Tag: upah

  • Di Tengah Tuntutan Kenaikan UMP, Ganjar Pranowo Punya Formula Beda untuk Sejahterakan Buruh

    Di Tengah Tuntutan Kenaikan UMP, Ganjar Pranowo Punya Formula Beda untuk Sejahterakan Buruh

    7cloud.asia – Hari ini, Selasa (21/11/2023) menjadi hari terakhir bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk menetapkan upah minimum provinsi atau UMP 2024. 

    Setidaknya 9 provinsi telah menetapkan UMP 2024, yakni Aceh, Bali,Bangka Belitung, Jawa Timur, Maluku Utara , Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Nusa Tenggara Barat.

    Adapun dengan kenaikan UMP berkisar 1,8 persen hingga 7,5 persen. 

    Sementera Pemprov DKI Jakarta, hingga berita ini ditulis belum menetapkan UMP 2024. Buruh di Jakarta sendiri menuntut agar UMP naik 15 Persen dari saat ini tercatat Rp 4,9 juta. 

    Baca: Hari Buruh, perjuangan panjang kelas buruh untuk kerja layak

    Di tengah tuntutan buruh terkait kenaikan UMP, muncul pertanyaan apakah upah tinggi menjamin peningkatan kesejahteraan buruh?

    Calon presiden Ganjar Pranowo punya formula lain soal upah dan kesejahteraan buruh ini.

    Saat berbincang dengan buruh di Jawa di sela lawatannya ke Jawa Barat, awal Oktober 2023 lalu, Ganjar Pranowo menyerap aspirasi buruh terutama terkait kesejahteraan mereka.

    Di situ dibahas bagaimana menghitung upah serta memenuhi kebutuhan buruh lainnya seperti akses kesehatan, transportasi, pendidikan, perumahan dan sebagainya.

    Baca: Marsinah simbol perjuangan buruh perempuan

    Soal upah buruh, ujarnya, apakah kita masih akan menggunakan rezim upah minum, atau adakah cara lain.

    “Bagaimana cara menghitung apakah dengan pola ketentuan hari ini inflasi pertumbuhan ekonomi atau survei KHL (Kebutuhan Hidup Layak), mana yang kira-kira oke,” tutur Ganjar usai pertemuan tersebut.

    Ganjar mengingatkan, harus ada win-win solution terkait kesejahteraan buruh ini. dan kesejahteraan buruh tidak hanya terkait upah yang tinggi.

    Menurutnya, upaya untuk mewujudkan kesejahteraan buruh sulit terwujud bila investasi tidak berjalan dengan baik.

    Baca: BPJS punya program untuk pekerja informal sjak 2015

    Kemudahan investasi mutlak dibutuhkan agar bisa menyerap tenaga kerja, namun demikian juga tidak boleh mengorbankan buruh.

    “Kedua saya ingatkan juga kalo investasi tidak gampang lapangan kerja tidak akan mudah, meskipun kita bisa mencari alternarif berikutnya,” tambah Ganjar.

    Ia menambahkan, ada kelompok masyarakat yang harus diperhatikan, yakni mereka yang tidak terserap oleh lapangan kerja yang ada.

    Kelompok ini, menurut Ganjar, banyak yang kemudian menjadi wirausahawan ataupun bekerja di sektor informal yang kini menjadi mayoritas dalam angkatan kerja di Indonesia.

    Baca: Alasan buruh menolak sistem no work no pay

    Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah pekerja informal per Maret 2023 tercatat 83,31 juta atau 60,12 persen dari total jumlah angkatan kerja.

    “Yang tidak terserap bagaimana? Kita harus buat menyiapkan kewirausahaan untuk mereka dengan pelatihan dibutuhkan,” tutur Ganjar.

    Saat menghadiri peringatan Hari Buruh 2023 di Salatiga, Jawa Tengah, Ganjar mengatakan  kesejahteraan buruh tak hanya soal upah, namun juga menyangkut banyak aspek, termasuk kebijakan yang bermanfaat bagi buruh.

    Kebutuhan para buruh seperti transportasi yang nyaman dan terjangkau, akses terhadap fasilitas kesehatan dan pendidikan.

    Baca: Ada buruh yang dieksploitasi di balik gemerlap fast fashion

    Biaya transportasi, menjadi salah satu pos pengeluaran buruh yang cukup besar. Karena itu pemda harus menyediakan transportasi umum yang nyaman dan murah.

    “Nah untuk buruh harganya yang murah, karena ini yang menjadi suatu yang penting. Sehingga kami ingin pastikan di banyak tempat, kawan-kawan buruh, apalagi yang baru bekerja dia punya keluarga,” ujarnya.

    Ganjar juga mengingatkan pemenuhan akses kesehatan dan pendidikan buruh juga harus diperhatikan untuk meringankan beban buruh.

  • UMP 2025 Ditetapkan Naik 6,5 Persen, Jawa Tengah Tetap yang Terendah

    UMP 2025 Ditetapkan Naik 6,5 Persen, Jawa Tengah Tetap yang Terendah

    7cloud.asia – Kenaikan upah minimum tahun 2025 sebesar 6,5 persen berlaku merata di seluruh provinsi, kabupaten/kota di Indonesia.

    Keputusan itu ditetapkan usai rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Ketenagakerjaan dan sejumlah pihak terkait pada Rabu (4/12/2024).

    Kenaikan UMP sebesar 6,5 persen ini diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan atau Permenaker Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025.

    Kebijakan kenaikan UMP sebesar 6,5 persen ini bertujuan untuk meningkatkan daya beli pekerja sekaligus menjaga daya saing dunia usaha.

    Jateng atau Jawa Tengah masih menjadi provinsi dengan nilai UMP terendah di Indonesia, setelah diberlakukannya kenaikan upah minimum nasional sebesar 6,5 persen pada 2025.

    Baca: Buruh tuntut kenaikan upah dan pencabutan UU Cipta Kerja

    Pemerintah Jawa Tengah melalui Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana mengumumkan kenaikan UMP Jateng pada Rabu malam (11/12/2024) di kantornya, Semarang.

    Dalam kesempatan itu, dirinya menyampaikan Kenaikan UMP Jawa tengah hanya meningkat sebesar Rp132.402 menjadi Rp2.169.349 dari sebelumnya UMP 2024 sebesar Rp2.036.947.

    Menurut Nana, penetapan UMP 2025 tertuang dalam Keputusan Gubernur Jateng Nomor 561/38 tahun 2024 tentang Upah Minimum Provinsi Jateng Tahun 2025.

    Ia juga menjelaskan bahwa penetapan UMP 2025 berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 tanggal 30 Oktober 2024 terhadap undang-udang Cipta Kerja.

    Baca: Ganjar-Mahfud akan evaluasi Omnibus Law UU Cipta Kerja

    Putusan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025.

    Upah minimum ini berlaku bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun pada perusahaan yang bersangkutan.

    Sementara upah bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja satu tahun atau lebih berpedoman pada struktur dan skala upah.

    Setelah penetapan UMP ini, selanjutnya pemerintah Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota akan mengusulkan besaran upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Jateng tahun 2025 yang akan ditetapkan maksimal pada 18 Desember 2024.

  • ASPIRASI: Kenaikan Upah Buruh Belum Memenuhi Kebutuhan Hidup Layak

    ASPIRASI: Kenaikan Upah Buruh Belum Memenuhi Kebutuhan Hidup Layak

    7cloud.asia – Hampir seluruh provinsi di Indonesia telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Tahun 2026 melalui keputusan masing-masing kepala daerah.

    Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI) mengapresiasi keputusan yang dikeluarkan sebagai bagian dari kewenangan pemerintah daerah dalam menjalankan amanat peraturan perundang-undangan.

    Namun demikian, ASPIRASI menilai bahwa meskipun secara nominal terdapat kenaikan UMP 2026 di hampir seluruh provinsi, kenaikan tersebut belum sepenuhnya menjawab pemenuhan kebutuhan hidup secara nyata para buruh dan pekerja.

    Kenaikan upah masih tertinggal dibandingkan dengan laju kenaikan harga pangan, bahan pokok, layanan kesehatan, transportasi, serta biaya pendidikan yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

    Baca: DPR ingatkan upah layak dan daya beli pekerja harus jadi acuan

    Presiden ASPIRASI, Mirah Sumirat menegaskan bahwa persoalan utama saat ini bukan semata-mata pada besaran kenaikan upah, melainkan pada kemampuan pemerintah dalam mengendalikan biaya hidup masyarakat.

    “Kenaikan UMP ini belum mampu menjawab kebutuhan riil buruh/pekerja. Harga pangan, bahan pokok, kesehatan, transportasi, dan pendidikan terus naik, sementara pengendaliannya masih sangat lemah,” ujar Mirah Sumirat dalam keterangan tertulisnya.

    Lebih lanjut, Mirah menilai bahwa tanpa kebijakan pengendalian harga yang serius dan konsisten, kenaikan UMP berpotensi hanya habis untuk menutup kenaikan biaya hidup sehari-hari.

    “Jika pemerintah tidak serius mengendalikan harga kebutuhan dasar, maka kenaikan UMP hanya akan menjadi angka di atas kertas dan tidak benar-benar meningkatkan kesejahteraan maupun daya beli buruh,” tegasnya.

    Baca: UU Cipta Kerja perburuk situasi kerja buruh industri

    Aspirasi menegaskan bahwa kebijakan pengupahan tidak dapat berdiri sendiri. Pemerintah pusat dan daerah harus memastikan adanya kebijakan pendukung yang konkret.

    Hal ini mulai dari stabilisasi harga pangan dan bahan pokok, jaminan layanan kesehatan dan pendidikan yang terjangkau, hingga penyediaan transportasi publik yang layak bagi masyarakat pekerja.

    Di akhir pernyataannya, Mirah Sumirat mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pengupahan nasional dengan melibatkan serikat pekerja secara bermakna,

    Hal ini agar kebijakan UMP ke depan benar-benar berpihak pada pemenuhan kebutuhan hidup layak bagi buruh dan pekerja di Indonesia.

  • Daftar UMP 2026: DKI Jakarta Catat Angka Tertinggi

    Daftar UMP 2026: DKI Jakarta Catat Angka Tertinggi

    7cloud.asia – Kementerian Ketenagakerjaan telah menuntaskan penetapan Upah Minimum Provinsi atau UMP 2026 di 37 provinsi. Hingga Kamis (25/12/2025), hanya Aceh yang belum menetapkan UMP 2026.

    UMP 2026 menjadi acuan upah terendah bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun dan berfungsi sebagai jaring pengaman upah di tengah dinamika ekonomi nasional.

    Penetapan ini dilakukan sebagai upaya menjaga daya beli pekerja sekaligus menyesuaikan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan di masing-masing daerah.

    Penetapan UMP 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan, dengan formula yang mempertimbangkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu (alpha).

    Regulasi tersebut menjadi pedoman bagi gubernur dalam menetapkan UMP setiap tahun.

    Secara nasional, rata-rata kenaikan UMP 2026 berada di kisaran 5-7 persen. DKI Jakarta kembali menempati posisi sebagai provinsi dengan upah minimum tertinggi.

    Baca: DPR ingatkan hidup layak dan daya beli pekerja harus jadi acuan

    Sementara itu, sejumlah provinsi di Pulau Jawa masih berada pada kelompok UMP terendah, sejalan dengan pertimbangan kebutuhan hidup layak, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

    Berikut rincian besaran UMP 2026 yang mulai berlaku pada 1 Januari 2026, disusun dari nominal tertinggi hingga terendah:

    DKI Jakarta — Rp 5.729.876
    Papua Selatan — Rp 4.508.850
    Papua Pegunungan — Rp 4.508.100
    Papua — Rp 4.436.283
    Papua Tengah — Rp 4.295.848
    Bangka Belitung — Rp 4.035.000
    Sulawesi Utara — Rp 4.002.630
    Sumatera Selatan — Rp 3.942.963
    Sulawesi Selatan — Rp 3.921.234

    Baca: Kenaikan UMP 2026 dinilai belum memenuhi kebutuhan hidup layak

    Kepulauan Riau — Rp 3.879.520
    Papua Barat — Rp 3.841.000
    Riau — Rp 3.780.495
    Kalimantan Utara — Rp 3.770.000
    Papua Barat Daya — Rp 3.766.000
    Kalimantan Timur — Rp 3.759.313
    Kalimantan Selatan — Rp 3.686.138
    Kalimantan Tengah — Rp 3.686.138
    Maluku Utara — Rp 3.552.840

    Jambi — Rp 3.471.497
    Gorontalo — Rp 3.405.144
    Maluku — Rp 3.334.499
    Sulawesi Barat — Rp 3.315.935
    Sulawesi Tenggara — Rp 3.306.496
    Sumatera Utara — Rp 3.228.971
    Bali — Rp 3.207.459
    Sumatera Barat — Rp 3.182.955
    Sulawesi Tengah — Rp 3.179.565

    Banten — Rp 3.100.881
    Kalimantan Barat — Rp 3.054.552
    Lampung — Rp 3.047.734
    Bengkulu — Rp 2.827.250
    Nusa Tenggara Barat (NTB) — Rp 2.673.861
    Nusa Tenggara Timur (NTT) — Rp 2.455.898
    Jawa Timur — Rp 2.446.880
    DI Yogyakarta — Rp 2.417.495
    Jawa Barat — Rp 2.317.601
    Jawa Tengah — Rp 2.317.386

  • Buruh Turun ke Jalan: MBG Disorot, DPR Didesak Hentikan Ketidakadilan Upah

    Buruh Turun ke Jalan: MBG Disorot, DPR Didesak Hentikan Ketidakadilan Upah

    7cloud.asia – Ribuan buruh yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Bersama Buruh dan Rakyat (GEBRAK) menggelar aksi unjuk rasa dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Jumat (1/5/2026), di depan Gedung MPR/DPR, Jakarta.

    Sejak pagi, massa buruh dari wilayah Jabodetabek dan berbagai daerah datang secara bergelombang dan memadati jalanan di sekitar kompleks parlemen.

    Aksi ini tidak hanya diikuti buruh formal, tetapi juga melibatkan pekerja sektor informal, petani, nelayan, mahasiswa, pekerja kampus, aktivis perempuan, hingga pegiat lingkungan.

    Dalam aksinya, massa secara tegas mendesak pemerintah menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak berpihak pada buruh.

    Baca: Demo Buruh Tolak UMP 2026 Terus Berlanjut

    “MBG berpihak pada buruh, tidak? Karena itu, kita hari ini menyatukan langkah kita, menyatukan gerakan kita, untuk bersuara, untuk melawan apa yang terjadi, kebijakan dan regulasi terhadap buruh, terhadap rakyat Indonesia,” kata salah seorang orator dari atas mobil komando.

    Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Sunarno, dalam orasinya menuntut negara segera melakukan reformasi menyeluruh di sektor ketenagakerjaan, termasuk menghapus disparitas upah yang masih lebar di berbagai daerah.

    Menurutnya, regulasi ketenagakerjaan saat ini masih cenderung merugikan pekerja di banyak sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pertanian, pertambangan, maritim, hingga pariwisata.

    Baca: Kenaikan Upah Buruh Belum Memenuhi Kebutuhan Hidup Layak

    Ia juga menyoroti kondisi buruh perempuan yang disebutnya masih menjadi kelompok paling rentan terhadap kekerasan dan ketidakadilan di tempat kerja.

    Selain itu, massa buruh menuntut penghapusan sistem kerja outsourcing yang dinilai semakin meluas dan mendorong praktik kerja tidak tetap, seperti kontrak, harian lepas, hingga magang.

    “Praktiknya di lapangan lebih kejam dari regulasi itu sendiri,” tegas Sunarno.

    Isu pengupahan juga menjadi sorotan utama. Buruh menilai sistem pengupahan nasional saat ini belum mampu menjamin kehidupan yang layak, sehingga diperlukan reformasi menuju sistem upah layak nasional guna mengurangi kesenjangan antarwilayah.

    Baca: Upah Layak dan Daya Beli Pekerja Harus Jadi Acuan

    Dalam aksi tersebut, buruh juga mendesak DPR segera membahas Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru pasca putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168, yang memberikan tenggat penyusunan hingga 9 Oktober 2026. Namun, Sunarno mengungkapkan hingga kini belum ada pembahasan substantif yang melibatkan serikat buruh.

    Pada aksi kali ini, sekitar 46 perwakilan massa sempat melakukan audiensi dengan DPR untuk menyampaikan tuntutan mereka.

    “Tadi ada sekitar 46 orang perwakilan yang masuk menyampaikan tuntutan dari aliansi gerakan buruh bersama rakyat,” ujarnya.

    Lebih jauh, Sunarno juga mengkritik meningkatnya peran militer di ruang sipil selama pemerintahan Presiden Prabowo. Ia menilai kecenderungan tersebut berpotensi mempersempit ruang demokrasi dan melemahkan masyarakat sipil.

    “Militerisme semakin masuk ke ruang sipil, dan ini harus dihentikan,” tegasnya.

    Baca: UU Cipta Kerja Perburuk Situasi Kerja Buruh Industri

    Ia juga mengingatkan potensi gesekan antara aparat dan massa buruh dalam aksi-aksi di lapangan. Meski demikian, Sunarno memastikan gerakan buruh tidak akan berhenti pada peringatan May Day semata.

    “Perjuangan ini akan terus berlanjut sampai tuntutan buruh benar-benar dipenuhi,” katanya.

    Sebelum membubarkan diri pada sore hari, massa sempat membakar patung yang mereka bawa serta menyalakan flare di depan gedung parlemen.  Namun, kondisi aman dan hanya menyebabkan kemacetan di Jalan Gatot Subroto dan Senayan.