7cloud.asia – Beberapa waktu lalu viral seruan peringatan Indonesia Darurat. Bahkan seruan tersebut juga mewarnai prosesi wisuda Universitas Indonesia (UI) yang berlangsung di Balairung UI Depok pada Sabtu (24/08/2024).
Dari sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial, tampak para wisudawan/wisudawati terutama dari Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) mengacungkan kertas bertuliskan ‘Indonesia Darurat’.
Tulisan yang berlatar warna biru tersebut juga tampak gambar Garuda Pancasila. Pada kertas tersebut ditambah keterangan #KAWALPUTUSANMK dan #DEMOKRASIDIKEBIRI.
Baca: Ini arti seruan Indonesia Darurat bergambar Garuda biru
Tak hanya itu, salah seorang wisudawati jurusan Hubungan Internasional, FISIP UI, Antonia Adela dalam pidato perwakilan wisudawan juga menyerukan semua pihak untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
“Sebagai mahasiswa Universitas Indonesia bersama saya mengajak kita semua untuk selalu membuka mata dan mengawal keputusan Mahkamah Konstitusi untuk Indonesia yang lebih baik dan demokratis,” kata Antonia yang disambut tepuk tangan dan gemuruh para wisudawan.
Seperti yang diwartakan sebelumnya, sejak Rabu lalu (21/08/2024) viral seruan peringatan Indonesia Darurat. Hal ini buntut dari upaya pemerintah dan DPR RI yang merevisi UU Pilkada.
Baca: Guru besar UI sebut DPR berkhianat
Padahal UU Pilkada yang mengatur soal ketentuan persyaratan calon kepala daerah tersebut telah diputuskan MK pada Selasa (20/08/2024) lalu.
Putusan MK ini tidak hanya membawa angin segar bagi demokrasi di Indonesia. Tetapi juga dapat memupus harapan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, di pilkada tahun ini.
Karena itu, DPR Bersama pemerintah merevisi UU Pilkada dan seyogyanya akan disahkan pada Kamis lalu. Tindakan pembangkangan terhadap putusan MK ini memicu reaksi negative rakyat Indonesia.
Ribuan massa dari berbagai elemen berunjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR. Aksi serupa juga dilakukan serentak di sejumlah daerah. Tuntutan mereka sama, yaitu batalkan revisi UU Pilkada.

Leave a Reply