Tag: cuaca ekstrem

  • Cuaca Hari Ini: Peringatan Dini BMKG, Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Jakarta dan Sejumlah Kota

    Cuaca Hari Ini: Peringatan Dini BMKG, Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Jakarta dan Sejumlah Kota

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Jakarta dan wilayah lainnya di Indonesia pada Minggu (12/01/2025).

    Dalam akun youtube resmi BMKG, selain Jakarta, cuaca ekstrem berpotensi melanda wilayah Gorontalo, Jawa Timur, sebagian besar Kalimantan, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Maluku, Papua, Papua Barat, Sulawesi Utara dan Jambi.

    Cuaca ekstrem ini terjadi akibat adanya bibit siklon tropis 97S itu saat ini terpantau sedang berada di Samudra Hindia Selatan Lampung dan membentuk daerah konvergensi memanjang dari Banten hingga jawa Timur dan di Samudra Hindia Selatan Jawa.

    Baca: Waspada cuaca ekstrem akibat bibit siklon tropis

    Sirkulasi siklonik diperkirakan berada di perairan barat Aceh Laut Timur dan di Kalimantan Barat yang membentuk daerah konvergensi memanjang di Aceh dan Nusa Tenggara Timur hingga laut timur dan Selat Karimata.

    BMKG juga memprediksi hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Serang, Bandung, Palu, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Nabire, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke.  

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Medan, Semarang, Surabaya, Mataram, Manado dan Makassar.

    Baca: Cuaca ekstrem di Jawa Timur dapat memicu bencana hingga Januari 2025

    Kemudian hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Pekanbaru, Padang, Jambi, Pangkal Pinang, Lampung, Yogyakarta, Denpasar, Kupang, Tanjung Selor, Samarinda, Banjarmasin, Palangkaraya, Pontianak dan Mamuju.

    Selain hujan, kondisi atmosfer tersebut juga mempengaruhi gelombang tinggi hingga 4 meter dan menyebabkan banjir rob di sejumlah pesisir di Indonesia.

    BMKG memperkirakan banjir rob terjadi di wilayah pesisir Kepulauan Riau, pesisir Bangka Belitung, pesisir Banten, pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Maluku Utara.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Hingga Sangat Lebat Berpotensi Mengguyur Beberapa Wilayah Sepekan Kedepan

    Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Hingga Sangat Lebat Berpotensi Mengguyur Beberapa Wilayah Sepekan Kedepan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat dan dapat disertai kilat atau petir akan mengguyur beberapa wilayah hingga sepekan kedepan.

    Dalam laman resmi BMKG, kondisi cuaca seperti ini berpotensi mengguyur wilayah Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Maluku Utara.

    Sementara hujan berintensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

    Baca: Intensitas hujan tinggi hingga Januari 2025

    Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula mengguyur wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan

    Sedangkan angin kencang berpeluang melanda wilayah Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur dan Maluku.

    Meski demikian, masih ada peluang cuaca cerah berawan yang terjadi di sebagian Sumatra, sebagian Jawa, sebagian Kalimantan, sebagian Sulawesi, dan sebagian dan Bali dan Nusa Tenggara, serta sebagian besar Sulawesi dan Papua.

    Dalam penjelasannya, BMKG memantau selama tiga hari terakhir indeks monsun asia menunjukkan nilai yang lebih kuat daripada normalnya.

    Baca: Cuaca ekstrem landa Jakarta dan sejumlah wilayah hingga Februari 2025 

    Selain itu, keberadaan Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Lampung memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan curah hujan dan angin kencang di beberapa wilayah, termasuk Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

    Bibit ini juga memberikan dampak berupa gelombang tinggi di perairan bagian selatan Indonesia dalam tiga hari mendatang.

    Kondisi cuaca yang buruk ini juga sebagai dampak adanya fenomena La Niña lemah yang diperkirakan masih berlangsung hingga Maret 2025.

    Baca: Cuaca ekstrem di Banten tewaskan 9 orang

    Selain itu gelombang atmosfer seperti Rossby ekuatorial, Gelombang Kelvin, dan Gelombang Low meningkatkan potensi awan konvektif yang signifikan sehingga dapat memicu terjadinya hujan lebat hingga sangat lebat serta hujan lebat disertai petir.

    Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai terhadap kemungkinan hujan lebat yang disertai petir.

    Siap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, yang dapat terjadi kapan saja. Serta berhati-hati terhadap jalanan licin yang berpotensi membahayakan keselamatan.

     

  • Cuaca Hari Ini: Bali dan Sejumlah Wilayah Berpotensi Terjadi Cuaca Ekstrem

    Cuaca Hari Ini: Bali dan Sejumlah Wilayah Berpotensi Terjadi Cuaca Ekstrem

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem akan melanda di wilayah Bali dan sejumlah wilayah di Indonesia pada Kamis (16/02/2025).

    Melalui akun youtube resminya, BMKG menyebut wilayah lain yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem adalah sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian besar wilayah Jawa kecuali Banten dan DKI Jakarta, sebagian besar wilayah Kalimantan.

    Potensi cuaca ekstrem juga terjadi di sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat dan Papua.

    Menurut prakirawan BMKG, Sentia Arianti cuaca ekstrem ini dipicu adanya  Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Lampung yang memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan curah hujan dan angin kencang di beberapa wilayah.

    Baca: Curah hujan tinggi hingga Januari 2025

    Selain itu, indeks monsun asia menunjukkan nilai yang lebih kuat daripada normalnya serta masih adanya La Nina lemah sejak September 2024 lalu.

    “Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan hujan sedang hingga lebat dan cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai,” jelas Sentia.

    Untuk wilayah lainnya, hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir masih berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah di Indonesia.

    Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Pekabaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Mataram, Denpasar, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Banjarmasin.

    Kondisi cuaca serupa juga terjadi di Kota Manado, Gorontalo, Palu, Kendari, Makassar, Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura dan Jayawijaya.

    Baca: Pulau Jawa waspada bencana hingga April 2025

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Bandar Lampung dan Tanjung Selor.

    Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Padang, Pangkal Pinang, Bengkulu, Kupang, Mamuju dan Merauke.

    Selain cuaca ekstrem kondisi atmosfer juga mempengaruhi tinggi gelombang laut hingga mencapai 4 meter yang mengakibatkan terjadinya banjir rob di sejumlah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Jambi, pesisir Kepulauan Bangka Belitung.

    Pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Tengah, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Kalimantan Barat, pesisir Kalimantan tengah, pesisir Maluku, pesisir Maluku Utara juga berpotensi terjadi banjir rob.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Seharian

    Cuaca Hari Ini: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Seharian

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur wilayah Jakarta dari Sabtu (18/01/2025) pagi hingga malam hari.

    Laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan berintensitas ringan berpeluang terjadi pada pagi hari di wilayah Jakarta Timur dan Selatan. Wilayah lainnya diperkirakan berawan tebal.

    Selanjutnya pada siang hari hujan dengan intensitas ringan diprediksi terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Sedangkan wilayah lainnya diprediksi berawan tebal.

    Malam harinya hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di wilayah Jakarta Timur, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Sementara wilayah lainnya diperkirakan berawan tebal.

    Baca: Pulau Jawa waspada bencana alam hingga April 2025

    Tak hanya wilayah Jakarta, BMKG juga memperkirakan wilayah lainnya yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan, yaitu: Kota Medan, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Bandar Lampung, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta.

    Kondisi cuaca serupa diperkirakan juga terjadi di Kota Denpasar, Mataram, Tanjung Selor, Samarinda, Manado, Gorontalo, Kendari, Palu, Mamuju, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari dan Jayapura.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Palembang, Kupang, Makassar, Nabire dan Jayawijaya.

    Baca: Cuaca ekstrem di Jakarta dan beberapa wilayah hingga Februari 2025

    Sedangkan hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Pekanbaru, Pangkal Pinang, Surabaya, Palangkaraya, Banjarmasin, Pontianak dan Merauke.

    BMKG juga mengajak masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian wilayah Jawa, Bali, sebagian wilayah Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

    Selain cuaca ekstrem, banjir rob masih berpotensi terjadi di sejumlah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan dan pesisir Kalimantan Barat.

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Bali dan Wilayah Lainnya

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Bali dan Wilayah Lainnya

    7cloud.asia – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang berpotensi melanda Bali dan sejumlah wilayah lainnya di Indonesia pada Minggu (19/01/2025).

    Melalui kanal youtube resmi Badan Mteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) selain wilayah Bali, cuaca ekstrem juga berpotensi melanda wilayah sebagian wilayah Sumatera.

    Cuaca ekstrem berpeluang pula melanda sebagian wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian wilayah Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

    Baca: BMKG ingatkan cuaca ekstrem hingga Februari 2025

    Selain cuaca ekstrem, hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Bandar Lampung, Kupang, Pontianak, Banjarmasin, Samarinda, Tanjung Selor, Palangkaraya, Mamuju, Manado dan Ternate.

    BMKG juga memperkirakan hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Medan, Serang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Palu, Gorontalo, Nabire dan Merauke.

    Sementara hujan berintensitas ringan diprediksi terjadi di Kota Banda Aceh, Padang, Bandung, Semarang, Denpasar, Mataram, Kendari, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura dan Jayawijaya.

    Sedangkan untuk wilayah Jakarta, hujan dengan intensitas ringan diprediksi terjadi pagi hari di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Utara. Wilayah lainnya diperkirakan berawan.

    Baca: Cuaca ekstrem landa Jakarta dan sejumlah wilayah

    Siang harinya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Sedangkan hujan disertai petir berpeluang melanda wilayah Jakarta Timur. Wilayah lainnya diperkirakan berawan.

    Kemudian malam hari hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang mengguyur wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini, BMKG mengimbau masyarakat waspada adanya bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

     

  • Cuaca Hari Ini: Senin Pagi, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Senin Pagi, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan seluruh wilayah Jakarta akan tejadi hujan dengan intensitas ringan pada Senin (20/01/2025) pagi.

    Melalui kanal youtube resmi BMKG, kondisi cuaca seperti ini akan terus berlanjut hingga siang hari. Bahkan wilayah Jakarta Selatan berpotensi hujan disertai petir.

    Selanjutnya pada malam hari hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di wilayah Kepulauan Seribu. Wilayah lainnya diperkirakan berawan.

    Tak hanya wilayah Jakarta, hujan ringan berpeluang pula terjadi di Kota Banda Aceh, Tanjung Pinang, Medan, Padang, Pangkal Pinang, Serang, Bandung, Surabaya, Mataram, Samarinda, Palangkaraya, Banjarmasin, Gorontalo, Makassar, Ambon, Sorong dan Manokwari.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Kupang, Palu, Kendari, Ternate, Nabire, Jayawijaya dan Jayapura. Sedangkan hujan dengan intensitas lebat berpotensi mengguyur Kota Mamuju.

    Kemudian hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Bengkulu, Bandar Lampung, Pontianak, Tanjung Selor, Manado dan Merauke.

    BMKG juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sebagian wilayah Sumatera, sebagian Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian wilayah Kalimantan, sebagian wilayah Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

     

  • Tim SAR Lakukan Pencarian, Jumlah Korban Longsor di Pekalongan Bertambah Jadi 17 Orang

    Tim SAR Lakukan Pencarian, Jumlah Korban Longsor di Pekalongan Bertambah Jadi 17 Orang

    7cloud.asia – Korban longsor yang terjadi di Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (21/01/2025) siang bertambah jadi 17 orang dari sebelumnya sebanyak 16 orang.

    Longsor yang terjadi pada Senin (20/01/2025) pukul 17.30 waktu setempat tersebut menimbun 2 unit rumah dan menyeret beberapa kendaraan yang sedang melintas di wilayah tersebut.

    “Ya, informasi terakhir ada 17 korban yang sudah ditemukan tertimbun longsor,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar seperti yang dikutip Antaranews di Pekalongan.

    Baca: Banjir dan longsor di Sukabumi terparah dalam 10 tahun

    Jumlah korban ini dimungkinkan dapat bertambah. Tim SAR gabungan saat ini masih mencari korban yang tertimbun material longsor.

    Tak hanya korban jiwa, longsor juga menyebabkan 10 orang terluka dan dirujuk ke Puskesmas dan RSUD terdekat.

    Longsor juga mengakibatkan 2 unit jembatan rusak.  

    “Jadi, dampaknya tidak terjadi hanya di Petungkriono. Akan tetapi di Kecamatan Kandangserang juga terjadi bencana, bahkan untuk menuju ke wilayah bencana kami harus memutar melalui daerah tetangga, karena jembatan di Doro yang menghubungkan akses ke Kandangserang terputus,” jelasnya.

    Selain longsor, banjir bandang juga menerjang wilayah tersebut pasca hujan deras yang mengguyur. Kerugian akibat banjir bandang masih dalam pendataan hingga saat ini.

    Baca: Cura hujan tinggi di Sulawesi Selatan mengakibatkan longsor, 8 orang tewas

    Merujuk prakiraan cuaca BMKG hingga (23/01/2025) wilayah Kabupaten Pekalongan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi cuaca seperti ini dapat memicu terjadinya banjir, banjar bandang, dan tanah longsor.

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan.

    Bagi warga yang tinggal di dekat lereng dan tebing, pantau secara berkala kondisi tanah yang ada di sekitar rumah. Warga juga diminta melakukan evakuasi mandiri jika terjadi hujan terus menerus selama dua jam atau lebih.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota di Indonesia Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota di Indonesia Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur mayoritas kota di Indonesia pada Rabu (22/01/2025).

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan berintensitas ringan akan terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Padang, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung.

    Selain itu hujan dengan intensitas ringan berpeluang pula terjadi di Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Mataram, Samarinda, Kendari, Palu, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayawijaya dan Jayapura.

    Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Tanjung Pinang, Denpasar, Kupang, Pontianak, Makassar, Mamuju, Gorontalo, Ambon dan Nabire.

    Sedangkan hujan dengan intensitas lebat berpeluang mengguyur Kota Manado. Kemudian hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Tanjung Selor, Palangkaraya, Banjarmasin dan Merauke.

    BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian besar wilayah Jawa, sebagian besar wilayah Kalimantan.

    Cuaca ekstrem berpotensi pula melanda sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat dan Papua.

     

     

     

  • Belasan Warga Meninggal Akibat Bencana Hidrometeorologi yang Dipicu Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah

    Belasan Warga Meninggal Akibat Bencana Hidrometeorologi yang Dipicu Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah

    7cloud.asia – Memasuki minggu ke-4 bulan Januari 2025, banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem masih mendominasi kejadian bencana di Indonesia, khususnya di Provinsi Jawa Tengah.

    Merujuk prakiraan cuaca BMKG, hingga Kamis (23/1/2025) sebagian besar wilayah Provinsi Jawa Tengah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga tinggi di antaranya Kabupaten Grobogan, Kendal, Semarang, Tegal.

    Hujan tersebut dapat memicu terjadinya banjir, banjar bandang, dan tanah longsor. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan.

    Bagi warga yang tinggal di dekat lereng dan tebing, pantau secara berkala kondisi tanah yang ada di sekitar rumah. Warga juga diminta melakukan evakuasi mandiri jika terjadi hujan terus menerus selama dua jam atau lebih.

    Sebelumnya diberitakan, banjir melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Di Kabupaten Pekalongan curah hujan tinggi memicu banjir dan tanah ongsor pada Senin (20/1/2025). Akibatnya 13 korban luka-luka, 17 meninggal dunia, dan 9 dalam pencarian.

    Di Kabupaten Kendal, banjir melanda 6 kecamatan di wilayahnya pada Senin (20/1/2025) yang menyebabkan 3.366 jiwa terdampak.

    Baca: Dunia keluar jalur dari pembatasan pemanasan global 1,5°C

    Sebanyak 450 warga terpaksa harus mengungsi. Banjir juga merendam 1.065 unit rumah, 10 fasilitas ibadah, 3 unit fasilitas kesehatan, 6 unit fasilitas pendidikan, dan 7 unit perkantoran.

    BPBD Kabupaten Kendal bersama unit terkait segera melakukan penanganan darurat dengan mengirimkan bantuan logistik dan mendirikan dapur umum di Gedung PKK dan PMI Kabupaten Kendal.

    Hingga Selasa (21/1/2025), ketinggian air masih setinggi antara 1 hingga 2 meter. Kebutuh mendesak penanganan darurat berupa sembako, air bersih, dan peralatan kebersihan.

    Selain banjir, Kabupaten Kendal juga dilanda longsor yang menelan 1 korban jiwa. Longsor juga menyebabkan 4 orang mengalami luka ringan dan 16 unit rumah rusak.

    Banjir besar juga melanda Kabupaten Grobogan pada Selasa (21/1/2025). Banjir dipicu oleh hujan intensitas sangat tinggi dan luapan Sungai Lusi, Sungai Serang, dan Sungai Tuntang sehingga sungai tidak mampu menampung debit air dan menyebabkan tanggul jebol di jalur Semarang-Purwodadi.

    Peristiwa itu juga menyebabkan jalur kereta api di Gubuk lumpuh.

    Baca: Dampak lingkungan akibat pemanasan global

    Sebanyak 6.168 KK terdampak, 139 jiwa di antaranya harus mengungsi. 139,16 hektar sawah terendam.

    Pasca kejadian, BPBD Kabupaten Grobogan mengevakuasi warga terdampak. Selain itu, BPBD juga mendirikan tempat pengungsian di Gedung Serbaguna Desa Ngraji.

    BPBD Kabupaten Grobogan melaksanakan kerja bakti penambalan tanggul di Desa Papanrejo Kecamatan Gubug. Bersama tim gabungan, BPBD Kabupaten Grobogan melaksanakan kerja bakti penambalan tanggul di Desa Papanrejo Kecamatan Gubug.

    Hujan intensitas tinggi juga memicu terjadinya banjir di Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Senin (20/1/2025). Banjir melanda 10 Kecamatan diantaranya Kecamatan Bawang, Kecamatan Reban, Subah, Tersono, Warungasem, Gringsing, Bandar, Wonotunggal, Blado, dan Kecamatan Batang.

    Total warga yang terdampak mencapai 7.531 jiwa. Dua diantaranya sempat hanyut namun sudah berhasil diselamatkan dan saat ini sedang dalam perawatan.

    Di Kabupaten Demak hujan intensitas tinggi mengakibatkan meluapnya air di Sungai Cabean dan Sungai Tuntang. Luapan tersebut menyebabkan tanggul jebol dan banjir di 2 kecamatan.

    Sebanyak 3.480 jiwa terdampak dan 2.400 diantaranya harus mengungsi. 400 pengungsi berada di Gedung BLK belakang kantor Desa Bogosari dan sisanya mengungai ke rumah kerabat.

    Hingga Selasa (21/1/2025) debit air semakin bertambah dan wilayah terdampak mulai meluas.

  • Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Ini

    Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Ini

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Sulawesi Barat pada Jumat (24/01/2025).

    Dalam laman resminya, peringatan dini tersebut berlaku untuk Kabupaten Pasangkayu yang meliputi kecamatan Bambalamotu, Bambaira dan Sarjo.

    BMKG memperkirakan kondisi cuaca seperti ini dapat meluas ke wilayah Kabupaten Pasangkayu yang meliputi kecamatan Pasangkayu dan Pedongga.

    Baca: Cuaca ekstrem landa Jawa Tengah, belasan warga meninggal

    Selain itu, BMKG juga mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian besar wilayah Jawa, sebagian besar wilayah Kalimantan.

    Cuaca ekstrem berpotensi pula melanda sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat dan Papua.

    Kemudian untuk wilayah lainnya, hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir masih berpeluang terjadi. Seperti Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Bengkulu, Bandar Lampung yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Baca: Jakarta dan beberapa wilayah berpotensi terjadi cuaca ekstrem hingga Februari 2025

    Kondisi cuaca serupa berpotensi pula terjadi di Kota Serang, Yogyakarta, Kupang, Mataram, Pontianak, Samarinda, Palu, Kendari, Ambon, Ternate, Manokwari dan Jayawijaya.

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Palembang, Bandung, Semarang, Denpasar, Makassar, Mamuju, Gorontalo, Sorong, Nabire dan Jayapura.

    Sementara Kota Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkal Pinang, Surabaya, Banjarmasin, Palangkaraya, Tanjung Selor, Manado, Merauke berpotensi terjadi hujan disertai petir.

    Baca: Sukabumi dilanda banjir dan longsor, terparah dalam 10 tahun terakhir

    Untuk wilayah Jakarta, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi pada pagi hari di seluruh wilayah. Kondisi cuaca seperti ini masih berlanjut hingga sore hari di seluruh wilayah, kecuali Kepulauan Seribu yang diperkirakan berawan tebal.

    Malam harinya wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Pusat berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan. Sedangkan wilayah lainnya diperkirakan berawan tebal.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini, BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanag longsor yang dapat terjadi sewaktu-waktu.