Tag: kota

  • Coretan Adili Jokowi Muncul di Sejumlah Kota: Ekspresi Ketidakpuasan Publik pada Sepak Terjang Jokowi

    Coretan Adili Jokowi Muncul di Sejumlah Kota: Ekspresi Ketidakpuasan Publik pada Sepak Terjang Jokowi

    7cloud.asia – Coretan dinding bertuliskan kalimat ‘Adili Jokowi’ bermunculan di sejumlah sudut kota di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

    Coretan dinding bertuliskan Adili Jokowi ini antara lain ditemukan di kota Yogyakarta, Medan (Sumatra Utara), Solo (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur) dan Jakarta.

    Coretan bertuliskan ‘Adili Jokowi’ muncul di sejumlah titik di kota Solo, Selasa (4/2/2025) sore. Diketahui Solo merupakan kampung sekaligus tempat tinggal mantan presiden Jokowi setelah lengser.

    Coretan Adili Jokowi tersebut muncul di sejumlah lokasi yang terbilang sepi dan jauh dari pemukiman penduduk seperti di jalan Samratulangi, Manahan, Solo, seperti dilansir Tribunnews.com.

    Tulisan berwarna hitam yang dibubuhkan pada pagar seng sebuah bangunan kosong tersebut berada cukup jauh dari pemukiman.

    Setidaknya di lokasi tersebut terdapat dua tulisan ‘Adili Jokowi’ dengan tinta warna hitam dan berjarak beberapa meter antar tulisan.

    Baca: Sejumlah Program Strategis Nasional warisan Jokowi akan dievaluasi

    Selain itu, coretan Adili Jokowi juga ditemukan di jalan Prof Dr Soeharso, Kecamatan Laweyan tak jauh dari kantor Samsat Kota Solo.

    Tulisan ‘Adili Jokowi’ di lokasi tersebut juga dibubuhkan pada pagar seng sebuah lahan kosong dengan menggunakan tinta kombinasi warna oranye dan hitam.

    Seperti coretan serupa di jalan Samratulangi. Tulisan ‘Adili Jokowi’ di lokasi ini juga berada lumayan jauh dari keramaian penduduk

    Di Yogyakarta, ditemukan paling tidak 15 coretan Adili Jokowi coretan di 7 titik lokasi, salah satunya ada di kawasan Puro Pakualaman.

    Coretan Adili Jokowi ini dibuat dengan menggunakan cat semprot berwarna merah, hitam, dan putih itu tertulis di tembok dan halte bus Trans Jogja.

    Pembuat coretan tersebut belum diketahui. Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Yogyakarta, Dodi Kurnianto, mengatakan pihaknya akan melakukan upaya pencegahan maupun penegakan aturan.

    Baca: Skema Proyek Strategis Nasional jadi sumber pelanggaran HAM

    Di dunia maya, tagar #AdiliJokowi juga bertebaran di linimasa media sosial menyusul terungkapnya kasus pagar laut di Tangerang yang diduga terkait dengan PSN PIK 2 yang diwariskan Jokowi.

    Coretan Adili Jokowi makin marak, namun siapa yang membuat dan apa motifnya masih misterius. Adakah makna dari adanya coretan Adili Jokowi yang tersebar tersebut secara politik?

    Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai, adanya coretan dinding tersebut merupakan sebuah ekspresi ketidakpuasan publik terhadap Jokowi.

    Adanya hal itu, kata dia, bisa dimaknai sebagai sinyal ketidakpuasan publik dengan sepak terjang Jokowi baik selama menjabat maupun setelah lengser.

    Cawe-cawe Jokowi baik di Pilpres 2024 maupun Pilkada 2024 menjadi salah satu pemicu ketidakpuasan terhadap Jokowi. Apalagi kemudian OCCRP menobatkan Jokowi sebagai salah satu pemimpin terkorup di dunia.

    Terungkapnya berbagai kasus yang diduga melibatkan Jokowi seperti pembuatan pagar laut dan pengkavlingan ruang laut di Tangerang juga menjadi pemicu.

    Apalagi hingga saat ini, aparat penegak hukum belum menunjukkan keseriusan dalam menangani berbagai kasus yang menciderai keadilan masyarakat.

  • Dua Taman di Jakarta Timur Akan Dibuka 24 Jam

    Dua Taman di Jakarta Timur Akan Dibuka 24 Jam

    7cloud.asia – Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur menyiapkan dua taman di wilayahnya yang akan dioperasikan selama 24 jam setiap harinya.

    Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Timur Dwi Ponangsera mengatakan, pihaknya tinggal menunggu payung hukum dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk pengoperasian dua taman itu selama 24 jam.

    Dilansir Antaranews.com, dua taman yang disiapkan untuk beroperasi 24 jam itu yakni Taman Simpang UKU di Jalan Utan Kayu Raya No.12, RT 12/05, Utan Kayu Utara, Matraman dan Taman Humaniora di sisi selatan Jalan Supriyadi RT 07/05 Kelurahan Susukan, Ciracas.

    Menurut Dwi, dua taman ini dipilih karena lokasinya sangat strategis, berada di pinggir jalan besar yang selalu ramai, dekat dengan pemukiman warga, dan memiliki fasilitas memadai.

    “Saat ini kita sedang koordinasikan dengan lintas sektor termasuk perihal keamanannya,” ujar Dwi Jumat (7/2/2025).

    Baca: Pramono Anung dan Rano Karno akan hidupkan taman-taman di Jakarta

    Dwi menjelaskan, Taman Simpang UKU seluas 800 meter persegi dibangun dengan konsep taman kantong (pocket).

    Taman ini dilengkapi berbagai fasilitas seperti tempat seluncur (skate park), tempat penampungan (shelter), area bermain anak, lintasan olahraga (jogging track), hingga fasilitas olahraga luar ruang (outdoor).

    Sedangkan Taman Humaniora yang dibangun di atas lahan seluas 1.836 meter persegi dilengkapi ruang perpustakaan, aula, lapangan multi fungsi lengkap dengan ring basket, sarana bermain anak, parkir sepeda, area jogging track, dan pos jaga keamanan.

    Lebih lanjut, Dwi menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor karena masih ada penambahan kelengkapan, di antaranya lampu sorot, wifi gratis, serta petugas keamanan yang berjaga 24 jam.

    “Nantinya tiap kecamatan akan disiapkan minimal satu taman yang beroperasi 24 jam setiap harinya. Semua akan dilengkapi wifi gratis,” ujar Dwi.

    Baca: Ruang terbuka hijau atau taman kota di Jakarta masih minim

    Dwi juga meminta bantuan Satpol PP, pengurus RT/RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) untuk keamanan taman yang beroperasi 24 jam.

    “Kami juga meminta agar pengunjung ikut merawat dan menjaga kebersihan taman,” ucap Dwi.

    Sebelumnya, Gubernur terpilih Pramono Anung berjanji akan mengoperasikan lima taman di Jakarta akan beroperasi selama 24 jam penuh sebagai tempat berkreasi dan pusat hiburan bagi warga setempat setelah dirinya dan Rano Karno (Doel) dilantik.

    “Dari 2.554 taman yang ada di Jakarta yang siap untuk beroperasi 24 jam ini hanya lima taman saja,” kata Pramono di Jakarta, Jumat (31/1/2025).

    Menurut dia, lima taman ini dipilih karena memiliki beragam indikator yang membuat mereka bisa beroperasi 24 jam.

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Disertai Petir Berpotensi Melanda Sejumlah Kota, Termasuk Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Disertai Petir Berpotensi Melanda Sejumlah Kota, Termasuk Jakarta

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Jakarta dan sejumlah kota di Indonesia pada Sabtu (08/02/2025).

    Melalui akun youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), selain Jakarta hujan disertai petir berpotensi melanda  Kota Bandar Lampung, Surabaya, Kupang, Banjarmasin, Tanjung Selor, Mamuju, Manado dan Merauke.

    Sementara kota-kota lainnya seperti Kota Semarang dan Makassar berpeluang terjadi hujan dengan intensitas sedang.

    Kemudian hujan berintensitas ringan diprediksi terjadi di Kota Medan, Banda Aceh, Padang, Bengkulu, Palembang, Serang, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, Mataram, Palangkaraya, Samarinda, Kendari, Ternate, Sorong, Nabire, Jayapura dan Jayawijaya.

    BMKG juga mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian besar wilayah Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, wilayah Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini, BMKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Denpasar dan Sejumlah Kota Berpotensi Hujan Disertai Petir

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Denpasar dan Sejumlah Kota Berpotensi Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Denpasar dan sejumlah kota lainnya di Indonesia pada Rabu (12/02/2025).

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), selain Kota Denpasar, kota lain yang berpotensi dilanda hujan disertai petir adalah Kota Mataram, Tanjung Selor dan Merauke.

    Sedangkan wilayah lainnya, BMKG memperkirakan hujan masih berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah di Indonesia. Hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Sorong dan Jayawijaya.

    Sementara hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Pangkal Pinang, Palembang, Lampung, Bandung, Semarang, Palangkaraya, Samarinda, Kupang, Mamuju, Makassar, Kendari, Ternante, Manokwari, Nabire dan Jayapura.

    BMKG juga mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Tak hanya hujan, masyarakat juga diimbau mewaspadai gelombang tinggi antara 2,5 hingga 4 meter di perairan selatan Jawa hingga Pulau Rote, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah hingga Nusa Tenggara Timur.

    Selain itu, gelombang tinggi berpeluang pula terjadi di perairan selatan Bali hingga Pulau Sumba, Laut Sawu, Perairan Kupang hingga Pulau Rote, Laut Natuna Utara, Laut Sulawesi, Laut Maluku dan Samudera Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat.

     

     

  • Pemerintah Kota Jakarta Pusat Wajibkan Seluruh RW Miliki Bank Sampah

    Pemerintah Kota Jakarta Pusat Wajibkan Seluruh RW Miliki Bank Sampah

    7cloud.asia – Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mewajibkan seluruh rukun warga (RW) di daerahnya harus memiliki bank sampah guna memastikan kebersihan lingkungan.

    Dari data yang dimiliki Pemerintah kota, dari total 386 RW di Jakarta Pusat, sebanyak 77 RW belum memiliki bank sampah.

    Karena itu Pemkot Jakarta Pusat terus mendorong segera terbangunnya bank sampah di 77 RW tersebut.

    Selain itu, ada 66 RW yang memiliki bank sampah, namun hanya ada bangunan saja sedangkan aktivitas di RW tersebut tidak ada. Sementara, bank sampah di 243 RW masih aktif.

    “Permasalahan sampah merupakan isu prioritas yang harus segera ditangani, pengelolaan sampah secara efektif dan efisien harus dijalankan semua pihak,” kata Arifin di Jakarta, Kamis (13/2/2025) sebagaimana dikutip Antaranews.com

    Baca: Dana Lingkungan berikan angin segar bagi pengelolaan Bank Sampah

    Arifin menjelaskan bahwa program 100 hari kerja yang dicanangkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Pramono Anung dan Rano Karno itu adalah kebersihan lingkungan dengan terbangunnya bank sampah di setiap RW.

    Dengan adanya bank sampah, maka kesadaran masyarakat untuk mengolah sampah mulai dari lingkup terkecil, yaitu RT/RW dapat meningkat.

    “Saya minta dukungan dan partisipasi para RW untuk berkoordinasi dengan para RT agar dapat menggerakkan warganya melakukan pemilahan sampah dan menjadi nasabah bank sampah di masing-masing RW,” katanya.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan bahwa masyarakat yang menjadi nasabah bank sampah tidak dikenakan retribusi pelayanan kebersihan.

    Retribusi sampah akan mulai diberlakukan Pemprov DKI Jakarta tahun 2025 ini.

    Baca: Jumlah warga yang memilah sampah di Jakarta Pusat meningkat

    “Penerapan retribusi kebersihan rumah tangga spiritnya adalah bagaimana masyarakat lebih peduli untuk memilah dan memilih sampah dari rumah,” kata Asep di Jakarta, Selasa (4/2/2025).

    Ia menjelaskan bahwa retribusi pelayanan kebersihan yang dikenakan kepada masyarakat bukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) DKI Jakarta.

    Karenanya, kata Asep, masyarakat yang sudah menjadi nasabah bank sampah tidak dikenakan retribusi kebersihan.

    Untuk itu Asep mengajak semua masyarakat bisa menjadi nasabah bank sampah, selain tidak dikenakan retribusi mereka juga ikut serta menjaga kebersihan lingkungan.

    “Jadi masyarakat yang tidak ingin dikenakan retribusi maka pilihannya adalah menjadi anggota nasabah bank sampah atau dia melakukan pemilihan sampah dari rumah,” ujarnya.

    Baca: Bank sampah di Malaka, Jakarta Timur beroperasi di jalanan

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Disertai Petir Berpotensi Melanda Sejumlah Kota Termasuk Bandung

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Disertai Petir Berpotensi Melanda Sejumlah Kota Termasuk Bandung

    7cloud.asia – Kondisi hujan disertai petir berpotensi melanda sejumlah kota di Indonesia termasuk Kota Bandung pada Minggu (16/02/2025).

    Melalui akun youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), selain Kota Bandung, hujan disertai petir berpotensi terjadi di Kota Pangkal Pinang, Palembang, Bandar Lampung dan Palangkaraya.

    Sedangkan kota-kota lainnya berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Serang, Semarang, Yogyakarta, Semarang, Surabaya.

    Baca: Kapan musim hujan berakhir? Ini kata BMKG

    Kota Denpasar, Tanjung Selor, Samarinda, Banjarmasin, Manado, Gorontalo, Palu, Kendari, Makassar, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayawijaya dan Jayapura juga berpotensi terjadi hujan berintensitas ringan.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Bengkulu, Kupang, Ternate, Nabire dan Merauke.

    Untuk wilayah Jakarta, seluruh wilayah berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan pada pagi hari. Siangnya hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.

    Pada waktu yang sama hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah jakarta Selatan.

    Baca: Pulau Jawa waspada bencana hingga April 2025

    Selanjutnya malam hari hampir seluruh wilayah berawan tebal. Potensi hujan dengan intensitas ringan hanya terjadi di wilayah Kepulauan Seribu.

    BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatera, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

    Selain hujan, BMKG juga memperkirakan banjir rob masih berpotensi terjadi di pesisir Batam, pesisir Sumatera Barat, pesisir Merauke.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta Berpotensi Hujan Selama Tiga Hari

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Jakarta Berpotensi Hujan Selama Tiga Hari

    7cloud.asia – Sejumlah wilayah di Jakarta berpotensi hujan dengan intensitas ringan ringan hingga hujan disertai petir selama tiga hari kedepan mulai Senin (17/02/2025) sampai Rabu (19/02/2025).   

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun X resminya menjelaskan hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.

    Sementara hujan berintensitas ringan, sedang hingga hujan disertai petir berpeluang mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Baca: Sampai kapan musim hujan? Ini kata BMKG

    Untuk wilayah Kepulauan Seribu diperkirakan berawan pada Rabu (19/2/2025). Meski demikian, wilayah ini berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada Senin (17/02/2025) hingga Selasa (18/2/2025).

    Suhu di daratan Jakarta diperkirakan berkisar antara 24 hingga 29 derajat celsius, sedangkan kelembaban udara berkisar antara 73 hingga 96 persen.

    Sedangkan wilayah Kepulauan Seribu suhu diperkirakan berkisar antara 26 hingga 28 derajat celsius dan kelembaban udara antara 77 hingga 86 persen.

    Tak hanya wilayah Jakarta. Hujan juga dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpeluang mengguyur mayoritas kota di Indonesia.

    BMKG memprediksi hujan dengan intensitas ringan terjadi Kota Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Serang, Semarang, Surabaya, Denpasar, Tanjung Selor, Samarinda, Banjarmasin.

    Baca: Pulau Jawa waspada bencana hingga April 2025

    Kondisi cuaca serupa juga berpotensi terjadi di Kota Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Kendari, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura dan Jayawijaya.

    Hujan dengan intensitas sedang Kota Bengkulu, Kupang, Ternate, Nabire dan Merauke. Sementara hujan disertai petir Kota Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Bandung,  Palangkaraya,

    BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

     

     

     

  • Pro Kontra Pembatasan Usia Kendaraan Bermotor di Jakarta

    Pro Kontra Pembatasan Usia Kendaraan Bermotor di Jakarta

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih mengkaji soal kebijakan pembatasan usia kendaraan bermotor milik perseorangan yakni maksimal 10 tahun dan berdasarkan jumlah kepemilikan.

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, pembatasan usia kendaraan (bermotor) perseorangan ini sangat sensitif sehingga butuh perencanaan yang matang.

    “Karena itu yang kami lakukan setelah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta (DKJ) terbit adalah melakukan kajian komprehensif,” katanya di Jakarta, Senin (17/2/2025)

    Dia mengatakan Pemprov DKI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka dan berdiskusi terkait wacana pembatasan usia kendaraan bermotor ini.

    “Begitu regulasinya terbit, maka kemudian semuanya sudah menerima. Karena ini sudah melakukan melalui pembahasan yang komprehensif, semuanya kami undang,” ujar dia dikutip Antaranews.com.

    Baca: Pemilik kendaraan bermotor di Jakarta harus punya garasi dan lolos uji emisi

    Kebijakan pembatasan kendaraan bermotor perseorangan yakni melalui pembatasan usia kendaraan dan jumlah kepemilikan kendaraan diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014, sehingga Jakarta akan memiliki kewenangan khusus di bidang perhubungan.

    Adapun pembatasan usia dan jumlah kepemilikan kendaraan kendaraan bermotor perseorangan sesuai dengan tiga kunci visi kota global yang akan dijalankan oleh Jakarta

    Tiga kunci tersebut adalah menjadikan Jakarta menjadi kota yang layak huni, berkelanjutan dan mudah diakses oleh masyarakat yang akan beraktivitas.

    Untuk mewujudkan visi kota global itu, diperlukan strategi dalam memajukan sektor transportasi di Jakarta, seperti pembatasan usia dan jumlah kepemilikan kendaraan kendaraan bermotor perseorangan.

    Menurut Syafrin, kebijakan ini menjadi salah satu strategi yang membutuhkan kajian lebih lanjut terkait dengan kesesuaian implementasinya dalam konteks kota Jakarta.

    Baca: Pembatasan kendaraan bermotor untuk atasi kemacetan dan polusi udara di Jakarta

    Sementara itu, DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI menyiapkan Naskah Akademik (NA). DPRD DKI berharap, kebijakan itu bisa menjadi solusi mengurangi kemacetan dan polusi udara yang ditimbulkan akibat penggunaan kendaraan pribadi.

    Sebelumnya, pengamat transportasi Darmaningtyas mengatakan bahwa pembatasan usia kendaraan belum bisa direalisasikan di Jakarta. Hal itu karena memang banyak kendalanya. Salah satunya itu adalah aspek sosial.

    “Karena pembatasan usia kendaraan, bagi golongan menengah ke bawah, itu dianggap tidak adil,” katanya dikutip Antaranews.com Desember lalu.

    Kelompok masyarakat menengah ke bawah lebih mampu membeli kendaraan “second” atau bekas. Sehingga jika usia kendaraan dibatasi, kesempatan mereka memiliki kendaraan semakin kecil.

    Selain itu, Tyas juga menilai regulasi atau aturan pembatasan usia kendaraan bermotor juga masih belum jelas.

    Baca: Komitmen jangka panjang jadi kunci sukses transisi mobil listrik di Norwegia 

    “Misalnya, kendaraan yang sudah dibatasi usianya, sudah tidak boleh dioperasikan, mau diapain? Mau di-scrap? Kalau di-scrap, siapa yang memiliki hak untuk di-scrap?” katanya.

    “Apakah pemerintah membeli kendaraan itu terus di-scrap? Kalau warga yang suruh di-scrap, suruh nyerahin, pasti warga juga tidak mau,” kata Tyas.

    Dengan kondisi tersebut, Tyas pun mengatakan bahwa aturan batas usia kendaraan akan sulit diimplementasikan.

    Apabila tujuan aturan tersebut adalah mengurangi jumlah kendaraan, Tyas menyarankan agar pemerintah bisa menaikkan tarif parkir atau menaikkan harga pakai kendaraan sehingga masyarakat akan berpikir dua kali untuk membeli kendaraan.

    “Dan pendapatan pemerintah jelas. Pemerintah bisa memperoleh pendapatan dengan menaikkan pajak, menaikkan biaya parkir dan menaikkan harga BBM,” ujar Tyas.

  • Cuaca Hari Ini: Sejumlah Kota Berpotensi Hujan Disertai Petir Termasuk Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Sejumlah Kota Berpotensi Hujan Disertai Petir Termasuk Jakarta

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan disertai petir melanda sejumlah kota di Indonesia termasuk Jakarta pada Jumat (21/02/2025).

    Berdasarkan laman resmi BMKG, hujan disertai petir berpotensi terjadi pada pagi hari di wilayah Jakarta Timur. Sedangkan hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

    Hujan disertai petir masih berlanjut hingga sore hari di wilayah Jakarta Timur. Sementara wilayah lainnya diperkirakan hujan dengan intensitas ringan dan wilayah Kepulauan Seribu diprediksi berawan tebal.

    Malamnya hampir seluruh wilayah Jakarta berawan tebal. Peluang hujan dengan intensitas ringan hanya terjadi di wilayah Kepulauan Seribu.

    Tak hanya Kota Jakarta,  potensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir masih terjadi di beberapa kota di Indonesia.

    Seperti Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Pangkal Pinang, Jambi, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Serang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar yang diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Kemudian Kota Mataram, Pontianak, Banjarmasin, Tanjung Selor, Mamuju, Palu, Kendari, Manado, Ambon, Ternate, Sorong dan Jayapura berpotensi pula terjadi hujan dengan intensitas ringan.    

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Kupang, Manokwari, Nabire dan Jayawijaya.

    Hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Bandung, Bengkulu, Palembang, Bandung, Semarang, Palangkaraya, Samarinda dan Merauke.

    BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

     

  • Cuaca Hari Ini: Jakarta dan Mayoritas Kota di Indonesia Bakal Hujan

    Cuaca Hari Ini: Jakarta dan Mayoritas Kota di Indonesia Bakal Hujan

    7cloud.asia – Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir akan mengguyur Kota Jakarta dan mayoritas kota pada Sabtu (22/02/2025).

    Melalui akun youtube resmi Badan Meteoroogi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi hampir di seluruh wilayah Jakarta pada pagi hari. Wilayah Jakarta Barat berpotensi terjadi hujan berintensitas sedang.    

    Siangnya hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan masih berlanjut di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Jakarta Selatan.

    Selanjutnya pada malam hari hampir seluruh wilayah Jakarta diperkirakan berawan tebal. Peluang hujan dengan intensitas ringan hanya terjadi di wilayah Kepulauan Seribu.

    Sementara mayoritas kota di Indonesia juga berpeluang terjadi hujan. Seperti Kota Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Bandung, Semarang, Surabaya berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.  

    Kondisi cuaca yang sama juga berpeluang terjadi di Kota Mataram, Samarinda, Makassar, Palu, Gorontalo, Manado, Jayapura, Sorong, Ternate dan Ambon.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Bengkulu, Kupang, Palangkaraya, Banjarmasin, Mamuju, Kendari, Nabire dan Jayawijaya.

    Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Yogyakarta. Denpasar, Tanjung Selor dan Merauke.

    BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.