Tag: debat capres

  • KPU Kembali Ubah Format Debat Capres; Tak Ada Penonton yang Hadir Langsung

    KPU Kembali Ubah Format Debat Capres; Tak Ada Penonton yang Hadir Langsung

    7cloud.asia – Sehari jelang debat perdana yang digelar pada Selasa (12/12/2023) malam, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali mengubah format debat capres cawapres (calon preisden-calon wakil presiden).

    Dalam pengumumannya pada Senin (11/12/2023) KPU melarang adanya penonton yang hadir secara langsung di lokasi debat capres.

    Sehingga, lokasi debat capres bakal steril dari penonton dari masing-masing pasangan calon (paslon) capres dan cawapres.

    Baca: Seperti ini susunan acara debat capres

    Alasannya, karena debat capres ini sudah disiarkan secara langsung melalui televisi dan juga radio. Demikian disampaikan Ketua KPU Hasyim Asy’ari.

    “Nonton bareng tidak jadi dilaksanakan, karena semua TV akan menyiarkan secara langsung,” kata Hasyim dalam jumpa pers di Kantor KPU, Senin (11/12/2023).

    “Tidak hanya televisi, tapi semua platform-platform yang kaitannya dengan penyiaran termasuk radio, baik streaming dan sebagainya diberikan akses untuk menyiarkan debat capres,” sambungnya.

    Baca: KPU sebut debat capres-cawapres akan dilakukan lima kali

    Perubahan ini merupakan kali ke sekian mengubah format debat capres. Sebelumnya KPU sempat diberitakan akan meniadakan debat cawapres, namun karena menuai kritik akhirnya format diubah.

    Debat cawapres tetap dilaksanakan, tetapi dengan didampingi oleh capres. 

    Secara keseluruhan akan digelar lima kali debat capres di gelaran Pemilu 2024 ini, debat capres akan dilakukan tiga kali sedangkan debat cawapres dilakukan dua kali. 

    Baca: Tiga capres bicara gagasan

    Hasyim menjelaskan total durasi debat mencapai 150 menit, terdiri atas 120 menit pelaksanaan debat dan 30 menit iklan.

    Debat capres perdana ini dibagi menjadi enam sesi dan akan dimulai pukul 19.00 waktu Indonesia Barat

    Dalam debat itu terbagi atas 6 segmen yang di mana dalam masing-masing segmen tiga pertanyaan panelis bakal dibacakan.

    Baca: Beda cara Ganjar dan Prabowo atasi kemiskinan

    Debat perdana akan digelar di kantor KPU RI di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakpus, pada Selasa (12/12/2023).

    Tema debat perdana untuk capres itu yakni pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik dan kerukunan warga.

  • Emosinya Keluar Saat Debat Capres, Prabowo Dianggap Gagal Meniru Presiden Jokowi

    Emosinya Keluar Saat Debat Capres, Prabowo Dianggap Gagal Meniru Presiden Jokowi

    7cloud.asia – Debat capres perdana telah usai pada Selasa (12/12/2023) malam. Calon presiden Prabowo Subianto dianggap gagal meniru Presiden Joko Widodo yang selama ini dikenal kalem dan tenang.

    Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Aryo Seno Bagaskoro menjelaskan hal ini sangat tampak ketika menjawab pertanyaan salah satunya tentang penyelesaian kasus HAM.

    “Emosinya keluar sering kali dalam perdebatan ini, sering kali terpancing dengan pertanyaan yang muncul. Sehingga kalau selama ini kita sering membaca Pak Prabowo ini sangat tenang, gemoy, ingin meniru Pak Jokowi, ternyata hari ini kurang berhasil menampilkan itu,” jelasnya usai debat capres.

    Melansir Antaranews, Aryo menjelaskan kondisi sebaliknya ditunjukkan oleh capres Ganjar Pranowo.

    Baca: KPU tegaskan debat capres 3 kali

    Menurutnya Ganjar Indonesiasentris yang berkomitmen menegakkan hukum serta menyelewaikan masaklah pelanggarahn Hak Asasai Manusia (HAM) masa lalu.

    “Terkait dengan pelanggaran HAM masa lalu, Pak Ganjar memberikan pandangan yang sangat tegas, yang sangat clear (jelas), dan kami bangga bahwa pasangan Ganjar-Mahfud hari ini menampilkan perfoma yang paling baik,” paparnya.

    Selanjutnya Aryo mengatakan penampilan Ganjar saat debat capres tersebut sangat baik menguraikan visi dan misinya.

    “Pak Ganjar pada hari tampil dengan sangat baik menampilkan visi Indonesiasentris dan punya komitmen yang tegas,” ujar Seno.

    Baca: KPU diputus bersalah langgar administrasi pemilu

    Seperti yang diberitakan sebelumnya, KPU menggelar debat pertama capres-cawapres Pilpres 2024 di Jakarta, Selasa malam.

    Tema yang diangkat adalah pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.

    Debat diikuti tiga pasangan capres-cawapres yakni nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

    Rangkaian debat akan dilanjutkan pada 22 Desember 2023, 7 Januari 2024, 21 Januari 2024, dan 4 Februari 2024.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Jelang Debat Capres: Tema Pertahanan Bisa Jadi Kekuatan Sekaligus Kelemahan Prabowo

    Jelang Debat Capres: Tema Pertahanan Bisa Jadi Kekuatan Sekaligus Kelemahan Prabowo

    7cloud.asia – Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat (7/1/2024) akan menggelar debat capres.

    Tema debat capres ketiga Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 ini adalah Pertahanan, Keamanan, Geopolitik, dan Hubungan Internasional.

    Tema debat capres kali ini dinilai sangat dekat dengan calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto. Sebab, Prabowo merupakan satu-satunya capres yang memiliki latar belakang militer.

    Apalagi, sejak tahun 2019, ia menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) Kabinet Indonesia Maju sehingga tema debat kali menjadi keahlian Prabowo.

    Meski demikian, tema debat capres ini juga bisa menjadi celah yang membuat Prabowo menjadi sasaran seperti yang terjadi di debat pertama.

    Baca: Busana yang dikenakan para calon saat debat capres

    Dengan status Prabowo sebagai satu-satunya capres berlatar militer yang kini menjabat Menteri Pertahanan, debat ketiga bisa saja melambungkan Prabowo.

    Atau, sebaliknya, debat capres ketiga ini justru bisa menjatuhkan Prabowo karena serangan-serangan Anies dan Ganjar.

    Karena itu Prabowo tak boleh meremehkan dua pesaingnya, baik capres nomor urut 1 Anies Baswedan maupun capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo.

    “Sebab, tim pemenangan kedua kubu diisi oleh para ahli di bidang pertahanan dan keamanan,” ujar kata Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam seperti dikutip Kompas.com,

    Ia mencontohkan, di tim pemenangan Anies, ada sejumlah purnawirawan jenderal yang disinyalir tidak satu gerbong dengan Prabowo dan Presiden Joko Widodo.

    Baca: Pesan di balik baju tas-tes yang dikenakan Ganjar-Mahfud

    Sebutlah mantan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Syaugi Alaydrus dan mantan Menteri Agama Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi.

    Sementara di kubu Ganjar juga banyak tokoh penting bidang pertahanan, seperti mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa dan mantan Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto.

    “Artinya, capres 1 dan capres 3 punya bekal dan tidak boleh dipandang sebelah mata oleh kubu capres 2,” ujar Umam.

    Umam menduga, pada debat ketiga pilpres yang rencananya digelar pada 7 Januari 2024, Anies dan Ganjar akan lebih banyak “menyerang”, sedangkan Prabowo bertahan.

    Strategi menyerang tersebut tak lepas dari upaya Anies dan Ganjar untuk mengejar angka elektabilitas yang masih tertinggal dari pasangan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka.

    Baca: Susunan acara debat capres

    “Agar bisa menciptakan poin politik, besar kemungkinan Anies dan Ganjar akan kembali menggunakan strategi komunikasi menyerang atau ofensif, sedangkan Prabowo akan cenderung defensif atau bertahan,” ucapnya.

    Umam memperkirakan, Anies dan Ganjar akan melancarkan “serangan” dengan menyinggung problem pertahanan dan keamanan yang berkaitan langsung ke Prabowo sebagai capres maupun Menteri Pertahanan.

    Misalnya, masalah netralitas dan independensi TNI-Polri yang belakangan dipertanyakan, akuntabilitas anggaran pertahanan, dan transparansi pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

    Namun, Umam yakin kubu Prabowo telah menyiapkan siasat untuk bertahan.

    Langkah Prabowo menunda pembelian 12 jet tempur Dassault Mirage 2000-5 bekas dari Qatar baru-baru ini, misalnya, diyakini sebagai salah satu strategi.

    Sementara, terkait polemik anggaran pertahanan yang membengkak, Prabowo diprediksi akan menggunakan doktrin militer “si vis pacem para bellum” atau kesiapsiagaan negara untuk berperang.

    Baca: Debat capres cawapres dihelat lima kali

     

     

  • Pakar: Ganjar Tampil Mengejutkan

    Pakar: Ganjar Tampil Mengejutkan

    7cloud.asia – Penampilan calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengejutkan dalam debat ketiga Pilpres 2024. Ganjar tampak siap dengan strategi dan arah sikapnya.

    Hal ini diungkapkan oleh pakar Komunikasi Politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Gilang Gusti Aji..

    “Pak Ganjar kali ini tampak lebih siap, dengan konsep dan strategi. Ia mendasarkan pada data-data dan yang paling menarik adalah lebih jelas secara bersikap juga,” jelas Gilang seperti dilansir Antaranews.

    Menurutnya Ganjar Pranowo telah belajar dari debat sebelumnya. Pada debat sebelumnya, dia disebut tidak jelas dalam posisi mendukung atau berlawanan dengan pemerintah.

    Baca: Ganjar dan Mahfud kompak kenakan jaket bomber army look

    “Ketidakjelasan positioning menggerus suaranya, jadi sepertinya saya melihat ia bersikap. Sikap yang jelas ini harapannya menarik simpati pemilih,” katanya.

    Meski dapat menarik simpati pemilih, namun mendekati pemilu semua mulai memiliki pilihan. Kalau lihat beberapa hasil survei pemilih yang undecided rata-rata di bawah 10.

    “Jadi ini mungkin saja, tetapi yang diperebutkan juga kecil karena ini,” katanya.

    Gilang juga menyoroti calon presiden nomor urut 1, Anies Rasyid Baswedan. Menurutnya Anies tetap konsisten dengan strateginya sebelumnya.

    Tetapi pada debat kali ini Anies lebih prontal dengan menyerang sejak awal.

    “Gagasan yang dia bawa kan sejak awal memang clear, dan cara-cara kampanye yang lebih terbuka mulai berdampak ke suaranya,” katanya.

    Baca: Ganjar-Mahfud perkenalkan program kuliah gratis untuk anak TNI/Polri

    Dia memandang, gaung Anies mulai menguat meskipun ya masih di kalangan tertentu saja, sebut saja di kelompok media sosial X.

    Sedangkan calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, menurut Gilang seharusnya dapat dengan mudah dilahapnya karena status sebagai menteri pertahanan.

    “Saya lihat serangan-serangan dari kedua capres ini menggetarkan Pak Prabowo yang mestinya akan melahap tema ini. Lebih banyak terpancing emosi,” jelasnya.

    Debat calon presiden berlangsung cukup panas pada Minggu (07/01/2023) malam yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta.

    Tema debat ketiga tersebut meliputi pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Ganjar dan Mahfud Kompak Kenakan Jaket Bomber Army Look Pada Debat Capres Ketiga

    Ganjar dan Mahfud Kompak Kenakan Jaket Bomber Army Look Pada Debat Capres Ketiga

    7cloud.asia – Pada debat capres yang ke-3 kali ini Ganjar-Mahfud tampak kompak mengenakan jaket bomber dan kemeja army look, sesuai dengan tema debat yaitu pertahanan keamanan, hubungan internasional dan geopolitik.

    Pada jaket dan kemeja army tersebut terpasang berbagai atrribut berisi program-program unggulan Ganjar-Mahfud di bidang pertahanan dan keamanan, hubungan internasional dan geopolitik.

    Diantaranya adalah modernisasi pertahanan,prajurit sejahtera, sistem pertahanan 5.0, kuliah gratis untuk anak prajurit dan bhayangkara.

    Baca: Ganjar-Mahfud akan gratiskan kuliah buat anak TNI/Polri

    Selain itu, adapula program berperan sentral menata dunia baru, geopolitik progresif, hingga perjanjian internasional untuk 100 persen kepentingan nasional.

    Jaket dan kemeja bomber ini buatan Timechine.Co yang dipakai khusus untuk debat Minggu (07/01/2024) malam ini.

    Sementara sepatu yang mereka kenakan adalah sepatu Exodos 57. Keberagaman material menyimbolkan kebhinekaan yang menyatu di bawah naungan sang merah putih.

    Baca: Debat soal pertahanan bisa jadi kekuatan sekaligus kelemahan Prabowo

    Sedangkan pasangan capres-cawapres lainnya mengenakan kostum yang tidak jauh berbeda dengan kostum yang dikenakan di dua debat sebelumnya.

    Pasangan nomor urut 2, Prabowo-Gibran misalnya seperti biasa mengenakan kemeja biru yang dipadukan celana panjang berwarna hitam.

    Hanya saja, Gibran terlihat mengenakan parka berwarna biru tua di atas kemeja biru muda yang dikenakannya.

    Baca: Pesan di balik pakaian yang dikenakan capres-cawapres saat debat

    Capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Cak Imin mengenakan kemeja putih dan jas hitam. Anies dan Cak Imin terlihat selalu mengenakan kemeja dan jas saat debat.

    Debat kali ini berlangsung di Istora Senayan, Jakarta yang dimulai sejak pukul 19.00 WIB dan akan berlangsung hingga pukul 22.00 WIB.

    Seperti debat sebelumnya debat ketiga ini akan dibagi menjadi enam sesi. Selain pemaparan visi misi, para capres juga diberi kesempatan untuk bertanya kepada capres lain.

    Reporter: Nurakhmayani

  • TPN Ganjar-Mahfud Sepakat Debat Capres Kemukakan Gagasan

    TPN Ganjar-Mahfud Sepakat Debat Capres Kemukakan Gagasan

    7cloud.asia – Tim Pemenangan Nasional atau TPN Ganjar-Mahfud  sepakat dengan Presiden Joko Widodo yang meminta seluruh pasangan capres cawapres untuk tidak saling menyerang secara personal saat debat capres.

    Deputi Politik 5.0 TPN Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto mengatakan serangan personal sebenarnya sudah muncul sejak debat pertama.

    “Sepakat dengan Pak Jokowi, memang harus dihindari serangan personal ya, seperti contohnya serangan pak Anies ke pak Prabowo, pak Prabowo ke pak Anies –sori ya, sori ya, mas Anies– yang kemudian sering disebut tapi dengan nada yang negatif,” katanya dalam konferensi pers di Posko pemenangan Ganjar-Mahfud di Jakarta, Senin (8/1/2024).

    Menanggapi pernyataan Jokowi yang menilai substansi visi capres-cawapres tidak nampak dalam debat capres, Andi juga sependapat.

    Baca: Soal debat capres kedua

    Mantan Gubernur Lemhanas itu mengatakan serangan-serangan personal antarcapres baik di debat capres atau kampanye seharusnya bisa dihindari.

    Karena, ia menegaskan, debat capres merupakan wadah untuk menyampaikan gagasan, visi-misi berdasarkan data yang kuat.

    Debat juga seharusnya bisa dijadikan tempat untuk ketiga calon membedah tiap data, menyoroti kebijakan yang telah berlaku hingga menawarkan solusi atas masalah yang terjadi.

    “Jadi tidak melakukan serang-serangan personal terutama menunjukkan emosi-emosi yang tidak perlu. Yang debat pertama dan ketiga, lebih sering dimunculkan Pak Prabowo terutama ke Pak Anies,” ucapnya.

    Kemudian terkait dengan mekanisme debat capres yang dinilai rumit, Andi juga menyatakan setuju.

    Baca: Pesan dari pakaian yang dikenakan paslon saat debat capres

    Ia menilai, jika debat bisa difokuskan untuk menjawab materi dan bukan terpatok pada batas waktu, maka gagasan para calon akan lebih menarik untuk dikulik dan disimak.

    Ia mencontohkan, segmen II berlangsung 15 menit, panelis memilih dan membacakan pertanyaan, lalu moderator mempersilahkan paslon 1, 2, 3 membahas selama 15 menit secara bebas.

    “Tapi tidak ada dua menit untuk paslon menjawab, semenit untuk paslon 2 menanggapi, semenit untuk paslon 3 menanggapi, jadi akhirnya konsentrasinya itu berbicara sesingkat mungkin,” katanya.

    Menurutnya, keterbatasan waktu jugalah yang telah mengurangi substansi visi-misi yang ingin disampaikan.

    Baca: Pesan TasTes di kemeja yang dikenakan Ganjar-Mahfud

    Jadi, Andi setuju jika Jokowi menyarankan di debat Capres keempat nanti, Pak Mahfud dengan Gibran, dengan Cak Imin bisa benar-benar bebas ngomong 15 menit saling bersahutan.

    “Benar-benar 15 menit saling bersahutan sehingga tidak bisa menghafal, benar-benar menghafal. Nanti, pasti keren sekali debatnya,” tandasnya

    Soal strategi Ganjar-Mahfud memenangkan dua debat terakhir, Andi menjelaskan Mahfud MD saat ini sedang mempersiapkan diri sambil mempelajari serba-serbi soal isu lingkungan, terutama dari sektor hukum.

    Sementara debat terakhir yang mengangkat isu seputar kesejahteraan sosial dan kebudayaan, Andi optimistis isu-isu itu sudah sudah Ganjar kuasai.

    Baca: Konser Rakyat tolak politik dinasti Jokowi

    “Ya debat kelima ini isunya Mas Ganjar banget ya, tampaknya kerja kami di TPN lebih ringan untuk menyiapkan debat kelima tersebut,” katanya.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menilai substansi visi calon presiden dan wakil presiden dalam debat ketiga tidak tampak.

    Jokowi menilai yang terlihat adalah justru saling menyerang antarpersonal, yang semestinya tidak terjadi.

    Dia menekankan apabila debat sudah menyerang personal, pribadi, yang tidak ada hubungan dengan konteks debat semalam, maka debat dapat disebut kurang memberi pendidikan.

    “Yang keliatan justru saling menyerang, yang sebetulnya enggak apa asal kebijakan, asal policy, asal visi, enggak apa,” ujarnya.

    D

  • Pengamat: Anak Muda Zaman Now Menyukai Adu Pendapat Ala Debat Capres

    Pengamat: Anak Muda Zaman Now Menyukai Adu Pendapat Ala Debat Capres

    7cloud.asia – Debat Capres pada Minggu (7/1/2024) lalu menuai polemik. Di satu sisi masyarakat menilai debat capres yang ktiga ini lebih seru dibanding dua debat sebelumnya.

    Namun, di sisi lain ada sekelompok masyarakat -terutama pendukung paslon nomor urut 2- menilai debat capres kali ini tidak mengedukasi karena menyerang personal.

    Tak kurang Presiden Joko  Widodo yang seharusnya bersikap netral ikut mengomentari materi debat capres ketiga yang dinilainya tidak mengungkap gagasan.

    Lantas, bagaimana pengamat melihat jalannya debat capres yang ketiga ini? Pengamat Budaya dan Komunikasi Digital dari Universitas Indonesia Firman Kurniawan menilai adu pendapat menjadi gaya yang jamak di kalangan muda.

    Baca: Penampilan Ganjar di debat capres dapat apresiasi

    Menurutnya, gaya komunikasi para calon presiden saat Debat Capres dapat mempengaruhi generasi muda dalam menentukan pilihan di Pemilu 2024.

    Ia melihat generasi muda terutama yang tinggal di perkotaan terbiasa berbeda pendapat. Mereka terbiasa menyelesaikan atau menemukan solusi dengan perdebatan.

    “Bagi mereka debat adalah hal yang menarik,” ujar Firman seperti dikutip Antaranews.com.

    Firman mengatakan, debat capres merupakan ajang untuk memancing persilangan atau adu pendapat dan gagasan antar kandidat.

    Baca: Debat capres dengan tema pertahanan bisa jadi kelebihan Prabowo

    Menurut dia, gaya berdebat yang membuat pihak lawan lebih terpancing mengungkapkan gagasan atau menimbulkan kegeraman akan lebih digemari oleh generasi muda.

    “Gaya berdebat yang lebih memancing pihak lain untuk bisa lebih mengungkapkan gagasannya atau mungkin menimbulkan kegeraman, menimbulkan kemarahan, ini justru hal yang dinamis seperti itu akan digemari,” kata dia.

    Firman mengatakan gaya komunikasi dengan intensi menyerang pada debat merupakan hal yang wajar, selama yang diserang adalah gagasan, bukan personal.

    Dia berpandangan bahwa gaya komunikasi yang dinamis dan saling beradu gagasan semacam itu lebih dapat diterima oleh generasi muda yang tinggal di perkotaan atau berpendidikan tinggi.

    Baca: TPN Ganjar-Mahfud sepakat debat capres uraikan gagasan

    Kelompok generasi muda tersebut dinilai terbiasa mengutamakan kekuatan pikiran dalam menyelesaikan suatu masalah, sehingga cenderung lebih menyukai gaya debat yang dinamis.

    Sementara kelompok generasi muda yang lebih konservatif dinilai tidak terlalu menyukai ajang debat semacam itu. Mereka mungkin lebih menyukai debat yang bersifat lebih santun atau lembut.

    Namun, dia menilai bahwa debat yang terlalu santun mungkin tidak mampu mengungkapkan kemampuan atau cara berpikir yang sesungguhnya dari seorang kandidat.

    “Jadi (debat dengan intensi menyerang) tidak masalah, karena kan yang diserang adalah gagasannya,” demikian pandangan Firman Kurniawan.

    Baca: KPU bakal gelar lima kali debat 

     

  • Organisasi Masyarakat Sipil Sayangkan Debat Capres Tak Singgung Keadilan Iklim

    Organisasi Masyarakat Sipil Sayangkan Debat Capres Tak Singgung Keadilan Iklim

    7cloud.asia – Para kandidat Presiden dan Wakil Presiden (Capres-Cawapres) akan melangsungkan debat capres pada Minggu, 21 Januari 2024.

    Debat capres ke-4 ini akan mengangkat isu pembangunan berkelanjutan, lingkungan hidup, energi, sumber daya alam, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa.

    Namun 15 organisasi masyarakat sipil yang fokus pada masalah lingkungan menyayangkan, isu keadilan iklim belum masuk menjadi tema khusus di dalam debat capres nanti.

    Hal ini menunjukkan adanya persepsi yang masih menganggap sepele urgensi perubahan iklim sebagai sebuah krisis yang nyata telah terjadi dan akan terus mengancam kehidupan manusia.

    “Krisis iklim hanya dipandang sebagai isu ‘tempelan’ dari isu-isu lainnya,” demikian keterangan tertulis yang diterima 7cloud.asia pada Selasa (16/1/2024).

    Baca: Mengenal carbon capture storage yang ditanyakan Gibran di debat Capres

    Mengingat peran krusial Presiden-Wakil Presiden terpilih dalam pengambilan kebijakan iklim ke depan, masyarakat sipil di Indonesia menuntut agar isu keadilan iklim dibahas secara khusus dalam debat keempat Capres dan Cawapres.

    Decmonth Pasaribu dari Extinction Rebellion Indonesia menegaskan, krisis iklim wajib masuk dalam debat karena merupakan permasalahan lingkungan hidup terbesar yang dihadapi Indonesia.

    “Kaum muda sebagai pemilih terbanyak harus memprioritaskan isu ini dalam Pemilu karena yang akan merasakan dampak terparahnya hingga di masa depan.” ujarnya. 

    Di Indonesia, krisis iklim telah memicu terjadinya cuaca ekstrem dan bencana iklim yang berdampak buruk terhadap kehidupan rakyat Indonesia, termasuk diantaranya gagal panen dan memburuknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

    Mengutip data Bank Dunia pada 2021, Decmonth mengatakan kerentanan Indonesia terhadap dampak krisis iklim merupakan yang ke-3 tertinggi di dunia.

    Baca:  Mengenal program lingkungan para capres

    Ancaman kerentanan tersebut mencakup juga kerusakan ekosistem laut dan hilangnya pulau-pulau kecil serta kampung-kampung pesisir di Indonesia.

    Kegagalan Indonesia mengantisipasi krisis iklim, menurut laporan Sintesis IPCC AR6 akan berdampak pada kerugian ekonomi nasional hingga 7% pada tahun 2100.

    Pada akhirnya, dampak dari kegagalan menangani krisis iklim mesti ditanggung oleh kelompok rentan yang selama ini berkontribusi paling kecil atas peningkatan emisi gas rumah kaca.

    Kendati dokumen visi-misi Capres-Cawapres menyebutkan beberapa kata kunci terkait persoalan krisis iklim, tetapi tidak ada peta jalan (roadmap) yang jelas untuk menyelesaikan akar persoalan dari krisis iklim.

    Krisis iklim tidak dapat dijadikan isu ‘kedua’ dan haruslah menjadi pembahasan tersendiri karena telah menyebabkan kehilangan, kerusakan dan kerugian yang tidak sedikit dan mungkin tidak dapat dipulihkan bagi rakyat Indonesia.

    Baca: Pentingnya memilih pemimpin yang pro lingkungan

    Torry Kuswardono dari Yayasan PIKUL menilai, pengembangan adaptasi krisis iklim saat ini dinilai tidak berorientasi pada ekosistem pulau-pulau dan manusia yang tinggal di dalamnya.

    Sejumlah proyek bernuansa adaptasi seperti reklamasi pantai justru merusak ekosistem asli yang semestinya dipulihkan bahkan menghasilkan penggusuran.

    Pembangunan di sektor pangan yang semestinya berorientasi pada mengatasi dampak perubahan iklim yang berbeda-beda pada kepulauan Indonesia, diseragamkan lewat proyek-proyek food-estate.

    Hal ini justru malah menimbulkan kerentanan baru karena pembukaan lahan yang besar dan monokultur serta berpotensi menimbulkan risiko pada ketahanan dan kedaulatan pangan.

    “Adaptasi semestinya melindungi dampak perubahan iklim melalui ketahanan ekosistem dan keanekaragaman hayati lokal serta melindungi hak komunitas sambil meningkatkan kapabilitas masyarakat lokal agar mampu beradaptasi,” tegasnya 

    Baca: Indonesia masuk 10 besar sumber emisi karbon di dunia

    Krisis iklim juga memperpanjang ketidakadilan yang sudah ada atau bahkan membentuk ketidakadilan baru melalui upaya mitigasi dan adaptasi yang tidak partisipatif, inklusif, serta berlandaskan solusi-solusi palsu.

    Satrio Manggala, Manajer Kajian Hukum dan Kebijakan WALHI Eksekutif Nasional  mendesak komitmen para kandidat capres pada debat ke-IV terhadap aksi iklim yang partisipasif dan inkusif, bukan dengan skema palsu mitigasi iklim.

    “Menghentikan solusi palsu yang mengatasnamakan proyek mitigasi perubahan iklim seperti ekspansi tambang nikel yang membabat kawasan hutan.” tandasnya.

    Ia menambahkan, dalam catatan WALHI, pembukaan kawasan hutan untuk konsesi tambang nikel jumlahnya naik dari kurang lebih 700.000 Ha menjadi 1.000.000 Ha pada tahun 2023.

    “Harusnya solusi yang dijalankan untuk mitigasi perubahan iklim berbasis pada kebutuhan rakyat, dilakukan secara partisipasi dan inklusif,” pungkasnya.

     

  • Ganjar Nggak Keberatan Kasus Wadas Dibahas di Debat Capres, Seperti Ini Faktanya

    Ganjar Nggak Keberatan Kasus Wadas Dibahas di Debat Capres, Seperti Ini Faktanya

    7cloud.asia – Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengatakan kasus Wadas ataupun Kendeng sebaiknya dibahas di debat capres ke-4 yang akan digelar pada Minggu (21/1/2024) mendatang.

    Menjawab pertanyaan wartawan, Ganjar mengatakan, Wadas telah ia selesaikan menjelang akhir masa jabatannya dan warga yang terdampak telah menerima uang ganti rugi.

    “Wadas dan Kendeng sudah kami selesaikan, dan itu tak apa jika mau dibahas di debat capres,” ujar Ganjar seperti dipantau di akun Youtube Kompas TV.

    Sengketa lahan di Wadas dan Kendeng menjadi dua kasus yang sering menyeret nama Ganjar Pranowo. Namun, dalam berbagai kesempatan Ganjar mengatakan kasus itu telah ia selesaikan meski proyek ini adalah proyek nasional.

    “Saya sebagai orang tertinggi di Jawa Tengah,” turun dan mengambil alih penyelesaian kasus ini,” ujar Ganjar di acara Capres Bicara Gagasan di acara Mata Najwa, September lalu.

    Baca: Dalam 5 tahun, 66 orang meninggal karena konflik lahan 

    Dilansir di laman resmi Pemprov Hawa Tengah mufakat diambil dalam musyawarah warga pemilik lahan bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kamis (31/8/2023).

    Wakil Ketua Pelaksana Pengadaan Tanah, Sumarsono mengatakan, musyawarah berlangsung sangat lancar dan kondusif.

    Pertemuan itu membahas dua hal. Pertama soal bentuk ganti untung lahan warga, dan yang kedua soal besaran nilai ganti untung.

    “Seluruh warga yang hadir telah sepakat pembebasan lahan, dengan bentuk ganti kerugian berupa uang,” ungkapnya, ditemui seusai musyawarah.

    Baca: Organisasi sipil sayangkan keadilan iklim tak dibahas di debat capres

    Dijelaskan, lahan yang belum dibebaskan sebanyak 116 bidang, milik 59 orang. Musyawarah tersebut berhasil menghadirkan 58 orang. Satu pemilik lahan tidak hadir karena keluar kota.

    Dari yang hadir, 56 orang di antaranya telah menandatangani besaran nilai ganti untung. Sedangkan dua lainnya belum tanda tangan, karena masih ingin bernegosiasi harga dengan panitia.

    “Berarti dari 59 pemilik lahan ada tiga yang belum tanda tangan. Lainnya, atau 56 orang sudah tanda tangan berita acara menyetujui besaran ganti untung,” beber Sumarsono.

    Meski ada tiga yang belum tanda tangan, menurut Sumarsono, hal itu tidak masalah. Ia yakin seluruh berkas akan selesai sebelum pembayaran lahan pada bulan depan. Dengan demikian pembebasan lahan di Wadas dipastikan selesai 100 persen.

    Baca: Soal carbon capture storage yang sempat ditanyakan Gibran 

    “September Insyaallah pembayaran semuanya seratus persen selesai,” terang Sumarsono saat itu.

    Sementara itu, Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas (Gempadewa) Sudiman mengakui, dirinya telah menyetujui pembebasan lahan.

    “Sudah banyak yang setuju, tapi yang masih dinilai nominalnya terlalu rendah akan dimusyawarahkan lagi. Katanya tadi begitu,” jelasnya.

    Lahan Sudiman sesuai sertifikat atas nama istrinya, Ngadisah. Ia menginginkan ada musyawarah lanjutan agar nilai ganti untung, bisa sesuai dengan apa yang diharapkannya. 

    Baca: Kisah sukses India menerapkan pajak karbon

    Seperti diketahui, konflik di Wadas dilatarbelakangi penolakan warga terkait rencana pembukaan penambangan batuan andesit di Desa Wadas.

    Penambangan batuan andesit tersebut dilakukan untuk membangun Bendungan Bener di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

    Penolakan dilakukan karena penambangan dikhawatirkan akan merusak 28 titik sumber mata air warga desa. Penolakan ini sempat memicu bentrok antara aparat polisi dengan warga Wadas pada Juni 2022.

    Namun setelah melalui rembugan, pada Agustus 2023 warga Wadas akhirnya menyepakati pembebasan lahan tambang batu andesit, untuk material pembangunan Bendungan Bener.

    Baca: Anak muda suka format saling serang dalam debat capres

  • TPN Sebut Ganjar Sangat Familiar dengan Tema Debat Pilpres Kelima

    TPN Sebut Ganjar Sangat Familiar dengan Tema Debat Pilpres Kelima

    7cloud.asia – Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Roby Muhammad mengatakan Ganjar Pranowo sangat familiar dengan tema Debat Pilpres Kelima.

    Hal ini karena capres nomor urut 03 tersebut sering menangani masalah terkait saat ia menjabat gubernur Jawa Tengah.

    “Selama 10 tahun menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, isu-isu yang menjadi tema debat ini sudah ditangani dan dihadapi oleh Mas Ganjar setiap hari. Tentu saja semua tema ini sudah beliau kuasai di luar kepala. Semuanya merupakan kekuatan Mas Ganjar,” kata Roby dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Minggu.

    Roby menilai tema debat kelima erat kaitannya dengan kerakyatan dan Ganjar sudah sejak lama dikenal sebagai sosok yang dekat dengan rakyat.

    Baca: Ganjar dan Mahfud kompak kenakan kemeja Mapala

    “Mas Ganjar sejak dulu sudah terkenal dekat dengan rakyat. Beliau lahir dari rakyat, dan terbukti berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyat. Prinsipnya, Tuanku ya Rakyat. Jadi performa beliau di panggung debat nanti sudah pasti akan maksimal,” katanya.

    Menurut Roby, Ganjar akan menceritakan apa saja yang sudah ia terapkan selama menjadi Gubernur terkait tema debat.

    Dari debat terakhir ini, ia berharap masyarakat semakin bisa menyaring capres mana yang berpengalaman dan dekat dengan rakyat.

    “Mas Ganjar yang paling mampu menyelesaikan isu-isu kerakyatan. Beliau presiden rakyat sebenarnya. Di acara debat nanti masyarakat bisa mendengar sendiri cerita tentang program-program yang sudah dilakukan saat menjabat Gubernur Jawa Tengah langsung dari Mas Ganjar,” tuturnya.

    Baca: Cak Imin dan Mahfud kompak sebut food estate proyek gagal

    Selepas debat pertama Pilpres 2024 pada 12 Desember 2023, debat kedua 22 Desember 2023, debat ketiga 7 Januari 2024, dan debat keempat pada 21 Januari 2024, KPU menggelar debat kelima di Balai Sidang Jakarta.

    Debat pemungkas Pilpres 2024 sekaligus menjadi debat ketiga yang mempertemukan para capres dan KPU menyelenggarakannya dengan tema meliputi pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi, serta kesejahteraan sosial dan inklusi.

    Sumber: Antaranews