Tag: jakarta

  • Cuaca Hari Ini: Pagi Hingga Siang, Hampir Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Ringan

    Cuaca Hari Ini: Pagi Hingga Siang, Hampir Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Ringan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta pada Sabtu (22/03/2025) pagi hingga siang.

    Melalui akun youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hanya wilayah Kepulauan Seribu yang diperkirakan berawan tebal. Malamnya, seluruh wilayah di Jakarta diperkirakan berawan tebal.

    Tak hanya wilayah Jakarta. Sejumlah kota besar di Indonesia juga berpotensi hujan berintensitas ringan seperti Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Serang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi pula terjadi di Kota Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya, Gorontalo, Palu, Makassar, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, dan Jayapura.

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Semarang, Surabaya, Manado, Mamuju dan Kendari.

    Sedangkan hujan yang dapat disertai kilat maupun petir berpotensi melanda Kota Denpasar, Mataram, Kupang, Banjarmasin, Nabire, Jayawijaya, dan Merauke.

    BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan sebagian wilayah Papua.
     

     

  • RDF Plant Jakarta Akan Beroperasi Bulan Depan, Pemprov Siapkan Puskesmas untuk Antisipasi Dampak Kesehatan yang Ditimbulkan

    RDF Plant Jakarta Akan Beroperasi Bulan Depan, Pemprov Siapkan Puskesmas untuk Antisipasi Dampak Kesehatan yang Ditimbulkan

    7cloud.asia – Meski disebut didukung dengan teknologi mutakhir seperti pengendalian bau yang canggih, Refuse Derived Fuel atau RDF Plant Jakarta di Rorotan, Jakarta Utara ternyata tetap memicu masalah.

    Dinas Kesehatan DKI Jakarta menemukan sekitar 12 warga sekitar RDF Plant Jakarta yang sakit akibat terpapar limbah udara (bau) yang ditimbulkan dari pengujian RDF Rorotan beberapa waktu lalu.

    Warga yang sakit, sudah ditangani oleh tenaga kesehatan dan dinyatakan sembuh. Namun, bukan tidak mungkin gangguan yang sama akan kembali terjadi.

    Karena itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyarankan warga di sekitar fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar RDF Plant Jakarta di Rorotan, Jakarta Utara mengakses ke Puskesmas Cakung bila mengalami keluhan kesehatan.

    “Masyarakat apabila ada keluhan apapun terkait kesehatan bisa mengakses puskesmas. Jadi di wilayah RDF itu dekat dengan Puskesmas Cakung. Di Rorotan juga ada puskesmas. Dan puskesmas itu stand by 24 jam,” kata Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati di Jakarta, Senin (24/3/2025).

    Baca: RDF Plant Jakarta di Rorotan siap beroperasi

    Ani mengatakan tenaga medis di Puskesmas Cakung juga siap apabila nantinya harus membuka posko kesehatan untuk menangani kasus kesehatan termasuk akibat bau yang keluar dari RDF Rorotan.

    “Ke rumah sakit memang berobat. Tapi tidak dirawat (jalan atau inap),” kata dia.

    Hal senada juga disampaikan Kepala Puskesmas Kecamatan Cakung, Junaidah. Dia memastikan seluruh warga yang sebelumnya dilaporkan terkena infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) telah sembuh dan kembali beraktivitas.

    Puskesmas Cakung, kata dia, juga siap membuka posko kesehatan di kompleks warga untuk melayani keluhan, penyuluhan, dan edukasi kesehatan.

    “Apabila warga membutuhkan bantuan kesehatan, kami persilakan untuk menghubungi Puskesmas Cakung tanpa harus membayar biaya pemeriksaan. Kami juga terus memantau melalui ketua RT setempat. Jika dibutuhkan, kami siap turun kapan saja,” ujar dia.

    Baca: Pemprov DKI Jakarta lebih pilih pengolahan sampah RDF

    Adapun RDF Plant di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara akan diresmikan pada April 2025. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berjanji akan terus melakukan berbagai perbaikan sehingga fasilitas tersebut dapat beroperasi sempurna.

    Lalu, sebagai tindak lanjut keluhan warga di sekitar RDF Rorotan terkait bau yang muncul, dilakukan pengosongan bunker yang kemudian dipindahkan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

    Pengerjaan pemindahan sampah ini meliputi sampah lama di bunker sebanyak 800 ton serta produk RDF di gudang produksi sekitar 600 ton.

    Harapannya, pengosongan bunker dan produk RDF tersebut dapat mengurangi bau.

    Setelah sampah di bunker dipindahkan, seluruh fasilitas RDF Rorotan disterilkan dan diberi pewangi untuk menghilangkan bau. RDF Rorotan kemudian akan ditutup sementara untuk menjalani perbaikan oleh kontraktor.

  • Koordinasi Rampung, Empat Rute TransJabodetabek Segera Diluncurkan

    Koordinasi Rampung, Empat Rute TransJabodetabek Segera Diluncurkan

    7cloud.asia – Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah menuntaskan koordinasi dengan pihak-pihak terkait rencana perluasan rute TransJakarta hingga wilayah Bogor-Depok-Tangerang dan Bekasi.

    Dilansir Antaranews.com, empat rute TransJabodetabek tersebut akan segera diluncurkan dalam waktu dekat.

    “Yang pertama dari wilayah Timur itu nanti ada Vida Bekasi ke Cawang. Berikutnya di Selatan akan ada layanan dari Kota Wisata ke Cawang,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Syafrin Liputo saat dijumpai di Jakarta Pusat, Senin (24/3/2025)

    Lebih lanjut Syafrin menjelaskan, rute ketiga dan keempat TransJabodetabek akan bermula dari wilayah Tangerang, yakni rute Alam Sutera menuju Blok M dan rute Binong menuju Grogol.

    Baca: Layanan TransJakarta bakal diperluas hingga Bodetabek

    “Tentu kami berharap dengan masuknya layanan Transjabodetabek ke empat wilayah tadi, akan terjadi shifting (perpindahan) dari kendaraan pribadi ke Transjabodetabek,” kata Syafrin.

    Syafrin mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menentukan jumlah armada yang akan melayanai operasional dari TransJabodetabek di empat rute tersebut, lanjut Syafrin.

    Hal ini lantaran, empat rute TransJabodetabek tersebut masih dalam tahap uji coba untuk melihat seberapa banyak permintaan penggunaan dari masyarakat.

    Sebelumnya, Direktur Utama PT TransJakarta, Welfizon Yuza menyampaikan ada uji coba beberapa rute untuk perluasan layanan TransJakarta di luar wilayah Jakarta.

    “Saat ini sudah mulai dilakukan uji coba di beberapa rute,” ujar Welfizon.

    Baca: Rute Transjakarta yang bersinggungan dengan jalur MRT akan dihapus

    Transjabodetabek merupakan perluasan layanan Transjakarta ke wilayah sekitarnya seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek).

    Dengan dioperasikannya TransJabodetabek, diharapkan warga Bodetabek yang beraktivitas di Jakarta mendapatkan kualitas layanan seperti menaiki armada Transjakarta.

    Pramono Anung seperti dikutip dari Antaranews.com, mengatakan Pemprov Jakarta terus berupaya mengembangkan sistem transportasi yang lebih baik dan terintegrasi.

    “Maka, nanti TOD (Transit Oriented Development) yang ada akan kami kembangkan, sehingga akan memberikan banyak kemudahan bagi warga dari manapun,” ujarnya.

     

  • Libur Lebaran Membuat Kualitas Udara Jakarta Membaik

    Libur Lebaran Membuat Kualitas Udara Jakarta Membaik

    transja

    7cloud.asia – Libur Lebaran ternyata berdampak positif terhadap kualitas udara Jakarta. Berkurangnya kendaraan pribadi yang bersliweran di jalanan Jakarta membuat kualitas udara Jakarta membaik

    Kualitas udara di Jakarta pada Rabu (2/5/2025) pagi atau sehari setelah Lebaran 2025 masuk ke dalam kategori baik berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir.

    Berdasarkan pantauan pada pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 50 dengan angka partikel halus (particulate matter/PM) 2.5 sebesar 9 mikrogram per meter kubik.

    Angka tersebut jauh lebih baik dibandingkan kondisi sehari-hari Jakarta dan menjadikan Jakarta masuk peringkat ke 50 dalam daftar kota besar paling bersih di dunia.

    Baca: Pembatasan kendaraan bermotor mendesak dilakukan untuk atasi polusi udara dan kemacetan 

    Dengan kualitas udara yang baik, masyarakat bisa menikmati aktivitas luar ruangan. Sehari sebelumnya, kualitas udara Jakarta juga masuk kategori sedang.

    Sementara berdasarkan Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta menunjukkan bahwa kualitas udara di empat lokasi berada pada kategori baik atau nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.

    Sedangkan satu lokasi lainnya berada pada kategori sedang atau nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 50-100.

    Indeks kualitas udara di Kebon Jeruk, Jakarta Barat tercatat di angka 43, Bundaran HI, Jakarta Pusat dengan Indeks di angka 42.

    Baca: Banyak warga beralih ke transportasi publik kurangi kemacetan di Jakarta

    Sedangkan wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara di angka 28, Lubang Buaya, Jakarta Timur di angka 31, dan Jagakarsa, Jakarta Selatan di angka 56.

    Kendati kualitas udara di Jakarta membaik, indeks kualitas udara di sejumlah kota justru sebaliknya.

    Kota Tangerang Selatan, Banten, tercatat memiliki indeks kualitas udara buruk dengan rangking PM2.5 134, disusul Depok dengan rangking 129.

    Sementara indeks kualitas udara Pakisaji, Jawa Timur; Medan, Sumatera Utara; Bali; Surabaya, Jawa Timur; dan Tangerang, Banten masuk kategori sedang dengan kisaran rangking 85-55.

  • Cair Mulai April, Bansos PKD di Jakarta Tidak Lagi Dirapel Tiap Tiga Bulan

    Cair Mulai April, Bansos PKD di Jakarta Tidak Lagi Dirapel Tiap Tiga Bulan

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen meningkatkan kesejahteraan warga kelompok rentan melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD).

    Bansos PKD yang disalurkan Pemprov DKI Jakarta berupa Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Anak Jakarta (KAJ).

    Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan, bansos PKD ini akan dicairkan setiap bulan mulai April 2025 untuk meringankan beban ekonomi warga kelompok rentan.

    Dilansir jakarta.go.id, Rano Karno yang akrab disapa bang Doel itu mengatakan, pencairan bansos tidak lagi dirapel setiap tiga bulan.

    Baca: Peluncuran Kartu Lansia Jakarta 

    “Insyaallah, mulai bulan April, seluruh dana bantuan akan diserahkan setiap bulan, sehingga para penerima bantuan tidak lagi berhubungan dengan bangke atau bank keliling,” ujar Rano Karno saat menyerahkan bansos PKD di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, pada Selasa (25/3/2025).

    Dia menambahkan, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu prioritas utama quick wins 100 hari kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2025–2030.

    Disampaikannya, dalam rangka mewujudkan Jakarta sebagai kota global, kesejahteraan warga adalah fondasi utama yang harus diperkuat, salah satunya dengan memastikan akses layanan dasar yang setara bagi seluruh warga.

    Harapannya, bansos ini tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang yang lebih luas bagi para penerima manfaat.

    Baca: Layanan gratis Transjakarta untuk kelompok disabilitas dan lansia

    “Semoga bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan baik sesuai peruntukannya untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tutur Rano Karno.

    Untuk diketahui, total penerima manfaat bansos PKD tahap pertama tahun 2025 sebanyak 147.304 orang.

    Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:
    a. 117.784 penerima Kartu Lansia Jakarta (KLJ) bagi warga berusia minimal 60 tahun,
    b. 15.203 penerima Kartu Anak Jakarta (KAJ) bagi anak usia dini 0–6 tahun,
    c. 14.317 penerima Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) bagi mereka yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, maupun sensorik.

    Adapun Besaran bansos KLJ, KAJ, dan KPDJ masing-masing sebesar Rp300.000 per bulan.

  • Pemprov DKI Jakarta Matangkan Rencana Operasional Taman hingga Malam

    Pemprov DKI Jakarta Matangkan Rencana Operasional Taman hingga Malam

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mematangkan wacana aktivasi sejumlah taman hingga malam hari atau bahkan selama 24 jam. Ditargetkan, rencana ini akan direalisasikan saat perayaan HUT ke-498 Jakarta pada 22 Juni 2025 mendatang.

    “Kemungkinan titik awal di HUT Jakarta, sekarang masih persiapan,” ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Kakarta, Rano Karno saat menghadiri acara Lebaran di Jakarta di kawasan Monas, Sabtu (5/4/2025)

    Dilansir di jakarta.go.id, Rano Karno, jumlah taman di Jakarta keseluruhannya ada di lebih dari 500 lokasi yang tersebar di lima wilayah Jakarta.

    Namun, aktivasi taman beroperasi selama 24 jam dilakukan dengan mempertimbangkan luasan dan letaknya agar ke depan tidak mengganggu kawasan permukiman.

    Disebutkan, ada 10 taman yang akan dioperasikan hingga malam hari. Dari 10 taman ini, enam di antaranya akan beroperasi hingga 24 jam. Sisanya akan aktif sampai pukul 22.00, seperti Eco Park Tebet yang letaknya berdekatan dengan kawasan permukiman penduduk.

    Baca: Pemprov DKI Jakarta akan hidupkan taman-taman di Jakarta

    “Ini merupakan salah satu upaya kita meningkatkan UMKM,” ujar Rano.

    Rano Karno menambahkan, beberapa persiapan yang sedang dilakukan antara.lain, pemasangan CCTV untuk pengamanan serta lokasi bagi pelaku UMKM berjualan.

    “Terhadap pelaku UMKM yang berminat, nantinya akan dikenakan tarif retribusi sesuai aturan berlaku,” tandasnya.

    Sebelumnya Taman Menteng dan Taman Lapangan Banteng Jakarta Pusat telah beroperasi selama 24 jam pada akhir Februari 2025 lalu.

    Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Pusat, Mila Ananda mengatakan, selain kedua taman ini, pihaknya juga tengah menyiapkan 13 taman lingkungan untuk dioperasikan selama 24 jam.

    Baca: Dua taman di Jakarta Timur akan beroperasi selama 24 jam

    Mila mengaku pihaknya masih harus melakukan koordinasi dengan jajaran kelurahan, pengurus RT/RW dan tokoh masyarakat sekitar taman, terutama terkait aspek keamanan dan kenyamanan lingkungan.

    “Operasional taman lingkungan selama 24 jam harus dapat persetujuan warga sekitar,” tukas Mila, Rabu (5/2/2025).

    Diharapkannya, dukungan masyarakat akan memastikan keamanan dan pemanfaatan taman pada malam hari agar ke depannya tidak disalahfungsikan oknum tidak bertanggung jawab.

    “Meski kami akan menyiapkan petugas untuk berjaga, tetap akan lebih maksimal bila ada partisipasi masyarakat,” tandasnya.

  • Rendahnya Partisipasi Pendatang Baru di Jakarta untuk Tertib Administrasi

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mengungkapkan partisipasi pendatang dalam melapor masih tergolong rendah.

    Pada tahun 2024, tercatat hanya 84.783 orang yang secara sadar melapor, menurun signifikan dibandingkan 395.298 orang pada tahun 2023. Sementara itu, pada tahun 2025, jumlah pelapor diprediksi berada di kisaran 10.000 hingga 15.000 jiwa.

    Kepala Disdukcapil DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengimbau seluruh pendatang baru pascalibur Lebaran 2025 untuk segera melapor dan melakukan pencatatan data kependudukan sesuai dengan domisili tempat tinggal di Jakarta.

    “Partisipasi pendatang dalam tertib administrasi kependudukan masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, kami terus mendorong masyarakat untuk sadar akan pentingnya pelaporan dan akurasi data. Layanan administrasi kami tersedia gratis di seluruh loket Dukcapil sesuai domisili,” ujar Budi di Jakarta pada Senin (7/4/2025).

    Menurut Budi, Disdukcapil DKI Jakarta akan melakukan pendataan arus balik secara dinamis pada 8 April hingga 8 Juni 2025. Hasil pendataan dapat diakses oleh masyarakat melalui laman https://kependudukancapil.jakarta.go.id/amuba/.

    Baca: Urbanisasi jadi harapan sekligus masalah bagi perekonomian kota

    Disdukcapil juga menyediakan layanan administrasi kependudukan mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota dan provinsi. Semua layanan diberikan secara adil, profesional, dan tanpa biaya.

    Adapun tata cara pelaporan untuk pendatang dengan Surat Keterangan Pindah (SKP) adalah melapor ke kelurahan dengan membawa SKP, surat penjamin, KTP, KIA asli, dan KK dari daerah asal.

    Setelah divalidasi, dokumen kependudukan DKI akan diterbitkan. Pendatang wajib melapor ke RT dan menyerahkan dokumen lama untuk ditarik oleh petugas.

    Sementara itu, bagi penduduk nonpermanen (tanpa SKP), caranya adalah melapor mandiri melalui https://penduduknonpermanen.kemendagri.go.id. Setelah mendapatkan notifikasi pendaftaran, langkah selanjutnya adalah melapor ke kelurahan untuk dimasukkan ke dalam SIAK.

    Setelah itu, melapor ke RT untuk dicatat dalam Aplikasi Data Warga. Perlu diketahui, masa tinggal penduduk nonpermanen dibatasi kurang dari satu tahun.

    Baca: Urbanisasi di Jakarta dan pentingnya antisipasi pengangguran serta munculnya wilayah kumuh

    Lebih lanjut, Budi menekankan perlunya koordinasi antara petugas kelurahan dan RT untuk mendata pendatang. Tujuannya, untuk menjaga ketenteraman dan keteraturan di tingkat lingkungan.

    “Pelaporan yang terstruktur ini juga diharapkan dapat mendukung kebijakan pemerintah dalam me-manage pertumbuhan jumlah penduduk di Jakarta,” tutur Budi.

    Untuk diketahui, sejak pertengahan 2023, Disdukcapil mencanangkan program Penataan Administrasi Kependudukan Sesuai Domisili. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib administrasi kependudukan.

    Penerapan sanksi berupa pembekuan NIK dapat diberlakukan, yang berdampak pada pembatasan akses terhadap layanan perbankan, BPJS, dan pendidikan.

    Selain tertib administrasi, Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau para pendatang untuk memiliki kepastian pekerjaan, keterampilan, serta jaminan tempat tinggal agar dapat berkontribusi membangun Jakarta menuju kota global.

    Baca: Masih ada 90 RW kumuh di Jakarta Selatan

  • Pengerukan Sungai dan Danau di Jakarta berlanjut hingga Agustus 2025

    Pengerukan Sungai dan Danau di Jakarta berlanjut hingga Agustus 2025

    7cloud.asia – Pengerukan sedimentasi sungai dan waduk akan terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta hingga Agustus 2025 mendatang

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan bahwa pengerukan sungai dan waduk ini adalah upaya untuk mengantisipasi banjir dan bukan pencitraan Pemprov DKI Jakarta

    “Pengerukan yang kita lakukan (pada awal menjabat) bukan untuk kosmetik atau pencitraan,” kata Rano Karno di Jakarta, Rabu (9/4/2025).

    Menurut dia bahwa program pengerukan sungai dan waduk yang ada di DKI Jakarta merupakan janji politik saat kampanye pada Pilkada 2024 dan saat ini program tersebut terus dilakukan dan direncanakan hingga bulan Agustus 2025 mendatang.

    Baca: Pemkot Jakarta Selatan keruk Kali Baru Barat untuk mitigasi banjir

    Rano Karno mengatakan bahwa pengerukan sedimentasi dilakukan untuk kembali menormalkan sungai dan waduk yang ada, agar daya tampung bisa bertambah.

    Selain itu, pengerukan tersebut juga diharapkan dapat mencegah banjir yang sering terjadi di daerah itu terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi.

    “Kami sudah hitung Jakarta akan mengalami satu hujan yang menyebabkan banjir. Tapi kami bersyukur dengan pengerukan sungai walaupun terjadi banjir, tapi tidak sebesar yang kita prediksi,” ujarnya.

    Selain pengerukan sungai dan waduk, Pemprov DKI juga mewaspadai terjadinya banjir rob di utara Jakarta, sehingga dilakukan antisipasi dengan pembuatan bronjong untuk menahan air laut pasang.

    Baca: Pengerukan Kali Kamal untuk mitigasi banjir

    Upaya tersebut kata dia cukup berhasil dalam menanggulangi bencana banjir rob di daerah yang rawan.

    Untuk itu, Pemprov DKI juga berupaya membuat tanggul laut setinggi 2,5 meter dan akan dikerjakan dalam waktu dekat ini.

    “Untuk pembangunan tanggul wilayah utara bisa dimulai setelah lebaran ini,” katanya

  • Lebih dari 707.000 Siswa Terima KJP Plus, Ini Rinciannya

    Lebih dari 707.000 Siswa Terima KJP Plus, Ini Rinciannya

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I Tahun 2025 untuk bulan Februari akan dilakukan secara bertahap mulai 8 April 2025.

    Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sarjoko menyampaikan, jumlah penerima KJP Plus Tahap I tahun ini mencapai 707.622 peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.

    “Bantuan ini merupakan bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan seluruh anak usia sekolah dapat mengenyam pendidikan tanpa terbebani kendala biaya,” ujar Sarjoko, Kamis (10/4/2025).

    Baca: Pro kontra syarat penerima KJP Plus

    Adapun rincian dana personal yang diterima peserta didik penerima KJP Plus per bulan adalah sebagai berikut:

    • SD/SDLB/MI: Rp250.000

    • SMP/SMPLB/MTs: Rp300.000

    • SMA/SMALB/MA: Rp420.000

    • SMK: Rp450.000

    • PKBM: Rp300.000.

    Untuk peserta didik di sekolah swasta, diberikan tambahan dana SPP setiap bulan, mulai dari Rp130.000 hingga Rp290.000, tergantung jenjang pendidikan.

    “Dana personal maksimal Rp100.000 bisa dicairkan tunai setiap bulan. Sisanya digunakan untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan secara non tunai melalui KJP Plus,” katanya.

    Ia menjelaskan, khusus bagi penerima baru akan difasilitasi untuk pembukaan rekening, pencetakan buku tabungan, serta ATM. Setelah proses selesai, dana KJP akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing peserta didik.

    “Diharapkan, bantuan ini tidak hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik di Jakarta,” tandasnya.

    Baca: KJP dan KJMU akan ditarik jika penerimanya terbukti merokok

  • Tiga Taman di Jakarta Selatan Akan Direvitalisasi dan Dijadikan Taman Utama ASEAN

    Tiga Taman di Jakarta Selatan Akan Direvitalisasi dan Dijadikan Taman Utama ASEAN

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan merevitalisasi sejumlah taman di Jakarta Selatan, agar masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas di area taman secara maksimal.

    Selain itu, pengembangan ketiga taman tersebut juga menjadi sarana pendukung kantor Sekretariat ASEAN di Jakarta.

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan taman yang akan direvitalisasi antara lain adalah Taman Ayodia, Taman Langsat dan Taman Leuser.

    Pemprov DKI Jakarta akan membuat tiga taman ini Ayodia, Langsat dan Leuser menjadi taman utamanya ASEAN. Dan dalam jangka menengah panjang, tempat ini akan menjadi betul-betul sarana ibu kota ASEAN.

    “Kenapa itu kami lakukan? Karena fasilitas yang ada selama ini tidak dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya di Taman Leuser, Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/4/2025).

    Pramono Anung memastikan, nantinya ketiga taman tersebut akan terhubung dengan baik. Proses pembangunan ketiga taman itu akan menggunakan dana kompensasi dari kelebihan koefisien lantai bangunan (KLB) yang sudah tersedia.

    Baca: Rencana operasional taman hingga malam terus dimatangkan

    “Dari dana KLB, dananya sudah ada, sehingga dengan demikian saya mengharapkan pembangunan ini bisa dimulai pada pertengahan tahun ini,” kata Pramono.

    Pramono juga meminta agar desain renovasi taman disesuaikan dengan keinginan masyarakat. dengan begitu masyarakat benar-benar bisa memanfaatkan fasilitas taman sesuai dengan kebutuhannya, termasuk menyediakan fasilitas jogging track dan toilet.

    “Taman menjadi ramai memang karena masyarakat membutuhkan budaya untuk pergi ke taman. Mereka berekspresi, bersilaturahmi, ketemu kerabat, menyanyi, baca puisi, baca buku,” jelasnya.

    Pramono menargetkan, proses revitalisasi taman bisa dimulai pada pertengahan tahun ini dan ditargetkan rampung akhir tahun.

    Setelah pembangunan rampung, ketiga taman tersebut nantinya akan beroperasi selama 24 jam, dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar yang lebih mendukung dan kesiapan UMKM serta penataan parkir yang lebih baik.

    “Saya akan segera memulai keinginan untuk membuka 24 jam, salah satu yang dimulai dari taman ini. Ini adalah menjadi landmark awal Jakarta akan mempunyai taman yang dibuka 24 jam,” ucap Pramono.

    Baca: Taman-taman di Jakarta akan dihidupkan

     

    Pramono memastikan, kebijakan Pemprov DKI untuk mengoperasikan taman 24 jam akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat sekitar. Pramono tak ingin, aktivasi taman 24 jam justru menganggu ketenangan masyarakat.

    Untuk itu, pihaknya telah menginstruksikan jajarannya agar mengutamakan dialog dengan masyarakat sekitar dalam pelaksanaannya.

    “Kalau di sini gak ada pengaruh dan di sini kita sudah mulai ini. Walaupun dengan kondisi yang sekarang ini fasilitas yang masih belum direnovasi maksimal, sudah mulai 24 jam di sini,” kata dia.

    Dalam peninjauan ini, Pramono Anung juga mengunjungi Taman Eco Park Tebet. Setelah berdialog dengan masyarakat sekitar, ia menegaskan tak akan membuka operasional Taman Eco Park Tebet hingga 24 jam.

    “Taman Eco Park di Tebet bukan dibuka 24 jam, tapi akan dibuka sampai dengan jam 10 malam. Besoknya dibuka lagi jam 6 pagi,” tandasnya.

    Baca: Dua taman di Jakarta Timur akan dibuka 24 jam