Blog

  • LRT Jabodebek Mulai Diujicobakan 12 Juli 2023, Kesiapan Capai 95 Persen

    LRT Jabodebek Mulai Diujicobakan 12 Juli 2023, Kesiapan Capai 95 Persen

    7cloud.asia – Jelang operasi komersial pada Agustus nanti, progres pembangunan LRT Jabodebek dilaporkan telah mencapai 95 persen.

    Keberadaan LRT Jabodebek diharapkan akan akan mengurangi angka kemacetan yang menjadi masalah serius di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

    Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, memastikan pengurangan kemacetan berkat beroperasinya LRT Jabodebek akan cukup signifikan.

    Baca: Metamorfosa Kota Jakarta lewat penataan transportasi publik

    Pada Rabu (28/6/2023) kemarin, Menhub Budi Karya melakukan inspeksi proyek pembangunan LRT Jabodebek dengan didampingi Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. 

    Keduanya naik LRT Jabodebek dari Stasiun Dukuh Atas Jakarta ke Stasiun Jatimulya, Bekasi Timur. Setelah itu kembali ke Stasiun Halim, Jakarta.

    “Pada tanggal 12 Juli nanti, kita mulai lakukan ujicoba operasional terbatas dengan tarif Rp 1 yang dilakukan oleh KAI. Diharapkan pada 18 Agustus 2023 akan diresmikan oleh Bapak Presiden Jokowi dan beroperasi secara komersial,” kata Budi Karya Sumadi, dalam keterangannya, dikutip Kamis 29 Juni 2023.

    Baca: Stasiun Manggrai akan menjadi stasiun sentral, seperti ini grand desainnya

    Keberadaan LRT Jabodebek ini, jelas Budi Karya Sumadi, bisa memangkas waktu perjalanan yang biasanya jika menggunakan kendaraan pribadi 2 jam.

    Waktu tempuh LRT Jabodebek dari Stasiun Dukuh Atas ke Harjamukti Cibubur hanya 39 menit. Lalu dari Stasiun Dukuh Atas ke Stasiun Jatimulya, Bekasi Timur selama 43 menit.

    “Ini lebih cepat dibandingkan menggunakan kendaraan sekalipun lewat tol, yang waktu tempuhnya bisa sekitar 2 jam. Dengan naik LRT Jabidebek mampu memangkas waktu sepertiganya. Ini angka yang signifikan,” tutur Budi Karya Sumadi. 

    Baca: Stasiun Tanah Abang direnovasi, kapasitasnya naik tiga kali lipat

    Ketika beroperasikan penuh, diharapkan LRT Jabodebek bisa mengangkut 80.000 hingga 110.000 penumpang sehari. Dalam kondisi normal, setiap rangkaian LRT Jabodebek bisa menngangkut sekitar 740 penumpang, dan pada kondisi padat bisa mencapai 1.308 penumpang dengan konfigurasi 174 duduk dan 566 berdiri.

    LRT Jabodebek terdiri dari 31 rangkaian dengan masing-masing rangkaian 6 kereta, sehingga terdapat total 186 unit kereta. Kereta tersebut menggunakan lebar ganda 1.435 dengan sumber listrik disalurkan melalui rel ketiga.

    LRT Jabodebek menggunakan teknologi grade of automation level 3 atau GoA3 yang mampu berjalan secara otomatis atau tanpa masinis dengan sistem persinyalan moving block CBTC, sehingga memungkinkan kapasitas kereta lebih besar, serta headway bisa dipersempit menjadi 3 dan 6 menit.

    Baca: Kereta Cepat Jakarta Bandung juga siap beroperasi

    Terpisah, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Risal Wasal mengatakan bahwa persiapan dan pembangunan LRT Jabodebek sudah mencapai 95,09 persen.

    “Tinggal pekerjaan kalibrasi sistem operasi yang belum rampung,” ujar Risal Wasal, dalam keterangan pers yang dikutip dari Antaranews.com Kamis (29/6/2023).

    Tidak hanya pengerjaan fisik, izin operasional diupayakan selesai pada Juli. Dengan begitu pengoperasian perdana atau soft launching LRT Jabodebek bisa berjalan Agustus 2023.

    Baca: Tarik menarik tarif LRT Jabodebek

    Risal memastikan kesiapan operasional LRT Jabodebek, integrasi antarmoda antara layanan LRT Jabodebek dengan layanan moda transportasi lainnya juga tengah disiapkan.

    “Integrasi antarmoda merupakan salah satu aspek penting yang harus disiapkan sebelum dioperasikan,” kata dia.

    Beberapa moda transportasi lain yang akan terhubung dengan LRT Jabodebek seperti TransJakarta, bus kota, KRL, MRT, Jaklingko, angkot, dan beberapa moda transportasi umum lainnya.

    Baca: Tantangan pengunaan bus listrik untuk angkutan massal

    Terkhusus untuk Stasiun LRT Halim, dia memastikan akan terhubung dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KJCB) dan beberapa moda lainnya seperti TransJakarta, RoyalTrans, serta taksi, dantravelyang sudah disiapkan tempat pemberhentian khusus.

    Dengan persiapan tersebut, dia berharap LRT Jabodebek bisa beroperasisesuai dengan tenggat waktu yang telah ditentukan.

  • Memaknai Idul Adha: Mencari Pemimpin yang penuh Keikhlasan, Kesabaran dan Keteladanan

    Itulah kalimat pembuka khotbah yang disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien, Prenduan, Sumenep, Jawa Timur Dr KH Ahmad Fauzi Tidjani saat menjadi khatib pada Shalat Idul Adha di halaman Bakorwil 4 Pamekasan.
     
    Kalimat tersebut mengingatkan akan peran penting manusia sebagai khalifah atau Wakil Tuhan di muka Bumi dengan tugas pokok melestarikan dan memakmurkan Bumi beserta isinya.

    Peran kekhalifahan inilah yang menjadi pertimbangan Allah Swt untuk menjadikan manusia sebagai makhluk penyampai risalah (rasul), apalagi ia tercipta dalam sebaik-baik bentuk (ahsani taqwim), meski pada sisi lain, makhluk yang memiliki bentuk terbaik ini juga memiliki kekurangan, yakni sebagai makhluk yang memiliki sifat lupa dan keliru (mahallul khatha’ wan-nis’yan).

    Sebutan bahwa manusia lebih mulia dari pada malaikat dan di satu sisi bisa lebih rendah derajatnya dari binatang, karena jenis makhluk ini memang merupakan hewan yang berakal (hayawanun-natiq) menempatkan manusia sebagai makhluk yang serba bisa, termasuk bisa menjadi pemimpin di antara manusia yang lain.

    Maka menjadi wajar, apabila Allah memberikan perhatian khusus kepada manusia sebagai nabi, yakni, penerima wahyu untuk dirinya sendiri, serta penerima wahyu dari Allah untuk disampaikan kepada umat manusia lainnya, yang dalam kitab suci Al Quran disebut dengan rasul.

    Dalam literatur keagamaan, jumlah nabi seluruhnya mencapai 124 ribu, 313 di antaranya merupakan nabi dan rasul, dan sebanyak 25 di antara nabi dan rasul ini disebutkan dalam teks Al Quran. Dua di antaranya adalah mendapatkan sebutan suri tauladan yang baik (uswatun hasanah), yakni Nabi Muhammad Saw dan Nabi Ibrahim As.

    Nabi Ibrahim dikenal sebagai bapaknya para nabi atau ‘abu al an-biya‘. Nabi-nabi yang diutus sebelum Nabi Ibrahim itu rata-rata tidak berjumpa dan tidak bertemu dalam satu silsilah keturunan, atau dari orang tua yang sama, meskipun semuanya merupakan anak cucu Nabi Adam.

    Sejak Nabi Ibrahim As diutus oleh Allah sebagai rasul, maka nabi-nabi dan rasul setelah itu semuanya adalah anak cucu keturunan yang silsilah nasabnya kepada Nabi Ibrahim.

    Selain karena memang telah menjadikan pilihan Allah Swt, status dan peran Nabi Ibrahim sebagai ‘abu al an-biya‘ juga berkat doa yang ia panjatkan dan dikabulkan oleh Allah Swt sebagaimana tertuang dalam Al Quran surat Al-Baqarah ayat 124.

    “Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: ‘Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia.” Ibrahim berkata: “(Dan saya mohon juga) dari keturunanku.” Allah berfirman: “Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim”.

    Konsekwensi pilihan pada pemimpin berkualitas ini, maka Allah sendiri yang kemudian mendidik karakter Nabi Ibrahim sebagai pemimpin yang harus siap dan rela berkorban. Berkorban mengalahkan kepentingan diri dan kelompoknya, mengalahkan egoisme, dan kepentingan jangka pendek dengan hanya menghambakan diri kepada Allah.

    Pendidikan keluarga, nampaknya menjadi syarat untuk memimpin umat manusia. Ketaatan sebuah keluarga kepada Allah Swt menjadi modal dasar dalam berupaya membina ketaatan umat, termasuk dalam membina dan membentuk karakter anak.

    Di sinilah Allah Swt kemudian menguji keluarga Nabi Ibrahim As dengan memerintahkan untuk mengorbankan dengan menyembelih putra semata wayangnya yang bernama Ismail.

    Perintah yang disampaikan Allah melalui mimpi itu, tentu menjadi dilema, mengingat Nabi Ismail merupakan putra satu-satunya. Akan tetapi ketakwaan yang tak ternilai kepala Allah telah membulatkan tekat Nabi Ibrahim untuk tetap menyampaikan perintah itu kepada putranya.

    Dengan penuh kelembutan, tawadu dan penuh rasa kasih sayang, ia menyampaikan perintah Allah itu sebagaimana dalam mimpinya.

    “Wahai puteraku yang aku sayangi, aku telah melihat dalam mimpi aku menyembelih engkau dengan perintah dan izin dari Allah. Sampaikan apa pendapatmu?”

    Penyampaikan perintah Allah dalam bentuk dialogis ini sengaja dilakukan, karena Nabi Ibrahim ingin putranya Ismail mengambil keputusan secara mandiri, tak tertekan dan sesuai dengan keinginannya sendiri.

    Pola komunikasi interaksionisme simbolik yang dilakukan Nabi Ibrahim kepada putranya Nabi Ismail mampu mengomunikasikan hati dan pikiran antara sang ayah dengan anak, sehingga pertanyaan dalam penuturan perintah ‘menyembelih’ ini juga mampu dipahami dengan baik oleh Nabi Ismail dengan penuh kepasrahan dan ketakwaan hanya kepada Allah Swt.

    Nabi Ismail langsung menjawab “Wahai Ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.

    Jawaban Nabi Ismail ini telah meneguhkan komitmen di keluarga itu bahwa ketakwaan dan kemampuan menerima ujian Allah Swt merupakan hal pertama dan utama yang tertanam dengan kuat, sehingga mereka mengabaikan kecintaan dalam bentuk apapun kepada selain Allah, meskipun pada akhirnya penyembelihan itu  gagal karena Allah mengganti Ismail dengan hewan sembelihan.

    Kisah Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail tersebut terkandung pelajaran berharga bahwa Allah meminta kita untuk mematuhi proses awal, bukan melihat hasilnya. Allah akan menilai bagaimana kita ini berproses untuk menjadi orang yang beriman, menjadi orang yang bertakwa, menjadi ayah yang saleh bagi keluarganya, yang telah dididik dengan nilai-nilai keimanan kepada Allah hingga kelak menjadi keluarga yang diberkahi oleh-Nya.

    Setidaknya ada beberapa hikmah yang dapat dipetik dari ibadah kurban yang disyariatkan Allah Swt. Pertama, nilai-nilai kepemimpinan yang dasarnya takwa kepada Allah, menaati perintah dan menjauhi larangan Allah.

    Kedua, kepemimpinan itu harus dimulai dari rumah tangga. Jika keluarga kita mampu dididik dengan baik, insya Allah kita bisa memimpin umat manusia ini ke jalan yang diridoi oleh Allah.

    Ketiga, ‘menyembelih’ sifat-sifat kebinatangan yang ada pada diri manusia, karena maksud dari ibadah kurban tersebut bukan hanya menyembelih seekor kambing, sapi, ataupun unta, melainkan juga yang lebih dasar dari itu, yakni harus menyembelih sifat-sifat kebinatangan yang ada pada diri manusia, sebagai hewan atau binatang yang berakal (hayanun-natiq).

    Karena itu, ketika menyembelih hewan kurban, maka niat yang harus tertanam kuat di lubuk hati adalah ingin menaati perintah Allah, meninggalkan rasa tamak dan cinta kepada dunia, menyingkirkan rasa sombong dan egois, serta menyingkirkan perasaan-perasaan yang buruk terhadap Allah.

     Sumber: Antaranews.com

     

  • Update Gempa Bantul: 1 Warga Meninggal dan Belasan Orang Luka-luka

    Update Gempa Bantul: 1 Warga Meninggal dan Belasan Orang Luka-luka

    Ilustrasi – Gempa bumi yang tercatat oleh seismometer. ANTARA/

     

    7cloud.asia – Gempa berkekuatan 6,6 magnitudo mengguncang wilayah Daerah Istimiwa Yogyakarta pada Jumat (30/6/2023) sekitar pukul 19.57 malam. 

    Melalui keterangan resminya, BMKG menyatakan gempa Bantul dengan Magnitudo (M) 6,6 ini  berpusat di 86 km barat daya Bantul, DI Yogyakarta, pada kedalaman 25 kilometer. 
     
    Getaran gempa Bantul juga dirasakan hingga sejumlah wilayah di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. 
     
    Warga Kota Malang, Pekalongan hingga Subang turut merasakan getaran gempa Bantul ini.
     
    Guncangan cukup kencang dirasakan warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka berhamburan ke luar karena merasakan gempa dangkal berkekuatan 6,4 magnitudo ini. 
     
    Baca: Dampak kebijakan ekspor pasir laut untuk lingkungan

    Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta, tercatat 1 warga meninggal dunia dan 1 lainnya luka ringan di Kabupaten Bantul, akibat gempa Bantul. 

    Sedangkan di Kabupaten Tegal, Provinsi Jateng, ada laporan 1 warga mengalami luka ringan akibat gempa Bantul hari ini. 

    Sementara BPBD Kabupaten Kebumen di Jawa Tengah melaporkan 11 KK warganya terdampak, 1 KK (2 jiwa) di antaranya mengungsi. 

    BPBD Jawa Tengah juga mencatat di Kabupaten Purbalingga 4 KK (15 jiwa) terdampak gempa Bantul hari ini.

    Baca: Deforestasi di INdonesia terus menurun

    Petugas BPBD setempat masih melakukan pendataan dan penanganan darurat di lapangan terkait kondisi pasca gempa Bantul. 

    BNPB mencatat laporan sementara total rumah rusak akibat gempa Bantul Magnitudo 6,4 sebanyak 93 unit dengan tingkat ringan hingga sedang. 

    Petugas BNPB juga masih terus mendata jumlah rumah terdampak gempa Bantul hari ini, baik di wilayah DIY, Jateng dan Jatim. 

    Perincian rumah rusak di beberapa wilayah akibat gempa Bantul, seperti dilansir Kontan.co.id adlah sebagai berikut.

    Provinsi Jawa Tengah, 

    – Kabupaten Kebumen, rumah rusak ringan 8 unit dan rusak sedang 2 unit. 
    – Kabupaten Magelang dan Tegal, rumah rusak masing-masing sebanyak 1 unit, 
    – Kabupaten Purbalingga tercatat rumah rusak 4 unit. 

    Baca: Studi mengungkap emisi gas ruang kaca mencapai rekor tertinggi

    Provinsi Jawa Timur 

    – Kabupaten Pacitan dengan total rumah rusak sebanyak 28 unit. 

    DI Yogyakarta

    – Kabupaten Bantul Rumah rusak 30 unit 
    – Kabupaten Gunung Kidul rumah rusak 19 unit

    Selain tempat tinggal, dampak gempa juga menyasar fasilitas umum seperti tempat ibadah, sekolah, pemerintah, kesehatan maupun jaringan listrik. 

    Kerusakan ringan fasilitas ibadah sebanyak 1 unit dan jaringa listrik di Kebumen, Provinsi Jateng. 

    Sedangkan di DIY, sekolah rusak 1 unit dan fasilitas pemerintah 5 unit di Gunung Kidul, fasilitas pendidikan 1 unit di Bantul dan fasilitas kesehatan 1 unit di Kulon Progo.

    Kerusakan di Kabupaten Pacitan, tercatat kantor rusak 4 unit dan sekolah 2 unit. 

    Menurut seorang warga Kulonprogo, guncangan gempa kali ini dirasakan lebih kurang 1 menit bahkan guncangan masih terus terasa hingga ia keluar rumah.

    “Guncangan gempa mulanya terasa pelan tapi lama-lama kencang. Benda-benda di rumah juga bergoyang,” kata dia.

  • Komisi II DPR: Mafia Tanah Tergolong Kejahatan Luar Biasa

    Komisi II DPR: Mafia Tanah Tergolong Kejahatan Luar Biasa

    7cloud.asia – Menyoroti isu mafia tanah dan sengketa pertanahan yang berkepanjangan di Indonesia, Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang menegaskan perlunya tindakan tegas terhadap praktik mafia tanah yang merugikan masyarakat.

    Junimart mengatakan mafia tanah tergolong kejahatan luar biasa. Hal itu disebab mafia tanah memanfaatkan masalah atau sengketa pertanahan di Indonesia yang menimbulkan kerugian besar dengan cara melanggar Hukum.

    “Mafia tanah sebagai kejahatan luar biasa karena praktik mafia tanah melibatkan sekelompok orang untuk menguasai tanah milik orang lain secara tidak sah atau melanggar hukum,” ucap Junimart Girsang saat memimpin Rapat Kunjungan Kerja Panja Evaluasi Penindakan Mafia Pertanahan di Pekanbaru, Senin (26/6/2023).

    Baca:  Setidaknya 66 orang meninggal akibat konflik agraria dalam lima tahun terakhir

    Junimart berharap kehadiran Komisi II DPR ini dapat membantu untuk mencari solusi menyangkut permasalahan tanah dan mafia tanah di Provinsi Riau dengan prinsip utama tidak merugikan masyarakat.

    Menurutnya, dalam menyelesaikan konflik sengketa pertanahan di Indonesia terkait permasalahan agraria perlu upaya pencegahan, penanganan, dan penyelesaian konflik sehingga wajib memperhitungkan berbagai aspek, terutama aspek hukum.

    “Untuk menghindari sengketa pertanahan agar tidak terus berlangsung dan lebih kompleks lagi, maka perlu menjamin kepastian hukum bagi seluruh warga negara. Kita harus mencari solusi tanpa merugikan masyarakat. Permasalahan tindak pidana pertanahan perlu disorot serius dan perlu tindakan tegas kepada mafia tanah,” ujar Junimart.

    Baca: Sebanyak 67 PMI asal NTT meninggal di Malaysia dalam enam bulan ini

    Ia menambahkan, masalah pertanahan di Indonesia telah dimanfaatkan mafia tanah untuk menjalankan praktiknya dengan berbagai modus operandi. Sehingga menimbulkan kerugian yang besar bagi masyarakat dengan cara yang rapi. 

    Junimart menjelaskan bahwa konflik sengketa pertanahan di Indonesia tak hanya sekadar permasalahan agraria saja. 

    Lebih dari itu, upaya pencegahan, penanganan dan penyelesaian konflik harus memperhitungkan berbagai aspek, terutama aspek hukum, untuk menjamin kepastian hukum bagi seluruh warga negara.

    Baca: Sidang kasus kekerasan terhadap PRT Siti Kotimah

     

     

    Terpisah, anggota Komisi II DPR Ongku P. Hasibuan mengatakan mafia tanah melibatkan banyak unsur (multi stakeholder), tidak mungkin hanya sendiri atau dua pihak saja.

    “Itu pasti melibatkan banyak orang, tetapi tentunya orang itu bukan institusi, orang itu adalah oknum-oknum tetapi dari institusi, oknum dari institusi tertentu yang berwenang untuk menindak atau menyelesaikan, karena mereka ada di dalam, otomatis mereka ada konflik kepentingan, maka terjadilah mafia,” ujar Ongku. 

    Ongku mengatakan jika tidak ada mafia tanah, maka persoalan tanah sengketa akan sangat mudah diselesaikan, tidak mungkin masyarakat yang telah memiliki sertifikat hak milik bisa dibatalkan begitu saja oleh perusahaan yang bersengketa.

    Baca: Aturan turunan UU TPKS tak kunjung dirilis, warga sudah menunggu-nunggu

    “Sertifikat hak milik itu dikeluarkan oleh negara, dalam hal ini adalah Menteri Pertanahan pada saat itu, kalau PT tersebut punya IUPHHK-HTI harusnya BPN tidak bisa mengeluarkan sertifikat, tetapi sekarang BPN sudah mengeluarkan sertifikat sedangkan itu sudah disebut lahan HTI, hal tersebut yang harus dicek yang mana yang lebih dulu terbit,” ujar Ongku.

    Menurutnya jika surat sudah dikeluarkan oleh institusi negara kemudian dibatalkan oleh institusi negara lainnya, maka terjadi ‘mafia’ disini, sehingga bisa memenangkan pengadilan dari pengadilan tingkat 1 sampai dengan PK.

    Sehingga ia mempertanyakan siapanpihak yang adadibelakang PT DSI sehingga dia bisa menang terus padahal lawannya sudah punya sertifikat. 

    Baca: Ekspor pasir laut ancam kelangsungan ekosistem pesisir dan kehidupan nelayan

    Sementara itu Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau Masrul Kasmy mengatakan terkait permasalahan tumpang tindih kepemilikan tanah (amak) perlu regulasi dari kementerian terkait untuk mengevaluasi surat tanah tersebut.

    “Dalam penyusunan peraturan daerah, maka ada proses evaluasi di kementerian dan ini bisa dilakukan pada tingkat provinsi sehingga penertiban surat keterangan ganti rugi (SKGR) oleh kepala desa bisa tertib,” ujar Masrul.

    Menurut Masrul, gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dapat melakukan ini dengan merujuk Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 1973 tentang Ketentuan Mengenai Tata Cara Pemberian Hak Atas Tanah.

    “Seperti Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 5 tahun 1973 tentang ketentuan mengenai tata cara pemberian hak atas tanah. Kita akan coba ini saat revisi undang-undang,” pungkas Masrul.

     

  • Ilmuwan Gandeng Warga untuk Memetakan Sebaran Kupu-kupu di Jakarta

    Ilmuwan Gandeng Warga untuk Memetakan Sebaran Kupu-kupu di Jakarta

    Siswa SD sedang mengamati kupu kupu dan hasil pengamatannya. Foto: The Conversation

    7cloud.asia – Keberadaan kupu-kupu yang beragam dapat menunjukkan kesehatan ekosistem perkotaan. Sebab, kupu-kupu rentan terhadap perubahan lingkungan, polusi udara, dan hilangnya habitat.

    Untuk memetakan keberadaan kupu-kupu di Jakarta, tim peneliti Research Center for Climate Change-Universitas Indonesia (RCCC-UI) serta komunitas pegiat konservasi Tambora Muda Indonesia melakukan kegiatan bersama. 

    Berikut catatannya sebagaimana dituliskan Nurul Laksmi Winarni, Research Scientist, Universitas Indonesia yang telah diterbitkan di The Conversation dengan tajuk “Masyarakat dan Ilmuwan Sukses Memetakan Sebaran Kupu-kupi di Jabotabek”  

     

    Keberadaan kupu-kupu sangat erat dengan kebutuhannya yaitu tanaman berbunga. Kupu-kupu membutuhkan tumbuhan untuk meletakkan telurnya, membesarkan larva, dan melekatkan kepompongnya. Kupu-kupu juga membutuhkan tanaman berbunga untuk sumber nektar makanannya saat dewasa.

    Baca: Agar pendidikan turut jadi solusi bagi lingkungan

    Selain sebagai polinator (serangga penyerbuk) dan bagian dari rantai makanan, kehadiran populasi kupu-kupu yang beragam dapat menunjukkan kesehatan ekosistem perkotaan.

    Sebab, kupu-kupu rentan terhadap perubahan lingkungan, polusi udara, dan hilangnya habitat.

    Studi terakhir yang saya buat bersama tim di Jurnal Biodiversitas berhasil mencatat 50 jenis kupu-kupu penghuni habitat-habitat yang tersisa (ruang hijau) di Jabodetabek.

    Komposisi ragam jenisnya berbeda antarkota. Depok dan Bogor tercatat mempunyai keragaman kupu-kupu terbanyak, sementara Jakarta tercatat paling sedikit.

    Selain pemetaan populasi kupu-kupu, studi ini juga merupakan wujud kesuksesan kolaborasi warga bersama ilmuwan melalui platform KupuKita.

    Kolaborasi seperti ini penting dalam memberikan sumbangsih berharga terhadap kemajuan ilmu pengetahuan.

    Baca: Mengenal mitos kehidupan bernama Pohon Hayat

    KupuKita dan sains warga

    Kupu-kupu adalah salah satu satwa yang hadir di perkotaan. Mereka dapat ditemui di taman-taman, tepi jalan, hingga pekarangan rumah. Bahkan, kadang mereka dapat terbang melintasi jalan yang ramai.

    Sayangnya, kehadiran kupu-kupu di Indonesia jarang tercatat. Sejauh ini, kebanyakan platform pengamatan kupu-kupu cenderung berbahasa Inggris atau terbatas dilakukan oleh ahli maupun pengamat kupu-kupu yang telah andal.

    Inilah mengapa platform KupuKita hadir. KupuKita adalah platform pemantauan kupu-kupu berbasis warga yang digagas oleh tim peneliti Research Center for Climate Change-Universitas Indonesia (RCCC-UI) serta komunitas pegiat konservasi Tambora Muda Indonesia.

    Lembaga penelitian biologi Southeast Asian Regional Centre for Tropical Biology (SEAMEO-BIOTROP) juga turut mendukung inisiatif kami.

    KupuKita dibangun pada masa pandemi (tahun 2021) yang saat itu membuat galau para peneliti akibat pembatasan sosial.

    Baca: 21 Film tantang lingkungan yang wajib ditonton

    Kegalauan inilah yang menjadi dasar dibangunnya platform pemantauan yang dapat dilakukan semua orang dan dapat menjangkau lokasi-lokasi yang tidak tersentuh ilmuwan (seperti halaman rumah pribadi) dengan hanya berbekal smartphone.

    Platform KupuKita dapat diakses melalui situs Kupukita.org. Platform ini berbentuk kuesioner daring yang dilengkapi foto sebagai panduan.

    KupuKita tidak perlu diunduh secara khusus. Kuesionernya dapat diunggah saat jaringan tersedia. Situs webnya turut memuat panduan mengamati kupu-kupu, daftar jenis kupu-kupu, daftar pengamat hingga peta sebaran kupu-kupu yang diperbarui secara berkala.

    Adapun daftar jenis kupu-kupu berdasarkan urutan temuan terbanyak, daftar pengamat, dan peta sebarannya terhubung langsung dengan data yang diunggah pengamat. Jadi kalau kamu ikut mengunggah hasil pengamatan kupu-kupu, namamu akan muncul di daftar pengamat!

    Menurut peneliti biodiversitas Erik J. van Nieukerken, kupu-kupu yang merupakan ordo Lepidoptera, superfamili Papilionoidea, seharusnya terdiri dari 7 famili. Namun, untuk kemudahan pengamatan dan identifikasi, platform ini hanya berfokus mengamati 3 famili saja: Papilionidae, Nymphalidae, dan Pieridae yang masih mudah dilihat dengan mata telanjang.

    Baca: Riset menunjukkan emeisi karbon sedang tinggi-tingginya

    Ada juga empat pilihan lokasi pengamatan yaitu ruang terbuka hijau (RTH), taman di luar RTH (seperti taman kelurahan, taman di areal mal atau perkantoran, dan kuburan), pekarangan rumah, serta tepi jalan.

    Untuk membangun kerja sama ilmuwan-masyarakat, KupuKita mengadakan serangkaian pelatihan secara daring. Pelatihan dimulai dari training of trainers untuk mencari kandidat pemimpin nodus (wilayah) yang mewakili nodus Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

    Selanjutnya adalah pelatihan-pelatihan bagi murid sekolah SD-SMP, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

    Pemimpin nodus selanjutnya bertanggung jawab dalam pengumpulan data sekaligus menjadi pelatih. Pelatihan selalu diikuti dengan praktik pribadi yang hasilnya dikomunikasikan melalui grup Whatsapp untuk memastikan identifikasi jenis kupu-kupu yang tepat.

    Untuk itu, para peserta sangat dianjurkan mengabadikan kupu-kupu yang diamati melalui foto atau atau video. Bahkan peserta dapat langsung menggunakan kamera ponselnya!

    Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan indeks keanekaragaman sederhana untuk membandingkan keanekaragaman kupu-kupu di Jabodetabek. Telaah juga menggunakan analisis kluster untuk memastikan pengelompokan kupu-kupu di lima kota ini berdasarkan kemiripannya.

    Baca: Bumi butuh aksi nyatamu, ayo segera bergabung dengan gerakan iklim

    Bagaimana kupu-kupu di Jabodetabek?

    Berdasarkan hasil pengamatan KupuKita, Jabodetabek (terutama Depok dan Bogor) ternyata menjadi habitat bagi setidaknya 50 jenis kupu-kupu.

    Separuhnya merupakan jenis adaptor perkotaan (urban adapter)–jenis yang mampu beradaptasi dengan kondisi perkotaan. Kawasan perkotaan menggambarkan ekosistem campuran yang terdiri dari elemen buatan dan sebagian elemen alami.

    Ada empat jenis adaptor yang paling umum di Jabodetabek, yaitu Appias olfernaLeptosia ninaEurema sp., dan Hypolimnas bolina. Mereka acap ditemukan di pekarangan rumah dan ruang terbuka hijau.

    Jenis kupu-kupu Leptosia nina_ dan Eurema sp. adalah yang terkecil dan banyak ditemukan di rerumputan dan tanaman herba. Jenis A. olferna dan H. bolina banyak ditemukan di tanaman setinggi semak.

    Sementara itu, Hypolimnas bolina kerap mengunjungi bunga kenikir (Cosmos caudatus) atau melati Jepang (Pseuderanthemum Reticulatum) yang kerap tumbuh di taman-taman dan halaman rumah.

    Kupu-kupu Hypolimnas bolina di bunga kenikir.

    Baca: Indonesia merupakan salah satu negara dengan hutan terluas di dunia

    Di antara 5 kota di Jabodetabek, Depok dan Bogor memiliki keanekaragaman dan kekayaan jenis kupu-kupu tertinggi yaitu 49 dan 48 jenis. Hanya di Bogor, RTH tercatat sebagai penyumbang keanekaragaman jenis tertinggi.

    Sementara itu, tepi jalan cenderung menjadi penyumbang jenis kupu-kupu paling sedikit hampir di semua kota. Ini bisa terjadi akibat kurangnya tanaman inang dan tanaman penghasil nektar, termasuk rerumputan.

    Penyumbang jenis kupu-kupu terbanyak pertama atau kedua di kelima kota ini ternyata adalah pekarangan rumah. Variasi tanaman pada pekarangan rumah tampaknya menjadi daya tarik bagi kupu-kupu.

    Ini juga menunjukkan bahwa pekarangan rumah sangat mendukung penambahan ruang terbuka hijau secara mandiri di perkotaan.

    Gambaran ekosistem perkotaan sesungguhnya dapat dipantau langsung oleh warganya, salah satunya melalui pengamatan kupu-kupu.

    Di sinilah inti dari sains warga. Warga tidak sekedar menjadi penyumbang data, tapi turut serta belajar dan memahami apa yang diamati.

    Semakin banyak data, semakin dalam pula pemahaman kita tentang pemakaian habitat perkotaan oleh kupu-kupu. Tentunya hal tersebut tidak harus berakhir di pemahaman saja. Yuk penuhi pekaranganmu dengan tanaman dan bantu lestarikan kupu-kupu!

  • Keluarga Korban Pelanggaran HAM Berat Tetap Inginkan Penyelesaian secara Yudisial

    Keluarga Korban Pelanggaran HAM Berat Tetap Inginkan Penyelesaian secara Yudisial

    7cloud.asia – Sejumlah korban dan keluarga korban peristiwa pelanggaran HAM berat masa lalu menyambut baik program penyelesaian nonyudisial pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat yang digagas oleh pemerintahan Jokowi.

    Salah satunya diungkapkan oleh Saburan, keluarga korban peristiwa pelanggaran HAM berat di Jambo Keupok, Aceh yang terjadi pada 17 Mei 2003 lalu. Saburan mengungkapkan rasa terima kasih atas upaya pemerintah dalam penyelesaian nonyudisial pelanggaran HAM berat kepada keluarga korban.

    Mewakili seluruh ahli waris keluarga korban Jambo Keupok, Saburan mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan Jokowi yang telah mengakui kasus yang kami alami itu sebagai pelanggaran HAM berat.

    “Yang kemudian, sebagaimana Bapak Jokowi menyelesaikan dengan cara nonyudisial. Jadi kami atas nama keluarga korban sangat-sangat menerima penyelesaian dalam bentuk nonyudisial untuk sementara ini,” ucap Saburan di sela peluncuran penyelesaian nonyudisial pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Aceh, Selasa (27/06/2023).

    Baca: Korban pelanggaran HAM berat apresiasi langkah yang ditempuh pemerintah

    Saburan berharap agar program yang dilakukan pemerintah dalam penyelesaian nonyudisial tersebut dapat tepat sasaran dan diterima langsung oleh korban atau keluarga korban pelanggaran HAM berat.

    “Kami sangat mengharapkan kepada pemerintah supaya lebih serius dalam pemberian santunan kepada keluarga korban dan juga serius dan teliti dalam pendataan (terkait kasus pelanggaran HAM berat di Jambu Keupok, red),” tuturnya.

    Sementara itu, Samsul Bahri, yang merupakan korban peristiwa Simpang KKA berharap agar pemerintah juga terus mengupayakan penyelesaian yudisial, di samping melakukan penyelesaian nonyudisial pelanggaran HAM berat.

    “Jadi yang kami harapkan bahwa dalam pemenuhan ini kami mengharapkan pemerintah secepatnya membuat pengadilan-pengadilan HAM, yang yudisial, bukan dengan nonyudisial saja. Harapan kami pemerintah betul-betul memperhatikan korban,” ujar Samsul.

    Baca: Sebanyak 66 orang meninggal akibat konflik agraria di berbagai daerah di Indonesia

    Fauzinur Hamzah yang merupakan keluarga korban peristiwa di Rumah Geudong pada tahun 1998 lalu berharap bahwa dengan adanya program penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat yang digagas pemerintah tersebut, tidak akan ada lagi pertikaian yang terjadi di tanah air.

    “Inilah luar biasa bagi saya. Saya melihat sosok Pak Presiden orangnya kecil tapi jiwanya besar. Buktinya itu tangga-tangga untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di Aceh dan Indonesia umumnya. Semoga ke depan enggak ada lagi pertikaian atau tumpah darah di Indonesia. Kita cinta Indonesia,” ucapnya

    Dalam kesempatan itu, Jokowi menekankan bahwa peluncuran program pelaksanaan rekomendasi penyelesaian nonyudisial pelanggaran hak asasi manusia (HAM) ini merupakan langkah awal dalam penyelesaian peristiwa pelanggaran HAM yang pernah terjadi di Indonesia.

    “Ini adalah langkah awal dimulai dari Aceh, dari Pidie,” ucap Presiden dalam keterangan pers setelah peluncuran.

    Baca: Sebanyak 67 PMI asal NTT meninggal di Malaysia dalam enam bulan terakhir

    Presiden mengatakan, alasan peluncuran program dilaksanakan di Aceh khususnya di Kabupaten Pidie karena di tempat ini tersimpan kisah dari tiga peristiwa pelanggaran HAM berat yang pernah terjadi di Indonesia.

    “Di sini memang ada tiga peristiwa, di Pidie Rumah Geudong, di Simpang KKA, dan di Jambo Keupok,” imbuhnya.

    Kepala Negara menekankan, program pelaksanaan rekomendasi penyelesaian nonyudisial pelanggaran HAM berat akan terus dilaksanakan.

    “Setelah itu akan terus, ini langkah awal, sekali lagi ini baru langkah awal,” tegasnya.

    Presiden menambahkan, langkah yudisial tetap bisa dijalankan apabila terdapat bukti yang cukup berat melalui prosedur yang telah ditetapkan.

    Baca: Puluhan bangunan rusak ringan hingga sedang akibat gempa Bantul

    Namun, saat ini Presiden menekankan untuk melaksanakan langkah nonyudisial guna menyelesaikan peristiwa pelanggaran HAM tersebut.

    “Langkah yudisial itu apabila bukti-buktinya kuat, Komnas HAM menyampaikan ke Kejaksaan Agung, kemudian juga ada persetujuan dari DPR, baru itu bisa berjalan. Tetapi kita ingin yang nonyudisial dulu yang bisa bergerak kita langsung selesaikan,” ujar Jokowi.

    Seperti diketahui pada awal 2023 lalu, Pemerintahan Jokowi telah mengakui 12 pelanggaran HAM berat di Indonesia. Selain tiga kasus yang telah disebutkan Jokowi, sejumlah kasus lainnya adalah:

    1. Peristiwa 1965-1966
    2. Peristiwa Penembakan Misterius 1982-1985
    3. Peristiwa Talangsari, Lampung 1989
    4. Peristiwa Rumoh Geudong dan Pos Sattis, Aceh 1989
    5. Peristiwa Penghilangan Orang Secara Paksa 1997-1998
    6. Peristiwa Kerusuhan Mei 1998
    7. Peristiwa Trisakti dan Semanggi I – II 1998-1999
    8. Peristiwa Pembunuhan Dukun Santet 1998-1999
    9. Peristiwa Simpang KKA, Aceh 1999
    10. Peristiwa Wasior, Papua 2001-2002
    11. Peristiwa Wamena, Papua 2003
    12. Peristiwa Jambo Keupok, Aceh 2003

    Baca: Konflik dan perubahan iklim akibatkan jutaan orang mengungsi setiap tahun

    Sumber: Setkab

  • Kafe Difabis, Kisah Perjuangan Kelompok Difabel di Tengah Kerasnya Kota Jakarta

    Kafe Difabis, Kisah Perjuangan Kelompok Difabel di Tengah Kerasnya Kota Jakarta

     
     

    7cloud.asia – SAYA TULI. Tulisan dengan huruf besar dari kapur tulis berwarna itu tersapu apik di papan yang dipasang di depan Kafe Difabis.

    Bagi pengguna CL, Kafe Difabis yang berada di kolong jembatan layang tepat di pintu keluar Stasiun Sudirman itu mungkin sudah tidak asing lagi. Kafe Difabis yang diawaki para difabel ini sudah berumur hampir dua tahun.

    Bangunan Kafe Difabis yang berwarna coklat muda itu terlihat mencolok, kontras dengan warna lingkungan sekitar yang didominasi abu-abu.

    Baca: Cerita-serita Tuli, kisah keseharian difabel tuli di Solo

    Saat saya datang pada Senin (25/6/2023) siang lalu, seorang barista sedang merapikan Kafe Difabis yang berdiri sejak 2021 itu. Lantas dengan menggunakan bahasa isyarat dia menanyakan saya pesan apa.

    Dia menunjuk ke papan lain yang memuat menu dan daftar harga minuman di Kafe Difabis. Di papan itu juga dilengkapi dengan pilihan porsi gula, apakah less sugar ataupun no sugar. Sayapun memesan latte hangat less sugar.

    Tak berapa lama minuman pesanan saya siap, dan saya menikmati di bangku kecil yang disediakan di depan Kafe Difabis sambil memperhatikan lalu lalang para penumpang di Stasiun Sudirman.

    Baca: Kisah kelompok disabilitas dan perubahan iklim

    Robiatin, relawan difabel yang menjaga kedai kue Difabis di sebelahnya bercerita, awalnya Kafe Difabis ditujukan untuk difabel tuli dan daksa. Namun karena kondisi yang ada tidak memungkinkan, maka Difabis kini lebih banyak mempekerjakan difabel tuli.

    “Tempatnya terlalu sempit sehingga tidak bisa digunakan untuk pengguna kursi roda, selain itu toiletnya terlalu jauh,” ujar perempuan yang biasa dipanggil Atin itu.

    Atin, penyandang difabel fisik ini menambahkan, Kafe Difabis menyediakan kopi dan pastry. Kopi di Kafe Difabis diracik barista difabel yang sudah mendapatkan pelatihan barista yang digelar Baznas DKI Jakarta. 

    Baca: Menyoroti partisipasi kelompok disabilitas di panggung politik

    Sedangkan pastry di Kafe Difabis yang beroperasi sejak pukul 08:00 hingga pukul 19:00 ini dipasok oleh sebuah UMKM di Jakarta.

    Tak hanya mempelajari cara menakar komponen kopi, air, dan campurannya, para barista di Kafe Difabis juga belajar menghaluskan biji kopi.

    “Meski begitu, para barista belum belajar cara menyangrai biji kopi. Peran ini masih dilakukan oleh barista dan pengelola kedai kopi non difabel,” imbuh Atin.

    Baca: Perempuan dengan down syndrome rentan alami kekerasan

    Selain di Stasiun Sudirman, ada empat Kafe Difabis yang tersebar di sejumlah wilayah di Jakarta, seperti Matraman (Jakarta Timur) Sunter (Jakarta Utara) dan Jakarta Selatan. 

    Atin mengisahkan, keberadaan Kafe Difabis seperti ini sangat membantu para difabel seperti dirinya untuk bisa bekerja.

    Diakuinya, beberapa tahun belakangan ini makin banyak perusahaan ataupun lembaga pemerintah yang menyediakan kesempatan kerja bagi kelompok difabel, kesempatan kerja itu tak langsung mudah didapat.

    Baca; Mengenal bipolar, salah satu disabilitas mental

    Perusahaan, ujarnya, sering mensyaratkan pengalaman kerja. Padahal untuk mendapatkan kesempatan magang itu sering tak didapat dengan mudah oleh penyandang difabel. 

    “Secara tidak langsung kami akan terpinggirkan,” keluhnya.

    Ia berharap, ke depan semakin banyak pemerintah kota yang bersedia turun tangan dan memberi kesempatan kerja bagi kelompok difabel seperti yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta lewat Kafe Difabis ini. 

    Untuk diketahui UU no. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas mengamanatkan kesempatan kerja bagi kelompok difabel sebesar 1 persen (perusahaan swasta) dan 2 persen (lembaga pemerintah). 

     
  • Gelombang Panas Mengakibatkan Ratusan Orang Meninggal, PBB Ingatkan 2023-2027 Jadi Periode Terhangat

    Gelombang Panas Mengakibatkan Ratusan Orang Meninggal, PBB Ingatkan 2023-2027 Jadi Periode Terhangat

    7cloud.asia – gelombang panas hebat dengan suhu mencapai 49 derajat celcius yang melanda India, Meksiko, hingga Amerika Serikat (AS).  Gelombang panas itu menewaskan ratusan orang dari tiga negara tersebut.

    Sementara itu, gelombang panas juga mengakibatkan kebakaran hutan terburuk dalam sejarah Kanada.

    Fenomena gelombang panas ini menurut para ilmuwan diperparah oleh perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia.

    Pada Mei lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan bahwa 2023-2027 akan menjadi periode lima tahun terhangat yang pernah tercatat, sebab gas rumah kaca dan El Nino bergabung dan membuat suhu bumi melonjak dan memicu gelombang panas.

    Baca: Emisi gas ruang kaca capai rekor tertinggi

    Para ilmuwan mengatakan pemanasan global memperburuk cuaca di Meksiko. Hal ini, katanya, banyak negara mengalami rekor suhu tinggi dan mengalami gelombang panas

    Kementerian Kesehatan Meksiko pada Rabu (28/6/2023) menyebut, ada lebih dari 1.000 keadaan darurat terkait panas dilaporkan di Meksiko antara 12 hingga 25 Juni, di mana 104 di antaranya mengakibatkan kematian.

    Pihak berwenang melaporkan delapan kematian antara 14 April hingga 31 Mei. Sehingga total kematian hingga saat ini menjadi 112.

    Kementerian Kesehatan menyebut penyebab utamanya adalah heat stroke, kemudian diikuti oleh dehidrasi yang dipicu gelombang panas.

    Baca: Fenomena El Nino memuncak pada bulan Juni-Juli

    Wilayah utara Meksiko melaporkan kematian terbanyak, dengan 64 kematian tercatat di negara bagian timur laut Nuevo Leon dan 19 di negara tetangga Tamaulipas, berbatasan dengan negara bagian Texas, AS, yang juga dilanda panas ekstrem.

    Otoritas Meksiko menyebut, suhu maksimum rata-rata di Meksiko selama musim panas berfluktuasi antara 30 dan 45 derajat Celcius.

    Pihak berwenang memperingatkan bahwa gelombang panas lain dapat mempengaruhi mulai 1 Juli.

    Baca: Gelombang panas tewaskan 96 orang di India

    Di Amerika Serikat, dilaporkan setidaknya 13 orang tewas akibat gelombang panas ekstrem yang melanda negara itu dalam dua minggu terakhir. Korban tewas tertinggi, 11 orang, tercatat di Webb County, Texas, dekat perbatasan Meksiko.

    Dalam beberapa hari terakhir, suhu di beberapa kota di AS bagian selatan terasa seperti 113 derajat Fahrenheit, dengan trotoar retak di Houston, Texas.

    Otoritas setempat  telah mendirikan pusat-pusat pendinginan di kota berpenduduk 2,3 juta jiwa tersebut untuk mencegah damak lanjutan dari gelombang panas ini.

    Sementara itu, Kanada terus memerangi musim kebakaran hutan terburuk dalam sejarahnya, sebuah fenomena yang menurut para ilmuwan diperparah oleh perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia.

    Baca: Cuaca panas di Indonesia apakah bisa disebut gelombang panas

    Di India, gelombang panas menewaskan setidaknya 96 orang akibat terik matahari yang tak tertahankan itu.

    Ada dua daerah yang paling parah merasakan dampak gelombang panas, yaitu Uttar Pradesh dan Bihar, yang memiliki penduduk yang padat. Daerah padat penduduk dengan udara yang terik, pengap, dan kering membuat kondisi semakin parah!

    Otoritas Uttar Pradesh dan Bihar memperingatkan warga berusia 60 tahun ke atas dan orang-orang yang menderita berbagai penyakit untuk tetap berada di dalam rumah pada siang hari.

    Distrik Ballia di Uttar Pradesh kena dampak gelombang panas paling parah. Lebih dari setengah jumlah korban tewas berasal dari Ballia.

    Baca: Jokowi sebut perlu langkah nyata atasi perubahan iklim

  • Update Korban Gempa Bantul: Ratusan Unit Bangunan Rusak

    Update Korban Gempa Bantul: Ratusan Unit Bangunan Rusak

    7cloud.asia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan jumlah rumah rusak akibat gempa bumi bermagnitudo 6,4 di Kabupaten Bantul pada Jumat malam (30/6/2023) mencapai 172 unit bangunan.

    Plh Kepala Pelaksana BPBD DIY Danang Samsurizal dalam keterangannya di Yogyakarta, Sabtu, mengatakan data terbaru kerusakan rumah akibat gempa itu tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Sleman, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Kulon Progo.

    Dalam keterangan tertulis yang diterima 7cloud.asia pada Sabtu (1/7/2023) siang, kerusakan rumah yang diakibatkan gempa Bantul paling banyak ditemukan di Kabupaten Gunungkidul mencapai 114 unit bangunan, baik yang mengalami rusak ringan maupun rusak sedang. 

     
    Baca: 1 Warga meninggal akibat gempa Bantul
     
    Danang menambahkan, pihaknya mencatat satu orang korban gempa Bantul yang meninggal dunia dan beralamat di Kabupaten Bantul.

     
    Untuk korban akibat gempa Bantul di DIY tercatat 19 orang mengalami luka yakni di Bantul (5 orang), Gunungkidul ( 5 orang), Sleman (4 orang), dan Kulon Progo (1 orang).
     
    “Sedangkan penyintas tercatat ada 5 kepala keluarga (KK) di Padukuhan Kuwon Kidul, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul,” terang Danang.
     

    BPBD DIY saat ini telah melakukan sejumlah penanganan korban terdampak gempa Bantul, mendirikan tenda penyintas, mendorong logistik makanan, serta melakukan kajian cepat dampak dan kebutuhan.

    Baca: Kisah disabilitas saat terjadi bencana
     
    Danang mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

    Ia juga meminta masyarakat menghindari bangunan yang retak atau rusak yang diakibatkan oleh gempa.

    “Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” kata dia.

     
    Pihak BPBD DIY juga sudah menyiapkan penanganan darurat pasca gempa Bantul, seperti melakukan kerja bakti, melakukan kaji detail, berkoordinasi penanganan dengan pemangku kebijakan.

    Baca: Hari Keluarga Nasional dan pengentasan stunting
     
    Berikut rekapitulasi dampak gempa Bantul dengan kekuatan 6,4 magnitudo yang terjaid pada Jumat (30/6/2023) malam.
     
    Total dampak gempa Bantul di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta: 172 unit bangunan
    Rumah Rusak: 137 unit (Rusak Ringan 133 unit dan  Rusak Sedang 4 unit)
    Fasilitas Perkantoran: 14 unit (Rusak Ringan 13 unit dan Rusak Sedang 1 unit)
    Fasilitas Ibadah: 5 unit Rusak Ringan
    Tempat Usaha: 2 unit Rusak Ringan
    Fasilitas Pendidikan: 3 unit Rusak Ringan
    Fasilitas Kesehatan: 1 unit Rusak Ringan
    Kandang Ternak: 3 unit ( 1 unit Rusak Ringan, 1 unit Rusak Sedang dan 1 unit Rusak Berat)
    Jaringan Listrik: 3 unit Rusak Ringan
    Tiang Listrik: 1 unit Rusak Ringan
    Fasilitas Umum: 3 unit Rusak Ringan
     
    Jumlah korban luka akibat gempa Bantul 
    Kab Bantul: 5
    Kab Gunungkidul: 5
    Kab Sleman: 4
    Kab Kulon Progo: 1
     
     

    Dampak per Kabupaten/Kota:
     
    Kabupaten Gunungkidul –  Total dampak 114 unit 
    Rumah Rusak: 89 unit (Rusak Ringan 85 unit dan Rusak Sedang 4 unit)
    Fasilitas Perkantoran: 13 unit (Rusak Ringan 12 unit dan Rusak Sedang 1 unit)
    Fasilitas Ibadah: 5 unit Rusak Ringan
    Tempat Usaha: 1 unit Rusak Ringan
    Fasilitas Pendidikan: 1 unit Rusak Ringan
    Kandang Ternak: 2 unit ( Rusak Ringan 1 unit dan Rusak Sedang 1 unit)
    Jaringan Listrik: 1 unit Rusak Ringan
     
     
    Kabupaten Bantul – Total dampak 35 unit :
    Rumah Rusak: 31 unit Rusak Ringan
    Fasilitas Perkantoran: 1 unit Rusak Ringan
    Fasilitas Pendidikan: 1 unit Rusak Ringan
    Fasilitas Usaha: 1 unit Rusak Ringan
    Tiang Listrik: 1 unit Rusak Ringan
     
     
    Kabupaten Kulon Progo – Total dampak 20 unit
    Rumah Rusak: 16 unit Rusak Ringan
    Fasilitas Kesehatan: 1 unit Rusak Ringan
    Kandang Ternak: 1 unit Rusak Berat
    Travo/Jaringan Listrik: 2 unit Rusak Ringan
    Kabupaten Sleman – Total dampak 3 unit :
    Rumah Rusak: 1 unit Rusak Ringan
    Fasilitas Pendidikan: 1 unit Rusak Ringan
    Fasilitas Umum : 1 unit Rusak Ringan
     
     
     
     
     
     
     
     

  • 8 Tanaman yang Diyakini Bisa Membawa Keberuntungan

    8 Tanaman yang Diyakini Bisa Membawa Keberuntungan

    7cloud.asia – Banyak orang suka menanam tanaman karena membuat lingkungan menjadi lebih asri. Itu sebabnya banyak orang menanam tanaman sebagai dekorasi sekaligus membersihkan udara di lingkungannya.

    Keberadaan tanaman khususnya tanaman keras juga bisa menjaga dan merawat keberadaan air tanah di lingkungan kita. 

    Namun, apakah kamu tahu jika beberapa tanaman juga diyakini membawa keberuntungan dan kekayaan di rumah? Jika belum maka simak artikel ini sampai selesai

    Dikutip dari Balcony Garden Web, berikut beberapa tanaman yang menurut fengshui bisa menghadirkan energi positif dan membawa keberuntungan dan kekayaan ke kehidupan kamu. 

    Baca: Mengenal mitos kehidupan bernama Pohon Hayat

    1. Sirih gading (Epipremnum aureum)

    Di banyak negara Asia, orang percaya sirih gading adalah salah satu tanaman yang membawa keberuntungan dan uang ke rumah atau kantor. Selain itu, sirih gading bisa menjadi tanaman hias yang efektif menyerap polusi dan membersihkan udara di sekitarnya.

    Menanam dan merawat sirih gading sangat mudah, karena dapat tumbuh dengan baik dan tidak membutuhkan banyak perhatian. Tempatkan tanaman di bawah sinar matahari tidak langsung dan air secukupnya. 

     

    2. Bambu rejeki (Dracaena sanderiana)

    Bambu rejeki mudah ditemukan di mana saja, dari toko tanaman hingga supermarket. Secara umum, bambu rejeki adalah tanaman hias yang sempurna yang tumbuh subur karena diabaikan.

    Di banyak negara Asia bambu rejeki diyakini bisa membawa keberuntungan dan kekayaan ke rumah.

    Menumbuhkan dan merawat tanaman yang satu ini sangat mudah. Bambu rejeki hanya tumbuh di air, oleh karena itu, selalu jaga akarnya terendam air setiap saat.    

    Baca: Bumi menunggu aksi nyatamu, jangan tunda lagi

    3. Swedish ivy (Plectranthus verticillatus)

    Umumnya ditanam sebagai tanaman keberuntungan, tanaman ini adalah tanaman tahunan yang berasal dari Afrika tenggara. Meskipun sebagian besar tidak digunakan sebagai tanaman hias, ini adalah salah satu tanaman terbaik yang menarik uang ke rumah. 

    Kamu dapat menanam Swedish ivy di dalam ruangan di pot gantung atau sebagai penutup tanah di luar ruangan. Jika kamu menanamnya sebagai tanaman hias, tempatkan pada ketinggian agar cabangnya dapat menyebar dengan mudah.

    Ingatlah untuk tidak menempatkan tanaman di bawah sinar matahari langsung karena dapat mengakibatkan daunnya terbakar.  

    4. Pohon uang (Pachira aquatica)

    Juga dikenal sebagai kastanye Guyana dan kastanye Malabar, tanaman ini tumbuh secara alami di daerah tropis di Amerika Tengah dan Selatan. Pohon uang ditandai dengan daun palemnya yang hijau, kulit kayunya yang halus, dan bunganya yang memanjang, diyakini bisa membuat Anda beruntung.

    Tanaman ini juga penting dalam feng shui untuk menarik kekayaan. Tanaman ini memiliki lima daun per batang, dan angka lima berharga karena melambangkan elemen feng shui.

    Menanam tanaman ini mudah karena tidak membutuhkan banyak cahaya dan tumbuh subur di tempat teduh parsial dan suhu sedang.

    Baca: 17 cara untuk jalani gaya hidup ramah lingkungan

     

    5. Holy basil (Ocimum tenuiflorum)

    Di India, holy basil memiliki makna yang luar biasa. Ini adalah salah satu tanaman obat yang paling kuat dan biasanya ditanam di luar ruangan, di pintu masuk rumah masyarakat India.

    Menurut pemeluk agama Hindu dan Budha, tanaman ini bisa membawa kesehatan, kekayaan, dan kemakmuran. Selain itu, holy basil juga merupakan tanaman pengusir nyamuk.

    Menumbuhkan holy basil di dalam ruangan juga dimungkinkan jika Anda menempatkannya di dekat jendela yang menghadap ke selatan atau barat dan menjaga tanah kering. 

    6. Rue (Ruta graveolens)

    Rue adalah tanaman herbal berbau tajam dari Eropa selatan. Rue dipercaya memiliki banyak khasiat magis dan obat yang memberikan perlindungan dan membawa keberuntungan, kekayaan, dan kemakmuran.

    Kamu dapat menanam rue di tempat yang cerah di balkon atau di dalam ruangan dekat jendela yang menghadap ke barat daya di tanah yang menyerap air dengan baik.

    Baca: Dampak fast fashion pada lingkungan kehidupan sosial

    7. Tanaman giok (Crassula ovata)

    Dalam feng shui, tanaman yang memiliki daun berbentuk bulat atau melingkar dapat membawa keberuntungan. Tanaman giok memiliki fitur ini, dan oleh karena itu, biasanya diberikan sebagai hadiah saat pembukaan bisnis baru.

    Tanaman giok adalah tanaman hias yang sempurna yang dapat hidup bertahun-tahun dengan perawatan yang tepat. Sirami hanya saat tanah kering, dan berikan sinar matahari langsung selama beberapa jam. 

     

    8. Tanaman karet (Ficus elastica)

    Tanaman karet menguntungkan karena daunnya yang bulat menunjukkan kekayaan, keberuntungan, dan kemakmuran dalam feng shui. Letakkan di pintu masuk atau area kekayaan rumah atau kantor untuk mendatangkan uang dan kesuksesan.

    Selain itu, tanaman karet juga membantu menghilangkan polutan dari udara. Menanam tanaman karet sebagai tanaman hias juga tidak sulit. Letakkan tanaman di tempat yang menerima sinar matahari tidak langsung.

    Gunakan media tanam yang mengalirkan air dengan baik dan hindari penyiraman yang berlebihan. 

    Baca: Nggak perlu malu pakai barang second, kamu justru merawat lingkungan

    9. Chinese money plant (Pilea peperomioides)

    Ini adalah pilihan populer bagi pecinta tanaman dalam ruangan yang ingin menarik energi positif dan kekayaan ke rumah. Tanaman koin memiliki daun bundar yang menarik yang dapat menambah daya tarik dekorasi apa pun.

    Tanaman ini tumbuh dengan baik pada suhu di atas 13 derajat celcius. Letakkan di dekat jendela terang yang menghadap ke barat, jauh dari sinar matahari langsung.  Sirami tanaman hanya saat tanah kering.