7cloud.asia – Dinas Bina Marga DKI Jakarta Bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (Apjatel) dan operator telekomunikasi, Jumat (10/7/2026), melakukan penataan kabel fiber optik (FO) yang menjuntai sepanjang Jalan Cideng Barat dan Timur, Gambir, Jakarta Pusat.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo mengatakan, kabel fiber optik sepanjang 4,8 kilometer tersebut direlokasi ke Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) bawah tanah yang sudah dibangun di sepanjang Jalan Cideng Timur dan Barat.
Selain untuk keindahan kota, penataan kabel fiber optik ini juga untuk mewujudkan kota Jakarta yang lebih aman.
“Penataan kabel fiber optik bertujuan menata kota Jakarta lebih aman, tertib dan aman,” ujar Heru dikutip beritajakarta.id.
Baca: Kabel Semrawut Memakan Korban, Penataan Kabel di DKI Perlu Dipercepat
Heru mengungkapkan, pihaknya gencar melakukan penataan kabel fiber di lima wilayah Jakarta, sesuai amanat Perda Nomor 8 tahun 2025 perihal penempatan jaringan utilitas.
“Kami mengimbau operator telekomunikasi untuk mendata dan menata kabel fiber optik. Kami berharap ke depan seluruh jaringan utilitas di Jakarta tertata rapih,” ungkapnya.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Kota Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Imam Adi Nugraha menjelaskan, 67 kabel fiber optik yang masih membentang di sepanjang Jalan Cideng Barat dan Timur ini, sebagian besar sudah tidak berfungsi sehingga dilakukan pemotongan.
“18 operator telekomunikasi sudah menurunkan jaringan utilitas ke bawah tanah di kedua ruas jalan,” jelasnya.
Ketua Korwil APJATEL Jabodetabek, Anton F. Belnis menargetkan penurunan kabel fiber sekitar 4,8 kilometer di sepanjang Jalan Cideng Timur dan Barat rampung selama dua pekan ke depan.
“Selain penurunan kabel, sebanyak 800 tiang fiber optik turut serta dicabut. Kami juga meminta bantuan kepada PLN mengantisipasi agar membenahi kabel listrik yang kendur,” ungkapnya.
Baca: Semua Kabel di Jakarta Nantinya Akan Ditanam di Dalam Tanah

Leave a Reply