Tag: cawapres

  • MK Tolak Permohonan PSI agar Usia Minimum Capres dan Cawapres Diturunkan Jadi 35 Tahun

    MK Tolak Permohonan PSI agar Usia Minimum Capres dan Cawapres Diturunkan Jadi 35 Tahun

    7cloud.asia – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak uji materi terhadap UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terkait batas usia capres-cawapres yang diajukan PSI.

    Dalam gugatan itu penggugat memohon agar agar usia minimal capres dan cawapres diturunkan menjadi 35 tahun dari semula 40 tahun.

    “Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua MK Anwar Usman dalam sidang di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2023) seperti dipantau di YouTube MK.

    Baca: Selama sidang MK, jalan Medan Merdeka Barat ditutup

    Putusan ini diketok oleh sembilan hakim konstitusi. Dua hakim MK yaitu Guntur Hamzah dan Suhartoyo mengajukan dissenting opinion.

    Permohonan ini diterima MK pada 9 Maret 2023. Pemohon ingin MK mengubah batas usia minimal capres-cawapres menjadi 35 tahun.

    Dalam sidang hari ini, MK juga dijdawalkan akan memutus Perkara Nomor 51/PUU-XXI/2023 yang diajukan Partai Garuda diwakili Ketua Umum Ahmad Ridha Sabana dan Sekjen Yohanna Murtika sebagai pemohon.

    Baca: MK diminta tak jadi fasilitator dinasti politik keluarga Jokowi

    Mereka munjuk Desmihardi dan M Malik Ibrohim sebagai kuasa hukum untuk gugatan terkait usia capres dan cawapres ini.

    Dalam gugatannya, pemohon mengajukan frasa pada pasal soal usia capres dan cawapres yang diuji materikan, diusulkan diubah menjadi:

    “berusia paling rendah 40 tahun atau berpengalaman sebagai kepala daerah/wakil kepala daerah”.

    Baca: Jokowi yakin Ganjar Pranowo bakal dilantik jadi Presiden pada 2024

    Gugatan soal usia minimum capres dan cawapres ini menjadi sorotan publik, karena dinilai sebagai upaya pihak tertentu untuk menggolkan Gibran Rakabuming untuk bisa maju menjadi cawapres di Pilpres 2024.

    Sejumlah elemen masyarakat menyerukan untuk turun ke jalan guna mendesak MK menolak permohonan terkait usia capres dan cawapres ini.

    Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan polisi menyiagakan lebih dari 1000 personel. 

    Baca: Menunggu MK memutus gugatan soal syarat capres dan cawapres

    Jalan Merdeka Barat yang menjadi lokasi kantor MK juga ditutup sejak pagi, dan masyarakat diimbau untuk menghindari Jalan Merdeka Barat.

     

  • MK Kabulkan Syarat Capres/Cawapres 40 Tahun atau Pernah Jadi Kepala Daerah, Gibran Berpeluang Jadi Cawapres

    MK Kabulkan Syarat Capres/Cawapres 40 Tahun atau Pernah Jadi Kepala Daerah, Gibran Berpeluang Jadi Cawapres

    7cloud.asia – Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan uji materi terkait syarat calon presiden dan wakil presiden atau capres-cawapres berusia paling rendah 40 tahun atau berpengalaman sebagai kepala daerah.

    Gugatan dengan nomor perkara 90/PUU-XXI/2023 itu dilayangkan oleh seorang mahasiswa Universitas Surakarta bernama Almas Tsaqibbirru itu dikabulkan hakim MK, pada Senin (16/10/2023).

    “Mengadili, mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian,” kata Ketua MK Anwar Usman saat membacakan amar putusannya, dipantau dari YouTube MK Senin 16 Oktober 2023

    Anwar mengatakan, MK telah menyatakan Pasal 169 huruf q UU 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang menyatakan berusia paling rendah 40 tahun bertentangan dengan UUD 1945.

    Baca: Syarat usia minimal capre/cawapres 35 tahun ditolak MK

    MK juga menilai pasal ini tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dimaknai berusia paling rendah 40 tahun atau pernah/menduduki jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum termasuk pemilihan kepala daerah.

    “Memerintahkan pemuatan putusan ini dalam berita negara RI sebagaimana mestinya,” kata Anwar Usman.

    Dilansir Tempo.co, salah satu hakim MK, Guntur Hamzah mengatakan, pertimbangannya mengabulkan gugatan itu karena beberapa negara telah mengatur batas usia pemimpinnya di bawah 40 tahun.

    “Tren kepemimpinan global semakin cenderung ke usia yang lebih muda, dengan demikian dalam batas penalaran yang wajar usia di bawah 40 tahun dapat saja menduduki jabatan baik sebagai presiden maupun wakil presiden sepanjang memenuhi kualifikasi tertentu yang sederajat atau setara,” kata Guntur saat membacakan amar putusannya.

    Baca: Selama Sidang MK, Jalan Merdeka Barat ditutup

    Guntur menyatakan, dengan mengubah batas usia capres menjadi di bawah 40 tahun dapat memberikan kesempatan yang seluas-luasnya generasi muda untuk berkiprah dalam konstitusi pemilu untuk dicalonkan menjadi presiden dan wakil presiden.

    “Terlebih jika syarat itu tidak hanya diletakkan pada batas usia, melainkan diletakkan pada syarat pengalaman pernah atau sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui pemilu,” kata Guntur.

    Dari sembilan hakim MK yang memutus perkara tersebut, ada dua hakim yang memiliki alasan berbeda (concurring opinion) yakni Enny Nurbaningsih dan Daniel Yusmic.

    Sedangkan empat hakim yang berbeda pendapat atau dissenting opinion yakni Saldi Isra, Arief Hidayat, Wahiduddin Adams, dan Suhartoyo.

    Almas Tsaqibbirru merupakan seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Surakarta (Unsa). Almas merupakan anak dari Koordinatis MAKI Boyamin Saiman.

    Baca: Mk diminta tak jadi fasilitator politik dinasti keluarga Jokowi

    Dalam gugatannya, Almas meminta agar Mahkamah Konstitusi melakukan uji materi terhadap Pasal 169 huruf (q) Undang-undang No 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dengan menambahkan frasa

    “Berusia paling rendah 40 tahun atau berpengalaman sebagai Kepala Daerah baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota.”

    Dalam petitumnya, Almas menyampaikan alasannya mengubah frasa tersebut karena dirinya merupakan pengagum Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.

    “Bahwa pemohon tidak bisa membayangkan terjadinya jika sosok yang dikagumi para generasi muda tersebut tidak bisa mendaftarkan pencalonan presiden sejak awal, hal tersebut sangatlah inkonstitusional karena sosok Wali Kota Surakarta tersebut mempunyai potensi yang besar dan bisa dengan pesat memajukan Kota Solo secara pertumbuhan ekonomi,” kata Almas dalam petitumnya.

    Baca: Kemungkinan duet Ganjar-Prabowo Subianto ada di tangan PDIP

    Sebelumnya, MK telah menolak gugatan dengan nomor 29/PUU-XXI/2023, 51/PUU-XXI/2023, dan 55/PUU-XXI/2023 yang pada intinya meminta MK melakukan uji materi terhadap UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

    Para penggugat yang mewakili Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Garuda, dan perwakilan tiga kepala daerah itu meminta Pasal 169 huruf q UU tersebut yang mengatur tentang batas usia capres-cawapres minimal 40 tahun diubah menjadi minimal 35 tahun dan memiliki pengalaman menjadi penyelenggara negara.

     

     

  • Putusan MK Soal Usia Capres dan Cawapres, Jokowi Tak Ikut Campur?

    Putusan MK Soal Usia Capres dan Cawapres, Jokowi Tak Ikut Campur?

    7cloud.asia – Presiden Jokowi menegaskan dirinya tidak mencampuri putusan Mahkamah Konstitusi (MK) kemarin, Senin (16/10/2023) soal usia capres dan cawapres.

    Sebelumnya sejumlah pihak menilai Jokowi turut campur dalam keputusan MK soal usia capres dan cawapres ini. Jokowi terus bermanuver untuk menentukan proses Pemilu 2024 demi menjamin masa depannya sendiri dan dinasti keluarganya.

    Namun, menurut Jokowi putusan MK soal usia capres dan cawapres tersebut merupakan kewenangan yudikatif. Jokowi juga menolak berkomentar dan mempersilakan masyarakat untuk menanyakan langsung kepada MK.

    “Mengenai putusan MK silakan ditanya ke Mahkamah Konstitusi, jangan saya yang berkomentar,” kata Jokowi dalam keterangannya di sela-sela kegiatan kunjungan kerjanya di China World Hotel, Beijing, Senin (16/10/2023) malam.

    Baca: Dari Kaesang hingga AHY, potret dinasti politik di Indonesia

    “Silakan juga pakar hukum yang menilainya. Saya tidak ingin memberikan pendapat atas putusan MK, nanti bisa disalah mengerti seolah-olah saya mencampuri kewenangan yudikatif,” sambungnya.

    Mengenai wacana putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka yang diusulkan menjadi bakal cawapres pada pemilihan umum 2024, Jokowi mengaku tak mencampurinya.

    “Saya tegaskan saya tidak mencampuri urusan capres atau cawapres,” tegas Jokowi Pernyataannya ini menanggapi

    Menurutnya pasangan capres dan cawapres merupakan urusan partai politik.

    “Pasangan capres dan cawapres itu ditentukan oleh partai politik atau gabungan partai politik, jadi silakan tanyakan saja ke partai poilitik, itu wilayahnya parpol,” jelasnya.

    Baca: Merasa dibodohi, GM ajak masyarakat melawan dinasti poltik Jokowi

    Sebelumnya, dalam sidang putusan MK soal usia capres dan cawapres, dua hakim MK mengungkapkan kejanggalan dalam proses persidangan permohonan uji materi kasus ini. 

    Sementara itu, mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Erry Riyana Hardjapamekas dalam keterangan persnya menyatakan keputusan MK tersebut merugikan demokrasi.

    “Kami mengapresiasi putusan MK, tetapi kehadiran kita hari ini juga menyoroti deretan masalah yang merugikan demokrasi dan kehidupan kita sebagai bangsa,” katanya deklarasi Maklumat Juanda.

    Pada kesempatan yang sama, Direktur Amnesti Internasional Indonesia, Usman Hamid mengatakan kegelisahan dan kemarahan politik ini bukan dipicu oleh keputusan MK saja.

    Tetapi karena selama 10 tahun kepemimpinan Jokowi, kedaulatan rakyat disingkirkan, ruang publik dipersempit, oposisi menjelma menjadi aliansi kolusif, lembaga anti korupsi dilemahkan.

    Baca: Aktivis pro reformasi nilai Jokowi telah mengkhianati reformasi

    Selain itu, lanjut Usman, adanya penyalahgunaan demokrasi melalui peraturan perundang-undangan seperti revisi UU KPK, KUHP, UU Cipta Kerja. Konflik kepentingan pejabat di kabinet sangat kuat.

    Menurut Usman, kondisi tersebut diperburuk dengan adanya praktik politik dinasti yang dilakukan oleh Jokowi.

    “Anak-anaknya yang minim pengalaman dan prestasi politik menikmati jabatan publik maupun fasilitas bisnis yang tak mungkin didapat tanpa status anak kepala negara/presiden yang berkuasa,” jelasnya.

    Presiden dianggap terus bermanuver untuk menentukan proses pemilu 2024 dengan menggandeng kubu politik yang menjamin masa depannya sendiri dan dinasti keluarga.

    “Kami memergoki perilaku politik yang nista dari penguasa dan kalangan atas ini. Ukuran moral, tentang yang adil dan tidak adil, yang patut dan tidak patut itu telah hilang,” paparnya.

    Seperti yang diberitakan sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan uji materi terhadap UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terkait batas usia capres-cawapres.

    Uji materi ini diajukan oleh mahasiswa UNS bernama Almas Tsaqibbirru Re A. Almas. MK menyatakan batas usia capres-cawapres tetap 40 tahun kecuali sudah berpengalaman sebagai kepala daerah.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Bakal Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo Diumumkan Siang ini, Didaftarkan ke KPU Besok

    Bakal Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo Diumumkan Siang ini, Didaftarkan ke KPU Besok

    7cloud.asia – Koalisi partai politik pengusung bakal capres Ganjar Pranowo dijadwalkan akan mengumumkan nama cawapres yang mendampingi Ganjar siang ini sekitar pukul 10.00 WIB.

    Beredar di kalangan media sosok cawapres yang akan mendampingi Ganjar Pranowo berinisial M, yang mengarah kepada Mahfud MD yang saat ini menjabat sebagai Menko Polhukham.

    Setelah diumumkan koalisi yang terdiri dari PDIP, PPP, Perindo, Hanura ini akan mendaftarkan Ganjar Pranowo menjadi capres dan cawapresnya ke KPU pada hari pertama pembukaan yaitu pada Kamis (19/10/2023) besok. 

    “Rencananya demikian (mendaftarkan pasangan capres-cawapres). Tapi detail dan pastinya nanti disampaikan setelah pengumuman pagi ini oleh para ketua umum,” ujar Ketua Majelis Pertimbangan PPP Romahurmuziy di Jakarta, Rabu (18/10/2023).

    Baca: Dua syarat dari Ganjar Pranowo soal cawapres yang akan mendampingi dirinya

    Laki-laki yang akrab disapa Romy ini menegaskan hal itu akan langsung disampaikan oleh para ketua umum pengusung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

    Adapun para ketum tersebut adalah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Plt Ketua Umum DPP PPP Mardiono, Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang, dan Ketua Umum Partai Perindo Hari Tanoesoedibjo.

    Kepastian soal pengumuman Cawapres yang mendampingi Ganjar Pranowo disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di kediaman Megawati yang berada di Jalan Teuku Umar, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam.

    “Ibu Megawati Soekarnoputri menugaskan DPP PDIP berkoordinasi dengan TPN GP, sehingga Rabu besok pukul 10.00 WIB akan diumumkan cawapres yang akan mendampingi Pak Ganjar Pranowo,” kata Hasto di Jakarta, Selasa (17/10/2023).

    Baca: Pesan Jokowi untuk Ganjar Pranowo jika nanti dilantik menjadi Presiden

    Dia mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pimpinan PDIP melaporkan kepada Megawati terkait dinamika politik terkini.

    Khususnya setelah Putusan MK terkait batas usia capres-cawapres menjadi berusia 40 tahun atau pernah berpengalaman sebagai kepala daerah.

    Hasto mengatakan Megawati setelah melihat dinamika politik nasional maka diputuskan pengumuman bakal cawapres pendamping Ganjar akan diumumkan Rabu.

    “Tadi saya melaporkan kepada Ibu Megawati dengan didampingi Bapak Olly Dondokambey dan Mas Prananda Prabowo, karena Mba Puan (Maharani) baru pulang dari tugas luar negeri,” ujarnya.

    Baca: Pemikiran Ganjar Pranowo di panggung politik

    Terkait inisial “M” yang diisukan akan menjadi bakal cawapres pendamping Ganjar, Hasto mengatakan bahwa calon yang diputuskan merupakan sosok untuk rakyat Indonesia dan kemajuan bersama.

    Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.

    Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan capres dan cawapres diusulkan oleh parpol atau gabungan parpol peserta pemilu dengan perolehan kursi minimal 20 persen dari jumlah kursi DPR.

    Pasangan capres dan cawapres juga bisa diajukan parpol atau gabungan parpol dengan perolehan 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

    Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI.

    Selain itu, pasangan capres dan cawapres juga dapat diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.

    Sumber: Antaranews.com

  • Mahfud MD Resmi Diumumkan Sebagai Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo

    Mahfud MD Resmi Diumumkan Sebagai Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo

    7cloud.asia – Koalisi partai politik pengusung bakal capres Ganjar Pranowo, Rabu (18/10/2023) resmi mengumumkan Mahfud MD sebagai bakal cawapres yang mendampingi Ganjar di Pilpres 2024. 

    Pengumuman Mahfud MD sebagai bakal cawapres Ganjar Pranowo ini berlangsung di Kantor DP PDI Perjuangan, di Jalan Diponegoro Jakarta Pusat. 

    Ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri mengatakan pilihan kepada Mahfud MD untuk menjadi bakal cawapres yang mendampingi Ganjar Pranowo ini didasarkan pada berbagai problema yang dihadapi bangsa ini.

    Bagi Mega, Mahfud MD sangat dekat dan sangat dipahami jalan pikirannya dan sangat setia membela Pancasila.

    “Beliau intelektual yang mumpuni, dengan pengetahuan hukum yang lengkap,” ujar Mega.

    Baca: Ganjar Pranowo – Mahfud MD didaftarkan ke KPU besok

    Mega mengingatkan pemimpin Indonesia tidak boleh melupakan sejarah. bahwa perjalanan sejarah bangsa lahir dengan pengorbanan, keringat dan darah.

    Lahir dari gemblengan lahir batin, merakyat, visoer dan punya kemampuan profesional dan punya pengalaman konkret di pemerintahan,

    Penuntasan kemiskinan menjadi salah satu pesan Mega yang harus dilaksanakan capres dan cawapres di masa yang akan datang.

    “Pekerjaan rumah terutama adalah stunting yang bisa mengganggu bonus demografi pada 2040,” ujarnya. 

    Baca: Dua syarat dari Ganjar Pranowo soal Cawapres yang mendampingi dirinya

    Pasangan Ganjar Pranowo – Mahfud MD ini, menurut Mega, akan mewujudkan demokrasi di negeri.

    “Mereka akan melayani rakyat dengan sepenuh hati,” demikian Mega menegaskan.

    Mega juga meminta agar pasangan Ganjar Pranowo – Mahfud MD terus bergerak ke bawah, bertemu dengan rakyat untuk wujudkan kesejahteraan bagi lebih dari 270 juta rakyat Indonesia. 

    Di akhir sambutannya, Mega lantas mengutip stanza ketiga lagu Indonesia Raya yang selama ini tidak terlalu dikenal, yaitu: Indonesia tanah yang suci, Tanah kita yang sakti. Di sanalah aku berdiri, menjaga ibu sejati. …. Marilah kita berjanji, Indonesia Abadi”

    Baca: Pesan dari Jokowi untuk Ganjar Pranowo saat dilantik jadi Presiden

    Sebelumnya nama Mahfud MD sudah beredar di kalangan media sebagai sosok cawapres yang akan mendampingi Ganjar Pranowo. 

    Setelah diumumkan koalisi yang terdiri dari PDIP, PPP, Perindo, Hanura ini akan mendaftarkan Ganjar Pranowo menjadi capres dan cawapresnya ke KPU pada hari pertama pembukaan yaitu pada Kamis (19/10/2023) besok. 

    “Rencananya demikian (mendaftarkan pasangan capres-cawapres). Tapi detail dan pastinya nanti disampaikan setelah pengumuman pagi ini oleh para ketua umum,” ujar Ketua Majelis Pertimbangan PPP Romahurmuziy di Jakarta, Rabu (18/10/2023).

  • Pasangan Anies dan Cak Imin Resmi Mendaftar sebagai Capres/Cawapres di Pilpres 2024

    Pasangan Anies dan Cak Imin Resmi Mendaftar sebagai Capres/Cawapres di Pilpres 2024

    7cloud.asia – Hari pertama pendaftaran bakal capres dan cawapres peserta Pilpres 2024, Kamis (19/10/2023) kantor KPU Pusat semarak oleh pendukung pasangan calon yang akan mendaftar. 

    Bakal pasangan capres-cawapres usungan Partai NasDem, PKB, dan PKS, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Anies dan Cak Imin) menjadi pasangan pertama resmi mendaftar sebagai peserta Pilpres 2024. 

    Pasangan Anies dan Cak Imin tiba di Kantor KPU RI di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jakarta, sekitar pukul 09.27 WIB, untuk mendaftar sebagai capres-cawapres peserta Pilpres 2024.

    Baca: Mahfud MD resmi diumumkan sebagai cawapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

    Anies dan Cak Imin yang menjadi pasangan capres-cawapres pertama di Pilpres 2024 tiba dengan menggunakan mobil Jeep berwarna putih dan terbuka dengan mengenakan pakaian kemeja putih dengan peci hitam.

    Keduanya menyapa para pendukung yang telah menunggu sejak pukul 06.00 WIB dan berjejer di sepanjang jalan.

    Mobil putih yang ditumpangi Anies dan cak Imin pelahan membelah lautan pendukung yang mengantarkan mereka mendaftar ke Kantor KPU sebagai peserta Pilpres 2024.

    Baca: Pasangan Ganjar diumumkan sehari sebelum pendaftaran

    Di belakang mobil yang ditumpangi Anies dan Cak Imin, diikuti mobil jenis serupa yang membawa Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Ketua PKS Ahmad Syaikhu.

    Setibanya di kawasan Jalan Imam Bonjol, Menteng, ribuan pendukung Anies dan Cak Imin sudah memenuhi jalanan menuju Kantor KPU RI tersebut.

    Kedatangan Anies dan Cak Imin diiringi lagu Maju Tak Gentar dan Yaal Lal Wathan yang mengantarkan mereka masuk ke Kantor KPU RI.

    Baca: Demokrat resmi dukung Prabowo di Pilpres 2024

    Ribuan pendukung Anies dan cak Imin sudah memadati Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, sejak Kamis pagi, dengan membawa atribut partai pengusung pasangan ini. 

    Selain pasangan Anies dan Cak Imin, hari ini pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD juga dijadwalkan akan mendaftar sebagai calon peserta Pilpres 2024.

    Pendaftaran calon peserta Pilpres 2024 mulai dibuka hari ini dan akan berlangsung hingga 25 Oktober 2024.

    Baca: Dinasti politik yang sedang dibangun Jokowi dinilai mengkhianati reformasi

    Sedangkan satu calon presiden lainnya yakni Prabowo Subianto hingga hari ini belum mengumumkan bakal cawapresnya. 

    Sejumlah nama digadang akan menjadi cawapres Prabowo untuk kontestasi di Pilpres 2024 termasuk putra sulung Presiden Jokowi Gibran Rakabuming.

  • Pasangan Ganjar Pranowo – Mahfud MD Daftar sebagai Peserta Pilpres 2024 dengan Gunakan Mobil RI -1

    Pasangan Ganjar Pranowo – Mahfud MD Daftar sebagai Peserta Pilpres 2024 dengan Gunakan Mobil RI -1

    7cloud.asia – Bakal pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendaftar sebagai calon peserta Pilpres 2024 ke Kantor KPU di Jakarta, Kamis (19/10/2023).

    Pasangan bakal capres – cawapres Ganjar Pranowo – Mahfud MD tiba di Kantor KPU dengan menggunakan mobil dinas RI-1 yang pernah digunakan Presiden pertama RI, Soekarno.

    Eks mobil dinas RI-1 berjenis Cadillac Fleetwood 75 Limousine berwarna hitam  mengantar  iring-iringan prosesi capres-cawapres Ganjar Pranowo – Mahfud MD ke Kantor KPU dari Tugu Proklamasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

    Baca: Pasangan Anies-Muhaimin resmi daftar jadi capres cawapres 

    Mobil dinas terakhir Bung Karno yang siang itu ditumpangi Ganjar Pranowo – Mahfud MD tersebut masih terawat dengan baik, tampak dari cat mobil yang masih mengkilap dan kaca mobil tanpa goresan.

    Saat mendaftar sebagai calon peserta Pilpres 2024 ke Kantor KPU Ganjar Pranowo mengenakan kemeja warna hitam, sedangkan Mahfud MD mengenakan baju berwarna putih dan peci warna hitam.

    Pasangan capres-cawapres yang diusung PDIP, PPP, Perindo dan Hanura ini meninggalkan Tugu Proklamasi menuju ke Kantor KPU sekitar pukul 11.40 WIB.

    Baca: Ganjar ajak peserta Pilpres 2024 untuk tidak korbankan persatuan demi kemenangan

    Pimpinan partai pengusung, yakni PDIP, PPP, Perindo dan Hanura ikut mengantar pasangan Ganjar Pranowo – Mahfud MD untuk mendaftar sebagai capres-cawapres peserta Pilpres 2024 ke KPU ini.

    Pasangan Ganjar Pranowo – Mahfud MD merupakan pasangan kedua bakal capres-cawapres yang mendaftar sebagai peserta Pilpres 2024.

    Sebelumnya pasangan capres-cawapres yang diusung Koalisi Perubahan dan Persatuan Anies dan Cak Imin sudah mendaftar lebih dulu.

    Baca: Falsafah kepemimpinan Ganjar Pranowo

    Sementara capres yang diusung Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto hingga kini belum mengumumkan siapa cawapres yang bakal mendampingi dirinya.

    Seperti diketahui KPU membuka pendaftaran bakal capres dan cawapres untuk Pilpres 2024 mulai hari ini, Kamis (19/10/2023) hingga 25 Oktober 2023.

    Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, pasangan capres dan cawapres diusulkan oleh parpol atau gabungan parpol peserta pemilu dengan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR.

    Baca: Pilih pemimpin pro lingkungan di Pilpres 2024

    Pasangan capres-cawapres juga bisa diajukan parpol yang memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

    Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan capres – cawapres pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. 

     

  • Mahfud Md Menuju Istana, Dari Kampus Kini Jadi Cawapres

    Mahfud Md Menuju Istana, Dari Kampus Kini Jadi Cawapres

    7cloud.asia –  Mohammad Mahfud MD, Rabu (18/10/2023) secara resmi ditetapkan sebagai bakal cawapres yang akan mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. 

    Laki-laki kelahiran Sampang, Madura 13 Mei 1957 ini bukanlah sosok asing di dunia politik. Meski sebelumnya sejak tahun 1984, Mahfud Md lebih dikenal sebagai dosen.

    Karir politiknya dimulai sejak tahun 2000. Pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, ia ditunjuk sebagai menteri pertahanan hingga tahun 2001.

    Tiga tahun kemudian, tepatnya tahun 2004, laki-laki yang memiliki nama lengkap Mohammad Mahfud Mahmodin ini, terpilih menjadi anggota DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa.

    Saat itu, ia tercatat sebagai anggota Komisi lll dan sebagai wakil ketua badan legislatif hingga tahun 2008.

    Latar belakang pendidikan Mahfud Md di bidang hukum yang mumpuni membuatnya mulus melaju sebagai ketua Mahkamah Konstitusi tahun 2008 hingga 2013.

    Seperti dilansir dari situs MK, ketegasan, kelugasan, dan kejujuran Mahfud Md saat memimpin Mahkamah Konstitusi semakin membawa harum namanya dan lembaga yudikatif tersebut.

    Mahfud Md menjadi salah satu pakar hukum tata negara yang menjabat tiga lembaga negara berbeda secara beruntun, yaitu lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

    Di tengah kesibukannya, Mahfud Md juga aktif di berbagai organisasi ke masyarakatan dan profesi. Ia didaulat menjadi Ketua Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).

    Di masa pemerintahan Presiden Jokowi, Mahfud Md ditunjuk sebagai anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila dari tahun 2017–2018.

    Mahfud juga pernah hampir ditunjuk sebagai calon wakil presiden Jokowi pada tahun 2019.

    Bahkan ia telah mempersiapkan baju kemejanya untuk dipakai saat mendaftar sebagai cawapres mendampingi Jokowi saat itu.

    Tetapi posisinya tersebut kemudian diisi oleh ketua MUI, KH. Ma’ruf Amin yang mendampingi Jokowi sebagai wapres hingga kini.

    Di periode pemerintahan Presiden Jokowi yang kedua tahun 2019 hingga kini, Mahfud ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan dalam Kabinet Indonesia Maju. 

    Riwayat Pekerjaan:

    • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (2019–sekarang)
    • Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (2017–2018)
    • Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (2008–2013)
    • Anggota DPR RI, menempati Komisi III dan Wakil Ketua Badan Legislatif (2004–2008)
    • Menteri Pertahanan Republik Indonesia (2000–2001)

    Riwayat Pendidikan:

    • Sarjana Hukum Tata Negara, Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta
    • Sarjana Sastra Arab, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
    • Magister Ilmu Politik, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta
    • Doktor Ilmu Hukum Tata Negara, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
    • Profesor Hukum Tata Negara, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta

     Reporter: Nurakhmayani

  • Golkar Usulkan Gibran jadi Cawapres Prabowo Subianto, PKS: Pilpres 2024 Semakin Mudah

    Golkar Usulkan Gibran jadi Cawapres Prabowo Subianto, PKS: Pilpres 2024 Semakin Mudah

    7cloud.asia – Rapimnas Partai Golkar, Sabtu (21/10/2023) resmi mengusulkan Gibran Rakabuming Raka menjadi bakal cawapres mendampingi Prabowo Subianto.

    Usulan agar Gibran jadi bakal cawapres Prabowo Subianto itu disampaikan Ketua Umum Golkar Airlangga saat membacakah hasil keputusan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Kantor DPP Golkar, Jakarta.

    Usai membacakan kesimpulan dan kesepakatan Rapimnas, Airlangga lalu menyerahkan rekomendasi itu kepada Bakal Calon Presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto.

    Keputusan siapa bakla cawapres yang akan mendampingi Prabowo Subianto akan diputuskan dalam pertemuan pimpinan partai politik Koalisi Indonesia Maju yang dijadwalkan akan digelar Sabtu sore ini.

    Namun kemungkinan besar Gibranlah yang akan mendampingi Prabowo Subianto ke Pilpres 2024.

     

    Baca: Maklumat juanda nilai dinasti politik Jokowi khianati reformasi

    Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Alhabsy mengatakan jika memang Gibran yang akan jadi bakal cawapres mendampingi Prabowo Subianto akan membuat Pilpres 2024 lebih mudah dan asyik bagi pasangan Anies-Muhaimin.

    “Saya yakin (Pilpres 2024) akan semakin mudah,” kata Aboe Bakar di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto di Jakarta, Sabtu (21/10/2023). 

    Dia mengaku sudah mendapatkan informasi siapa yang akan mendampingi Prabowo Subianto sejak Jumat (20/10) malam.

    “Biar mereka nanti yang bocorkan ke publik,” kata dia.

    Aboe Bakar mengatakan kepemimpinan negara bukan hanya soal bapak dan anak tapi lebih kepada kemampuan serta kompetensi yang dimilikinya.

    Baca: Dari Kaesang hingga AHY, praktik dinasti politik di Indonesia

    Menurut dia, sosok wakil presiden adalah mereka yang memiliki kemampuan karena jika presiden ada persoalan maka wakil yang akan menggantikan.

    Sementara itu, dia mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PDI Perjuangan yang telah memilih Mahfud MD sebagai pendamping Ganjar Pranowo.

    “Bu Mega sudah pilih orang terbaik,” katanya.

    Dia mengatakan tidak ingin memikirkan calon dari koalisi lain dan sekarang fokus kepada pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

    Aboe mendoakan seluruh bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden ini mampu lolos pemeriksaan kesehatan dan bersaing di Pilpres 2024.

    “Kita doakan semua lolos,” kata dia.

    Baca: Baju putih Mahfud MD yang bersejarah

    Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19-25 Oktober 2023.

    Sementara itu survei Ipsos Public Affairs menyebutkan bahwa jika Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 dilaksanakan saat ini maka pasangan Prabowo-Gibran kalah dari pasangan Ganjar-Mahfud.

    “Sosok Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka santer dipasangkan dengan Prabowo Subianto sebagai capres dan cawapres namun dapat dikalahkan pasangan Ganjar-Mahfud,” kata peneliti Ipsos Arif Nurul Iman saat menjelaskan temuan Telesurvei dengan tema ‘Dilema Prabowo Subianto’ di Jakarta, Sabtu (21/10/2023)

    Ia mengatakan kesimpulan ini diperoleh dalam telesurvei yang dilaksanakan oleh Ipsos Public Affairs pada periode 17-19 Oktober 2023, atau setelah pasangan Ganjar-Mahfud dideklarasikan pada 18 Oktober 2023.

    Arif menjelaskan bahwa dalam telesurvei yang dilakukan 17-19 Oktober 2023 tersebut, Ipsos meminta pendapat 1.207 responden yang berada di 34 provinsi di Indonesia.

    Baca: Setelah dua hari masuk jadi anggota, Kaesang langsung jadi ketua umum PSI

    Dalam simulasi tiga nama, pasangan Prabowo -Gibran harus mengakui keunggulan pasangan Ganjar-Mahfud.

    Pasangan Prabowo-Gibran memperoleh 31,32 persen dan pasangan Ganjar-Mahfud mendapatkan 31,98 persen. Sementara Anies dan Muhaimin mendapatkan 28,91 persen suara.

    Dalam simulasi tiga suara ketika Prabowo dipasangkan dengan Gibran, maka masih ada responden yang menyatakan tidak tahu yaitu sebesar 7,79 persen.

    “Jadi ketika Prabowo menggandeng Gibran, yang menang adalah Ganjar-Mahfud, meskipun ini kemenangan cukup tipis, hanya nol koma, atau masih dalam koridor Margin of Error,” ujar dia

    Sementara itu, Erick Thohir menjadi sosok yang menaikkan elektabilitas Prabowo Subianto hingga mampu mengungguli pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dengan cukup signifikan.

    Baca: Aktivis 98 dukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD

    Dalam simulasi tiga pasangan bakal capres dan bakal cawapres menunjukkan bahwa pasangan Ganjar-Mahfud tertinggal sekitar 6 persen dari pasangan Prabowo-Erick Thohir.

    Menurut dia pasangan Prabowo dan Erick Thohir memperoleh elektabilitas 37,53 persen dan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mendapatkan 31,73 persen.

    Sementara itu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar meraih 28,91 persen suara dan yang menyatakan tidak tahu sebanyak 1,82 persen.

    Arif mengatakan temuan tersebut menunjukkan bahwa pasangan Prabowo dan Erick Thohir jika berpasangan bisa mendapatkan keunggulan diatas pasangan lainnya, baik Ganjar-Mahfud maupun Anies-Muhaimin.

    Menurut dia Jika dilihat jarak elektabilitas antara pasangan Prabowo Subianto-Erick Thohir dan Ganjar-Mahfud MD sekitar 6 persen artinya cukup signifikan.

    “Sudah bukan dalam koridor margin of error yang ditetapkan sebesar 2,83 persen,” ujarnya.

    Sumber: Antaranews.com

  • Survei Ipsos: Ganjar Mahfud MD Ungguli Pasangan Capres Cawapres Lain

    Survei Ipsos: Ganjar Mahfud MD Ungguli Pasangan Capres Cawapres Lain

    7cloud.asia –  Pasangan capres dan cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud Md atau Ganjar Mahfud unggul dari dua pasangan lain, yakni Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, serta Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Gibran Rakabuming.

    Demikian hasil Telesurvei yang diadakan oleh Ipsos Public Affairs pada 17-19 Oktober 2023 atau pasca keputusan MK soal batas usia capres-cawapres.

    Telesurvei tersebut mencatatkan raihan pasangan Ganjar Mahfud sebesar 31,98 persen, disusul Prabowo-Gibran sebesar 31,32 persen, serta Anies-Muhaimin 28,91 persen.

    Baca: Pasangan Ganjar Mahfud daftar KPU naik mobil RI -1

    Peneliti Ipsos Arif Nurul Iman mengatakan, dalam simulasi tiga suara di mana Prabowo dipasangkan dengan Gibran, sebanyak 7,79 persen responden menyatakan tidak tahu.

    Jadi ketika Prabowo menggandeng Gibran, yang menang adalah Ganjar Mahfud, meskipun ini kemenangan cukup tipis, hanya nol koma, atau masih dalam koridor Margin of Error,” kata Arif pada Sabtu (21/10).

    Selain Gibran, nama Erick Thohir juga muncul sebagai calon pasangan Prabowo. Arief menjelaskan, Erick Thohir berpotensi mendukung elektabilitas Prabowo.

    Baca: Pasangan Anies dan Cak Imin jadi pasangan pertama yang mendaftar

    Simulasi dari ketiga pasangan menunjukkan, Prabowo-Erick Thohir lebih unggul enam persen dari Ganjar-Mahfud.

    Pasangan Prabowo dan Erick Thohir memperoleh elektabilitas 37,53 persen. Adapun Ganjar Pranowo dan Mahfud Md mendapatkan 31,73 persen, sementara Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar raih 28,91 persen suara.

    “Dan ada yang menyatakan tidak tahu sebanyak 1,82 persen,” papar Arif.

    Baca: Yuk pilih pemimpin yang pro lingkungan

    Arif menambahkan, apabila Prabowo berpasangan dengan Erick, peluang unggul dari dua pasangan capres dan cawapres lain akan lebih meningkat.

    Menurutnya, jarak elektabilitas sebesar enam persen antara Prabowo-Erick Thohir dan Ganjar-Mahfud terbilang signifikan, sehingga tidak berada dalam koridor Margin of Error yang ditetapkan, yakni sebesar 2,83 persen.

    Adapun survei yang dilakukan setelah Ganjar dan Mahfud dideklarasikan sebagai capres dan cawapres dalam pemilihan presiden 2024 pada 18 Oktober lalu itu diikuti oleh 1.207 responden di 34 provinsi Indonesia melalui hubungan telepon.