7cloud.asia – Artikel mengenai pentingnya pengelola media untuk melakukan diversifikasi usaha agar tetap bertahan menjadi berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler pekan ini.
Artikel ini menjadi berita terpopuler bersama sejumlah artikel terkait isu politik ekonomi seperti sorotan terhadap safari politik Jokowi serta ancaman kebijakan ugal-ugalan pemerintahan Prabowo-Gibran terhadap APBN
Artikel terkait isu musim kemarau yang mendekati puncaknya juga masuk dalam daftar berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia
Berikut lima berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia:
1. Pentingnya diversifikasi usaha untuk media
Masalah keberlanjutan usaha media menjadi isu penting selain juga independensi. Selain berubahnya pola konsumsi informasi masyarakat, pengelola media juga dihadapkan pada pendapatan dan kue iklan yang makin mengecil.
Sementara untuk menjalankan kerja-kerja jurnalistik butuh biaya yang tidak kecil. Karena itu, diversifikasi usaha dibutuhkan agar media tetap bisa menjalankan tugas jurnalistiknya.
“Jurnalisme itu mahal dan kita tidak bisa menghidupi media. Karenanya media harus punya model bisnis lain untuk menunjang aktifitas media,” katanya saat menyampaikan sambutan di hadapan puluhan media lokal di Banten.
Baca berita selengkapnya di sini
2. Musim kemarau dekati puncak
Memasuki Juli 2026, sejumlah wilayah Indonesia diprediksi mencapai puncak musim kering, dengan ancaman berkurangnya cadangan air, kekeringan, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk tidak menunggu dampak terjadi sebelum melakukan antisipasi.
Puncak kemarau dipastikan tidak datang bersamaan di seluruh Indonesia. Berdasarkan pembaruan data BMKG pada Juni 2026, sebanyak 83 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 12,26 persen wilayah Indonesia diperkirakan memasuki puncak kemarau pada Juli.
Baca berita selengkapnya di sini
3. Masyarakat adat Dayak Kualan minta DPR turun tangan
Dalam konferensi pers bertajuk Jerat Kriminalisasi & Perampasan Tanah Adat: Koalisi Masyarakat Sipil Desak Komisi XIII DPR Lindungi Hak Masyarakat Adat Kalbar yang dipantau secara daring pada Rabu (1/07/2026), Combeng memaparkan getirnya nasib masyarakat adat menghadapi perampasan lahan oleh perusahaan tanaman industri.
Bagaimana masyarakat adat dayak Kualan tak hanya menghadapi penguasaan sepihak atas tanah adat mereka, tetapi juga dikriminalisasi saat berusaha memperjuangkan hak atas tanah ulayat mereka.
Dalam kesempatan itu, juga hadir Tarsisius Fendy Sesupi Kepala Adat Lelayang, Kualan Hilir, Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat. Dengan tegas ia berharap agar pihak perusahaan mengembalikan tanah yang diambil paksa, memulihkan hutan yang telah dirusak, menghormati dan mengakui hak masyarakat adat.
Baca berita selengkapnya di sini
4. Risiko di balik penerbitan Patriot Bond dan Merah Putih Bond
Pemerintah Indonesia baru saja meluncurkan Merah Putih Bond, menyusul kehadiran Patriot Bond sebagai instrumen pembiayaan negara baru. Peluncuran ini menarik perhatian dan perdebatan publik.
Nama “Patriot Bond” dan “Merah Putih Bond” memiliki muatan simbolik yang kuat: ajakan agar warga negara—terutama para penimbun kekayaan di luar sistem keuangan formal atau bahkan di luar negeri—berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan nasional.
Pemerintah menegaskan instrumen ini bersifat sukarela bagi para warga negara pemilik dana di atas Rp3 miliar. Selain bunga yang kompetitif, para pemilik modal bahkan bisa kebal hukum.
Baca berita selengkapnya di sini
5. Safari politik Jokowi tuai kritik tajam
Safari politik yang dilakukan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), berpotensi membawa konsekuensi terhadap dinamika politik nasional yang pada akhirnya berdampak pada kondisi ekonomi.
Sejumlah kalangan menilai safari politik yang dilakukan Jokowi dapat dilihat sebagai persiapan menuju kontestasi pemilihan presiden (pilpres) 2029.
Jokowi dinilai sedang mempersiapkan alternatif lain seandainya keinginan untuk memasangkan Gibran dengan Prabowo pada pilpres 2029 yang akan datang kandas.
Baca berita selengkapnya di sini









