Tag: jakarta

  • Daftar 40 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta

    Daftar 40 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta

    7cloud.asia – Penerapan program sekolah gratis di 40 sekolah swasta di Jakarta akan mulai diuji-cobakan pada bulan Juli 2025 ini.

    Staf khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim mengatakan, sekolah gratis merupakan salah satu program 100 hari pertama Pramono Anung sebagai gubernur Jakarta itu disediakan untuk jenjang SD hingga SMA.

    Puluhan sekolah swasta gratis yang dipilih itu tersebar mulai dari Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

    Sebanyak 40 sekolah swasta gratis tersebut terdiri dari 2 Sekolah Dasar, 2 Sekolah Luar Biasa (SLB), 10 SMP, 10 SMA dan 16 SMK yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta.

    “Ada 12 kriteria yang yang diberlakukan untuk memilih sekolah swasta gratis,” kata Chico sebagaimana dikutip Antaranews.com pada Minggu, (12/7/2025).

    Baca: Sekolah swasta gratis di Jakarta akan diujicobakan tahun ini

    Dia memaparkan beberapa kriteria sekolah swasta gratis tersebut di antaranya adalah memiliki izin pendirian, memiliki NPSN yang terdata pada Sistem Manajemen Data Pendidikan Nasional.

    Pihak sekolah juga harus sudah menyampaikan data pada sistem manajemen data pendidikan nasional sesuai kondisi riil di satuan pendidikan swasta per triwulan pada tahun berjalan.

    Selain itu, sekolah swasta yang dipilih juga sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan, bersedia mengikuti pendanaan satuan pendidikan swasta yang dituangkan dalam surat pernyataan kesediaan.

    Pihak sekolah juga harus bersedia melaporkan pengelolaan keuangan setiap tahun sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan tidak merupakan satuan pendidikan kerjasama.

    “Sekolah diprioritaskan bagi swasta yang berada di kelurahan yang tidak memiliki sekolah negeri,” kata Chico.

    Baca: Anggaran sekolah swasta gratis di Jakarta mencapai Rp2,3 triliun

    Berikut daftar 40 sekolah swasta gratis yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta:

    Jenjang SD
    1. SD Bhakti Luhur, Petogogan, Jakarta Selatan
    2. SDS Bina Pusaka, Koja, Jakarta Utara

    Jenjang SMP
    1. SMP Muhammadiyah 32, Keagungan, Jakarta Barat
    2. SMP Al Inayah, Kedoya Utara, Jakarta Barat
    3. SMP Triwibawa, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat
    4. SMP Trisula Perwari 2, Paseban, Jakarta Pusat
    5. SMP Trisula Perwari I Jakarta, Pasar Manggis, Jakarta Selatan
    6. SMP Yaspia, Rawa Terate, Jakarta Timur
    7. SMP Sejahtera, Pademangan Barat, Jakarta Utara
    8. SMP Darul Maarif, Semper Timur, Jakarta Utara
    9. SMP Al Hasanah, Sukabumi Utara, Jakarta Barat
    10. SMP Yakpi I DKI Jaya, Pademangan Barat, Jakarta Utara

    Jenjang SMA
    1. SMA Lamaholot, Rawa Buaya, Jakarta Barat
    2. SMAS Budi Murni 2, Kedoya Selatan, Jakarta Barat
    3. SMAS At Taqwa Jakarta, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat
    4. SMAS Taman Madya I Jakarta, Serdang, Jakarta Pusat
    5. SMA Plus Khadijah Islamic School, Lebak Bulus, Jakarta Selatan
    6. SMAS Muhammadiyah 12 Jakarta, Kayu Manis, Jakarta Timur
    7. SMA Teladan 1 Jakarta, Susukan, Jakarta Timur
    8. SMAS Gita Kirti 2, Sunter Jaya, Jakarta Utara
    9. SMAS Al Khairiyah Jakarta, Lagoa, Jakarta Utara
    10. SMAS Wijaya Kusuma, Rambutan, Jakarta Timur

    Baca: DPRD DKI Jakarta siapkan payung hukum program sekolah gratis di Jakarta

    Jenjang SMK
    1. SMKS Citra Utama, Tegal Alur, Jakarta Barat
    2. SMKS Maarif Jakarta, Grogol, Jakarta Barat
    3. SMKS At Taqwa Jakarta, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat
    4. SMKS Taman Siswa 2, Kemayoran, Jakarta Pusat
    5. SMKS PGRI 15 Jakarta, Petukangan Utara, Jakarta Selatan
    6. SMKS Cyber Media, Pancoran, Jakarta Selatan
    7. SMK Gapura Merah Putih, Ciganjur, Jakarta Selatan
    8. SMKS Cipta Karya Jakarta, Kayu Manis, Jakarta Timur
    9. SMK Bina Nusa Mandiri, Ciracas, Jakarta Timur
    10. SMKS Fajar Indah, Pademangan Barat, Jakarta Utara
    11. SMKS Sari Putra, Semper Barat, Jakarta Utara
    12. SMKS YP IPPI Petojo, Petojo Utara, Jakarta Pusat
    13. SMK Katolik Saint Joseph, Kenari, Jakarta Pusat
    14. SMK Jagakarsa, Jagakarsa, Jakarta Selatan
    15. SMKS YPK-Kesatuan, Manggarai, Jakarta Selatan
    16. SMKS Laboratorium Jakarta, Pondok Kopi, Jakarta Timur

    Jenjang SLB
    1. SLB B-C Alfiany, Cengkareng Barat, Jakarta Barat
    2. SLB BC Abdi Pratama, Munjul, Jakarta Timur

  • Cuaca Hari Ini: Termasuk Jakarta, Mayoritas Kota Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Termasuk Jakarta, Mayoritas Kota Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Hujan berintensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur mayoritas kota di Indonesia termasuk Kota Jakarta pada Minggu (13/07/2025).

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), selain Kota Jakarta, hujan berintensitas ringan diprediksi juga terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Serang.

    Kondisi cuaca serupa berpeluang pula terjadi di Kota Bandung, Semarang, Yogyakarta, Kupang, Palangkaraya, Kendari, Mamuju, Palu, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari dan Jayawijaya.

    Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Jayapura, Nabire dan Merauke. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Padang, Tanjung Pinang, Bengkulu, Pangkal Pinang, Pontianak dan Tanjung Selor.  

    BMKG mengajak masyarakat mewaspadai potensi banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Jambi, pesisir Kepulauan Bangka Belitung, pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Barat.

    Selain itu, banjir rob juga berpotensi melanda pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Nusa Tenggara Timur, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Kalimantan Tengah, pesisir Kalimantan Barat.

    Pesisir Sulawesi Utara, pesisir Sulawesi Barat, pesisir Maluku dan pesisir Papua Selatan juga berpotensi dilanda banjir rob.

     

  • RDF Rorotan Siap Beroperasi Secara Bertahap Bulan Depan

    RDF Rorotan Siap Beroperasi Secara Bertahap Bulan Depan

    7cloud.asia – Meski menuai kritik dari organisasi lingkungan, fasilitas Refuse Derived Fuel Plant Jakarta di Rorotan (RDF Rorotan), Jakarta Utara tetap jalan terus

    Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bahkan sudah memastikan RDF Rorotan siap beroperasi secara bertahap pada bulan depan.

    Serangkaian peningkatan fasilitas pengendalian lingkungan dilakukan. Langkah ini menindaklanjuti arahan Gubernur DKI Jakarta usai meninjau proses commissioning (verifikasi sistem) awal pada Maret lalu.

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan fasilitas RDF Rorotan bisa berioperasi pada 22 Agustus mendatang. Sebelum beroperasi, ia memastikan proses commisioning akan dilakukan secara bertahap.

    “Untuk RDF Rorotan jadi sesuai jadwal. Mudah-mudahan tanggal 22 Agustus itu betul-betul sudah selesai. Dan sebelum tanggal 22 Agustus sudah dilakukan commisioning secara bertahap,” jelas Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (8/7/2025) pekan lalu.

    Pramono juga memastikan adanya penambahan alat deodorizer untuk mengatasi bau di area plant produksi dan gudang yang juga mengganggu masyarakat sekitar.

    Baca: RDF Rorotan dinilai sebagai solusi palsu pengelolaan sampah di Jakarta

    Ia berharap pemasangan seluruh alat tambahan untuk mengatasi bau yang ditimbulkan bisa rampung sebelum RDF Rorotan beroperasi penuh.

    Untuk memastikan kesiapan fasilitas, Pramono Anung berencana meninjau langsung proses commisioning di RDF Rorotan dalam dua minggu ke depan.

    “Nanti saya juga akan ajak teman-teman media supaya tahu bahwa RDF Rorotan sudah kita perbaiki sesuai dengan hasil pertemuan saya dengan warga pada waktu itu,” ujarnya.

    Pramono pun menyoroti potensi fasilitas RDF Rorotan untuk menangani sampah di wilayah Bekasi. Mengingat kedekatan wilayah antara Bekasi dan Rorotan, ia yakin fasilitas ini nantinya juga dapat menampung sampah dari Bekasi.

    “Kalau kemudian nanti RDF Rorotan ini beroperasi, cepat atau lambat pasti sampah di Bekasi mau tidak mau juga pasti kita akan bisa terima di sana (RDF Rorotan, red),” katanya.

    Ia mengungkapkan, saat proses commisioning sebelumnya dilakukan, sebagian besar keluhan bau justru datang dari warga Bekasi. Karena itu, penyelesaian masalah ini dilakukan tidak hanya untuk warga Jakarta, tetapi juga bagi warga di sekitar, termasuk Bekasi.

    Baca: Pembangunan ITF Sunter ditunda karena faktor biaya

    “Kami juga ingin menyelesaikan persoalan ini secara menyeluruh bukan hanya bagi warga Jakarta, tapi juga warga di sekitar termasuk yang ada di Bekasi,” tandas Pramono.

    Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi RDF Rorotan.

    Langkah ini termasuk penambahan sejumlah fasilitas penting untuk memastikan RDF Rorotan beroperasi dengan meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan.

    “Seluruh proses perbaikan kami lakukan secara komprehensif, salah satunya dengan penambahan tiga unit deodorizer untuk mengendalikan potensi kebauan di area proses, gudang produk, dan area residu. Ini penting agar operasional fasilitas ini tidak menggangu kenyamanan warga sekitar,” ujarnya, Senin (14/7/2025).

    Asep menyampaikan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga sudah melengkapi sistem pengendalian gas buang antara lain dengan pemasangan baghouse filter untuk menyaring partikel debu.

    Baca: KLH pidanakan pengelola TPST Bantargebang

    Juga dipasang wet scrubber kedua untuk menyisihkan polutan gas, wet electrostatistic precipitator untuk menangkap partikulat halus dan kabut pada gas buang, serta alat carbon active yang mampu menyerap senyawa kimia berbahaya dalam gas buang.

    Ia menjelaskan, penambahan alat induced draft fan kedua juga dilakukan untuk mengoptimalkan aliran gas menuju cerobong.

    “Selain itu, dua alat eksisting juga telah kami modifikasi, yakni wet scrubber dan cerobong, agar emisi yang dilepaskan ke udara benar-benar aman dan memenuhi baku mutu lingkungan,” ujarnya.

    RDF Rorotan, ujarnya, adalah wujud transisi Jakarta menuju pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

    ”Harapannya, melalui sistem pengendalian yang sudah diperkuat, RDF Rorotan akan beroperasi secara optimal sekaligus menjadi contoh pengelolaan sampah modern perkotaan di Indonesia,” tandas Asep.

    Baca: Lebih 300 TPA layak ditutup karena masih terapkan sistem open dumping

  • Cuaca Hari Ini: Tiga Wilayah Ini Berpotensi Hujan Sangat Lebat

    Cuaca Hari Ini: Tiga Wilayah Ini Berpotensi Hujan Sangat Lebat

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang berpotensi mengguyur tiga wilayah pada Rabu (16/07/2025).

    Dalam prakiraan cuaca hari ini yang dirilis di laman resmi BMKG, disebutkan bahwa hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat berpeluang mengguyur wilayah Gorontalo, Maluku Utara dan Papua Tengah.

    Sementara hujan  berintensitas sedang hingga lebat berpeluang mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur.

    Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula terjadi di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan dan Papua.

    Sedangkan kondisi cuaca hari ini di wilayah lainnya, termasuk Jakarta, BMKG memprediksi cerah berawan.

    BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang yang terjadi di wilayah Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan.

    Tak hanya itu, masyarakat juga perlu waspada potensi banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Jambi, pesisir Banten, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Nusa Tenggara Timur.

    Pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Kalimantan Tengah, pesisir Maluku dan pesisir Papua Selatan juga berpotensi dilanda banjir rob.

  • Cuaca Hari Ini: Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Siang dan Malam

    Cuaca Hari Ini: Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Siang dan Malam

    7cloud.asia – Cuaca di sebagian wilayah Jakarta berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada Kamis (17/07/2025) siang dan malam. Sementara sebagian besar kota  diprediksi berawan.

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hari. Sedangkan wilayah lainnya diprediksi cerah dan berawan.

    Potensi hujan dengan intensitas ringan kembali terjadi pada malam hari di wilayah Jakarta Selatan. Wilayah lainnya diprediksi berawan tebal.

    Untuk wilayah lainnya, hujan berintensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur.

    Kondisi cuaca serupa berpeluang pula terjadi di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua , Papua Selatan.

    Sementara wilayah Aceh, Maluku, Papua Tengah dan Papua Pegunungan berpeluang terjadi hujan lebat hingga sangat lebat.  

    BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Aceh, Bali, Banten, Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

  • Jakarta Diproyeksikan Menjadi Kota Global, Apa Saja Kriterianya?

    Jakarta Diproyeksikan Menjadi Kota Global, Apa Saja Kriterianya?


    7cloud.asia – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menghadiri sesi pembukaan High Level Political Forum on Sustainable Development (HLPF) di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat.

    Kesempatan ini dimenfaatkan Pramono Anung untuk menyatakan tekad DKI Jakarta masuk dalam jajaran 50 kota global pada 2045.

    “Jakarta bukan lagi hanya ibu kota administratif, tapi harus naik kelas sebagai kota global, sehingga penting bagi kami untuk aktif dalam diplomasi global,” ujar Pramono melalui keterangan tertulis, Selasa (15/7/2025)

    Kehadiran Pramono Anung yang didampingi Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, dalam forum internasional bergengsi ini menandai momen bersejarah bagi Jakarta. Untuk pertama kalinya Gubernur DKI diundang secara resmi oleh PBB untuk terlibat langsung dalam perumusan agenda pembangunan berkelanjutan tingkat global.

    Adapun forum ini merupakan panggung strategis bagi para pemimpin dunia, diplomat, dan kepala pemerintahan daerah untuk membahas pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals/SDGs) dan tantangan global yang tengah dihadapi.

    Kehadiran Jakarta dalam forum ini mencerminkan pengakuan internasional atas transformasi kota menuju kota global yang inklusif, resilien, dan berkelanjutan.

    Lantas, apa sebenarnya kota global? Menurut Britannica, kota global adalah kota yang berfungsi sebagai simpul utama dalam jaringan ekonomi global.

    Konsep kota global berasal dari geografi dan studi perkotaan, berdasarkan tesis bahwa globalisasi telah menciptakan hierarki lokasi geografis strategis dengan berbagai tingkat pengaruh terhadap keuangan, perdagangan, dan budaya di seluruh dunia.

    Baca: Pramono Anung targetkan Jakarta menjadi Kota Global Berbudaya

    Kota global merupakan pusat yang paling kompleks dan signifikan dalam sistem internasional, yang dicirikan oleh keterkaitannya dengan kota-kota lain yang memiliki dampak langsung dan nyata terhadap urusan sosial ekonomi global.

    Kriteria kota global bervariasi tergantung pada sumbernya. Ciri-ciri umum meliputi tingkat pembangunan perkotaan yang tinggi, populasi yang besar, keberadaan perusahaan multinasional besar, sektor keuangan yang signifikan dan terglobalisasi.

    Infrastruktur transportasi yang berkembang dengan baik dan terhubung secara internasional juga menjadi kriteria sebuah kota dikategorikan menjadi kota global.

    Juga dengan dominasi ekonomi lokal atau nasional, lembaga pendidikan dan penelitian berkualitas tinggi, dan keluaran ide, inovasi, atau produk budaya yang berpengaruh secara global.

    Peringkat kota global banyak jumlahnya. Tetapi Kota New York, London, Tokyo, dan Paris adalah kota-kota yang paling sering disebutkan sebagai kota global

    Asal dan terminologi
    Dilansir dari wikipedia, istilah kota global dipopulerkan oleh sosiolog Saskia Sassen dalam bukunya tahun 1991, The Global City: New York, London, Tokyo.

    Sebelumnya, istilah lain digunakan untuk pusat kota dengan fitur yang kurang lebih sama. Istilah ‘kota dunia’, yang berarti kota yang sangat terlibat dalam perdagangan global, muncul dalam deskripsi Liverpool pada bulan Mei 1886, oleh The Illustrated London News. 

    Sosiolog dan ahli geografi Inggris Patrick Geddes menggunakan istilah tersebut pada tahun 1915. Istilah ‘ megacity ‘ mulai umum digunakan pada akhir abad ke-19 atau awal abad ke-20, contoh paling awal yang diketahui adalah publikasi oleh University of Texas pada tahun 1904.

    Baca: Butuh dana hingga Rp600 Triliun untuk mengantarkan Jakarta menjadi kota global

    Pada abad ke-21, istilah tersebut biasanya difokuskan pada kekuatan finansial dan infrastruktur teknologi tinggi suatu kota .

    Kelompok-kelompok yang bersaing telah merancang cara-cara yang bersaing untuk mengklasifikasikan dan memberi peringkat kota-kota dunia dan membedakannya dari kota-kota lain.

    Meskipun kriteria sebuah kota global bervariasi dan sangat cair, karakteristik umum kota-kota dunia menurut Rosemary Pashley, dalam “HSC Geography” (Pascal Press, 2000) antara lain meliputi:

    1. Menyediakan berbagai layanan keuangan internasional, khususnya di bidang keuangan, asuransi, real estate, perbankan, akuntansi, dan pemasaran; dan penggabungan kantor pusat keuangan, bursa saham, dan lembaga keuangan besar lainnya,

    2. Kantor pusat sejumlah perusahaan multinasional,

    3. Dominasi perdagangan dan ekonomi di wilayah sekitarnya yang luas,

    4. Pusat manufaktur utama dengan fasilitas pelabuhan dan kontainer,

    5. Kekuatan pengambilan keputusan yang cukup besar setiap hari dan di tingkat global,

    Baca: Kritik terhadap rencana Jakarta menjadi kota global

    6. Adanya pusat ide-ide baru dan inovasi dalam bisnis, ekonomi, dan budaya,

    7. Adanya pusat media digital dan komunikasi lainnya untuk jaringan global,

    8. Dominasi wilayah nasional dengan signifikansi internasional yang besar,

    9. Tingginya porsi penduduk yang bekerja di sektor jasa dan sektor informasi,

    10 Lembaga pendidikan berkualitas tinggi, termasuk universitas dan fasilitas penelitian ternama; dan menarik kehadiran mahasiswa internasional,

    11. Adanya infrastruktur multifungsi yang menawarkan beberapa fasilitas hukum, medis, dan hiburan terbaik di negara ini,

    12. Keberagaman yang tinggi dalam bahasa, budaya, agama, dan ideologi.

    Penulis: Esti Utami disarikan dari berbagai sumber.

     

  • Cuaca Hari Ini: Malam Minggu, Hampir Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Malam Minggu, Hampir Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta pada Sabtu (19/07/2025) malam atau malam minggu. Hanya wilayah Jakarta Timur yang diprediksi berawan.

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada pagi hingga sore hari, cuaca diprediksi cerah dan berawan.

    Sedangkan untuk wilayah lainnya di Indonesia, BMKG memprediksi sebagian besar cuaca cerah dan berawan.

    Namun, masih ada peluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat  di wilayah Aceh, Sulawesi Tengah, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

    Sedangkan wilayah Maluku dan Papua Selatan, BMKG memprediksi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat mengguyur kedua wilayah ini.

    BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Aceh, Banten, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara.

    Tak hanya itu, masyarakat juga perlu waspada potensi banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Jambi, pesisir Banten, pesisir utara Jakarta, pesisir utara Jawa Barat hingga pesisir Nusa Tenggara Timur, pesisir Kalimantan Tengah dan pesisir Maluku.

  • Rano Karno: Jakarta Harus Bekerja Keras untuk Turunkan Angka Kemiskinan dan Kesenjangan Sosial

    Rano Karno: Jakarta Harus Bekerja Keras untuk Turunkan Angka Kemiskinan dan Kesenjangan Sosial

    7cloud.asia – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menyampaikan, butuh kerja keras untuk menurunkan angka kemiskinan dan kesenjangan ekonomi di Jakarta menjelang tahun 2045.

    Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada September 2024 angka kemiskinan di DKI Jakarta masih berada di angka 4,14 persen. Sementara kemiskinan ekstrem tercatat sebesar 0,35 persen pada Maret 2024.

    “Jakarta telah menetapkan sasaran ambisius melalui Perda nomor 8 tahun 2024 tentang RPJMD 2025-2045. Yakni menurunkan angka kemiskinan hingga 0,00-0,05 persen dan mencapai rasio gini antara 0,36-0,38 di tahun 2045,” ujar Rano dalam Forum Asisten Sekda untuk Finalisasi Pohon Solusi dan Matriks Prioritas Program Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Tahun 2025-2029 di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (16/7/2025).

    Target ini, ujar Rano, menuntut kerja serius dari seluruh daerah, termasuk Jakarta, yang juga telah menetapkan sasaran ambisius melalui Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2024 tentang RPJPD 2025–2045.

    Karena itu, Rano menegaskan, pendekatan konvergensi dan skema graduasi sejahtera harus menjadi dasar dalam perencanaan, implementasi, serta evaluasi program penanggulangan kemiskinan.

    Baca: DKI Jakarta targetkan turunkan angka kemiskinan di bawah 3 persen pada 2029

    Dalam pelaksanaan konvergensi dan komplementaritas program penanggulangan kemiskinan, Rano menekankan beberapa hal kepada jajarannya.

    Rano meminta Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah DKI Jakarta untuk mengoordinasikan penyusunan Instruksi Gubernur guna optimalisasi pelaksanaan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, sebagai turunan dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.

    Lalu, para Asisten Sekda agar koordinasikan implementasi kebijakan serta program kegiatan dalam RPKD Tahun 2025-2029 dan RAT Bidang Penanggulangan Kemiskinan 2026 sesuai dengan sasaran strategis yang telah disepakati, melalui pemantauan dan evaluasi berkala.

    Sementara kepada kepala perangkat daerah, ia menekankan pentingnya keselarasan program dengan target pengentasan kemiskinan, pelaksanaan evaluasi bermakna.

    Perangkat daerah juga didorong untuk penguatan kemitraan dengan pihak nonpemerintah mengingat adanya keterbatasan kewenangan pemerintah daerah.

    Baca: Indonesia masuk negara menengah, standar miskin BPS harus diubah

    Adapun, Forum Asisten Sekda merupakan forum untuk finalisasi pohon solusi dan matriks prioritas program RPKD 2025-2029 dan Rencana Aksi Tahunan bidang Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2026.

    Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, yang juga Wakil Sekretaris Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi DKI Jakarta, Iqbal Akbarudin mengatakan, percepatan penanggulangan kemiskinan harus dilakukan dengan empat strategi.

    Empat strategis yang dimaksud yakni terwujudnya tata kelola pemerintahan yang unggul dalam upaya penanggulangan kemiskinan; tersedianya akses pekerjaan layak dan inklusif bagi penduduk miskin dan rentan;

    Selain itu juga terwujudnya akses pelayanan yang inklusif dan berkelanjutan bagi penduduk miskin dan rentan; serta terwujudnya akses perlindungan sosial yang aktif dan adaptif bagi penduduk miskin dan rentan.

  • Resmi Bergabung dengan Clean Invesment Accelerator, Ini Manfaat yang Dipetik Jakarta

    Resmi Bergabung dengan Clean Invesment Accelerator, Ini Manfaat yang Dipetik Jakarta

    7cloud.asia – Kota Jakarta, bekerja sama dengan C40 Cities dan didukung oleh Pemerintah Inggris, menjadi tuan rumah Pertemuan Regional Urban Climate Action Programme – Climate Action Implementation (UCAP CAI) Asia Tenggara tahun 2025,

    Kegiatan yang digelar pada Rabu (23/7/2025) ini mempertemukan para pemimpin kota, investor, dan mitra pembangunan dari seluruh kawasan untuk mempercepat pembiayaan iklim dan mewujudkan dampak nyata bagi pembangunan kota berkelanjutan.

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyambut hangat para peserta UCAP CAI. Ia menyebut pertemuan regional ini sebagai tonggak penting dalam merayakan capaian program UCAP, sekaligus membuka babak baru kolaborasi untuk mewujudkan masa depan perkotaan yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan.

    “Sejak 2018, C40 telah memberikan dukungan teknis dan sumber daya bagi 35 kota dalam merancang dan menjalankan rencana aksi iklim. Kota-kota tersebut, termasuk Jakarta, telah menunjukkan kepemimpinan yang nyata dalam mendorong transformasi menuju ketangguhan iklim,” ujarnya.

    Menurut Pramono, forum ini menjadi kesempatan berharga bagi para peserta untuk bertukar praktik baik dan memperluas kolaborasi, termasuk dalam menjajaki skema pembiayaan iklim, seperti hibah, green bonds, blended finance, dan kemitraan publik-swasta untuk menutup kesenjangan pendanaan infrastruktur di Asia Tenggara.

    Baca: Jakarta diproyeksikan menjadi kota global, ini kriterianya

    Ia mengatakan, seiring berakhirnya Program UCAP CAI, prioritas berikutnya bagi kota-kota di Asia Tenggara adalah menyusun strategi pembiayaan iklim yang adaptif, dan berkelanjutan, guna memastikan keberlanjutan program mitigasi, dan adaptasi yang telah berjalan.

    “Ke depan, Jakarta berkomitmen memperkuat transisi energi dengan berpartisipasi dalam inisiatif Clean Investment Accelerator. Langkah ini sejalan dengan visi kami untuk membangun Jakarta sebagai kota global yang tangguh terhadap iklim, inklusif, dan bertanggung jawab secara fiskal,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Gubernur Pramono percaya keberhasilan aksi iklim harus menjadi agenda bersama. Oleh karenanya, ia ingin forum ini dapat memperkuat solidaritas dan kolaborasi antarkota dalam mendorong aksi iklim yang adil dan berkelanjutan.

    Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey, mengatakan, Kota Jakarta bisa memimpin transisi global untuk pembangunan net-zero ke depannya.

    Inggris bangga mendukung program UCAP CAI C40, yang membantu kota-kota di Asia Tenggara membuka pendanaan iklim, menarik investasi, dan mewujudkan pertumbuhan inklusif. Kepemimpinan Jakarta bergabung dengan Clean Investment Accelerator merupakan tindakan berani yang kita butuhkan.

    “Melalui pertemuan minggu ini, kota-kota di Asia Tenggara tidak hanya memamerkan pencapaian mereka—mereka juga menyerukan aksi yang kuat bahwa pendanaan iklim bukanlah kemewahan, melainkan sebuah kebutuhan untuk mewujudkan perubahan nyata bagi manusia dan planet ini,” ujarnya.

    Pertemuan regional UCAP CAI berlangsung pada 23 hingga 25 Juli 2025. Acara ini menampilkan kemajuan Jakarta, Kuala Lumpur, dan Quezon City dalam melaksanakan aksi iklim yang ambisius dan inklusif melalui Program UCAP CAI dari C40.

    Baca: Butuh dana Rp600 triliun untuk antar Jakarta menjadi kota global

    Pertemuan ini mencakup berbagai kegiatan seperti lokakarya, kunjungan lapangan, dan diskusi tingkat tinggi yang dirancang untuk memperkuat portofolio proyek kota, memahami instrumen pembiayaan iklim, serta berinteraksi langsung dengan investor dari sektor publik dan swasta.

    Sorotan utama dari acara ini adalah pengumuman resmi Jakarta untuk bergabung dengan Clean Investment Accelerator—sebuah koalisi global yang kini mencakup 21 kota yang berkomitmen mengalihkan pembiayaan kota dari bahan bakar fosil ke solusi iklim yang membangun ekonomi tangguh dan inklusif.

    Sebagai bagian dari inisiatif ini, Jakarta berkomitmen untuk secara perlahan mengurangi investasi berbasis bahan bakar fosil dari aset kota, mengembangkan instrumen pembiayaan hijau seperti obligasi dan portofolio berbasis ESG, serta mendorong kebijakan pembiayaan berkelanjutan yang lebih luas.

    Jakarta juga berencana meluncurkan platform digital untuk meningkatkan transparansi dan akses terhadap peluang investasi hijau lintas sektor.

    Pengumuman ini sangat krusial karena Program UCAP CAI Asia Tenggara memasuki tahun terakhir pelaksanaan.

    Dengan meningkatnya risiko iklim dan keterbatasan akses terhadap pembiayaan, kota-kota di kawasan ini sangat membutuhkan pendanaan yang dapat diskalakan guna beralih dari perencanaan ke aksi nyata.

    Baca: Pramono targetkan Jakarta menjadi Kota Global Berbudaya

    Program UCAP CAI, yang didanai oleh Pemerintah Inggris, telah membantu Jakarta dalam mengembangkan Peraturan Efisiensi Energi dan Air di Bangunan Gedung, Peta Jalan Bangunan Net-Zero, dan perangkat tata kelola iklim yang inklusif—yang kini menjadi landasan bagi ketahanan iklim jangka panjang.

    Melalui program tersebut, Jakarta berhasil meningkatkan kapasitas aksi iklim melalui berbagai inisiatif strategis, di antaranya:

    • Penyusunan Peraturan Efisiensi Energi dan Air pada Bangunan Gedung yang memperkuat penerapan bangunan gedung hijau, sebesar 100% untuk bangunan baru dan 50 persen untuk bangunan eksisting pada 2030, berpotensi menghindari 10,6 juta ton CO²e per tahun;

    • Peluncuran Net-Zero Building Roadmap serta integrasi real-time Data Management System ke dalam anggaran kota 2025, disertai komitmen alokasi anggaran untuk implementasinya;

    • Pengarusutamaan Inclusive Climate Action dalam tata kelola pemerintahan sesuai kearifan lokal melalui integrasi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang);

    • Penguatan sistem pelacakan emisi gas rumah kaca untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data;

    • Pengembangan sistem transportasi publik, mobilitas rendah emisi, dan pengelolaan limbah berkelanjutan.

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sebagian Wilayah Jakarta Bakal Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sebagian Wilayah Jakarta Bakal Hujan

    7cloud.asia – Sebagian wilayah di Jakarta berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada Sabtu (26/07/2025) siang dan malam.

    Dilansir di laman resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan pada siang dan sore.

    Malamnya, potensi hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Jakarta Barat.   

    Sementara kota-kota lainnya di Indonesia, BMKG memprediksi hujan berintensitas ringan terjadi di Kota Padang, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Bandung, Samarinda, Mamuju, Palu, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura dan Jayawijaya.

    Sedangkan hujan disertai petir berpotensi terjadi di Kota Bengkulu, Tanjung Selor, Palangkaraya, Banjarmasin dan Merauke.

    BMKG juga mengajak masyarakat waspada terhadap potensi banjir rob yang berpotensi melanda sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Bangka Belitung, pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Jawa Barat.

    Selain itu, banjir rob juga berpotensi melanda pesisir Jawa Tengah, pesisir Yogyakarta, pesisir Jawa Timur, pesisir Nusa Tenggara Timur, pesisir Kalimantan Selatan.

    Banjir rob juga berpotensi terjadi di pesisir Kalimantan Tengah, pesisir Kalimantan Barat, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku dan pesisir Papua Selatan.