Blog

  • Kemiskinan Jadi Alasan Perdagangan Organ Tubuh, Ini Kata Puan Maharani

    Kemiskinan Jadi Alasan Perdagangan Organ Tubuh, Ini Kata Puan Maharani

    7cloud.asia – Ketua DPR Puan Maharani menyoroti laporan Kementerian Sosial yang menyebut masalah kemiskinan menjadi salah satu faktor pemicu kasus perdagangan organ tubuh terutama perdagangan ginjal.

    Puan mengaku miris, karena rata-rata korban perdagangan organ tubuh nekat menjual ginjalnya karena masalah ekonomi, termasuk akibat terlilit utang.

    “Beberapa orang mungkin tergoda untuk menjadi pendonor ginjal ilegal karena menghadapi kesulitan ekonomi yang serius. Mereka mungkin merasa terdesak oleh kebutuhan mendesak untuk mendapatkan uang dan menganggap pendonoran ginjal sebagai cara cepat untuk mendapatkan uang,” ujar Puan Maharani sebagaimana dikutip Parlementaria.

    Fenomena seperti ini, ujar Puan Maharani sungguh sangat menyedihkan. Negara harus bisa hadir untuk memutus rantai kejahatan perdagangan organ tubuh yang dipicu masalah kemiskinan ini. 

    Ditambahkannya, Pemerintah harus mencari cara terbaik untuk mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia sehingga semua masyarakat dapat hidup sejahtera.

     

    Baca Juga: Komisi II DPR: Mafia Tanah Tergolong Kejahatan Luar Biasa 

    Puan Maharani mengimbau Pemerintah semakin memprioritaskan pengentasan kemiskinan di Indonesia agar faktor ekonomi tidak lagi memicu terjadinya aksi-aksi kejahatan.

    “Pastikan kembali program-program pro rakyat tepat sasaran. Sehingga warga yang membutuhkan bisa memanfaatkan bantuan-bantuan dari Pemerintah dan tidak ada lagi yang terpaksa melakukan kejahatan karena kesulitan ekonomi,” sebutnya sebagaimana dikutip Parlementaria.

    DPR, ujar Puan Maharani akan mendukung pula program-program inklusif serta komprehensif agar bantuan dapat terserap optimal kepada masyarakat yang berada di garis kemiskinan. 

    Ia meminta aparat mengusut tuntas praktik perdagangan organ tubuh yang melibatkan sindikat internasional dan meminta Pemerintah mencegah kejahatan yang masuk dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tersebut.

    “Praktik perdagangan organ tubuh ke luar negeri adalah pelanggaran serius dan merupakan tindakan kriminal yang tidak dapat ditoleransi” kata Puan 

     

    Baca Juga: Pelaku Kekerasan Berlapis pada PRT SK Hanya Dituntut 4 Tahun, Keberpihakan Jaksa Dipertanyakan

    Puan Maharani mengapresiasi pihak Polri yang berhasil membongkar praktik perdagangan organ tubuh, khususnya ginjal, yang melibatkan jaringan internasional.

    Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya menetapkan 12 orang tersangka, termasuk oknum polisi berinisial M alias D berpangkat Aipda karena ikut terlibat dalam praktik ilegal perdagangan tubuh. 

    Diketahui, Aipda M bukan bagian dari sindikat perdagangan organ tubuh, tetapi ikut membantu tersangka TPPO untuk menghilangkan jejaknya. Aipda M ditangkap karena merintangi penyidikan.

    Polisi juga menangkap seorang oknum pegawai Imigrasi yang bertugas di Bandara Ngurah Rai, Bali, berinisial AH karena menyalahgunakan wewenang. AH menerima sejumlah uang dengan membantu pengurusan keberangkatan para sindikat perdagangan organ tubuh.

    Sementara 9 tersangka lainnya adalah para korban praktik perdagangan organ tubuh yang kemudian direkrut oleh jaringan internasional, untuk kembali mencari mangsa di tanah air.

     

    Baca Juga: Jaminan Layanan Kesehatan Seksual bagi Korban Kekerasan Seksual Masih Sangat Kurang

    Seorang lainnya yang berinisal H merupakan penyambung antara korban dengan rumah sakit tempat transplantasi dilakukan. Polisi masih memburu pelaku lainnya.

    “Pengungkapan kasus ini meminimalisir jatuhnya korban selanjutnya. Kami juga berharap pihak kepolisian bisa bekerja profesional dalam mengusut oknum anggotanya yang terlibat dalam kasus perdagangan organ tubuh ini, termasuk oknum dari pihak Imigrasi,” tegas Puan.

    Puan Maharani juga mendorong Polri mencari otak di balik terciptanya sindikat perdagangan organ tubuh itu. Ia meminta Polisi menelusuri kemungkinan adanya pihak berwemang lain yang terlihat dalam kasus perdagangan organ tubuh ke Kamboja.

    “Ini adalah praktik yang besar risikonya. Harus ditelusuri bagaimana para sindikat perdagangan organ tubuh selama ini aman melangsungkan kejahatan mereka. Apalagi sindikat menjaring orang-orang, jadi harus diketahui upaya dan pihak mana-mana saja yang dapat meloloskan keberangkatan hingga transaksi mereka,” ungkapnya.

    Baca Juga: Anak Penyandang Disabiltas jadi Korban Kekerasan Seksual di Jakbar, Bagaimana Tanggung Jawab Lingkungan?

    Berdasarkan informasi, saat ini ada 122 WNI yang terdata telah melakukan transplantasi ginjal di Kamboja melalui sindikat. Transaksi perdagangan ginjal terjadi di rumah sakit yang berada di bawah naungan pemerintah Kamboja.

    Puan Maharani meminta Pemerintah untuk melakukan kerja sama dengan Kamboja dan negara-negara lain yang terindikasi juga menjadi lokasi praktik perdagangan organ tubuh. Sehingga, pengusutan kasus ini akan berjalan tuntas.

    “Kerja sama internasional dengan negara-negara terkait sangat penting. Berbagi informasi dan kerja sama dengan agen penegak hukum dari negara lain juga dapat membantu mengungkap sindikat perdagangan organ secara lebih efektif,” terang Puan.

    Lemahnya edukasi tentang bahaya praktik perdagangan organ tubuh di Indonesia dinilai telah dimanfaatkan oleh sindikat internasional karena korban diiming-imingi uang.

    Baca Juga: Perempuan dengan Down Syndrome Rentan Alami Kekerasan Tapi Sering Diabaikan

    Menurut Puan Maharani, Pemerintah harus menggalakkan edukasi serta sosialisasi mengenai bahaya dari kejahatan TPPO ini.

    “Perlu ada upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan risiko dan konsekuensi dari perdagangan organ tubuh. Pendidikan tentang kesehatan dan etika moral harus ditingkatkan untuk mencegah orang terjebak dalam praktik ilegal seperti ini,” ungkap mantan Menko PMK itu.

    Dia melanjutkan, pihak kepolisian harus berani mengambil langkah tegas terhadap jaringan perdagangan organ. Ia menegaskan, selain pengusutan tuntas kasus perdagangan organ tubuh, tindakan pencegahan juga penting dilakukan.

    “Upaya ini harus dilakukan dengan tegas dan profesional untuk memastikan bahwa mereka yang terlibat dalam perdagangan organ ilegal dihadapkan pada hukuman yang setimpal dengan tindakan kriminal yang dilakukan,” sebut Puan Maharani.

    Baca Juga: Mencari Solusi Menaikkan Garis Kemiskinan di Indonesia

     

  • Taman Toga di Desa Sidomulyo Boyolali Ini Diharapkan Jadi Pusat Komunitas

    Taman Toga di Desa Sidomulyo Boyolali Ini Diharapkan Jadi Pusat Komunitas

    7cloud.asia – Minggu (23/7/2023) masih pagi, ketika warga RT 01 Desa Sidomulyo, Pulisen Boyolali mulai berdatangan ke salah satu rumah warga setempat. Hari ini mereka akan mulai membuat taman toga lingkungan.

    Lokasi taman toga yang berlokasi di Jalan Regulo, Boyolali itu telah disiapkan sebelumnya. Sebuah bedeng kecil dari bambu dengan atap peneduh siap disulap menjadi taman toga.

    Para ibu datang dengan membawa pisau dan gunting. Mereka akan menyiapkan pot untuk taman toga yang terbuat dari galon air bekas. Para ibu di bawah koordinasi Suwahyuni, Christina Sri Hartati dan Seksiati Sri Wahyuni.

    Sementara para bapak membawa peralatan tukang. Mereka akan menyelesaikan bedeng taman toga.

    Baca: Literasi Bintaro, tumbuhkan minat baca dengan mendongeng dan mewarnai

    Kepada 7cloud.asia Suwahyuni mengatakan taman toga ini dibuat untuk mendukung anjuran pemerintah kabupaten Boyolali untuk menggalakkan taman toga dan taman gizi keluarga.

    “Taman toga ini sekaligus untuk mengurangi sampah plastik dengan menggunakannya untuk pot tanaman. Tidak semua sampah plastik ini tidak berguna, kalau kita bisa mengolah maka bisa dimanfaat,” ujar Seksiati yang biasa disapai Mimin.

    “Dan yang paling penting, taman toga ini untuk mengumpulkan warga agar tetap guyub dan rukun. Ke depannya, kita akan melibatkan anak muda dan juga anak-anak,” imbuh Wahyuni.

    Baca: Kerja bareng pengelola bank sampah dan kader Jumantik jaga kebersihan lingkungan

    Pembangunan taman toga di Sidomulyo, Boyolali ini dibiayai secara swadaya dari hasil botol sisih atau uang sisa belanja para ibu.

    “Besarnya Rp 500 atau Rp 1000 sehari yang lantas dikumpulkan dan digunakan untuk membiayai  kegiatan ibu PKK, beli seragam, piknik bersama termasuk untuk membuat taman toga ini,” terang Wahyuni.

    Untuk sementara taman toga ini dijalankan secara mandiri di bawah koordinasi pengrus PKK setempat. Namun jika memang dibutuhkan, dari pihak kelurahan juga menyediakan pendampingan. 

    Baca: Bank sampah ini nggak punya kantor, tetapi tetap juara

    Keberadaan taman toga ini diharapkan bisa dimanfaatkan warga untuk penyediaan tanaman obat ataupun menambah gizi keluarga.

    Meski di Sidomulyo Boyolali saat ini belum ditemukan kasus stunting disini, lanjut Mimin, taman toga ini diharapkan bisa mencegah stunting karena di sini banyak ibu-ibu muda yang produktif, 

    “Jadi nanti seandainya nanti ada yang mau mengambil tanaman di taman toga ini monggo, silakan,” ujar Wahyuni.

    Christina menambahkan, taman toga ini diharapkan juga bisa menjadi sarana untuk mendidik anak-anak dan generasi muda tentang manfaat tanaman untuk pengobatan terutama untuk pertolongan pertama.

    Baca: Pro kontra penggunaan ganja untuk pengobatan

    Dipaparkannya, sekarang ini banyak masyarakat termasuk di Sidomulyo Boyolali ini yang menggunakan obat-obat kimia, padahal tidak semua obat kimia itu baik. 

    Taman toga ini ingin mengajak masyarakat untuk tidak terlalu banyak menggunakan obat-obat kimia, terutama untuk pertolongan pertama ketika sakit ringan, seperti diare, batuk atau luka memar. 

    Dulu waktu kita kecil, ujarnya, kita diajari untuk memanfaatkan obat-obatan tradisional. Di jaman modern ini banyak anak muda yang belum paham nama dan manfaat tanaman. 

    “Kalau nanti hasilnya berlebih nanti bisa kita gunakan untuk tambah uang kas,” terang Christina.

    Baca: Cara mudah memilah sampah

    Keberadaan taman toga ini diharapkan juga dapat menghidupkan kembali bank sampah yang pernah diupayakan warga setempat, tetapi tidak berjalan dengan baik.

     

    “Bank sampah pernah dicoba, tapi belum jalan dengan baik. Mungkin warga di sini mayoritas berjualan sehingga merasa repot untuk memilah dan membawa sampahnya. Selain itu petugas dan tempatnya juga belum ada,” terang Wahyuni soal bank sampah di lingkungannya.

    Lebih jauh ke depan, keberadaan taman toga ini bisa menjadi awal dari usaha desa yang menghasilkan. 

    “Mungkin nanti kalau hasilnya sudah melimpah kita akan buat semacam industri kecil, kunyit atau jahe bubuk yang jika kebutuhan warga sudah terpenuhi kita pasarkan ke luar,” imbuh Christina.

    Baca: Penjelasan mengapa pupuk kandang lebih bagus ketimbang pupuk kimia

     

     

     

     

  • Empat Cara Penjahat Gunakan Teknologi AI untuk Sasar Lebih Banyak Korban, Simak Cara Menangkalnya di Sini

    Empat Cara Penjahat Gunakan Teknologi AI untuk Sasar Lebih Banyak Korban, Simak Cara Menangkalnya di Sini

    Ilustrasi artificial inteligence atau AI. Foto: interstudio.com

    7cloud.asia – Berbagai peringatan tentang kecerdasan buatan (artificial intelligence) atau yang dikenal dengan teknologi AI sudah ada di mana-mana saat ini.

    Peringatan ini  termasuk pesan menakutkan tentang potensi teknologi AI untuk menyebabkan kepunahan manusia, mengingatkan kita tentang adegan di film Terminator.

    Berikut ulasan tentang bahaya teknologi AI yang ditulis Daniel Prince, Professor of Cyber Security, Lancaster University dan sudah diterbitkan di The Conversation. 

    Rishi Sunak, Perdana Menteri (PM) Inggris – tempat saya saat ini mengajar – bahkan sudah mengadakan pertemuan untuk membahas keamanan teknologi AI.

    Nyatanya, kita sebenarnya telah menggunakan teknologi AI sejak lama – mulai dari algoritme yang digunakan untuk merekomendasikan produk yang relevan saat berbelanja daring, hingga mobil dengan teknologi yang dapat mengenali rambu lalu lintas dan mampu memosisikan diri di jalur yang benar.

    Teknologi AI adalah alat untuk meningkatkan efisiensi, memproses dan menyortir data dalam volume besar, serta melepaskan sebagian beban pengambilan keputusan dari tangan kita.

    Meski demikian, alat ini terbuka untuk semua orang, termasuk para penjahat. Dan kita sudah melihat bagaimana penjahat mengadopsi teknologi AI pada masa-masa awal ini – misalnya penggunaan teknologi deepfake (rekayasa citra atau muka manusia) untuk melakukan pornografi balas dendam (revenge porn).

    Teknologi AI dapat meningkatkan efisiensi aktivitas kriminal. Ini membuka celah bagi pelanggar hukum untuk menyasar lebih banyak orang dan membuat apa yang mereka lakukan lebih sulit dikenali.

    Baca Juga: Tiga Jenis Pekerjaan Ini Belum Akan Tergusur oleh teknologi AI

    Mengamati bagaimana penjahat telah beradaptasi dengan, dan mengadopsi, kemajuan teknologi di masa lalu, dapat menjadi petunjuk bagi kita untuk memahami bagaimana mereka mungkin akan memanfaatkan teknologi AI.

    1. Pancingan (phising) yang lebih baik

    Teknologi AI seperti ChatGPT dan Bard milik Google telah membantu aktivitas penulisan, misalnya memungkinkan penulis yang tidak berpengalaman untuk menyusun pesan pemasaran yang efektif.

    Namun, teknologi ini juga dapat membantu penjahat terlihat lebih dapat dipercaya saat menghubungi calon korban mereka.

    Bayangkan semua email spam dan teks phishing (penipuan online untuk mendapatkan informasi data pribadi) yang tulisannya buruk dan mudah dideteksi.

    Konten tulisan yang masuk akal dan mudah dipercaya adalah kunci untuk dapat memperoleh informasi dari korban.

    Phishing adalah masalah angka: diperkirakan 3,4 miliar email spam dikirim setiap hari. Perhitungan saya sendiri menunjukkan bahwa jika penjahat dapat meningkatkan kualitas pesan mereka sehingga sebanyak 0,000005% saja dari pesan spam tersebut mampu meyakinkan seseorang untuk mengungkapkan informasi, ini akan menghasilkan 6,2 juta korban phishing lebih banyak setiap tahun.

    Baca Juga: Dengan Kecerdasan Buatan atau AI, Le Sserafim dan Fifty-Fifty dinyanyikan oleh Spongebob, Bagaimana Jadinya?

    2. Interaksi otomatis

    Salah satu penggunaan awal teknologi AI adalah untuk mengautomasi interaksi antara pelanggan dan layanan melalui teks, pesan obrolan, dan telepon.

    Hal ini memungkinkan respons yang lebih cepat untuk pelanggan sehingga dapat mengoptimalkan efisiensi bisnis.

    Pihak pertama yang berinteraksi denganmu ketika menghubungi sebuah organisasi kemungkinan besar adalah sistem AI, sebelum kamu berbicara dengan manusia.

    Para penjahat bisa saja menggunakan cara yang sama untuk membentuk interaksi otomatis dengan calon korban dalam jumlah besar, dalam skala yang mustahil dilakukan hanya oleh manusia.

    Mereka dapat menyamar sebagai sebuah layanan sah, seperti bank, melalui telepon dan email untuk mendapatkan informasi yang kemudian memungkinkan mereka untuk mencuri uangmu.

    Baca Juga: Kenali Gen Alfa yang Akan Membentuk Dunia Kerja di Masa Depan

    3. Deepfake

    AI sangat pintar dalam menghasilkan model matematika yang dapat “dilatih” dengan jumlah data yang besar dari dunia nyata dan menjadikan model tersebut bisa melakukan tugas tertentu dengan lebih baik.

    Teknologi deepfake dalam video dan audio adalah contohnya. Penampilan deepfake yang disebut Metaphysic baru-baru mmendemonstrasikan potensi teknologi ini ketika meluncurkan video Simon Cowell menyanyikan opera dalam acara televisi America’s Got Talent.

    Teknologi ini berada di luar jangkauan sebagian besar penjahat, tetapi kemampuan untuk menggunakan AI dalam meniru cara seseorang menanggapi teks, menulis email, merekam catatan suara, atau melakukan panggilan telepon menjadi terbuka lebar dengan hadirnya AI.

    Begitu pula dengan data untuk melatihnya, yang bisa dikumpulkan dari video di media sosial, misalnya.

    Media sosial selalu menjadi ladang bagi para penjahat untuk menggali informasi mengenai target potensial mereka.

    Saat ini AI berpotensi digunakan untuk membuat versi deepfake dirimu. Deepfake ini dapat disalahgunakan penjahat untuk berinteraksi dengan teman dan keluargamu dan meyakinkan mereka untuk menyerahkan informasi tentang kamu kepada penjahat.

    Jika mereka memperoleh lebih banyak hal tentang hidupmu, maka mereka akan lebih mudah, misalnya, menebak kata sandi atau pin akun-akun pribadimu.

    Baca Juga: Kiat Menggunakan Internet yang Ramah Lingkungan

    4. Teknik brute force

    Teknik lain yang bisa digunakan oleh penjahat dengan menggunakan AI adalah secara “brute force”.

    Ini adalah upaya paksa yang dilakukan dengan mencoba berbagai kombinasi karakter dan simbol secara bergiliran untuk melihat apakah ada yang cocok dengan kata sandimu.

    Inilah sebabnya membuat kata sandi yang panjang dan rumit cenderung lebih aman; penjahat akan lebih sulit menebaknya jika menggunakan cara ini.

    Teknik brute force membutuhkan banyak sumber daya, tetapi akan lebih mudah dilakukan jika mereka mengetahui sesuatu tentang target korbannya.

    Mereka, misalnya, bisa menyusun daftar kata sandi potensial yang diurutkan sesuai prioritas – ini membuat prosesnya lebih efisien. Daftar tersebut dapat dimulai dengan kombinasi yang berkaitan dengan nama anggota keluarga atau hewan peliharaan.

    Baca Juga: Implementasi Konsep Kota Pintar di IKN Hadapi Sejumlah Kendala

    Algoritme yang dilatih dengan datamu dapat digunakan untuk membantu menyusun daftar prioritas ini secara lebih akurat dan bahkan bisa menargetkan banyak orang sekaligus – sehingga sumber daya yang dibutuhkan lebih sedikit.

    Fitur AI tertentu dapat dikembangkan, sehingga dapat memanen data online dirimu lalu menganalisis semuanya untuk membuat suatu profil.

    Misalnya, jika kamu sering mengunggah konten di media sosial tentang Taylor Swift, menelusuri unggahanmu secara manual untuk menemukan petunjuk kata sandi akan memerlukan kerja keras.

    Sementara, AI bisa melakukan ini secara otomatis dengan cepat dan efisien. Semua informasi ini bisa mereka gunakan untuk membuat profil dirimu dan kemudian membuat mereka lebih mudah menebak kata sandi dan pinmu.

    Baca Juga: Seperti Apa Perwujudan Konsep Smart City atau Kota Pintar di IKN

    Skeptisisme yang sehat

    Kita tidak perlu takut dengan AI, karena teknologi ini bisa membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, seperti halnya semua teknologi baru, masyarakat perlu beradaptasi dan memahaminya.

    Sama halnya dengan smartphone, sekarang kita mungkin menganggapnya remeh, tetapi dulu kita harus menyesuaikan diri untuk menggunakannya dalam hidup kita. Smartphone memberikan banyak bermanfaat, tetapi tetap ada hal-hal yang perlu diwaspadai, seperti jumlah waktu penggunaan layar (screen time) yang baik untuk anak-anak.

    Sebagai individu, kita harus proaktif dalam upaya memahami AI dan tidak mudah percaya pada informasi yang kita terima.

    Kita harus mengembangkan pendekatan kita sendiri untuk menyikapinya serta memiliki rasa skeptis yang sehat. Kita perlu mempertimbangkan bagaimana kita memverifikasi kebenaran dari apa yang kita baca, dengar, dan lihat.

    Tindakan sederhana ini akan membantu kita sebagai masyarakat mendapatkan keuntungan dari penggunaan AI sekaligus memastikan kita dapat melindungi diri dari potensi bahayanya.

    Artikel ini pertama kali terbit di The Conversation dalam bahasa Inggris

    Baca Juga: Pengembangan Teknologi untuk Mengatasi Masalah Sampah Plastik

  • Yuk! Kenali Jenis Sampah Plastik dan Nilai Ekonominya

    Yuk! Kenali Jenis Sampah Plastik dan Nilai Ekonominya

     
    7cloud.asia – Beberapa tahun belakangan ini pemerintah mulai menerapkan kebijakan yang membatasi penggunaan barang berbahan plastik guna mengurangi sampah plastik.
     
    Pembatasan penggunaan air mineral dalam botol plastik dan kantong belanja plastik sudah mulai berlaku secara merata guna mengurangi sampah plastik.
     
    Tidak hanya itu, untuk mengurangi sampah plastik Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga sudah menerapkan aturan pelarangan penggunaan botol plastik di dalam lingkungan kementrian.
     
    Dampak terbesar yang dipicu sampah plastik adalah mengganggu habitat dan kesehatan makhluk hidup. Ini karena hewan bisa secara tidak sengaja mengonsumsi sampah plastik dan keracunan dan mati.
     
    Sampah plastik yang tidak bisa didaur-ulang akan memicu berbagai masalah lingkungan, karena zat yang terkandung di dalamnya bisa mencemari tanah dan air. 
     
    Meski penggunaan plastik dibatasi, produksi sampah plastik di Indonesia masih tergolong tinggi. Indonesia merupakan salah satu produsen sampah plastik terbesar di dunia.
     
    Kondisi ini diperburuk oleh rendahnya kemampuan daur ulang sampah plastik di Indonesia.
    Di sisi lain, masih banyak yang tergantung pada sampah plastik. Diperkirakan ada 3,7 juta orang di 25 provinsi yang masih bergantung pada sampah plastik dan sampah daur ulang. 
    Sampah plastik memang masih memiliki nilai ekonomi. Sampah plastik dihargai Rp500/kg untuk plastik kresek dan mulai dari Rp5.000/kg untuk sampah botol.
     
    Karena nilainya yang masih tinggi maka sampah plastik didaur ulang kembali agar lebih
    bermanfaat dan bisa digunakan. Namun demikian, sampah plastik harus diolah dengan baik dan benar agar tidak mencemari lingkungan.
     
     
    Sampah plastik tidak hanya terdiri dari satu tipe saja. Ada beberapa jenis sampah plastik yang berbeda dan setiap sampah tersebut membutuhkan penanganan yang berbeda juga.
     
    Tidak semua sampah plastik bisa didaur ulang kembali karena ada beberapa jenis yang membutuhkan proses khusus agar bisa digunakan kembali. 
     
    Di bawah ini beberapa jenis sampah plastik yang bisa ditemui di sekitar kita: 
     
    Sedotan
    Sedotan merupakan salah satu sampah plastik yang tidak bisa didaurulang. Sedotan plastik juga sering membawa masalah bagi mamalia laut karena mereka menganggap plastik sedotan sebagai makanan.
     
    Kondisi ini sangatlah mengkhawatirkan karena plastik tidak akan bisa dicerna oleh hewan dan akan membuatnya tersedak bahkan meninggal. Plastik sedotan sangat berbahaya dan harus menjadi salah satu prioritas untuk di daur ulang.
     
     
    Sampah plastik kantong belanja
    Kantong belanja juga merupakan jenis sampah plastik yang paling mudah ditemukan. Sampah berjenis kantong plastik belanja biasanya berbahan dasar Low Density Polyethylene atau LDPE yang bisa terurai secara alami meskipun butuh waktu yang sangat lama.
     
    Hingga saat ini juga sudah mulai ada banyak alternatif kantong belanja lain yang bisa digunakan oleh Anda agar dapat mengurangi pengunaannya.

     
    Sampah botol plastik
    Botol plastik merupakan salah satu jenis sampah plastik yang banyak ditemui. Botol plastik biasanya berasal dari minuman kemasan.
     
    Botol plastik dibuat dengan berbahan dasar Polyethylene Terephtalate atau disebut juga sebagai plastik PET.
     
    Botol plastik berbahan dasar PET umumnya mempunyai warna bening dan tidak boleh untuk digunakan sebagai tempat penyimpanan minum lebih dari satu kali.
     
     
    Sampah botol plastik juga mempunyai kandungan yang berbahaya apabila terkena air panas oleh karena itu sampah plastik jenis ini butuh pengolahan yang ekstra hati – hati.
     
    Botol shampoo atau kosmetik.
    Sampah plastik yang satu ini  mempunyai bahan dasar High Density Polyethylene dengan sifatnya yang lebih tebal daripada LDPE.
     
    Plastik yang berbahan dasar HDPE membutuhkan proses yang lebih rumit dan panjang agar bisa diolah dan menjadi hancur.
     
    Tapi karena sifatnya yang cenderung lebih padat, membuat plastik HDPE menjadi cocok untuk didaur ulang kembali menjadi sesuatu yang lebih bernilai jual.
     
     
     
  • Seperti Ini Dampak Penerapan Sistem Zonasi PPDB yang Dirasakan Sekolah Swasta

    Seperti Ini Dampak Penerapan Sistem Zonasi PPDB yang Dirasakan Sekolah Swasta

    7cloud.asia – Penerapan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) ternyata dinilai tidak adil oleh pengelola sekolah swasta. 

    Penerapan sistem zonasi di PPDB ini mengakibatkan jumlah siswa yang mendaftar ke sekolah swasta menurun drastis. Kondisi ini antara lain juga disebabkan oleh sikap sekolah negeri yang menerima siswa baru dengan melampaui ketentuan yang ditetapkan. 

    Pekan lalu, puluhan mahasiswa dan perwakilan sekolah swasta menggeruduk Kantor DPRD Kota Cimahi, Jawa Barat dan membentangkan spanduk bertuliskan ‘Evaluasi PPDB dan Sistem Zonasi’ dan ‘Evaluasi Plt Kepala Dinas Pendidikan’.

    Baca: Ini alasan pemerintah tetap pertahankan sistem zonasi di PPDB

    Dilansir detik.com, para pengunjuk rasa menduga ada kecurangan selama pelaksanaan PPDB dengan sistem zonasi di Kota Cimahi. 

    Ketua Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) Kota Cimahi, Ahmad Rofi’i, mengatakan PPDB dan sistem zonasi mesti dievaluasi menyeluruh lantaran ada dugaan kecurangan melibatkan sekolah negeri.

    “Dugaan kecurangan itu sangat jelas, zonasi justru merusak sistem di sekolah swasta karena justru menjadi pemicu timbulnya zonasi titipan,” kata Ahmad kepada wartawan seperti dikutip detik.com. 

    Baca: Banyak kecurangan yang dilakukan, apakah sistem zonasi harus dihapus dari PPDB?

    Kuota rombongan belajar di sekolah negeri melanggar SK Wali Kota Cimahi nomor 420 tentang PPDB. Di situ standar pelayanan minimal (SPM) rombel sudah ditentukan namun faktanya justru melebihi standar.

    “Sekolah negeri ini diduga mark up siswa per rombel antara 1 sampai 3 orang. Mereka juga menambah kelas bayangan, demi memfasilitasi siswa titipan itu,” ucap Ahmad.

    Dampaknya tentu dirasakan oleh sekolah swasta yang peminatnya menurun setiap tahunnya. Tahun ini, hanya ada 1.600-an siswa lulusan SD yang masuk ke 32 sekolah swasta di Kota Cimahi.

    Baca: Seperti ini masukan Komisi X DPR terkait sistem zonasi dalam pendidikan

    “Total 8.000 lulusan SD, hanya 1.600 yang ke swasta. Tahun lalu ada sekitar 1960-an siswa, jadi yang ke negeri itu sekitar 6.000 ribuan siswa. Artinya sekolah negeri ini sangat gemuk,” kata Ahmad.

    Sistem zonasi di PPDB, kata Ahmad, justru melahirkan potensi kecurangan yang dilakukan pihak sekolah dan orangtua siswa. Mereka bakal mencari celah agar anaknya bisa masuk sekolah negeri.

    Ahmad meminta agar Pemerintah Kota Cimahi bisa menelusuri dan menindaklanjuti dugaan kecurangan PPDB tahun 2023.

    Baca: Pemprov Jawa Tengah intens hapus pungli di lingkungan sekolah

    Seperti diinfokan sebanyak 4.791 siswa di Jawa Barat dibatalkan keikutsertaannya dalam PPDB 2023 yang dilakukan dengan menerapkan sistem zonasi. Hal itu dikarenakan para peserta tersebut berbuat curang dengan mengelabui data persyaratan.

    Sorotan pihak sekolah swasta terhadap penerapan sistem zonasi di PPDB juga terjadi di Nsa Tenggara Timur atau NTT.

    Dilansir katongntt.com, dari 43 sekolah swasta di Kupang, NTT yang terdata, setidaknya ada 22 SMA Swasta yang murid barunya tak mencapai jumlah minimum rombongan belajar (rombel) di PPDB 2023 ini.

    Baca: Mendobrak mitos, sekolah vokasi kini bukan lagi pilihan kedua

    Ketua umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BPMS) NTT, Winston Rondo Winston menjelaskan, keadaan ini sudah berlangsung selama lima tahun terakhir.

    “Beberapa sekolah swasta bahkan menuju kepunahan karena dari tahun ke tahun selalu berkurang muridnya,” ujarnya sebagaimana dikutip katongntt.com.

    Menurut Winston, hal ini bisa terjadi karena imbas dari lemahnya kebijakan dinas pendidikan dalam mengontrol proses penerimaan peserta didik baru di sekolah-sekolah negeri.

    Baca: Baca ini sebelum memutuskan memasukkan anak ke homeschooling

    Pemerintah, menurutnya, cenderung lebih fokus pada sekolah negeri dan acuh pada eksistensi sekolah swasta.

    Winston menyebut, pemerintah gagal sebagai regulator untuk mengatur arena kompetisi yang sehat antar sekolah negeri dengan sekolah swasta.

    Berdasar pada keputusan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Nomor 421/523/Pk2.2/2023, jumlah rombel pada SMA/SMK Negeri sebanyak 213 rombel yang bisa menampung 7.090 calon peserta didik baru.

    Baca: Pembelajaran berpusat pada siswa belum tentu bisa diterapkan di semua tingkatan

    Untuk jumlah rombel pada SMA/SMK Swasta sebanyak 157 rombel dengan kuota murid mencapai 5.526 orang.

    Satu rombel diisi minimum 15 orang dan maksimal 36 orang.

    “Temuan menarik kami di dinas, ternyata alumni dari 60 SMP Negeri di kota Kupang tahun ini sebanyak 6.917 siswa. Dari kuota yang ada, sekolah negeri bisa ambil semua,” kata Winston.

    Hal ini membuat kesempatan sekolah swasta untuk menjaring murid kian menipis. BMPS meminta pemerintah mengkaji ulang peraturan yang ada untuk memberi peluang yang seimbang antara sekolah negeri dengan swasta.

    Baca: Ini sebabnya sekolah montessori makin diminati

     

  • Panglima TNI: Pencopotan Baliho Ganjar Pranowo Bukti SIkap Netral TNI di Pemilu 2024

    Panglima TNI: Pencopotan Baliho Ganjar Pranowo Bukti SIkap Netral TNI di Pemilu 2024

    7cloud.asia – Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan seluruh prajurit TNI harus netral dalam Pemilihan Umum atau Pemilu 2024 pada Februari mendatang.

    Sikap netral TNI ini penting agar pelaksanaan Pemilu 2024 sebagai pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia tersebut bisa berjalan dengan aman dan lancar.

    “Untuk TNI tetap netral, kuncinya adalah harus netral supaya Pemilu 2024 ini bisa berjalan dengan aman dan lancar,” kata Yudo Margono, seusai menghadiri Tactical Flour Game (TFG) pada Lathan Gabungan (Latgab) TNI Tahun 2023, di Sesko TNI Jl. R.A.A. Marta Negara, Kota Bandung, Senin (24/7/2023).

    Baca; Ini daftar pemilih tetap dan komposisinya

    Bentuk nyata sikap netral prajurit TNI dalam Pemilu 2024 ditunjukkan dengan pencopotan  baliho bakal calon presiden Ganjar Pranowo usungan PDIP di Kabupaten Muara Teweh, Kalimantan Tengah oleh TNI. 

    Baliho Ganjar Pranowo itu dipasang di Markas Kodim 1013 sehingga dinilai menyalahi ketentuan sikap netral TNI di pemilu termasuk di Pemilu 2024.

    “Saya sudah sampaikan ke seluruh jajaran, mungkin nanti semua rekan semua sudah melihat banner yang dipasang, untuk TNI tetap netral,” tutur Yudo Margono sebagaimana dikutip Antaranews.com.

    Baca: Pentingnya mengenali rekan jejak caleg di daerahmu

    Sebelumnya, pada Senin (17/7/2023), Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menegaskan baliho bergambar bakal calon presiden Ganjar Pranowo yang dipasang di lahan Markas Kodim 1013/Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah, tidak dicopot secara paksa.

    Menurut Yudo, Dandim 1013/Muara Teweh Letkol Inf Edi Purwoko telah berkoordinasi dengan pemasang dan pemerintah daerah setempat sebelum mencopot baliho tersebut.

    Yudo menekankan soal netralitas TNI dalam pemilu 2024. Ia mengaku sebelumnya telah mengeluarkan sejumlah penekanan kepada prajurit.

    Baca: Menebak arah dukungan pemilih muda di Pemilu 2024

    Salah satunya, Yudo Margono telah memerintahkan prajurit TNI untuk tidak memberi fasilitas tempat atau sarana dan prasarana milik TNI kepada pasangan calon untuk digunakan sebagai sarana kampanye.

    Perintah untuk menjaga sikap netral TNI ini juga berlaku kepada semua partai politik peserta Pemilu 2024. 

    “Izinnya awalnya tidak dipasang di situ, ternyata dipasang di situ, ya kita sampaikan kepada yang bersangkutan kok dipasang di situ, kan sudah jelas tentang sikap netral TNI di Pemilu 2024. Saya sudah tanya langsung Dandim, kejadiannya seperti itu,” kata dia.

    Baca: PKPU 10/2023 dinilai langkah mundur bagi keterwakilan perempuan

  • Vonis 4 Tahun untuk Penganiaya PRT Siti Khotimah Dinilai Tidak Manusiawi

    Vonis 4 Tahun untuk Penganiaya PRT Siti Khotimah Dinilai Tidak Manusiawi

    So Kasander, Metty Kapantow dan tersangka lain di kasus kekerasan terhadap PRT Siti Khotimah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (24/7). (VOA/Indra Yoga)

    7cloud.asia – Siti Khotimah, perempuan pekerja rumah tangga (PRT) berusia 23 tahun asal Pemalang, Jawa Tengah, tidak lagi dapat berkata-kata.

    Sambil menangis ia tertatih-tatih keluar dari ruang sidang tak lama setelah hakim Tumpanuli Marbun menjatuhkan vonis 4 tahun kepada para pelaku kekerasan terhadap dirinya.  Luka di kaki kiri PRT Siti Khotimah belum lagi sembuh, kini hatinya berdarah.

    Tidak hanya PRT Siti Khotimah, tim pendampingnya dari LBH APIK Jakarta dan Semarang, serta JALA PRT, juga belum dapat bicara banyak.

    Mereka masih terhenyak dengan vonis ringan yang dijatuhkan hakim terhadap sembilan terdakwa yang selama tujuh bulan menganiaya PRT Siti Khotimah secara tidak manusiawi.

    Baca Juga: Pelaku Kekerasan Berlapis pada PRT SK Hanya Dituntut 4 Tahun, Keberpihakan Jaksa Dipertanyakan

    Terkait kasus kekerasan terhadap PRT Siti Khotimah ini, hakim memvonis Metty Kapantow (70 tahun) dengan hukuman empat tahun penjara, sementara suaminya, So Kasander (73 tahun) dan putri mereka, Jane Sander (33 tahun) divonis 3,5 tahun penjara.

    Satu pekerja rumah tangga bernama Evi (35 tahun) juga divonis empat tahun penjara. Enam pekerja rumah tangga lainnya, yaitu: Sutriyah (25 tahun), Saodah (49 tahun), Inda Yanti (38 tahun), Febriana Amelia (20 tahun) dan Pariyah (31 tahun) divonis 3,5 tahun penjara.

    Koordinator JALA PRT Lita Anggraini yang puluhan tahun mendampingi kasus-kasus hukum yang menimpa para PRT tidak kuasa menahan geramnya.

    Ia menilai Negara tidak hadir bagi mereka para PRT. Proses hukum kasus kekerasan yang dialami PRT ini tidak ubahnya pasar, penuh dengan transaksi.

    “Pengadilan hanya menggunakan KUHP dan UU PKDRT (UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.red), padahal seharusnya juga menggunakan UU TPKS (UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual.red) dan UU TPPO (UU Tindak Pidana Perdagangan Orang.red),” tukasnya sebagaimana dikutip VOA Indonesia

    Baca Juga: Sidang Perdana Kekerasan PRT Khotimah Diwarnai Air Mata, Koalisi Sipil Ingatkan Adanya Relasi Kuasa

    “Dibandingkan perkara-perkara yang dialami PRT sebelumnya, yang dampak pada korban bahkan tidak sebesar ini, hukuman yang dijatuhkan jauh lebih berat,” lanjutnya.

    Transaksi yang dimaksud Lita itu merujuk pada pemberian bantuan uang tunai sebesar Rp200 juta dari pihak kuasa hukum tersangka kepada Suparna, ayah Siti Khotimah, secara terbuka di dalam ruang sidang sebelum putusan.

    Uang bantuan untuk PRT Siti Khotimah ini di luar ganti rugi atau restitusi Rp 275 juta sebelumnya yang masih berada di pengadilan.

    Pemberian ganti rugi ini menjadi salah satu faktor pertimbangan hakim untuk meringankan hukuman para terdakwa, selain faktor usia lanjut, belum pernah dihukum sebelumnya dan telah menyesali perbuatannya.

    Baca Juga: PRT Infal, Bukti Besarnya Peran PRT dalam Ekonomi Keluarga

    Anggota DPR dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa PKB, Luluk Nur Hamidah, menyesalkan putusan ringan ini.

    “Sebagai warga masyarakat dan anggota parlemen yang sangat serius mengawal RUU PPRT di DPR, saya sangat menyesalkan putusan ringan ini. Sama sekali tidak mencerminkan keadilan bagi PRT Siti Khotimah yang sudah mengalami kejahatan berlapis.” ujar Luluk.

    Luluk menilai hakim sama sekali tidak mempertimbangkan situasi kompleks yang dihadapi PRT Siti Khotimah dalam relasi kuasa yang timpang, hukuman fisik dan non-fisik yang dialaminya, bahkan serangan seksual, kejahatan yang berlapis-lapis. 

    Hal senada disampaikan Willy Aditya, anggota DPR dari fraksi Partai Nasdem yang selama ini juga mengawal pembahasan RUU PPRT di DPR.

    “Putusan ini mengusik rasa keadilan, bukan hanya bagi PRT Siti Khotimah yang menjadi korban, namun masyarakat luas. Masyarakat perlu mengawasi proses peradilan ini.” ujarnya.

    Baca Juga: Peringati Hari Buruh, Para Pekerja Perempuan Tolak Sistem No Work No Pay

    Ia menilai dua dakwaan yang diajukan jaksa mulai dari penganiayaan berat hingga kekerasan dalam rumah tangga ini secara akumulatif harusnya 15 tahun. Namun vonis yang dikenakan hanya empat tahun. Semestinya jaksa mengajukan banding.

    Siti Khotimah awalnya direkrut salah satu jasa penyalur pekerja rumah tangga pada Mei 2022 untuk bekerja di Apartemen Simprug Indah, Jakarta Selatan, milik Metty dan So, dengan tawaran gaji Rp 2 juta per bulan.

    Namun setelah tiga bulan bekerja, PRT Siti Khotimah dituduh mencuri makanan dan pakaian, yang berujung dengan penganiayaan yang tidak manusiawi, tidak saja oleh Metty dan So, tetapi juga putri mereka Jane Sander dan enam pekerja rumah tangga lainnya atas perintah sang majikan.

    Dalam sidang pengadilan sebelumnya, kuasa hukum Siti memaparkan sebagian penganiayaan tidak berperikemanusiaan yang dilakukan para terdakwa, mulai dari dipukul dengan tangan kosong, disundut rokok, dirantai dan disiram air panas mendidih, diborgol.

    PRT Siti Khotimah juga dipaksa makan kotoran anjing dan kotorannya sendiri, disekap dalam kandang anjing, hingga serangan seksual, seperti diminta bekerja tanpa mengenakan sehelai pakaian pun, dicakar di bagian payudara, diperkosa dengan sumpit dan lainnya.

    Baca Juga: KCIF 2023 Menyoroti Nasionalisme yang Makin Meminggirkan Tubuh Perempuan

    Selain luka fisik, yang sebagian besar masih dalam proses penyembuhan, Siti Khotimah juga menderita trauma berkepanjangan.

    “Saya ingin hakim dan jaksa menuntut seadil-adilnya. Saya hanya ingin mereka yang menyiksa saya merasakan apa yang saya rasakan sekarang,” ujarnya. Ironisnya harapan Siti kandas dengan ketukan palu yang menjatuhkan vonis ringan pada para terdakwa. 

    Sumber: VOA Indonesia

  • Waspadai Penipuan dengan Mengatasnamakan BPJS Kesehatan Seperti Ini

    7cloud.asia – BPJS Kesehatan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan penonaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang disampaikan oknum mengatasnamakan petugas Care Center.

    Beberapa waktu belakangan ini sedang terjadi modus penipuan yang mengatasnamakan Care Center BPJS Kesehatan dengan menginformasikan bahwa kartu kepesertaan JKN akan diberhentikan.

    Asisten Deputi Komunikasi Publik dan Hubungan Masyarakat BPJS Kesehatan Agustian Fardianto mengatakan, BPJS Kesehatan tidak pernah menonaktifkan kartu kepesertaan JKN secara sepihak tanpa ada alasan yang jelas.

    Baca: Kontroversi penghapusan kelas di BPJS Kesehatan, siapa yang diuntungkan

    Masyarakat diimbau agar tidak mudah percaya dan tetap tenang dengan berbagai modus yang terjadi mengatasnamakan BPJS Kesehatan.

     

    Sebelumnya juga muncul modus penipuan dengan mengatasnamakan BPJS Kesehatan, pelaku meminta peserta menyebutkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

    Dengan mengatasnamakan BPJs Kesehatan, pelaku menyampaikan informasi palsu bahwa kartu peserta telah melebihi batas pemakaian terhadap obat-obatan.

    Baca: UU Kesehatan dinilai dorong liberalisasi kesehatan, masyarakat miskin makin kesulitan

    Selain itu, terdapat juga modus penipuan lainnya yang menyebutkan BPJS Kesehatan memberikan bantuan sosial kepada peserta, modus rekrutmen kepegawaian, hingga ancaman yang menyatakan bahwa kepesertaan JKN akan segera diblokir.

    Ardi menegaskan bahwa BPJS Kesehatan tidak pernah menghubungi peserta dengan memberikan informasi palsu,

    “Dimulai meminta NIK, pemberian hadiah atau bantuan sosial, hingga meminta peserta untuk mengirimkan sejumlah uang ke nomor rekening yang mengatasnamakan perorangan,” katanya seperti dikutip Antaranews.

    Baca: Warga desa membangun Taman Toga menjadi pusat komunitas

    Untuk itu, Ardi mengimbau apabila terdapat peserta BPJS Kesehatan yang mengalami kondisi tersebut agar tetap tenang, tidak gegabah dan segera memastikan kembali kebenaran informasi ke kanal resmi BPJS Kesehatan di nomor 165.

    Selain itu, BPJS Kesehatan juga mengimbau agar peserta yang menjadi korban penipuan untuk segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib.

    “Pada prinsipnya, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap konten penipuan yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan,” katanya.

    Baca; Teknologi pengolahan sampah Masaro, ubah 1 kilogram sampah jadi senilai 1 gram emas

    Ardi menambahkan, BPJS Kesehatan berkomitmen dalam melindungi dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta.

    Upaya pencegahan penipuan menjadi salah satu prioritas BPJS Kesehatan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penjaminan layanan kesehatan yang diberikan.

    Diingatkan kepada masyarakat untuk tidak memberikan data pribadi kepada pihak-pihak yang tidak dikenal karena bisa disalahgunakan.

    Baca: Kondisi lingkungan dan penyembuhan pasien asma

     

  • Kualitas Udara Buruk, Kota Jakarta Masuk Kota Terpolusi di Dunia

    Kualitas Udara Buruk, Kota Jakarta Masuk Kota Terpolusi di Dunia

    7cloud.asia – Salah satu dampak dari kemarau kering yang dipicu El Nino ini adalah menurunnya kualitas udara Jakarta.

    Berdasarkan data IQAir Jakarta pukul 16.29 WIB, Jakarta tercatat menjadi kota dengan kualitas udara dan polusi terburuk di dunia dengan nilai indeks 168 atau masuk kategori tidak sehat.

    Baca: LRT Jabodebek siap dioperasikan, segini kisaran biayanya

    Wilayah terparah justru berada di Jakarta Selatan. Ragunan menempati urutan teratas dengan nilai indeks 196 disusul Kemang dengan indeks 190.

    Foto yang dirilis Antaranews pada Selasa (25/7/2023) menunjukkan suasana Kota jakarta yang tertutup kabut asap polusi udara.

    Baca: Konsep pembangunan TOD diharapkan mampu mengutai kemacetan di Jakarta

    Dipotret dari ketinggian, sangat terlihat buruknya kualitas udara di Kota Jakarta. Gedung-gedung bertingkat di Jakarta terlihat tertutup oleh kabut akibat polusi udara di Jakarta. 

    Pemprov DKI Jakarta menempuh kebijakan dengan memperbanyak penanaman pohon sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas udara di Ibu Kota.

    Baca: Metamorfosa kota Jakarta lewat penataan transportasi publik

    Namun upaya ini akan kurang efektif jika tidak dibarengi dengan pengurangan emisi karbon yang memicu polusi udara di Kota Jakarta.

    Pembatasan penggunaan bahan bakar fosil menjadi salah satu alternatif solusi untuk mengatasi buruknya kualitas udara di Jakarta.

    Baca: Sukses terapkan konsep TOD, ini manfaat yang dirasakan Kota Bogota

  • Hari Anak Nasional 2023: Negara Diminta Hadir dalam Perlindungan Anak

    Hari Anak Nasional 2023: Negara Diminta Hadir dalam Perlindungan Anak

    7cloud.asia – Dalam peringatan Hari Anak Nasional (2023) yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, Komisi VIII DPR menyoroti isu kekerasan hingga perundungan atau bullying yang masih menghantui generasi penerus bangsa. 

    Komisi VIII DPR yang salah satu bidang tugasnya terkait perlindungan anak memberi sejumlah catatan di Hari Anak Nasional 2023.

    Memperingati Hari Anak Nasional kali ini, pemerintah didorong menciptakan ekosistem yang bisa memberikan perlindungan bagi anak dari berbagai bentuk kekerasan.

    Menurut data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), ada 21.241 anak yang menjadi korban kekerasan di dalam negeri pada tahun 2022.

    Baca Juga: Cara Cerdas Menumbuhkan Motivasi Belajar Anak, Jangan Pernah Memarahi Saat Anak Nggak Paham

    Jenis kekerasan yang paling banyak dialami oleh anak Indonesia adalah kekerasan fisik (3.746 kasus), kekerasan psikis (4.162 kasus), dan kekerasan seksual (9.588 kasus). 

    Wakil Ketua Komisi VIII DPR Tubagus Ace Hasan Syadzily mengatakan, sudah menjadi tanggung jawab negara dalam menjamin hak-hak dasar anak.

    Negara, ujarnya, antara lain harus menjamin hak anak dalam mendapatkan keamanan, hak mendapatkan pendidikan hingga hak memperoleh kesehatan. 

    “Negara perlu hadir untuk memastikan agar anak-anak terlindungi dari berbagai persoalan. Terutama bagaimana Pemerintah harus menciptakan ekosistem perlindungan bagi anak dan lingkungan yang ramah anak,” kata Ace dalam keterangan persnya, Senin (24/7/2023) sperti dikutip Antaranews.

    Baca Juga: Lebih dari 600 Ribu Anak Papua Tidak Sekolah, Mengurai Kompleksnya Masalah Pendidikan di Papua

    Ace berharap, berbagai persoalan yang menjadi sorotan Komisi VIII bisa mendapat perhatian lebih sehingga tidak terus berkelanjutan.

    Ace mencatat berbagai problematika yang dihadapi anak-anak Indonesia saat ini belum tertangani dengan baik.

    “Antara lain kekerasan terhadap anak yang masih cukup tinggi, perundungan atau bullying, pernikahan anak, anak yang berhadapan dengan hukum, ketergantungan terhadap gawai serta narkoba,” ungkapnya. 

     

    Ace menganggap kasus kekerasan terhadap anak masih menjadi pekerjaan rumah bagi negara.

    Baca Juga: Kemiskinan Jadi Alasan Perdagangan Organ Tubuh, Ini Kata Puan Maharani

    Ia menekankan Pemerintah perlu melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak. 

    Menurutnya, pemerintah perlu bekerja keras untuk meningkatkan penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan terhadap anak.

    Ia menekankan pentingnya pelaku kekerasan terhadap anak harus dihukum dengan tegas agar mereka tidak mengulangi perbuatannya.

    “Saya percaya bahwa setiap anak berhak tumbuh dan berkembang dengan aman dan bahagia,” ungkap Ace. 

    Baca Juga: Komisi X DPR Soroti Tingginya Angka Putus Sekolah dan Tidak Meratanya Pendidikan di NTT

    Terkait aksi bullying atau perundungan pada anak, Legislator Dapil Jawa Barat II ini menyinggung mengenai kejadian pembakaran sekolah yang dilakukan oleh seorang siswa SMPN 2 Pringsutat, Temanggung.

    Pembakaran itu dipicu oleh sakit hati siswa pelaku akibat kerap di-bully oleh teman dan gurunya sendiri. 

    “Efek psikis pada anak yang menjadi korban bullying mempengaruhi perilaku dan keputusannya di masa depan. Banyak juga peristiwa pidana yang dipicu akibat aksi bullying,” sebutnya.

    Fenomena ini, lanjutnya, harus jadi perhatian kita bersama agar bagaimana kita temukan solusi yang komprehensif untuk mencegah aksi-aksi bullying beserta dampak yang bisa terjadi,” imbuh Ace.

    Baca:  Baca Juga: PKBM, Harapan Untuk Mereka yang Putus Sekolah

    Menurutnya, kejadian di Temanggung adalah bukti bagaimana seorang anak korban bullying bisa bertindak nekat tanpa mempertimbangkan baik dan buruknya.

    Oleh karena itu, Ace mengatakan harus ada kerja sama lintas instansi untuk mengatasi persoalan bullying.

    “Negara perlu bersikap serius mengenai pengawasan, ditambah edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dari bullying serta pendampingan bagi korban,” tuturnya.