7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat dan dapat disertai kilat atau petir akan mengguyur beberapa wilayah hingga sepekan kedepan.
Dalam laman resmi BMKG, kondisi cuaca seperti ini berpotensi mengguyur wilayah Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Maluku Utara.
Sementara hujan berintensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.
Baca: Intensitas hujan tinggi hingga Januari 2025
Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula mengguyur wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan
Sedangkan angin kencang berpeluang melanda wilayah Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur dan Maluku.
Meski demikian, masih ada peluang cuaca cerah berawan yang terjadi di sebagian Sumatra, sebagian Jawa, sebagian Kalimantan, sebagian Sulawesi, dan sebagian dan Bali dan Nusa Tenggara, serta sebagian besar Sulawesi dan Papua.
Dalam penjelasannya, BMKG memantau selama tiga hari terakhir indeks monsun asia menunjukkan nilai yang lebih kuat daripada normalnya.
Baca: Cuaca ekstrem landa Jakarta dan sejumlah wilayah hingga Februari 2025
Selain itu, keberadaan Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Lampung memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan curah hujan dan angin kencang di beberapa wilayah, termasuk Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Bibit ini juga memberikan dampak berupa gelombang tinggi di perairan bagian selatan Indonesia dalam tiga hari mendatang.
Kondisi cuaca yang buruk ini juga sebagai dampak adanya fenomena La Niña lemah yang diperkirakan masih berlangsung hingga Maret 2025.
Baca: Cuaca ekstrem di Banten tewaskan 9 orang
Selain itu gelombang atmosfer seperti Rossby ekuatorial, Gelombang Kelvin, dan Gelombang Low meningkatkan potensi awan konvektif yang signifikan sehingga dapat memicu terjadinya hujan lebat hingga sangat lebat serta hujan lebat disertai petir.
Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai terhadap kemungkinan hujan lebat yang disertai petir.
Siap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, yang dapat terjadi kapan saja. Serta berhati-hati terhadap jalanan licin yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Leave a Reply