Tag: jakarta

  • Cuaca Hari Ini: Termasuk Jakarta dan Jawa Barat, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Sedang Hingga Lebat

    Cuaca Hari Ini: Termasuk Jakarta dan Jawa Barat, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Sedang Hingga Lebat

    7cloud.asia – Sejumlah kota di Indonesia berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat termasuk Jakarta dan Jawa Barat pada Senin (30/06/2025).

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berintensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, Kalimantan Utara.

    Selain itu, hujan berintensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua dan Papua Selatan.

    Sedangkan hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur wilayah Sulawesi Tenggara dan Maluku.

    Tak hanya hujan lebat, BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi angin kencang yang melanda sejumlah wilayah yaitu Aceh, Bali, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sejumlah Wilayah di Jakarta Berpotensi Hujan Pagi Hingga Malam

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sejumlah Wilayah di Jakarta Berpotensi Hujan Pagi Hingga Malam

    7cloud.asia – Sejumlah wilayah di Jakarta berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada Selasa (01/07/2025) pagi hingga malam hari.

    Laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi pada pagi hari di hampir seluruh wilayah Jakarta kecuali Jakarta Pusat dan Jakarta Barat yang diprediksi berawan tebal.

    Siangnya hujan berintensitas ringan juga mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta. Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang berpotensi berawan.

    Selanjutnya pada malam hari, kondisi berawan tebal menyelimuti hampir seluruh wilayah Jakarta. Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang diprediksi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Sementara kota-kota lainnya di Indonesia juga berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Medan, Tanjung Pinang, Palembang, Bengkulu, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Mataram, Kendari, Ternate, Ambon, Manokwari, Jayawijaya dan Merauke.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Mamuju, Jayapura dan Sorong. Sedangkan hujan disertai petir Kota Pangkal Pinang, Tanjung Selor dan Nabire.

    BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Bali, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.

     

     

  • Perda tentang Ondel-ondel Sedang Dibahas: Angkat Martabat Seniman Ondel-ondel

    Perda tentang Ondel-ondel Sedang Dibahas: Angkat Martabat Seniman Ondel-ondel

    7cloud.asia – DPRD DKI Jakarta saat ini sedang menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang ondel-ondel, dan diharapkan Perda ini rampung pada momentum perayaan lima abad Jakarta pada 2027 mendatang.

    Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino berharap Pemprov DKI Jakarta dapat menyediakan ruang-ruang yang lebih luas bagi seniman ondel-ondel untuk menampilkan karya terbaiknya kepada publik.

    Dalam pernyataannya menjelang hari jadi Kota Jakarta ke-498, Wibi mengatakan, aturan tersebut disusun bukan untuk membatasi, melainkan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi ondel-ondel sebagai bagian dari budaya Betawi agar dapat tampil secara lebih terhormat dan profesional.

    “Ondel-ondel jangan hanya tampil di tempat-tempat terbatas. Ia bisa hidup lewat pagelaran budaya yang difasilitasi pemerintah dan juga didukung kebijakan yang melibatkan sektor swasta,” jelasnya.

    Wibi juga mendorong adanya pembinaan bagi para seniman ondel-ondel agar dapat meningkatkan kemampuan mereka. Dengan begitu, budaya Betawi bisa tampil lebih layak dan bermartabat di pentas nasional bahkan internasional.

    “Ke depannya, mereka bisa menjadi duta budaya, baik di negara-negara ASEAN maupun di seluruh dunia,” katanya.

    Baca: 10 Hotel bintang lima di Jakarta wajib tampilkan budaya Betawi

    Lebih lanjut, ia berharap, Jakarta dapat menyediakan ruang-ruang yang lebih luas bagi seniman ondel-ondel agar bisa menampilkan karya terbaik mereka kepada publik.

    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang penggunaan ondel-ondel sebagai alat untuk mengamen di jalanan. Penggunaan ondel-ondel dalam kegiatan mengamen dinilai tidak hanya melanggar Perda, tetapi juga merendahkan budaya Betawi.

    “Kita ingin ada lorong-lorong, koridor-koridor budaya di setiap sudut kota. Dengan begitu, pergerakan budaya akan sejalan dengan pergerakan masyarakat Jakarta,” tandasnya.

    Terpisah, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira mengungkapkan, rencana pembentukan peraturan daerah (Perda) tentang Ondel-Ondel bertujuan memperkuat Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi.

    Menurut Farah, Perda Pelestarian Kebudayaan Betawi kini telah berusia 10 tahun. Untuk itu, ia berharap, pembentukan aturan yang melarang penggunaan ondel-ondel untuk mengamen dapat menyelaraskan Perda tersebut dengan perkembangan zaman.

    “Ini momen yang pas karena tahun ini usianya 10 tahun. Kita bisa melihat tantangan zaman tentang bagaimana melindungi ondel-ondel sebagai simbol kehormatan dari budaya Betawi,” ujar Farah, Senin (30/6/2025).

    Baca: Delapan karya budaya Betawi diajukan sebagai Warisan Budaya Takbenda

    Farah menilai, pelarangan ondel-ondel untuk mengamen merupakan upaya melindungi simbol kebudayaan Betawi agar tidak disalahgunakan.

    “Sebagai penegasan dalam Perda, jika ditemukan adanya penggunaan simbol atau seni kebudayaan Betawi untuk tujuan yang bukan dasarnya, yaitu mempromosikan budaya Betawi, maka akan dikenakan sanksi,” tandasnya.

    Sejarah ondel-ondel
    Ondel-ondel yang saat ini dikenal sebagai boneka raksasa adalah bentuk pertunjukan seni khas Betawi yang sering ditampilkan dalam pesta rakyat.

    Ondel-ondel dibuat dari anyaman bambu yang disiapkan begitu rupa sehingga mudah dipikul dari dalamnya. Bagian wajah berupa topeng atau kedok, dengan rambut kepala dibuat dari ijuk.

    Wajah ondel-ondel laki-laki biasanya dicat dengan warna merah, sedangkan yang perempuan warna putih. Bentuk pertunjukan ini banyak persamaannya dengan yang ada di beberapa daerah lain.

    Dilansir di rumah belajar kemendikbud, ondel-ondel masuk ke Batavia atau Jakarta pada abad ke 17 saat pasukan Mataram menyerang VOC Batavia.

    Baca: Pramono Anung ingin jadikan Jakarta sebagai Kota Global Berbudaya

    Setelah VOC berhasil membakar lumbung-lumbung beras di sekitar Batavia, prajurit Mataram membalas dengan cara mencemari sungai Ciliwung yang menjadi kebutuhan air orang-orang di Batavia terutama VOC.

    Kemudian prajurit Ponorogo yang tergabung pasukan Mataram membuat Barongan raksasa berwajah seram yang dikeluarkan pada malam hari, pasukan VOC baik Pribumi dan dari Eropa masih percaya akan legenda-legenda folkore sehingga membuat takut, cemas dan khawatir.

    Dibuatnya Ondel-ondel ini memicu wabah penyakit masal di Batavia yang menyebabkan pasukan VOC dan Gubernur VOC Batavia J.P. Coen Meninggal akibat terkena wabah dan kecemasan.

    Sejak saat itu, Ondel-ondel turut digunakan warga Batavia terutama Betawi sebagai pengusir berbagai hal keburukan yang diawali dengan upacara rtiual.

    Di masa lalu, Ondel-ondel digunakan sebagai penolak bala dan penjaga kampung. Biasanya ia diarak saat ada pagebluk (wabah) yang melanda kampung, selametan, hajatan besar (Cap Go Meh, dll.) atau sedekah bumi setelah panen raya.

    Kata “ondel-ondel” menjadi lebih populer ketika Benyamin Sueb membawakan lagu “Ondel-ondel” pada tahun 1971 dalam irama gambang kromong yang digubah oleh Djoko Subagyo.

    Dewasa ini ondel-ondel biasanya digunakan untuk menambah semarak pesta-pesta rakyat, atau diarak untuk mengamen. Betapapun derasnya arus modernisasi, ondel-ondel masih bertahan dan menjadi penghias wajah kota metropolitan Jakarta.

    Baca: Kritik terhadap rencana Jakarta menjadi Kota Global

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta Berpotensi Hujan Siang dan Malam

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta Berpotensi Hujan Siang dan Malam

    7cloud.asia – Sebagian besar wilayah Jakarta berpotensi hujan  dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir pada Kamis (03/07/2025) siang dan malam.

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan berintensitas ringan berpotensi mengguyur hampir semua wilayah Jakarta pada siang hingga sore hari. Hanya wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu yang diprediksi berawan.

    Malamnya wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan. Wilayah Kepulauan Seribu berpotensi terjadi hujan disertai petir. Sedangkan wilayah lainnya diprediksi cerah berawan.

    Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi pula mengguyur sejumlah kota di Indonesia. Seperti Kota Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Kondisi cyaca serupa berpeluang terjadi di Kota Serang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Pontianak, Palangkaraya, Palu, Kendari, Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari dan Jayapura.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Semarang, Tanjung Selor, Mamuju, Nabire, Jayawijaya dan Merauke. Sementara Kota Bandung, dan Banjarmasin berpotensi terjadi hujan disertai petir.

     

  • Cuaca Hari Ini: Siang dan Sore, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siang dan Sore, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi seluruh wilayah Jakarta berpotensi hujan berintensitas ringan hingga hujan disertai petir pada Jumat (04/07/2025) siang dan sore.

    Dalam laman resmi BMKG, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi pada pagi hari di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

    Sementara wilayah lainnya diprediksi berawan tebal. Malam harinya BMKG memprediksi seluruh wilayah Jakarta berawan tebal.

    Untuk wilayah lainnya di Indonesia, BMKG memprediksi hujan berintensitas sedang hingga lebat di Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat.

    Wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku juga berpotensi terjadi hujan denga intensitas sedang hingga lebat.

    Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula terjadi di wilayah Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

    Sedangkan hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur wilayah Bali dan Sulawesi Selatan.

    BMKG juga mengajak masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Jawa Barat, Jawa Timur dan Kepulauan Riau.

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Siang Hingga Malam

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Siang Hingga Malam

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur seluruh wilayah Jakarta pada Minggu (06/07/2025) siang hingga malam.

    Dalam laman resmi BMKG, potensi hujan berintensitas ringan juga terjadi di Kepulauan Seribu pada pagi hari. Sedangkan wilayah lain di Jakarta diprediksi berawan hingga berawan tebal.

    Hujan dengan intensitas ringan juga diprediksi terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Pangkal Pinang, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya.

    Selain itu hujan dengan intensitas ringan juga diprediksi terjadi di Kota Manado, Gorontalo, Palu, Makassar, Ambon, Ternate, Manokwari, Nabire dan Jayawijaya.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Mamuju, Kendari, Sorong dan Merauke.

    Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung dan Banjarmasin.

    BMKG juga mengimbu masyarakat mewaspadai terhadap banjir rob yang berpotensi melanda sejumlah wilayah pesisir di Indonesia.

    Banjir rob antara lain berpotensi terjadi di pesisir Sumatera Barat, pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah dan pesisir Nusa Tenggara Timur.

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Jawa Barat dan Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Hingga Sangat Lebat

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Jawa Barat dan Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Hingga Sangat Lebat

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur Jawa Barat dan sejumlah wilayah di Indonesia pada Senin (7/7/2025).

    Dilansir di laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi pula mengguyur wilayah Sulawesi Barat, Maluku Utara dan Papua.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, Jakarta, Jawa Timur.

    Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpotensi mengguyur wilayah Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku.

    Sejumlah daerah di Papua, seperti Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan juga berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat.

    BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Bali, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kepulauan Riau, Maluku dan Nusa Tenggara Timur.

  • Cuaca Hari Ini: Jakarta Waspada! Siang Hingga Malam Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Jakarta Waspada! Siang Hingga Malam Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan berintensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur seluruh wilayah Jakarta pada Selasa (08/07/2025) siang hingga malam.

    Dalam laman BMKG, pada pagi hari cuaca seluruh wilayah Jakarta diprediksi cerah dan berawan tebal.

    Untuk kota-kota lain di Indonesia BMKG memprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir. Hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang.

    Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula terjadi di Kota Pangkal Pinang, Serang, Semarang, Palu, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire dan Jayawijaya.

    Baca: Awal musim kemarau 2025 dipastikan mundur

    Sementara hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Tanjung Selor, Mamuju, Kendari, Jayapura dan Merauke.

    Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Pekanbaru, Bandar Lampung dan Pontianak.

    BMKG juga mengajak masyarakat waspada terhadap potensi banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Sumatera Barat, pesisir Kepulauan Bangka Belitung.

    Selain itu, banjir rob juga berpotensi melanda pesisir utara Tangerang, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, pesisir Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

    Baca: Waspadai banjir rob di Jakarta dalam dua hari ini

     

     

  • Penerapan Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Akan Diujicobakan Tahun 2025

    Penerapan Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Akan Diujicobakan Tahun 2025

    7cloud.asia – Penerapan program sekolah gratis di 40 sekolah swasta di Jakarta akan mulai diuji-cobakan tahun ini.

    Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian menyampaikan program ini ditujukan bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri, dengan menempatkan mereka di sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan Pemprov DKI.

    Dilansir di beritajakarta.id, sekolah negeri yang ada di Jakarta hanya mampu menyerap sekitar 40 hingga 60 persen siswa. Sisanya harus ditampung di sekolah swasta.

    “Karena itu, pelibatan sekolah swasta menjadi alternatif solusi, apalagi secara keseluruhan jumlah sekolah swasta dan negeri sebenarnya sudah mencukupi kebutuhan siswa di Jakarta,” ujar Justin, Rabu (9/7/2025).

    Baca: Anggaran program sekolah swasta gratis di Jakarta

    Ia menjelaskan, skema uji coba sekolah swasta gratis akan dilakukan dengan sistem kuota bangku di masing-masing sekolah swasta.

    “Misalnya, satu sekolah swasta memiliki 500 bangku, maka mungkin akan disiapkan 20 bangku terlebih dahulu untuk uji coba. Karena ini menyangkut sistem pembayaran dari Pemprov, pelaksanaannya tentu tidak bisa langsung berjalan mulus,” katanya.

    Justin menekankan, skema kuota ini dirancang agar tidak mengganggu sistem keuangan sekolah.

    “Jadi, untuk tahap awal hanya beberapa bangku yang disiapkan, sebagai bagian dari uji coba. Jika program ini berjalan dengan baik, ke depannya jumlah bangku bisa ditambah secara bertahap,” tuturnya.

    Terkait payung hukum, Justin menyebut saat ini pelaksanaan uji coba masih mengacu pada Keputusan Gubernur (Kepgub), sambil menunggu revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) yang sedang dibahas oleh DPR.

    Baca: DPRD DKI Jakarta siapkan payung hukum program sekolah swasta gratis

    Anak-anak yang tidak lolos SPMB, terutama yang memiliki nilai sama, akan diprioritaskan berdasarkan domisili. Jika jarak rumah ke sekolah sama, barulah dilihat dari faktor usia.

    ”Jadi tetap ada kualifikasi untuk siswa penerima program sekolah swasta gratis,” tandasnya.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menjelaskan bahwa rencana 40 sekolah swasta akan menampung 14.905 peserta didik.

    Adapun, total anggaran yang dibutuhkan untuk program sekolah swasta gratis yang rencananya dimulai pada Juli 2025 diperkirakan mencapai Rp2,3 triliun.

    Dilansir Antaranews.com, Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan segera mengundang 40 sekolah swasta yang terdaftar dalam program sekolah gratis untuk menjelaskan terkait mekanisme sekolah gratis di Jakarta.

  • Saringan Sampah TB Simatupang Jadi Titik Awal Kelancaran Aliran Sungai Ciliwung

    Saringan Sampah TB Simatupang Jadi Titik Awal Kelancaran Aliran Sungai Ciliwung

    7cloud.asia – Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta memenyiagakan semua petugas dan memperkuat penanganan sampah di seluruh badan air di lima wilayah di Jakarta.

    Langkah ini dilakukan sebagai upaya menanganin dampak banjir di sejumlah titik aliran Sungai Ciliwung dan 12 sungai lainnya yang melintasi Jakarta.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, pihaknya telah menyiagakan para pasukan oranye di titik-titik rawan untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah di sejumlah titik.

    Penumpukan sampah ini berpotensi menimbulkan efek bendung pada aliran sungai dan memperparah dampak banjir.

    Ia menyampaikan, penanganan sampah dilakukan dari hulu ke hilir aliran sungai, yakni dimulai di Saringan Sampah TB Simatupang (SSTBS) sebagai saringan awal sampah sebelum masuk ke tengah kota.

    Baca: Proyek normalisasi Sungai Ciliwung segera dilanjutkan

    Sebaran sampah di lokasi seperti Jembatan Pelangi Kalibata, Jembatan Kampung Melayu hingga Banjir Kanal Barat (BKB) Season City bisa diantisipasi dengan baik.

    “Sehingga aliran air menuju laut bisa lancar tanpa adanya efek bendung sampah,” ujar Asep, Jumat (11/7/2025) seperti dilansir beritajakarta.id

    Ia menjelaskan, keberadaan Saringan Sampah TB Simatupang sebagai upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mengembalikan fungsi ekosistem Sungai Ciliwung yang melewati wilayah Jakarta dengan mengurangi sampah yang masuk ke dalam kota.

    Sebelum Saringan Sampah TB Simatupang beroperasi, kerap terjadi penumpukan sampah di Jembatan Pelangi Kalibata, Jembatan Kampung Melayu, dan Pintu Air Manggarai yang kemudian memicu menghambat aliran air.

    Asep menambahkan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengerahkan lebih dari 5.000 personel di seluruh wilayah Jakarta saat operasi siaga banjir.

    Baca: Rehabilitasi daerah aliran sungai Bekasi dan Sungai Ciliwung

    Dalam penanganan sampah akibat banjir di Jakarta, kesiapsiagaan para personel ini menjadi kunci dalam mengurangi dampak banjir akibat penyumbatan sampah.

    “Begitu air rob surut, air banjir langsung menggelontor ke laut tanpa terhalang efek bendung sampah,” katanya.

    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan, penyebab terjadinya banjir relatif tinggi dan lama surut di Jakarta karena terjadi bersamaan tiga faktor yaitu banjir kiriman, curah hujan yang tinggi di dalam kota dan naiknya air pasang (rob).

    Pramono menekankan, pentingnya koordinasi lintas instansi agar langkah antisipatif berjalan efektif dengan keselamatan warga sebagai prioritas utama. Selain itu, ia meminta seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta dan petugas di lapangan agar bekerja dengan penuh empati.

    “Saya mengapresiasi kepada para petugas di lapangan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan banjir Jakarta. Tugas ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan hati,” tandasnya.

    Baca: Banjir Jabodetabek dipicu perubahan iklim dan tata ruang yang amburadul