Blog

  • Indonesia dan Malaysia Sepakat Selesaikan Masalah Perbatasan

    Indonesia dan Malaysia Sepakat Selesaikan Masalah Perbatasan

    7cloud.asia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan PM Malaysia Anwar Ibrahim membahas sejumlah kerja sama antara Indonesia dan Malaysia di berbagai bidang dalam pertemuan yang digelar di kediaman resmi PM Malaysia, di Seri Perdana, Putrajaya, Malaysia, Kamis (08/06/2023).

    Salah satu yang dibahas dalam pertemuan kepala pemerintahan Indonesia dan Malaysia itu adalah terkait proses negosiasi batas laut teritorial yang berhasil diselesaikan setelah hampir 18 tahun.

    “Saya menyambut baik penyelesaian negosiasi batas laut teritorial di Laut Sulawesi dan Selat Malaka bagian selatan setelah 18 tahun proses negosiasi, 18 tahun bisa diselesaikan, alhamdulillah berkat Dato’ Seri Anwar Ibrahim,” ujar Jokowi dalam keterangan pers bersama usai pertemuan.

    Baca: Tak bisa lunasi ONH, ratusan calon haji batal ke Tanah Suci

    Selain masalah batas laut teritorial di Selat Sulawesi, Jokowi juga berharap proses negosiasi perbatasan lainnya dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat, termasuk perbatasan di Sebatik dan Sinapad–Sesai.

    Selain itu, Presiden Jokowi turut menyambut baik penyelesaian sejumlah memorandum of understanding (MoU) antara Indonesia dan Malaysia.

    Di antaranya terkait perjanjian lintas batas atau border crossing agreement, perjanjian perdagangan perbatasan atau border trade agreement, sertifikasi halal, dan kerja sama promosi investasi.

    Baca: Junta militer Myanmar tak hadiri KTT ASEAN

    Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan PM Anwar juga membahas perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI).

    Presiden Jokowi mengapresiasi komitmen PM Anwar untuk memperkuat perlindungan PMI dan juga penegakan hukum yang adil bagi para pekerja Indonesia.

    “Saya dan Pak Anwar sepakat untuk membentuk mekanisme khusus bilateral untuk menyelesaikan masalah-masalah pekerja migran Indonesia,” tutur Presiden.

    Baca: Dunia butuh kerja nyata untuk hadapi perubahan iklim

    Saya, lanjutnya, juga mendorong Community Learning Center di Semenanjung segera diwujudkan, dan juga WNI yang ada di Depo Imigrasi juga bisa segera dipulangkan, serta one channel system harus dioptimalkan.

    Terakhir, Presiden mendorong kolaborasi untuk melawan diskriminasi kelapa sawit dan juga komoditas lainnya untuk terus diperkuat.

    Menurut Presiden, ia sangat menghargai misi bersama yang dilakukan Indonesia-Malaysia ke Brussels.

    “Jangan sampai komoditas-komoditas yang dihasilkan oleh Malaysia, oleh Indonesia, didiskriminasi di negara lain,” ujar Presiden.

    Sumber: Setkab

  • Seperti Ini Dampak Kualitas Udara yang Buruk pada Kesehatan Anak

    Seperti Ini Dampak Kualitas Udara yang Buruk pada Kesehatan Anak

    Ilustrasi anak. Foto: Pixabay 

    7cloud.asia – Kualitas udara di sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Jakarta, beberapa waktu terakhir dalam kondisi yang cukup mengkhawatirkan.

    Dalam kondisi ini, anak dan lansia menjadi korban paling rentan menderita penyakit akibat kualitas udara yang buruk.

    “Dampak kualitas udara yang buruk pada kesehatan anak bisa sangat mengkhawatirkan. Anak-anak yang kurang daya tahan tubuhnya bisa dengan mudah terjangkit penyakit. Termasuk juga bagi lansia dan orang yang memiliki komorbid,” kata Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu, (7/6/2023).

    Baca: Polusi udara picu 7 juta kematian dini setiap tahun

    Untuk itu, Arzeti mendorong Pemerintah menyiapkan solusi jangka pendek untuk mengatasi kualitas udara yang buruk akibat polusi udara ini. 

    Diakui, pemerintah memang tengah menyiapkan solusi jangka panjang dalam upaya perbaikan kualitas udara. 

    Salah satunya dengan menggencarkan program kendaraan listrik dan transisi ke energi hijau guna mengurangi polusi yang mengakibatkan kualitas udara buruk.

    Baca: Mengenal bioplastik yang disebut sebagai plastik ramah lingkungan

    Meski begitu, Arzeti menilai harus ada upaya jangka pendek di sektor kesehatan dalam menghadapi ancaman kualitas udara yang buruk.

    “Ancaman polusi udara meningkatkan risiko infeksi pernafasan akut seperti ISPA dan pneumonia. Dan kita tidak bisa menutup mata polusi udara bisa berdampak pada risiko penyakit jantung dan kanker untuk jangka panjang. Ini harus menjadi perhatian serius,” jelas Politisi Fraksi PKB itu.

    Baca: Polusi dan kenaikan suhu bumi picu penyebaran nyamuk malaria

    Ditambahkannya, persoalan kesehatan tidak bisa menunggu pencapaian program-program jangka panjang Pemerintah untuk meningkatkan kualitas udara, apalagi untuk kelompok rentan seperti anak.

    Arzeti pun menyoroti banyaknya laporan mengenai anak-anak yang belakangan gampang terkena penyakit.

    “Anak-anak akhir-akhir ini mudah terserang batuk dan flu. Tidak sedikit juga yang terkena ISPA. Tentunya harus diwaspadai karena menurut WHO, ISPA menjadi penyebab utama angka kematian akibat penyakit menular di dunia,” ungkapnya.

    Baca:  Polusi turunkan kesuburan laki-laki

    Mengutip para ahli, Arzeti mengimbau kelompok sensitif lebih waspada terhadap kualitas udara saat ini, khususnya di Jakarta. Kelompok sensitif yang dimaksud adalah mereka yang rentan terhadap polusi udara, misalnya ibu hamil, balita, dan lansia.

    Sekali lagi legislator Dapil Jawa Timur I itu menegaskan bahwa perlu adanya solusi jangka pendek yang komprehensif dalam menangani ancaman polusi udara dari sisi kesehatan.

    Hal itu juga harus dilakukan paralel dengan upaya membangun kesadaran masyarakat yang juga berperan penting dalam memulihkan kualitas udara dengan menerapkan gaya hidup hemat energi.

  • Perang Gender: Mengapa Perempuan Korea Menolak Menikah?

    Perang Gender: Mengapa Perempuan Korea Menolak Menikah?

    7cloud.asia – Korea Selatan kini tengah terjebak dalam dalam perang gender besar-besaran dan terus memburuk. Fenomena in juga tercermin dalam produk hiburan hallyu yang sedikit banyak mencerminkan kondisi sosial budaya di Korea. 

    “Permusuhan” antara laki-laki dan perempuan di Korea memuncak hingga sejumlah perempuan memilih menolak untuk berkencan, menikah dan memiliki anak dengan laki-laki – sebuah fenomena yang dikenal sebagai gerakan 4B.

    Berikut tulisan  Postdoctoral Fellow di Indiana University yang telah dimuat di The Conversation.

    Sebagai pakar feminisme Korea yang tinggal di Amerika Serikat (AS), saya mengamati perang gender ini dari jauh karena saya pun melakukan penelitian tentang politik gender Korea kontemporer. Saya sendiri juga ikut terlibat di dalamnya setelah penelitian saya tentang maskulinitas di Korea diterbitkan oleh CNN.

    Artikel tersebut menceritakan perempuan warga negara asing yang pergi ke Korea karena ingin berkencan dengan laki-laki Korea setelah terpikat dengan popularitas drama televisi Korea.

    Yang ingin saya tekankan adalah, karena fantasi para turis perempuan itu didasarkan pada karakter fiksi, beberapa dari mereka akhirnya kecewa dengan laki-laki Korea yang mereka kencani di kehidupan nyata.

    Konteks utama artikel itu sebenarnya adalah tentang politik rasial dan ekspektasi maskulin. Namun, beberapa pembaca Korea mengira saya hanya mengkritik laki-laki Korea karena tidak cukup romantis dan tampan.

    Salah satu dari mereka, laki-laki, marah dan berkomentar dengan menyebut saya sebagai “feminis jelek”.

    Meski demikian, hal yang saya alami tersebut tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang telah lama dialami perempuan yang tinggal di Korea dalam beberapa tahun terakhir.

    Misogini ekstrem dan serangan balik feminis

    Titik nyala dalam perang gender ini sudah terlihat selama beberapa dekade terakhir.

    Pada 2010, Ilbe, sebuah situs sayap kanan yang “menjual” misogini (kebencian terhadap perempuan), mulai menarik perhatian pengguna internet yang membumbui forum dengan postingan vulgar tentang perempuan.

    Kemudian pada 2015, sebuah kelompok feminis ekstrem online bernama Megalia muncul, membawa misi untuk melawan balik misogini dengan cara merendahkan laki-laki Korea melalui retorika di situs seperti Ilbe.

    Setahun kemudian, seorang laki-laki yang menyatakan kebenciannya terhadap perempuan membunuh seorang perempuan secara acak di sebuah toilet umum di dekat stasiun kereta bawah tanah Seoul. Dia akhirnya dijatuhi hukuman penjara puluhan tahun, tetapi kasus itu menciptakan perdebatan sengit di Korea.

    Di satu sisi adalah kelompok feminis, yang melihat misogini sebagai motif dasar si pelaku. Di sisi lain adalah laki-laki yang mengklaim bahwa itu hanyalah tindakan terisolasi dari seorang pria sakit jiwa. Kedua kubu saling bentrok dengan kekerasan selama melakukan protes di lokasi pembunuhan.

    Latar belakang kejahatan seks digital

    Namun, tidak satu hal pun dari peristiwa ini yang menimbulkan kontroversi publik sebesar kejahatan-kejahatan seks digital. Ini menjadi bentuk baru kekerasan seksual yang difasilitasi oleh teknologi: pornografi balas dendam(revenge porn); (upskirting), atau tindakan pengambilan foto dari bagian bawah rok perempuan secara diam-diam di tempat umum; dan penggunaan kamera tersembunyi untuk memfilmkan perempuan yang sedang berhubungan seks atau berganti baju.

    Pada tahun 2018, ada 2.289 laporan kasus kejahatan seks digital; tahun 2021, jumlahnya bertambah menjadi 10.353 kasus.

    Sepanjang 2019, ada dua insiden besar kejahatan seks digital. Salah satunya melibatkan sejumlah bintang K-pop laki-laki. Mereka didakwa karena merekam dan mengedarkan video sejumlah perempuan di grup chat tanpa persetujuan yang bersangkutan.

    Beberapa bulan kemudian, warga Korea dihebohkan dengan “Insiden Kamar Nth (Nth Room Incident),” yaitu adanya ratusan pelaku – kebanyakan laki-laki – yang melakukan kejahatan seks digital terhadap puluhan perempuan dan anak di bawah umur.

    Tindak kriminal tersebut cenderung menargetkan perempuan miskin – pekerja seks, atau perempuan yang ingin menghasilkan sedikit uang dari berbagi foto telanjang dengan identitas yang disembunyikan.

    Para pelaku meretas akun media sosial atau mendekati para korban dan menawarkan uang kepada mereka, tetapi meminta informasi pribadi korban dengan alasan untuk mengirimkan uangnya.

    Begitu mereka memperoleh informasinya, mereka memeras korban dengan mengancam akan mengungkapkan pekerjaan seks dan menyebarkan gambar telanjang mereka kepada teman dan keluarganya.

    Karena menjadi pekerja seks dan memposting gambar telanjang diri secara online adalah hal ilegal di Korea, para perempuan ini takut ditangkap atau dikucilkan oleh teman dan keluarga, sehingga pada akhirnya mereka memenuhi tuntutan pelaku untuk terus mengirimkan gambar diri mereka. Para pelaku kemudian akan saling bertukar gambar-gambar ini di ruang chat.

    Namun, survei yang dilakukan oleh pemerintah Korea pada 2019 menemukan bahwa sebagian besar masyarakat menyalahkan perempuan atas terjadinya kejahatan seks ini: 52% mengatakan bahwa mereka percaya kekerasan seksual terjadi karena perempuan mengenakan pakaian terbuka, sementara 37% menganggap bahwa perempuan cenderung mengalami kekerasan seksual saat mabuk. Mereka disalahkan karena menjadi korban.

    Dengan kata lain, mayoritas penduduk Korea percaya bahwa akar masalahnya adalah seksualitas perempuannya, bukan kekerasan seksualnya.

    Berawal dari kebijakan pemerintah

    Kejahatan seks digital terlalu luas untuk hanya menyalahkan segelintir aktor jahat. Menurut saya, sebagian masalahnya berasal dari sejarah panjang “kewarganegaraan gender”.

    Ilmuwan feminis Korea Seungsook Moon menulis tentang bagaimana pemerintah menciptakan perbedaan “jalur” bagi laki-laki dan perempuan saat negara tersebut berusaha melakukan modernisasi pada paruh kedua abad ke-20:

    “Laki-laki dimobilisasi untuk ikut dinas wajib militer dan kemudian digunakan sebagai pekerja dan peneliti dalam industrialisasi ekonomi. Sementara itu, perempuan diasingkan ke pekerjaan pabrik yang lebih rendah, dan peran mereka sebagai anggota negara modern sebagian besar ditentukan berdasarkan kemampuan reproduksi biologis dan manajemen rumah tangga.”

    Meskipun kebijakan tersebut tidak lagi diberlakukan secara resmi, sikap mendasar tentang peran gender tetap tertanam dalam kehidupan dan budaya Korea. Perempuan yang menyimpang dari menjadi ibu dan ibu rumah tangga seakan seperti menjatuhkan diri mereka ke jurang serangan publik.

    Pemerintah telah membuat kuota gender di beberapa industri tertentu sebagai upaya untuk mengurai sistem kewarganegaraan gender ini.

    Misalnya, beberapa posisi di pemerintahan memiliki kuota gender minimum untuk karyawan baru, dan pemerintah mendorong sektor swasta untuk menerapkan hal serupa dalam kebijakan perusahaannya. Untuk industri yang secara historis didominasi oleh laki-laki, seperti konstruksi, ada kuota untuk mempekerjakan perempuan. Sementara, di industri yang secara historis didominasi oleh perempuan, seperti pendidikan, ada kuota untuk laki-laki.

    Dalam beberapa hal, upaya ini dapat memperburuk keadaan. Setiap gender jadi merasa seolah-olah mendapat perlakuan khusus karena kebijakan afirmatif ini. Ini membuat “permusuhan” makin membara.

    ‘Generasi yang menyerah’

    Saat ini, persaingan antara laki-laki dan perempuan muda diperburuk oleh melonjaknya biaya hidup dan pengangguran yang merajalela.

    Disebut sebagai “Generasi N-Po,” yang secara kasar diterjemahkan sebagai “generasi yang menyerah”, banyak anak muda Korea tidak berpikir bahwa mereka dapat mencapai tolak ukur tertentu yang dianggap biasa oleh generasi sebelumnya: menikah, memiliki anak, mencari pekerjaan, memiliki rumah, dan bahkan menjalin persahabatan.

    Meskipun semua gender ikut merasa putus asa, tindakan “menyerah” ini telah menyebabkan lebih banyak masalah bagi perempuan. Laki-laki melihat perempuan yang tidak mau menikah dan memiliki anak sebagai orang yang egois.

    Dan ketika mereka mencoba bersaing dengan laki-laki untuk mendapatkan pekerjaan, beberapa laki-laki menjadi marah.

    Banyak laki-laki yang menjadi radikal melakukan kejahatan seks digital untuk membalas dendam pada perempuan yang, menurut pandangan mereka, telah meninggalkan kodratnya.

    Pada akhirnya, dinamika persaingan yang diciptakan oleh pemerintah Korea yang menganut kewarganegaraan gender telah memicu perang gender yang ganas antara laki-laki dan perempuan di Korea, dengan kejahatan seks digital digunakan sebagai amunisi.

    Gerakan 4B, yakni ketika perempuan Korea menolak berkencan, menikah, dan memiliki anak dengan pasangan heteroseksual, mewakili eskalasi radikal perang gender dengan berusaha menciptakan dunia online dan offline tanpa laki-laki. Alih-alih terlibat pertengkaran, para perempuan ini menolak untuk berinteraksi dengan laki-laki, titik.

    Kejahatan seks digital adalah masalah global

    Yang pasti, kejahatan seks digital tidak hanya terjadi di Korea.

    Ketika saya mengajar tentang kejahatan seks digital di AS di kelas kuliah saya, saya terkejut dengan banyaknya mahasiswa yang mengakui bahwa mereka telah menjadi korban kejahatan seks digital, atau mengetahui hal itu terjadi di sekolah menengah mereka.

    Dan pada konferensi tahunan National Women’s Studies Association tahun 2022, saya menyaksikan kembali para aktivis feminis dan ilmuwan dari seluruh dunia mempresentasikan temuan mereka tentang kejahatan seks digital.

    Karena setiap negara memiliki konteks budayanya sendiri dalam menghadapi peningkatan kejahatan seks digital, tidak ada solusi tunggal untuk menyelesaikan masalah tersebut. Namun, di Korea Selatan, terus mengurai sistem kewarganegaraan berdasarkan gender bisa menjadi bagian dari solusi.

    Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris

  • Lakukan Ini Saat Beli Produk Bioplastik yang Ramah Lingkungan

    Lakukan Ini Saat Beli Produk Bioplastik yang Ramah Lingkungan

     

    7cloud.asia – Dalam artikel tentang bioplastik yang telah diterbitkan di 7cloud.asia beberapa waktu lalu, disebutkan ada beberapa jenis plastik yang disebut ramah lingkungan. 

    Beberapa jenis plastik ramah lingkungan makin banyak ditemukan di pasaran, baik itu oxodegradable (jenis plastik yang ditambah senyawa prodegradant agar dapat hancur dalam waktu singkat) dan bioplastik yang merupakan jenis plastik yang mengandung bahan tumbuhan. 

    Plastik jenis oxodegradable dan bioplastik biasanya ada dalam bentuk kantong belanja (kresek) dan sedotan sekali pakai. Sementara bioplastik lainnya bentuknya lebih beragam seperti alat makan, 

    Penggunaan plastik ramah lingkungan makin banyak digunakan dan diyakini sebagai salah satu solusi dari plastik konvensional (dari minyak bumi).

    Baca: Mengenal apa itu bioplastik yang diklaim ramah lingkungan

    Di Indonesia sejumlah produsen telah memasarkan plastik ramah lingkungan berupa bioplastik baik yang biodegradable maupun compostable.

    Beberapa produk bioplastik yang sudah beredar di pasar Indonesia adalah Ecofrenbag dan Cassaplast.

    Marketing Cassaplast, Cacam Samsiah Imron saat ditemui di sela pameran Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023 di Kampus UI Depok, Jawa Barat akhir pekan lalu mengatakan, produk Cassaplast dibuat dari pati singkong, minyak nabati dan bioplastik polimer.

    Produk Cassaplast yang terdiri dari kantung kresek dan alat makan ini disebut tahan panas, dapat terurai dalam 180 hari. 

    “Produk Cassaplast dapat dikomposkan dan tidak berbahaya jika dikonsumsi mikroorganisme,” terangnya.

    Di dalam negeri produk Cassaplast yang antara lain berupa kantung kresek, alat makan, laundrybag masih terbatas penggunaannya seperti di restoran dan hotel ramah lingkungan, rumah sakit tertentu. Hal ini tak lepas dari harganya yang relatif lebih mahal yakni empat kali lipat.

    Tak hanya memenuhi pasar dalam negeri, Cassaplast juga sudah diekspor ke sejumlah negara antara lain Jepang, AS, Uni Emirat Arab dan Australia.

    Baca: Bahaya mikroplastik untuk kesehatan

    Sementara Ecofrenbag yang juga ikut dalam pameran tersebut menggunakan sari pati jagung dan ampas tebu sebagai bahan bakunya. 

    Marketing Executive Ecofrenbag Michaela menyebut penggunaan ampas tebu membuat produk Ecofrenbag tahan panas, tahan air dan tahan minyak. 

    Produk Ecofrenbag bisa terurai yang hasil akhirnya bisa menjadi kompos atau pupuk dalam waktu 6 bulan hingga satu tahun.

    Produk Ecofrenbag cukup kuat untuk digunakan beberapa kali dan mampu menahan beban hingga belasan kilogram.

    “Lifespend Ecofrenbag bisa bertahan hingga satu tahun, jika lewat satu tahun dan mudah sobek maka sudah waktunya untuk dibuat kompos. Caranya tinggal disobek dan dibuang ke komposer atau dibuang ke tanah,” terangnya.

    Baca: Bersikap yuk, boikot produk yang tak olah kembali sampah plastiknya

    Lantas benarkah bioplastik benar-benar ramah lingkungan? Dilansir aliansizerowaste.id menyebut klaim tersebut tidak sepenuhnya benar.

    Sebab, ada beberapa plastik ramah lingkungan yang terbukti gagal menyelesaikan krisis sampah plastik dan tetap mengancam kelestarian lingkungan. 

    Berdasarkan penelitian yang dilakukan Imogen Napper dan Richard Thompson di University of Plymouth, Inggris, bioplastik tidak terurai setelah tiga tahun dibiarkan di alam bahkan masih utuh seperti sedia kala.
     
    Napper dan Thompson meletakkan empat jenis plastik (compostable, biodegradable, oxo-degradable, dan plastik polythene konvensional) pada tiga kondisi: dikubur di tanah, dibiarkan di udara terbuka, dan ditenggelamkan di laut.
     
    Semua plastik masih utuh seperti sedia kala dalam jangka waktu tiga tahun setelah pertama kali penelitian dilakukan. 
     

    Ada pula laporan berjudul “Biodegradable Plastics and Marine Litter. Misconceptions, Concerns and Impacts on Marine Environment” yang dirilis oleh UN Environment pada tahun 2015 menyimpulkan bahwa istilah plastik biodegradable bukanlah jawaban yang tepat dalam mengurangi pencemaran di lautan.

    Plastik jenis ini hanya bisa ‘hancur’ secara sempurna dalam kondisi lingkungan yang seringkali hanya ditemukan pada industrial composter (seperti pada suhu di atas 50°C) dan bukan alam bebas.

    Senada dengan yang dirilis oleh UN Environment, hasil riset Kopernik berjudul “Alternative Packaging Solutions: Experiment Result” juga menemukan bahwa alternatif pengemasan (diberi label sebagai kompos, biodegradable, oxo-biodegradable) tidak terdegradasi ke tingkat yang signifikan dalam periode eksperimen enam bulan di lingkungan pengujian mana pun.

    Baca: Cara asyik kurangi sampah plastik

    Karena banyak alternatif kemasan yang terlihat seperti plastik konvensional, kemungkinan besar mereka akan dibuang dengan cara yang mirip dengan plastik konvensional dan juga dapat bocor atau dialirkan ke lingkungan terbuka alami dengan cara yang mirip dengan plastik konvensional.

    Plastik ramah lingkungan yang disebut dalam laporan tersebut berpotensi akan hancur menjadi potongan-potongan kecil atau biasa kita sebut dengan mikroplastik.

    Mikroplastik ini akan tetap berada di alam, dengan bentuknya yang sangat kecil dan bahkan tidak bisa kita lihat dengan mata telanjang, jenis plastik ini sangat berbahaya karena bisa dengan mudahnya terhirup atau masuk ke makanan dan minuman kita.

    Baca: Gunakan produk isi ulang untuk kurangi sampah plastik

    Juru Kampanye Urban Greenpeace Indonesia, Muharram Atha Rasyadi mengatakan, plastik berjenis oxodegradable dan bioplastik sebenarnya tidak ‘sehijau’ apa yang disampaikan oleh pihak-pihak industri kepada masyarakat.

    Plastik jenis ini membutuhkan kondisi khusus, seperti suhu dan tingkat kelembaban tertentu, untuk akhirnya benar-benar bisa terurai.

    “Selain itu, solusi seperti ini tidak mendorong konsumen untuk benar-benar beralih dari gaya hidup instan yang mengandalkan produk-produk sekali pakai,” jelasnya sebagaimana dikutip aliansizerowaste.id pada Maret 2022 lalu.

    Jadi sebisa mungkin mengurangi produk sekali pakai tetap menjadi hal penting terkait bioplastik ini. 

    Sumber: 

    Mengapa Plastik Ramah Lingkungan Bukan Solusi?

  • Berpetualang Sambil Belajar di Geopark Anggota UNESCO Global Geoparks

    7cloud.asia – Beberapa waktu lalu Kawah Ijen ditetapkan menjadi anggota UNESCO Global Geoparks bersama sekitar 190an geopark yang tersebar di seluruh dunia.

    UNESCO Global Geoparks adalah penghargaan khusus bagi geopark terbaik di seluruh dunia yang direkomendasikan untuk dikunjungi sekaligus dilestarikan.

    Apresiasi tinggi ini dari lembaga yang mengurusi budaya dan pendidikan ini sangat wajar diberikan, mengingat geopark merupakan lokasi strategis untuk pariwisata.

    Di geopark juga tersimpan artefak yang bersejarah dan sangat bermanfaat untuk ilmu pengetahuan.

    Mungkin kamu bertanya-tanya apa itu geopark. Konsep geopark adalah kawasan yang memiliki unsur geologi terkemuka. Di sebuah geopark tersimpan batuan purba yang usianya ribuan tahun

    Dengan ditetapkannya sebuah kawasan menjadi geopark maka masyarakat setempat juga berperan serta melindungi warisan alam tersebut. 

    Baca: Kawah Ijen ditetapkan menjadi UNESCO Global Geoparks

    Melakukan wisata ke geopark memberikan banyak manfaat, selain menikmati keindahan alam kita juga bisa belajar budaya dan sejarah alam khususnya jejak geologi kawasan tersebut.

    Pengembangan geopark sama halnya dengan mengembangkan aspek ilmu pengetahuan di Indonesia. Kawasan geopark sering menjadi lokasi untuk penelitian geologi hingga flora dan fauna.

    Hingga saat ini ada sejumlah geopark di Indonesia yang telah dinobatkan menjadi UNESCO Global Geoparks. Di mana sajakah itu, berikut daftarnya yang kami rangkumkan dari berbagai sumber:

    1. Geopark Batur

    Batur adalah geopark pertama di Indonesia yang ditetapkan sebagai UNESCO Global Geoparks pada 2012. Geopark Batur memamerkan keindahan alam berkat letusan besar gunung berapi yang membentuk kaldera ganda dan danau purba.

    Sampai saat ini Gunung Batur masih aktif dan menghasilkan beragam batuan yang dapat dimanfaatkan warga untuk membangun rumah. Total ada 21 situs warisan alam yang tersebar di kawasan Geopark Batur, tepatnya di Kecamatan Kintamani dan Kabupaten Batur.

    Saat berkunjung ke Geopark Batur, kita juga dapat melihat-lihat peninggalan bersejarah hebatnya letusan Gunung Batur di Museum Geopark Batur.

    Baca: Wisata pohon raksasa usia ratusan tahun

    2. Gunung Sewu

    Geopark Gunung Sewu telah diakui sebagai UNESCO Global Geoparks sejak 2015. Letaknya membentang di antara tiga kabupaten, yakni Gunungkidul, Wonogiri, dan Pacitan. Geopark Gunung Sewu menyimpan kekayaan arkeologis warisan budaya manusia masa lalu.

    Ada berbagai peninggalan budaya paleolitikum-neolitikum di geopark ini. Jika ditotal Geopark Gunung Sewu memiliki 33 situs warisan alam yang tersebar di Gunung Kidul (13 geosite), Wonogiri (7 geosite), dan Pacitan (13 geosite).

    Kawasan karst di Pegunungan Sewu ini juga menyuguhkan panorama keindahan alam dari gugusan bebatuan nan indah. Memiliki sekitar 40 ribu bukit karst membuat Geopark Gunung Sewu menjadi kawasan karst terpanjang di Jawa.

    3. Geopark Ciletuh

    Geopark Ciletuh ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO pada 2018, sekaligus menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat.

    Geopark Ciletuh dikelilingi oleh hamparan aluvial dengan bebatuan unik dan pemandangan yang indah. Tidak hanya perbukitan batu, Geopark Ciletuh juga memiliki pantai dengan ombak yang disukai para peselancar dunia.

    Kawasan ini memiliki luas 126.000 hektar yang mencakup delapan kecamatan. Ada belasan objek wisata eksotis yang terdapat di kawasan Geopark Ciletuh, antara lain Air Terjun Awang, Taman Purba, Bukit Panenjoan.

    Baca: Langgar aturan, puluhan pendaki masuk daftar hitam pendakian Gunung Gede Pangraro

    4. Geopark Gunung Rinjani

    Geopark Rinjani masuk sebagai Global Geoparks setelah dinobatkan oleh UNESCO pada 2018. Memenuhi separuh Pulau Lombok bagian utara, geopark membentang di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara, dan Kabupaten Lombok Timur.

    Geopark ini memiliki kombinasi keanekaragaman hayati, fenomena kegunungapian, dan keragaman budaya masyarakat di dalamnya. Geopark Gunung Rinjani memiliki keragaman flora dan fauna yang sebagian besar merupakan endemik.

    5. Geopark Danau Toba

    Kawasan geopark Danau Toba ditetapkan sebagai UNESCO Global Geoparks pada 2021. Prestasi Kaldera Danau Toba ini tidak bisa dilepaskan dari keragaman hayati dan budaya di kawasan ini.

    Pengembangan ekonomi kreatif dan kelembagaan kepariwisataan juga menjadi salah satu alasan terpilihnya Geopark Danau Toba ke dalam UGG. Selain itu, Kaldera Danau Toba juga memiliki bentang alam yang beragam.

    Baca: 9 Tips asyiik wisata ramah lingkungan

    6. Geopark Kawah Ijen 
    Kawah Ijen ditetapkan menjaid UNESCO Global Geoparks pada Mei 2023 lalu. Ijen Geopark memiliki sejumlah situs yang tersebar di dua wilayah, yakni Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso.
     

    Karakteristik utama yang diunggulkan dari situs Geopark Ijen adalah keelokan kawasan Gunung Ijen yang mengedepankan tiga komponen pariwisata, yaitu geologi, biologi dan budaya.
  • PPP Ingin Sandiaga Uno Jadi Cawapresnya Ganjar Pranowo

    PPP Ingin Sandiaga Uno Jadi Cawapresnya Ganjar Pranowo

    7cloud.asia – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berharap Sandiaga Uno bisa menjadi calon wakil presiden yang mendampingi bakal calon presiden Ganjar Pranowo dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan pada Pilpres 2024.

    “Saya berharap sekali Sandiaga bisa mendampingi Pak Ganjar Pranowo, itu harapan kami PPP,” kata Wakil Ketua Majelis Syariah PPP Kiai Haji Haris Shodaqoh saat mendampingi Sandiaga Salahuddin Uno pada kegiatan Silaturahim dan Dialog Tokoh Agama dan Santri di Pondok Pesantren Al-Itqon, Bugen, Semarang, Jumat (9/6/2023) malam.

    Menurut dia, sosok Sandiaga Uno yang religius cocok mendampingi Ganjar Pranowo yang nasionalis.

    “Pak Sandiaga sangat cocok dengan Pak Ganjar Pranowo. Ternyata saya juga sempat agak kaget, religiusnya itu bukan religius yang sembarangan,” ujar ulama yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al-Itqon itu.

    Baca: 6 nama dikaji untuk jaid pendamping Ganjar Pranowo

    Menanggapi terbukanya peluang dirinya menjadi cawapres dari capres Ganjar Pranowo, Sandiaga menyebut jika hal itu merupakan wewenang Ketua Umum PPP Mardiono.

    “Itu ranah ketua partai, tapi tentunya saya akan terus memberikan kontribusi berada di tengah-tengah masyarakat. Apa yang menjadi perjuangan harus dekat dengan masyarakat, menyatu dengan masyarakat, dan menghadirkan solusi bagi masyarakat,” katanya.

    Pria yang saat ini menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu mengaku sudah ada kesamaan pemikiran dengan PPP.

    “Berdasarkan arahan pimpinan PPP, saya harus melewati beberapa proses ospek (perpeloncoan) gitu ya. Ini termasuk ospek sudah hampir terakhir dan ini sudah menuju lulus, insyaallah bisa lulus,” ujarnya.

    Baca: 8 Fraksi di DPR dukung sistem prpopsional terbuka

    Wakil Ketua Fraksi PPP DPRD Provinsi Jateng Muhamad Ngainirrichadl menambahkan, kedatangan Sandiaga Uno ke Ponpes Al-Itqon dalam rangka memperteguh komitmen santri pada peneguhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    “Kehadiran Pak Sandiaga secara khusus juga menegaskan bahwa beliau insyaallah sudah berkomitmen, berkeyakinan, berketeguhan hati mempererat serta membesarkan PPP,” katanya.

    Sumber: Antaranews.com

  • Sejumlah Kota Gagas Sekolah Lansia Karena Belajar Tak Dibatasi Usia

    Sejumlah Kota Gagas Sekolah Lansia Karena Belajar Tak Dibatasi Usia

    7cloud.asia – Pemerintah Kota Ambon, Maluku akan membuka Sekolah lansia di Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon.

    Sekolah lansia milik Kota Ambon ini rencananya akan mulai beroperasi pada Senin, 12 Juni 2023 mendatang.

    Sekolah lansia milik Pemerintah Kota Ambon ini diharapkan bisa mendukung terbentuknya ketangguhan dan kemandirian lansia dalam berkeluarga.

    Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ambon, Welly Patty menyatakan, sekolah lansia di Negeri Hutumuri merupakan yang pertama dan menjadi contoh di Kota Ambon dan Provinsi Maluku.

    Baca: Hari Lansia Nasional, mengapa harus dirayakan?

    Sekolah lansia ini akan diikuti 31 lansia berusia 60 tahun ke atas. Mereka akan belajar satu kali dalam satu bulan selama 6-12 bulan. 

    Setiap hari pembelajaran, para lansia akan belajar selama dua jam, mulai pukul 10.00 hingga 12.00 waktu Indonesia timur atau WIT.

    “Sekolah lansia bukan sekolah formal melainkan tempat lansia belajar, memperoleh pengetahuan, dan makin membuat berdaya dalam menjalani kehidupan di usia senja, setelah mengikuti sekolah nanti mereka akan diwisuda,” kata Welly, dikutip dari Antara, Rabu (7/6/2023).

    Baca: Seperti apa kota ramah lansia?

    Pemkot Ambon, katanya, telah menyiapkan para pengajar sekolah lansia yakni dosen, guru, dan dokter di Kota Ambon untuk memberikan materi kepada para lansia.

    Para siswa di sekolah lansia akan belajar psikologi penuaan, gerak lansia, keperluan gizi, hingga mengatur emosi.

    “Pengajar sekolah lansia sudah siap di antaranya tim Psikologi Universitas Pattimuta (Unpatti), Kepala Puskesmas Hutumuri dan Widyaiswara BKKBN Provinsi Maluku dan Kota Ambon,” ujarnya.

    Baca: Kesehatan jadi aspek penting bagi lansia, tapi banyak yang tak punya BPJS

    Welly mengakui, Negeri Hutumuri dipilih menjadi percontohan sekolah lansia di Ambon karena terdapat 64 kelompok lansia berjumlah 500 orang.

    “Hutumuri yang menjadi percontohan karena para lansia di sana cukup aktif mulai dari kegiatan ibadah, olahraga, dan edukasi,” katanya.

    Welly berharap, ke depan sekolah lansia dapat menjangkau seluruh lansia di seluruh Kota Ambon, sehingga nantinya lansia di lima Kecamatan di Ambon dapat diedukasi secara merata.

    “Memang bukan pekerjaan yang mudah, tapi saya yakin jika kita semua bergandeng tangan saling mendukung tidak ada yang tidak mungkin,” ujarnya. 

    Baca: Kenali gejala stress terselubung pada lansia

    Sekolah lansia juga sedang digagas oleh Fakultas Filsafat UGM. Focus Group Discussion (FGD) terkait pendirian sekolah lansia ini telah dilakukan beberapa waktu lalu.

    Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Filsafat UGM bersama Tim Inovasi Puskesmas Imogiri I Bantul sepakat untuk mengadakan sekolah lansia di Imogiri, Kabupaten Bantul. 

    Ketua Tim Pengabdian Fakultas Filsafat UGM Supartiningsih mengatakan, sekolah lansia didirikan untuk membuat lansia sejahtera.

    Jumlah lansia di Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun belakangan. Pemerintah diminta untuk membangun kondisi agar kelompok lansia hidup lebih sehat, bahagia, dan tetap produktif.

  • BTS Beri Sederet Kejutan untuk Para Army di Ulang Tahun yang ke -10

    BTS Beri Sederet Kejutan untuk Para Army di Ulang Tahun yang ke -10

    7cloud.asia – Setelah memberi kejutan bagi para penggemarnya lewat proyek “Apobangpo 10” dengan foto grup awal bulan Juni ini, BTS kembali memuaskan para army BTS dengan merilis satu set foto lengkap.

    Foto terbaru personil lengkap BTS ini dirilis pada 8 Juni pukul 7 malam waktu setempat. Belasan foto BTS dan video di balik layar produksi proyek “Apobangpo 10” bisa diakses secara terbuka di proyek tersebut.

    “Apobangpo 10” adalah proyek untuk merayakan kehadiran dan kiprah BTS di panggung Kpop yang tahun ini memasuki usia 10 tahun.

    Baca: Kdrama yang mengangkat isu kesehatan mental

    Apobangpo (juga disingkat AFBF) berarti “ARMY Forever, BTS Forever” dan merupakan bagian dari BTS Festa 2023 grup yang sedang berlangsung.

    Perayaan 10 tahun debut BTS dilakukan beragam cara. BTS juga meluncurkan video yang merekam personilnya sedang mendiskusikan iklan mana yang harus mereka rilis di ulang tahun ke 10 mereka.

    Lewat video ini, BTS juga secara terbuka menunjukkan kepada para army, proses di balik layar pemotretan ini. 

    Baca:  Kerja keras Coldplay wujudkan tur yang ramah lingkungan

    Pada 9 Juni, BTS juga merilis “Take Two”, single digital baru mereka untuk peringatan 10 tahun ini.

    Sejauh ini untuk BTS Festa 2023, BTS telah membagikan serangkaian video lama saat mereka berlatih dance. BTS juga merilis video Jimin sang inspirator menyanyikan lagunya “Dear. ARMY”, salah satu lagu tersembunyi dari album debut solo  “FACE”.

    Untuk mengetahui apa saja yang akan hadir di BTS Festa 2023, lihat timeline resmi untuk acara tahun ini di sini!

    Baca: Mungkinkah mengikis seksisme dari industri film nasional

    BTS merupakan salah satu grup musik asal Korea yang digandrungi anak muda di dunia. Grup yang beranggotakan RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook ini pernah beberapa kali menghadiri Sidang Majelis Umum PBB.

    Pada Sidang Majelis Umum PBB ke-76 pada September 2021, BTS membuat pidato yang menggetarkan dunia tentang pentingnya pembangunan yang berkelanjutan.

    Gebrakan positif ini mampu membuat bangga sekaligus menginspirasi para penggemar BTS di seluruh dunia. 

    Baca: Membaca surat Kartini, meresapi perjuangan emansipasi

    Personel BTS juga pernah diutus oleh Presiden Moon Jae In untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB ke-73 pada 2018. BTS menjadi wakil Korea Selatan karena banyak prestasi yang diberikan BTS untuk Korea Selatan selama ini. 

    Selain sebagai grup dengan fandom terbesar, grup idola yang diketuai oleh RM ini berhasil menarik jutaan wisatawan untuk datang ke Korea Selata. 
     
    Setiap tahun BTS menyumbang miliaran dolar AS untuk Korea Selatan dari sektor pariwisata dan penjualan  merchandise mereka.
     
    Sumber: Soompi
  • Kereta Jakarta Cepat Jakarta Bandung Diuji-cobakan Pekan Depan

    Kereta Jakarta Cepat Jakarta Bandung Diuji-cobakan Pekan Depan

    7cloud.asia – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan,  Jumat (9/6/2023)  melaporkan progres program pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung ke Badan Anggaran DPR.

    Kereta Cepat Jakarta Bandung dijadwalkan akan mencapai trial 300 km/jam pada pertengahan bulan Juni 2023 ini.  

    Progres pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung disampaikan Luhut dalam Rapat Kerja Banggar DPR dengan tiga Menko dengan agenda pembahasan RKA K/L dalam rangka Pembicaraan Pendahuluan RAPBN TA 2024 dan Rencana Kerja K/L Tahun 2024 yang digelar di Ruang Rapat Banggar DPR RI, Senayan, Jakarta.

    Baca: Kontroversi pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung

    Pada kesempatan itu, Luhut juga mengajak segenap Pimpinan dan Anggota Banggar DPR untuk turut serta uji coba Kereta Cepat Jakarta Bandung yang sempat menjaid kontroversi tersebut.

    “Bapak Ibu sekalian, saya izin melaporkan juga mengenai Kereta Cepat Jakarta Bandung, Jadi karena di bawah koordinasi saya ini tanggal 14 bulan ini kami akan 300 km/jam, saya ulangi kami akan mulai trial 300 km/jam. Jadi nanti kalau Yang Mulia Bapak-Bapak sekalian mau ikut karena saya juga nanti akan coba nanti ya 300 km nya apakah mungkin tanggal 15 tanggal 16 itu saya persilahkan,” papar Luhut. 

    Baca: Stasiun Manggarai diarahkan menjadi stasiun sentral, ini desain besarnya

    Luhut menambahkan, secara keseluruhan Kereta Cepat Jakarta Bandung hampir rampung dan diharapkan bisa dioperasikan pada Hari Kemerdekaan ke 78 atau pada Agustus 2023 mendatang.

    Saat awal operasional Kereta Cepat Jakarta Banadung atau selama bulan Agustus akan digratiskan untuk warga sekitar yang tinggal di sekitar jalur kereta.

    “Jadi mereka akan kita sampaikan gratis sambil mencoba Kereta Cepat Jakarta Bandung ini,  dan itu akan kita capai 350 km/jam,” jelas Luhut 

    Baca:Penataan fasilitas transportasi publik ubah wajah Jakarta

    Ketua Banggar DPR Said Abdullah mengapresiasi hampir rampungnya pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung yang diharapkan menjadi kebanggaan nasional. 

    Said mengatakan, terkait proyek  Kereta Cepat Jakarta Bandung ini, Banggar konsen pada dua hal, yakni penggunaan bahan lokal serta adanya penyertaan modal negara di sana.

    “Lebih-lebih tadi disampaikan bahwa itu semua adalah komponen lokal sehingga nilai tambahnya luar biasa bagi kita semua dan bulan Juni Insya Allah kita akan menyaksikan peresmian Kereta Cepat Jakarta Bandung ini,” ujar Said.

    Baca: Kapasitas Stasiun Tanah Abang ditingkatkan menjaid tiga kali lipat

     

    Proyek pembangunan Kereta Jakarta Bandung sempat memicu polemik menyusul membengkaknya biaya proyek atau cost overrun Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) sebesar 1,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp17,8 triliun. 

    Kontraktor dari China mematok bunga lumayan tinggi untuk kekurangan pembiayaan Kereta Cepat Jakarta Bandung ini. Selain itu mereka juga meminta agar utang ini juga dijamin di APBN yang ditolak oleh pemerintah.

     
  • Perubahan Iklim Membuat Banjir Rob Makin Sering Terjadi, Ini Dampaknya untuk Anak-anak

    Perubahan Iklim Membuat Banjir Rob Makin Sering Terjadi, Ini Dampaknya untuk Anak-anak

    Seorang pelajar melintasi kawasan banjir rob di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatra Utara, Jumat 19 Mei 2023. (VOA/Anugrah Andriansyah)

    7cloud.asia – Bagi anak-anak di wilayah pesisir, meningkatnya frekuensi banjir rob atau banjir pasang surut air laut akibat perubahan iklim kerap dianggap sebagai hiburan gratis.

    Namun di balik itu, ancaman kesehatan dan potensi disrupsi pendidikan mengintai anak-anak yang terdampak banjir rob. Lantas bagaimana mitigasi dan pemenuhan hak-hak anak ketika terjadi banjir rob?

    Ikuti reportase dampak banjir rob yang makin terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia seperti ditulis Anugrah Ardyansyah dari VOA Indonesia.

    Lisa adalah seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) terpaku di depan pintu rumahnya. Anak perempuan berbaju pramuka tersebut hendak berangkat ke sekolah.

    Namun raut wajahnya muram tatkala memandang banjir rob atau banjir pasang surut air laut perlahan-lahan memenuhi seisi rumahnya yang berada di Lorong Kenanga, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.

    Kawasan Medan Belawan kerap diterjang banjir rob. Banyak anak seumuran Lisa yang bermain air banjir rob itu, mulai dari mandi-mandi hingga berenang.

    Baca: Kelompok rentan sering ditinggalkan dalam adaptasi perubahan iklim

    Mereka menikmati bencana langganan itu, seakan-akan merupakan hiburan mendadak dan suguhan menarik bagi anak-anak pesisir. Padahal ada ancaman serius yang mengintai mereka.

    Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) perubahan iklim secara nyata menimbulkan dampak terhadap kesehatan anak-anak, mulai dari kekurangan gizi, permasalahan mental, aksi kekerasan hingga kematian.

    Ketua Satgas Penanggulangan Bencana IDAI, Kurniawan Taufiq Khadafi, mengatakan perubahan iklim seperti suhu panas yang ekstrem berpotensi menyebabkan kematian bayi secara mendadak serta mengakibatkan morbiditas atau angka kecacatan pada anak-anak.

    Begitu pun dengan suhu dingin yang ekstrem juga berpotensi menyebabkan kematian pada bayi akibat hipotermia.

    “Perubahan iklim juga berdampak besar pada peningkatan infeksi yang ditularkan melalui vektor seperti demam berdarah atau malaria. Faktor yang berperan dalam peningkatan infeksi ditularkan vektor antara lain suhu kelembaban dan curah hujan,” katanya.

    Baca: Perubahan iklim membuat nasib nelayan terombang-ambing

    Selanjutnya, perubahan iklim yang memicu meningkatnya frekuensi banjir rob bisa membuat anak-anak terserang penyakit yang ditularkan melalui media air, misalnya diare dan penyakit kulit.

    “Banjir rob juga dapat menyebabkan kecemasan dan trauma pada anak. Sebuah penelitian yang dilakukan di sebuah daerah di Pekalongan mendapatkan hasil selama banjir rob 6 persen anak mengalami depresi dan 93 persen anak mengalami kecemasan,” jelas Kurniawan.

    Cara paling sederhana agar terhindar dari penyakit-penyakit akibat banjir rob ini adalah mengganti baju anak jika terpapar banjir dan senantiasa memiliki pasokan air bersih. “Sehingga anak terhindar dari diare dan penyakit kulit,” ujar Kurniawan.

    Baca: Negara miskin paling merasakan dampak perubahan iklim

    Ibunda Lisa, Rapeah (40), mengatakan banjir rob turut mengganggu aktivitas anaknya untuk mendapatkan hak atas pendidikan. Tak jarang anaknya enggan sekolah ketika banjir rob membanjiri kawasan rumah mereka. “Kadang juga malas sekolah karena banjir,” katanya kepada VOA.

    Bagi warga sekitar Kelurahan Belawan I, banjir rob kerap disebut dengan air pasang. Dahulu, kata Rapeah, banjir rob hanya terjadi setahun sekali. Namun dalam beberapa tahun terakhir banjir rob kian rutin menerjang kawasan rumah mereka.

    Pada periode April-Mei 2023 banjir rob setidaknya telah menerjang kawasan Medan Belawan lebih dari sekali.

    Banjir rob mulai menggenangi permukiman masyarakat sejak pukul 11.00 WIB dan surut sekitar pukul 16.00 WIB dengan ketinggian air mencapai 30-50 sentimeter.

    “Sekarang dua minggu sekali. Hampir lima tahun terakhir rutin dua minggu sekali,” ucapnya.

    Baca: El Nino memuncak pada bulan Juli, warga diminta mengantisipasi

    WALHI : Lebih 5.400 Desa di Pesisir Indonesia Terendam Banjir Rob

    Manajer kampanye pesisir dan laut Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Nasional, Parid Ridwanuddin, menjelaskan sejak tahun 2017-2020 lebih dari 5.400 desa di pesisir Indonesia telah terendam banjir rob.

    Selain krisis iklim yang kian buruk, faktor lain yang menyebabkan bentang alam semakin rentan karena adanya beban industri besar di sepanjang pesisir di Indonesia.

    “Kemudian terjadi ekstrasi air tanah berlebihan sehingga tanah mengalami penurunan 13-15 sentimeter per tahun. Karena tanah mengalami penurunan, kemudian pada saat yang sama terjadi kenaikan air laut trennya 0,8-1 meter. Itu artinya akan terjadi percepatan desa-desa tenggelam. Banjir rob akan semakin sering,” jelasnya.

    Adapun daerah yang paling terancam adalah wilayah-wilayah pesisir yang sudah dibebani izin industri terutama di kawasan pantai utara Pulau Jawa.
     
    “Kemudian di pantai barat Pulau Sumatra itu sudah banyak juga desa-desa pesisir yang tenggelam karena percepatan kenaikan air laut,” ungkap Parid.
     
    Baca: Perubahan iklim picu anomali cuaca, banjir akan semakin sering terjadi

    Walhi menyerukan agar pemerintah menghentikan dan mengevaluasi beban industri besar di pesisir Indonesia terkait dengan mitigasi banjir rob.

     
    “Pemerintah seharusnya mengevaluasi dan mencabut izin industri besar yang ada di pesisir termasuk pengambilan air tanah yang berlebihan seperti di Jakarta dan Jawa Tengah. Itu terjadi karena pembangunan tidak terkendali,” kata Parid.

    Selanjutnya pemerintah harus memulihkan wilayah sempadan pantai untuk ekosistem pesisir.

    “Seharusnya wilayah sempadan pantai 0-100 meter ke arah darat itu harus dialokasikan untuk wilayah terbuka hijau di pesisir dan tidak boleh dikaveling-kaveling untuk kepentingan industri,” ucap Parid.

     
    Perubahan iklim telah berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat termasuk anak-anak di wilayah pesisir.
     
    Meningkatnya frekuensi banjir rob yang disebabkan perubahan iklim membuat semua pihak harus melakukan mitigasi dan memenuhi hak-hak anak ketika terjadi bencana demi keberlangsungan hidup serta tumbuh kembangnya.
     
    Sumber: VOA Indonesia