7cloud.asia – Menyambut Lebaran 2023, kamu bisa menonton film biopik Buya Hamka yang mulai diputar di bioskop seluruh Indonesia pada Rabu 19 April 2023 kemarin.
Awalnya Buya Hamka yang diproduksi Falcon Pictures ini dijadwalkan tayang pada 20 April, tetapi kemudian dimajukan menjadi 19 April guna menyesuaikan jadwal cuti bersama yang berubah.
“Semoga tanggal ini menjadi keberkahan,” kata Laudya Cynthia Bella, salah satu pemeran film tersebut, dalam pernyataan tertulisnya pekan lalu.
Laudya Cynthia Bella berperan sebagai Sitti Raham, istri dari Buya Hamka, dalam film tersebut. Sedangkan, karakter Abdul Malik Karim Amrullah alias Buya Hamka diperankan oleh Vino G. Bastian.
Film Buya Hamka yang diproduksi Falcon Pictures bersama Starvision ini diarahkan oleh Fajar Bustomi. Sedangkan naskahnya ditulis bersama oleh Alim Sudio dan Cassandra Massardi.
Film biopik Buya Hamka berfokus pada tokoh dan ulama nasional yang bernama asli Abdul Malik Karim Amrullah atau yang lebih dikenal sebagai Hamka. Film ini terdiri dari tiga bagian.
Film Buya Hamka bagian pertama bercerita tentang fase kehidupan Buya Hamka setelah menikah. Film ini secara tajam menyoroti bagaimana Buya Hamka, sebagai Ulama Muhammadiyah, menyampaikan dakwah secara santun namun dengan karakter yang tegas dan kuat.
Baca: Membaca pemikiran Kartini lewat surat-suratnya
Dikisahkan pula, bahwa selain menjadi seorang ulama dan tokoh pemikir terkemuka, Buya Hamka juga aktif sebagai sastrawan yang produktif.
Karya sastra Buya Hamka yang terkenal di antaranya Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk dan Di Bawah Naungan Ka’bah, sedangkan beberapa buku dakwah yang ditulisnya seperti tafsir Al Azhar, Tasawuf Modern, dan Falsafah Hidup.
Selain itu, dalam film ini jelas tergambar bahwa Buya Hamka juga merupakan seorang pejuang kemerdekaan yang gigih melawan penjajah Belanda dan Jepang, khususnya melalui pidato pengobar semangat perjuangan dan tulisan-tulisannya.
Produser Film Buya Hamka yakni Chand Parwez Servia dalam paparannya saat pemutaran perdana Film Buya Hamka, menyebutkan bahwa dirinya sangat mengagumi sosok Buya Hamka sebagai seorang kiai dan sastrawan nasionalis.
Sehingga, ketika ditawari membuat film Buya Hamka, ia tidak berpikir panjang dan langsung menerimanya.
“Saya ingin cerita sedikit, jadi pada tahun 2014 Ketua MUI-nya masih Bang Din Syamsuddin, saya ditawari apakah berminat untuk membuat Film Buya Hamka. Singkat kata, tahun 2014 kami (langsung) memulai proses pembuatan filmnya,” terangnya.
Menurut Parwez, proses pembuatan Film Buya Hamka sangat panjang, karena selain ingin menyajikan film yang sempurna juga terhalang pandemi Covid-19 yang merebak di seluruh dunia, termasuk Indonesia pada 2020.
“Kita menyadari bahwa kisah Buya Hamka ini harus disajikan dengan sempurna,” ujarnya.
Parwez menyampaikan agar alur filnnya tuntas, maka Film Buya Hamka akan dibuat dalam 3 bagian dan di mana film yang pemutaran perdananya dihadiri Wapres merupakan bagian yang pertama.
Ia berharap Film Buya Hamka, akan banyak bermanfaat dan memiliki pesan dakwah yang damai.
Baca: Makna sumbu filosofi dalam tata kota Yogyakarta
Sementara, Vino G. Sebastian yang memerankan sosok Buya Hamka sempat menceritakan tantangan dalam memerankan Buya Hamka. Salah satunya, ketika dirinya harus memerankan sosok tersebut ketika masih remaja.
“(Tantangannya) bagaimana memerankan Buya Hamka saat berusia 16 tahun sementara saya usianya sudah 41 tahun,” kata Vino G. Bastian di Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada 30 Maret lalu.
Terlebih, kata Vino, sikap Buya Hamka itu sangat dinamis. Vino pun akhirnya menemui langsung keluarga Buya Hamka agar tahu sosok sastrawan sekaligus pejuang kemerdekaan itu pada saat muda.
Selain itu, Vino juga membaca catatan perjalanan hidup yang ditulis oleh Buya Hamka langsung untuk mempelajari perannya. Tidak hanya saat muda, melainkan juga saat Buya Hamka sudah tua.
Vino juga merasa tantangan lain yang mesti membuatnya berbicara menggunakan bahasa Padang. Padahal, Vino merupakan keturunan Minang. Vino mengatakan dia juga harus belajar bahasa Arab karena Buya Hamka tidak hanya berbicara bahasa Minang semasa hidupnya.
Selain Vino G. Bastian, film biopik Buya Hamka juga akan menampilkan Desy Ratnasari, Laudya Chintya Bella, Donny Damara, Ayu Laksmi, Rifnu Wikana, Reza Rahadian, Anjasmara, Marthino Lio, Mathias Muchus, dan Donny Kesuma.
Bintang Indonesia lainnya yang ikut meramaikan film tersebut, seperti Ben Kasyafani, Mellya Baskarani, Ferry Salim, Mawar de Jongh, Wafda Lubis, hingga Cok Simbara.

Leave a Reply