7cloud.asia – Selain menjadi penyedap rasa alami, daun sungkai (Peronema canescens) secara turun-temurun juga digunakan untuk mengatasi keluhan kesehatan umum yang dialami berbagai usia, seperti demam, pusing, dan sakit gigi.
Tanaman sungkai biasanya dapat tumbuh tinggi sebagai pagar hidup untuk rumah-rumah dan banyak ditemukan di daerah Kalimantan hingga Sumatera.
Pemanfaatan daun sungkai untuk obat herbal ini berkat beberapa kandungan fitonutrien, senyawa alami dari tumbuhan (termasuk buah, sayur, dan kacang-kacangan) yang memberikan manfaat kesehatan bagi manusia, meskipun bukan nutrisi esensial.
Fitonutrien membantu tubuh mengurangi risiko penyakit seperti kanker, penyakit jantung, dan melindungi sel dari kerusakan. Contoh fitonutrien meliputi karotenoid, flavonoid, asam elagat, dan resveratrol.
Seperti dikutip dari studi dalam Pharmacology And Clinical Pharmacy Research (2021), daun sungkai antara lain mengandung flavonoid, terpenoid, polisakarida, alkaloid, saponin, tannin, steroid, dan polifenol.
Cara mengonsumsi daun sungkai tidak terlalu sulit. Masyarakat daerah Kalimantan dan Sumatera umumnya mengolah daun ini dengan cara direbus dan meminum air rebusannya.
Baca: Segudang manfaat temulawak untuk kesehatan
Namun demikian, obat herbal bisa berbahaya atau memiliki efek samping jika tidak digunakan dengan tepat, termasuk saat mengonsumsi daun sungkai.
Bagi Anda yang memiliki masalah kesehatan tertentu dan sedang minum obat dokter, sebaiknya konsultasi dulu sebelum mengonsumsi daun ini.
Beberapa efek samping umum yang mungkin timbul saat mengonsumsi daun ini secara berlebihan adalah alergi, diare, mual dan muntah.
Sebuah penelitian yang dimuat dalam Biomedics (2015) menemukan efek samping terhadap fetus hewan uji yang menyebabkan kecacatan dan kematian. Meski begitu, penelitian tersebut belum terbukti efeknya terhadap kesehatan manusia.
Berikut manfaat untuk kesehatan dengan mengonsumsi daun sungkai sebagai obat herbal:
1. Menurunkan demam
Salah satu khasiat mengonsumsi air rebusan daun sungkai yang paling dikenal oleh masyarakat adalah kemampuannya untuk menurunkan demam.
Tanaman herbal ini memang mengandung komponen antipiretik atau zat aktif yang membantu menurunkan suhu tubuh saat demam. Bahkan, daun ini digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan obat medis penurun demam.
Baca: Kerap dianggap gulma, daun meniran menyimpan sederet manfaat untuk kesehatan
2. Membantu pengobatan malaria
Daun sungkai juga dimanfaatkan untuk pengobatan alternatif untuk mempercepat penyembuhan pada pasien malaria yang merupakan salah satu infeksi parasit paling mematikan yang memakan korban hingga 627.000 masyarakat di dunia.
Menurut studi yang dimuat dalam jurnal KnE Life Sciences (2017), daun sungkai bersifat antiplasmodium yang dapat menghambat perkembangan parasit penyebab penyakit malaria.
3. Meredakan sakit gigi
Daun sungkai memiliki sifat antibakteri (desinfektan) sehingga dapat menghambat perkembangan bakteri penyebab sakit gigi.
Anda dapat menggunakan rebusan air daun sungkai sebagai obat kumur alami untuk mengurangi sakit.
4. Menjaga sistem kekebalan tubuh
Daun sungkai dapat menjadi obat herbal untuk meningkatkan imunitas tubuh. Hal ini dikarenakan adanya komponen imunostimulator pada tanaman obat ini.
Imunostimulator bekerja dengan cara meningkatkan jumlah sel darah putih dan merangsang aktivitas imun tubuh dalam melawan ancaman penyakit maupun infeksi.
Sebuah penelitian yang melibatkan hewan uji dalam Pharmacognosy Journal (2021) menemukan adanya peningkatan jumlah leukosit setelah diberikan ekstrak daun sungkai dalam beberapa dosis.
Baca: Kandungan nutrien dalam daun kelor
5. Bantu pemulihan pasca-melahirkan
Siapa sangka bahwa daun sungkai juga dapat membantu pemulihan kondisi ibu baru melahirkan dan meningkatkan kesuburan?
Daun ini disebut-sebut dapat melancarkan menstruasi dan membantu detoksifikasi rahim setelah melahirkan.
Meski begitu, potensi ini belum mempunyai bukti ilmiah, sehingga masih memerlukan penelitian mendalam untuk mengetahui manfaat pastinya bagi kesehatan reproduksi perempuan.
6. Mencegah peradangan
Khasiat daun sungkai berikutnya didapatkan dari komponen antiinflamasinya. Kandungan fenol dan alkaloid pada tanaman ini berguna untuk mencegah terjadinya peradangan.
Sebenarnya, peradangan merupakan respons tubuh dalam melindungi organ dari mikroorganisme, infeksi, maupun cedera.
Menurut studi dalam Jurnal Farmasi Sains dan Praktisi (2021), daun sungkai diketahui memiliki aktivitas antiinflamasi ini, tetapi tidak sekuat efek obat antiinflamasi pada umumnya.
7. Menurunkan asam urat
Hiperurisemia adalah kondisi terjadinya peningkatan kadar asam urat dalam tubuh melebihi batas normal yang menyebabkan nyeri sendi hingga sendi bengkak.
Kabar baiknya, daun sungkai memiliki komponen antihiperurisemia yang berpotensi membantu menurunkan kadar asam urat secara alami.
Namun, penelitian yang tersedia masih terbatas pada hewan uji. Masih diperlukan penelitian yang memadai untuk mengetahui efeknya dalam mengatasi masalah asam urat pada manusia.
Baca: 9 Manfaat teh hijau untuk kesehatan