Tag: jakarta

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Surabaya dan Sejumlah Kota

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Surabaya dan Sejumlah Kota

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai petir terjadi di sejumlah kota di Indonesia, termasuk Surabaya pada Rabu (03/12/2025).

    Melalui kanal youtube resminya, BMKG memprediksi hujan disertai petir juga akan melanda Kota Palembang, Yogyakarta, Pontianak dan Banjarmasin.

    Sedangkan hujan berintensitas lebat berpotensi mengguyur Kota Bandung. Sementara hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Medan, Serang, Jakarta, Semarang, Palangkaraya, Tanjung Selor, Mamuju, Makassar dan Merauke.

    Selanjutnya hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi Kota Pekanbaru, Padang, Bengkulu, Jambi, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Samarinda, Denpasar, Mataram, Palu.

    Kondisi cuaca serupa berpeluang pula terjadi di Kota Gorontalo, Manado, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya dan Nabire.

    BMKG juga mengimbau warga yang berada di Kepulauan Bangka Belitung agar mewaspadai potensi angin kencang.

     

     

     

  • Pemprov DKI Dorong UMKM Kuliner Terapkan Praktik Usaha yang Ramah Lingkungan

    Pemprov DKI Dorong UMKM Kuliner Terapkan Praktik Usaha yang Ramah Lingkungan

    7cloud.asia – Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mendorong pelaku usaha kuliner di seluruh wilayah Jakarta untuk menerapkan praktik usaha ramah lingkungan dan berkelanjutan guna menjaga kualitas lingkungan.

    Upaya ini diperkuat melalui program pembinaan ECO ACT (Education, Collaboration, Action) yang ditekankan pada penguatan pemahaman dan kemampuan teknis pelaku usaha; peningkatan kolaborasi dengan akademisi, dunia usaha, mitra CSR dan komunitas; serta aksi nyata dan pilot project yang dapat direplikasi.

    Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin mengatakan, sektor kuliner yang jumlahnya masif merupakan salah satu kontributor terbesar dalam menghasilkan limbah di Jakarta. Karena itu, penerapan standar lingkungan tidak lagi bersifat opsional.

    Menurutnya, pengelolaan limbah cair, sampah makanan, dan emisi harus menjadi bagian integral dari operasional usaha.

    “Melalui ECO ACT, kami memastikan pelaku usaha memahami dan menjalankan standar lingkungan agar operasionalnya tidak menambah beban pencemaran Jakarta,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

    Baca Juga: Mengenal Gang Gloria, Tujuan Wisata Kuliner Legendaris di Jakarta

    Dari sisi pengelolaan sampah, Kapokja Deputi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Ditjen Pengurangan Sampah dan Ekonomi Sirkular KLH, Wisti Noviani Adnin, mengungkapkan bahwa UMKM kuliner di Jakarta menghasilkan lebih dari 500 ton sampah per hari. 

    Ia menekankan perlunya pemilahan dan pengolahan sampah langsung dari sumbernya.

    “Pelaku usaha harus memilah sampah sejak di dapur. Kolaborasi dengan penyedia layanan pengelolaan sampah seperti peternakan, asosiasi maggot, atau komposter sangat penting agar sampah organik tidak lagi berakhir di TPA,” katanya.

    Dukungan juga datang dari Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro Kementerian Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM), Riesta Karentina, yang menilai pelaku usaha perlu menguasai green skills untuk dapat beradaptasi dengan tuntutan usaha berkelanjutan.

    Ia menyampaikan, keterampilan tersebut meliputi manajemen limbah, desain produk berkelanjutan, hingga strategi pengurangan dan daur ulang sampah.

    Baca Juga: Tren Kuliner Halal di Amerika Serikat

    Riesta turut mendorong penguatan komunikasi digital melalui komunitas daring dan kerja sama dengan micro-influencer untuk menyebarkan pesan keberlanjutan, terutama kepada generasi muda.

    “Pelaku usaha bisa menjadi circular entrepreneur dengan mengubah model bisnis linear menjadi sirkular: buat, pakai, pulihkan. Pelajari juga eco-design dan upcycling untuk menciptakan nilai tambah,” katanya.

    Di sisi lain, Founder Bahasa Bisnis, Edhy Surbakty, menyoroti pentingnya pengurangan food waste sebagai kunci bisnis kuliner berkelanjutan.

    Dia menyarankan pelaku usaha melakukan pencatatan sisa makanan di tiga titik kritis yakni, persiapan dapur (preparation), sisa makanan di piring (plate waste), dan bahan kedaluwarsa di penyimpanan (storage).

    “Sediakan pilihan porsi small, regular, dan large, serta evaluasi menu yang jarang dipesan. Bekerja samalah dengan bank sampah, maggoters, atau komposter untuk mengolah sisa makanan,” jelasnya.

    Baca Juga: Pemprov Daerah Khusus Jakarta Maksimalkan Jakarta Recycle Centre untuk Olah Sampah Makanan

    Menurutnya, praktik keberlanjutan dapat sekaligus memperkuat citra usaha melalui brand storytelling, misalnya menceritakan capaian pengurangan sampah dapur hingga 20 persen dalam tiga bulan. 

    Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa keberlanjutan justru membuka peluang pasar.

    “Sebanyak 62 persen konsumen memilih produk berkelanjutan meski harganya lebih tinggi. Ini peluang besar bagi pelaku usaha kuliner,” tandasnya.


     

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Siang dan Sore Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Siang dan Sore Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur seluruh wilayah Jakarta pada Kamis (04/12/2025) siang dan sore hari.

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada pagi hari, hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu.

    Di waktu yang sama, hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Selatan. Malam harinya, BMKG memprediksi seluruh wilayah Jakarta berawan.

    Sementara untuk wilayah lainnya, BMKG memprediksi hujan berintensitas sedang hingga lebat akan mengguyur wilayah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Yogyakarta.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi pula terjadi di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara.

    Selain itu wilayah Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua juga berpeluang terjadi hujan berintensitas sedang hingga lebat.

    Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpeluang pula mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Maluku, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

    BMKG juga mengajak masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang yang bertiup di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

  • Layanan Air Bersih di Jakarta Belum Merata, Apa Penyebabnya?

    Layanan Air Bersih di Jakarta Belum Merata, Apa Penyebabnya?

    7cloud.asia – Di tengah upaya Kota Jakarta meningkatkan peringkatnya dalam daftar kota global dunia, ada fakta menyesakkan terkait layanan air bersih.

    Ternyata akses layanan air bersih di Jakarta masih belum merata. Padahal kebutuhan air bersih adalah hal mendasar dalam kehidupan sehari-hari.

    Sejumlah daerah terutama di sejumlah kawasan Jakarta Utara seperti Muara Angke hingga kini belum mendapat layanan air bersih.

    Menurut Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung persoalan yang terjadi tersebut menunjukkan masih adanya ketidakadilan bagi warga dalam mengakses air bersih. 

    Baca Juga: Perluas Layanan Air Bersih, Pemprov DKI Jakarta Mulai Operasikan IPA Pesanggrahan

    Akibat kondisi tersebut, warga Muara Angke harus mengeluarkan biaya yang lebih mahal untuk mendapatkan air bersih. Padahal, tidak semua warga di sana tergolong keluarga mampu.

    “Termasuk yang di Angke tadi, daerah yang mohon maaf yang sebenarnya lebih membutuhkan air bersih tetapi mereka harus membayar. Dan menurut saya yang seperti ini tidak fair,” ujar Pramono, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/12/2025).

    Karena itu, Pramono terus mendorong PAM JAYA untuk terus memperluas cakupan layanan air bersih di seluruh wilayah Jakarta.

    Dia menargetkan, cakupan layanan air bersih untuk seluruh masyarakat Jakarta bisa mencapai 85 persen pada tahun depan dan mencapai 100 persen pada 2029.

    Baca Juga: DKI Jakarta Terancam Krisis Air Bersih: Kebutuhan Terus Meningkat Tak Sebanding dengan Pasokan

    “Maka kenapa kemudian PAM JAYA betul-betul kami dorong untuk tahun depan itu kalau bisa capaian untuk air bersihnya sudah di atas 85 persen,” katanya.

    Meski saat ini cakupan layanan air bersih di Jakarta sudah mengalami peningkatan signifikan, menurut Pramono hal itu masih belum cukup.

    Untuk mengatasi masalah ini, Pramono Anung mendorong PAM JAYA mempercepat proyek perluasan pipanisasi dan pengembangan sumber air bersih baru. 

    Diharapkan upaya ini dapat menyelesaikan krisis air bersih dan meringankan beban biaya yang ditanggung oleh warga Jakarta.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada, Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir

    Cuaca Hari Ini: Waspada, Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan disertai petir berpotensi melanda sejumlah wilayah di Jakarta pada Jumat (05/12/2025) pagi hingga malam  hari.

    Laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Kepulauan Seribu pada pagi hari. Wilayah lainnya diprediksi berawan tebal.

    Siangnya hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sedangkan wilayah lainnya berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Selanjutnya pada malam hari, potensi hujan disertai petir akan melanda wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Wilayah lainnya diprediksi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Untuk wilayah lainnya di Indonesia, BMKG memprediksi hujan berintensitas sedang hingga lebat akan mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung.

    Wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara juga berpotensi terjadi hujan berintensitas sedang hingga lebat.

    Kondisi cuaca seperti ini berpotensi pula mengguyur wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua dan Papua Selatan.

    BMKG mengajak masyarakat mewaspadai hujan dengan intensitas lebat hingga sangat yang berpotensi mengguyur wilayah Bengkulu. Selain itu angin kencang di wilayah Sulawesi Utara.

  • Enam Wilayah di Jakarta Diminta Waspadai Banjir Rob pada 4-6 Desember

    Enam Wilayah di Jakarta Diminta Waspadai Banjir Rob pada 4-6 Desember

    7cloud.asiaBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi banjir rob berpotensi melanda wilayah Jakarta pada 4-6 Desember 2025. 

    Puncak banjir rob di Jakarta diperkirakan akan terjadi pada Jumat (5/12/2025) besok 

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jakarta, Isnawa Adji, mengimbau warga di area pesisir meningkatkan kesiapsiagaan

    Adji menambahkan terdapat enam wilayah pesisir yang berpotensi mengalami banjir rob, yaitu Kamal, Muara Angke, Baywalk Pluit, Sunda Kelapa, RE Martadinata, dan Blencong Marunda. 

    Baca Juga: Penurunan Tanah, Kenaikan Permukaan Air Laut dan Perubahan Iklim Perburuk Banjir Rob di Jakarta

    “Rob diprediksi terjadi pada 4-6 Desember 2025 dengan waktu puncak 5 Desember 2025 pukul 09.00 WIB. Masyarakat pesisir perlu meningkatkan kesiapsiagaan mengingat durasi pasang tinggi bisa berlangsung beberapa hari berturut-turut,” kata dia di Jakarta, Kamis (4/12/2025).

    Tak hanya itu, warga diimbau mewaspadai perubahan kondisi cuaca serta dinamika air laut yang bisa berubah cepat. Warga juga diingatkan untuk menghindari aktivitas di daerah pesisir yang berisiko terkena banjir rob, terutama saat puncak pasang.

    Mengantisipasi ancamanbanjir rob, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan BMKG untuk melakukan operasi modifikasi cuaca.

    Pasalnya, wilayah Jakarta juga berpotensi dilanda cuaca ekstrem dalam beberapa waktu ke depan.

    Baca Juga: Perubahan Iklim Membuat Banjir Rob Makin Sering Terjadi, Ini Dampaknya untuk Anak-anak

    “Waktu-waktunya tentunya mereka yang akan menentukan,” katanya dikutip beritajakarta.id

    Pramono menilai, pelaksanaan modifikasi cuaca tidak bisa dilakukan secara mendadak. Menurut dia, hal itu harus disesuaikan dengan data lapangan.

    Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta juga telah menyiagakan pompa untuk melakukan penyedotan ketika terjadi banjir.

    Setidaknya, saat ini terdapat 600 pompa yang disiapkan untuk penanganan ketika terjadi banjir rob di pesisir Jakarta.

    “Termasuk ketika rob kemarin naik, orang kan khawatir di Muara Angke, kan bisa kelihatan bahwa kemudian pompa sudah kita siapkan untuk mengatasi itu,” kata dia

     

  • Menuju Kota Global, Jakarta Berbenah Menjadi Kota Ramah Hewan

    Menuju Kota Global, Jakarta Berbenah Menjadi Kota Ramah Hewan

    7cloud.asia  – Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk menciptakan kota yang aman dan ramah bagi binatang peliharaan.

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, pihaknya akan secara sungguh-sungguh telah mengalokasikan untuk penanganan hewan dalam APBD.

    Adapun penanganan yang dilakukan seperti vaksinasi rabies massal, sterilisasi, penyediaan pakan dan edukasi kepada masyarakat.

    Pemprov DKI Jakarta, sambung Pramono, sangat concern lantaran isu mengenai hewan juga akan memberikan kontribusi signifikan terhadap penilaian kota global dunia. 

    Baca Juga: Jakarta Jadi Kota Global: Apa Dampaknya Bagi Warga?

    Saat ini, Jakarta telah menduduki peringkat nomor 71, naik dari sebelumnya di urutan 74 dari total 156 kota global dunia.

    Pramono berharap di tahun 2030, Jakarta bisa masuk dalam daftar top 50 kota global dunia.

    “Salah satu hal kontribusi kita memperlakukan hewan, tentunya juga menjadi penilaian,” ujarnya saat membuka kegiatan Animal Welfare International Conference-Indonesia 2025, Jumat (5/12/2025).

    Kegiatan yang berlangsung Jalan Kuningan Persada, Kelurahan Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kegiatan yang diikuti para peserta dari sejumlah negara.

    ”Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan sepenuhnya terhadap apa yang menjadi tema utama acara ini. Hal itu sudah terbukti kami menandatangani Pergub Nomor 36 tahun 2025,” ujar Pramono.

    Baca Juga: Menuju Kota Global, Jakarta Genjot Proyek JSDP untuk Atasi Air Limbah di Jakarta

    Dikatakan Pramono, Pergub itu berisi tentang larangan mengonsumsi hewan yang bisa menimbulkan penyakit rabies seperti anjing dan kucing.

    Selain mengeluarkan regulasi, Pram juga mengaku telah meminta kepada jajaran Satpol PP agar melakukan pengawasan dan penindakan bila ditemukan pelanggaran.

    Kemudian, mengenai video viral seperti harimau di Kebun Binatang Ragunan yang terlihat kurus kurang makan, beberapa waktu lalu, Pramono mengaku telah memberikan atensi khusus.

    Ia juga memastikan setelah menyempatkan diri melakukan tinjauan lapangan, video tersebut merupakan kejadian lama saat pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.

     

  • Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Jawa Barat

    Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Jawa Barat

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan sangat lebat hingga ekstrem disertai angin kencang untuk wilayah Jawa Barat pada Minggu (07/12/2025).

    Dalam laman resmi BMKG, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur wilayah Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Tengah, Kalimantan Barat dan Sulawesi Barat.

    Sementara wilayah lainnya berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat seperti wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Banten, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi pula terjadi di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua , Papua Selatan.

    Sedangkan untuk wilayah Jakarta, pada pagi hari kondisi cuaca diprediksi berawan tebal hingga hujan dengan intensitas ringan.

    Namun masih ada potensi hujan disertai petir di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Kepulauan Seribu pada siang dan sore hari. Wilayah lainnya diprediksi berawan hingga hujan dengan intensitas ringan.

    Malam harinya hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Kepulauan Seribu berpotensi terjadi hujan disertai petir.  

  • DKI Jakarta Waspadai Peningkatan Curah Hujan hingga Akhir Tahun

    DKI Jakarta Waspadai Peningkatan Curah Hujan hingga Akhir Tahun

    7cloud.asia – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran wilayah dan dinas terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi curah hujan tinggi dan banjir rob menjelang akhir tahun.

    Saat memimpin Townhall Meeting bersama para camat dan lurah serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di Balai Kota DKI Jakarta, pekan lalu Pramono menyoroti prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi peningkatan curah hujan, yang diperkirakan akan terjadi mulai pekan kedua Desember 2025 hingga Januari 2026. 

    BMKG memperkirakan curah hujan di Jakarta dapat mencapai di atas 200 hingga 300 milimeter per hari yang berpotensi menyebabkan banjir Jakarta.

    “Untuk itu memang harus ada persiapan di lapangan yang dipersiapkan secara dini,” ujar Pramono.

    Kondisi ini juga dibarengi dengan perkiraan kenaikan air rob pada Desember. Karena itu, Pramono telah meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk memastikan seluruh pompa agar dapat beroperasi optimal.

    Pramono juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera melakukan modifikasi cuaca sebagai upaya mitigasi, terutama saat curah hujan diprediksi melebihi 200 milimeter

    Di hadapan para camat dan lurah se-Jakarta, Pramono menekankan perlunya melakukan persiapan dini di lapangan terhadap potensi terjadinya banjir.

    “Sebagai camat, sebagai lurah, di mana saudara-saudara berada, kalau ada saluran yang kurang baik, segera dilaporkan. Apakah itu menjadi tanggung jawab saudara atau menjadi tanggung jawab Sumber Daya Air, dan sebagainya, harus segera dikoordinasikan,” jelasnya.

    Pramono juga mengingatkan pentingnya memperkuat koordinasi dengan dengan warga, termasuk memanfaatkan fungsi rumah ibadah seperti masjid dan gereja sebagai sarana peringatan dini terjadinya bencana.

    Dia juga meminta para lurah dan camat agar hadir di lapangan untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada warga.

    “Dan kalau perlu memang diadakan posko bersama, posko terpadu di lapangan. Karena infrastruktur kitakan sudah relatif berjalan baik,” katanya. 

    Dalam kesempatan ini, Gubernur juga menegaskan bahwa program normalisasi Kali Krukut dan Ciliwung akan dilanjutkan. Upaya ini untuk mencegah dampak bencana banjir di Jakarta.

    Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, seluruh jajaran sudah diminta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, angin kencang, dan pohon tumbang.

    Ia menyampaikan, BPBD DKI Jakarta bersama perangkat daerah terkait telah menyiapkan langkah antisipatif. Para personel siaga di lapangan untuk mendukung penanganan darurat dengan peralatan evakuasi maupun sarana pendukung lainnya.

    Isnawa menjelaskan, Jakarta memiliki sekitar 30 ribu RT yang harus dilindungi, sehingga upaya mitigasi dan kesiapsiagaan perlu dilakukan secara menyeluruh.

    “Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta juga telah menyiagakan sekitar 1.200 unit pompa yang tersebar di rumah pompa maupun pos pengendalian banjir, serta pompa portabel untuk mempercepat penyedotan genangan di titik rawan,” ujarnya, Selasa (2/12/2025.

    Ia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta melalui BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

    Selain itu, warga diharapkan aktif memantau informasi resmi dari BMKG dan kanal-kanal resmi Pemprov DKI Jakarta, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui Call Center Jakarta Siaga 112.

    BPBD DKI Jakarta terus mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan, menyiapkan tas siaga bencana, menjaga kebersihan saluran air di lingkungan sekitar, serta memastikan instalasi listrik tetap aman.

    “Kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha sangat penting dalam menghadapi musim hujan ini. Dengan kesiapsiagaan bersama, kita bisa meminimalisasi risiko dan dampak yang ditimbulkan,” tandasnya.

     

  • Cuaca Hari Ini: Sejumlah Kota Berpotensi Hujan, Termasuk Jakarta dan Padang

    Cuaca Hari Ini: Sejumlah Kota Berpotensi Hujan, Termasuk Jakarta dan Padang

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Jakarta, Padang dan sejumlah kota lainnya pada Selasa (09/12/2025).

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan juga berpotensi terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Serang, Surabaya.

    Selain itu, Kota Pontianak, Palangkaraya, Samarinda. Makassar, Palu, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Nabire dan Jayawijaya juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Kemudian hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Kendari dan Merauke. Sementara hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Semarang, Banjarmasin, Tanjung Selor, Mamuju dan Kupang.