan iklim perkotaan secara keseluruhan.

    Seperti apa manfaat infrastruktur untuk sosial ekonomi masyarakat kota akan kita bahas dalam artikel selanjutnya. 

    Sumber: earth.org baca artikel asli di sini

     

  • Tantangan Menerapkan Infrastruktur Ramah Lingkungan dalam Perencanaan Kota

    Tantangan Menerapkan Infrastruktur Ramah Lingkungan dalam Perencanaan Kota

    7cloud.asia – Infrastruktur ramah lingkungan disebut sebagai konsep pembangunan kota masa depan. 

    Infrastruktur ramah lingkungan merupakan alat yang ampuh untuk perencanaan kota, memberikan solusi terhadap tantangan yang dihadapi kota terkiat masalah lingkungan, sosial, dan ekonomi.

    Dengan menggabungkan alam ke dalam kota lewat infrastruktur ramah lingkungan, kita dapat menciptakan komunitas kota yang lebih berkelanjutan dan berketahanan.

    Infrastruktur ramah lingkungan menawarkan manfaat lingkungan seperti mengelola air hujan, mendukung keanekaragaman hayati, dan mengurangi udara panas dan polusi udara di kawasan kota.

    Perencanaan infrastruktur ramah lingkungan juga meningkatkan kesejahteraan penduduk kota dengan meningkatkan kesehatan mental dan fisik serta menumbuhkan rasa kebersamaan.

    Baca: Mengenal apa itu infrastruktur ramah lingkungan

    Secara ekonomi, infrastruktur ramah lingkungan akan memotong biaya energi dan perawatan kesehatan, meningkatkan nilai properti, menghasilkan pendapatan pariwisata, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan produktivitas.

    Namun, tantangan terkait pendanaan, keterlibatan masyarakat, dan integrasi kebijakan perlu mendapat perhatian. 

    Penerapan infrastruktur ramah lingkungan dalam perencanaan kota menghadapi beberapa tantangan.

    Pertama, sering kali ditemukan kurangnya fokus yang jelas terhadap keadilan dalam kriteria infrastruktur hijau, sehingga sulit untuk mendapatkan pendanaan bagi proyek-proyek yang bermanfaat bagi masyarakat marginal.

    Mengadvokasi pendanaan khusus untuk inisiatif infrastruktur ramah lingkungan yang berfokus pada keadilan dapat membantu.

    Baca: Desain biofilik, memasukkan alam dalam lingkungan binaan

    Kedua, kriteria teknokratis, seperti pengelolaan air hujan, sering kali lebih diutamakan daripada kebutuhan masyarakat, sehingga berujung pada konflik.

    Untuk mengatasi hal ini, para perencana harus menemukan keseimbangan antara persyaratan teknis dan prioritas masyarakat dalam kebijakan.

    Keterlibatan masyarakat yang pasif, dengan mengandalkan keluhan yang ada, dapat menimbulkan resistensi ketika proyek GI tidak sejalan dengan kebutuhan lokal.

    Secara bertahap melibatkan masyarakat yang lebih aktif, mulai dari awal proyek dan menyelesaikan konflik dengan jelas, sangatlah penting.

    Kesenjangan pendanaan, yang lebih memihak pada wilayah yang lebih kaya, merupakan tantangan yang ada. Mengeksplorasi metode pendanaan yang inovatif dan mengadvokasi kebijakan yang adil dapat mengatasi masalah ini.

    Baca: Slow city, konsep baru mengelola kota yang lebih memanusiakan

    Ketiga, menyelaraskan kebijakan infrastruktur ramah lingkungan dengan tujuan perkotaan yang lebih luas, terutama di bidang transportasi dan tata guna lahan, merupakan hal yang rumit.

    Para perencana harus menyusun strategi kohesif yang mengintegrasikan infrastruktur ramah lingkungan ke dalam rencana pembangunan perkotaan.

    Langkah-langkah ini dapat membantu mengatasi hambatan penerapan infrastruktur ramah lingkungan.

    Rekomendasi kebijakan
    Untuk menerapkan infrastruktur hijau secara efektif dalam perencanaan kota, pembuat kebijakan dan perencana kota harus memprioritaskan integrasi prinsip-prinsip hijau ke dalam perencanaan kota dan peraturan zonasi.

    Hal ini melibatkan revisi kebijakan yang ada atau pembuatan kebijakan baru yang mewajibkan penyertaan ruang hijau, multifungsi, dan konektivitas dalam rencana pembangunan perkotaan.

    Baca: Konsep kota hutan di IKN dinilai belum jamin ramah lingkungan

    Pada saat yang sama, mendapatkan pendanaan dan dukungan masyarakat sangat penting untuk keberhasilan proyek.

    Para pengambil kebijakan harus menjajaki beragam jalur pendanaan, seperti kemitraan publik-swasta, hibah, dan insentif untuk pembangunan ramah lingkungan.

    Upaya ini bisa dilakukan sembari melibatkan masyarakat melalui pertemuan balai kota dan kampanye untuk membangun kesadaran akan pentingnya infrastruktur yang ramah lingkungan.

    Memberikan insentif pajak bagi dunia usaha dan pemilik rumah yang berinvestasi pada infrastruktur ramah lingkungan dapat lebih mendorong partisipasi dan dukungan finansial.

    Dengan menjadikan prinsip-prinsip hijau sebagai bagian dari kebijakan perkotaan dan melibatkan masyarakat secara aktif, kita dapat berupaya menuju masa depan perkotaan yang lebih hijau dan sejahtera.

    Sumber: earth.org baca artikel asli di sini

     

  • Bappenas: Trotoar di Jakarta Belum Ramah untuk Kelompok Difabel

    Bappenas: Trotoar di Jakarta Belum Ramah untuk Kelompok Difabel

    7cloud.asia – Kondisi trotoar di Kota Jakarta kini dianggap sudah jauh lebih baik untuk pejalan kaki tetapi belum ramah untuk kalangan difabel.

    Perencana Ahli Utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Oswar Mungkasa menjelaskan trotoar bagi pejalan kaki di Kota Jakarta sudah jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu.

    Selain jauh lebih lebar dan nyaman, sebagian besar trotoar di Jakarta kini juga sudah dilengkapi fasilitas untuk difabel seperti penunjuk untuk difabel netra. 

    Namun, Oswar menilai  efektivitas trotoar di Jakarta masih belum memadai untuk disebut ramah untuk difabel.

    Baca: Menilik kondisi trotoar dan jalur sepeda di kota-kota di Indonesia

    Ia mencontohkan sudah adanya jalur kuning di trotoar untuk membantu difabel netra ketika berjalan kaki. Namun, banyak yang menghalangi jalur kuning itu, salah satunya pedagang kaki lima.

    “Bagaimana jika difabel netra menabrak kompor? Kalau difabel  netra menggunakan jalur kuning itu, maka dia akan menabrak ke mana-mana dan itu berbahaya,” ucap Oswar Kamis (12/10/2023) seperti dilansir Antara.

    Selanjutnya Oswar menjelaskan indikator suatu kota, termasuk DKI Jakarta, bisa disebut kota yang layak ketika kota tersebut ramah bagi pejalan kaki. Ada empat prinsip kota ramah pejalan kaki, salah satunya membudayakan berjalan kaki.

    “Ketika kita masih bisa berjalan kaki di sebuah kota dengan aman tanpa polusi, sebenarnya itu indikator sebuah kota yang layak,” katanya.

    Baca: Bersepeda, cara warga menikmati kotanya

    Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Oswar, ada beberapa prinsip Kota Ramah Pejalan Kaki.

    Prinsip pertama adalah membudayakan berjalan kaki. Menurutnya, saat ini masih banyak warga yang menggunakan kendaraan roda dua untuk pergi ke tempat dalam jarak dekat.

    “Bahkan di sekolah-sekolah, anak SD itu kan tidak diajarkan jalan kaki. Biasa diantar dengan motor,” ucapnya.

    Menurutnya dukungan serta regulasi pemerintah untuk budaya jalan kaki sudah cukup. Tetapi staf pemerintah juga perlu menjadi contoh dengan berangkat ke kantor dengan naik transportasi umum.

    Baca: Empat kota dunia yang sangat memprioritaskan pejalan kaki

    Prinsip kedua adalah peningkatan inklusivitas mobilitas. Jalan, taman, gedung publik, dan transportasi publik harus terjangkau oleh semua kalangan.

    Prinsip ketiga adalah dukungan rencana tata ruang dan guna lahan. Menurutnya jaringan pejalan kaki di DKI Jakarta masih belum saling terintegrasi.

    Prinsip keempat adalah peningkatan keterpaduan jaringan, dukungan pemerintah, terbebas dari kejahatan dan rasa takut, pengurangan bahaya jalan raya, dan ruang dan tempat terancang yang terkelola baik.

    Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta seharusnya dapat memanfaatkan momen penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk merancang sistem transportasi dan peta jalan Kota Ramah Pejalan Kaki.

    Reporter: Nurakhmayani 

  • Aksi Vandalisme Rusak Estetika Kota, Ini Reaksi Pemkot Bandung

    Aksi Vandalisme Rusak Estetika Kota, Ini Reaksi Pemkot Bandung

    7cloud.asia – Aksi vandalisme terjadi di Jembatan Layang Prof Mochtar Kusumaatmadja, Kota Bandung Jawa barat yang baru saja selesai direvitalisasi viral di media sosial.

    Aksi vandalisme berupa corat-coret oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di jembatan layang yang menjaid landmark Kota Bandung itu merusak keindahan kota Bandung. 

    Menanggapi aksi vandalisme ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak melawan aksi vandalisme yang marak dan merusak estetika Kota Bandung.

    “Tolong dibantu melalui media agar pelaku sadar, kita kan sudah susah-susah ngebangun, jangan dicoret-coret,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna, Kamis (12/10/2023) seperti dilansir Antaranews.

    Baca: Susahnya punya mobil di Singapura

    Emang apa maksudnya corat-corat gitu, lanjut Ema, tidak ada manfaat apapun untuk masyarakat.

    Ema mengatakan pelaku vandalisme hanya merusak estetika kota bukan sebagai bentuk ekspresi yang melahirkan karya seni.

    “Itu jelas bukan bentuk ekspresi, tidak ada manfaatnya. Kalau itu jadi barang seni ya oke lah, tapi ini kan enggak. Sadar lah,” katanya.

    Baca: Cerita tuli memotret kegiatan difabel tuli di Kota Solo

    Alih-alih melakukan aksi vandalisme yang tidka bermanfaat, Ema meminta pada para pelaku untuk memanfaatkan Taman Vandalisme yang disediakan Pemkot Bandung sebagai ruang publik untuk corat coret.

    Taman Vandalisme ini bisa digunakan masyarakat untuk melakukan aksi vandalisme guna mencegah aksi corat coret di tempat lain yang mengganggu estetika kota.

    Lebih lanjut Ema menegaskan Pemkot Bandung akan terus memantau dan menindak tegas para pelaku vandalisme yang kerap kali mengganggu keindahan kota.

    Baca: Kafe Difabis, kisah perjuangan difabel tuli di Jakarta

    “Iya makanya, kita tidak akan pernah bosan mengimbau dan kita akan proses para pelanggar karena bagaimanapun juga aturan bukan hanya gertakan, tapi harus ditegakkan,” ujarnya.

    Dia juga meminta kepada aparat kewilayahan untuk memantau pergerakan para pelaku tersebut untuk langsung memberi tindakan.

    “Itu sudah sepatutnya jadi tugas harian, tapi memang masih ada keterbatasan, makanya kita akan optimalkan dengan CCTV dan sebagainya,” pungkas Ema.

    Baca: Pramusapa cara TransJakarta melayani kelompok berkebutuhan khusus

     

  • Berita Terpopuler Pekan Ini: Kota Pilihan untuk Masa Pensiun hingga Pembatasan Kendaraan Bermotor di Jakarta

    Berita Terpopuler Pekan Ini: Kota Pilihan untuk Masa Pensiun hingga Pembatasan Kendaraan Bermotor di Jakarta

    7cloud.asia – Kota pilihan untuk menghabiskan masa pensiun menjadi berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia

    Berita soal kota pilihan untuk hari tua ini disusul oleh sorotan mengenai konflik lahan di Rempang yang menduduki posisi kedua berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia   

    Berikut daftar berita terpopuler pekan ini selengkapnya, dimulai dari kota pilihan

    1. 10 Kota pilihan untuk habiskan masa pensiun

    Buat Anda yang kini sedang mencari kota untuk tinggal di masa pensiun  atau usia lanjut, baik untuk diri sendiri maupun orang tua/mertua ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan kala mencari kota yang nyaman untuk tinggal di masa pensiun. 

     

    Faktor-faktor tersebut antara lain kedekatan lokasi, kelengkapan infrastruktur, biaya hidup, serta kondisi lingkungan yang tenang.

    Jika sebuah kota memenuhi kriteria di atas, maka bisa dipastikan kota tersebut menjadi tempat yang nyaman menghabiskan masa pensiun.

    Baca berita selengkanya di sini

    2. Hak tinggal warga asli Pulau Rempang

    anggota DPR, Cen Sui Lan menegaskan investasi yang berlangsung di Pulau Rempang, Batam, jangan sampai menghilangkan hak tinggal masyarakat karena terdampak proyek yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) itu.

    “Masyarakat Rempang, masyarakat saya juga dan masyarakat Kepri,” tandas Cen Sui Lan di Bintan, dalam keterangan resmi yang diterima media, Sabtu (16/9/2023).

    Terkait hal itu, Politisi Fraksi Partai Golkar ini berjanji akan berjuang untuk kepentingan masyarakat di Kepri, termasuk warga Pulau Rempang. Sehingga hak masyarakat Rempang tidak terabaikan begitu saja.

    Baca berita selengkapnya di sini

    3. Mengenal Pramusapa yang bertugas di TransJakarta

    Pramusapa ini bertugas untuk melayani penumpang prioritas TransJakarta ataupun commuterline.

    Saya menemukan pramusapa pertama kali saat melintas di jembatan penyeberangan yang menghubungkan halte TransJakarta Velbak dengan Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

    Pada Rabu (20/9/2023) malam saya kembali menemukan pramusapa itu. Pramusapa bernama Raka Novan sedang memandu dua orang disabilitas netra, Dadan dan rekannya, dari Halte TransJakarta Velbak menuju Stasiun Kebayoran.

    Setelah mengantar dua disabilitas netra hingga pintu masuk dan memastikan mereka diterima petugas pramusapa di Stasiun Kebayoran, ia kembali ke basenya di Halte TransJakarta Velbak.

    Baca berita selengkapnya di sini

    4. Dunia serukan perang Israel – Palestina segera diakhiri

    PBB dan sejumlah negara di dunia bereaksi terhadap gelombang serangan kelompok militan Palestina, Hamas, ke wilayah Israel yang dilaporkan telah memakan korban lebih dari 600 jiwa.

    Sebaliknya, kelompok Hamas yang merupakan salah satu faksi di Palestina itu pun memberikan tanggapan terhadap serangan balasan yang dilakukan Israel dengan menargetkan Jalur Gaza.

    Menurut pihak berwenang Palestina, serangan udara dan operasi militer lainnya oleh Israel telah menewaskan 413 orang.

    Saling serang antara tentara Israel dan kelompok Hamas terjadi, setelah penguasa Hamas melepaskan serangan mendadak pada Sabtu (7/10/2023) waktu setempat.

    Baca berita selengkapnya di sini

    5. Apa kabar pembatasan kendaraan bermotor di Jakarta

    Pembatasan penggunaan kendaraan bermotor menjadi hal yang didesakkan pegiat lingkungan untuk mengatasi tingginya polusi udara di Jakarta dan sekitarnya.

    Saat ini memang telah ada sejumlah kebijakan untuk membatasi jumlah kendaraan bermotor yang masuk Jakarta, seperti jalan berbayar (ERP), kebijakan ganjil-genap ataupun menaikkan tarif parkir di sejumlah kawasan tertentu.

    Guna mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, transportasi publik juga dibenahi seperti pengembangan TransJakarta, pembenahan KRL, pembangunan MRT dan yang terakhir adalah pembangunan LRT.

    Baca berita selengkapnya di sini

  • Besok Kota Tasikmalaya Genap Berumur 22 Tahun, Pernah Jadi Ibukota Jawa Barat

    Besok Kota Tasikmalaya Genap Berumur 22 Tahun, Pernah Jadi Ibukota Jawa Barat

    7cloud.asia – Kota Tasikmalaya, Jawa Barat akan genap berusia 22 tahun pada Selasa besok, 17 Oktober 2023.

    Untuk memeriahkan peringatan hari jadi Kota Tasikmalaya akan digelar Tasik Oktober Festival (TOF) yang diramaikan dengan puluhan kegiatan.

    Salah satu helatan untuk meramaikan jadi Kota Tasikmalaya adalah Pasanggiri Helaran Budaya, yang rencananya dimeriahkan pawai jampana masyarakat, fashion carnival, 1.000 ambu midang, festival payung geulis, serta festival baso.

    Kota Tasikmalaya sendiri menyimpang sejarah panjang dan pernah menjadi ibukota provinsi Jawa Barat di masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Kota Tasikmalaya juga menjadi tempat penerbangan pertama dengan pesawat terbang yang menggunakan bendera merah putih

    Mungkin kamu bertanya-tanya, mengapa usia Kota Tasikmalaya masih sangat muda padahal Tasikmalaya sudah ada sejak lama.

    Baca: Sejarah panjang tatar Sunda atau Jawa Barat

    Ini karena, Kota Tasikmalaya merupakan pemekaran dari Kabupaten Tasikmalaya, yang secara resmi dibentuk pada tanggal 17 Oktober 2001, melalui Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2001 tentang Pembentukan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

    Secara administratif, Kota Tasikmalaya membawahi 8 kecamatan dengan jumlah kelurahan sebanyak 69 kelurahan.

    Awalnya Kota Tasikmalaya adalah ibukota Kabupaten Tasikmalaya. Nah Kabupaten Tasikmalaya inilah yang sudah ada sejak berabad silam.

    Sejarah Tasikmalaya dimulai pada abad ke VII sampai abad ke XII di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Kabupaten Tasikmalaya, diketahui adanya suatu bentuk Pemerintahan Kebataraan dengan pusat pemerintahannya di sekitar Galunggung.

    Baca: Mengapa Banten dipisah dari Provinsi Jawa Barat

    Dilansir wikipedia.com, kekuasaan mengabisheka raja-raja (dari Kerajaan Galuh) atau dengan kata lain raja baru dianggap sah bila mendapat persetujuan Batara yang bertahta di Galunggung.

    Berdasarkan Prasasti Geger Hanjuang yang ditemukan di bukit Geger Hanjuang, Desa Linggawangi, Kecamatan Leuwisari, Tasikmalaya, kerajaan ini bernama Kerajaan Galunggung yang berdiri pada tanggal 13 Bhadrapada 1033 Saka atau 21 Agustus 1111.

    Penguasa pertama Kerajaan Galunggung adalah Batari Hyang,  Dari Sang Batari inilah mengemuka ajarannya yang dikenal sebagai Sang Hyang Siksakanda ng Karesian.

    Ajarannya ini masih dijadikan ajaran resmi pada zaman Prabu Siliwangi (1482-1521 M) yang bertahta di Pakuan Pajajaran. Kerajaan Galunggung ini bertahan sampai 6 raja berikutnya yang masih keturunan Batari Hyang.

    Baca: Sejarah Kota Bandung, mengapa jadi ibukota Jawa Barat

    Periode selanjutnya adalah periode pemerintahan di Sukakerta dengan ibu kota di Dayeuh Tengah (sekarang termasuk dalam Kecamatan Salopa, Tasikmalaya), yang merupakan salah satu daerah bawahan dari Kerajaan Pajajaran.

    Penguasa pertama adalah Sri Gading Anteg yang masa hidupnya sezaman dengan Prabu Siliwangi.

    Dalem Sukakerta sebagai penerus tahta diperkirakan sezaman dengan Prabu Surawisesa (1521-1535 M) Raja Pajajaran yang menggantikan Prabu Siliwangi.

    Pada masa pemerintahan Prabu Surawisesa kedudukan Pajajaran sudah mulai terdesak oleh gerakan kerajaan Islam yang dipelopori oleh Cirebon dan Demak.

    Sunan Gunung Jati sejak tahun 1528 berkeliling ke seluruh wilayah tanah Sunda untuk mengajarkan Agama Islam.

    Baca: Mengenal uniknya tradisi Seba, masyarakat Badui

    Ketika Pajajaran mulai lemah, daerah-daerah kekuasaannya terutama yang terletak di bagian timur berusaha melepaskan diri.

    Diperkirakan, saat itu Dalem Sukakerta atau Dalem Sentawoan sudah menjadi penguasa Sukakerta yang merdeka, lepas dari Pajajaran dan sudah masuk Islam.

    Dalam perjalanannya Tasikmalaya mencatat beberapa peristiwa penting bersejarah antara lain:

    Pemberontakan melawan penjajahan Jepang yang dipimpin oleh K.H.Zaenal Mustofa di Singaparna.
    Pelucutan senjata KOMPETAI oleh para pemuda Tasikmalaya
    Penerbangan pertama dengan pesawat terbang yang menggunakan bendera merah putih dari Pangkalan Udara Cibeureum dilakukan oleh pilot Adi Sutjipto dan Basyir Surya.

    Baca: Seperti ini asal usul nama Kota Jogja

    Lahirnya Divisi Siliwangi juga terjadi di Tasikmalaya, pun pemberangkatan hijrahnya pemerintahan sementara ke Yogyakarta saat masa kemerdekaan.

    Tasikmlaya jug apernah menjadi pusat Pemerintahan Jawa Barat di pengungsian di Cipicung Culamega.

    Kongres pertama Koperasi Indonesia yang melahirkan Hari Koperasi 12 Juli.
    Lahirnya konsep pertahanan keamanan rakyat semesata (HANKAMRATA).

    Selain itu ada beberapa peristiwa penting yang patut diketahui antara lain, peristiwa meledaknya pabrik mesiu DAHANA tanggal 5 Maret 1976 serta meletusnya Gunung Galunggung tanggal 5 April 1982.

    Esti Utami, dari berbagai sumber.

     

  • Mengintip Krisis Pengelolaan Sampah di Bandung Raya Pasca Kebakaran di TPA Sarimukti

    Mengintip Krisis Pengelolaan Sampah di Bandung Raya Pasca Kebakaran di TPA Sarimukti

    7cloud.asia – Krisis pengelolaan sampah di Bandung, Jawa Barat pasca terbakarnya TPA Sarimukti masih berlanjut.

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) memutuskan untuk menambah lagi kuota buangan sampah terpilah ke zona 1 TPA Sarimukti untuk empat wilayah kota di Bandung Raya setelah sebelumnya sempat ditambah.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat Prima Mayaningtias mengatakan bahwa empat wilayah Bandung Raya yang mendapatkan kuota tambahan pembuangan sampah itu adalah Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Bandung.

    Dilansir Antaranews. Prima mengatakan, pada posisi terakhir kuota sampah untuk empat wilayah ini sudah habis, atau melebihi dari yang disepakati.

    Baca: Rencana Pemprov Jawa Barat terkait TPA Sarimukti

    Sayangnya, dalam pemantauan 7cloud.asia, belum ada langkah terobosan untuk mengatasi krisis pengelolaan sampah di Bandung pasca terbakarnya TPA Sarimukti. 

    Selain pengaturan kuota, tidak ada upaya untuk mengajak masyarakat memilah sampah atau mengurangi sampah yang dihasilkan oleh warga Kota Bandung dan sekitarnya.  

    Prima menjelaskan, penambahan kuota ini berdasarkan rapat koordinasi penangangan darurat sampah Bandung Raya yang dihadiri oleh seluruh anggota Satuan Tugas Penanganan Darurat Sampah Bandung Raya pada Jumat (13/10/2023).

    “Selama masa darurat, ada kuota yang berlaku pada tanggal 12 September 2023 sebesar 31.000 ton, dan terdapat penambahan kuota yang berlaku pada tanggal 5 Oktober 2023 sebesar 4.901 ton,” kata Prima.

    Baca: Pengelolaana sampah dengan landfill sudah ketinggalan jaman

    Pada 13 Oktober 2023 ada daerah yang masih memiliki sisa kuota pembuangan sampah.

    Namun untuk Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Kota Bandung sudah habis kuota pembuangan sampahnya, masing-masing terhitung tanggal 9, 11, dan 13 Oktober.

    Pada tanggal 7 Oktober, kata Prima, telah dilakukan penataan lahan oleh satgas seluas 1,37 hektare untuk menampung sampah baru dan disepakati penambahan kuota baru pembuangan sampah di Zona 1 TPA Sarimukti untuk empat daerah tersebut.

    Dengan penambahan itu, maka kuota untuk Kota Bandung menjadi 3.424 ritase (jumlah capaian armada dalam pengiriman material dari lokasi A menuju lokasi B) terdiri atas 3.425 ritase tambahan dan -1 ritase sisa.

    Baca: KLHK ajak warga boikot produsen yang tak peduli sampah plastiknya

    Kota Cimahi, sisa kuota 105 ritase ditambah 685 ritase total 790 ritase. Kabupaten Bandung Barat sisa 0 ritase ditambah 628 ritase total menjadi 628 ritase lagi.

    “Kabupaten Bandung sisa kuota -0,5 ritase ditambah 970 ritase total menjadi 969,5 ritase,” katanya.

    Prima menjelaskan, jumlah ritase tersebut dihitung berdasarkan volume rata-rata truk sampah sebesar 12 meter kubik dengan densitas sampah di truk sebesar 0,35 ton per meter kubik.

    Sehingga selama masa darurat truk yang diizinkan masuk ke TPK Sarimukti adalah truk dengan kapasitas maksimal 12 meter kubik.

    Baca: Draurat sampah di Yogyakarta lahirkan inovasi mbah Dirjo

    “Masing-masing kabupaten dan kota diharapkan dapat membuat simulasi atau rencana pengiriman sampah harian dengan memperhatikan jumlah sampah maksimal yang dapat dibuang ke zona 1 sampai dengan 12 November 2023,” kata Prima.

    Selama pengoperasian Zona 1 TPA Sarimukti, kata Prima, jam operasional dibatasi mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB setiap harinya.

    “Mengingat terbatasnya volume zona darurat, DLH Jabar akan melaksanakan pemantauan secara berkala dan dilaporkan kepada masing-masing kabupaten dan kota untuk dipedomani,” katanya.

     

  • Manfaat Ekonomi Infrastruktur Ramah Lingkungan untuk kehidupan Kota

    Manfaat Ekonomi Infrastruktur Ramah Lingkungan untuk kehidupan Kota

    7cloud.asia – Infrastruktur ramah lingkungan tak hanya menawarkan manfaat ekologis tetapi juga menawarkan berbagai manfaat sosial dan kesehatan bagi warga kota. 

    Seperti telah disebutkan dalam artikel sebelumnya, infrastruktur ramah lingkungan adalah terobosan baru bagi kehidupan dan komunitas sebuah kota.

    Infrastruktur ramah lingkungan adalah konsep untuk memanfaatkan alam atau lahan dan menjadikan kawasan kota yang lebih baik bagi semua penghuninya.

    Infrastruktur ramah lingkungan bukan hanya tentang membangun bangunan atau kawasan dengan cara biasa, tetapi juga memanfaatkan alam untuk menciptakan cara hidup yang berkelanjutan dan lebih ramah lingkungan.

    Baca: Apa itu infrastruktur ramah lingkungan

    Lantas apa saja manfaat infrastruktur ramah lingkungan untuk kesehatan kota, mari kita uraikan satu per satu: 

    1. Berdampak positif pada kesehatan mental

    Dengan memberikan akses terhadap ruang hijau, taman, dan lingkungan alam kepada penduduk perkotaan.

    Kawasan hijau yang mudah diakses ini dapat membantu mengurangi perasaan stres, kecemasan, dan depresi di kalangan penduduk perkotaan.

    2. Meningkatkan kesehatan fisik

    Infrastruktur ramah lingkungan menawarkan peluang untuk melakukan aktivitas seperti berjalan kaki, joging, dan kegiatan rekreasi di ruang kota.

    Kegiatan-kegiatan ini berkontribusi pada penurunan tingkat obesitas dan masalah kesehatan terkait. 

    Baca: Tantangan penerapan infrastruktur ramah lingkungan

    3. Menciptakan kawasn kreatif

    Infrastruktur ramah lingkungan memainkan peran penting dalam menciptakan kawasan komunal di mana warga dapat berinteraksi, bersosialisasi, dan mengembangkan ikatan komunitas yang lebih kuat.

    Ruang-ruang komunal ini sering kali berfungsi sebagai tempat berkumpul, acara, dan aktivitas bertetangga, sehingga menumbuhkan rasa persatuan di antara penduduk perkotaan.

    Berinvestasi di infrastruktur ramah lingkungan juga membawa berbagai manfaat ekonomi bagi sebuah kota, yaitu: 

    1. Turunkan konsumsi energi

    Menempatkan elemen hijau secara strategis seperti pepohonan dan atap hijau memberikan keteduhan dan isolasi pada bangunan.

    Ini artinya infrastruktur ramah lingkungan akan menurunkan konsumsi energi yang berbuntut pada penghematan biaya pada tagihan listrik.

    Baca: Desain biofilik hadirkan alam di dalam lingkungan binaan

    2. Turunkan biaya kesehatan 

    Infrastruktur ramah lingkungan menghasilkan kesehatan masyarakat yang lebih baik, yang berarti menurunkan biaya layanan kesehatan bagi individu dan pemerintah.

    Hal ini juga meningkatkan nilai properti bila dikelola dengan baik, sehingga berkontribusi terhadap pendapatan pajak yang lebih tinggi bagi pemerintah daerah.

    3. Ciptakan peluang usaha

    Ruang hijau menarik pengunjung, memberikan manfaat bagi bisnis dan perekonomian lokal. Proyek-proyek ini menciptakan lapangan kerja di berbagai bidang seperti pertamanan dan perencanaan kota.

    Selain itu, hal ini membantu mengelola air hujan secara alami, sehingga mengurangi kebutuhan akan infrastruktur tradisional yang mahal.

    Terakhir, akses terhadap ruang hijau saat istirahat dapat meningkatkan produktivitas pekerja dan kepuasan kerja, sehingga memberikan manfaat bagi pengusaha dan perekonomian secara keseluruhan.

    Sumber: earth.org

  • Inilah 5 Kota Nyaman Dikunjungi dan ditinggali di Indonesia

    Inilah 5 Kota Nyaman Dikunjungi dan ditinggali di Indonesia

    7cloud.asia –  Beberapa waktu lalu Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) merilis hasil risetnya soal kota nyaman dikunjungi pada tahun 2022.

    Riset IAP itu mengungkap Indonesia memiliki sejumlah kota yang memiliki kualitas hidup tinggi, sehingga bisa dikategorikan dalam kota nyaman dikunjungi dan ditinggali.

    Berikut adalah lima kota nyaman dikunjungi di Indonesia menurut “Most Liveable City Index” berdasarkan peringkat IAP.

    IAP memasukkan kota-kota ini menjadi kota nyaman dikunjungi karena  memberikan pengalaman unik kepada penduduk dan pengunjung yang datang ke sana sebagaimana dilansir goodstats.id

    1. Solo, Kota Bengawan

    Solo, atau Surakarta, juga dikenal dengan Kota Bengawan. Tahun 2022, Solo berhasil meraih peringkat tertinggi sebagai kota paling nyaman di Indonesia menurut penilaian Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) dengan skor rata-rata mencapai 77 poin.

    Keberhasilan Solo dalam meraih predikat ini tidak datang begitu saja. Kota ini dikenal dengan infrastruktur yang baik, tata ruang yang teratur, serta berbagai fasilitas kota yang memadai.

    Selain itu, IAP juga mencatat Solo memiliki keindahan alam dan warisan budaya yang kaya.

    Keraton Solo, Pasar Klewer, dan berbagai tempat bersejarah lainnya adalah daya tarik utama bagi wisatawan lokal dan internasional. Solo juga dikenal dengan masyarakatnya yang ramah dan keramahan tradisional Jawa.

    Kehangatan budaya ini membuat Solo menjadi tempat yang nyaman bagi siapa pun yang berkunjung.

    Baca: 8 kota pilihan untuk menghabiskan masa pensiun

    2. Yogyakarta, Kota Pelajar

    Di posisi kedua kota paling nyaman ada kota Yogyakarta dengan skor rata-rata 75 poin. Yogyakarta adalah pusat budaya dan pendidikan di Indonesia, yang juga dikenal dengan sebutan “Kota Pelajar.”

    Kota Yogyakarta memiliki berbagai universitas ternama, seperti Universitas Gadjah Mada, dan merupakan rumah bagi berbagai seniman dan budayawan.

    Keunikan terbesar kota ini adalah keberadaan Keraton Yogyakarta, sebuah istana kerajaan yang masih aktif hingga hari ini.

    Keraton ini adalah salah satu situs budaya terpenting di kota ini dan menjadi simbol penting dari sejarah dan tradisi Jawa.

    Pengunjung dapat merasakan kemegahan istana ini, serta menikmati pertunjukan seni tradisional, seperti tarian Jawa dan wayang kulit, yang sering diadakan di dalam kompleks Keraton.

    Kota Yogyakarta juga menawarkan berbagai kuliner khas yang memanjakan lidah. Makanan seperti gudeg, nasi kucing, dan sate klathak adalah hidangan yang harus dicoba saat berkunjung ke Yogyakarta.

    Selain itu, jalan-jalan ke pasar tradisional, seperti Pasar Beringharjo, akan memberikan pengalaman berbelanja yang unik dengan berbagai barang kerajinan dan souvenir.

    Bagi siapa pun yang mengunjunginya, Kota Yogyakarta menawarkan pengalaman yang tak terlupakan yang mencakup pendidikan, kebudayaan, dan keindahan alam.

    Baca: Kota ramah lansia, seperti apa kondisi dan syaratnya

    3. Cirebon, Kota Udang

    Cirebon, menduduki peringkat ketiga dalam daftar kota paling nyaman menurut Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) 2022.

    Kota Cirebon mendapat skor rata-rata 74 poin. Kota di pesisir utara Pulau Jawa, kota ini memiliki akses mudah ke perairan yang kaya akan kehidupan laut sehingga disebut Kota Udang.

    Keraton Kasepuhan, sebuah istana kerajaan yang indah, menjadi pusat budaya dan sejarah kota ini, menyuguhkan tarian tradisional dan pertunjukan wayang kulit yang memukau.

    Salah satu daya tarik utama Cirebon adalah kuliner khasnya. Nasi jamblang, hidangan dengan berbagai lauk yang disajikan dalam daun jati tipis sebagai alasnya.

    Selain itu, empal gentong, hidangan daging dengan kuah santan kental dan bumbu rempah khas, adalah sajian lain yang wajib dicoba oleh pengunjung.

    Dengan kekayaan budayanya yang mendalam, kuliner yang lezat, dan keramahan penduduknya, Cirebon adalah destinasi yang memikat bagi siapa pun yang ingin menjelajahi budaya Jawa yang autentik sambil menikmati kuliner yang lezat di lingkungan yang ramah dan hangat.

    Baca: Alon-alon waton kelakon bikin Kota Yogyakarta layak jadi slow city

    4. Magelang, Kota Sejuta Bunga

    Dengan skor rata-rata 73 poin, Magelang menempati posisi keempat dalam daftar kota nyaman dikunjungi menurut IAP.

    Kota ini dikenal dengan julukan “Kota Sejuta Bunga” yang menggambarkan keindahan alamnya, terutama Taman Nasional Gunung Merapi dan kekayaan budaya yang dimiliki.

    Selain itu, Magelang juga memiliki salah satu tempat ibadah Buddha terbesar di Indonesia, yaitu Candi Borobudur, yang menjadi daya tarik utama wisatawan dari dalam dan luar negeri.

    Candi Borobudur adalah warisan budaya yang sangat penting dan telah diakui oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia.

    Magelang juga menawarkan berbagai pilihan aktivitas wisata lainnya, termasuk kunjungan ke makam Presiden Indonesia pertama, Soekarno, di Taman Rekreasi Soekarno.

    Keindahan alam yang melimpah, warisan budaya yang kaya, dan keramahan penduduknya menjadikan Magelang sebagai tempat yang menarik

    Dan menjadi kota nyaman dikunjungibagi para pelancong yang ingin menjelajahi keajaiban alam dan sejarah Indonesia.

    Baca: Konsep slow city, cara baru mengelola kota yang lebih manusiawi

    5. Semarang

    Semarang, yang juga mendapat skor rata-rata 73 poin, berada di posisi kelima dalam daftar kota paling nyaman menurut IAP.

    Kota ini adalah ibu kota Provinsi Jawa Tengah dan memiliki infrastruktur yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

    Salah satu daya tarik utama kota ini adalah “Kota Lama,” yang merupakan kawasan bersejarah dengan bangunan-bangunan kolonial Belanda yang memukau.

    Tempat seperti Lawang Sewu menjadi ikon yang dikenal luas. Selain itu, Semarang terkenal dengan kuliner lumpia yang lezat.

    Lumpia Semarang adalah hidangan kulit lumpia tipis yang diisi dengan berbagai bahan seperti rebung, telur, udang, dan rempah khas.

    Rasanya yang gurih telah membuatnya menjadi makanan wajib bagi pengunjung yang ingin mencicipi kuliner otentik Semarang.

    Dalam memahami peringkat kenyamanan kota-kota ini, kita dapat lebih mengapresiasi keragaman pengalaman yang Indonesia tawarkan.

    Semoga informasi ini memberikan wawasan baru tentang kota-kota paling nyaman di Indonesia dan menginspirasi lebih banyak orang untuk menjelajahi pesona negeri ini.

    Baca: Konsep TOD bikin kota ini sangat nyaman ditinggali