Tag: jakarta

  • Sabtu Pagi, Cuaca Seluruh Wilayah Jakarta Berawan Tebal

    Sabtu Pagi, Cuaca Seluruh Wilayah Jakarta Berawan Tebal

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan seluruh wilayah DKI Jakarta berawan tebal pada Sabtu (30/12/2023) pagi hari.

    Kemudian pada siang hari hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Pada malam hari cuaca di Jakarta diperkirakan berawan.

    Sementara itu sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat diatas 50 mm/hari terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan.

    Selain itu, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah juga diprediksi hujan lebat.

    Hujan lebat juga berpeluang mengguyur wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku dan Papua.

    Hujan disertai kilat/petir atau hujan badai berpeluang melanda wilayah Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat.

    Wilayah lainnya yang berpotensi hujan badai adalah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat.

    Kondisi cuaca serupa juga diperkirakan terjadi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara dan Maluku.

    BMKG juga memperkirakan angin kencang diatas 45 km/jam berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Selatan.

    Tidak hanya di darat, hujan dengan intensitas lebat juga diperkirakan melanda wilayah perairan di Selat Malaka, Perairan utara dan barat Aceh, Perairan barat Sumatera Utara hingga Sumatera Barat, Selat Sunda.

    Kondisi serupa diprediksi melanda Laut Natuna Utara, Laut Natuna, Selat Karimata, Laut Jawa, Laut Flores, Perairan Selatan Jawa, Samudera Hindia selatan Jawa Barat hingga Jawa Timur, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Laut Arafuru, dan Samudera Pasifik utara Jayapura.

    Suhu udara berkisar antara 18 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung. Suhu tertinggi diprediksi terjadi di Kota Surabaya dan Semarang.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Peringatan Dini BMKG, Malam Tahun Baru Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

    Peringatan Dini BMKG, Malam Tahun Baru Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

    7cloud.asia – Masyarakat diimbau waspada dengan potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat pada sore hari di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga memperkirakan kondisi cuaca serupa terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu pada malam hari.

    Demikian juga dengan wilayah-wilayah lain di Indonesia. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang mengguyur sejumlah wilayah pada periode 31 Desember 2023 hingga 6 Januari 2024.

    “Potensi curah hujan sedang sampai lebat yang bisa meningkat ekstrem pada wilayah tertentu pada periode 31 Desember 2023 hingga 6 Januari 2024,” jelas Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati pada konferensi pers di Jakarta, Sabtu (30/12/2023).

    Menurutnya kondisi cuaca seperti ini akibat adanya dua fenomena, seperti adanya Monsun Asia atau angin yang bertiup dari Asia yang saat ini tengah musim dingin, yang diasosiasikan dengan angin baratan.

    Fenomena lainnya yang mempengaruhi kondisi cuaca seperti ini adalah adanya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO).

    MJO adalah fenomena kumpulan awan-awan hujan yang bergerak dari arah timur Afrika di sepanjang khatulistiwa melintasi Samudera Hindia.

    “Integrasi dari arah Asia dan arak-arakan awan hujan yang dapat memicu potensi peningkatan pertumbuhan awan hujan yang tentunya yang mengakibatkan hujan sedang hingga lebat,” papar perempuan yang akrab disapa Rita ini.

    Karena itu, sejumlah wilayah yang berpotensi terjadi hujan pada periode 31 Desember-2 Januari 2024 yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Bangka Belitung, Jambi.

    Wilayah lainnya yaitu Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Papua Barat, dan Papua.

    Pada periode 3-6 Januari 2024 hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Lampung.

    Pada periode ini wilayah Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta bagian selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur juga berpeluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

    Kondisi cuaca serupa diperkirakan terjadi di sebagian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua, dan Papua Barat.

    Karena itu, Rita mengimbau masyarakat yang akan berlibur untuk waspada dan memperbaharui informasi cuaca.

    Dengan demikian masyarakat dapat memperhitungkan kondisi cuaca dengan perjalanannya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca Awal Tahun, Waspada Jakarta Banjir

    Cuaca Awal Tahun, Waspada Jakarta Banjir

    7cloud.asia – Musim hujan tengah melanda sebagian wilayah di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bencana hidrometeorologi di sejumlah tempat, diantaranya DKI Jakarta.

    BMKG memperkirakan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, longsor, pohon tumbang terjadi di sebagian wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau.

    Wilayah lainnya adalah Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah.

    Bencana hidrometeorologi berpeluang melanda sebagian wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Papua.

    Pada 1 Januari, BMKG memperkirakan hujan lebat diatas 50mm/hari mengguyur di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan.

    Selain itu, hujan lebat juga berpeluang mengguyur wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah,.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi terjadi di Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, dan Papua.

    BMKG memperkirakan hujan disertai kilat/petir atau hujan badai melanda sebagian wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten.

    Wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur berpeluang hujan badai.  

    Cuaca serupa juga berpotensi melanda sebagian wilayah Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat.

    Sementara itu, di perairan, BMKG memprediksi hujan dengan intensitas lebat terjadi di Selat Malaka, Perairan utara dan barat Aceh, Perairan barat Sumatera Utara hingga Sumatera Barat, Laut Natuna Utara.

    Hujan lebat juga berpeluang mengguyur Laut Natuna, Selat Karimata, Laut Jawa, Samudera Hindia barat Sumatera Barat hingga selatan Banten, Selat Makassar, Teluk Bone, dan Laut Seram.

    Tak cuma hujan, BMKG memprediksi angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam terjadi di Aceh, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat.

    Angin kencang juga berpeluang terjadi di DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Selatan.

    Suhu berkisar antara 19 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung. Sedangkan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Surabaya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca di Tiga Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

    Cuaca di Tiga Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

    7cloud.asia – Hujan disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi melanda wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat pada Selasa (02/01/2024) sore, malam hingga dinihari.

    Suhu udara berkisar antara 26 hingga 31 derajat celsius. Tingkat kelembaban udara antara 75 hingga 100 persen.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar cuaca di Indonesia diprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

    Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan sepanjang tahun 2024, gangguan iklim dari Samudra Pasifik yaitu ENSO diprakirakan akan berada pada fase El Nino Lemah – Moderat di awal tahun 2024.

    “Kemudian selanjutnya hingga akhir tahun 2024 diprediksikan berada pada fase netral,” kata Dwikorita.

    Tahun 2024 menurutnya terdapat peluang namun kecil untuk berkembang menjadi fenomena La Nina yang merupakan pemicu anomali iklim basah.

    Demikian juga dengan fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) yang merupakan penyebab gangguan iklim dari Samudra Hindia, diprediksikan akan berada pada fase netral dari awal hingga akhir tahun 2024.

    Berdasarkan dinamika atmosfer tersebut lanjut Dwikorita, maka jumlah curah hujan tahunan pada 2024 diprediksikan umumnya berkisar pada kondisi normal.

    Namun, terdapat beberapa wilayah yang diprediksikan dapat mengalami hujan tahunan di atas normal yaitu meliputi sebagian kecil Aceh, Sumatera Barat bagian selatan, sebagian kecil Riau, sebagian kecil Gorontalo.

    Hujan tahunan diatas normal juga diperkirakan terjadi di sebagian kecil Kalimantan Selatan, sebagian kecil Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat bagian utara, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian kecil Papua Barat dan Papua bagian utara.

    Selain itu, tambah Dwikorita, terdapat juga daerah yang diprediksikan akan mengalami hujan tahunan di bawah normal yaitu meliputi sebagian Banten, sebagian kecil Jawa Barat.

    Kemudian sebagian kecil Jawa Tengah, sebagian Yogyakarta, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian kecil Nusa Tenggara Timur, dan Papua bagian selatan juga diperkirakan mengalami hujan tahunan di bawah normal.

    “Meskipun kemarau 2024 diprediksi berlangsung dengan normal, namun terdapat wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan karena secara iklim memang memiliki curah hujan yang rendah, yaitu meliputi sebagian Lampung, sebagian Jawa, sebagian Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur dan Papua bagian selatan,” paparnya.

    Sementara itu, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan masyarakat dan pihak terkait harus melakukan langkah antisipatif terhadap potensi jumlah curah hujan tahunan 2024.

    Sebab, curah hujan yang terjadi dapat melebihi rata-ratanya atau melebihi batas normalnya.

    Hal ini dapat memicu bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor.

    Sedangkan potensi curah hujan di bawah normal yang dapat memicu kekeringan dan dampak lanjutannya berupa kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau 2024.

    Selanjutnya, lanjut Ardhasena, meningkatkan optimalisasi fungsi infrastruktur sumber daya air pada wilayah urban atau yang rentan terhadap banjir.

    Misalnya dengan melakukan penyiapan kapasitas pada sistem drainase, sistem peresapan dan tampungan air, agar secara optimal dapat mencegah terjadinya banjir.

    Selain itu juga perlu dipastikan kesiapan operasional waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya untuk pengelolaan curah hujan tinggi saat musim hujan dan penggunaannya di saat musim kemarau.

    “Terkait penanganan musim kemarau, meskipun kemarau 2024 diprediksi tidak sekering kemarau 2023, maka tetap perlu diwaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan di tahun 2024 khususnya pada periode kemarau pertama di bulan Februari 2024 untuk wilayah pesisir Sumatera bagian Timur, maupun periode kemarau periode kedua mulai Mei 2024 untuk wilayah lainnya yang rawan Karhutla,” jelasnya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Rabu Pagi, Seluruh Wilayah Jakarta Hujan

    Rabu Pagi, Seluruh Wilayah Jakarta Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang mengguyur seluruh wilayah DKI Jakarta pada Rabu (03/01/2024) pagi.

    Kemudian pada sore hari hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Berdasarkan laman Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berlanjut hingga malam hari di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Namun intensitas hujan ringan di kedua wilayah ini.

    Suhu berkisar antara 24 hingga 29 derajat celsius. Tingkat kelembaban 75 hingga 100 persen.

    Sementara sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi hujan lebat diatas 50 mm/hari, yaitu di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan.

    Wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, juga berpeluang terjadi hujan lebat.

    Hujan lebat berpeluang mengguyur wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat dan Papua.

    BMKG memperkirakan hujan badai melanda sejumlah wilayah di Indonesia, yaitu wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

    Wilayah  Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur juga diperdiksi terjadi hujan badai.

    Kondisi cuaca serupa juga diprekirakan melanda wilayah Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua Barat.

    Sementara angin kencang diatas 45 kilometer/jam berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Utara.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini, BMKG memperkirakan dampak cuaca berupa bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara.

    Selain itu, wilayah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur juga berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi.

    Bencana serupa berpeluang pula terjadi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Papua.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Cuaca Hari Ini, Dua Wilayah di Jakarta Hujan Pada Siang dan Malam

    Cuaca Hari Ini, Dua Wilayah di Jakarta Hujan Pada Siang dan Malam

    7cloud.asia – Wilayah Jakarta Selatan pada Jumat (05/01/2024) siang dan malam berpotensi hujan dengan intensitas  ringan. Suhu udara berkisar antara 24 hingga 31 derajat celsius.

    Selain wilayah Jakarta Selatan, pada malam hari wilayah Jakarta Timur berpeluang hujan dengan intensitas ringan.

    Sementara pada pagi hari wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diperkirakan hujan dengan intensitas ringan. Wilayah lainnya diperkirakan berawan.

    Demikian juga pada siang hari. Selain wilayah Jakarta Selatan, wilayah lainnya diprediksi berawan.

    Dilihat dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian besar kota-kota di Indonesia diprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Kota Serang, Tarakan, Tanjung Pinang, Makassar, Manado diperkirakan hujan dengan intensitas ringan pada Jumat pagi.

    Siang hari, hujan ringan berpotensi terjadi di Kota Denpasar, Jambi, Semarang, Palangkaraya, Tarakan, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Ambon, Pekanbaru, Mamuju, Makassar, Kendari, Padang, Palembang dan Medan.

    Kemudian pada malam hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di Yogyakarta, Jambi, Bandung, Palangkaraya, Tanjung Pinang, Ambon, Ternate, Manokwari, Padang dan Medan.

    Hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Serang, Yogyakarta, Bandung dan Mataram pada siang hari.

    Kota Bengkulu, Semarang dan Pekanbaru berpeluang diguyur hujan pada malam hari.

    BMKG memperkirakan hujan disertai petir berpotensi terjadi pada siang hari di Kota Surabaya, Banjarmasin dan Manado.

    Pada malam hari,kondisi cuaca seperti ini berpotensi terjadi di Pangkal Pinang dan Bandar Lampung.

    Suhu udara berkisar antara 19 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah diprediksi terjadi di Kota Bandung dan tertinggi terjadi di Kota Surabaya.

    Di wilayah perairan hujan dengan intensitas lebat berpeluang terjadi di Selat Malaka, Selat Karimata, Perairan barat Sumatera, Selat Sunda, Perairan selatan Banten hingga Jawa Tengah, Laut Natuna, Laut Jawa.

    Selain itu, hujan lebat berpotensi terjadi di Perairan Utara Kalimantan Barat, Laut Sulawesi, Selat Makassar, Teluk Bone, Laut Halmahera, Laut Banda, Teluk Cendrawasih, Laut Arafuru, dan Samudra Pasifik utara Papua.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Hujan Sedang hingga Lebat Akibatkan Enam Ruas Jalan di Jakarta Tergenang

    Hujan Sedang hingga Lebat Akibatkan Enam Ruas Jalan di Jakarta Tergenang

    7cloud.asia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkapkan terdapat lima RT dan enam ruas jalan tergenang akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah DKI Jakarta pada Kamis (4/1/2024).

    Dengan data ini maka tercatat ada 0.016 persen dari 30.772 RT yang tergenang banjir pada Kamis sore dan petang. 

    Adapun data wilayah terdampak, menurut Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji di Jakarta, yakni di Jakarta Selatan terdapat lima Rukun Tetangga (RT) di dua kelurahan.

    Titik genangan ini antara lain ada di Kelurahan Pejaten Barat sebanyak dua RT dengan ketinggian air 150 sentimeter (cm).

    Baca: Cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Jawa Tengah sepekan ke depan

    Kemudian Kelurahan Kalibata sebanyak satu RT dengan ketinggian air 60 cm dan Kelurahan Pela Mampang sebanyak 2 RT dengan ketinggian 60 cm.

    Sementara itu, jalan tergenang terdapat enam ruas, yakni jalan Taman Kemang, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dengan ketinggian 40 cm.

    Kemudian Jalan Empang 3 Rt 01/01, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan ketinggian 30 cm.

    Jalan AUP Depan Bank BNI Pasar Minggu, Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan ketinggian 20 cm.

    Baca: BNPB minta warga waspadai bencana hidrometrologi

    Jalan Kemang Utara IX, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, dengan ketinggian 40 cm.

    ​​​​​​Jalan Pelita Nomor 5, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, dengan ketinggian 20 cm.

    Jalan Perjuangan Ceger, Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, dengan ketinggian 30 cm.

    Kemudian jalan tergenang atau banjir yang sudah surut adalah Jalan Pinang Ranti II, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur (Jaktim).

    Baca: Perubahan iklim membuat banjir makin sering terjadi

    BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur terkait.

    “Monitoring ini melibatkan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat,” katanya.

    Sumber: Antaranews.com

     

  • Akhir Pekan Pertama di 2024, Cuaca di Tiga Wilayah Jakarta Ini Berpotensi Hujan Badai

    Akhir Pekan Pertama di 2024, Cuaca di Tiga Wilayah Jakarta Ini Berpotensi Hujan Badai

    7cloud.asia – Tiga wilayah di DKI Jakarta berpontensi hujan badai pada Sabtu (06/01/2023) sore dan malam hari. Ketiga wilayah tersebut adalah wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

    Dilihat dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada pagi hari seluruh wilayah di Jakarta berawan.

    Pada malam hari seluruh wilayah di Jakarta diguyur hujan dengan intesitas ringan hingga lebat.

    Suhu berkisar antara 34 hingga 32 derajat celsius. Tingkat kelembaban antara 70 hingga 100 persen.

    BMKG memperkirakan hujan lebat diatas 50 mm/hari berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia.

    Yaitu wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta.

    Wilayah lainnya adalah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo.

    Wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua juga berpotensi diguyur hujan lebat.

    Selain hujan lebat, BMKG memperkirakan angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam melanda sejumlah wilayah di Indonesia, yaitu wilayah  Aceh, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

    Angin kencang juga berpeluang melanda wilayah Lampung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan.

    Suhu udara berkisar antara 18 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung dan suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Denpasar.

    Reporter: Nurakhmayani

  • ODGJ Jakarta Bisa Mencoblos di Pemilu 2024, Seperti Ini Mekanismenya

    ODGJ Jakarta Bisa Mencoblos di Pemilu 2024, Seperti Ini Mekanismenya

    7cloud.asia – Komisi Pemilihan Umum (KPUD) DKI Jakarta akan menyiapkan petugas khusus untuk mendampingi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang akan menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024.

    Ketua Divisi Teknis dan Penyelenggara KPU Jakarta Pusat Fitriani mengatakan, terkait dengan disabilitas ODGJ, kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) Pemilu 2024 telah menyiapkan hal ini

    “Memang ada dua orang yang siap menjadi pendamping (bagi ODGJ yang akan memberikan suara di Pemilu 2024, red),” kata Fitriani di Jakarta, Jumat (5/1/2024) seperti dikutip Antaranews.com.

    Baca: Kampanye Pemilu 2024 harusnya menyangkut hal substantif 

    Fitri menyebut petugas yang mendampingi ODGJ saat pencoblosan Pemilu 2024 hanya bisa berlaku jika pemilih membutuhkan saja.

    Adapun mekanisme pencoblosan bagi ODGJ di Pemilu 2024 bisa dijelaskan sebagai berikut, pihak pemilih harus terlebih dahulu mengisi formulir pendamping.

    “Harus mengisi formulir pendamping, dan pendamping untuk pemilih disabilitas bisa juga berasal dari keluarga atau orang yang ditunjuk oleh pemilih,” ucap Fitri.

    Baca: DKPP terima 309 pengaduan pelanggaran etik terkait penyelenggaraan Pemilu 2024

    Lalu, pemilih disabilitas mental juga boleh memilih selama terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) dan memiliki KTP elektronik.

    Jika tidak memiliki KTP elektronik, maka bisa menggunakan surat rekomendasi dari dokter saat memilih.

    Sebelumnya, anggota Komisi A DPRD DKI Dwi Rio Sambodo meminta ODGJ didampingi saat hari pencoblosan Pemilu 2024 sebagai upaya pelayanan masyarakat.

    Baca: KPU digugat karena sahkan Gibran jadi cawapres

    “Perlu ada pembinaan, panduan, pedoman, dan pendampingan karena mereka tak sama seperti yang normal,” kata Rio usia rapat Badan Musyawarah DPRD DKI di Jakarta, Selasa (2/1/2024).

    Rio menuturkan para ODGJ memiliki hak suara dalam memilih sehingga perlu ada fasilitas yang mendukung kebutuhan mereka di tempat pemungutan suara (TPS) nantinya.

    Meski nantinya ditemukan ada hambatan, namun diharapkan pemerintah tetap memberikan upaya agar para penyandang ODGJ bisa tetap maksimal untuk dilayani.

    Baca: Jumlah pemilih disabilitas di Pemilu 2024 capai 1,1 juta orang

     

  • Hujan Deras, 46 RT di Jakarta Banjir

    Hujan Deras, 46 RT di Jakarta Banjir

    7cloud.asia – Sebanyak 46 RT di wilayah Jakarta terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (06/01/2024).

    Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji ketinggian air bervariasi antara 30 sentimeter hingga 75 sentimeter.

    “BPBD mencatat hingga pukul 20.00 WIB genangan yang terjadi menjadi 46 RT,” kata Isnawa seperti dikutip Kompas.com.

    Selanjutnya Isnawa menjelaskan banjir disebabkan oleh tingginya curah hujan sehingga membuat sejumlah aliran kali, yakni Kali Angke Hulu, Kali Krukut, Kali Pesanggrahan hingga Kali Grogol meluap.

    Baca: Penebangan liar picu banir

    Daftar 46 RT yang terendam banjir pada Sabtu malam:

    Wilayah Jakarta Barat

    1. Kelurahan Rawa Buaya, 1 RT yang terendam banjir dengan ketinggian air 30 cm. Penyebabnya curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Angke Hulu.
    2. Kelurahan Kedaung kali Angke, 2 RT yang terendam banjir dengan ketinggian air 35 cm. Penyebabnya curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Angke Hulu.
    3. Kelurahan Sukabumi Selatan, 1 RT yang terendam banjir dengan ketinggian 60 cm. Penyebabnya curah hujan tinggi.
    4. Kelurahan Kembangan Selatan, 2 RT yang terendam banjir dengan ketinggian 30 cm. Penyebabnya curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Angke Hulu.
    5. Kelurahan Kembangan Utara, 1 RT yang terendam banjir dengan ketinggian 30 cm. Penyebabnya curah hujan tinggi.

    Baca: Jakarta waspada banjir

    Wilayah Jakarta Selatan

    1. Kelurahan Cilandak Timur, 2 RT yang terendam banjir dengan ketinggian air 55 cm sampai 75 cm. Penyebabnya curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Krukut.
    2. Kelurahan Pondok Pinang, 3 RT yang terendam banjir. Ketinggian air 40 cm. Penyebabnya curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Pesanggrahan.
    3. Kelurahan Kebayoran Lama Utara, 3 RT yang terendam banjir. Ketinggian air 30 cm. Penyebabnya curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Sekretaris.
    4. Kelurahan Lebak Bulus, 1 RT yang terendam banjir. Ketinggian air mencapai 50 cm. Penyebab curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Grogol.
    5. Kelurahan Kramat Pela, 30 RT yang terendam banjir dengan ketinggian air 40 cm. Penyebab curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Grogol.

    Baca: Banjir hingga 2 meter di Rohul

    Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta telah mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi pada 3 sampai 10 Januari 2024.

    Kasatpel Pengolahan Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Michael Sitanggang menjelaskan bencana hidrometeorologi berpotensi melanda wilayah Jakarta akibat hujan lebat setiap siang hingga sore dan juga malam hingga dini hari.

    Bencana hidrometeorologi dapat berupa banjir, banjir bandang, longsor, pohon tumbang yang disebabkan oleh tingginya curah hujan.

    “Pada siang hingga menjelang malam hari, perlu diwaspadai potensi hujan intensitas lebat di sebagian wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan,” jelas Michael.

    Baca: Penataan kawasan cegah banjir Jakarta

    Sementara itu, pada malam hingga dini hari kata Michael, berpotensi terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

    Kondisi yang sama juga berpotensi terjadi di wilayah utara Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

    “Pada malam hingga dini hari, perlu diwaspadai potensi hujan intensitas hingga lebat pada 3-10 Januari 2024,” ujarnya.

    Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Guswanto menjelaskan cuaca ekstrem dalam bentuk hujan lebat ini memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.

    Karena itu, BMKG mengimbau instansi terkait di semua wilayah termasuk Jakarta, untuk mewaspadai terjadinya bencana akibat cuaca ekstrem pada 3-10 Januari 2024.

    “Waspada terhadap dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, dan berkurangnya jarak pandang,” papar Guswanto.

    Reporter: Nurakhmayani