Film Budi Pekerti Diputar di TIFF, Wregas Bhanuteja Sekelas dengan Sutradara Oppenheimmer

Written by

in

 

 

7cloud.asia – Kabar gembira disampaikan sutradara Wregas Bhanuteja di sela konferensi pers dan peluncuran teaser poster film Budi Pekerti, Jumat (4/8/2023) di Epicentrum Jakarta.

 

Film Budi Pekerti yang merupakan film cerita panjang kedua Wregas Bhanuteja akan menjalani world premierenya di Toronto International Film Festival (TIFF) 2023 pada 7-17 September 2023 mendatang.

 

Film Budi Pekerti yang bergenre drama ini ditulis dan disutradarai sendiri oleh Wregas Bhanuteja, dan diproduksi oleh Rekata Studio bekerja sama dengan Kaninga Pictures dan didukung oleh KG Media, Hwallywood, Momo Films, dan Masih Belajar. 

 

Baca:  Budi Pekerti, film panjang kedua karya Wregas Bhanuteja

 

Di Toronto International Film Festival (TIFF), film Budi Pekerti akan masuk dalam program Discovery program yang khusus memperkenalkan dan mengapresiasi karya pertama atau kedua dari para sutradara visioner.

 

Beberapa pembuat film yang pernah masuk dalam program Discovery ini antara lain adalah sutradara Oppenheimer, Christopher Nolan;  sutradara The Killing of Sacred Deer Yorgos Lanthimos, sutradara The Worst Person in The World, Joachim Trier; dan sutradara The Exorcist, David Gordon Green.

 

Wregas Bhanuteja memang layak disebut sebagai sutradara visioner. Karya-karyanya menjadi langganan festival film. Sebut Prenjak yang berhasil mencuri perhatian di Festival Film Channes 2016.

 

Baca: Proses panjang membangun karakter para tokoh di film Budi Pekerti

 

Sedangkan Penyalin Cahaya, film panjang pertama Wregas berhasil menyabet 11 Piala Citra di Festival Film Indonesia 2021.

 

Tahun ini, program Discovery menampilkan 26 film dari 25 negara, termasuk film Budi Pekerti karya terbaru Wregas Bhanuteja yang diproduseri oleh Adi Ekatama, Ridla An-Nuur, Willawati, dan Nurita Anandia.

 

Discovery di TIFF adalah salah satu program yang banyak melahirkan filmmaker besar di dunia saat ini. Untuk Budi Pekerti bisa terpilih masuk ke program Discovery di TIFF ini adalah suatu kebanggaan untuk saya pribadi,” tutur Adi Ekatama, produser.

 

Baca:  Bakal tayang pada 28 September, ini bocoran cerita Petualangan Sherina 2 

 

Adi berharap lewat film ini bisa membuat penonton film di sana semakin penasaran dan ingin menonton film-film Indonesia.

 

“Harapan saya untuk Wregas juga semoga ia bisa mengikuti jejak kesuksesan filmmaker yang film pertama dan keduanya juga pernah terpilih di program Discovery TIFF ini.” ujarnya.

 

Dua pemain film Budi Pekerti mengungkapkan kegembiraannya mendengar kabar dari Toronto International Film Festival.

 

Baca: Slow city, konsep baru tata kelola kota yang lebih ramah lingkungan

 

“Seneng banget pas tau film ini masuk dan akan world premiere di Toronto International Film Festival. Apalagi, ini kali pertama saya akan hadir festival film luar negeri,” ucap Angga Yunanda.

 

Hal serupa diungkapkan Prilly Latuconsina yang mengaku memendam mimpi bisa kerja bareng Wregas Bhanuteja.

 

“Terharu dan tentunya nggak sabar melihat respon penonton di sana pas nonton filmnya. Jujur aku deg-degan tapi semoga filmnya bisa diterima dengan baik,” lanjut Prilly Latuconsina.

 

Baca:  Mengenal desain biofilik yang menyatukan alam dan lingkungan binaan

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *