7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Kedua wilayah ini berpotensi hujan disertai petir dan angin kencang pada Rabu (06/12/2023).
Berdasarkan laman resmi BMKG, kondisi cuaca seperti ini diperkirakan terjadi pada sore dan malam hari. Sedangkan pada pagi harinya cuaca berawan berpotensi menyelimuti seluruh wilayah DKI Jakarta.
Kemudian pada siang hari, hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Wilayah Jakarta Barat diperkirakan hujan dengan intensitas ringan. Sementara wilayah lainnya diprediksi berawan.
Pada malam hari hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.
Suhu udara berkisar antara 24 hingga 30 derjat celsius. Dengan tingkat kelembaban antara 80 hingga 95 persen.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan adanya curah hujan yang tinggi disertai angin kencang juga berpeluang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur hingga 10 Desember mendatang.
“Dibutuhkan kewaspadaan terkait ancaman curah hujan tinggi,” ujar Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II NTT, Rahmattulloh Adji seperti dikutip Antaranews..
Ia menyampaikan Zona Musim di NTT saat ini berada dalam periode peralihan musim berdasarkan Monitoring Awal Musim Hujan.
Hasil analisa menunjukkan bahwa di sebagian wilayah NTT akan mengalami curah hujan tinggi atau lebih besar dari 150 mm per dasarian dengan peluang 71 sampai 90 persen.
Atas kondisi itu, lanjutnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini dengan tiga kategori status yakni Waspada, Siaga, dan Awas.
Status Awas berlaku untuk wilayah Kecamatan Amfoang Barat Laut, Amfoang Selatan, Amfoang Tengah, Amfoang Timur, dan Amfoang Utara di Kabupaten Kupang.
Peluang curah hujan bisa lebih besar dari 300 mm per dasarian. Hal yang sama juga berlaku untuk Kecamatan Fatumnasi dan Nunbena di Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Selanjutnya, Kecamatan Langke Rembong dan Wae Rii di Kabupaten Manggarai diberi peringatan Siaga karena curah hujan diprakirakan lebih besar dari 200 mm.
Sedangkan Kecamatan Cibal, Cibal Barat, Lelak, Rahong Utara, Ruteng, Satar Mese, dan Satar Mese Utara diberi peringatan Waspada karena prakiraan curah hujan lebih besar dari 150 mm.
Dengan peringatan dini tiga status ini Adji berharap masyarakat dan pemerintah setempat dapat melakukan langkah antisipasi.
Beberapa hal yang menjadi pertimbangan yakni waspada potensi rusaknya tanaman pertanian atau perkebunan akibat banjir.
Selain itu, kondisi cuaca seperti ini juga dapat meningkatkan peluang kejadian longsor pada daerah berlereng.
Masyarakat, lanjut dia, juga harus waspada meningkatnya potensi kejadian banjir di kawasan pemukiman.
“Segera lakukan evakuasi apabila hujan deras sudah lebih dari satu jam,” ujarnya.
Reporter: Nurakhmayani









