7cloud.asia – Setelah pekan lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan uji coba Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), kini kereta tercepat di ASEAN itu telah diberi nama. “Whoosh” yang merupakan singkatan Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Handal.
“Namanya adalah ‘Whoosh’. Sesuai dengan jadi kita bilang ‘whoosh whoosh. Pak Presiden, Pak Menteri selalu kalau itu ‘whoosh whoosh’. Jadi sudah ditentukan namanya. Kemudian kita lemparkan ke profesional desian grafis ditemukan 3 finalis,” jelas Triawan Munaf, Ketua Tim Panel Sayembara Desain Jenama Kereta Cepat Jakarta Bandung.
Dilansir Detik.com, nama Whoosh untuk Kereta Cepat Jakarta Bandung ini merupakan ide dari pejabat hingga masyarakat yang telah mencoba KCJB yang berarti sangat cepat karena mampu mencapai kecepatan 350 km/jam.
Baca Juga: Tak Disubsidi, Tarif Kereta Cepat Jakarta Bandung Berkisar Rp250.000 hingga Rp350.000
Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menjelaskan awal mula nama ‘Whoosh’ untuk Kereta Cepat Jakarta Bandung
Dalam tiga minggu terakhir, Budi mengaku banyak berbincang dengan Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Sekretariat Negara Pratikno, hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi), bahwa kata ‘Whoosh’ ini sering muncul ketika uji coba.
Budi menceritakan nam aitu lahir dari dialog sejumlah meneteri. Jadi, ujarnya, dalam 3 minggu terakhir kami itu berdialog antara Pak Presiden, Pak Pratik, Pak Erick, saya, Pak Triawan dan kawan-kawan, japri-japrian, diskusi gitu ya.
“Dan bersamaan dengan itu kami juga uji coba dengan Pak Luhut, Pak Edo, jadi memang dikatakan itu ‘siapa kita? Jaya. Nah kalau di sana itu ungkapan kegemberiaan begini, ngomong ‘whoosh whoosh’,” ungkap Budi.
Baca Juga: Pertama Kali, Konvensi Manufaktur Dunia 2023 Gunakan Pasokan Listrik Hijau
Selanjutnya Budi mengatakan bahwa kata whoosh ini kerap disebut-sebut saat bersama Jokowi dan Pratikno berkumpul di lain kesempatan.
Kala itu, Budi mengatakan bahwa Jokowi menyebut jika kereta dengan kecepatan cepat namanya ‘whoosh, whoosh’.
“Di lain waktu Pak Pratik, Pak Presiden, saya bergabung, beliau juga mengatakan kalau namanya cepat namanya kan whoosh whoosh gitu kan. Kita cobalah itu,” katanya.
Kala itu belum langsung tersebut sebutan whoosh. Kata itu dicari yang memang juga memiliki arti cepat, maka ditentukanlah whoosh.
Baca Juga: Terowongan Stasiun Tugu Difungsikan, Perjalanan ke Yogyakarta dengan Kereta Makin Nyaman
“Tetapi kita cari nama yang seusia dengan whoosh itu cepat. Jadi ada beberapa nama-nama yang ada, whoosh itu paling cepat. Jadi pak Presiden punya peran banyak, tetapi ini dialog, dialog kebatinan kita,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah saat ini juga tengah membuat sayembara untuk logo Whoosh. Saat ini telah terpilih 3 kandidat dengan logo yang berbeda.
Di laman KCI, masing-masing logo terdapat penjelasan serta maknanya. Sehingga masyarakat dapat melihat dan memilih logo mana yang akan digunakan.
Reporter: Nurakhmayani



