Tag: kota

  • Jakarta Masuk Daftar 100 Kota Terbaik di Dunia Versi Resonance Consultancy

    Jakarta Masuk Daftar 100 Kota Terbaik di Dunia Versi Resonance Consultancy

    7cloud.asia – Kota Jakarta masuk peringkat 53 dalam daftar 100 World’s Best Cities 2026 yang dirilis Resonance Consultancy baru-baru ini

    Laporan 2026 World’s Best Cities Report yang dirilis setiap tahun ini mengidentifikasi 100 kota terbaik dari lebih dari 270 kota di seluruh dunia.

    Dilansir di laman resminya, Resonance Consultancy menyebut penilaian kota terbaik ini didasarkan pada kombinasi analisis berbasis data dan persepsi masyarakat global.

    Resonance Consultancy menilai kota-kota yang memiliki pengaruh besar secara global, pertumbuhan ekonomi yang kuat, serta daya tarik tinggi sebagai tempat untuk tinggal, dikunjungi, maupun berinvestasi.

    Baca: Peringkat Jakarta dalam Global Cities Index 2025, Naik Tiga Tingkat

    Itu sebabnya kota-kota besar semacam Helsinki, Frankurt, Seatle bahkan ibu kota negara adidaya macam Beijing ataupun Washington DC tidak masuk daftar teratas.

    Dalam laporan tersebut, ibu kota Inggris, London menempati posisi teratas sebagai kota terbaik di dunia tahun 2026, yang kemudian secara berurutan diikuti oleh New York, Paris, Tokyo, Madrid, Singapura, Roma, Dubai, Berlin, dan Barcelona di posisi sepuluh besar.

    Sementara Jakarta, berada di peringkat 53 dalam daftar kota terbaik dunia tahun 2026. Posisi Jakarta ini di bawah sejumlah negara tetangga seperti Singapura (peringkat 6) Bangkok, Thailand (22) dan Kuala Lumpur, Malaysia (50).

    Namun, Jakarta di atas sejumlah kota di Amerika Serikat, seperti Las Vegas (57), Boston (58) dan Washington DC yang berada di peringkat 59.

    Baca: Ketimpangan Jadi Hambatan Jakarta Menjadi Kota Global

    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno bangga capaian Jakarta yang berhasil menempati peringkat ke-53 dalam daftar 100 World’s Best Cities 2026. Dalam pemeringkatan tersebut, Jakarta berada di atas sejumlah kota besar dunia, termasuk Washington DC.

    Menurut Rano, capaian ini menjadi penyemangat bagi Pemprov DKI untuk terus meningkatkan kualitas kota.

    Penilaian positif tersebut didorong oleh tingginya aktivitas masyarakat, popularitas Jakarta di media sosial, serta kuatnya aspek lovability atau daya tarik kota melalui destinasi seperti Kota Tua dan Pantai Indah Kapuk (PIK).

    Selain itu, peningkatan integrasi transportasi publik, investasi, dan pembangunan kawasan perkantoran premium semakin memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang diperhitungkan di tingkat internasional.

    Baca: Rencana Jangka Panjang Jakarta Menjadi Kota Global

    Berikut daftar lengkap Laporan 2026 World’s Best Cities Report dari Resonance Consultant:
    London
    New York
    Paris
    Tokyo
    Madrid
    Singapore
    Rome
    Dubai
    Berlin
    Barcelona
    Sydney
    Los Angeles
    Seoul
    Amsterdam
    Beijing
    Shanghai
    Toronto
    São Paulo
    Hong Kong
    Istanbul
    Melbourne
    Bangkok
    Osaka
    Oslo
    Stockholm
    Miami
    Vienna
    San Francisco
    Bengaluru
    Mexico City
    Munich
    Dublin
    Copenhagen
    Zürich
    Chicago
    Milan
    Lisbon
    Prague
    Buenos Aires
    Mumbai
    Vancouver
    Rio de Janeiro
    Warsaw
    Hamburg
    Shenzhen
    Montreal
    Budapest
    Brussels
    Riyadh
    Kuala Lumpur
    Bogotá
    Guangzhou
    Jakarta
    Delhi
    Las Vegas
    Boston
    Washington D.C.
    Houston
    Auckland
    San Jose
    Helsinki
    Orlando
    Taipei
    Frankfurt
    Lima
    Atlanta
    Seattle
    Perth
    Manchester
    Cape Town
    Kraków
    Valencia
    Ottawa
    Athens
    Santiago
    Medellín
    Cologne
    Dallas
    Brisbane
    Hangzhou
    San Diego
    Hyderabad
    Chengdu
    Denver
    Calgary
    Abu Dhabi
    Austin
    Philadelphia
    Baltimore
    Stuttgart
    Rotterdam
    Lyon
    The Ruhr
    Busan
    Düsseldorf
    Mecca
    Porto
    Bucharest
    Birmingham
    Doha

  • Cuaca Hari Ini: Jakarta dan Mayoritas Kota Cerah Berawan

    Cuaca Hari Ini: Jakarta dan Mayoritas Kota Cerah Berawan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca di sebagian besar kota di Indonesia diprediksi cerah dan berawan pada Senin (29/06/2026), termasuk Jakarta.

    Meski demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun youtube resminya menyebut masih ada potensi hujan di sejumlah kota.

    Hujan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Jambi, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Samarinda, Tanjung Selor, Manado, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayapura dan Jayawijaya.

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Padang dan Mamuju. Sedangkan hujan disertai petir berpeluang terjadi di Kota Pekanbaru, Tanjung Pinang dan Pontianak.

    BMKG juga memprediksi angin kencang yang berpotensi terjadi di Banten, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan.

  • Cuaca Hari Ini: Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di sebagian Jakarta dan sebagian wilayah Indonesia pada Rabu (01/07/2026).

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang dan sore hari. Wilayah lainnya diprediksi cerah berawan.

    Sedangkan pagi dan malam hari, seluruh wilayah di Jakarta diprediksi cerah hingga berawan tebal.   

    Sementara kota-kota lainnya, BMKG memprediksi hujan intensitas ringan di Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Bengkulu, Palangkaraya, Samarinda, Mamuju, Palu, Manado.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi pula terjadi di Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi terjadi di Kota Tanjung Pinang, Tanjung Selor dan Nabire.

     

  • Normalisasi Sungai Code Hampir Rampung, Tapi Menyisakan Sejumlah Masalah

    Normalisasi Sungai Code Hampir Rampung, Tapi Menyisakan Sejumlah Masalah

    7cloud.asia – Normalisasi Sungai Code yang dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta hampir rampung dan telah mencapai sekitar 80 persen.

    Hal itu terungkap saat Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo meninjau progres normalisasi Sungai Code di kawasan Terban Madani, Jalan Dr. Sardjito hingga belakang Hotel Tentrem, Jumat (3/7/2026).

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta Umi Akhsanti yang mendampingi Hasto mengatakan pekerjaan normalisasi Sungai Code ini dilakukan dari Terban Madani hingga belakang Hotel Tentrem

    “Pekerjaan fisik hampir selesai, tetapi pekerjaan rumah kami masih ada di sisi kiri-kanan sungai dan wilayah yang berbatasan dengan Sleman karena di sana masih terdapat aktivitas masyarakat di badan sungai. Itu yang akan kami koordinasikan lebih lanjut,” ujarnya

    Ia menjelaskan, koordinasi dengan Pemerintah Kalurahan Caturtunggal akan dilakukan agar alat berat dapat melanjutkan pengerjaan pada sisi sungai yang masuk wilayah Kabupaten Sleman.

    Baca: Program Mundur, Munggah dan Madhep Kali dalam Penataan Pemukiman Pinggir Sungai Code

    Setelah segmen tersebut rampung, normalisasi akan diteruskan dari kawasan Kewek hingga Jembatan Sayidan sehingga penataan Sungai Code dapat diselesaikan secara bertahap.

    Umi menambahkan, hasil normalisasi Sungai Code tidak akan berhenti pada pengerukan saja. Pemkot Yogyakarta telah menyiapkan perawatan rutin melalui normalisasi sungai sedikitnya satu kali setiap tahun pada musim kemarau, yang dipadukan dengan pengelolaan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup.

    “Idealnya normalisasi dilakukan saat musim kemarau, sekitar Juni sampai Agustus, ketika debit air rendah sehingga proses pembersihan lebih mudah. Setelah ini, kami akan menjadwalkan normalisasi secara rutin agar kondisi sungai tetap terjaga,” katanya.

    Sementara Hasto mengatakan normalisasi Sungai Code tidak hanya bertujuan mengatasi pendangkalan sungai, tetapi juga menjadi langkah awal menata bantaran sungai menjadi ruang yang bersih, hijau, sehat, sekaligus produktif bagi masyarakat.

    “Alhamdulillah sekarang sudah hampir sampai batas Sleman. Ini beckho-nya terus membersihkan sungai yang kotor sekaligus memperdalam aliran sungai karena kemarin penuh dengan sampah dan terjadi pendangkalan. setelah ini kita susur sungai lagi bisa lebih keren ya. Sudah bersih dan airnya dalam,” ujar Hasto.

    Baca: Code Fest dan Pemukiman Kumuh Pinggir Sungai Code

    Hasto menjelaskan, setelah pengerukan selesai, perhatian pemerintah akan diarahkan pada penataan kawasan bantaran agar tidak kembali dipenuhi aktivitas yang mengganggu fungsi sungai Code

    Ia mengapresiasi kandang-kandang ayam yang sebelumnya berada di bantaran kini telah dibersihkan dan berharap kejadian tersebut tidak lagi terjadi.

    “Yang penting jangan kambuh lagi. Jangan nanti dipakai lagi untuk kandang ayam atau tempat menumpuk sampah. Kalau sungainya sudah dibersihkan, lingkungannya juga harus ikut dijaga,” tegasnya.

    Perhatian Hasto juga tertuju pada sejumlah pergola yang tampak kosong. Baginya, fasilitas itu sayang jika dibiarkan tanpa aktivitas.

    Ia pun mengusulkan agar warga bersama pemerintah wilayah menghidupkan kembali kawasan bantaran melalui gerakan penghijauan dan lomba kebersihan lingkungan.

    “Saya membayangkan di sini penuh bunga. Pergolanya hidup, masyarakat ikut merawat. Nanti bisa dibuat lomba kebersihan atau taman antar-RT dan RW. Kalau warganya bergerak bersama, kawasan sungai ini akan berubah menjadi tempat yang indah,” katanya.

    Baca: Pembangunan IPAL Komunal di Pemukiman Pinggir Sungai Code

    Tak hanya indah, Hasto juga ingin kawasan Sungai Code memiliki nilai ekonomi. Ia mengusulkan penanaman bunga air mata pengantin yang menjadi sumber pakan lebah lingseng penghasil madu.

    “Kalau bunga itu ditanam lebih banyak, selain mempercantik kawasan, lebah lingseng bisa menghasilkan madu. Sungainya bersih, bunganya indah, masyarakat juga bisa memperoleh manfaat ekonomi,” ujarnya.

    Meski mendorong penghijauan, Hasto menegaskan penataan vegetasi dilakukan secara selektif. Pohon-pohon yang berfungsi menjaga kestabilan lereng dan mencegah erosi tetap dipertahankan karena memiliki manfaat ekologis bagi kawasan sungai.

    Sebaliknya, pohon pisang yang pelepahnya sering menampung air akan dibersihkan karena dinilai berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab demam berdarah.

    “Pohon yang menjaga lereng tetap kita pelihara. Tetapi pohon pisang yang pelepahnya menjadi tempat genangan air perlu ditata karena bisa menjadi sarang jentik nyamuk. Lingkungan sungai harus bersih sekaligus sehat,” jelasnya.

    Baca: Romo Mangun, Arsitek Humanis yang Mengangkat Citra Sungai Code

  • Cuaca Hari Ini: Malam Hari, Hampir Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Malam Hari, Hampir Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta pada Minggu (05/07/2026) malam.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi pada pagi hari hampir seluruh wilayah Jakarta cerah berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan terjadi pada pagi hari di wilayah Jakarta Selatan.

    Selanjutnya pada siang dan sore hari, hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Timur. Sedangkan wilayah lainnya berawan hingga hujan dengan intensitas ringan.

    Malamnya hujan berintensitas sedang masih mengguyur wilayah Jakarta Timur. Sedangkan hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Hanya wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu yang diprediksi berawan.

    Untuk kota-kota lainnya di Indonesia, BMKG memprediksi hujan dengan intensitas ringan terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Serang, Bandung, Palangkaraya, Tanjung Selor.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi pula terjadi di Kota Mamuju, Gorontalo, Manado, Nabire, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke. Kemudian hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Pontianak, Palu.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur sebagian wilayah Jakarta pada Senin (06/07/2026) siang dan sore.

    Dalam laman Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat pada siang dan sore hari.

    Di waktu yang sama, wilayah lainnya di Jakarta diprediksi cerah hingga berawan. Pada pagi dan malam hari, seluruh wilayah Jakarta diprediksi cerah hingga berawan.

    Kemudian untuk wilayah lainnya di Indonesia, BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat.

    Wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Barat juga berpeluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

    Sedangkan hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Bengkulu.

    BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Banten, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.  

  • Cuaca Hari Ini: Kemarau Melanda, tapi Dua Wilayah Ini Berpotensi Hujan Sangat Lebat

    Cuaca Hari Ini: Kemarau Melanda, tapi Dua Wilayah Ini Berpotensi Hujan Sangat Lebat

    7cloud.asia – Ditengah musim kemarau yang melanda Jakarta saat ini, masih ada peluang hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di dua wilayah pada Selasa (07/07/2026).

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam laman resminya menyebut wilayah Sumatra Barat dan Bengkulu berpotensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang mengguyur wilayah Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Selatan.

    Untuk wilayah Jakarta umumnya kondisi cuaca diprediksi cerah hingga berawan dari pagi hingga malam. Namun, masih ada peluang hujan dengan intensitas ringan pada siang dan sore hari di wilayah Jakarta Selatan.

    Hujan dengan intensitas ringan berpeluang pula terjadi di wilayah Jakarta Utara pada malam hari. Sedangkan wilayah lainnya diprediksi cerah hingga berawan.

     

  • Peringatan 100 Tahun Ali Sadikin: Membangun Jakarta Menjadi Kota Metropolitan yang Berbudaya

    Peringatan 100 Tahun Ali Sadikin: Membangun Jakarta Menjadi Kota Metropolitan yang Berbudaya

    7cloud.asia – Selasa, 7 Juli 2026, tepat satu 100 tahun Ali Sadikin, gubernur yang sangat berjasa dalam mengembangkan Jakarta menjadi sebuah kota metropolitan yang modern.

    Di bawah kepemimpinan Ali Sadikin yang memimpin Jakarta periode 1966–1977, Jakarta meletakkan fondasi penting pembangunannya, khususnya di sektor pengembangan seni, budaya, dan ruang publik.

    Berkat pemikiran dan gagasan Ali Sadikin, Jakarta mengalami banyak perubahan karena proyek-proyek pembangunan yang mengutamakan kebudayaan.

    Beberapa di antaranya adalah Taman Ismail Marzuki, Kebun Binatang Ragunan, Proyek Senen, Taman Impian Jaya Ancol, Taman Ria Monas, Taman Ria Remaja, kota satelit Pluit di Jakarta Utara, serta pelestarian budaya Betawi di kawasan Condet.

    Dalam Peringatan 100 Tahun Ali Sadikin di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, peringatan satu abad Ali Sadikin menjadi momentum untuk mengenang kembali jejak kepemimpinannya yang menempatkan kebudayaan sebagai bagian penting pembangunan kota.

    Peringatan ini menjadi penghormatan atas jasa Gubernur DKI Jakarta periode 1966–1977 yang meletakkan fondasi penting pembangunan Jakarta, khususnya dalam pengembangan seni, budaya, dan ruang publik.

    Peringatan 100 Tahun Ali Sadikin diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), dan Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB).

    Acara ini turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta periode 2007–2012, Fauzi Bowo, keluarga besar Ali Sadikin, seniman, budayawan, akademisi, serta berbagai komunitas kebudayaan.

    Baca: Menyambut Lima Abad Kota Jakarta

    Salah satu warisan yang terus dirasakan hingga kini adalah Taman Ismail Marzuki yang tetap menjadi ruang tumbuh seni, budaya, dan kreativitas di ibu kota.

    “Bagi saya pribadi, bukan hanya pembangunan fisik yang menjadi warisan terbesar Bang Ali, tetapi juga keberanian beliau membangun ekosistem seni dan budaya. Siapa pun gubernur Jakarta tidak mungkin tidak melanjutkan apa yang telah diwariskan Bang Ali,” ujarnya dikutip dari pernyataan tertulis Pemprov DKI Jakarta.

    Menurut Pramono, kemajuan Jakarta harus tetap berpijak pada sejarah dan budaya. Karena itu, semangat yang diwariskan Ali Sadikin perlu terus dihidupkan melalui penguatan ekosistem seni dan budaya, sekaligus dikenalkan kepada generasi muda agar memahami perjalanan pembangunan Jakarta dan memiliki rasa memiliki terhadap kotanya.

    Semangat tersebut juga menjadi landasan Pemprov DKI Jakarta dalam melanjutkan pembangunan kota. Pramono menegaskan, Pemprov DKI terus memperkuat transportasi publik terintegrasi, mengembangkan kawasan berorientasi transit (TOD), serta menata Pasar Baru dan Kota Tua.

    Upaya tersebut berjalan seiring dengan pelestarian budaya Betawi, antara lain melalui revitalisasi Setu Babakan dan penguatan unsur budaya Betawi dalam berbagai kegiatan pemerintah.

    “Menjelang Jakarta memasuki usia lima abad pada 2027, kita ingin membangun Jakarta sebagai kota global yang modern, tetapi tetap berkarakter, menghargai sejarah, dan menjadikan kebudayaan sebagai identitas sekaligus kekuatan kota,” jelasnya.

    Pramono juga mengajak masyarakat terus menjaga dan mewariskan nilai-nilai yang ditinggalkan Ali Sadikin kepada generasi muda.

    Menurutnya, keberanian berinovasi, berpikir jangka panjang, dan membangun demi kepentingan masyarakat merupakan teladan kepemimpinan yang tetap relevan bagi pembangunan Jakarta.

    “Semangat Bang Ali bukan hanya tentang apa yang telah dibangun, tetapi juga keberanian mengambil keputusan demi kemajuan kota. Nilai kepemimpinan seperti keberanian berinovasi, berpikir jangka panjang, dan membangun untuk kepentingan masyarakat harus terus menjadi inspirasi bagi kita semua,” tuturnya.

    Baca: Pemprov DKI Jakarta Gandeng IKJ untuk Menjadikan Jakarta Sebagai Kota Global yang Berbudaya

    Ali Sadikin dan pembangunan budaya
    Lahir di Sumedang, 7 Juli 1927, Ali Sadikin memulai karir sebagai prajurit TNI AL. Dia dikenal merakyat dan disapa akrab oleh penduduk kota Jakarta dengan panggilan Bang Ali.

    Dilansir ikj.ac.id, Ali Sadikin berjasa besar dalam menghidupkan kembali aspek budaya Betawi, seperti topeng Betawi dan lenong, kerak telor, ondel-ondel dan sebagainya.

    Di bawah kepemimpinannya diselenggarakan pemilihan Abang dan None Jakarta. Selain itu, Ali Sadikin juga menyelenggarakan Pekan Raya Jakarta yang saat ini lebih dikenal dengan nama Jakarta Fair, sebagai sarana hiburan dan promosi dagang industri barang dan jasa dari seluruh tanah air, bahkan juga dari luar negeri.

    Ia juga sempat memberikan perhatian pada kehidupan para artis lanjut usia di kota Jakarta yang saat itu banyak bermukim di daerah Tangki, sehingga daerah tersebut dinamai Tangkiwood.

    Fasilitas transportasi di Jakarta berhasil diperbaiki dengan mendatangkan banyak bus kota dan menata trayeknya, serta membangun halte (tempat menunggu) bus yang nyaman.

    Di bawah pimpinan Ali Sadikin dibangun gelanggang remaja untuk berbagai aktivitas positif para remaja (ekstrakurikuler).

    Ali Sadikin melontarkan gagasannya untuk membangun pusat kesenian di Jakarta pada awal tahun 1968, saat meresmikan pemakaian kembali Balai Budaya yang merupakan tempat berkumpulnya seniman-seniman Jakarta di Jl Gereja Theresia.

    Dia melihat Balai Budaya sebagai satu-satunya wadah para seniman Indonesia di DKI Jakarta saat itu, tak lagi cukup untuk menampung para seniman untuk berkreativitas dan menuangkan gagasan seninya.

    Dari gagasan inilah lahir Taman Ismail Marzuki atau yang dikenal sebagai TIM yang bertahan hingga kini. Bagaimana proses pembangunan TIM akan kami ulas dalam tulisan selanjutnya.

    Baca: Jakarta Jadi Kota Global Apa Manfaat yang Dirasakan Warga?

     

  • Kabel Fiber Optik di Jalan Cideng Barat dan Timur Ditata

    Kabel Fiber Optik di Jalan Cideng Barat dan Timur Ditata

    7cloud.asia – Dinas Bina Marga DKI Jakarta Bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (Apjatel) dan operator telekomunikasi, Jumat (10/7/2026), melakukan penataan kabel fiber optik (FO) yang menjuntai sepanjang Jalan Cideng Barat dan Timur, Gambir, Jakarta Pusat.

    Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo mengatakan, kabel fiber optik sepanjang 4,8 kilometer tersebut direlokasi ke Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) bawah tanah yang sudah dibangun di sepanjang Jalan Cideng Timur dan Barat.

    Selain untuk keindahan kota, penataan kabel fiber optik ini juga untuk mewujudkan kota Jakarta yang lebih aman.

    “Penataan kabel fiber optik bertujuan menata kota Jakarta lebih aman, tertib dan aman,” ujar Heru dikutip beritajakarta.id.

    Baca: Kabel Semrawut Memakan Korban, Penataan Kabel di DKI Perlu Dipercepat

    Heru mengungkapkan, pihaknya gencar melakukan penataan kabel fiber di lima wilayah Jakarta, sesuai amanat Perda Nomor 8 tahun 2025 perihal penempatan jaringan utilitas.

    “Kami mengimbau operator telekomunikasi untuk mendata dan menata kabel fiber optik. Kami berharap ke depan seluruh jaringan utilitas di Jakarta tertata rapih,” ungkapnya.

    Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Kota Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Imam Adi Nugraha menjelaskan, 67 kabel fiber optik yang masih membentang di sepanjang Jalan Cideng Barat dan Timur ini, sebagian besar sudah tidak berfungsi sehingga dilakukan pemotongan.

    “18 operator telekomunikasi sudah menurunkan jaringan utilitas ke bawah tanah di kedua ruas jalan,” jelasnya.

    Ketua Korwil APJATEL Jabodetabek, Anton F. Belnis menargetkan penurunan kabel fiber sekitar 4,8 kilometer di sepanjang Jalan Cideng Timur dan Barat rampung selama dua pekan ke depan.

    “Selain penurunan kabel, sebanyak 800 tiang fiber optik turut serta dicabut. Kami juga meminta bantuan kepada PLN mengantisipasi agar membenahi kabel listrik yang kendur,” ungkapnya.

    Baca: Semua Kabel di Jakarta Nantinya Akan Ditanam di Dalam Tanah

  • Cuaca Hari Ini: Jakarta dan Mayoritas Wilayah Cerah hingga Berawan

    Cuaca Hari Ini: Jakarta dan Mayoritas Wilayah Cerah hingga Berawan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca cerah hingga berawan menyelimuti sebagian besar wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta pada Minggu (12/07/2026).

    Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan masih ada peluang hujan dengan intensitas ringan di beberapa kota.  

    Seperti Kota Tanjung Pinang, Tanjung Selor, Mamuju, Palu dan Ambon berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    BMKG juga memprediksi angin kencang di wilayah Aceh, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.