Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mental Para Lansia

Written by

in

7cloud.asia – Tidak hanya kesehatan fisik, lansia atau mereka yang telah berusia 60 tahun ke atas juga harus menjaga kesehatan mental mereka.

Lansia yang sehat dapat berkontribusi banyak di masyarakat karena memiliki pengalaman dan keterampilan hidup yang banyak. Namun, banyak lansia yang mengalami disabilitas sehingga membatasi pergerakannya.

Menurut Charles F. Reynold, dkk dalam tulisannya, Mental health Care for Older Adullts: Recent Advances and New Directions in Clinical Practice and Research (2022), seiring dengan bertambahnya usia, para lansia sering menghadapi peningkatan disabilitas.

Gangguan kesehatan mental sering kali adalah faktor uutama yang menyebabkan disabilitas pada lansia tersebut.

Sehingga, kesehatan mental lansia harus dijaga agar dapat tetap hidup dengan baik.
Apa saja yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental lansia, berikut paparannya:

1. Menjaga interaksi sosial
Ini adalah mendorong lansia untuk tetap aktif berinteraksi di lingkungan sosial, baik dengan keluarga, tetangga, maupun masyarakat luas pada umumnya.

Lansia harus bersosialisasi sesering mungkin agar tidak kesepian dan depresi dalam mengahadapi pertambahan usia juga kesehatan yang makin menurun.

Baca: Rahasia agar lansia tetap terus berkembang

2. Melakukan aktivitas sosial
Melakukan aktivitas sosial seperti menjadi relawan di bidang yang dikuasainya juga efektif menjaga kesehatan mental para lamsia.

Para lansia dapat mengajarkan banyak ilmu dan sharing pengalaman hidup yang telah dilewatinya.

Dilansir dari World health Organization, aktivitas sosial yang bermakna secara signifikan meningkatkan kesehatan mental yang positif, kepuasan hidup, kualitas hidup, dan mengurangi gejala depresi.

3. Berolah raga
Olahraga adalah salah satu hal penting yang dapat menjaga kesehatan mental. Dengan berolahraga, energi akan terarah pada kegiatan yang positif dan menghindarkan dari stres dan emosi negatif lainnya.

Dengan berolahraga, kesehatan tubuh juga dapat ikut meningkat.

4. Melatih pikiran
Dilansir dari St Luke’s Hospital, para lansia sebaiknya meluangkan waktu 30 menit setiap harinya untuk melakukan aktivitas yang menantang secara mental agar pikiran mereka tetap tajam.

Contohnya adalah memecahkan teka-teki, bermain sudoku, mempelajari bahasa baru, dan memainkan alat musik. Dengan melatih pikiran, lansia dapat mengurangi kemungkinan menderita penyakit seperti dimensia dan alzheimer.

Baca: Pembelajaran sepanjang hidup jadi kunci sukses lansia

5. Makan makanan yang bergizi
Untuk menjaga kesehatan mental lansia, makanan bergizi punya peran penting. Makanan yang bergizi membuat tubuh menjadi sehat dan bugar, juga menghindarkan dari penyakit.

Lansia juga harus menghindari makanan yang tinggi gula, tinggi garam, dan mengandung berbagai pengawet buatan.

6. Tidur yang cukup dan berkualitas
Untuk menjaga kesehatan mental, lansia memerlukan tidur yang cukup dan berkualitas. Lansia memerlukan tidur berkualitas sekitar 7 jam setiap harinya.

Sehingga, tubuh akan terasa lebh segar dan terhindar dari suasana hati negatif juga penurunan kemampuan kognitif akibat terganggunya tidur.

7. Melakukan hobi
Melakukan hobi dapat membuat suasana hati menjadi baik dan memelihara kemampuan kognitif.

Lansia dapat melakukan berbagai hobi seperti memasak, meluskis, bermusik, bernyanyi, menulis, merajut, berkebun, yoga, mengikuti aktivitas klub, membaca, mendaki, bermain catur, juga berjalan-jalan.

Baca: Persiapan menghadapi masa pensiun

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *