Tag: karhutla

  • BPBD Riau Ajukan Tambahan Helikopter untuk Atasi Karhutla

    BPBD Riau Ajukan Tambahan Helikopter untuk Atasi Karhutla

    “Seperti di Kabupaten Kuantan Singingi yang sebelumnya belum terjadi karhutla justru kini sudah ditemukan Karhutla pada lahan seluas dua Hektare,” kata Kepala pelaksana BPBD Riau M Edy Afrizal di Pekanbaru, Sabtu (25/6/2023) kemarin.
     
    Baca: BRIN ingatkan puncak El Nino mulai terjadi Juni ini

    Ia mengatakan karhutla yang terjadi di Kuantan Singingi seluas dua hektare itu sudah berhasil dipadamkan karena karhutla ini terjadi di tanah mineral.

    Ia menjelaskan bahwa kini untuk kegiatan water boombing atau pemadaman lewat udara pihaknya sudah mendapatkan bantuan tiga unit helikopter water boombing.

    “Akan tetapi dikarenakan saat ini intensitas karhutla di Riau meningkat maka kita perlu mengajukan tambahan tiga helikopter water boombing. Surat pengajuan juga sudah ditandatangani Gubernur Riau pak Syamsuar,” katanya.

     
    Baca: Dampak El Nino, sejumlah daerah mulai alami kekeringan

    Dilansir Antaranews.com, berdasarkan laporan dari BPBD kabupaten/kota tercatat bahwa saat ini ada daerah yang sudah dua pekan tidak mengalami hujan. Dengan demikian potensi Karhutla sangat tinggi di seluruh wilayah Provinsi Riau.

    Berdasarkan data per 1-19 Juni 2023 tercatat 762 titik panas atau hotspot yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Lahan yang telah padam adalah seluas 565,26 hektare.

     
    Sebelumnya BMKG juga telah mengingatkan puncak El Nino akan terjadi pada bulan Juni-Juli ini sehingga warga diminta waspada. 
     
    Baca: Tercatat lebih 130 kebakaran hutan dan lahan selama Mei-juni 2023

  • Gubernur Khofifah Pimpin Water Bombing Atasi Karhutla di Gunung Arjuno

    Gubernur Khofifah Pimpin Water Bombing Atasi Karhutla di Gunung Arjuno

    7cloud.asia – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) marak terjadi di musim kemarau seperti saat ini. Kali ini Karhutla terjadi di wilayah Gunung Arjuno, Jawa Timur.

    Bahkan operasi pemadaman api karhutla di Gunung Arjuno ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pada Sabtu (02/09/2023).

    Operasi pemadaman Karhutla di Gunung Arjuno dilakukan dengan teknik water bombing atau penyiraman dari udara.

    “Api telah merambet ke wilayah Kabupaten Pasuruan. Terdata hingga sore tadi kebakaran telah meluas hingga 1.200 hektare dan terpantau belum bisa dipadamkan sepenuhnya,” ungkap Khofifah usai memimpin operasi pemadaman Karhutla 

    Baca: Kekeringan di NTB sudah masuk level awas

    Ada beberapa wilayah yang dilakukan pemadaman dengan teknik ini, yaitu di
    kawasan Tamah Hutan Rakyat (Tahura), termasuk di Desa Cendono, Kabupaten
    Pasuruan, dan Desa Toyomarto, Kabupaten Malang.

    Karhutla mencakup tiga hot spot di wilayah Singosari, Kabupaten Malang, dan Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

    Selanjutnya Khofifah menjelaskan pemadaman api secara manual masih tetap
    dilakukan di sekitar area yang terbakar.

    Pemadaman dilakukan oleh 350 orang personel yang merupakan gabungan dari Tahura R Soerjo, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan dan masyarakat sekita.

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim maupun Kabupaten Pasuruan dan Malang, serta Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian juga mendukung upaya pemadaman Karhutla ini. 

    Baca: Karhutla di Gunung Ciremai hanguskan 150 hektare lahan

    “Kondisi karhutla ini cukup genting dan patut disikapi dengan sigap. Terutama
    karena cuaca yang memang tengah dilanda Elnino, yang bahkan menyebabkan
    dalam 10 hari belakangan tidak turun hujan di area hutan Gunung Arjuno,” terang Khofifah.

    Kondisi ini menyebabkan kondisi karhutla semakin parah dan jika tidak segera diatasi dikhawatirkan akan terus meluas. 

    Mantan Menteri Sosial ini juga menyerukan agar masyarakat mulai melakukan
    shalat Istisqo untuk memohon diturunkan hujan, terutama masyarakat yang berada di sekitar kawasan Gunung Arjuno dan daerah yang mengalami kekeringan.

    Untuk sementara penyebab kebakaran ini, diduga akibat adanya perburuan liar.

    Baca: Gelombang panas di Eropa mengganas tahun ini

    Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian dan juga laporan yang dihimpun Dinas
    Kehutanan Jatim, pelaku diduga sengaja melakukan pembakaran semak-semak
    hutan untuk memicu gerakan dari satwa yang diburu dan memudahkan aktivitas
    pemburuan satwa.

    “Jika yang terkonfirmasi bahwa kemungkinan terjadinya kebakaran hutan ini adalah aktivitas perburuan liar, maka saya mohon segera dihentikan. Tolong dijaga alam kita dan lindungi hutan kita dari perburuan liar,” tegasnya.

    Sebelumnya pemerintah kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan menetapkan
    status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan di Gunung Arjuno.

    Penetapan status darurat inilah yang akhirnya membuat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan helikopter untuk pemadaman api melalui udara.

    Baca: PBB ingatkan periode 2023-2027 bakal jadi masa yang panas

    Sementara itu, kebakaran lahan pertama kali terjadi di wilayah Gunung Arjuno sisi Kabupaten Malang sejak Sabtu dini hari (26/8/2023).

    Titik api dilaporkan muncul pertama kali di Curah Sriti, Bukit Lincing, hingga Bukit Budug Asu, yang masuk Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. 

    Pemadaman dilakukan secara manual bersama tim gabungan yang terdiri dari
    BPBD Kabupaten Malang, petugas Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo,
    polisi hutan, TNI polri serta relawan dan masyarakat sekitar.

    Titik api yang muncul berada di lereng perbukitan dengan kemiringan mencapai 60-70 derajat menyulitkan proses pemadaman hingga kebakaran meluas hingga
    menghanguskan lahan hingga 1200 hektar.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Karhutla Terjadi di Mana-mana, Semua Pihak Harus Bahu Membahu Memadamkan

    Karhutla Terjadi di Mana-mana, Semua Pihak Harus Bahu Membahu Memadamkan

    7cloud.asia – Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia meluas dengan cepat sepanjang Juli-Agustus 2023.

    Menurut MADANI Berkelanjutan karhutla tahun ini lebih parah dibandingkan tahun lalu.

    Dalam model Area Indikatif Terbakar (AIT) yang dikembangkan MADANI Berkelanjutan, selama Januari – 21 Agustus 2023 karhutla telah menghanguskan 262 ribu hektare lahan, lebih besar dari karhutla tahun lalu yang mencapai 204 ribu hektare.

    Di dalamnya, Area Indikatif Terbakar di ekosistem gambut sudah mencapai 45 ribu hektare.

    “Kebakaran di gambut perlu ditanggulangi segera karena dapat menimbulkan kabut asap yang sangat membahayakan kesehatan masyarakat dan kerugian ekonomi,” ujar Yosi Amelia, Program Officer Hutan dan Iklim MADANI Berkelanjutan.

    Baca: Upaya pemadaman karhutla di Gunung Arjuno

    “Agar tidak terbakar lagi, ekosistem gambut yang terbakar juga perlu dimasukkan ke dalam Peta Prioritas Restorasi Gambut 2024.”

    Dari sisi wilayah, sepuluh provinsi paling rawan mengalami karhutla adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Timur, Papua, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Riau, dan Aceh.

    Pada periode Januari-21 Agustus 2023, ke-10 provinsi tersebut memiliki luas Area Indikatif Terbakar paling tinggi.

    Di tingkat kabupaten, 10 kabupaten paling rawan adalah Kabupaten Sanggau, Ketapang, Merauke, Landak, Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, Hulu Sungai Selatan, Kubu Raya, dan Tanah Laut.

    Area Indikatif Terbakar di Kabupaten Sanggau bahkan naik 147 kali lipat pada periode Juni ke Agustus.

    Baca: Karhutla di Gunung Ciremai hanguskan 150 hektare lahan

    Para pihak harus bergerak bahu-membahu menanggulangi karhutla di daerah-daerah paling rawan dengan memperhatikan kesehatan masyarakat dan kebutuhan masyarakat adat dan lokal di tingkat tapak.

    “Dengan potensi karhutla yang semakin besar dalam beberapa bulan ke depan, kami mendorong lembaga-lembaga di pusat dan daerah yang telah dimandatkan dalam Inpres Penanggulangan Karhutla untuk berkomitmen melaksanakan tugas dan dan kewajibannya,” ujar Sadam Afian, Legal Officer MADANI Berkelanjutan.

    Jika tidak ditangani dengan tepat, karhutla akan menghambat upaya Pemerintah untuk mencapai target iklim nasional.

    Sebagaimana diketahui, sektor hutan dan lahan merupakan kunci yang sangat vital dalam pencapaian komitmen iklim Indonesia dalam NDC (Nationally Determined Contribution).

    Hal ini juga erat hubungannya dengan Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 sebagai strategi yang menjamin keselarasan dengan target Paris Agreement yang menargetkan karhutla ditekan hingga nol.

    Baca: Karhutla di Gunung Sumbing belum teratasi

     

    “Penanggulangan tidak boleh hanya difokuskan pada pemadaman api, tetapi juga harus mencakup penanganan masyarakat yang terdampak asap dan bantuan pembukaan lahan tanpa membakar untuk masyarakat adat dan lokal” imbuh Resni Soviyana, Program Officer Pembangunan Hijau MADANI Berkelanjutan.

    “Selain itu, pemerintah provinsi Aceh dan Papua pun perlu segera menetapkan status siaga darurat karhutla karena masuk sepuluh provinsi dengan Area Indikatif Terbakar paling besar namun belum menetapkan siaga darurat.”

    Area terindikasi terbakar di wilayah izin dan konsesi meningkat berkali-kali lipat dari Juni ke Agustus.

    Area indikatif terbakar paling tinggi dari Januari-21 Agustus 2023 terdapat di izin perkebunan sawit dengan 40 ribu hektare, disusul PBPH-HT (hutan tanaman) dengan 22,7 ribu hektare, dan konsesi migas dengan 20,3 ribu hektare.

    Pemerintah diminta untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum di area izin dan konsesi dengan Area Indikatif Terbakar terluas.

    “Tidak kalah penting, di tahun politik ini potensi pemberian izin di area hutan alam dan ekosistem gambut akan mengindikasikan praktik yang tidak memperhatikan perspektif pembangunan berkelanjutan,” tutup Sadam.

  • Karhutla Kalimantan Tengah Kian Parah, KLHK Kirim 25 Unit Mesin Pompa

    Karhutla Kalimantan Tengah Kian Parah, KLHK Kirim 25 Unit Mesin Pompa

    7cloud.asia – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah menjadi perhatian pemerintah pusat. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengimkan 25 unit mesin pompa dan selang untuk mengatasi karhutla.

    Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong usai bertemu Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo menjelaskan pentingnya air untuk mengatasi karhutla.

    “Mesin pompa, sumur bor harus kita perbanyak, karena sumber air jadi kunci untuk atasi karhutla,” ujar Alue seperti yang dikutip Antaranews.

    Baca: Musim hujan mundur, BMKG ingatkan potensi karhutla di dejumlah wilayah

    Alue telah ke lapangan melihat dan membantu langsung upaya penanganan karhutla di antaranya di wilayah Tumbang Nusa hingga Tanjung Taruna.

    “Banyak sumur bor yang ada di lapangan yang telah dibangun masih fungsional, itu sudah saya buktikan kemarin di Tanjung Taruna, sampai sore, di lapangan, jalan terus,” jelasnya.

    Selanjutnya Alue menjelaskan dalam situasi darurat seperti ini, semua sumber daya yang dimiliki harus mampu dioptimalkan, baik orang, tenaga, finansial, peralatan.

    “Semua komponen harus turun bersama-sama untuk mengatasi karhutla,” ujarnya.

    Baca: Kerugian akibat karhutla akibat foto prewedding di Bromo capai Rp 5,4 miliar

    Menurutnya asap akibat karhutla khususnya di kawasan Tumbang Nusa, Kameloh Baru, maupun Tanjung Taruna dapat berkurang secara signifikan jika segala upaya dilakukan dengan maksimal.

    Pihaknya juga terus melakukan pengawasan terhadap berbagai kondisi di lapangan, termasuk pelanggaran-pelanggaran yang berpotensi terjadi.

    “Semua kita awasi, sudah ada beberapa konsesi yang kita police line (garis polisi) dipasang Gakkum. Saya minta diproses kalau memang ada kelalaian, di daerah-daerah, baik PBS maupun konsesi lain. Kalau terjadi karhutla saya minta diproses juga,” tegasnya.

    Sementara itu, Edy Pratowo mengatakan akibat karhutla kian meluas beberapa kabupaten meningkatkan dari siaga menjadi tanggap darurat.

    Baca: Mahalnya harga yang harus dibayar akibat karhutla di sejumlah wilayah

    “Beberapa kabupaten sudah menetapkan status, kemaren kami dapat informasi Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kota Palangka Raya, dan akan menyusul lagi beberapa kabupaten lainnya,” ungkap Edy.

    Menurutnya peningkatan status kondisi darurat di daerah sangat penting untuk menjadi pedoman bagi semua pihak terkait dalam upaya menangani karhutla.

    “Dengan demikian adanya penetapan status tanggap darurat dari beberapa kabupaten. Minimal 2 kabupaten maka provinsi akan meningkatkan status. Dari siaga menjadi tanggap darurat,” paparnya.

     Reporter: Nurakhmayani

     

     

     

     

     

  • Kabut Asap Pekat, Jam Kerja ASN Berubah  

    Kabut Asap Pekat, Jam Kerja ASN Berubah  

     

    7cloud.asia – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini masih menyelimuti berbagai wilayah di Kalimantan Tengah. Mulai hari ini, Senin (02/10/2023) pemprov Kalimantan Tengah mengubah jam kerja bagi aparatur sipil negara.

    Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah Pemprov Kalteng, Nuryakin untuk mengantisipasi dampak  buruk akibat asap yang kian pekat.

    “Jam kerja pegawai diundur menjadi masuk pukul 08:00 WIB dan pulang tetap pada pukul 15:30 WIB,” ujar Nuryakin seperti dikutip Antaranews.

    Normalnya jam masuk kerja di Pemprov Kaltim pada pukul 07.00 WIB. Padahal asap pekat sering menyelimuti Kota Palangka Raya pada pagi hari. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan.

    Selanjutnya Nuryakin menjelaskan keputusan ini diambil seiring dengan kualitas udara yang buruk akibat banyaknya titik kebakaran hutan dan lahan.

    Kualitas udara yang tidak sehat dapat mengakibatkan gangguan kesehatan pada masyarakat termasuk ASN, seperti infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan penyakit lainnya.

    Keputusan ini dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah Nomor: 800/352/IV.1/BKD tanggal 29 September 2023 yang menyampaikan terkait perubahan jam kerja ASN dan tenaga kontrak di lingkup Pemprov Kalteng.

    Sementara jam kerja untuk lingkungan rumah sakit umum daerah maupun UPT kesehatan akan diatur tersendiri oleh kepala daerah masing-masing agar tidak mengganggu kualitas pelayanan publik.

    “Para ASN dan tenaga kontrak kami imbau untuk mengurangi kegiatan di luar ruangan, termasuk senam kesehatan jasmani setiap Jumat untuk sementara ini,” ucapnya.

    Selain mengurangi jam kerja, pihaknya juga mengimbau pelaksanaan apel pagi dan sore serta upacara Senin maupun apel gabungan ditiadakan selama kondisi darurat kebakaran hutan.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, pada  Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng, Alpius Patanan mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk memadamkan api.

    Menurut Alpius, mereka terus memperbaiki metode penanganan karhutla. Caranya, melalui -pemantapan manajemen posko penanganan karhutla, memperkuat patroli pencegahan dan pengawasan di area rawan.

    Selain itu pihaknya juga memperkuat respon cepat pemadaman di area prioritas, dan pemadaman lanjutan mopping up lebih pagi pada lokasi terbakar yang belum tuntas dipadamkan.

    Repoter: Nurakhmayani 

     

     

     

  • Menteri Siti Nurbaya Bantah Ada Asap Karhutla Melintas Batas ke Malaysia

    Menteri Siti Nurbaya Bantah Ada Asap Karhutla Melintas Batas ke Malaysia

    7cloud.asia – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti sejumlah wilayah di Indonesia. Namun, tidak ada asap lintas batas hingga ke Malaysia.

    Penegasan ini disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya dalam rilisnya Senin (02/10/2023) menanggapi kantor berita asing soal karhutla di Indonesia jadi sumber asap di Malaysia.

    “Kita terus mengikuti perkembangan (karhutla) dan  tidak ada transboundary haze ke Malaysia,” kata Siti.

    Selanjutnya Siti menjelaskan berkenaan dengan peta citra asap lintas batas, dirinya mendapat laporan sandingan peta citra sebaran asap dari dua lembaga.

    Baca: gegara kabut asap, jam kerja ASN berubah

    Yaitu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan The ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC).

    Periode tanggal 28 hingga 30 September 2023 serta sampai dengan kemarin (Minggu, 01/10/2023) sore pukul 16.00. Tidak ada transboundary haze (asap menyeberang).

    Berdasarkan hasil pantauan ASMC, selama beberapa hari tersebut asap terpantau moderate hingga pekat di sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan. 

    Pada hari Minggu mulai pekat di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan, meski begitu, terpantau bahwa tidak terjadi asap lintas batas.

    Baca: Karhutla picu kabut asap, warga diimbau kenakan masker

    ASMC merupakan program kolaborasi regional di antara National Meteorological Services (NMSs) negara-negara anggota ASEAN.

    ASMC diselenggarakan di bawah Layanan Meteorologi Singapura, National Environment Agency of Singapore.

    Sementara, data BMKG berdasarkan pantauan satelit Himawari, citra sebaran asap wilayah Indonesia pada tiga hari tersebut terdeteksi asap di sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan.

    Arah angin di Indonesia pada umumnya dari Tenggara ke Barat Laut-Timur Laut. Tidak terdeteksi adanya asap lintas batas.

    Baca: Butuh langkah komprehensif untuk atasi polusi udara di Indonesia

    “Jadi jelas yah, keduanya menyatakan tidak ada asap lintas batas,” ujar Menteri Siti. 

    Pada kesempatan itu, Siti menyampaikan tim gabungan tengah berjibaku di lapangan untuk pemadaman darat di Sumsel, Kalteng dan Kalsel.

    Selain itu, beberapa daerah di Sumatera dan Kalimantan, termasuk sebagian juga di Jawa juga tengah dilakukan upaya pemadaman.

    Diantaranya dengan melakukan pemadaman darat dan water bombing. Demikian pula Teknik Modifikasi Cuaca (TMC) mulai dilakukan sejak kemarin.

    Siti memaparkan pihaknya kini terus berupaya mengatasi kebakaran karhutla tersebut.

    Tercatat hingga Senin (02/10/2023) sebanyak 203 perusahaan mendapatkan peringatan.

    Selain itu 20 perusahaan sudah disegel karena kebakaran, diantaranya anak perusahaan Malaysia.

    Reporter: Nurakhmayani  

     

  • Dampak El Nino, 267 Ribu Hektar Lahan Hangus Terbakar

    Dampak El Nino, 267 Ribu Hektar Lahan Hangus Terbakar

    7cloud.asia – Kebakaran hutan dan lahan masih terus terjadi. Hingga 2 Oktober kemarin, tercatat 267 ribu hektar lahan terbakar. Diperkirakan jumlah ini akan bertambah.

    Hal ini disampaikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, usai mengikuti rapat terbatas (ratas) di istana presiden, Selasa (03/10/2023).

    “Areal yang terbakar sudah terekam 267 ribu hektare dan perkiraan saya dengan situasi bulan September kemarin dan Oktober, kelihatannya masih akan bertambah,” urai Siti.

    Selanjutnya Siti memaparkan berdasarkan data per 2 Oktober 2023, terdapat 6.659 titik panas (hot spot) dengan peluang 80 persen menjadi titik api atau fire spot.

    Karena itu, pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

    Diantaranya pemadaman dan teknik modifikasi cuaca (TMC) di sejumlah provinsi yang menjadi titik rawan terjadinya karhutla tersebut.

    “Kita sekarang ini sejak tanggal 28 September sedang berjibaku di Sumatra Selatan, di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sambil juga memonitor yang di Riau, Jambi dan lain-lain,” jelasnya.

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto mengatakan pihaknya ikut melaksanakan operasi darat maupun udara dalam mengatasi karhutla.

    Operasi pemadaman lewat udara pihaknya mengerahkan 35 helikopter terdiri 13 helikopter patroli dan 22 helikopter water bombing.

    “Jadi ada enam provinsi prioritas yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatra Selatan, Riau, dan Jambi. Itu menjadi enam provinsi prioritas kebakaran hutan dan lahan,” jelas Suharyanto.

    Upaya lainnya adalah melakukan TMC sebanyak 244 kali dengan jumlah garam yang disebar mencapai 341.580 kilogram.

    Selanjutnya Suharyanto menjelaska pihaknya melakukan TMC di beberapa provinsi diantaranya Riau, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Jambi, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, dan Sumatra Selatan.

    Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menjelaskan puncak El Nino masih akan bertahan hingga akhir Oktober.

    Masa transisi dari kemarau ke musim hujan diperkirakan terjadi di bulan November.

    Menurutnya, El Nino diprediksi moderat hingga akhir tahun, melemah di Februari-Maret hingga berakhir di bulan Maret.

    “Namun, alhamdulillah karena adanya angin monsun dari arah Asia sudah masuk ini mulai November, jadi kita akan insyaallah mulai turun hujan di bulan November,” jelasnya.

    Artinya lanjut Dwikorita, pengaruh El Nino mulai tersapu hujan. Dengan demikian kemarau kering secara bertahap akan berakhir.

    “Ada yang sebelum November tapi sebagian besar mulai November, ada yang lebih mundur lagi,” kata Dwikorita. 

    Reporter: Nurakhmayani

     

     

     

     

  • Marak Kebakaran Hutan, KLHK Segel Lahan Milik Pengusaha Singapura

    Marak Kebakaran Hutan, KLHK Segel Lahan Milik Pengusaha Singapura

    7cloud.asia – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyegel lahan perkebunan sawit terbakar di PT. Sampoerna Agro (SA) dengan Penanaman Modal Asing (PMA) milik Singapura.

    Penyegelan lahan oleh KLHK ini dilakukan di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.

    Penindakan ini dilakukan langsung oleh Dirjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLHK, Rasio Ridho Sani bersama tim pengawas lingkungan hidup.

    Lahan perkebunan sawit tersebut berlokasi di Kecamatan Pedamaran, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

    Baca: Kebakaran lahan terjadi di mana-mana

    Selain PT. SA, KLHK juga melakukan penyegelan perkebunan sawit milik PT. Tempirai Palm Resources (PT. TPR). Berdasarkan citra satelit, lahan PT. TPR yang terbakar seluas ±648 ha.

    Rasio Ridho Sani mengatakan penyegelan ini merupakan langkah awal penegakan hukum yang akan dilakukan terhadap karhutla di lokasi perusahaan.

    “Hari ini kami menyegel lahan terbakar di lokasi PT. SA seluas 586 ha. Langkah penyegelan yang dilakukan ini harus menjadi perhatian bagi perusahaan lainnya. Di lokasi ini kebakaran masih terjadi, masih berasap. Karhutla ini berdampak serius bagi kesehatan dan lingkungan,” jelas Rasio.

    Berdasarkan citra satelit, lanjut Sani, kebakaran lahan disekitar lokasi yang disegel mencapai sekitar 1.030 ha.

    Baca: BMKG ingatkan potensi kebakaran lahan di sejumlah daerah

    Pihak KLHK sedang mendalami penanggung jawab atau pemilik lahan ini.  Karena pihak KLHK tidak memiliki akses data HGU. Menurut PT. SA lokasi tersebut bukan HGU mereka.

    “Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN siapa pemegang HGU atau pemilik lahan terbakar tersebut. Data HGU penting untuk mengetahui siapa penanggung jawab karhutla,” urainya.
     
    Tim Pengawas KLHK juga melakukan penyegelan lahan terbakar di PT. Bintang Harapan Palma (PT. BHP).

    PT BHP ini berlokasi di Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir dengan luas lahan terbakar di PT BHP ±5.148 ha.

    Baca: Karhutla di Gunung Ciremai hanguskan 150 hektare lahan

    Tidak hanya itu, PT. Banyu Kahuripan Indonesia (PT. BKI) juga kembali disegel.

    Penyegelan ini berlokasi di Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin karena masih terbakarnya lokasi tersebut.  Luas area yang terbakar sekitar ±200 ha.
     
    Sementara itu Direktur Pengawasan dan Sanksi Administratif KLHK, Ardy Nugroho, mengatakan hingga saat ini KLHK telah menyegel 11 lokasi kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan.

    “Jumlah lokasi yang akan disegel akan bertambah karena tim KLHK sedang menganalisis data hotspot dan citra satelit. Apabila kami melihat ada lokasi yang terbakar kami akan mengirimkan tim ke lokasi”, jelasnya.

    Sementara itu, Rasio menyampaikan sesuai perintah Menteri LHK Siti Nurbaya, ambil tindakan tegas terkait karhutla.

    Baca: Puluhan kebakaran lahan terjadi selama Agustus-September 2023

    “Kami akan gunakan semua instrumen penegakan hukum yang menjadi kewenangan KLHK baik instrumen administratif, perdata dan pidana,” tegas Rasio.
     
    Rasio Sani menambahkan untuk kebakaran berulang tindakan tegas sanksi administratif termasuk pencabutan izin akan dilakukan.

    “Kami juga sudah bicara dengan kuasa hukum dan ahli untuk menghitung ganti rugi lingkungan serta menyiapkan gugatan perdata ganti rugi lingkungan agar ada efek jera”, ucapnya.
     
    Pihaknya juga akan memberlakukan penegakkan hukum karhutla terpadu yang akan melibatkan penyidik KLHK, kepolisian dan Jaksa Agung untuk menangai kasus tindak pidana karhutla.

    Baca: Kebakaran lahan di gunung Arjuno hanguskan 900 hektare lahan
     
    Rasio Sani menambahkan penegakan hukum pidana terpadu dan pidana berlapis akan meningkatkan efektitas penegakan hukum karhutla serta meningkatkan efek jera. 

    Untuk Korporasi dan masyarakat untuk serius mencegah dan menangani karhutla. Ancaman hukuman sangat berat, sesuai Pasal 108 UU No. 32 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan (UU PPLH) pidana pokoknya 10 tahun penjara dan denda Rp. 10 miliar.

    “Untuk badan usaha sesuai Pasal 119 UU PPLH dapat dikenakan pidana tambahan berupa antara lain perampasan keuntungan dan perbaikan akibat tindak pidana. Kami ingatkan kembali, kami tidak akan berhenti untuk menindak tegas pelaku karhutla,” jelasnya.

    Reporter: Nurakhmayani

     

     

     

  • Pemerintah Lakukan Modifikasi Cuaca di Sejumlah daerah yang Rawan Terjadi Karhutla

    Pemerintah Lakukan Modifikasi Cuaca di Sejumlah daerah yang Rawan Terjadi Karhutla

    7cloud.asia – Pemerintah telah melakukan modifikasi cuaca untuk mengantisipasi dan mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat terdampak fenomena El Nino.

    BNPB setidaknya telah melakukan teknologi modifikasi cuaca sebanyak 244 kali dengan jumlah garam yang disebar mencapai 341.580 kilogram.

    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto mengatakan, selama dua bulan terakhir BNPB terus melaksanakan Teknologi modifikasi cuaca di sejumlah provinsi rawan karhutla.

    Teknologi modifikasi cuaca antara lain dilakukan di Riau, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Jambi, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, dan Sumatra Selatan.

    Baca: Setidaknya 267 ribu hektare lahan terbakar sebagai imbas El Nino

    Menteri  LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan) Siti Nurbaya memaparkan teknik modifikasi cuaca (TMC) di sejumlah provinsi merupakan salah satu langkah yang dilakukan untuk atasi Karhutla selain pemadaman. 

    Usai mengikuti ratas soal Karhutla Selasa (3/10/2023) di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Menteri LHK memastikan, hingga saat ini tidak ada pencemaran asap lintas batas atau transboundary haze ke negara tetangga akibat karhutla di Indonesia.

    “Sejauh ini tidak ada transboundary haze ke Malaysia. Jadi kalau dibilang bahwa di Malaysia tidak ada hot spot, kalau lihat datanya citra satelitnya di sana juga ada,” ujarnya. 

    “Kita sekarang ini sejak tanggal 28 September sedang berjibaku di Sumatra Selatan, di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sambil juga memonitor yang di Riau, Jambi dan lain-lain,” imbuhnya.

    Baca: BRIN perkirakan El Nino akan berlangsung hingga Mei 2024

    Siti menjelaskan, berdasarkan data per 2 Oktober 2023, terdapat 6.659 titik panas (hot spot) dengan peluang 80 persen menjadi titik api atau fire spot.

    “Areal yang terbakar sudah terekam 267 ribu hektare dan perkiraan saya dengan situasi bulan September kemarin dan Oktober, kelihatannya masih akan bertambah,” ujarnya.

     

    Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan dukungan pelaksanaan operasi darat maupun udara dalam mengatasi karhutla.

    Untuk operasi udara, pihaknya mengerahkan 35 helikopter yang terdiri atas 13 helikopter patroli dan 22 helikopter water bombing, utamanya di daerah-daerah yang menjadi prioritas penanganan karhutla.

    Baca: El Nino percepat lelehnya salju abadi di Puncak Jaya

    “Jadi ada enam provinsi prioritas yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatra Selatan, Riau, dan Jambi. Itu menjadi enam provinsi prioritas kebakaran hutan dan lahan,” ujar Suharyanto.

    Selain itu, BNPB juga telah melakukan teknologi modifikasi cuaca sebanyak 244 kali dengan jumlah garam yang disebar mencapai 341.580 kilogram.

    Suharyanto mengatakan, selama dua bulan terakhir BNPB terus melaksanakan TMC di sejumlah provinsi antara lain Riau, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Jambi, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, dan Sumatra Selatan.

    Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyampaikan bahwa puncak El Nino masih akan bertahan hingga akhir Oktober.

    Baca: Kemarau panjang imbas El Nino picu puluhan kasus kebakaran lahan

    Lantas, pada November diperkirakan mulai terjadi transisi dari kemarau ke musim hujan.

    Menurutnya, El Nino diprediksi moderat hingga akhir tahun, melemah di Februari-Maret, dan berakhir di bulan Maret.

    Namun, lanjutnya, alhamdulillah karena adanya angin monsun dari arah Asia sudah masuk ini mulai November, jadi kita akan insyaallah mulai turun hujan di bulan November.

    “Artinya pengaruh El Nino akan mulai tersapu oleh hujan sehingga diharapkan kemarau kering itu insyaallah berakhir secara bertahap, ada yang sebelum November tapi sebagian besar mulai November, ada yang lebih mundur lagi,” kata Dwikorita.

    Sumber: Setkab

     

  • Hindari ISPA, BPBD Riau Imbau Masyarakat Banyak Minum Air Putih

    Hindari ISPA, BPBD Riau Imbau Masyarakat Banyak Minum Air Putih

    7cloud.asia – Sejumlah wilayah di Kepulauan Riau (Kepri) diselimuti kabut asap. Masyarakat diimbau untuk memperbanyak konsumsi air putih agar terhindar dari infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

    Imbauan ini disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Riau, Muhammad Hasbi menyikapi kabut asap kiriman dari Sumatera.

    “Perbanyak minum air putih agar terhindar dari ISPA akibat asap kiriman yang sudah masuk di beberapa wilayah di Kepri,” kata Muhammad Hasbi seperti yang dikutip Antaranews.

    Selanjutnya Hasbi menjelaskan ada beberapa daerah yang sudah terdampak kabut asap kiriman dari Sumatera, yaitu Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan.

    Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kualitas udara di tiga daerah tersebut masuk kategori tidak sehat dengan nilai indeks standar pencemaran udara (ISPU) pada siang hari mencapai 123 hingga 126.

    “Untuk tiga daerah itu, kualitas udaranya sekarang sudah masuk kategori awas. Sedangkan daerah lainnya masih aman,” ungkapnya.

    Kabut asap kiriman ini, lanjut Hasbi, juga mempengaruhi jarak pandang. Di daerah Batam, Tanjungpinang dan Bintan, jarak pandang tidak sampai 5 kilometer. Padahal normalnya sekitar 10 km.

    “Batam itu hari ini jarak pandangnya 4,5 km, Tanjungpinang dan Bintan 4 km. Untuk daerah lainnya di atas 6 km semua,” jelasnya.

    Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Kepri menyebutkan kualitas udara di kota itu pada Sabtu (07/10/2023) masuk dalam kategori tidak sehat.Masyarakat diimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

    Kepala Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup DLH Kota Batam, IP mengatakan imbauan ini juga ditujukan untuk masyarakat berisiko tinggi yaitu asma, lansia, anak-anak, serta ibu hamil.

    “Pagi ini nilai ISPU kita 111, masuk kategori tidak sehat atau warna kuning. Saatnya gunakan masker untuk aktivitas di luar, terutama bagi yang beresiko tinggi memiliki asma, lansia, anak-anak, ibu hamil,” jelas IP.

    Seperti yang diwartakan sebelumnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di beberapa wilayah di Sumatera dan Kalimantan sejak beberapa bulan yang lalu.

    Hal ini merupakan dampak dari fenomena El Nino yang menyebabkan musim kemarau berkepanjangan.

    Akibatnya kabut asap menyelimuti kota Batam, kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

    Reporter: Nurakhmayani