Tag: jakarta

  • Pemprov DKI Jakarta Galakkan Pembangunan Septic Tank Komunal

    Pemprov DKI Jakarta Galakkan Pembangunan Septic Tank Komunal

    7cloud.asia – Peletakan batu pertama (groundbreaking) septic tank komunal terintegrasi teknologi tepat guna biogas & septic tank skala rumah tangga dilakukan di Rusunami Bidara Cina, Jakarta Timur, Senin (28/7).

    Program septic tank komunal ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menuntaskan permasalahan buang air besar sembarangan (BABS), terutama di wilayah padat penduduk.

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, meskipun angka BABS di Jakarta relatif lebih rendah dibandingkan daerah lain, kondisi ini tetap menjadi perhatian bagi Pemprov DKI.

    “Persoalan buang air besar sembarangan ini masih menjadi persoalan yang mendapatkan perhatian Pemerintah Balai Kota, Pemerintah Jakarta,” ujar Pramono.

    Pembangunan tangki septik di wilayah Jakarta Timur ini bekerja sama dengan ahli biogas. Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya kepada berbagai pihak yang terlibat dalam penyelesaian masalah BABS ini, termasuk dalam penggunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

    Baca: Pembangunan septic tank komunal di Kelurahan Cikoko Pancoran

    “Yang seperti ini, partisipasi CSR, siapapun yang terlibat kami mengucapkan terima kasih karena ini betul-betul sesuatu yang mendasar yang menyangkut kebutuhan orang, menyangkut apa yang sehari-hari dibutuhkan masyarakat,” katanya.

    Pramono berharap melalui pembangunan tangki septik ini juga akan membantu mengubah perilaku masyarakat agar menjaga kebersihan dan kesehatan dengan tidak lagi membuang air besar sembarangan.

    Dia juga meyakini Jakarta secara perlahan akan menjadi lebih baik dengan perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan.

    “Program ini Pemerintah DKI Jakarta memberikan support dan dukungan sepenuhnya dan mudah-mudahan dengan cara yang seperti ini akan menyelesaikan persoalan BABS yang ada di berbagai tempat,” jelas Pramono.

    Pramono berjanji, akan meminta seluruh Wali Kota untuk melaporkan dan menyelesaikan permasalahan BABS, terutama di daerah-daerah padat penduduk.

    Baca: Upaya menangani kawasan kumuh di Jakarta

    Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin menyampaikan, peletakan batu pertama pembangunan septic tank komunal terintegrasi teknologi tepat guna biogas dan septic tank skala rumah tangga ini juga dilakukan sejumlah lokasi lainnya.

    Beberapa lokasi tersebut antara lain Rawa Bunga, Rambutan, Pekayon, Pinang Ranti, Cipinang Melayu, Penggilingan, Kayu Manis, Cipinang, dan Kelurahan Klender.

    “Jadi ada 10 titik dan totalnya itu, dari 10 titik itu bisa mengentaskan 921 KK, jiwanya itu 2.936 jiwa. Dan ini ada yang modelnya pake biogas, ada yang pake septic tank komunal tapi pribadi. Itu yang dibantu juga dengan CSR,” jelas Munjirin.

    Pembangunan tangki septik komunal ini menggunakan dana swadaya masyarakat, dana CSR, maupun dibangun oleh pemerintah.

    Munjirin mengakui, masih terdapat banyak masyarakat di pemukiman padat di wilayahnya yang melakukan BABS. Karena itu, pihaknya secara bertahap akan menyelesaikan masalah ini.

    “Jakarta Timur itu masih cukup banyak, makanya kita cicil dari sekarang,” tandasnya.

    Baca: Dana abadi perumahan untuk atasi kawasan kumuh di perkotaan

    Munjirin mengatakan, keberadaan 10 lokasi tangki septik itu bisa mengatasi buang air besar sembarangan (BABS) sebanyak 921 Kepala Keluarga atau sekitar 2.936 jiwa.

    Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Herwin Meifendy mengatakan, sebanyak 27 dari 65 kelurahan saat ini sudah dinyatakan bebas Open Defecation Free (ODF) atau BABS.

    “Saat ini warga yang BABS ke kali jumlahnya semakin berkurang. Apalagi, sejak digencarkan program tangki septik komunal,” ungkapnya.

    Ia merinci, pembangunan tangki septik komunal di Rusunami Bidara Cina menyasar 688 KK atau 2.064 jiwa; Kelurahan Rawa bunga 37 KK atau 77 jiwa, dan di Kelurahan Rambutan berjumlah 45 KK atau 227 jiwa.

    Selanjutnya, di Kelurahan Pekayon ditargetkan dapat mengatasi BABS sebanyak 58 KK atau 189 jiwa; Pinang Ranti dan Cipinang Melayu 10 KK atau 40 jiwa; dan Kelurahan Penggilingan 13 KK atau 54 jiwa

    “Untuk di Kelurahan Kayumanis julah sasaran mencapai 10 KK atau 45 jiwa; Kelurahan Cipinang sembilan KK atau 36 jiwa; dan Kelurahan Klender ada 51 KK atau 239 jiwa,” tandasnya.

    Baca: Lonjakan migrasi pencari kerja picu kawasan kumuh di Jakarta

     

  • Ketimpangan dan Angka Kemiskinan di Jakarta Meningkat, Ini Jurus Pemprov untuk Mengatasinya

    Ketimpangan dan Angka Kemiskinan di Jakarta Meningkat, Ini Jurus Pemprov untuk Mengatasinya

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merespons serius kenaikan angka kemiskinan dan ketimpangan (rasio gini) berdasarkan laporan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS).

    Data BPS menunjukkan angka kemiskinan di Jakarta per Maret 2025 mencapai 4,28 persen, naik dari 4,14 persen pada September 2024. Ini kali pertama angka kemiskinan di Jakarta naik sejak pandemi Covid-19.

    Sementara rasio gini atau tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Jakarta menjadi yang tertinggi dibandingkan provinsi lain.

    Pada Maret 2025 angkanya mencapai 0,441, meningkat jika dibandingkan September 2024 yang berada di 0,431. Rasio gini di Jakarta juga lebih tinggi dari angka nasional yang berada di 0,375.

    Lebih lanjut, laporan BPS juga mencatat bahwa proporsi pengeluaran 40 persen masyarakat terbawah hanya sebesar 16,12 persen, menunjukkan ketimpangan tinggi sesuai klasifikasi Bank Dunia.

    Baca: Jumlah penduduk miskin di Indonesia capai 23,85 juta orang

    Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menyebut kondisi ini mencerminkan pemulihan ekonomi yang belum inklusif.

    Peningkatan jumlah pekerja informal dan tekanan inflasi turut memperlebar jurang ketimpangan sosial.

    “Beban ekonomi makin berat dirasakan oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Kami akan mengambil tujuh langkah cepat untuk mengatasi kemiskinan baru dan menekan ketimpangan,” ujar Suharini di Balai Kota Jakarta, pada Senin (28/7/2025).

    Dilansir jakarta.go.id, Suharini merinci tujuh langkah strategis yang akan ditempuh Pemprov DKI Jakarta dalam menangani kemiskinan, yaitu:

    Memperluas dan memperkuat bantuan sosial, dengan menyasar kelompok hampir miskin dan masyarakat yang baru jatuh miskin akibat tekanan ekonomi.

    Baca: Jakarta harus bekerja keras untuk turunkan angka kemiskinan dan ketimpangan

    Mengendalikan inflasi pangan dan energi, melalui intervensi harga pasar, subsidi ongkos distribusi, serta memperkuat cadangan pangan strategis.

    Mendorong penciptaan kerja formal, termasuk perluasan program padat karya, pelatihan keterampilan digital, penguatan UMKM, dan kemitraan dengan sektor swasta.

    Meningkatkan akses terhadap hunian dan layanan dasar, dengan menyediakan hunian terjangkau dan subsidi untuk listrik, transportasi publik, serta pendidikan.

    Memberikan insentif kepada pelaku usaha yang mempekerjakan kelompok rentan, serta memperluas layanan publik di wilayah padat penduduk.

    Baca: Jakarta targetkan angka kemiskinan turun kurang dari 3 persen pada 2029

    Membangun fondasi dan menyusun indikator untuk menjawab kebutuhan konkret warga, seperti penyediaan infrastruktur dasar, pengembangan ekonomi hijau, serta penguatan akses terhadap pendidikan dan kesehatan.

    Mewujudkan Jakarta Fund untuk memperkuat investasi yang mendukung perekonomian Jakarta.

    “Fokus kami bukan hanya menurunkan angka kemiskinan, tetapi juga mempersempit kesenjangan. Kami ingin memastikan pertumbuhan ekonomi Jakarta lebih merata dan adil,” tambah Suharini.

    Ia juga menandaskan, Pemprov DKI Jakarta terus berkomitmen untuk memperkuat sinergi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah pusat, lembaga filantropi, dan dunia usaha, guna menciptakan perlindungan sosial yang adaptif dan penciptaan kerja yang berkelanjutan.

    Baca: Standar kemiskinan BPS sudah saatnya diubah

  • Warga Eks Kampung Bayam, Jakarta Utara Tandatangani Kontrak Unit HPPO JIS

    Warga Eks Kampung Bayam, Jakarta Utara Tandatangani Kontrak Unit HPPO JIS

    7cloud.asia – Sebanyak 41 perwakilan warga eks Kampung Bayam, Jakarta Utara sepakat untuk menandatangani kontrak dan bersedia pindah ke unit Hunian Pekerja Pendukung Operasional (HPPO) Jakarta International Stadium (JIS).

    Kesepakatan ini dilakukan setelah Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menggelar sosialisasi kontrak sewa hunian, penandatanganan kontrak dan serah terima kunci HPPO JIS di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Selasa (29/7/2025).

    Direktur Bisnis dan Operasional PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro), I Gede Adnyana T mengatakan, tahapan proses ini memang lebih lama dari perkiraan sebelumnya yakni pada Mei 2025 lalu.

    “Kemarin prosesnya turun naik segala macam, karena kita ingin semua aman memenuhi aspek good coorporate goverment (GCG). Karena rasa sayang, jangan sampai semua diburu-buru tapi akhirnya, ending-nya jelek,” kata Adi.

    Ditegaskan Adi, setelah tahapan kajian aspek GCG ini rampung pihaknya bisa memberikan tujuh jaminan kepada warga.

    Pertama mereka dapat menghuni HPPO JIS mulai hari ini setelah menandatangani kontrak dan melalui proses pengundian unit.

    Baca: Penuhi aspek legal eks warga Kampung Bayam bisa seger huni Rusun

    Kedua, pihaknya akan menerima warga eks Kampung Bayam tinggal di HPPO JIS yang ingin bekerja sebagai pegawai JIS selama sesuai ketentuan berlaku dan kebutuhan lapangan kerja. Contohnya, bidang pekerjaan yang bisa diberikan di antaranya gardener dan cleaning service.

    Ketiga, selama enam bulan ke depan hingga 31 Desember mendatang ditetapkan menjadi masa grass periode. Selama masa grass periode itu mereka bisa tinggal di HPPO JIS tanpa ditagih bayaran.

    Keempat, selama mereka tinggal dalam masa grass periode itu dipastikan bukan sebagai utang. Kemudian kelima, Adi menegaskan pihaknya akan menjadikan komitmen bersama ini lebih baik.

    Keenam, Adi mengatakan hasil yang bisa didapat oleh warga eks Kampung Bayam seperti urban farming dan beternak diperuntukkan bagi mereka.

    Lalu yang ketujuh, Jakpro akan membantu distribusi berbagai produk hasil warga eks Kampung Bayam ke BUMD lainnya.

    Dilanjutkan Adi, sebelum masa grass periode berakhir pihaknya bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta untuk membahas kelanjutan regulasi HPPO JIS.

    Baca: Persiapan hunian Kampung Bayam masuki tahap akhir

    Sebab, setelah masa grass periode berakhir pengelolaan HPPO JIS akan diserahkan PT Jakpro ke Dinas PRKP DKI Jakarta.

    Menurut Adi, berdasar SK Wali Kota Jakarta Utara tahun 2022 tentang verifikasi warga eks Kampung Bayam keseluruhan terdapat 126 KK.

    Meski belum semua warga menandatangani, Adi mengaku akan terus melakukan pendekatan dan mencari titik temu sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

    “Semua, nggak ada yang ditinggalin. Tidak ada satupun warga eks Kampung Bayam yang akan ditinggal, siapa pun itu dengan pemikiran apapun, kita akan rangkul,” imbuhnya.

    Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat menegaskan, akan memastikan seluruh proses berjalan baik dan tidak sampai ada yang merasa dirugikan.

    Baca: Mencari penyelesaian relokasi warga eks Kampung Bayam

    Selain menerima tujuh hak yang disebutkan pihak Jakpro, Hendra menyatakan akan membantu proses pemindahan sekolah anak warga eks Kampung Bayam dan mengupayakan layanan kesehatan bagi warga.

    “Sebagai wali kota, saya akan memastikan warga eks Kampung Bayam sebagai warga saya mendapat haknya sesuai yang dijanjikan,” tegasnya.

    Salah seorang warga eks Kampung Bayam, Shirley Aplonia mengaku bersedia menandatangani kontrak lantaran merasa aspirasinya sudah diakomodir Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Proses penetapan yang telah dijalani pun sudah melalui dialog bersama warga.

    Kemudian, ada sejumlah warga eks Kampung Bayam yang sudah diterima bekerja di JIS sebagai cleaning service.

    Karena itu, ia bersama warga eks Kampung Bayam yang total berjumlah 41 Kepala Keluarga (KK) bersedia menandatangani kontrak dan mengambil undian unit HPPO JIS.

    “Di Rusun Nagrak ada 35 KK dan di Rusun Rorotan ada enam KK. Iya semua sudah jelas menerima,” tandasnya.

    Baca: Cara warga Rusun Marunda bincangkan masalah kota

  • Cuaca Hari Ini: Musim Kemarau, Potensi Hujan Masih Ada di Sejumlah Kota Termasuk Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Musim Kemarau, Potensi Hujan Masih Ada di Sejumlah Kota Termasuk Jakarta

    7cloud.asia – Sebagian wilayah di Indonesia saat ini tengah memasuki musim kemarau. Namun, masih ada potensi hujan yang terjadi di sejumlah kota pada Kamis (31/07/2025), termasuk Jakarta.

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), selain Jakarta, hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Jambi, Palembang, Bandar Lampung.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi pula terjadi di Kota Serang, Jakarta, Tanjung Selor, Pontianak, Palu, Makassar, Ternate, Ambon, Sorong, Nabire, Manokwari dan Jayawijaya. Sementara hujan berintensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Mamuju.

    BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai adanya potensi angin kencang di wilayah Aceh, Bali, Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur.

    Tak hanya angin kencang, BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir  Kalimantan Tengah dan pesisir Papua Selatan.

     

     

     

  • Pemprov DKI Jakarta Akan Tata Sungai Ciliwung dan Dioptimalkan Jadi Ruang Publik

    Pemprov DKI Jakarta Akan Tata Sungai Ciliwung dan Dioptimalkan Jadi Ruang Publik

    7cloud.asia – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penataan kawasan Sungai Ciliwung, tepatnya di Kanal Banjir Barat agar bisa dioptimalkan menjadi ruang publik.

    Hal ini disampaikannya usai melakukan kegiatan susur Sungai Ciliwung di Kanal Banjir Barat sepanjang kurang lebih tiga kilometer, mulai dari Pintu Air Manggarai hingga Stasiun BNI City di Jakarta Pusat, Kamis (31/7/2025).

    Pramono Anung ingin aliran sungai di kawasan ini ditata lebih rapi dan indah agar bisa dinikmati masyarakat sekaligus sebagai tempat rekreasi.

    “Saya meminta kepada jajaran terkait, terutama Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup, untuk sepanjang sungai ini nanti dirapikan, dikelola, dan dijadikan tempat orang bisa menikmati, misalnya malam Sabtu, malam Minggu-nya di tempat ini,” ujar Pramono.

    Penataan di sepanjang sungai akan dilakukan dengan penghijauan dan juga perbaikan pedestrian. Ia juga mengungkapkan adanya perencanaan untuk pembangunan penyeberangan khusus jalur sepeda di lokasi tersebut.

    Baca: Pemprov DKI Jakarta segera lanjutkan proyek normalisasi Kali Ciliwung

     

    “Saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air dan nanti dikoordinasikan dengan Pertamanan untuk membuat vertical garden,” kata dia.

    Pengelolaan kawasan ini nantinya akan dilakukan oleh Jakarta Experience Board (JXB). Selanjutnya Pramono Anung meminta agar rencana penataan dipresentasikan terlebih dahulu kepada Wakil Gubernur, guna memastikan penataan dilakukan dengan baik.

    “Karena apapun ini kan tempat premiumnya Jakarta, sehingga perlu diatur secara baik,” tambahnya.

    Pramono meyakini, dengan berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membuat berbagai kawasan di Jakarta semakin menarik baik bagi masyarakatnya maupun wisatawan.

    Pemantauan langsung kondisi sungai yang menjadi salah satu sistem drainase Jakarta ini sekaligus mengevaluasi fungsi pengendalian banjir ibu kota.

    Baca: Daerah Aliran Sungai Ciliwung dalam kondisi kritis

    Pramono Anung mengatakan, lokasi ini juga memiliki peran vital dalam mengontrol aliran air saat curah hujan tinggi.

    “Pengaturan salah satunya adalah di tempat ini. Di sini ada pintu Manggarai, ada pintu Setiabudi, ada juga pintu KPK, dan sebagainya. Pada waktu itu ketika terjadi misalnya ada air naik di Rasuna Said, kontrolnya itu dari sini,” jelas Pramono.

    Pramono memastikan, Pemprov DKI Jakarta juga sudah menyiapkan antisipasi dan upaya penanganan jika terjadi curah hujan tinggi.

    Dalam kesempatan ini, Gubernur mengajak masyarakat agar meningkatkan kesadarannya dalam merawat dan menjaga sungai untuk mengantisipasi terjadinya banjir.

    “Mudah-mudahan persiapan yang lebih baik ketika seperti ini mempersiapkan bagi instalasi terkait terutama Dinas Sumber Daya Air, Lingkungan Hidup, Pertamanan dan sebagainya untuk bersiap-siap kalau ada banjir lagi seperti kemarin,” tandasya.

  • Pernah Tiga Kali Mengalami Kebakaran, Revitalisasi Pasar Taman Puring Harus Didasarkan pada Evaluasi Menyeluruh

    Pernah Tiga Kali Mengalami Kebakaran, Revitalisasi Pasar Taman Puring Harus Didasarkan pada Evaluasi Menyeluruh

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan merevitalisasi Pasar Taman Puring yang mengalami kebakaran pada Senin (28/7/2025) yang menghanguskan sekitar 500 kios yang ada di sana.

    Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo mendukung, langkah Pemprov DKI Jakarta untuk merevitalisasi Pasar Taman Puring pascakebakaran ini

    Ia menegaskan, Pasar Taman Puring memiliki nilai ekonomi, sosial dan sejarah yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat sekitar.

    Namun Rio mengingatkan, revitalisasi tidak cukup hanya membangun ulang. Harus ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan, terutama instalasi kelistrikan dan mitigasi kebakaran.

    Rio mengingatkan bahwa Pasar Taman Puring telah tiga kali mengalami kebakaran besar. Kebakaran pertama pada 2002 menghanguskan 580 kios milik 370 pedagang, disusul insiden serupa pada 2005 yang membakar 80 kios, dan terakhir pada 2025 yang menghanguskan sekitar 500 kios.

    Baca: Pasar Baru akan kembali menjadi simbol Jakarta

    “Pemprov harus segera mengaudit instalasi listrik di seluruh pasar tradisional dan memastikan alat pemadam api ringan (APAR) tersedia di setiap blok. Kami bahkan telah mendorong program APAR mandiri di tingkat RT/RW, termasuk alokasi anggaran khusus untuk itu,” jelasnya.

    Rio juga mendorong Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk memperkuat Satgas Kebakaran di 267 kelurahan, termasuk rutin mengadakan pelatihan dan simulasi kebakaran bagi warga pasar.

    Edukasi tentang bahaya korsleting listrik dan penggunaan kompor juga dinilai penting, terutama di wilayah padat seperti Taman Puring. Ke depan, Sambung Rio, Pemprov DKI perlu menyusun masterplan pencegahan kebakaran yang lebih terintegrasi.

    “Ini mencakup relokasi strategis pasar-pasar rawan kebakaran, pembangunan sistem deteksi dini, dan kolaborasi dengan PLN untuk pemutakhiran jaringan listrik,” tandasnya.

    Baca: Wajah baru Blok M usai direvitalisasi

    Sejarah Pasar Taman Puring
    Dikutip dari situs Pemprov DKI Jakarta, Pasar Taman Puring adalah salah satu pusat perbelanjaan legendaris di Jakarta Selatan selama lebih dari enam dekade. Kisah Pasar Taman Puring bermula pada awal 1960-an.

    Kawasan itu dahulu hanya lapak-lapak liar tempat opelet mangkal dan pedagang pikulan menjajakan barang bekas.

    Baru pada 1983, Gubernur DKI Jakarta Soeprapto, secara resmi menetapkan kawasan ini sebagai lokasi pasar tradisional sekaligus taman terbuka hijau.

    Pasar ini dibangun untuk menampung para pedagang barang bekas yang sebelumnya berjualan secara sembarangan di pinggir jalan.

    Nama Taman Puring kemudian mulai dikenal masyarakat. Nama ini merujuk pada keberadaan taman dan pohon-pohon puring yang kala itu menghiasi lingkungan sekitar. Pasar ini kemudian dikenal sebagai pusat perdagangan barang dengan harga murah.

    Baca: Perdagangan di Pasar Tanah Abang makin sepi

    Pasar ini pun sempat menarik perharian karena ada praktik ilegal. Pada era 1980 hingga 1990-an Pasar Taman Puring sempat mendapat cap sebagai pasar gelap dan pasar tadahan.

    Berbagai barang curian, elektronik selundupan, hingga onderdil kendaraan ilegal dijual bebas di sini, sering kali tanpa pengawasan ketat.

    Pada 1997–1998, saat krisis moneter melanda Indonesia, jumlah pedagang melonjak drastis. Ribuan warga yang terkena PHK memilih berdagang di Taman Puring. Pemerintah DKI mencoba menata dengan sistem pasar tunggu.

    Sistem ini membuat para pedagang bisa membuka lapak pada hari Sabtu dan Minggu menggunakan tenda darurat.

    Kondisi ini membuat kawasan Taman Puring semrawut. Pada 8 Januari 1999, Pemprov DKI melakukan penertiban besar-besaran dan memindahkan sebagian pedagang ke pasar lain, seperti Pasar Pondok Indah dan Pasar Kebayoran Lama.

    Baca: Kawasan Kebayoran Lama akan ditataulang

    Pada 2022, sebuah kebakaran besar menghantam Pasar Taman Puring. Bangunan pasar dan ratusan kios luluh lantak.

    Setelah kebakaran itu, Pemprov DKI Jakarta melakukan penataan ulang pasar yang lebih modern. Dibuat gedung dua lantai, fasilitas sanitasi, parkir, dan sistem zonasi komoditas. Lebih dari 700 kios ditata rapi.

    Setelah pembangunan ulang itu, Pasar Taman Puring menjelma menjadi surga bagi pencari sepatu. Merek Adidas, Nike, Converse, hingga Timberland versi tiruan ditawarkan dengan harga murah.

    Tidak hanya sepatu, pengunjung juga bisa menemukan aksesori kendaraan, pakaian militer bekas, tas branded KW, jam tangan, alat olahraga, hingga onderdil mobil antik. Banyak reseller online berbelanja dari sini dan menjual kembali barang di lokapasar.

     

  • Cuaca Hari Ini: Sebagian Wilayah Jakarta Bakal Hujan di Pagi Hari

    Cuaca Hari Ini: Sebagian Wilayah Jakarta Bakal Hujan di Pagi Hari

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofiska (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan akan terjadi di sebagian wilayah Jakarta pada Sabtu (02/08/2025) pagi.

    Laman resmi BMKG menyebut hujan berintensitas ringan diprediksi terjadi pada pagi hari di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Sementara wilayah lainnya diprediksi cerah berawan dari pagi hingga malam hari.

    Potensi hujan dengan intensitas ringan terjadi pula di Kota Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Bandung, Denpasar, Kupang, Palangkaraya, Samarinda, Tanjung Selor.

    Kondisi cuaca seperti ini berpotensi juga terjadi di Kota Kendari, Ambon, Ternate, Manokwari, Nabire, Jayapura dan Jayawijaya.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Mamuju dan Merauke. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Banjarmasin, Pontianak dan Palu.

    BMKG juga mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan.

    Tak hanya angin kencang, BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai banjir rob yang melanda pesisir utara Jakarta.

     

     

     

     

     

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Empat Kota Ini Berpotensi Hujan Disertai Petir

    Cuaca Hari Ini: Empat Kota Ini Berpotensi Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur sejumlah kota di Indonesia pada Minggu (03/08/2025).

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ada empat kota yang berpotensi dilanda hujan disertai petir, yaitu Kota Bengkulu, Pangkal Pinang, Pontianak dan Banjarmasin.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Palu dan Sorong. Kemudian hujan dengan intensitas lebat berpotensi mengguyur Kota Mamuju.

    Sedangkan hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Medan, Tanjung Pinang, Palembang, Bandar Lampung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Mataram, Palangkaraya, Samarinda, Tanjung Selor.

    Kota Kendari, Ternate, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayawijaya dan Merauke juga berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Untuk wilayah Jakarta, BMKG memprediksi seluruh wilayah berpeluang hujan dengan intensitas ringan pada siang hari. Kemudian pada pagi dan malam hari seluruh wilayah Jakarta diprediksi cerah dan berawan.   

     

     

  • Tarif Rp80 untuk Semua Moda Transportasi Publik di Jakarta pada 17 Agustus 2025

    Tarif Rp80 untuk Semua Moda Transportasi Publik di Jakarta pada 17 Agustus 2025

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerapkan tarif khusus Rp80 untuk seluruh moda transportasi publik Jakarta pada HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2025.

    Moda transportasi publik yang termasuk dalam program ini adalah Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta untuk rute Velodrome-Pegangsaan Dua, yang berlaku selama satu hari penuh, mulai pukul 00.00 hingga 23.59 WIB.

    “Tarif Rp80 bukan hanya simbol semangat kemerdekaan, tapi juga ajakan untuk merayakan HUT RI dengan cara yang ramah lingkungan, terjangkau, dan berorientasi publik,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, di Jakarta, Minggu (3/8/2025)

    Baca: Ramai-ramai kibarkan bendera One Piece di Hari Kemerdekaan

    Menurut dia, Dinas Perhubungan DKI telah berkoordinasi intensif dengan seluruh operator transportasi publik di Jakarta seperti Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan KRL Commuter Line untuk memastikan kesiapan layanan pada tanggal tersebut.

    Dishub juga menyiapkan personel pengawas lapangan guna menjaga kelancaran operasional, keamanan, dan kenyamanan penumpang.

    Adapun, program tarif simbolis tersebut sebelumnya diumumkan Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, dalam konferensi pers “Bulan Kemerdekaan RI 2025” di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (1/8/2025).

    Baca: DKI Jakarta gratiskan transportasi publik di hari besar nasional

    Dalam keterangannya, Juri menyampaikan tarif Rp80 berlaku untuk semua moda transportasi umum Jakarta sebagai bentuk “hadiah istimewa” pemerintah kepada masyarakat.

    “Mau naik apa pun — Transjakarta, MRT, LRT, KRL, semuanya — tarifnya hanya Rp80 untuk satu hari penuh pada 17 Agustus 2025,” ujar Juri.

    Pemprov DKI Jakarta berpendapat kebijakan ini sejalan dengan visi kota untuk mendorong peralihan masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi publik yang terintegrasi, terjangkau, dan berkelanjutan.

    “Momentum ini kami harap dapat memperkuat budaya naik transportasi umum di Jakarta, sekaligus menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan yang inklusif dan bermanfaat bagi seluruh warga,” katanya.

  • Cuaca Hari Ini: Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan di Siang Hari

    Cuaca Hari Ini: Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan di Siang Hari

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di seluruh wilayah Jakarta pada Senin (04/08/2025) siang hingga sore.

    Dalam laman resmi BMKG, cuaca di wilayah Jakarta pada pagi dan malam hari diperkirakan cerah berawan.

    Kondisi cuaca cerah berawan juga terjadi di sebagian besar kota di Indonesia. Namun, masih ada peluang hujan berintensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Medan, Bandar Lampung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Kendari, Manado, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayawijaya, Jayapura, Merauke.

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Palembang, Gorontalo, Ternate dan Sorong. Sedangkan hujan dengan intensitas lebat diprediksi mengguyur Kota Mamuju,

    BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi hujan disertai petir di Kota Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Tanjung Selor, Banjarmasin dan Palu.  

    Selain itu, BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai banjir rob yang berpeluang melanda pesisir Jakarta dan pesisir Jawa Barat.