Coretan Adili Jokowi Muncul di Sejumlah Kota: Ekspresi Ketidakpuasan Publik pada Sepak Terjang Jokowi

Written by

in

7cloud.asia – Coretan dinding bertuliskan kalimat ‘Adili Jokowi’ bermunculan di sejumlah sudut kota di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

Coretan dinding bertuliskan Adili Jokowi ini antara lain ditemukan di kota Yogyakarta, Medan (Sumatra Utara), Solo (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur) dan Jakarta.

Coretan bertuliskan ‘Adili Jokowi’ muncul di sejumlah titik di kota Solo, Selasa (4/2/2025) sore. Diketahui Solo merupakan kampung sekaligus tempat tinggal mantan presiden Jokowi setelah lengser.

Coretan Adili Jokowi tersebut muncul di sejumlah lokasi yang terbilang sepi dan jauh dari pemukiman penduduk seperti di jalan Samratulangi, Manahan, Solo, seperti dilansir Tribunnews.com.

Tulisan berwarna hitam yang dibubuhkan pada pagar seng sebuah bangunan kosong tersebut berada cukup jauh dari pemukiman.

Setidaknya di lokasi tersebut terdapat dua tulisan ‘Adili Jokowi’ dengan tinta warna hitam dan berjarak beberapa meter antar tulisan.

Baca: Sejumlah Program Strategis Nasional warisan Jokowi akan dievaluasi

Selain itu, coretan Adili Jokowi juga ditemukan di jalan Prof Dr Soeharso, Kecamatan Laweyan tak jauh dari kantor Samsat Kota Solo.

Tulisan ‘Adili Jokowi’ di lokasi tersebut juga dibubuhkan pada pagar seng sebuah lahan kosong dengan menggunakan tinta kombinasi warna oranye dan hitam.

Seperti coretan serupa di jalan Samratulangi. Tulisan ‘Adili Jokowi’ di lokasi ini juga berada lumayan jauh dari keramaian penduduk

Di Yogyakarta, ditemukan paling tidak 15 coretan Adili Jokowi coretan di 7 titik lokasi, salah satunya ada di kawasan Puro Pakualaman.

Coretan Adili Jokowi ini dibuat dengan menggunakan cat semprot berwarna merah, hitam, dan putih itu tertulis di tembok dan halte bus Trans Jogja.

Pembuat coretan tersebut belum diketahui. Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Yogyakarta, Dodi Kurnianto, mengatakan pihaknya akan melakukan upaya pencegahan maupun penegakan aturan.

Baca: Skema Proyek Strategis Nasional jadi sumber pelanggaran HAM

Di dunia maya, tagar #AdiliJokowi juga bertebaran di linimasa media sosial menyusul terungkapnya kasus pagar laut di Tangerang yang diduga terkait dengan PSN PIK 2 yang diwariskan Jokowi.

Coretan Adili Jokowi makin marak, namun siapa yang membuat dan apa motifnya masih misterius. Adakah makna dari adanya coretan Adili Jokowi yang tersebar tersebut secara politik?

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai, adanya coretan dinding tersebut merupakan sebuah ekspresi ketidakpuasan publik terhadap Jokowi.

Adanya hal itu, kata dia, bisa dimaknai sebagai sinyal ketidakpuasan publik dengan sepak terjang Jokowi baik selama menjabat maupun setelah lengser.

Cawe-cawe Jokowi baik di Pilpres 2024 maupun Pilkada 2024 menjadi salah satu pemicu ketidakpuasan terhadap Jokowi. Apalagi kemudian OCCRP menobatkan Jokowi sebagai salah satu pemimpin terkorup di dunia.

Terungkapnya berbagai kasus yang diduga melibatkan Jokowi seperti pembuatan pagar laut dan pengkavlingan ruang laut di Tangerang juga menjadi pemicu.

Apalagi hingga saat ini, aparat penegak hukum belum menunjukkan keseriusan dalam menangani berbagai kasus yang menciderai keadilan masyarakat.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *