Tag: dunia

  • Harga Beras Dunia Terus Terkerek Naik, Sejumlah Negara Afrika Sangat Rasakan Dampaknya

    Harga Beras Dunia Terus Terkerek Naik, Sejumlah Negara Afrika Sangat Rasakan Dampaknya

    7cloud.asia – Francis Ndege tidak yakin apakah pelanggannya yang tinggal di daerah kumuh di Nairobi Kenya masih sanggup membeli beras dari tokonya. Beberapa pekan terakhir, harga beras terus naik.

    Harga beras produksi Kenya melonjak beberapa waktu lalu karena harga pupuk yang lebih tinggi dan kekeringan selama bertahun-tahun di kawasan Tanduk Afrika telah mengurangi produksi.

    Fenomena cuaca El Nino juga berdampak pada produksi dan harga beras dunia. Saat ini, harga beras sedang melonjak.

    Baca: Akibat El Nino, Indonesia bisa kekurangan beras hingga 1,2 juta ton

    Harga ekspor beras Vietnam misalnya, telah mencapai titik tertinggi dalam 15 tahun terakhir. Hal ini menempatkan masyarakat yang paling rentan di beberapa negara termiskin berada dalam risiko.

    Dunia berada pada “titik perubahan,” kata Beau Damen, pejabat sumber daya alam di Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) yang berbasis di Bangkok.

    Di Kenya, beras murah dari India telah mengisi kekurangan beras. Harga beras yang terjangkau membantu ratusan ribu penduduk di daerah kumuh Kibera di Nairobi dengan pendapatan kurang dari 2 dolar AS (sekitar Rp30 ribu) per hari.

     

    Baca: Harga beras naik, warga Rangkasbitung mulai beralih ke palawija

    Tapi kondisi berubah setelah harga beras terus naik. Sekantong beras seberat 25 kilogram telah naik sekitar seperlima sejak bulan Juni, dari setara dengan 14dolar AS (sekitar Rp210 ribu) menjadi 18 dolar (Rp270 ribu).

    Pedagang grosir belum menerima stok baru sejak India, eksportir beras terbesar di dunia, mengatakan akan melarang sebagian ekspor beras.

    Langkah tersebut merupakan upaya yang dilakukan oleh negara dengan populasi terbesar di dunia itu untuk mengendalikan harga beras dalam negeri menjelang tahun pemilu.

     

    Baca:  Petani di Ciamis, Jawa Barat mulai rasakan dampak El Nino

    Keputusan menyisakan kesenjangan sebesar 10,4 ton beras yang dibutuhkan masyarakat di seluruh dunia, atau sekitar seperlima dari kebutuhan ekspor global.

    “Saya sangat berharap bahwa impor [beras] akan tetap berjalan,” kata Ndege, 51, yang telah berjualan beras selama 30 tahun.

    Keamanan pangan global kini tengah terancam sejak Rusia menghentikan kesepakatan yang membolehkan Ukraina mengekspor gandum.

     

    Baca: Antisipasi kekeringan akibat El Nino pemerintah siapkan dana Rp 8 Triliun

    Bahkan, jauh sebelum India memberlakukan pembatasan, banyak negara yang membeli beras dengan panik. Ini untuk mengantisipasi kelangkaan ketika El Nino melanda, sehingga menyebabkan krisis pasokan dan melonjaknya harga beras.

    Konsumsi beras di Afrika terus meningkat, dan banyak negara di benua tersebut sangat bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhannya.

    Sejumlah negara dengan populasi yang terus berkembang seperti Senegal telah berupaya untuk memproduksi berasnya sendiri, namun masih banyak yang menemui kesulitan dalam prosesnya.

    Baca: Pemanasan global sebabkan separuh danau di dunia mengering

    Amadou Khan, seorang ayah dengan lima anak yang tinggal di Dakar, mengatakan anak-anaknya selalu makan nasi kecuali pada saat sarapan, yang biasanya mereka lewatkan ketika Khan sedang tidak memiliki pekerjaan.

    “Saya hanya mencoba bertahan — terkadang, saya kesulitan untuk menghidupi mereka,” ujarnya.

    Harga beras impor — 70 persen di antaranya berasal dari India — telah melonjak tinggi di Senegal, sehingga Khan kini mengakalinya dengan mengkonsumsi beras lokal yang harganya dua pertiga dari beras impor

    Sumber: VOA Indonesia

  • Federasi Taoisme Dunia Resmi Berdiri, Apa Misinya?

    Federasi Taoisme Dunia Resmi Berdiri, Apa Misinya?

    7cloud.asia – Federasi Taoisme Dunia (World Federation of Daoism) resmi didirikan pada Minggu (24/9/2023) sebagai upaya meningkatkan persatuan dan kerja sama penganut Taoisme di seluruh dunia.

    Setidaknya 52 organisasi Taoisme dari 20 negara dan kawasan menjadi anggota pendiri organisasi Federasi Taoisme Dunia ini.

    Pendirian Federasi Taoisme Dunia tersebut diumumkan dalam Forum Kelima Taoisme Internasional yang dimulai di Maoshan, pada Minggu malam waktu setempat.

    Maoshan adalah gunung suci penganut Taoisme di Provinsi Jiangsu, China timur. Setelah pendirian Federasi Taoisme Dunia ini maka penyebaran Taoisme akan lebih difasilitasi.

    Baca: Wukuf di Arafah puncak ibadah haji 

    “Federasi Taoisme Dunia tersebut akan memfasilitasi penyebaran Taoisme internasional,” ujar Li Guangfu, ketua Asosiasi Taoisme China (CTA) seperti dilansir Antaranews.com.

    Wakil Ketua CTA, Zhang Gaocheng, memuji pendirian federasi tersebut sebagai peristiwa penting dalam sejarah agama itu.

    Ia mengatakan hal itu akan berkontribusi bagi pembangunan damai dunia dan pembangunan komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia.

    Taoisme atau Daoism merupakan agama berusia 2.000 tahun yang berasal dari filsafat Laozi.

    Baca: Mengenal ritual thudong, saat para bhante ziarah hingga ribuan kilometer

    Sejumlah doktrin utama Taoisme di antaranya mencari harmoni dengan tatanan kosmos abadi yang dikenal sebagai “Tao” dan menghargai kehidupan seseorang.

    Taoisme adalah sebuah aliran filsafat yang mempelajari kehidupan alam yang berasal dari China.

    Taoisme muncul pada era akhir Dinasti Han Timur dan akar-akar pemikirannya telah ada setelah Agama Ruisme atau Kong Jia.

    Hal ini dapat disebut sebagai tahap awal terbentuknya kelompok Taiping Dao yang membuat Filsafat Taoisme dengan analeknya.

    Baca: Mengenal tradisi Seba masyarakat adat suku Badui

    Bentuk Taoisme yang lebih sistematis dan berupa aliran filsafat muncul setelahnya. 

    Selain aliran filsafat, Taoisme juga muncul dalam bentuk aliran kepercayaan rakyat, yang mulai berkembang 2 abad setelah perkembangan filsafat Taoisme.

    Esti Utami, dari berbagai sumber

  • Jakarta Hujan, Kualitas Udara Tak Kunjung Membaik

    Jakarta Hujan, Kualitas Udara Tak Kunjung Membaik

    7cloud.asia – Meski beberapa wlayah di Jakarta pada Selasa (24/10/2023) malam diguyur hujan, tetapi tidak membuat kualitas udara membaik. Jakarta masih dalam peringkat 10 besar kualitas udara terburuk di dunia.

    Dilihat dari situs IQAir pada pukul 08.45 WIB, Jakarta berada pada rangking 7 dengan indeks kualitas udara berada pada angka 165 dan status udara tidak sehat.

    Di situs tersebut terpantau di Jakarta nilai konsentrasi polutan utamanya PM 2,5  yang artinya 16.4 kali panduan kualitas udara tahunan WHO.

    Sementara posisi pertama ditempati kota Lahore, Pakistan dengan indeks kualitas udara 299 dan urutan kedua adalah New Delhi, India dengan indeks kualitas udara 219.

    Posisi ketiga ditempati kota Hanoi, Vietnam dengan indeks kualitas udara 179. Dan posisi keenam, tepat diatas Jakarta adalah kota Beijing, China dengan indeks kualitas udara 169.

    baca juga: ombudsman butuh langkah komprehensif untuk atasi polusi udara

    Data kualitas udara didapat dari sejumlah kontributor, seperti KLHK, BMKG serta US Department of State.

    Dengan kualitas udara seperti itu, IQAir menyarankan agar masyarakat dapat menggunakan masker saat berada diluar.

    Selain itu, jika memiliki penyaring udara maka dapat menyalakan penyaring udara agar udara dapat jernih kembali.

    Masyarakat juga dihimbau untuk menutup jendela agar dapat menghindari udara kotor dari luar.

    Masyarakat juga dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan. Apalagi untuk kelompok usia rentan seperti anak-anak, ibu hamil dan orangtua.

    baca juga: akhir pekan jakarta masuk 3 besar kota terpolusi dunia

    Sementara itu, Guru Besar Bidang Pulmonologi dan Respirasi Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp. P(K), FISR, FAPSR mengajak masyarakat untuk mengenakan masker kain yang dilapisi filter untuk particulate matter (PM) 2.5 saat polusi udara.

    “Ini bisa jadi solusi murah pada masyarakat yakni masker kain ditambah filter untuk PM 2.5. Ini banyak di toko daring jual filter untuk PM 2.5 harganya Rp10 ribu,” ujar Agus dalam konferensi pers daring di Jakarta, Rabu (23/08/2023).

    Cara ini dianggap dapat melakukan filtrasi sebanyak 95 – 99 persen. Selain itu, masyarakat juga bisa menggunakan N95, KF94 dan masker bedah.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Dalam Setahun, Jakarta Secara Beruntun Menjadi Kota Terpanas di Dunia

    Dalam Setahun, Jakarta Secara Beruntun Menjadi Kota Terpanas di Dunia

    7cloud.asia – Dalam setahun terakhir ini, Jakarta menjadi salah satu kota dengan hari terpanas beruntun terpanjang di dunia.

    Hal ini diungkapkan oleh Wakil Presiden Bidang Sains Climate Central, Dr Andrew Pershing pada Jumat (10/11/2023).

    “Kota Jakarta dan Tangerang menempati urutan kedua dalam daftar kota-kota dunia yang mengalami hari terpanas secara beruntun (heat streaks) dengan 17 hari, sejak 7 Oktober sampai 24 Oktober,” jelas Andrew dikutip Antaranews.

    Tidak hanya Kota Jakarta dan Tangerang. Hasil studi Climate Central, Kota New Orleans di Amerika Serikat (AS) juga berada di posisi ini, dengan hari terpanas beruntun sejak 30 Juli sampai 15 Agustus.

    Baca: Cuaca hari ini waspada suhu hingga 38 derajat celcius landa kota ini

    Sementara itu, Kota Houston (AS) menduduki peringkat teratas dengan 22 hari beruntun, sejak 31 Juli sampai 21 Agustus.

    Selanjutnya Andrew menjelaskan pihaknya menganalisis 14 kota. Hasilnya, secara berturut-turut Indeks Pergeseran Iklim mencapai tingkat maksimum yaitu 5.

    Artinya perubahan iklim menyebabkan kemungkinan panas ekstrem setidaknya lima kali lipat lebih mungkin terjadi.

    “Dua belas bulan terakhir (November 2022-Oktober 2023) menjadi 12 bulan terpanas sepanjang catatan sejarah, dengan rata-rata kenaikan suhu mencapai 1,3 derajat celsius,” ungkapnya.

    Baca: BRIN  perkirakan bulan oktober puncak suhu panas ekstrim

    Andrew mengatakan Indonesia merupakan salah satu negara Asia yang beriklim tropis turut mengalami kenaikan suhu dalam setahun terakhir.

    Bahkan, berdasarkan perhitungan Indeks Pergeseran Iklim, Indonesia menempati urutan teratas di antara negara-negara G20 dengan angka rata-rata 2,4, mengalahkan Arab Saudi (2,3) dan Meksiko (2,1).

    Analisis atribusi cuaca mengungkapkan dalam rentang waktu tersebut, 5,7 miliar orang terpapar pada setidaknya 30 hari suhu di atas rata-rata setidaknya tiga kali lebih mungkin terjadi oleh pengaruh perubahan iklim, atau level tiga pada Indeks Pergeseran Iklim.

    Rekor ini, lanjut Andrew, telah ia perkirakan sebelumnya dengan mempertimbangkan pemicu utamanya yaitu polusi karbon.

    Baca: Cuaca terasa panas terik di siang hari ini penjelasan bmkg

    Sementara itu, Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof Edvin Aldrian mengaku khawatir jika kenaikan suhu bumi akan datang lebih cepat dari yang sudah diprakirakan sebelumnya.

    “Dengan kenaikan suhu global rata-rata mencapai 1,3 derajat celsius, saya khawatir kenaikan suhu 1,5 derajat celsius akan lebih cepat terjadi dari pada yang diperkirakan pada tahun 2030,” ungkapnya.

    Kenaikan suhu tersebut disebabkan oleh banyak faktor. Tetapi yang paling utama adalah aktivitas manusia.

    Selain itu faktor alam seperti El Nino dan posisi matahari yang mendekati bumi juga turut berperan dalam kenaikan suhu di bumi secara global.

    Reporter: Nurakhmayani

     

     

  • Perubahan Iklim dan Pemanasan Global Mengancam Pariwisata Dunia

    Perubahan Iklim dan Pemanasan Global Mengancam Pariwisata Dunia

    7cloud.asia – Perubahan iklim dan pemanasan global yang mengancam ekosistem dan infrastruktur menjadi tantangan besar bagi berbagai destinasi pariwisata terkenal di dunia.

    Maladewa, yang harus mewaspadai kenaikan permukaan laut akibat perubahan iklim, menghadapi risiko tenggelamnya 77 persen daratan mereka pada 2100, menurut Kementerian Pariwisata negara itu.

    Karibia, yang sangat bergantung pada pariwisata, mengalami pemutihan terumbu karang dan naiknya permukaan air laut.

    Sementara di Eropa, perubahan iklim membuat Pegunungan Alpen harus menghadapi penurunan curah salju sehingga mempengaruhi pariwisata musim dingin.

    Baca: Tahun 2024 pemanasan global masih berlanjut

    Venesia menghadapi tantangan iklim dengan kenaikan permukaan laut dan cuaca ekstrem, yang mengancam situs bersejarah mereka.

    Sejumlah wilayah pesisir populer di Asia Selatan sedang bergulat dengan degradasi lingkungan yang disebabkan oleh pariwisata berlebihan dan polusi.

    Thailand, Malaysia, dan Filipina telah menerapkan langkah-langkah untuk melestarikan ekosistem pesisir mereka.

    Afrika juga menghadapi risiko kehilangan keanekaragaman hayati secara signifikan yang berdampak pada wisata safari.

    Menurut data Bank Dunia, benua ini bisa kehilangan 50 persen spesies burung dan mamalia serta 20 persen hingga 30 persen kehidupan di danau pada 2100.

    Baca: Perubahan iklim sebabkan jutaan anak putus sekolah

    Sektor penerbangan, yang penting bagi pariwisata, juga menghadapi tantangan akibat panas ekstrem.

    Beberapa perusahaan penerbangan AS harus mengurangi muatan penumpang dan bagasi atau menunda penerbangan saat cuaca menyentuh 46 derajat Celcius.

    Perilaku wisatawan juga berubah akibat kenaikan suhu. Penelitian Komisi Eropa menunjukkan bahwa jika pemanasan global terus berlanjut, aktivitas wisata di Eropa mungkin akan bergeser dari selatan ke utara.

    Hal ini bisa menyebabkan penurunan jumlah wisatawan yang berkunjung ke wilayah selatan dan meningkatkan jumlah wisatawan ke wilayah utara.

    Menurut data Dewan Perjalanan dan Pariwisata Dunia pada 2022, sektor pariwisata berkontribusi sebesar 7,6 persen atau 7,7 triliun dolar AS (sekitar Rp120,5 kuadriliun) terhadap perekonomian global.

    Baca: Tanda-tanda perubahan iklim kian mengkhawatirkan

    Meski masih dalam masa pemulihan dari pandemi COVID-19, industri ini kini harus menghadapi tantangan tambahan akibat dampak buruk perubahan iklim.

    Nilai sektor ini sebelum COVID-19 adalah 10 triliun dolar AS (sekitar Rp156,5 kuadriliun) atau sekitar 10,4 persen dari perekonomian global.

    Hasil penelitian Universitas Cambridge menyoroti dampak negatif kenaikan permukaan laut, peristiwa cuaca ekstrem, dan oksidasi laut terhadap infrastruktur pendukung pariwisata bahari.

    Selain itu, terjadi kerusakan terumbu karang, kenaikan suhu, dan kebakaran hutan yang semakin mengancam destinasi wisata.

    Sebuah penelitian pada 2023 oleh World Economic Forum (WEF) menekankan dampak negatif panas ekstrem terhadap wisatawan, seperti kebakaran hutan di Yunani, gelombang panas di Italia, dan pembatalan penerbangan di Amerika Serikat.

    Sumber: Anadolu

  • Kemenbudristek Akan Memprioritaskan Penggunaan Bahasa Indonesia di Dunia

    Kemenbudristek Akan Memprioritaskan Penggunaan Bahasa Indonesia di Dunia

    7cloud.asia – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) saat ini akan memprioritaskan untuk meningkatkan penggunaan Bahasa Indonesia oleh masyarakat dunia.

    Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, E. Aminudin Aziz usai pertemuan antara pemerintah Indonesia dengan Balai Bahasa dan Budaya Indonesia (BBBI) se-Australia di Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Canberra.

    “Dengan disahkannya bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi di sidang umum UNESCO, maka membuanakan bahasa Indonesia di dunia menjadi program prioritas,” jelas Aminudin seperti yang dilansir Antaranews.

    Baca: Kemendikbud identifikasi 718 bahasa daerah

    Pada pertemuan tersebut, Aminuddin memaparkan berbagai program kebahasaan yang telah disiapkan Badan Bahasa sepanjang 2024 bagi peningkatan penggunaan dan pembelajaran bahasa Indonesia di luar negeri.

    Dia mengatakan bahwa bahasa Indonesia saat ini dituturkan oleh 3,3 persen penduduk dunia, dan 174.000 siswa di seluruh dunia. Bahasa Indonesia juga diajarkan di 54 negara dan didukung oleh 523 institusi.

    “Target kita adalah memperluas penggunaan bahasa Indonesia di dunia,” ujar Aminudin kepada Dubes RI untuk Australia dan Republik Vanuatu, Siswo Pramono, dan para perwakilan BBBI se-Australia.

    Atdikbud KBRI Canberra, Mukhamad Najib, mengatakan acara itu bertujuan mempertemukan para pemangku kepentingan yang peduli dengan pengembangan bahasa Indonesia di Australia dan sebagai sarana penguatan bahasa Indonesia di negara itu.

    Baca: Separuh bahasa dunia terancam punah

    Najib menjelaskan saat ini BBBI ada di lima wilayah Australia: Australian Capital Territory (ACT), Perth, Victoria dan Tasmania, Queensland, dan New South Wales.

    Acara itu dihadiri pula oleh perwakilan Victorian Indonesia Language Teacher Association (VILTA), dan sejumlah akademisi dari Monash University, Deakin University, dan La Trobe University.

    Ketua BBI ACT Amrih Widodo menyampaikan dukungannya pada program-program yang dirancang oleh Badan Bahasa, termasuk pengiriman guru bahasa Indonesia.

    Menurut dia, kehadiran guru bahasa Indonesia sangat diperlukan karena saat ini sekolah-sekolah di Australia dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi kekurangan pengajar bahasa Indonesia.

     

    Baca: Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa resmi di Unesco

    Salah satu kendala yang mengemuka dalam pertemuan ini adalah bahan ajar, yang kurang sesuai konteks pembelajaran di Australia.

    “Perlunya konten yang relevan dengan situasi Australia menjadi penting jika ingin menarik minat siswa pada bahasa Indonesia,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua BBI Perth, Danielle Horne menjelaskan pengajaran bahasa Indonesia di Australia perlu difokuskan pada upaya untuk membangkitkan rasa senang anak-anak pada pelajaran itu.

    Saat ini Bahasa Indonesia masih menjadi pelajaran wajib di sekolah dasar, tetapi sudah menjadi pelajaran pilihan di sekolah menengah. Anak-anak, ujar Danielle., perlu tahu untuk apa mereka belajar bahasa Indonesia.

    Baca: Pemasangan informasi sejarah di Jakarta

    Sebagai contoh, anak-anak tertarik belajar bahasa Jepang karena mereka suka dengan manga, anime, yang membuat mereka ingin tahu bahasanya.

    Sementara untuk bahasa Indonesia mereka tidak tahu apa yang menarik, sehingga perlu memilih pelajaran tersebut di sekolah.

    ” Itu yang menyebabkan semakin tinggi jenjang pendidikan, semakin sedikit siswa yang memilih bahasa Indonesia,” lanjutnya.

    Dubes Siswo Pramono yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan ketersediaan guru bahasa Indonesia di Australia melalui jalur diplomasi.

    Reporter: Nurakhmayani