Tag: hujan

  • Cuaca Hari Ini: Hujan dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Sekitar Laut Arafuru

    Cuaca Hari Ini: Hujan dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Sekitar Laut Arafuru

    7cloud.asia – BMKG memonitor adanya bibit siklon tropis 96S di Area of Responsibility (AoR) TCWC Jakarta. Bibit siklon ini terpantau berada di Laut Arafuru bagian barat, tepatnya di barat daya Kepulauan Tanimbar (Provinsi Maluku).

    Bibit siklon ini bergerak dengan kecepatan angin maksimum 25 knot dan tekanan udara 1004 hPa menuju ke arah barat daya. Bibit siklon tropis 96S memberikan pengaruh pada potensi cuaca buruk di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku bagian selatan, dan Papua Selatan.

    Selain itu, bibit siklon ini juga menyebabkan peningkatan tinggi gelombang laut di sekitar pusat sirkulasi.

    Dalam sepekan ini, sejumlah wilayah di Indonesia masih akan menghadapi potensi curah hujan yang signifikan, terutama di wilayah Indonesia bagian selatan dan timur.

    Kondisi ini didukung oleh aktifnya fenomena MJO secara spasial, serta pengaruh dari gelombang atmosfer seperti Gelombang Rossby Ekuatorial, Gelombang Kelvin, dan Gelombang Low Frequency.

    Baca: Potensi angin puting beliung di masa pancaroba

    Kombinasi faktor-faktor ini meningkatkan potensi pembentukan awan konvektif yang signifikan di sebagian besar wilayah Indonesia.

    Di sisi lain, beberapa wilayah di Indonesia juga sudah mulai memasuki periode musim peralihan (pancaroba) dari musim hujan menuju musim kemarau.

    Pada masa pancaroba, cuaca umumnya bersifat variatif dan dinamis, dengan potensi hujan yang masih dapat terjadi secara tiba-tiba disertai angin kencang dan kilat/petir pada siang atau sore hari.

    Untuk itu, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang umumnya relatif lebih cepat, serta variasi kondisi cuaca secara spasial yang signifikan, sehingga dapat memengaruhi kelancaran aktivitas di masyarakat.

    Dinamika Atmosfer Sepekan Ke Depan
    Dinamika atmosfer di Indonesia selama sepekan ke depan dipengaruhi oleh gangguan MJO yang secara spasial diprediksi aktif di Samudra Hindia barat Aceh, Teluk Thailand, Laut Cina Selatan, Laut Sulu, Kalimantan bagian tengah hingga timur, Selat Makassar, sebagian P. Sulawesi, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Maluku Utara, Laut Sumba, Maluku, Laut Halmahera, Papua bagian barat, Laut Banda, dan Laut Arafuru.

    Baca: Ini yang terjadi saat La Nina

    Kombinasi antara MJO, gelombang Kelvin, gelombang Rossby Ekuator, dan gelombang Low Frequency pada wilayah dan periode yang sama di wilayah Indonesia bagian tengah hingga timur, berpotensi meningkatkan aktivitas konvektif serta pembentukan pola sirkulasi siklonik di wilayah tersebut.

    Bibit siklon tropis 96S terpantau di Laut Timor, dengan kecepatan angin maksimum 30 knot dan tekanan di pusat siklon 1004 hPa, sistem ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Laut Maluku hingga Maluku, dan Laut Timor.

    Bibit siklon tropis 96S diprakirakan untuk menjadi TC dalam kategori tinggi dengan pergerakan ke arah barat daya.

    Sirkulasi siklonik diprakirakan terbentuk di Perairan Selatan Papua dan Samudra Hindia Barat Sumatera. Sirkulasi-sirkulasi tersebut membentuk daerah konvergensi memanjang di Papua Barat, Tengah dan di Samudra Hindia Barat Sumatera, dan membentuk daerah konfluensi di Samudra Hindia Barat Daya Jawa, Laut Andaman, Samudra Pasifik Timur Filipina.

    Labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di Sumatera Utara, Riau, Kep. Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung.

    Sebagian besar Kalimantan, sebagian Jawa, sebagian Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, papua Barat dan Papua.

    Merujuk pada kondisi atmosfer di atas, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca signifikan ini dengan selalu memperbarui informasi cuaca dan memperbaiki kondisi lingkungan.

    Berikut prospek cuaca di Indonesia pada Minggu (13/4/2025) dikutip dari bmkg.go.id:

    Cuaca di Indonesia umumnya didominasi berawan hingga hujan ringan. Namun erlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

    Kondisi cuaca lebat berpotensi terjadi di Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Maluku, dan Papua Selatan.

    Sedangkang angin kencang berpotensi terjadi di Maluku, Nusa Tenggara Timur dan Papua Selatan.

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Berpotensi Mengguyur Sejumlah Kota

    Cuaca Hari Ini: Hujan Berpotensi Mengguyur Sejumlah Kota

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam prakiraan cuaca menyebut potensi curah hujan di wilayah Jabodetabek pada Senin, 14 April 2025.

    Hujan ringan berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Jabodetabek yakni Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Kepulauan Seribu,
    Kota Bekasi, Kota Tangerang.

    Hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Tangerang Selatan.

    Sedangkan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah di Indonesia masih didominasi berawan hingga hujan ringan.

    BMKG mengingatkan adanya potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.

    Hujan lebat antara lain berpotensi terjadi di Sumatra Utara, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Papua Pegunungan.

    Sedangkan angin kencang berpotensi terjadi di Aceh, Riau, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Berpotensi Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia

    Cuaca Hari Ini: Hujan Berpotensi Mengguyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia

    7cloud.asia – Prakiraan cuaca yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, sejumlah daerah berpotensi diguyur hujan pada Selasa (15/4/2025).

    Dikutip dari meteo.bmkg.go.id, sejumlah daerah perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat.

    Berikut prakiraan cuaca Selasa, selengkapnya. Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Riau, Jawa Tengah, Bali

    Hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Sumatera Barat, Jambi, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, D.I Yogyakarta, Jawa Timur

    Baca: Hujan ekstrem masih akan terjadi hingga akhir April

    Hujan dengan intensitas sedang juga berpotensi mengguyur Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur

    Di Pulau Sulawesi, hujan intensitas sedang berpotensi terjadi di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Papua

    Sedangkan hujan dengan intensitas lebat berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Maluku.

    Adapun hujan dengan intensitas sangat lebat berpotensi terjadi di Nusa Tenggara Timur.

    Baca: Indonesia mulai masuki musim kemarau

  • Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota di Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan

    Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota di Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sebagian besar kota pada Minggu (20/04/2025).

    Melalui akun youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang.

    Kota Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Samarinda, Palangkaraya, Pontianak, Manado, Palu, Kendari, Makassar, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari dan Jayapura juga berpotensi terjadi hujan berintensitas ringan.

    Selanjutnya hujan berintensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Serang, Semarang, Kupang, Mamuju dan Merauke. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Bandar Lampung, Tanjung Selor, Banjarmasin, Nabire dan Jayawijaya.

    BMKG juga mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku dan Papua.

    Selain cuaca ekstrem, banjir rob masih berpotensi melanda pesisir Kepulauan Riau dan pesisir Jawa Tengah,

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Siang Hingga Sore, Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siang Hingga Sore, Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang terjadi disebagian wilayah Jakarta pada Senin (21/04/2025) siang hingga sore.

    Dalam laman resminya, BMKG menyebut wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

    Sementara pada pagi dan malam hari, BMKG memprediksi cuaca cerah berawan di seluruh wilayah Jakarta.

    Sedangkan kondisi cuaca kota-kota lainnya di Indonesia, mayoritas berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Kota   Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan.    

    Demikian pula Kota Kupang, Palangkaraya, Samarinda, Makassar, Palu, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura dan Jayawijaya juga berpotensi terjadi hujan ringan.  

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Tanjung Selor, Mamuju dan Gorontalo.  

    Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Padang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Pontianak, Kendari, Manado, Nabire dan Merauke.

    BMKG juga mengingatkan masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem yang masih berpotensi melanda wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku dan Papua.

     

     

     

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Petir

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai petir akan terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia pada Selasa (22/04/2025).

    Melalui kanal youtube resminya, BMKG memprediksi hujan disertai petir tersebut akan melanda Kota  Bengkulu, Jambi, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Tanjung Selor, Mamuju, Palu, Manado, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.   

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Palembang, Bandung, Kendari dan Jayapura.

    Sedangkan hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya.

    Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula terjadi di Kota Kupang, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Makassar, Gorontalo, Ambon, Ternate, Sorong dan Manokwari.

    BMKG juga mengingatkan warga adanya potensi cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah Sumatera, sebagian besar wilayah Jawa, Nusa Tenggara Timur, sebagian besar wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

    Selain itu, potensi banjir rob disejumlah pesisir juga masih terjadi seperti pesisir Dabo Singkep, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, perairan Kotabaru, pesisir Kalimantan Tengah dan pesisir Kalimantan Barat.

     

  • BMKG Prediksi Musim Kemarau 2025 Lebih Pendek, Ini Penyebabnya

    BMKG Prediksi Musim Kemarau 2025 Lebih Pendek, Ini Penyebabnya

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi durasi musim kemarau pada tahun 2025 ini lebih pendek dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini dipengaruhi oleh fenomena iklim global.

    Hal ini diungkapkan oleh Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam siaran persnya beberapa waktu lalu.

    “Durasi kemarau diprediksi lebih pendek dari biasanya di sebagian besar wilayah, meskipun terdapat 26% wilayah yang akan mengalami musim kemarau lebih panjang, terutama di sebagian Sumatera dan Kalimantan,” jelas Dwikorita.

    BMKG memprediksi sekitar 60% wilayah akan mengalami kemarau dengan sifat normal, 26% wilayah mengalami kemarau lebih basah dari normal, dan 14% wilayah lainnya lebih kering dari biasanya.

    Baca: Musim kemarau bulan Mei, ini dia dampak yang harus diantisipasi

    Selanjutnya Dwikorita menjelaskan ada beberapa hal yang mempengaruhi musim kemarau menjadi lebih pendek daripada tahun sebelumnya.

    Adanya fenomena iklim global seperti El Nino-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) saat ini berada dalam fase netral. Artinya tidak adanya gangguan iklim besar dari Samudra Pasifik maupun Samudra Hindia hingga semester II tahun 2025.

    Namun, suhu muka laut di wilayah Indonesia cenderung lebih hangat dari normal dan diperkirakan bertahan hingga September, yang dapat memengaruhi cuaca lokal di Indonesia.

    Selain itu, Dwikorita mengungkapkan puncak musim kemarau diprediksi akan terjadi pada Juni hingga Agustus 2025.

    Baca: Waspada angin kencang di musim pancaroba

    Wiilayah-wilayah seperti Jawa bagian tengah hingga timur, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku diperkirakan mengalami puncak kekeringan pada Agustus.

    Karena itu, sejumlah sektor vital perlu melakukan langkah-langkah antisipasi dampak musim kemarau.  Seperti di sektor pertanian, disarankan untuk melakukan penyesuaian jadwal tanam sesuai prediksi awal musim kemarau di tiap wilayah.

    Selain itu, lanjut Dwikorita, para petani juga dapat memilih varietas tanaman yang tahan terhadap kekeringan, serta optimalisasi pengelolaan air untuk mendukung produktivitas pertanian di tengah keterbatasan curah hujan.

    “Untuk wilayah yang mengalami musim kemarau lebih basah, ini bisa menjadi peluang untuk memperluas lahan tanam dan meningkatkan produksi, dengan disertai pengendalian potensi hama,” urainya.

    Baca: Di era transisi ke musim kemarau, hujan ekstrem masih berpotensi terjadi

    Sedangkan untuk sektor kebencanaan perlu peningkatan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang diprediksi mengalami musim kemarau dengan sifat normal hingga lebih kering dari biasanya.

    Pada kesempatan itu Dwikorita menerangkan saat ini masih ada hujan di sejumlah wilayah. Kondisi ini dapat dimanfaatkan untuk pembasahan lahan-lahan gambut.

    Hal ini dilakukan untuk menaikkan tinggi muka air dan pengisian embung-embung penampungan air di area yang rentan terbakar.

    Sementara itu, di sektor lingkungan dan kesehatan, BMKG mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi penurunan kualitas udara di wilayah perkotaan dan daerah rawan karhutla.

    Baca: Hujan deras masih terjadi, kapan musim kemarau?

    Selain itu dampak suhu panas dan kelembapan tinggi yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat.

    Kemudian di sektor energi dan sumber daya air, Dwikorita mengimbau agar masyarakat dan pihak terkait dapat mengelola pasokan air secara bijak dan efisien.

    Hal ini untuk menjamin keberlanjutan operasional pembangkit listrik tenaga air (PLTA), sistem irigasi dan pemenuhan kebutuhan air baku masyarakat selama musim kemarau.

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Mayoritas Wilayah di Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Mayoritas Wilayah di Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi mayoritas wilayah Jakarta berpotensi hujan berintensitas ringan hampir di seluruh wilayah Jakarta pada Minggu (27/04/2025) siang hingga sore.

    Dalam laman resminya, BMKG menyebut hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang berpotensi berawan.

    Kemudian pada pagi dan malam hari seluruh wilayah Jakarta diprediksi cerah hingga berawan tebal.

    Potensi hujan dengan intensitas ringan juga akan terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Semarang, Yogyakarta.

    Selain itu, Kota Palangkaraya, Samarinda, Banjarmasin, Palu, Gorontalo, Ternate, Manokwari, Nabire dan Jayapura berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.     

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Tanjung Selor, Mamuju, Kendari dan Sorong. Sedangkan hujan disertai petir Kota Manado, Jayawijaya dan Merauke.

    BMKG juga mengingatkan warga adanya potensi cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan sebagian besar Papua.

    Selain itu, potensi banjir rob disejumlah pesisir juga masih terjadi seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Barat, pesisir Kalimantan Selatan.

    Banjir rob berpotensi pula melanda pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Nusa Tenggara Timur, pesisir Sulawesi Utara dan pesisir Maluku.

     

  • Cuaca Hari Ini: Hati-hati! Padang dan Kota Lainnya Berpotensi Hujan Disertai Petir

    Cuaca Hari Ini: Hati-hati! Padang dan Kota Lainnya Berpotensi Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai petir terjadi di Kota Padang dan kota lainnya pada Senin (28/04/2025).

    Melalui kanal youtube resmi BMKG, selain Kota Padang hujan disertai petir berpotensi pula melanda Kota Bengkulu, Pangkal Pinang, Pontianak, Samarinda, Merauke dan Jayawijaya. Sementara hujan berintensitas sedang berpotensi terjadi di Kota Tanjung Selor,

    Kemudian hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang.

    Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula terjadi di Kota Palangkaraya, Mamuju, Kendari,  Jayapura, Nabire, Manokwari, Sorong dan Ternate.    

    BMKG juga mengingatkan masayrakat agar mewaspadai potensi banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Sumatera Utara,  pesisir Kepulauan Riau, Lampung, pesisir Jakarta.

    Selain itu pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Kalimantan Timur, pesisir Kalimantan Barat, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Nusa Tenggara Timur, pesisir Sulawesi Utara dan pesisir Maluku juga berpotensi dilanda banjir rob.

     

  • Cuaca Hari Ini: Siapkan Payung, Hujan Berpotensi Mengguyur Sejumlah Kota

    Cuaca Hari Ini: Siapkan Payung, Hujan Berpotensi Mengguyur Sejumlah Kota

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi terjadi di sejumlah kota pada Kamis (01/05/2025).

    Dalam kanal youtube resminya, BMKG menyebut hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Pekanbaru, Padang, Bandar Lampung, Denpasar, Kupang, Samarinda, Palangkaraya, Banjarmasin.

    Kondisi cuaca serupa berpeluang pula terjadi di Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Ternate, Sorong, Manokwari dan Jayapura.     

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Tanjung Pinang, Bengkulu, Kendari, Nabire dan Merauke.

    Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Tanjung Selor, Pontianak, Jayawijaya.

    BMKG juga mengajak masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, sebagian besar wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara dan sebagian Papua.

    Tak hanya cuaca ekstrem, masyarakat juga perlu mewaspadai  banjir rob yang melanda sejumlah pesisir seperti pesisir pesisir Jakarta, pesisir Kalimantan Barat, pesisir Nusa Tenggara Timur dan pesisir Maluku.