Blog

  • Agenda Agustus: Jangan Lupa Tengok Festival Kuliner Kampoeng Tempo Doeloe

    Agenda Agustus: Jangan Lupa Tengok Festival Kuliner Kampoeng Tempo Doeloe

    7cloud.asia – Kabar gembira buat kamu para pencinta kuliner Nusantara. Festival kuliner bertajuk Kampoeng Tempo Doeloe di La Piazza Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta, mulai Kamis (3/8/2023) kemarin. 

    Festival kuliner Kampung Tempo Doeloe yang merupakan bagian dari Jakarta Fashion and Food Festival (JF3) ke-18 ini akan berlangsung selama sebulan penuh hingga 3 September 2023 mendatang.

    Lewat festival kuliner Kampoeng Tempo Doeloe ini, warga Jabodetabek bisa mengenal, menikmati, mencintai dan mendukung kuliner tradisional seklaigus mendukung pemberdayaan UMKM, khususnya di industri kuliner Indonesia.

    Baca: Ini yang bisa kita dapatkan saat jalan-jalan ke Monas

    Tahun ini, festival kuliner Kampoeng Tempo Doeloe menghadirkan lebih dari 600 menu makanan Nusantara. 

    Makanan ini disajikan oleh 100 gerai terpilih dari berbagai daerah di Nusantara, mulai dari Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi.

    “Festival kuliner Kampoeng Tempo Doeloe diselenggarakan sebagai upaya pemberdayaan UMKM lokal sekaligus mengajak masyarakat untuk mengenal budaya Nusantara,” terang Chairman JF3 Soegianto Nagaria, sebagaimana dikutip Antaranews.

    Festival kuliner Kampoeng Tempo Doeloe menarik untuk didatangi lantaran menghadirkan suasana khas pasar malam tempo dulu, seperti aktivitas kelas memasak, permainan lempar cincin dan sebagainya.

    Baca: Jalan-jalan ke desa adat sambil belajar bagaimana hidup menyatu dengan lingkungan

    Setidaknya ada 10 wahana permainan dengan kisaran harga Rp25.000 – Rp30.000.

    Tapi, ingat ya setiap transaksi pembayaran di “Kampoeng Tempo Doeloe” hanya menerima pembayaran digital melalui dompet digital maupun transfer antarbank.

    Di lokasi Festival kuliner Kampoeng Tempo Doeloe ini juga digelar pameran “Wonderful Culinary Expo” yang  menghadirkan ragam kopi khas Nusantara.

    Baca: Seperti ini wisata ramah lingkungan itu seharusnya

    Tidak hanya kopi, di sana pengunjung juga dapat melihat ragam cokelat, keju, maupun makanan lainnya untuk dibeli secara langsung.

    Melengkapi kemeriahan festival kuliner Kampoeng Tempo Doeloe juga menghadirkan penampilan spesial untuk menghibur pengunjung, seperti penampilan musik tradisional dan musik dari group band lokal. 

    Khusus tanggal 12 Agustus 2023, festival kuliner “Kampoeng Tempo Doeloe” akan mengundang penyanyi Adera dan pada 18 Agustus 2023 grup band Nidji akan tampil di sana.

    Baca: Kenali beragam bakau di Kebun Raya Mangrove Surabaya

     

     

  • Lima Prinsip Utama Jalani Frugal Living yang Bagus Untuk Lingkungan

    Lima Prinsip Utama Jalani Frugal Living yang Bagus Untuk Lingkungan

    7cloud.asia – Hidup hemat atau yang dikenal dengan frugal living disebut sebagai gaya hidup yang ramah lingkungan.

    Bahkan banyak orang menyebut frugal living juga tentang keberlangsungan lingkungan dan kehidupan seluruh manusia di masa yang akan datang.

    Tak heran, jika frugal living sangat dianjurkan saat jumlah penduduk dunia yang terus meningkat, sumber daya semakin terbatas, lingkungan sudah semakin rusak dan ancaman perubahan iklim semakin terasa. 

    Sudah saatnya kebiasaan buruk yang tak ramah lingkungan dan merusak bumi ditinggalkan. 

    Baca: Ketidakpastian membuat orang melirik frugal living

    Bukan jamannya lagi bangga dengan kemewahan, memamerkan gaya hidup boros, buang-buang sumber daya, mengonsumsi berlebihan, menghasilkan dan mengelola sampah secara serampangan.

    Semakin banyak orang tergerak untuk menjalani gaya hidup frugal living. 

    Konsep hidup frugal living secara langsung dapat berhubungan dengan upaya-upaya menyelamatkan bumi dari pencemaran lingkungan.

    Frugal Living diartikan sebagai konsep dimana seseorang mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya dengan pertimbangan masak-masak.

    Baca: Meski kaya raya, aktor ini lebih memilih frugal living

    Penganut frugal living tidak akan tergila-gila pada merek tertentu, tidak akan pusing mengikuti perkembangan mode selama apa yang dimilikinya masih bisa digunakan.

    Jadi, para penganut frugal living tidak akan goyah dengan perkembangan mode ataupun pendapat orang dan etap bisa menikmati hidup berkualitas dengan standar mereka sendiri.

    Para frugalis akan tenang menjalani hidupnya untuk mencapai tujuan jangka panjang yang telah ditetapkan.

    Jika kamu tertarik untuk menjalankan konsep frugal living, berikut beberapa langkah praktis yang dapat kamu lakukan: 

    Baca: Gaya hidup minimalis bikin hidup lebih tenang

    1. Tetapkan tujuan finansial jangka panjang 

    Tujuan keuangan tentunya sesuatu yang dibutuhkan, yang dapat meningkatkan kualitas kehidupan kamu

    Merumuskan financial goals yang jelas dan masuk akal akan membantu kita untuk dapat mencapainya, agar semua upaya yang dilakukan tidak sia-sia.

    Tujuan keuangan bisa saja mengumpulkan dana pernikahan, membeli rumah, tabungan pendidikan anak, merencanakan pensiun dini.

    Tujuan keuangan seorang penganut frugal living juba bisa berupa mengamankan dana darurat yang cukup, atau memiliki dana pensiun yang cukup. Semakin dini membuat tujuan finansial akan semakin baik kamu mengelola keuangan.

    Baca: Cara sederhana membuat hidupmu lebih tenang

    2. Selalu analisis kebutuhan vs keinginan sebelum belanja

    Memenuhi kebutuhan ketimbang keinginan adalah prinsip utama frugal living.

    Analisis terhadap perilaku konsumen menunjukkan bahwa pengeluaran untuk memenuhi gaya hidup jauh lebih besar daripada pengeluaran membeli barang-barang yang dibutuhkan.

    Artinya, banyak uang yang dikeluarkan untuk membeli barang yang tidak memberikan manfaat yang sesungguhnya diperlukan.

    3. Hindari utang konsumtif

    Bisa dibayangkan betapa kacaunya kondisi keuangan jika harus membeli barang konsumtif, yang mungkin saja tidak dibutuhkan, namun harus dibeli dengan kredit. 

    Baca: Kurangi beban hidupmu dengan jalani slow living

    4. Tidak terpengaruh tren

    Konsep frugal living menghindari tren, baik itu fesyen, gadget, mobil, atau benda-benda konsumtif lainnya.  

    Tidak memikirkan ekspektasi dan pendapat orang lain atas diri kita juga menjadi prinsip frugal living. Menghindari siklus konsumerisme dan tidak melakukan impulsif buying adalah perilaku yang harus dijaga dalam frugal living

    5. Hidup bukan untuk saat ini saja

    Menerapkan konsep frugal living tidak hanya untuk kebaikan diri sendiri, tapi untuk juga untuk lingkungan dan keberlangsungan bumi.

    Masih ada hari esok, masih ada anak-anak yang perlu diperjuangkan, masih ada generasi penerus yang akan menggantungkan hidupnya di bumi ini. 

    Referensi :

    White Jhon. 2021. The Frugal Life and Why We Should Educate for It. London Review of Education 19 (1).

  • Mitos Efisiensi Perkebunan Sawit yang Merugikan Petani Kecil dan Lingkungan

    Mitos Efisiensi Perkebunan Sawit yang Merugikan Petani Kecil dan Lingkungan

    7cloud.asia – Separuh produk yang dijual di supermarket dan bahan bakar nabati mengandung minyak sawit.

    Sekitar 50 persen pasokan minyak sawit dunia berasal dari Indonesia, dan kebanyakan minyak sawit itu dihasilkan oleh perusahaan perkebunan.

    Dewasa ini, hampir sepertiga dari lahan pertanian di Indonesia, dikonsesikan pemerintah kepada perusahaan sawit. Kebijakan ini merampas akses sejumlah besar penduduk desa sumber daya yang menopang kehidupan mereka.

    Secara konsisten pemerintah Indonesia mendukung perusahaan perkebunan, termasuk perkebunan sawit, dengan mengorbankan kepentingan petani kecil (usaha budi daya dengan lahan kurang dari 25 hektar).

    Seperti apa industri sawit di Indonesia meminggirkan petani kecil, berikut tinjauannya seperti diterbitkan di The Conversation.

    Seperti yang disampaikan Menteri Pertanahan pada 2019, “kalau (tanah) tidak produktif di tangan rakyat, maka kami akan mengambil tanah… Adalah fakta bahwa perusahaan perkebunan adalah mesin tercepat untuk menciptakan kemakmuran.”

    Baca: Minyak sawit, antara alternatif ketahanan pangan dan ancaman lingkungan

    Sekarang perkebunan menguasai lebih dari sepertiga lahan pertanian Indonesia, terutama untuk budidaya sawit. (Chain Reaction Research)

    Para pejabat berasumsi bahwa perkebunan “mesin” yang efisien, tetapi penelitian kami menunjukkan bahwa efisiensi perkebunan sawit adalah mitos yang berbahaya.

    Perkebunan besar kalah bersaing
    Secara global, tanaman pasar seperti kakao, kopi, teh dan karet yang semula dibudidayakan oleh perkebunan sekarang kebanyakan digarap petani kecil yang menghasilkan panen yang sama dengan biaya lebih rendah.

    Beberapa pengamat berpendapat bahwa sawit berbeda. Mereka mencatat bahwa panen rata-rata perkebunan sawit lebih tinggi daripada panen petani kecil, tetapi angka rata-rata menutupi variasi yang signifikan.

    Analis industri yang melacak 18 perusahaan perkebunan sawit menemukan panen mereka berkisar antara 14 hingga 26 ton buah segar per hektar; kisaran di kalangan ratusan petani kecil di lokasi penelitian kami juga serupa.

    Alasan utama rendahnya panen sawit di kalangan petani kecil adalah kurangnya akses mereka ke benih unggul yang dipakai oleh perkebunan–benih yang mampu menghasilkan panen buah hingga 66 persen lebih tinggi.

    Namun, program pemerintah untuk memasok benih unggul kepada petani kecil berhenti. Setelah lima tahun berjalan, program hanya mencapai sekitar 10 persen dari target.

    Jika sawit tumbuh baik di lahan kecil maupun di lahan besar (dengan bibit yang sama), bagaimana perbandingan dimensi efisiensi lainnya?

    Baca: Plus minus biodiesel berbahan sawit

    Efisiensi penggunaan lahan
    Dari 22 juta hektare yang dikonsesikan pemerintah kepada perkebunan sawit, baru 10 juta hektare yang ditanami.

    Sebagian lahan konsesi adalah wilayah curam, gambut, dan rapuh secara ekologis. Sawit dapat ditanam di sana tetapi biayanya tinggi dan panennya rendah. Namun, sering kali para manajer yang dikejar target perusahaan menanam sawit di lahan tidak bagus tadi.

    Petani kecil dan masyarakat adat di Indonesia menggarap lahan dengan sangat hemat.

    Mereka memanfaatkan sumber daya hutan secara berkelanjutan dan memilih tanaman yang cocok untuk setiap bidang lahan, sambil memanfaatkan uang dan tenaga kerja dengan bijaksana.

    Hasilnya, mereka mampu memberi respon yang lebih fleksibel terhadap perubahan iklim.

    Hanya saja, mereka dilarang memanfaatkan lahan konsesi perkebunan, karenanya banyak hamparan lahan perkebunan tidak ditanami dan banyak petani mengalami kurang pangan.

    Baca: Cegah kelaparan kembali terulang, Pemerintah bangun lumbung sosial di Papua Tengah

    Menghemat biaya tenaga kerja
    Budi daya sawit bukan usaha berteknologi tinggi. Pemanen mengunduh tandan buah secara manual dengan sabit tajam yang diikatkan pada tongkat panjang.

    Para pekerja perempuan menebar pupuk dan menyemprot herbisida dari wadah dan tangki yang digendong di punggung mereka.

    Kerja kebun di lahan perkebunan maupun lahan petani dilakukan dengan cara yang sama. Bedanya, perkebunan memerlukan manajer, akuntan, mandor dan satpam, dengan biaya yang tinggi.

    Untuk mengurangi biaya tenaga kerja, perkebunan semakin mengurangi karyawan penuh waktu dan menggantinya dengan pekerja lepas dan kontrak luar.

    Para pekerja lepas ini tidak perlu diberi pensiun, premi perawatan kesehatan, perumahan keluarga atau tunjangan lainnya.

    Namun “efisiensi” tenaga kerja perkebunan ada harganya: di perkebunan yang kami teliti, inkonsistensi pasokan tenaga kerja mengakibatkan pemeliharaan kebun dan panen yang buruk.

    Baca: El Nino ancam ketahanan pangan, ini yang dilakukan Kementan

    Persoalan angkutan dan pengolahan
    Pengangkutan buah dan pengolahan minyak mentah adalah bagian besar dalam narasi industri tentang keunggulan efisiensi perkebunan.

    Hal ini karena tandan buah segar sawit harus sampai di pabrik dalam waktu 48 jam setelah panen di kebun. Namun ukuran perkebunan yang besar menimbulkan tantangan tersendiri.

    Perkebunan swasta yang kami teliti membangun jalan kebun sepanjang 258 kilometer untuk mengangkut buah sawit.

    Tetapi selama musim hujan banyak jalan yang tidak dapat dilalui; selama berbulan-bulan, berton-ton sawit menumpuk busuk sia-sia.

    Ada juga masalah kemacetan bongkar muat buah di pabrik. Puluhan truk harus antre menunggu, terkadang semalaman.

    Pabrik hanya beroperasi kurang dari setengah kapasitasnya–masalah umum di Indonesia saat perusahaan membangun pabrik yang jauh lebih besar dari yang dibutuhkan.

    Di Thailand, negara di mana petani kecil menanam 80% sawit, dan di beberapa wilayah Sumatera tempat para petani swadaya mapan, warga desa menggunakan jalan lokal dan truk kecil untuk mengangkut panen ke pabrik kecil terdekat.

    Namun, di Kalimantan tempat 86% sawit ditanam oleh perkebunan raksasa, pabrik besar yang tidak efisien umum ada di mana-mana.

    Baca: Pemerintah siapkan Rp 8 T untuk antisipasi El Nino

    Pemilik dan agen
    Perkebunan juga mengidap persoalan yang diidentifikasi para ekonom sebagai “masalah prinsipal-agen”.

    Prinsipal atau pemilik (perusahaan dan pemegang saham) harus bergantung pada agen (manajer dan pekerja) untuk menjalankan rodaproduksi, akan tetapi sering kali kepentingan mereka berbeda.

    Korporasi mengejar laba, ditunjukkan pada neraca perusahaan. Sementara manajer dan pekerja berusaha untuk ‘menyakap’ sebagian dari kemakmuran yang beredar di dalam dan di sekitar perkebunan sebelum ia mengalir pergi entah ke mana.

    Kami melihat masalah ini berlangsung dalam berbagai bentuk pencurian yang meluas.

    Para “agen” ini, dari direktur dan manajer hingga pekerja lapangan, menemukan cara untuk menambah penghasilan pribadi. Manajer menggelembungkan harga kontrak, mandor memotong upah pekerjanya.

    Buah, bahan bakar, serta peralatan pada menghilang di malam hari. Warga desa juga mencuri dari perkebunan dan terkadang memblokade jalan atau pabrik untuk memprotes ketidakadilan dan pengabaian oleh perusahaan.

    Konflik dan pencurian menciptakan inefisiensi. Petani kecil yang menggarap lahan mereka sendiri, dalam penelitian kami, tidak mengidap masalah ini.

    Baca: Mengapa pupuk kandang lebih baik ketimbang pupuk kimia

    Meskipun tidak sempurna, tata moral menjadi kontrol kontrol sosial di kalangan petani, dan hal ini tidak hadir dalam hubungan antara perusahaan dan pelaksana kerja di perkebunan.

    Jika tidak efisien, mengapa perkebunan bisa bertahan di Indonesia?
    Pada dekade 1930-an, pemerintah kolonial melindungi perkebunan karet yang kembang-kempis bersaing dengan petani kecil.

    Petani sawit saat ini secara tidak langsung tertindas juga oleh kebijakan pemerintah yang berpihak pada perusahaan.

    Di wilayah penelitian kami, lima perusahaan menduduki sebagian besar lahan pertanian, dan hanya menyisakan sedikit lahan bagi petani yang ingin menanam sawit yang menguntungkan ini secara mandiri.

    Dalam perhitungan mereka, tambahan enam hektar kebun sawit ke kebun campuran mereka akan memungkinkan para petani menghidupi keluarga, memelihara kebun dan berinvestasi dalam pendidikan anak.

    Membuat perkebunan perusahaan lebih efisien tidak akan mengatasi ketidakadilan mendasar ini.

    Kami berharap dengan membongkar mitos efisiensi perkebunan, kami dapat menawarkan peluang yang lebih baik, dan masa depan yang lebih sejahtera bagi para petani Indonesia.

    Penulis:

    1. , Professor, Department of Anthropology, University of Toronto
    2. , Professor, Department of Anthropology, Universitas Gadjah Mada

     

  • Film Budi Pekerti: Kedetilan Wregas Bhanuteja Menyorot Perundungan di Dunia Maya

    Film Budi Pekerti: Kedetilan Wregas Bhanuteja Menyorot Perundungan di Dunia Maya

    7cloud.asia – Wregas Bhanuteja, sutradara langganan festival film bakal segera merilis film terbarunya, Budi Pekerti.

    Budi Pekerti merupakan film layar lebar kedua karya Wregas Bhanuteja.

    Selain bertindak sebagai sutradara, Wregas Bhanuteja yang sebelumnya sukses lewat film Penyalin Cahaya (2021) dengan meraih 12 Piala Festival Film Indonesia, juga menulis sendiri naskah Budi Pekerti. 

    Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja ini dijadwalkan tayang di gedung bioskop di Tanah Air pada akhir 2023.

    Namun, sebelumnya Budi Pekerti akan menjalani world premiere dengan judul Andragogy di Toronto Film Festival yang akan digelar 7-17 September 2023 mendatang. 

    Baca: Tayang akhir September, begini bocoran cerita Petualangan Sherina 2

    Di sela peluncuran teaser poster film Budi Pekerti, Jumat (4/8/2024) di Epicentrum Jakarta, Wregas Bhanuteja menjanjikan kisah yang relate dengan kondisi yang berkembang di masyarakat saat era digital saat ini.

    Berlatar kota Yogyakarta di masa pandemi, film Budi Pekerti berkisah tentang Bu Prani, seorang guru BK yang video perselisihannya dengan pengunjung pasar menjadi viral di media sosial.

    Akibat tindakannya yang dinilai tidak mencerminkan pribadi seorang guru, BU Prani lantas mengalami perundungan. Masyarakat mencari-cari kesalahannya sehingga terancam kehilangan pekerjaan.

    Dalam keseharian, bu Prani yang menjadi tokoh sentral film Budi Pekerti sebenarnya adalah sosok yang bijak.

    Baca: Peran Sherina Munaf di Petualangan Sherina 2

    Ia gemar memberikan hukuman bagi siswanya yang berbuat salah.  Namun hukuman itu bukan hukuman fisik, tetapi sesuatu yang bersifat reflektif.

    Yakni bagaimana siswa dapat menyadari apa dampak kesalahan yang dilakukannya pada lingkungan dan orang-orang di sekitarnya.
     
    Berulang kali, Wregas Bhanuteja mengamati banyak sosok yang viral di media sosial karena dirinya terekam sedang marah atau mengumpat.

    “Mereka mendapat hujatan dari warganet, tetangga hingga koleganya karena kelakuannya dianggap tidak sesuai dengan budi pekerti bangsa Indonesia,” ujar Wregas dalam jumpa pers yang digelar Jumat (4/8/2023).

    Seseorang, ujar Wregas, hanya dinilai dari 15 detik video vertikal
    yang dilihat di media sosial tanpa melihat apa konteks pun kondisi yang melatar belakangi peristiwa tersebut.

    Baca: Mengenal sosok Buya Hamka lewat film

    Ia melihat, banyak manusia yang tidak mau berempati dan meluangkan waktu sejenak untuk bertanya, apakah orang yang sedang dihakimi itu sedang baik-baik saja atau tidak.

    “Melalui film ini, saya ingin mendiskusikan tentang mengapa manusia memiliki hasrat besar untuk menindas sesamanya dan mengesampingkan empati dan kasih sayang,” Wregas Bhanuteja menjelaskan alasannya mengangkat cerita di film Budi Pekerti.

    Di film keduanya ini, kita akan kembali menyaksikan kedetilan Wregas sebagai pembuat film. 

    Dalam penjelasannya, Wregas Bhanuteja yang mulai dikenal lewat film pendek Prenjak yang lolos ke Festival Film Cannes 2016, menjanjikan akting wajah para pemeran untuk menunjukkan karakter mereka. 

    Baca: Daftar film berkualitas produksi Miles Film

    Kedetilan Wregas tergambar lewat teaser poster filmnya. Para dengan ekspresi wajahnya masing-masing, dengan latar belakang yang sangat detil menunjukkan keruwetan yang seolah akan disorot di film Budi Pekerti.

    Dalam kesempatan itu Wregas Bhanuteja juga memperkenalkan para pemain film Budi Pekerti.

    Mereka adalah Sha Ine Febriyanti berperan sebagai Bu Prani; Angga Yunanda dan Prilly Latuconsina sebagai Muklas dan Tita (anak-anak Bu Prani); Dwi Sasono sebagai Pak Didit; Omara Esteghlal sebagai Gora, serta Ari Lesmana sebagai Tunas. 

    Dalam memproduksi Budi Pekerti ini, Wregas Bhanuteja kembali bekerja bareng Rekata Studios dan Kaninga Pictures. 

    Bertindak sebagai produser eksekutif Budi Pekerti adalah Iman Usman dibantu Adi Ekatama, Willawati, dan Ridla An-Nuur sebagai produser.

    Baca: Film soal lingkungan yang wajib kamu tonton
     

     

  • Potret Perundungan di Dunia Maya, Seperti Ini Karakter Tokoh di Film Budi Pekerti

    Potret Perundungan di Dunia Maya, Seperti Ini Karakter Tokoh di Film Budi Pekerti

    7cloud.asia – Bersamaan dengan peluncuran teaser poster film Budi Pekerti pada Jumat (4/8/2023) Wregas Bhanuteja juga memperkenalkan para pemain utama film Budi Pekerti yang hadir beserta karakternya masing-masing.

    Dalam penjelasannya Wregas mengatakan karakter dalam film Budi Pekerti ini dibangun dalam proses reading yang berlangsung selama hampir tiga bulan. 

    Wregas menjelaskan film Budi Pekerti berkisah tentang Bu Prani, seorang guru BK yang video perselisihannya dengan pengunjung pasar menjadi viral di media sosial.

    Akibat tindakannya yang dinilai tidak mencerminkan pribadi seorang guru, ia dan keluarganya mendapat perundungan, dicari-cari kesalahan lainnya hingga terancam kehilangan pekerjaan.

    Baca: Budi Pekerti mengungkap kedetilan Wregas sebagai pembuat film

    Budi Pekerti mengambil setting  kota Yogyakarta tempat Wregas lahir dan dibesarkan, sehingga sedikit banyak budaya Yogyakarta akan terpampang di film ini.

    Plot dan karakter para tokoh di film Budi Pekerti, dibangun saat proses reading yang berlangsung selama lebih tiga bulan. Dalam proses itulah, para pemeran turut memberikan masuk bagi karakter yang diperankannya. 

    Wregas mengatakan, Budi Pekerti yang akan diputar di layar bioskop akhir tahun 2023 akan banyak menyajikan akting wajah para pemainnya.

    “Lewat gesture, seperti sorot mata, tarikan alis, gerakan hidung cukup menggambarkan karakter tokoh-tokohnya,” terang Wregas dalam konferensi pers peluncuran teaser poster Film Budi Pekerti itu.

    Baca: Petualangan Sherina 2 segera diputar, janjikan sesuatu yang nostalgic tapi baru

    Adapun karakter di film Budi Pekerti yang akan menjalani world premiere di  Toronto International Film Festival ini antara lain adalah:

    Bu Prani, tokoh utama di Budi Pekerti diperankan oleh Sha Ine Febriyanti. Ia adalah guru pembimbing yang sering memberi hukuman pada siswa yang berbuat salah.

    Alih-alih hukuman fisik, hukuman yang diberikan Bu Prani di Budi Pekerti ini adalah hukuman yang disebut refleksi. 

    Muklas, putra bungsu Bu Prani yang berprofesi sebagai content creator. Muklas akan diperankan Angga Yunanda yang selama ini lebih dikenal sebagai soft boy.

    Baca: Daftar film produksi Miles Films

    Karakter selanjutnya adalah Tita, putri sulung Bu Prani yang diperankan oleh Prilly Latuconsina. Tita adalah musisi independen yang juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. 

    Aktor senior Dwi Sasono akan memerankan Didit, suami Bu Prani yang sedang menghadapi krisis karena kehilangan pekerjaan setelah bisnisnya ambruk terdampak Covid-19

    Selanjutnya ada Gora, mantan murid Bu Prani yang bekerja sebagai jurnalis di sebuah media online.  Gora adalah seorang videografer yang sangat ideologis dan filoosofis dalam berkarya.

    Ada juga Ari Lesmana yang memerankan Tunas, pemimpin redsksi di media tempat Gora bekerja. Berbeda dengan Gora, Tunas menjadikan keviralan sebagai ‘agama’ dalam kerja jurnalistiknya.

    Baca: Cerita Nicholas Saputra, antara film, gaya hidup dan lingkungan

    Wregas Bhanuteja yang menyutradarai sekaligus menulis naskah Budi Pekerti mengatakan, lewat fim ini ia ingin mengajak penonton merefleksikan tentang sikapnya di dunia maya.

     “Selain itu, saya ingin mendiskusikan bagaimana seharusnya kita menyikapi pendidikan agar membuat sesama manusia menjadi pribadi yang lebih baik.”

    Nantikan penayangan film Budi Pekerti di bioskop tanah air pada akhir tahun 2023 ini.

     

  • Bareskrim Ambil Alih 13 Laporan Terkait Rocky Gerung, Diproses Karena Sebarkan Berita Bohong

    Bareskrim Ambil Alih 13 Laporan Terkait Rocky Gerung, Diproses Karena Sebarkan Berita Bohong

    7cloud.asia – Setidaknya 13 laporan polisi dengan terlapor Rocky Gerung di sejumlah Polda kini telah diambil alih oleh Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

    Kasus yang menyeret Rocky Gerung karena ucapan “bajingan tolol” yang dinilai menghina Presiden Jokowi ini telah diselidiki Bareskrim Polri. Para pelpaor menggunakan UU ITE untuk laporan mereka.

    Namun penyelidikan yang dilakukan Bareskrim terhadap Rocky Gerung bukan terkait penghinaan tetapi terkait dugaan berbuat keonaran dan menyebarkan berita bohong.

    “Mohon maaf, yang dilaporkan adalah terkait dengan menyebarkan berita bohong dimana termaksud dalam Pasal 14, Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. Jadi ini yang dilaporkan,” kata Djuhandhani di Gedung Bareskrim pada Jumat, 4 Agustus 2023 seperti dikutip viva.com.

    Baca Juga: Dalam 5 Tahun 66 Orang Tewas Akibat Konflik Agraria di Sejumlah Daerah

    Rocky Gerung sendiri dalam jumpa pers kemarin juga telah memint amaaf karena telah memicu kegaduhan akibat ucapannya. Dia sama sekali tidak meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo.

    Demikian juga, Presiden Jokowi juga menganggap angin lalu ucapan pedas dari mantan dosen filsafat Universitas Indonesia tersebut.

    “Itu hal-hal kecillah, saya tetap bekerja saja,” ujar Jokowi kepada wartawan.

    Djuhandhani mengatakan untuk pelaporan terhadap Rocky Gerung terkait pencemaran nama baik itu merupakan delik aduan. Artinya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri yang harus mengadukan sendiri jika tersinggung atas pernyataan Rocky Gerung terkait ‘bajingan tolol’.

    “Yang kita ketahui bersama, kalau pencemaran nama baik seseorang itu merupakan delik aduan, tentu saja yang bisa mengadukan orang yang merasa dirugikan. Jadi sementara ini laporan polisi yang ada terkait Pasal 14 dan 15 Undang-undang Nomor 1 tahun 1946,” jelasnya. 

    Baca Juga: DPR Minta Perhutani dan PTPN Hindari Pendekatan Kekuasaan untuk Cegah Konflik Sosial

    Soal penyebaran berita bohong diatur di  Pasal 14 dan pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana.

    Pasal 14 Ayat (1) menyebut: “Barangsiapa, dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun.” 

    Pasal 14 Ayat (2) berbunyi “Barangsiapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi-tingginya tiga tahun.”

    Sementara Pasal 15 berbunyi “Barangsiapa menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sedangkan ia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga bahwa kabar demikian akan atau sudah dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya dua tahun.”

    Baca: Baca Juga: Namanya Masuk Bursa Cawapres di Pilpres 2024, Gibran: Semua Belum Cukup

    Aktivis HAM dan demokrasi, Asfinawati, menyebut pasal yang dipakai untuk menjerat Rocky Gerung “ngaco” karena sengaja ‘dicari-cari’ demi bisa memenjarakan pengkritik.

    Sebab pasal 28 ayat 2 UU ITE tentang ujaran kebencian, implementasinya seringkali bermasalah karena muatannya yang multitafsir.

    Dalam beberapa kasus yang berjalan di kepolisian, pasal ini justru menjadi alat kriminalisasi untuk menindak warga yang bersikap berseberangan atau melontarkan kritikan ke pejabat.

    Catatan Amnesty, sejak Januari 2019 hingga Mei 2022 terdapat setidaknya 332 orang menjadi korban penyalahgunaan pasal bermasalah di UU ITE.

    Baca Juga: Visi Pertahanan Ganjar Pranowo Bikin Terkesan Ratusan Purnawirawan TNI Polri

     

  • PSI Didekati Prabowo, Guntur Ramli Memilih Mundur Agar Bisa Fokus Dukung Ganjar Pranowo

    PSI Didekati Prabowo, Guntur Ramli Memilih Mundur Agar Bisa Fokus Dukung Ganjar Pranowo

    7cloud.asia – Eks Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli resmi keluar dari PSI dan menyatakan ingin fokus mengabdi sebagai Ketua Umum Ganjarian Spartan.

    Guntur Ramli mengumumkan surat terbuka terkait hengkangnya dari PSI. Dia menyatakan bahwa alasan utama keluarnya dia dari PSI karena kedatangan Ketua Umum Gerindra Prabowo Soebianto ke kantor DPP PSI.

    Guntur Ramli yang turut membidani PSI sejak awal mengaku tidak pernah diberi tahu ataupun diberi penjelasan oleh pengurus PSI terkait kehadiran Prabowo di DPP PSI, Rabu (2/8/2023).

    Baca: Bareskrim Polri ambil alih 13 laporan terkait Rocky Gerung

    “Namun alasan yang sebenarnya, saya akhirnya memutuskan keluar dari PSI adalah kehadiran Prabowo di DPP PSI dan “tondo-tondo” koalisi PSI dengan Prabowo itu tanpa dibuka terlebih dahulu ruang diskusi dan perdebatan karena terkait nilai-nilai dan prinsip-prinsip sama-sama kita perjuangkan selama ini,” kata Guntur, Sabtu (5/8/2023).

    Guntur mengatakan, ia hanya bisa membaca dan menonton di media massa bahwa Prabowo terlihat mulai memiliki kedekatan dengan PSI.

    Adapun putusan keluar itu, kata Guntur, merupakan hal yang berat karena relasi yang sudah terjalin antara dirinya dan kader PSI lainnya. Ia juga mengatakan bahwa PSI merupakan rumah politiknya.

    Baca: Nama Gibran masuk bursa cawapres, bagaimana kansnya?

    “Begitupun PSI yang selama ini saya anggap sebagai ‘rumah politik’ saya. Mulai hari ini, saya menyatakan keluar dari PSI sebagai anggota dan kader PSI,” kata Guntur.

    Guntur menjelaskan dirinya tidak sedang melancarkan politik kebencian pada Prabowo. Ia mengaku menghormati Ketua Umum Partai Gerindra itu sebagai sosok tokoh politik sekaligus sebagai Menteri Pertahanan di kabinet pemerintah Presiden Joko Widodo.

    Lebih lanjut, Guntur meyakini Ganjar Pranowo lebih layak menjadi penerus Joko Widodo. Menurutnya, Ganjar memiliki persamaan ideologi dan gaya kepemimpinan dengan Presiden ke-7 RI tersebut.

    Baca: Ganjar Pranowo inginkan cawapres pendampingnya berjiwa muda

    “Jadi menurut pertimbangan rasional dan ideologis, saya hakulyakin dan percaya Ganjar Pranowo-lah yang layak menjadi penerus Joko Widodo tahun 2024. Apalagi berdasarkan hasil Rembuk Rakyat yang diumumkan PSI pada Oktober 2022 lalu, ‘Jokowi di Hati, Ganjar Dinanti’,” ucap Guntur.

    Sebelumnya, PSI menerima kunjungan bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2023).

    Usai pertemuan tertutup, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyebut ada kesamaan antara partai-nya dan Prabowo.

    Baca: Jokowi tugaskan tujuh nama untuk menangkan Ganjar Pranowo

    Prabowo pun menyebut bahwa ia mengajak PSI untuk bergabung bersama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk Pemilu Serentak 2024.

    Lebih lanjut, Grace menyebut pihaknya berpedoman kepada Jokowi soal menentukan dukungan capres 2024.

    PSI, kata dia, tegak lurus dengan Jokowi karena pihaknya menginginkan pemimpin Indonesia selanjutnya melanjutkan program-program Jokowi.

    Baca: Dalam lima tahun, 66 orang meninggal karena konflik agraria

    Kendati belum secara resmi menyebut salah satu nama bakal capres yang akan didukung PSI, Grace menilai Prabowo sebagai sosok yang memiliki komitmen untuk melanjutkan program pemerintahan Jokowi.

    “Kami melihat ada niatan baik dari Pak Prabowo komitmen untuk melanjutkan apa yang sudah Pak Jokowi perjuangkan, dan itu tentunya membuat kami lega dan senang bahwa Indonesia ke depan akan cerah,” ucapnya.

    Sumber: Antaranews

  • Film Budi Pekerti Diputar di TIFF, Wregas Bhanuteja Sekelas dengan Sutradara Oppenheimmer

    Film Budi Pekerti Diputar di TIFF, Wregas Bhanuteja Sekelas dengan Sutradara Oppenheimmer

     

     

    7cloud.asia – Kabar gembira disampaikan sutradara Wregas Bhanuteja di sela konferensi pers dan peluncuran teaser poster film Budi Pekerti, Jumat (4/8/2023) di Epicentrum Jakarta.

     

    Film Budi Pekerti yang merupakan film cerita panjang kedua Wregas Bhanuteja akan menjalani world premierenya di Toronto International Film Festival (TIFF) 2023 pada 7-17 September 2023 mendatang.

     

    Film Budi Pekerti yang bergenre drama ini ditulis dan disutradarai sendiri oleh Wregas Bhanuteja, dan diproduksi oleh Rekata Studio bekerja sama dengan Kaninga Pictures dan didukung oleh KG Media, Hwallywood, Momo Films, dan Masih Belajar. 

     

    Baca:  Budi Pekerti, film panjang kedua karya Wregas Bhanuteja

     

    Di Toronto International Film Festival (TIFF), film Budi Pekerti akan masuk dalam program Discovery program yang khusus memperkenalkan dan mengapresiasi karya pertama atau kedua dari para sutradara visioner.

     

    Beberapa pembuat film yang pernah masuk dalam program Discovery ini antara lain adalah sutradara Oppenheimer, Christopher Nolan;  sutradara The Killing of Sacred Deer Yorgos Lanthimos, sutradara The Worst Person in The World, Joachim Trier; dan sutradara The Exorcist, David Gordon Green.

     

    Wregas Bhanuteja memang layak disebut sebagai sutradara visioner. Karya-karyanya menjadi langganan festival film. Sebut Prenjak yang berhasil mencuri perhatian di Festival Film Channes 2016.

     

    Baca: Proses panjang membangun karakter para tokoh di film Budi Pekerti

     

    Sedangkan Penyalin Cahaya, film panjang pertama Wregas berhasil menyabet 11 Piala Citra di Festival Film Indonesia 2021.

     

    Tahun ini, program Discovery menampilkan 26 film dari 25 negara, termasuk film Budi Pekerti karya terbaru Wregas Bhanuteja yang diproduseri oleh Adi Ekatama, Ridla An-Nuur, Willawati, dan Nurita Anandia.

     

    Discovery di TIFF adalah salah satu program yang banyak melahirkan filmmaker besar di dunia saat ini. Untuk Budi Pekerti bisa terpilih masuk ke program Discovery di TIFF ini adalah suatu kebanggaan untuk saya pribadi,” tutur Adi Ekatama, produser.

     

    Baca:  Bakal tayang pada 28 September, ini bocoran cerita Petualangan Sherina 2 

     

    Adi berharap lewat film ini bisa membuat penonton film di sana semakin penasaran dan ingin menonton film-film Indonesia.

     

    “Harapan saya untuk Wregas juga semoga ia bisa mengikuti jejak kesuksesan filmmaker yang film pertama dan keduanya juga pernah terpilih di program Discovery TIFF ini.” ujarnya.

     

    Dua pemain film Budi Pekerti mengungkapkan kegembiraannya mendengar kabar dari Toronto International Film Festival.

     

    Baca: Slow city, konsep baru tata kelola kota yang lebih ramah lingkungan

     

    “Seneng banget pas tau film ini masuk dan akan world premiere di Toronto International Film Festival. Apalagi, ini kali pertama saya akan hadir festival film luar negeri,” ucap Angga Yunanda.

     

    Hal serupa diungkapkan Prilly Latuconsina yang mengaku memendam mimpi bisa kerja bareng Wregas Bhanuteja.

     

    “Terharu dan tentunya nggak sabar melihat respon penonton di sana pas nonton filmnya. Jujur aku deg-degan tapi semoga filmnya bisa diterima dengan baik,” lanjut Prilly Latuconsina.

     

    Baca:  Mengenal desain biofilik yang menyatukan alam dan lingkungan binaan

     

  • Desainer Asal Broklyn Ini Hasilkan Fesyen Ramah Lingkungan dari Bahan Tekstil Sisa

    Desainer Asal Broklyn Ini Hasilkan Fesyen Ramah Lingkungan dari Bahan Tekstil Sisa

    7cloud.asia – Jonas King dari Brooklyn, New York, termasuk di antara sekelompok desainer baru yang berfokus pada daur ulang busana dan tekstil bekas yang ramah lingkungan.

    Wartawan VOA Nina Vishneva melaporkan, King menggunakan bahan tekstil bekas itu menjadi barang-barang berdesain khusus yang disebutnya lebih ramah lingkungan.

    “Ini kumpulan sisa-sisa potongan bahan (tekstil bekas, red), Anda lihat saya punya potongan bahan ini di mana-mana. Potongan-potongan bahan ini adalah hidup saya.” demikian Jonas King menjelaskan karyanya yang disbeut produk ramah lingkungan itu.

    Baca: Sustainable fashion dari ControlNew

    Desainer di Brooklyn ini menjahit kembali, mewarnai ulang, mengubah dan mendaur ulang potongan-potongan bahan itu.

    King menggunakan pendekatan ramah lingkungan yang lebih jauh untuk karya modenya.

    Yang terbaru, King menciptakan pakaian warna hijau hasil celupan dengan pewarna dari bunga dan daun-daun ivy.

    Berikutnya, ia berencana menggunakan dandelion dan bunga matahari untuk mendapatkan warna-warna tanah untuk pakaiannya. Ia menjual kemeja, celana dan tas melalui situs toko busananya, 2fifty. 

    Baca: Batik berkelanjutan hadir di JF3 2023

    Bajunya sendiri adalah karya tambalan yang terdiri berbagai warna, pola dan aneka jenis bahan.

    Ia juga seorang upcycler, tren ramah lingkungan terbaru di mana bahan-bahan lama bisa mendapat ‘kehidupan baru’ dengan nilai lebih tinggi ketimbang produk awalnya.

    Untuk King, produknya adalah pakaian.

    Baca: Ngetred di AS, thrifting cara berpakaian yang lebih ramah lingkungan

    Sang pendiri, Jessica Schreiber, mengatakan, “FabSrap” mengumpulkan sekitar 3,5 ton bahan setiap pekan.

    Ia menjelaskan, sewaktu disortir, kita bisa lihat ada kain-kain lepas di sini, semuanya sisa kain.

    “Kami kirim ke mesin penghancur, dan inilah hasil akhirnya, yang disebut shoddy. Orang menggunakannya sebagai pengisi bantal, jok bangku, boneka binatang.” terangnya sebagaimana dikutip VOA Indonesia.

    Baca: Era baru thrifting, mengubah pakaian bekas jadi fesyen bernilai tinggi

  • Istana Undang Masyarakat Hadiri Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan

    Istana Undang Masyarakat Hadiri Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan

    7cloud.asia – Istana Kepresidenan Jakarta melalui Sekretariat Presiden (Setpres) mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut hadir secara langsung di Hari Peringatan Hari Kemerdekaan.

    Pada tahun ini, upacara peringatan Hari Kemerdekaan di Istana akan dilaksanakan secara terbuka dengan jumlah undangan yang lebih banyak.

    “Tahun ini, masyarakat yang hadir di istana untuk mengikuti upacara akan lebih banyak dari tahun sebelumnya,” ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Setpres, Bey Machmudin dalam tayangan video peluncuran pandang istana.

    Baca Juga: Logo HUT RI ke 78 Dirilis, Ini Maknanya

    Masyakarat diundang hadir di Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi ke-78 Kemerdekaan RI dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih pada 17 Agustus 2023 mendatang.

    Adapun jumlah undangan yang telah disiapkan oleh Sekretariat Presiden bagi masyarakat untuk hadir di Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI di pagi hari dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih di sore hari yakni masing-masing akan dihadiri 8.000 undangan.

    Baca Juga: Menggali Makna di Balik Logo IKN Pohon Hayat

    Selain itu, peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini pun akan dikemas lebih menarik dengan menyajikan sejumlah hiburan bagi masyarakat yang akan menyaksikan.

    “Dan tentunya sangat menarik dan menghibur seluruh masyarakat,” tandas Deputi Bidang Administrasi dan Pengelolaan Istana Sekretariat Presiden Rika Kiswardani.

    Baca Juga: Seperti Ini Rencana Taktis Menuju Indonesia Emas 2045

    Oleh karenanya, bagi masyarakat yang ingin mengikuti jalannya upacara di Istana Merdeka, dapat mendaftarkan diri melalui situs pandang.istanapresiden.go.id yang akan mulai dibuka pada tanggal 5 Agustus 2023.

    Masyarakat yang telah mendaftar untuk ikut hadir di peringatan Hari Kemerdekaan di Istana akan diverifikasi terlebih dahulu.

    Baca Juga: Di Depan Finalis Puteri Indonesia 2023, Jokowi Ingatkan Pentingnya Bersiap Hadapi Bonus Demografi

    Kemudian, jika dinyatakan lolos verifikasi, pendaftar akan mendapatkan email notifikasi pengambilan undangan untuk hadir mengikuti upacara secara langsung di Istana Merdeka.

    Dalam keterangannya dalam tayangan video, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono juga turut mengingatkan masyarakat agar tidak melewatkan kesempatan untuk bisa mengikuti kegiatan tersebut secara langsung dari Istana Merdeka.

    “Jadi jangan lewatkan kesempatan untuk hadir pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini di Istana Merdeka,” ucapnya seperti dikutip di laman resmi Setkab

    Baca Juga: Jalan-jalan ke Monas Nggak Hanya Bisa Nikmati Suasana Jakarta, Tapi Juga Belajar Sejarah Indonesia