Tag: kota

  • Cuaca Akhir Pekan: Bandung dan Beberapa Kota Bakal Hujan

    Cuaca Akhir Pekan: Bandung dan Beberapa Kota Bakal Hujan

    7cloud.asia – Beberapa kota di Indonesia, termasuk Bandung berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada akhir pekan, Sabtu (16/08/2025).

    Dalam akun youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), selain Bandung, hujan dengan intensitas ringan berpotensi pula terjadi di Kota Medan, Bengkulu, Jambi, Palembang, Pontianak, Banjarmasin.

    Selain itu, Kota Palangkaraya, Tanjung Selor, Gorontalo, Manado, Kendari, Jayapura, Jayawijaya, Nabire, Manokwari, Sorong, Ambon dan Ternate juga berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Tanjung Pinang. Sedangkan hujan dengan intensitas lebat berpotensi mengguyur Kota Mamuju. Serta hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Padang, Pekanbaru dan Samarinda.

    BMKG mengajak masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Banten, pesisir Jawa Tengah hingga pesisir Yogyakarta, pesisir Bali, pesisir Maluku dan pesisir Papua Selatan.

     

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Mayoritas Pulau Jawa Cerah dan Berawan, tapi Ada Potensi Hujan di Kota Ini

    Cuaca Hari Ini: Mayoritas Pulau Jawa Cerah dan Berawan, tapi Ada Potensi Hujan di Kota Ini

    7cloud.asia – Mayoritas kota di Pulau Jawa diprediksi cerah dan berawan pada Minggu (17/08/2025). Namun masih ada peluang hujan dengan intensitas ringan di Kota Semarang.

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian kota di Indonesia juga masih berpeluang hujan dengan intesitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Padang, Pangkal Pinang, Bengkulu, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Semarang, Denpasar, Palangkaraya, Pontianak, Samarinda.

    Kondisi cuaca serupa juga terjadi di Kota Palu, Gorontalo, Manado, Kendari, Ternate, Jayapura dan Jayawijaya.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Ambon dan Nabire. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Banjarmasin, Tanjung Selor, Mamuju dan Sorong.

    BMKG mengajak masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Banten, pesisir Jawa Tengah hingga pesisir Yogyakarta, pesisir Maluku dan pesisir Papua Selatan.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca di sebagian wilayah Jakarta berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada Senin (18/08/2025) pagi hingga malam hari.

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berintensitas ringan diprediksi terjadi pada pagi hari di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu. Wilayah lainnya diprediksi cerah dan berawan.

    Siang hingga sore, hujan dengan intensitas ringan diprediksi terjadi di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu. Sedangkan wilayah lainnya diprediksi berawan.

    Malamnya hampir seluruh wilayah Jakarta diperkirakan berawan. Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang diprediksi masih hujan dengan intensitas ringan.

    Tak hanya wilayah Jakarta, sebagian besar kota di Indonesia juga berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Tanjung Pinang, Palembang, Surabaya, Tanjung Selor, Samarinda, Banjarmasin, Palangkaraya, Pontianak, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura dan Jayawijaya.

    Kemudian hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Pangkal Pinang dan Mamuju. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Semarang, Yogyakarta, Mataram, Manado, Ambon dan Merauke.

    BMKG mengajak masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Jawa Tengah, pesisir Maluku dan pesisir Papua Selatan.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Hujan Berpotensi Guyur Seluruh Wilayah Jakarta Seharian

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Hujan Berpotensi Guyur Seluruh Wilayah Jakarta Seharian

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur seluruh wilayah Jakarta pada Selasa (19/08/2025) pagi hingga malam.

    Laman Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada pagi hari. Wilayah lainnya diprediksi hujan berintensitas ringan.

    Hujan disertai petir masih berlanjut pada siang hingga sore hari di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Sedangkan wilayah lainnya diprediksi hujan berintensitas ringan.

    Malamnya hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Wilayah lainnya diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas ringan.  

    Untuk kota-kota besar di Indonesia, BMKG memprediksi masih terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir. Seperti di Kota Medan, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Serang, Bandung berpotensi terjadi hujan berintensitas ringan.

    Kondisi cuaca serupa berpeluang pula terjadi di KotaMataram, Denpasar, Tanjung Selor, Samarinda, Palu, Makassar, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke.

    Kemudian hujan berintensitas sedang berpotensi terjadi di Kota Surabaya, Gorontalo dan Manado. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Bengkulu, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Semarang, Yogyakarta Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Mamuju.

    BMKG mengajak masyarakat mewaspadai banjir rob yang berpeluang melanda pesisir Jawa Tengah.

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Disertai Petir Berpotensi Melanda Jakarta Siang Hingga Malam

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Hujan Disertai Petir Berpotensi Melanda Jakarta Siang Hingga Malam

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologbanjir roi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai petir berpotensi melanda seluruh wilayah Jakarta pada Rabu (20/08/2025) siang hingga malam hari. Masyarakat diimbau waspada bencana hidrometeorologi.

    Laman resmi BMKG menyebut kondisi cuaca di Jakarta pada pagi hari diprediksi hujan  dengan intensitas ringan di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.

    Kondisi cuaca serupa juga berpeluang terjadi di sejumlah kota di Indonesia seperti di Kota Medan, Tanjung Pinang, Bengkulu, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Serang, Semarang, Yogyakarta, Palangkaraya, Banjarmasin.

    Selain itu, Kota Manado, Palu, Mamuju, Kendari, Ternate, Ambon, Manokwari, Merauke dan Jayawijaya juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.  

    Kemudian hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Gorontalo, Sorong dan Jayapura. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Bandar Lampung, Bandung, Surabaya, Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda dan Nabire.  

    BMKG mengajak masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di, pesisir Jawa Tengah.

     

     

  • Cara Kota Seattle dan Istanbul Melindungi Burung Migran

    Cara Kota Seattle dan Istanbul Melindungi Burung Migran

    7cloud.asia – Setidaknya 134 spesies burung migran terancam punah, menurut laporan tahun 2024 dari Konvensi Spesies Migrasi, sebuah perjanjian global yang dirancang untuk melindungi hewan yang melintasi batas negara.

    Dari 1.189 spesies yang terdaftar dalam konvensi tersebut, 44 persen burung migran menunjukkan penurunan populasi, dengan 22 persen di antaranya terancam punah.

    Dilansir di laman resmi UNEP, untuk mengatasi ancaman terhadap burung migran ini telah digagas sejumlah inisiatif yang melibatkan sejumlah kota di dunia.

    Salah satu inisiatif itu adalah Generation Restoration Cities yang membantu menginspirasi warga dan mendukung otoritas kota dan regional di seluruh dunia dalam membangun jaringan dan berbagi pengalaman.

    Di Amerika Serikat, misalnya, Kota Seattle telah berupaya selama bertahun-tahun untuk mengakomodasi burung osprey, elang pemakan ikan yang terancam punah akibat meluasnya penggunaan pestisida.

    Baca: Upaya Kota Chicago lindungi burung yang bermigrasi

    Dinas pertamanan kota telah mendirikan anjungan bersarang di lokasi yang aman bagi burung-burung, yang kembali setiap musim semi dari Amerika Selatan dan Tengah.

    Menurut Urban Raptor Conservancy, sebuah kelompok konservasi lokal, sekitar 20 pasang burung bersarang di dalam kota, yang merupakan bagian dari inisiatif Generation Restoration Cities.

    Sementara otoritas Kota Istanbul telah meluncurkan proyek untuk meningkatkan kesadaran dan konservasi keanekaragaman hayati, termasuk burung migran, di wilayah metropolitan.

    Proyek ini merupakan bagian dari inisiatif Generation Restoration Cities dari Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), yang memajukan solusi berbasis alam untuk tantangan lingkungan di wilayah perkotaan.

    Lewat program ini, UNEP bekerja sama dengan 24 kota, 14 di antaranya menerima dukungan finansial dan teknis langsung untuk menguji coba solusi berbasis alam perkotaan.

    Baca: Pembangunan kota menjadi ancaman untuk burung migran

    Inisiatif ini merupakan bagian dari Dekade Restorasi Ekosistem PBB, sebuah upaya global untuk memulihkan alam sekaligus menjaga keanekaragamanhayati.

    Istanbul juga telah bergabung dengan Journeys for Life, sebuah inisiatif baru yang dipimpin oleh ICLEI – Pemerintah Daerah untuk Keberlanjutan, untuk membantu kota dan wilayah dalam melestarikan spesies migrasi yang rentan.

    Untuk membantu warga lebih menghargai alam di sekitar mereka, pemerintahkota Istanbul menjalankan kampanye media sosial dan akan menggunakan poster dan video di halte bus kota.

    Kampanye ini menyajikan fakta-fakta penting dan gambar-gambar menarik tentang burung-burung migrasi. Rumput dan bunga ditanam di atap halte bus untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap spesies asli yang mendukung lebih banyak satwa liar.

    “Seattle dan Istanbul mungkin berada di ujung dunia yang berlawanan, tetapi keduanya memiliki kesamaan dalam upaya melestarikan ruang bagi burung,” kata Mirey Atallah, Kepala Cabang Adaptasi dan Ketahanan di Divisi Perubahan Iklim UNEP.

    Baca: Kota Istanbul menjadi tempat aman bagi burung migran

    Dia menambahkan, pelajaran penting yang bisa dipetik adalah bahwa kawasan perkotaan yang telah direstorasi dan dikelola secara berkelanjutan dapat menjadi surga di dunia yang terus berubah, baik bagi satwa liar maupun manusia.

  • Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Kota Berpotensi Hujan, Termasuk Jakarta dan Bandung

    Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Kota Berpotensi Hujan, Termasuk Jakarta dan Bandung

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur sebagian besar kota termasuk Jakarta dan Bandung pada Jumat (22/08/2025).

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Medan, Bengkulu, Jambi, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Denpasar.

    Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula terjadi di Kota Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Palu, Mamuju, Ambon, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke.

    Hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Palembang, Pangkal Pinang dan Sorong. Kemudian hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Tanjung Selor, Banjarmasin, Ternate dan Nabire.

    BMKG juga memprediksi potensi banjir rob yangmasih berpeluang terjadi di sejumlah pesisir seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Banten, pesisir Bangka Belitung,

    Selain itu pesisir Jakarta, pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur, pesisir Bali, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Nusa Tenggara Timur, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir  Kalimantan Barat dan pesisir Sulawesi Utara juga berpotensi dilanda banjir rob.

     

  • Cuaca Hari Ini: Waspada, Hujan Disertai Petir di Beberapa Kota

    Cuaca Hari Ini: Waspada, Hujan Disertai Petir di Beberapa Kota

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai petir melanda beberapa kota di Indonesia pada Sabtu (23/08/2025).

    Melalui kanal youtube resmi BMKG, hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Tanjung Selor, Banjarmasin, Ternate dan Nabire.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Palembang, Pangkal Pinang dan Sorong.

    Sedangkan hujan berintensitas ringan diprediksi terjadi di Kota Medan, Jambi, Bengkulu, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Denpasar, Pontianak, Samarinda, Palangkaraya, Palu, Mamuju, Manokwari, Ambon, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke.  

    BMKG juga memprediksi potensi banjir rob yang masih berpeluang terjadi di sejumlah pesisir seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Bangka Belitung.

    Selain itu banjir rob berpotensi melanda pesisir secara umum di Pulau Jawa, pesisir Bali, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Nusa Tenggara Timur, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Kalimantan Barat, Kalimantan Utara dan pesisir Sulawesi Utara.

     

     

  • Luas Kawasan Kumuh di Kota Jambi Mencapai 900 Hektare

    Luas Kawasan Kumuh di Kota Jambi Mencapai 900 Hektare

    7cloud.asia – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Jambi, Provinsi Jambi mencatat sekitar 900 hektare (Ha) kawasan di daerah itu masuk dalam kategori kawasan kumuh.

    Indikator kawasan kumuh antara lain meliputi aspek tata letak bangunan, pengelolaan sampah, akses air bersih, ketersediaan sarana pemadam kebakaran, serta kondisi sanitasi lingkungan.

    Dilansir Antaranews.com, berdasarkan data yang dihimpun, luas kawasan kumuh di Jambi sempat menyusut hingga 120 hektare dalam enam tahun terakhir.

    Namun saat ini luas kawasan kumuh di Kota Jambi kembali meluas dan telah mencapai sekitar 900 hektare.

    Kepala Dinas Perkim Kota Jambi Mahruzar di Jambi, Jumat (22/8/2025) mengatakan kondisi itu terjadi disebabkan oleh berbagai faktor antara lain tingkat ekonomi masyarakat yang masih rendah, keterbatasan akses terhadap air bersih

    Baca:  Pembangunan ruang terbuka hijau mikro di kawasan kumuh di Jakarta

    Kawasan kumuh juga dipicu penerapan hidup yang belum sesuai dengan standar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

    “Penanganan yang tidak konsisten membuat beberapa kawasan yang dulu telah berhasil ditata kini kembali menjadi kumuh. Kawasan kumuh baru terus bermunculan sebagai dampak dari pertumbuhan penduduk dan tekanan ekonomi,” katanya.

    Keterbatasan anggaran, kata dia, menjadi kendala besar dalam penanganan kawasan kumuh secara menyeluruh.

    Saat ini, Kota Jambi memiliki luas wilayah sekitar 17.500 hektare dengan jumlah penduduk sekitar 700 ribu jiwa.

    Baca: Memanfaatkan dana abadi perumahan untuk atasi kawasan kumuh di perkotaan

    Dari total luasan tersebut, sekitar 65 persen wilayah setempat telah dialihfungsikan menjadi kawasan permukiman.

    Sedangkan 968 hektare pernah dikategorikan sebagai kawasan kumuh, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Wali Kota Jambi tahun 2016.

    Mahruzar mengatakan ada sebanyak 61 kelurahan dari total 62 kelurahan pernah memiliki kawasan kumuh dan hanya Kelurahan Pasar, Kecamatan Pasar Jambi, tidak ditemukan indikasi kawasan kumuh.

    Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, terdapat pembagian kewenangan sesuai luasan, kawasan kumuh di atas 15 hektare menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

    Sedangkan kawasan kumuh seluas 10 sampai 15 hektare ditangani pemerintah provinsi dan di bawah 10 hektare menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

  • ‘Mahalnya’ Ongkos Meninggal Dunia di Kota Besar seperti Jakarta

    ‘Mahalnya’ Ongkos Meninggal Dunia di Kota Besar seperti Jakarta

    7cloud.asia – Belum tuntas derita atas sulitnya akses terhadap kepemilikan tempat tinggal, masyarakat menengah ke bawah di Indonesia dihadapkan pada sulitnya mengakses pemakaman saat meninggal dunia.

    Di wilayah kota besar dan padat penduduk seperti Jabodetabek, tingginya biaya pemakaman–mulai dari proses pemandian, pengkafanan, transportasi, hingga penguburan–sering kali menjadi beban berat, terutama bagi keluarga miskin.

    Bayangkan, keluarga yang sedang berduka dan dirundung kesedihan masih harus menghadapi dilema mencari dana segera agar bisa melakukan prosesi pemakaman anggota keluarganya.

    Tak jarang, pada akhirnya banyak yang memilih prosesi yang jauh dari kata layak karena keterbatasan biaya, seperti makam tumpuk atau letak blok makam yang jauh dari akses jalan setapak.

    ‘Mahalnya’ meninggal dunia di kota besar
    IDEAS melakukan simulasi biaya yang dibutuhkan untuk prosesi pemulasaran jenazah di Jabodetabek pada tahun 2025. Prosesnya secara garis besar bisa dibagi menjadi tiga tahap, yaitu sebelum pemakaman, saat pemakaman, dan pascapemakaman.

    Seluruh proses tersebut menuntut sejumlah biaya yang biasanya mencapai jutaan, bahkan puluhan juta, tergantung dari fasilitas yang digunakan, lokasi pemakaman, dan adat keluarga.

    1. Sebelum pemakaman
    Tahap ini dimulai dari pengurusan administrasi kematian di kelurahan atau desa yang biasanya gratis.

    Namun, pemulasaran jenazah seperti memandikan, mengafani, dan menyiapkan jenazah membutuhkan perlengkapan seperti kain kafan, bunga rampai, kapas, minyak wangi, serta sabun khusus.

    Ini bisa memakan biaya Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Petugas pemulasaran biasanya diberi imbalan sukarela Rp200 ribu hingga Rp500 ribu.

    Transportasi jenazah dengan mobil jenazah milik masjid atau lingkungan bisa saja gratis, tapi tidak selalu bisa tersedia saat itu juga.

    Sementara jika menggunakan jasa penyewaan ambulans dari pihak jasa swasta, biayanya berkisar Rp300 ribu hingga Rp1 juta, apalagi jika jaraknya antarkota.

    Total biaya pada tahap prapemakaman ini rata-rata Rp1 juta hingga Rp4 juta. Mungkin bisa lebih rendah jika seluruhnya ditangani oleh relawan masjid atau yayasan. Namun, tidak semua warga seberuntung itu.

    Baca: Mungkinkah retribusi pemakaman di Jakarta ditiadakan?

    2. Saat pemakaman
    Saat pemakaman, biaya sangat bergantung pada jenis Tempat Pemakaman Umum (TPU) dan status kepemilikan lahan.

    Di Bogor, Tangerang, dan Bekasi, pemakaman di TPU desa bisa gratis atau dikenakan retribusi berdasarkan Peraturan Daerah (Perda), yakni Rp200 ribu hingga Rp1 juta.

    Di Jakarta, biaya retribusi sewa penggunaan lahan makam bervariasi, tergantung lokasi tiap petak. Semakin mudah makam untuk diakses seperti dekat pintu masuk makam atau di pinggir akses jalan, biayanya semakin mahal.

    Tarif untuk sewa tanah makam selama tiga tahun di Jakarta paling tinggi sebesar Rp100 ribu dan yang paling rendah Rp40 ribu.

    Sementara itu, TPU swasta atau wakaf pribadi sering menetapkan tarif lebih tinggi, mulai dari Rp3 juta hingga Rp15 juta untuk hak pakai lahan, belum termasuk biaya gali makam yang berkisar Rp300 ribu hingga Rp800 ribu.

    Tenda, kursi, dan sound system bisa dipinjam gratis dari masjid atau rukun warga (RW). Kadang ada biaya sewa komersial antara Rp500 ribu hingga Rp2 juta.

    Papan nisan sederhana bisa didapat dengan harga Rp50 ribu hingga Rp100 ribu, sedangkan model permanen dengan marmer atau granit bisa mencapai jutaan rupiah.

    Rata-rata, tahap pemakaman ini memakan biaya Rp1 juta hingga Rp5 juta di TPU publik, dan bisa mencapai puluhan juta jika menggunakan TPU premium atau swasta.

    3. Pasca-pemakaman
    Setelah proses pemakaman selesai, sebagian besar keluarga melaksanakan prosesi doa atau berkumpul bersama.

    Biaya pemakaman di Jakarta bisa sangat mahal, mencapai jutaan rupiah. Ini sangat membebani warga yang kekurangan secara finansial.

    Untuk penganut agama Islam, misalnya, umumnya melaksanakan tahlilan, mulai dari hari pertama hingga hari ketujuh, lalu berlanjut ke peringatan 40 hari, 100 hari, bahkan haul tahunan.

    Untuk tahlilan sederhana di rumah dengan hidangan ringan, biaya yang perlu dikeluarkan berkisar Rp500 ribu hingga Rp2 juta, sementara tahlilan skala besar dengan konsumsi ratusan orang bisa mencapai Rp5 juta hingga Rp10 juta.

    Jika keluarga melakukan perawatan makam tahunan seperti membersihkan area, menanam bunga, mengecat nisan, biayanya bisa Rp500 ribu hingga Rp2 juta per tahun.

    Bila diputuskan untuk membuat makam permanen dengan konstruksi bata atau keramik, biaya bisa melompat ke Rp5 juta hingga Rp10 juta.

    Secara keseluruhan, biaya kematian di Jabodetabek untuk prosesi sederhana di TPU publik dapat berada di kisaran Rp4 juta hingga Rp8 juta.

    Namun, bila keluarga memilih TPU swasta atau premium, serta menggelar prosesi adat besar dan makam permanen, biayanya bisa melesat hingga Rp30 juta, bahkan lebih.

    Artikel ini pertama kali terbit di The Conversation dan merupakan hasil kerja sama TCID bersama para penulis dan IDEAS, lembaga think-tank di bawah naungan Yayasan Dompet Dhuafa.