Tag: indonesia

  • Awal Pekan, Cuaca Jakarta Berawan tetapi Waspada Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia

    Awal Pekan, Cuaca Jakarta Berawan tetapi Waspada Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia

    7cloud.asia – Seluruh wilayah Jakarta diperkirakan berawan pada Senin (12/08/2024), namun beberapa wilayah di Indonesia berpotensi hujan ringan hingga lebat.

    Dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dari pagi hingga malam hari seluruh wilayah Jakarta diperkirakan berawan.

    Sementara sebagian besar wilayah di Indonesia diperkirakan cerah berawan. Namun, beberapa wilayah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

    Seperti sebagian wilayah Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat.

    Selain itu, sebagian wilayah Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua juga berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

    BMKG juga memperkirakan hujan dengan intensitas lebat berpotensi mengguyur wilayah perairan, seperti Samudera Hindia sebelah barat Sumatera, perairan barat Sumatera, Laut Natuna, Laut Cina Selatan.

    Laut Sulu, Selat Makassar,Teluk Tomini, Laut Filipina, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram, Teluk Cendrawasih, Samudra Pasifik timur Filipina juga berpotensi diguyur hujat lebat,

    Kondisi cuaca serupa berpotensi terjadi di perairan utara Pulau Papua, dan Samudra Pasifik utara Pulau Papua.

     

     

  • Kasus Cacar Monyet di Indonesia Meningkat, Terbanyak di Jakarta

    Kasus Cacar Monyet di Indonesia Meningkat, Terbanyak di Jakarta

    7cloud.asia – Kasus cacar monyet atau monkeypox (Mpox) kembali meningkat. Di Indonesia tercatat 88 kasus dan terbanyak di Jakarta hingga 59 kasus.

    Pelaksana Harian (Plh) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Yudhi Pramono menjelaskan data tersebut terkonfirmasi pada Sabtu (17/08/2024).

    Selain 59 kasus di Jakarta, Mpox juga menyebar ke wilayah lainnya. Sebanyak 13 kasus di Jawa Barat, 9 di Banten, 3 di Jawa Timur, 3 di DI Yogyakarta, dan 1 lainnya di Kepulauan Riau.

    Namun, lanjut Yudhi, dari 88 kasus tersebut, sebanyak 87 kasus telah dinyatakan sembuh. Adapun tren mingguan kasus konfirmasi Mpox di Indonesia dari tahun 2022 hingga 2024, periode dengan kasus terbanyak terjadi pada Oktober 2023.

    Baca: Ahli perkirakan cacar monyet bisa tembus 3600 kasus

    Melansir Antaranews, Yudhi memaparkan ada dua varian virus Mpox, dua Clade Mpox virus, yaitu Clade I yang berasal dari Afrika Tengah (Congo Basin) dengan sub-clade 1a.

    Varian ini memiliki tingkat risiko atau case fatality rate (CFR) lebih tinggi daripada clade lain. Penularannya melalui beberapa mode transmisi berbeda dengan subclade 1b yang menyebar lewat kontak seksual dengan CFR 11 persen.

    Varian lainnya adalah Clade II dari di Afrika Barat dengan subclade IIa dan IIb. Jenis yang ini memiliki CFR 3,6 persen.

    Kasus Mpox varian Clade II ini sebagian besar berasal dari kontak seksual dan banyak ditemukan saat wabah pada 2022 lalu.

    Baca: Kurang dari sebulan kasus cacar monyet capai 38 kasus

    “Dari 54 kasus ini seluruhnya varian Clade IIB. Clade II ini mayoritas menyebarkan wabah Mpox pada tahun 2022 hingga saat ini dengan fatalitas lebih rendah dan ditularkan sebagian besar dari kontak seksual,” jelas Yudhi.

    Selanjutnya dia mengatakan sebanyak 54 dari 88 kasus itu memenuhi kriteria untuk Whole Genome Sequencing (WGS) guna mengetahui varian virusnya.

    Mpox menular melalui kontak langsung dengan ruam bernanah di kulit, termasuk saat berhubungan seksual. Dia menyebut bahwa hubungan seksual antara sesama lelaki berisiko besar menularkan penyakit itu.

    Dengan maraknya kasus Mpox ini, masyarakat perlu waspada dengan cara menggunakan masker medis jika merasa tidak sehat.

    Baca: Mengenal lebih dekat cacar monyet

    Jika muncul gejala seperti ruam bernanah atau keropeng pada kulit, segera periksa ke puskesmas, klinik, atau rumah sakit terdekat.

    Kemenkes telah melakukan sejumlah upaya pencegahan, antara lain surveilans di seluruh fasilitas kesehatan, melakukan penyelidikan epidemiologi bersama komunitas dan mitra HIV/AIDS.

    Selain itu, pihaknya juga telah menetapkan 12 laboratorium rujukan secara nasional untuk pemeriksaan Mpox, serta melakukan pemeriksaan WGS.

    Sementara itu, dokter dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI), Prasetyadi Mawardi mengatakan varian Mpox Clade I, baik 1a maupun 1b, belum terdeteksi di Indonesia.

    Menurutnya varian Mpox yang ditemukan di Indonesia sejak 2022 hingga saat ini adalah varian Clade II.

    Baca: Kasus cacar monyet meningkat, pengawasan di bandara diperketat

    “Clade I memang menurut refleksi angka fatalitas rate-nya relatif lebih tinggi dibanding Clade II, terus kemudian varian ini biasanya disebabkan oleh kontak erat, tidak melulu seksual kontak,” jelas Prasetyadi.

    Karena itu, dia mengimbau kepada siapa pun yang dicurigai terinfeksi Mpox dan muncul gejala untuk tidak memencet dan menggaruk lesi di kulit, dan sebaiknya membiarkan lesi tersebut.

    Sebab, lesi tersebut, baik yang basah maupun yang sudah mengering, berisiko menularkan virus.

    “Pasien juga tidak boleh berbagi barang-barang pribadi seperti handuk dan pakaian. Apabila terdapat benjolan atau bintil dan mengalami luka atau erosif, sebaiknya segera diberi obat,” katanya.

     

  • Viral Peringatan Darurat Indonesia Garuda Biru, Ini Artinya

    Viral Peringatan Darurat Indonesia Garuda Biru, Ini Artinya

    7cloud.asia – Sejak kemarin, Rabu (21/08/2024) jutaan netizen meramaikan jagat maya dengan memasang gambar Garuda Biru, Peringatan Darurat di akun media social mereka masing-masing.

    Lalu, apa arti gambar tersebut? Peringatan Darurat Indonesia Garuda Biru adalah sebuah seruan keprihatinan.

    Para netizen  menyuarakan kegelisahan masyarakat akan berbagai isu yang dianggap mengancam nilai-nilai fundamental bangsa.

    Simbol Garuda Pancasila dengan latar belakang biru yang disertai tulisan “Peringatan Darurat” ini menjadi representasi dari keresahan publik terhadap potensi ancaman terhadap demokrasi, keadilan, dan kebebasan di Indonesia.

    Baca: Proyek pembangunan Jokowi merusak kemampuan adaptasi rakyat selama 10 tahun

    Apa sebenarnya arti di balik peringatan ini dan mengapa menjadi viral?

    Arti Peringatan Darurat Indonesia Garuda Biru?

    Peringatan Darurat Garuda Biru merujuk pada sebuah gambar atau pesan yang menampilkan Garuda Pancasila dengan latar belakang biru, disertai dengan tulisan “Peringatan Darurat”.

    Pesan ini sering dikaitkan dengan isu-isu terkini yang dianggap mengancam demokrasi, keadilan, atau nilai-nilai fundamental bangsa Indonesia.

    Mengapa Menjadi Viral?

    Beberapa faktor yang menyebabkan Peringatan Darurat Garuda Biru menjadi viral antara lain:

    Kekhawatiran akan Masa Depan Demokrasi: banyak masyarakat yang merasa khawatir terhadap perkembangan situasi politik dan hukum yang dianggap mengancam demokrasi di Indonesia. Peringatan ini menjadi simbol dari kekhawatiran tersebut.

    Baca: Ironis, aktivis pro demokrasi kini dukung Prabowo

    Kemudahan Penyebaran di Media Sosial: media sosial memungkinkan penyebaran pesan secara cepat dan luas, sehingga peringatan ini dengan mudah menjadi viral.

    Dukungan dari Tokoh Publik: sejumlah tokoh publik dan influencer ikut membagikan peringatan ini, semakin memperkuat penyebarannya.

    Isu-isu Terkait Peringatan Darurat Garuda Biru

    Beberapa isu yang sering dikaitkan dengan Peringatan Darurat Garuda Biru antara lain:

    Polemik Putusan MK vs Revisi UU Pilkada: putusan Mahkamah Konstitusi yang mengubah syarat partai politik mengikuti Pemilu dan revisi UU Pilkada yang dianggap kontroversial menjadi salah satu pemicu munculnya peringatan ini.

    Isu-isu Korupsi dan Penegakan Hukum: kasus-kasus korupsi besar dan ketidakpercayaan terhadap penegakan hukum juga menjadi latar belakang kekhawatiran yang diwakili oleh peringatan ini.

    Baca: Aktivis HAM pajang nisan korban reformasi 98

    Kebebasan Berekspresi dan Demokrasi: pembatasan kebebasan berekspresi dan tindakan represif terhadap aktivis dan pengkritik pemerintah juga menjadi perhatian yang diangkat oleh peringatan ini.

    Peringatan darurat tersebut mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dianggap dihambat oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

    Diketahui, Badan Legislasi (Baleg) DPR mengadakan rapat pada Rabu, 21 Agustus 2024, untuk membahas Revisi Undang-Undang Pilkada bersama pemerintah dan DPD.

    Rapat kerja Baleg ini bertujuan untuk membahas RUU tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015, yang mengesahkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 mengenai Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi Undang-Undang (RUU Pilkada).

    Dalam rapat tersebut, Baleg DPR menyetujui revisi UU Pilkada, termasuk perubahan batas usia untuk mencalonkan diri dalam Pilkada. Baleg memutuskan untuk mengacu pada Putusan Nomor 23 P/HUM/2024 yang dikeluarkan pada 29 Mei 2024, yang mengubah syarat usia calon kepala daerah.

    Baca: Partai Gerindra tiru cara orba kasih uang 1 Milyar kepada para korban pelanggaran HAM

    Putusan Mahkamah Agung (MA) menetapkan bahwa calon gubernur dan wakil gubernur harus berusia minimal 30 tahun pada saat dilantik.

    Keputusan kontroversial lainnya dari Baleg DPR adalah mengenai syarat pencalonan oleh partai yang memiliki kursi di DPR RI dan partai non-parlemen, yang membatalkan keputusan MK terkait syarat dan ambang batas pencalonan di Pilkada. 

    Salah satu ketentuan adalah partai politik atau gabungan partai politik yang memiliki kursi di DPRD dapat mencalonkan kandidat jika memperoleh 20 persen dari jumlah kursi atau 25 persen suara sah dalam pemilihan umum DPRD.

    Keputusan ini menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat Indonesia karena dianggap sebagai upaya untuk menghalangi keputusan MK.

    Baca: Warga korban IKN, Indonesia not for sale

    Dampak Peringatan Darurat Garuda Biru

    Peringatan Darurat Garuda Biru memiliki beberapa dampak, antara lain: meningkatkan Kesadaran Publik: Peringatan ini berhasil meningkatkan kesadaran publik terhadap isu-isu penting yang berkaitan dengan demokrasi dan keadilan di Indonesia.

    Mendorong Diskusi dan Partisipasi: peringatan ini memicu diskusi dan debat publik mengenai isu-isu tersebut, mendorong masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi.

    Menekan Pemerintah: peringatan ini juga dapat menjadi tekanan bagi pemerintah untuk lebih memperhatikan aspirasi masyarakat dan bertindak sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi.

    Arti Peringatan Darurat Indonesia Garuda Biru adalah sebuah panggilan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga demokrasi dan keadilan di Indonesia.

  • PPI Jepang Desak Pemerintah Indonesia Kembalikan Supremasi Demokrasi

    PPI Jepang Desak Pemerintah Indonesia Kembalikan Supremasi Demokrasi

    7cloud.asia – Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang mendesak pemerintah Indonesia untuk mengembalikan supremasi demokrasi terkait revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setelah putusan Mahkamah Konstitusi No. 60/PUU-XXII/2024 dan No.70/PUU-XXII/2024.

    “Kami Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang menilai tengah terjadi krisis konstitusi di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Fadlyansyah Farid dalam pernyataannya di Tokyo, Kamis.

    PPI Jepang menilai bahwa apa yang dilakukan DPR menyalahi konstitusi negara dan jika terus-menerus terjadi akan membahayakan keberlangsungan NKRI.

    Untuk itu, Farid mengajak pelajar Indonesia terutama di Jepang untuk menyadari bahwa semua putusan Mahkamah Konstitusi bersifat final dan mengikat bagi semua warga negara, termasuk semua lembaga negara.

    Baca: Ribuan massa geruduk Gedung DPR/MPR

    Kemudian, pembahasan revisi UU Pilkada dengan mengabaikan putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan No.70/PUU-XXII/2024 pada 21 September 2024 atau sehari setelah diputuskan yang dilakukan DPR RI tidak elok dan bijaksana sehingga mencederai sikap kenegarawanan anggota DPR RI.

    “Tidak ada dasar filosofis, yuridis dan sosiologis yang dapat dijustifikasi untuk mengubah persyaratan usia calon kepala daerah termasuk besaran kursi parpol melalui revisi UU Pemilihan Kepala Daerah,” katanya.

    Perubahan-perubahan tersebut, lanjut dia, berpotensi menimbulkan sengketa antarlembaga tinggi negara seperti Mahkamah Konstitusi melawan DPR RI sehingga apapun hasil Pilkada akan inkonsistusional sehingga merugikan seluruh warga negara Indonesia baik secara materil atau nonmateril.

    Baca: Unjuk rasa diberbagai kota berlangsung ricuh

    Pilihan konsekuensi yang terjadi adalah runtuhnya demokrasi, kewibawaan negara, lembaga-lembaga tinggi negara, dan hukum akan merosot ke titik nadir bersamaan dengan runtuhnya kepercayaan masyarakat dan dunia.

    Untuk itu, PPI Jepang menyikapi kecemasan tersebut sekaligus mengimbau seluruh lembaga yang terkait untuk menghentikan revisi UU Pilkada. Kemudian, bertindak arif, adil, dan bijaksana dengan menjunjung nilai-nilai kenegarawanan serta demokrasi.

    Selanjutnya, PPI Jepang juga meminta agar KPU dapat segera melaksanakan putusan MK No. 60 dan No. 70 tahun 2024 demi terwujudnya kedaulatan rakyat berdasarkan Pancasila.

    Baca: Guru besar UI sebut DPR berkhianat

    Selain itu, mendukung berjalannya konstitusi sesuai dengan perundang- undangan, serta mengingatkan secara tegas bahwa kedaulatan rakyat adalah berdasarkan pancasila.

    Berdasarkan dasar hukum bernegara yaitu UUD 1945 Pasal 24C, putusan mahkamah konstitusi bersifat final dan mengikat.

    Untuk itu, PPI Jepang meminta Mahkamah Konstitusi menggunakan haknya membubarkan partai politik yang melawan keputusan MK karena melawan keputusan MK sama dengan melawan UUD 1945.

    “Jika lembaga negara terkait hal yang disebutkan di atas tidak menghiraukan imbauan ini, maka kami akan melakukan demonstrasi daring. Merdeka!,” katanya.

  • Indonesia Bisa Tiru, Begini Cara Pemerintah Inggris Mengurangi Emisi Karbon

    Indonesia Bisa Tiru, Begini Cara Pemerintah Inggris Mengurangi Emisi Karbon

    7cloud.asia – Berbagai cara dilakukan pemerintah Inggris untuk mengurangi emisi karbon, diantaraya meninggalkan batu bara dan beralih ke energi terbarukan.

    Hal ini disampaikan oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey dalam acara Indonesia Net-Zero Summit (INZS) 2024 “S.O.S Neraka Bocor: Climate Avengers Assemble!” di Jakarta pada Sabtu (24/08/2024).

    “Tidak ada lagi pembangkit listrik tenaga batu bara di Inggris Raya setelah tahun ini, dan itu juga berarti pertumbuhan ekonomi, yang sangat penting bagi pemerintah untuk diberikan kepada rakyatnya,” jelas Jermey seperti yang dikutip Antaranews.

    Baca: Konsumsi pangan lokal berpotensi kurangi emisi karbon

    Kemudian cara kedua, Inggris memiliki sistem tindakan yang tidak memungkinkan politisi untuk ikut campur, yaitu komite perubahan iklim independen yang terdiri dari para ilmuwan dan pakar.

    “Mereka menetapkan anggaran karbon untuk seluruh perekonomian,” ujarnya.

    Cara ketiga, Inggris kembali merangkul alam karena alam menyediakan beberapa cara termurah dan terbaik untuk mengatasi perubahan iklim.

    “Di Indonesia, Anda melakukannya dengan penanaman kembali hutan bakau. Anda melestarikan hutan. Anda menanam kembali hutan,” jelasnya.

    Baca: Negara anggota ippp komitmen kurangi emisi karbon

    Selanjutnya Jermey menerangkan saat ini Inggris telah berkomitmen pada aturan “30×30”, yaitu melindungi lahan dan lautan masing-masing sebanyak 30 persen pada 2030 dan memulihkan kembali ekosistem alami tersebut.

    Menurutnya kebijakan yang tepat harus diambil berdasarkan bukti, data, dan ilmu pengetahuan.

    Tak hanya kebijakan, politik, ilmu pengetahuan yang tepat saja. Dibutuhkan juga orang-orang yang peduli untuk mengatasi perubahan iklim.

    “Orang-orang di Inggris, mereka memilih aksi iklim karena beberapa komunikator luar biasa yang benar-benar membuat kita peduli,” ungkapnya.

     

  • Keren! Seruan Peringatan Indonesia Darurat Warnai Prosesi Wisuda UI

    Keren! Seruan Peringatan Indonesia Darurat Warnai Prosesi Wisuda UI

    7cloud.asia – Beberapa waktu lalu viral seruan peringatan Indonesia Darurat. Bahkan seruan tersebut juga mewarnai prosesi wisuda Universitas Indonesia (UI) yang berlangsung di Balairung UI Depok pada Sabtu (24/08/2024).

    Dari sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial, tampak para wisudawan/wisudawati terutama dari Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) mengacungkan kertas bertuliskan ‘Indonesia Darurat’.

    Tulisan yang berlatar warna biru tersebut juga tampak gambar Garuda Pancasila. Pada kertas tersebut ditambah keterangan #KAWALPUTUSANMK dan #DEMOKRASIDIKEBIRI.

    Baca: Ini arti seruan Indonesia Darurat bergambar Garuda biru

    Tak hanya itu, salah seorang wisudawati jurusan Hubungan Internasional, FISIP UI, Antonia Adela dalam pidato perwakilan wisudawan juga menyerukan semua pihak untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

    “Sebagai mahasiswa Universitas Indonesia bersama saya mengajak kita semua untuk selalu membuka mata dan mengawal keputusan Mahkamah Konstitusi untuk Indonesia yang lebih baik dan demokratis,” kata Antonia yang disambut tepuk tangan dan gemuruh para wisudawan.

    Seperti yang diwartakan sebelumnya, sejak Rabu lalu (21/08/2024) viral seruan peringatan Indonesia Darurat. Hal ini buntut dari upaya pemerintah dan DPR RI yang merevisi UU Pilkada.

    Baca: Guru besar UI sebut DPR berkhianat

    Padahal UU Pilkada yang mengatur soal ketentuan persyaratan calon kepala daerah tersebut telah diputuskan MK pada Selasa (20/08/2024) lalu. 

    Putusan MK ini tidak hanya membawa angin segar bagi demokrasi di Indonesia. Tetapi juga dapat memupus harapan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, di pilkada tahun ini.

    Karena itu, DPR Bersama pemerintah merevisi UU Pilkada dan seyogyanya akan disahkan pada Kamis lalu. Tindakan pembangkangan terhadap putusan MK ini memicu reaksi negative rakyat Indonesia.

    Ribuan massa dari berbagai elemen berunjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR. Aksi serupa juga dilakukan serentak di sejumlah daerah. Tuntutan mereka sama, yaitu batalkan revisi UU Pilkada.

     

  • Varian Baru Mpox yang Lebih Ganas Berpotensi Masuk ke Indonesia

    Varian Baru Mpox yang Lebih Ganas Berpotensi Masuk ke Indonesia

    7cloud.asia – Varian baru Mpox atau cacar monyet, Clade lb yang lebih ganas dan penularannya lebih cepat, berpotensi masuk ke Indonesia tanpa terdeteksi.

    Hal ini diungkapkan oleh National Professional Officer (NPO) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Indonesia, Musthofa Kamal saat menjelaskan potensi varian baru tersebut masuk ke Indonesia.

    “Sejauh ini (di Indonesia) masih belum ada kasus Clade Ib, tetapi potensi tidak terdeteksi tentu saja ada, sama dengan negara lainnya seperti Singapura dan Malaysia. Mereka juga ada potensi tapi sejauh ini belum ada kasus di wilayah mereka juga,” jelas Kamal seperti yang dilansir Detik.com.

    Baca: WHO tetapkan kegawatdaruratan kasus cacar monyet

    Selanjutnya Kamal menerangkan, di Indonesia hingga kini masih ‘aman’ dari kasus Mpox Clade lb karena  sistem surveilans di Indonesia saat ini berjalan baik. Dengan demikian hal tersebut dapat dicegah.

    Di wilayah Asia Tenggara, kasus Mpox Clade Ib terdekteksi berada di negara Thailand. Sementara di wilayah Eropa, kasus ini terdeteksi di negara Swedia.

    Penularan kasus tersebut dari orang yang memiliki riwayat perjalanan ke negara endemik, seperti DR Kongo dan Burundi.

    Meski demikian, menurutnya Indonesia adalah salah satu negara yang paling siap dalam menghadapi potensi penyebaran kasus Mpox.

    Baca: Kasus cacar monyet di Indonesia meningkat, 1 orang meninggal

    Kesiapan tersebut berupa pemberlakuan  skrining SATUSEHAT Health Pass serta testing oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) untuk pelaku perjalanan dari luar negeri.

    “Ini kemudian diperkuat tidak hanya di klinik-klinik dan rumah sakit saja, tapi juga di pintu masuk (perbatasan). Termasuk kapasitas testing di Indonesia termasuk yang paling baik yang saya bilang, vaksin tersedia, obat juga,” terangnya.

    Sementara itu, Plt Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan hingga kini kasus Mpox di Indonesia masih belum bertambah.

    Baca: cacar monyet di Indonesia capai 38 kasus

    Sejak Januari hingga awal September terdapat 14 kasus Mpox, namun semuanya kini telah sembuh.

    “Memang kemarin sempat ada lima suspek, terus beberapa hari yang lalu itu sempat ada 10 suspek dan kemarin ada dari Bandara Soekarno-Hatta itu dikatakan ada tiga suspek, ya. Namun semuanya sampai saat ini masih ada tujuh sampel yang dalam pemeriksaan, sementara yang lain sudah negatif,” kata Siti.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayah di Indonesia Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayah di Indonesia Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan mayoritas kota berpotensi hujan berintensitas sedang hingga lebat pada Jumat (06/09/2024).

    Dalam laman resminya, BMKG menyebut wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan. Riau, Jambi, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Tengah berpotensi hujan berintensitas sedang hingga lebat.  

    Selain itu wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku juga berpeluang diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

    Kondisi cuaca seperti ini juga berpotensi melnda wilayah Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, Papua Selatan.

    BMKG memperkirakan suhu udara berkisar antara 16 hingga 35 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara antara 34 hingga 100 persen.

    Suhu terendah diprediksi terjadi di Kota Jayawijaya dan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Palembang.

    Sementara itu, wilayah perairan berpotensi hujan dengan intensitas lebat diprediksi terjadi di wilayah Laut Andaman, Perairan utara Aceh, Perairan barat Sumatera Utara hingga Bengkulu, Perairan barat Lampung.

    Selat Malaka, Pesisir barat Kalimantan Barat, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Maluku, Laut Seram, Laut Halmahera, Teluk Cendrawasih, Perairan utara Papua, dan Laut Arafuru juga berpotensi hujan lebat.

     

  • Cuaca Hari Ini: Termasuk Jakarta, Mayoritas Kota di Indonesia Bakal Hujan

    Cuaca Hari Ini: Termasuk Jakarta, Mayoritas Kota di Indonesia Bakal Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar kota di Indonesia termasuk Jakarta, diperkirakan hujan pada Minggu (08/09/2024).

    Dilihat dari akun youtube resmi BMKG, hujan berintensitas ringan diprediksi terjadi di Kota Banda Aceh, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Yogyakarta, Mataram.

    Selain itu Kota Tanjung Selor, Samarinda, Makassar, Palu, Kendari, Ambon, Ternate, Manokwari dan Jayapura diprediksi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Kemudian hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Palangkaraya, Mamuju, Manado, Jayawijaya dan Nabire.

    Sedangkan Kota Medan berpeluang terjadi hujan lebat. Kota Padang dan Tanjung Pinang, Palembang, Pontianak, Banjarmasin, Sorong diprediksi akan dilanda hujan disertai petir.

    Suhu udara rata-rata berkisar antara 16 hingga 34 derajat celsius dengan tingkat kelembaban berkisar antara 43 hingga 100 persen

    Suhu terendah diprediksi terjadi di Kota Jayawijaya dan suhu tertinggi diperkirakan akan dirasakan masyarakat yang berada di Kota Banda Aceh, Jambi dan Serang.

     

  • Jangan Lewatkan Fenomena Langka, Komet A3 Melintas di Indonesia

    Jangan Lewatkan Fenomena Langka, Komet A3 Melintas di Indonesia

    7cloud.asia – Komet C/2023 A3 atau Tsuchinshan-ATLAS bersinar terang melintasi langit pada Jumat (27/09/2024) pagi. Fenomena langka ini akan berlangsung hingga awal Oktober 2024.

    Direktur Griya Antariksa, Mutoha Arkanuddin, menjelaskan Komet C/2023 A3 dapat diamati di langit Indonesia, seperti di Kupang, Ponorogo, dan Yogyakarta.

    Dia mengatakan, masyarakat dapat menyaksikannya dengan mata telanjang pada pagi hari setelah fajar.

    “Pandanglah ke arah langit timur setelah adzan subuh, akan tampak seperti titik terang terbungkus kapas yang sangat tipis dengan ekor menjutai ke atas,” jelasnya. 

    Melansir Kompas.com, Mutoha menjelaskan sepanjang tahun 2024 komet ini merupakan yang paling terang terlihat di langit.

    Baca: Fenomena Supermoon berpotensi picu banjir rob

    “Kecerahannya diperkirakan menandingi planet Venus. Saking terangnya komet ini kemungkinan bisa dilihat dengan mata telanjang,” katanya.

    Komet ini kemungkinan memiliki dua ekor, satu putih dan satu kebiruan. Orientasinya di Tata Surya bagian dalam memungkinkan ekornya memancarkan lebih banyak cahaya ke Bumi, sehingga membuatnya tampak lebih terang.

    Bintang berekor ini adalah komet pendatang dari batas tata surya yang dikenal sebagai Awan Oort dan hanya dapat dilihat 80.000 tahun sekali.

    Karena itu, kemunculan Komet C/2023 menjadi fenomena astronomi langka dan sangat sayang dilewatkan.

    Baca: Fenomena Strawberry Moon dapat disaksikan nanti malam

    Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovaasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin mengungkapkan, nama Tsuchinshan-ATLAS atau C/2023 diambil dari waktu pertama kali komet itu teramati, yaitu pada periode Januari-Februari 2023.

    Benda langit ini ditemukan oleh astronom di Observatorium Tsuchinshan China dan Teleskop Robotik Asterod Terrestrial-impact Last Alert System (ATLAS) Afrika Selatan.

    “Komet C/2023 A3 adalah komet non-periodik (kode C hanya sekali tampak). Pertama kali tahun 2023, pada pertengahan bulan pertama (kode A) dengan urutan ketiga (kode 3),” urainya.

    Baca: Mengenal fenomena Soltis yang bikin siang menjadi panjang

    Hari ini, Komet C/2023 A3 telah terlihat dan sedang menuju puncak kecerahannya . Masyarakat dapat melihat waktu puncak Komet C/2023 A3 pada Jumat pagi 27 September 2024 mulai pukul 04.30 hingga langit terang. 

    Namun, jika Anda belum sempat melihatnya hari ini, jangan khawatir. Komet ini akan kembali bersinar terang hingga tanggal 12 Oktober 2024 dan setelahnya meredup karena tidak mendapatkan cahaya Matahari.

    Waktu terbaik untuk melihatnya adalah pada Minggu (29/9/2024) dan Senin (30/9/2024), ketika Komet C/2023 A3 akan bergabung dengan bulan sabit yang memudar.

    Sementara para pengamat langit di belahan Bumi utara dapat melihat komet ini sekilas pada ketinggian beberapa derajat di atas cakrawala timur-tenggara sekitar 30 menit, sebelum Matahari terbit antara Jumat (27/9/2024) dan Rabu (2/10/2024).

    Baca: Fenomena perigee juga bisa picu banjir rob

    Pada Minggu (30/9/2024), komet C/2023 A3 akan menghilang dalam cahaya fajar dan tidak bisa dilihat oleh orang-orang yang berada di lintang tengah utara, yakni Kanada, Rusia, Norwegia, dan Amerika Serikat (AS).

    Namun, untuk masyarakat yang berada di negara dekat khatulistiwa, seperti Indonesia, mereka masih bisa melihat Komet C/2023 A3 hingga Rabu (2/10/2024).

    Setelahnya, komet ini akan menghilang dalam silau Matahari dan diperkirakan akan muncul kembali di langit malam belahan Bumi utara pada Sabtu (12/10/2024).

    Saat berada pada titik terdekatnya dengan Bumi, komet ini akan berada di dekat ufuk barat.