7cloud.asia – Saat membincangkan berkembang saat lansia atau di usia 60-an dan seterusnya, penting untuk diingat bahwa ini bukan hanya tentang mencapai usia tertentu atau mencapai pencapaian tertentu.
Tapi, ini tentang perjalanan. Tentang memupuk kebiasaan yang memperkaya hidup kita, meningkatkan kesejahteraan kita, dan memungkinkan kita untuk terus tumbuh dan belajar meski sudah lansia.
Inti dari semua ini adalah pemahaman bahwa usia hanyalah sebuah angka. Usia tidak mendefinisikan kita atau membatasi apa yang dapat kita capai di masa muda mereka.
Perjalanan peningkatan diri dan pembelajaran terus-menerus ini adalah tema inti dalam buku saya Rahasia Tersembunyi Buddhisme: Cara Hidup Dengan Dampak Maksimum dan Ego Minimum.
Buku ini menawarkan wawasan tentang bagaimana kita dapat menjalani hidup kita sepenuhnya, berapa pun usia kita.
Jadi saat Anda melangkah maju, ingatlah untuk melatih ketahanan, tanamkan rasa syukur, jalin hubungan sosial yang kuat, dan jangan pernah berhenti belajar.
Karena berapa pun usia Anda, setiap hari adalah kesempatan baru untuk bertumbuh, belajar, dan melakukan hal-hal baru berkembang pesat.
Lagipula, seperti yang pernah dikatakan Carl Jung: “Siang hari dalam kehidupan sama penuh maknanya dengan pagi hari; hanya saja, makna dan tujuannya berbeda…” Jadi, mari kita manfaatkan sebaik-baiknya
Berikut beberapa kebiasaan mereka yang meraih kesuksesan saat lansia:
Menerima kegagalan
Poin satu ini mungkin tampak agak kontra-intuitif, bukankah kita seharusnya menghindari kegagalan?
Sebenarnya tidak demikian. Orang-orang yang sukses di usia 60an ke atas mempunyai sudut pandang yang berbeda. Mereka melihat kegagalan bukan sebagai kemunduran, namun sebagai batu loncatan menuju kesuksesan.
Mereka memahami bahwa kegagalan adalah bagian dari proses. Ini adalah kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan berkembang. Mereka tidak membiarkan rasa takut akan kegagalan menghalangi mereka untuk bergerak.
Jadi, jika menghadapi kemunduran atau kegagalan, jangan biarkan hal itu membuat Anda putus asa. Sebaliknya, anggaplah itu sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang.
Seperti yang pernah dikatakan oleh Thomas Edison setelah kegagalannya yang tak terhitung jumlahnya dalam menciptakan bola lampu: “Saya belum gagal. Saya baru saja menemukan 10.000 cara yang tidak akan berhasil.”
Merangkul kegagalan adalah dengan mengadopsi pola pikir berkembang – melihat setiap tantangan sebagai peluang untuk berkembang.
Menumbuhkan rasa syukur
Kebiasaan ampuh lainnya yang dilakukan oleh mereka yang sukses di usia lanjut adalah menumbuhkan sikap bersyukur.
Orang-orang ini selalu mengakui hal-hal baik dalam hidup mereka. Mereka tentu saja bersyukur atas kemenangan besar, tetapi mereka juga menghargai hal-hal kecil – hari yang cerah, buku bagus, makanan lezat.
Kebiasaan bersyukur ini semakin menguatkan kebahagiaan dan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.
Ada banyak penelitian psikologis yang mendukung hal ini. Penelitian menunjukkan bahwa mengungkapkan rasa syukur dapat meningkatkan perasaan bahagia, meningkatkan kesehatan fisik, dan bahkan memperkuat hubungan.
Jadi bagaimana Anda bisa menumbuhkan sikap bersyukur? Mulailah dengan membuat jurnal rasa syukur, di mana Anda menuliskan tiga hal yang Anda syukuri setiap hari. Ini adalah praktik sederhana, namun dapat membuat perbedaan besar.
Punya tujuan dan gairah
Menemukan tujuan dan hasrat adalah landasan kehidupan yang memuaskan, berapa pun usianya.
Bagi mereka yang berusia 60-an atau lebih, hal ini sering kali berarti melakukan aktivitas yang tidak hanya memberi mereka kegembiraan tetapi juga berkontribusi pada kebaikan yang lebih besar.
Bertahun-tahun yang lalu, masalah kesehatan yang serius memaksa saya untuk mengevaluasi kembali prioritas saya. Saya menyadari bahwa meskipun saya telah sukses dalam karier saya, saya belum mengejar apa yang benar-benar membuat saya bahagia.
Saat itulah saya memutuskan untuk memulai Hack Spirit dan mendalaminya perhatian dan ajaran Buddha. Itu adalah keputusan yang didorong oleh tujuan dan hasrat baru saya.
Menemukan tujuan Anda tidak selalu berarti Anda harus membuat perubahan dramatis dalam hidup Anda. Ini bisa berupa hal sederhana seperti meluangkan lebih banyak waktu untuk hobi Anda atau menjadi sukarelawan untuk tujuan yang Anda pedulikan.
Kuncinya adalah melakukan aktivitas yang selaras dengan tujuan Anda menghargai dan memberi Anda kegembiraan.
Latih ketahanan
Kebiasaan terakhir orang-orang yang berkembang di usia 60an atau lebih adalah praktik ketahanan.
Hidup tidak dapat diprediksi. Tantangan, kemunduran, dan kekecewaan tidak dapat dihindari. Namun yang membedakan orang-orang sukses adalah kemampuan mereka untuk bangkit kembali dari kesulitan-kesulitan tersebut.
Ketahanan bukanlah tentang menghindari kesulitan atau berpura-pura bahwa kesulitan itu tidak merugikan. Ini tentang menghadapinya secara langsung, belajar darinya, dan menggunakan pengalaman untuk tumbuh lebih kuat.
Individu yang tangguh mampu mempertahankan pandangan positif dan tetap fokus pada tujuan mereka, bahkan ketika menghadapi kesulitan. Mereka melihat tantangan sebagai peluang untuk berkembang dan bukan sebagai hambatan yang tidak dapat diatasi.
Anda dapat memupuk ketahanan dengan mempertahankan sikap positif, mempraktikkan perawatan diri, menetapkan tujuan yang realistis, dan mencari dukungan saat dibutuhkan.
Seperti kata pepatah terkenal: “Ini bukan tentang seberapa keras Anda memukul. Ini tentang seberapa keras Anda bisa menerima pukulan dan terus bergerak maju.”
Terus bergerak maju, apa pun yang Anda jalani, itulah kunci untuk sukses di usia berapa pun.