Tag: cuaca ekstrem

  • Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Bakal Hujan

    Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Bakal Hujan

    7cloud.asia – Mayoritas kota besar di Indonesia diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir pada Sabtu (25/01/2025).

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui kanal youtube resminya menjelaskan hujan ringan berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Pangkal Pinang.

    Kondisi cuaca seperti ini juga berpotensi terjadi di Kota Serang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Mataram, Kupang, Makassar, Palu, Gorontalo, Ternate, Ambon, Manokwari dan Nabire.

    Baca: Puncak musim hujan di Jawa Timur Februari 2025

    Kemudian hujan dengan intesitas sedang berpeluang mengguyur Kota Bengkulu, Bandung, Denpasar, Samarinda, Manado dan Jayawijaya.

    Sedangkan hujan disertai petir Kota Tanjung Pinang, Palembang, Bandar Lampung, Pontianak, Tanjung Selor, Palangkaraya, Banjarmasin, Mamuju, Kendari, Sorong dan Merauke.

    Untuk seluruh wilayah Jakarta, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi pada pagi hari. Kondisi cuaca seperti ini masih berlanjut hingga sore hari di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

    Sementara wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang pada siang hingga sore hari. Di waktu yang sama wilayah Kepulauan Seribu diprediksi berawan tebal.

    Baca: Cuaca ekstrem di Jakarta dan beberapa wilayah hingga Februari 2025

    Malam harinya wilayah Kepulauan Seribu berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan. Sedangkan wilayah lainnya diprediksi berawan tebal.  

    BMKG juga mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah sebagian besar wilayah Jawa, sebagian kecil wilayah Kalimantan Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

    Sebelumnya Ketua Tim Kerja Prediksi dan Peringatan Dini BMKG cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sejumlah wilayah ini akan berlangsung hingga puncak musim hujan, yaitu Februari 2025.

  • Liburan Panjang, Waspada Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah Termasuk Jawa

    Liburan Panjang, Waspada Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah Termasuk Jawa

    7cloud.asia – Kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Jawa pada Minggu (26/01/2025). Masyarakat diimbau waspada.

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), selain wilayah Jawa, cuaca ekstrem berpotensi pula melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian besar wilayah Kalimantan.

    Selain itu, cuaca ekstrem berpotensi pula melanda sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Bali, Nusa Tenggara dan Papua.

    Baca: Pulau Jawa Waspada Bencana hingga April 2025

    Ketua Tim Kerja Prediksi dan Peringatan Dini pada BMKG, Ida Pramuwardhani mengatakan cuaca ekstrem berpotensi melanda wilayah tersebut hingga puncak musim hujan, yaitu Februari 2025.

    Lebih lanjut Ida mengungkapkan cuaca ekstrem biasanya terjadi pada sore, malam hingga dini hari seperti yang terjadi di wilayah Jakarta.

    Menurutnya ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya cuaca ekstrem. Adanya bibit siklon 97S yang terbentuk sejak beberapa hari yang lalu di sekitar wilayah Nusa Tenggara.

    Selain itu peningkatan aktivitas monsun dan seruakan dingin Asia yang turut berkontribusi pada peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.

    Selain cuaca ekstrem, sebagian besar kota di Indonesia berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir. Seperti Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Palembang berpotensi terjadi hujan ringan.

    Baca: Cuaca ekstrem di Jakarta dan beberapa wilayah hingga Februari 2025

    Kondisi cuaca yang sama berpeluang pula terjadi di Kota Pangkal Pinang, Serang, Jakarta, Surabaya, Mataram, Samarinda, Manado, Kendari, Ambon, Sorong, Manokwari dan Jayawijaya.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Bandung, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Makassar, Mamuju dan Nabire. Sedangkan Kota Gorontalo berpotensi terjadi hujan lebat.

    BMKG mengajak masyarakat mewaspadai potensi hujan disertai petir di Kota Jambi, Bandar Lampung, Kupang, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Tanjung Selor, Palu, Ternate dan Merauke.

     

  • Cuaca Hari Ini: Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Seharian

    Cuaca Hari Ini: Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Seharian

    7cloud.asia – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan seluruh wilayah Jakarta berpotensi hujan seharian pada Selasa (28/01/2025).

    Melalui laman resminya, hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di seluruh wilayah Jakarta pada pagi hari.

    Kondisi cuaca seperti ini masih berlanjut pada siang hingga sore hari kecuali wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Di ketiga wilayah ini BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang.

    Selanjutnya pada malam hari, seluruh wilayah Jakarta berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan.  

    Baca: Belasan warga meninggal akibat cuaca ekstrem di Jawa Tengah

    Tak hanya di Jakarta, peluang hujan juga terjadi di sejumlah kota di Indonesia. Seperti Kota Banda Aceh, Medan Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya.

    Demikian pula Kota Pontianak, Makassar, Palu, Gorontalo, Ternate, Sorong, Ambon dan Jayawijaya yang berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Denpasar, Kendari dan Nabire.

    Sedangkan Kota Pekanbaru, Jambi, Bandar Lampung, Serang, Kupang, Tanjung Selor, Samarinda, Banjarmasin, Palangkaraya, Manado, Mamuju dan Merauke berpotensi dilanda hujan disertai petir.

    Baca: Jakarta dan beberapa wilayah berpotensi terjadi cuaca ekstrem hingga Februari 2025

    BMKG juga mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar wilayah Kalimantan, sebagian besar wilayah Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

    Selain itu, masyarakat juga masih harus waspada terhadap potensi banjir rob di pesisir Kepulauan Riau, pesisir Jambi, pesisir Kepulauan Bangka Belitung, pesisir Sumatera Barat.

    Selain itu banjir rob juga berpotensi melanda pesisir Banten, pesisir utara Jakarta, pesisir Jawa Timur, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Kalimantan Tengah, pesisir Kalimantan Barat dan pesisir Kalimantan Utara.

     

     

     

  • Peringatan Dini BMKG: Cuaca Ekstrem Landa Jawa Tengah, Waspada Bencana

    Peringatan Dini BMKG: Cuaca Ekstrem Landa Jawa Tengah, Waspada Bencana

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jawa Tengah. Masyarakat diimbau waspada potensi bencana hidrometeorologi.

    Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam Rapat Koordinasi Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, menjelaskan cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana ini berlangsung hingga Februari 2025.

    Sebagian besar wilayah Jawa Tengah akan mengalami puncak musim hujan hingga Februari. Namun, puncak musim hujan ini tidak serempak, terjadi bertahap mulai November, Desember, Januari, hingga Februari.

    “Hal ini membuat potensi bencana, seperti yang terjadi di Pekalongan, masih bisa terjadi. Oleh karena itu, langkah antisipasi terus kami tingkatkan,” jelas Dwikorita dalam rilis BMKG.

    Baca: Cuaca ekstrem berpotensi landa Jakarta dan beberapa wilayah hingga Februari 2025

    Dalam rapat yang dihadiri oleh Pejabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana tersebut, Dwikorita menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah bekerjasama dalam menghadapi potensi bencana.

    Apalagi saat ini wilayah Jawa Tengah berada pada puncak musim hujan yang diperkirakan akan berlangsung hingga Februari 2025.

    Dalam pemaparannya Dwikorita menerangkan kondisi cuaca ekstrem seperti ini terjadi dipengaruhi oleh kombinasi aktif beberapa fenomena atmosfer global, seperti La Nina lemah, Monsun Asia, Madden-Julian Oscillation (MJO), serta gelombang ekuatorial Kelvin dan Rossby.

    Kondisi ini diperkuat oleh fenomena astronomis, seperti fase bulan baru, yang menciptakan potensi peningkatan curah hujan, angin kencang, hingga gelombang tinggi di wilayah pesisir.

    Selain itu, kelembaban udara yang sangat basah serta aktivitas konvektif lokal turut memicu pembentukan awan hujan yang menjulang tinggi.

    Baca: Cuaca ekstrem landa Jawa Tengah, belasan warga meninggal

    Semua faktor ini menjadi pemicu utama peningkatan risiko bencana seperti banjir, tanah longsor, banjir rob, dan angin kencang di sejumlah wilayah Jawa Tengah.

    Selanjutnya Dwikorita menerangkan ketika berada di puncak musim hujan, maka curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat akan terjadi di berbagai wilayah, terutama di kawasan rawan bencana seperti Pekalongan, Batang, dan Boyolali.

    Di wilayah ini ancaman tanah longsor dan banjir bandang menjadi perhatian utama. Dwikorita mencontohkan Kabupaten Boyolali yang berada dalam kondisi kritis.

    Sebab, lanjut dia, dengan adanya jalur sungai di lereng Gunung Merbabu maka akan  sangat rentan terhadap bencana hidrometeorologi.

    Baca: Banjir dan longsor kerap melanda Jawa Tengah, ini dia penyebabnya

    Sebelumnya, Dwikorita bersama tim BMKG telah mengunjungi wilayah ini untuk meninjau langsung kondisi di lapangan dan memberikan arahan mengenai langkah mitigasi bencana.

    Selain ancaman hujan ekstrem, BMKG juga mengidentifikasi potensi banjir rob yang dapat melanda kawasan pesisir utara dan selatan Jawa Tengah.

    Pada kesempatan itu, Dwikorita mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap tanda-tanda awal bencana, seperti retakan tanah, rembesan air dari lereng, atau pohon yang tiba-tiba miring.

    Jika tanda-tanda ini terdeteksi, masyarakat diimbau segera meninggalkan lokasi rawan dan melapor kepada pihak berwenang.

    Di sisi lain, masyarakat yang berada di pesisir diminta untuk menghindari aktivitas di dekat pantai saat terjadi pasang tinggi atau gelombang besar.

    Baca: Korban longsor di Pekalongan capai 17 orang

    “Kita semua harus bekerja sama untuk memastikan keselamatan masyarakat. Informasi yang kami sampaikan bukan hanya untuk meningkatkan kewaspadaan, tetapi juga untuk membantu masyarakat mengambil langkah konkret dalam mengantisipasi bencana,” urainya.

    Sementara itu, pejabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengambil langkah-langkah antisipasi.

    Diantaranya melakukan pemetaan jalur evakuasi, memastikan kesiapan drainase di kawasan rawan longsor, dan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat hingga tingkat desa.

     

  • Cuaca Hari Ini: Pagi Hari, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Pagi Hari, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur seluruh wilayah Jakarta pada Kamis (30/01/2025) pagi.

    Laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan potensi hujan dengan intensitas ringan masih berlangsung hingga sore hari di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

    Di waktu yang sama, hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur wilayah Jakarta Selatan. Wilayah lainnya di Jakarta diperkirakan berawan. Malam harinya seluruh wilayah diperkirakan berawan tebal.

    Baca: Pulau Jawa Waspada Bencana hingga April 2025    

    Tak hanya di Jakarta, kota-kota lainnya di Indonesia berpeluang pua terjadi hujan dengan intensitas ringan seperti Kota Bengkulu, Pangkal Pinang, Bandung, Semarang, Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya, Banjarmasin.

    Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula terjadi di Kota Palu, Gorontalo, Manado, Kendari, Ambon, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Palembang, Serang, Yogyakarta, Denpasar, Mataram dan Mamuju. Sementara hujan dengan intensitas lebat berpotensi mengguyur Kota Makassar.

    Untuk masyarakat yang berada di Kota Surabaya, Kupang dan Pontianak siap-siap dengan potensi hujan disertai petir.

    Baca: Liburan panjang waspada cuaca ekstrem

    BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian besar wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar wilayah Kalimantan.

    Cuaca ekstrem berpeluang pula terjadi di sebagian besar wilayah Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Selain itu, masyarakat juga masih harus waspada terhadap potensi banjir rob di pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Jambi, pesisir Kepulauan Bangka Belitung, pesisir Sumatera Barat, pesisir Lampung.

    Pesisir Banten, pesisir utara Jakarta, pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur, pesisir Kalimantan, pesisir Mauluku dan pesisir Maluku Utara juga berpotensi dilanda banjir rob.

     

     

     

  • Pemkot Jakarta Selatan Keruk Kali Baru Barat untuk Mitigasi Banjir

    Pemkot Jakarta Selatan Keruk Kali Baru Barat untuk Mitigasi Banjir

    7cloud.asia – Untuk memitigasi banjir selama musim hujan, Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mengeruk sedimen lumpur di Kali Baru Barat, Jalan Raya Pasar Minggu, Kalibata.

    “Untuk sedimen lumpur di Kali Baru Barat ini kita keruk sedalam satu meter,” kata Satgas Monitoring Alat Berat Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan, Arifin di Jakarta, Kamis (30/1/2025).

    Arifin mengatakan, pengerukan Kali Baru Barat dilakukan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi pada awal 2025 dan diperkirakan akan berlanjut hingga beberapa pekan ke depan.

    Dia menjelaskan, pengerukan Kali Baru Barat yang dilakukan dengan mengerahkan satu ekskavator tersebut setiap harinya bisa mengangkat hingga 15 meter kubik (m3) lumpur.

    “Untuk pengangkutan sedimen lumpur menuju tempat pembuangan menggunakan tiga ‘dump truck’,” katanya.

    Baca: Hujan deras guyur Jakarta sejak Selasa malam picu banjir di 52 RT

    Ia berharap, pengerukan Kali Baru Barat ini bisa mencegah terjadinya banjir, khususnya di RT 02/04, Kelurahan Kalibata.

    “Mudah-mudahan bulan depan semuanya selesai. Sehingga, akan berdampak positif terhadap lingkungan warga,” ucapnya.

    Sementara itu, salah seorang warga setempat, Rezha Ariviandi mengapresiasi upaya Sudin SDA Jakarta Selatan dalam mencegah atau meminimalisir banjir dengan cara melakukannya pengerukan kali.

    “Saya rasa ini pengerukan lumpur ini sangat efektif. Harapannya mudah-mudahan tidak ada genangan nantinya di lokasi sekitar sini,” ucap Rezha.

    Kali Baru Barat adalah salah satu sungai yang mengalir di Jakarta dan menjadi bagian dari dari Pengendalian Banjir dan Perbaikan Sungai Ciliwung Cisadane.

    Baca: Cuaca ekstrem di Jakarta dan beberapa wilayah hingga Februari 2025

    Kali Baru Barat ini mengalir melintasi antara lain kecamatan Pancoran dan Tebet, Jakarta Selatan.

    Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menyebut, Kali Baru Barat memiliki panjang 14.250 kilometer (km) dan luas 106.875 kilometer persegi (km2).

    Sebelumnya, Pemkot Jaksel sudah menambah dua embung pada 2024 untuk mengurangi masalah banjir di Jalan Pemuda, Jagakarsa dan SDN 01 Pesanggrahan.

    Kemudian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membangun sumur resapan sebanyak 29.845 titik untuk periode 2019-2023.

    Sumur resapan ini tersebar di lima kota dan satu kabupaten administrasi guna mengurangi genangan atau banjir khususnya saat hujan turun.

  • Cuaca Hari Ini: Termasuk Jakarta, Beberapa Kota Besar Berpotensi Hujan Disertai Petir

    Cuaca Hari Ini: Termasuk Jakarta, Beberapa Kota Besar Berpotensi Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan disertai petir berpotensi melanda beberapa kota di Indonesia, termasuk Jakarta pada Jumat (31/01/2025).

    Melalui akun youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada malam hari. Sedangkan wilayah lainnya diperkirakan hujan berintensitas ringan.

    Selanjutnya pada pagi hingga sore hari, hujan berintensitas ringan diperkirakan terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Di waktu yang sama, wilayah lainnya diperkirakan berawan tebal.

    Selain wilayah Jakarta, hujan disertai petir juga akan melanda Kota Bengkulu, Bandar Lampung, Kupang, Samarinda, Manado dan Ternate.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Banjarmasin, Gorontalo, Mamuju, Makassar, Sorong, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

    Sedangkan Kota Pangkal Pinang, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Palangkaraya, Tanjung Selor, Palu, Kendari, Ambon, Manokwari dan Jayapura berpotensi hujan dengan intensitas ringan.

    BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian besar wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar wilayah Kalimantan.

    Cuaca ekstrem berpeluang pula terjadi di sebagian besar wilayah Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Selain itu, masyarakat juga masih harus waspada terhadap potensi banjir rob di pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Sumatera Barat, pesisir Jambi, pesisir Kepulauan Bangka Belitung.

    Pesisir Banten, pesisir Jawa Tengah, pesisir Yogyakarta, pesisir Jawa Timur, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Kalimantan, pesisir Mauluku dan pesisir Maluku Utara juga berpotensi dilanda banjir rob.

  • Hujan Deras yang Memicu Banjir Landa Jakarta dan Sejumlah Kota, Ini Dia Penyebabnya

    Hujan Deras yang Memicu Banjir Landa Jakarta dan Sejumlah Kota, Ini Dia Penyebabnya

    7cloud.asia – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sejumlah kota lainnya di Indonesia beberapa hari terakhir hingga memicu terjadinya bencana hidrometeorologi ini akibat fenomena atmosfer Madden Julian Oscilliation (MJO).

    Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menjelaskan fenomena MJO berupa seruakan angin dingin dari Samudera Hindia ini sebelumnya sudah terjadi pada akhir bulan November hingga pertengahan Desember tahun lalu.

    Melansir Antaranews, fenomena MJO sama seperti tahun lalu yang diikuti oleh bibit siklon tropis dan mengakibatkan hujan deras dengan intensitas 30-50 mm.

    Baca: Hujan deras guyur wilayah Jakarta, picu banjir

    Kondisi cuaca seperti ini akhirnya memicu bencana hidrometeorologi banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah di selatan Jawa Barat dan Sumatera Utara, dengan dampak cukup signifikan hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

    “Seruakan udara dingin itu kemudian melandai dan saat ini berulang lagi. Memang siklus balik MJO dari Samudera Hindia ini pengulangannya terjadi setiap dua-tiga pekan atau 30-40 hari,” jelas Dwikorita.

    Mantan rektor UGM ini mengungkapkan potensi hujan deras yang dipicu oleh fenomena MJO tersebut masih akan berulang di Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan atau setidaknya sampai dasarian pertama bulan Februari yang merupakan puncak musim hujan.

    Baca: Cuaca ekstrem landa Jawa Tengah, waspada bencana

    Selama periode ini, BMKG mendeteksi hujan deras juga masih berpotensi mengguyur Sumatera Utara, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat.

    Kondisi cuaca serupa juga berpotensi melanda wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara.

    Kemudian untuk potensi hujan dengan intensitas sangat deras (lebih dari 50 mm) di Sumatera Barat dan Jawa Barat.

    “Poinnya adalah hampir setiap bulan atau seminggu-dua minggu terjadi cuaca ekstrem seperti ini,” ujarnya.

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Mayoritas Kota di Indonesia Bakal Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Mayoritas Kota di Indonesia Bakal Hujan

    7cloud.asia – Cuaca sebagian besar kota di Indonesia berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir pada Sabtu (01/02/2025).

    Dalam kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Pekanbaru, Bandar Lampung, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya.

    Kondisi cuaca serupa berpeluang pula terjadi di Kota Mataram, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Palu, Gorontalo, Manado, Kendari, Ternate, Manokwari dan Jayapura.

    Sementara hujan berintensitas sedang bakal mengguyur Kota Tanjung Selor, Sorong, Nabire dan Jayawijaya. Kota Kupang, Mamuju dan Merauke berpotensi terjadi hujan disertai petir.

    Untuk wilayah Jakarta hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi pada pagi hingga sore hari di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Wilayah lainnya diperkirakan berawan tebal.

    Malam harinya, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Kepulauan Seribu.

    Di waktu yang sama hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Kepulauan Seribu. Wilayah lainnya diprediksi berawan tebal.

    BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar wilayah Kalimantan.

    Cuaca ekstrem berpeluang pula terjadi di sebagian besar wilayah Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Selain itu, masyarakat juga masih harus waspada terhadap potensi banjir rob di pesisir Jawa Tengah, pesisir Yogyakarta dan pesisir Mauluku.

  • Cuaca Hari Ini: Beberapa Kota Berpotensi Hujan Disertai Petir, Termasuk Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Beberapa Kota Berpotensi Hujan Disertai Petir, Termasuk Jakarta

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan disertai petir berpotensi melanda beberapa kota di Indonesia termasuk Jakarta pada Senin (03/02/2025).

    Melalui kanal youtube resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) selain kota Jakarta, hujan disertai petir berpotensi pula melanda Kota Bengkulu, Serang, Tanjung Selor, Palangkaraya dan Sorong.

    Sementara kota lainnya seperti Kota Nabire, Jayapura, Jayawijaya, Merauke diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas sedang.

    Sedangkan hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Pekanbaru, Padang, Palembang, Bandar Lampung, Yogyakarta, Kupang, Samarinda, Pontianak, Mamuju, Manado, Ternate, Ambon dan Manokwari.

    BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar wilayah Kalimantan.

    Cuaca ekstrem berpeluang pula terjadi di sebagian wilayah Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.