Tag: jakarta

  • Pelaku UMKM di Blok M Keluhkan Tingginya Sewa Kios, Begini Respon Pramono Anung

    Pelaku UMKM di Blok M Keluhkan Tingginya Sewa Kios, Begini Respon Pramono Anung

    7cloud.asia – Para pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjalankan usahanya di Blok M mengeluhkan kenaikan tarif sewa kios yang dinilai memberatkan.

    Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan batas bawah dan batas atas tarif sewa kios di Blok M antara Rp300 ribu hingga Rp1,5 juta per bulan, ditambah biaya service charge dan jaminan satu bulan sewa.

    Pasca revitalisasi kawasan Blok M yang diproyeksikan menjadi hub baru di Jakarta dikelola PT MRT Jakarta, yang menggandeng Koperasi Pedagang Pasar Pusat Melawai (Kopema) sebagai mitra dalam pengelolaannya.

    Dilansir tirto.id, penasihat Kopema, Mumu Mujtahid mengatakan, pihaknya sudah membayar kewajiban awal ke MRT sebesar Rp259 juta sebagai bentuk komitmen. Lantas pihak Kopema yang menarik sewa kios kepada para pedagang.

    Namun, dalam perkembangannya para pedagang menilai tagihan yang harus dibayar terlalu tinggi sehingga sebagian dari mereka angkat kaki.

    Baca: Wajah baru kawasan Blok M setelah direvitalisasi

    Sengkarut sewa kios di Blok M ini mendapat perhatian Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung yang langsung meninjau ke lokasi pada Rabu (3/9/2025).

    Dalam kesempatan itu, Pramono menegaskan keberpihakannya kepada para pelaku UMKM agar dapat menjalankan usahanya dengan baik. Kondisi ekonomi di Blok M yang terus mengalami peningkatan ini dinilainya perlu terus dipertahankan.

    “Karena bagi saya pribadi untuk UMKM itu menjadi prioritas agar mereka bisa menjalankan usahanya dengan baik. Dan ini kan ekonomi sedang mengeliat, di Blok M sedang baik,” ujarnya dikutip beritajakarta.id

    “Ketika beberapa kios yang ditutup karena mereka ditagih iuran yang terlalu mahal, saya sudah mengecek secara langsung, diskusi dengan Pak Dirut MRT, bahwa memang betul terjadi,” ujar Pramono di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

    Untuk mengatasi masalah tersebut, Pramono telah berkoordinasi dengan Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat untuk mengalihkan para pelaku UMKM ke area lain yang dikelola langsung oleh MRT.

    Baca: Blok M Hub resmi beroperasi 24 jam

    “Saya juga sudah berdiskusi dengan Pak Dirut MRT, karena tempat ini dikelola sepenuhnya oleh MRT, maka tempat ini akan digunakan untuk memindahkan bagi siapapun para pedagang yang mau menggunakan tempat ini,” jelasnya.

    Pramono menyebut, PT MRT Jakarta akan memberikan sewa gratis selama dua bulan kepada para pelaku UMKM yang akan menempati tempat yang sudah disediakan tersebut.

    Pramono berharap tempat tersebut bisa menjadi lokasi terbaik bagi pelaku UMKM karena memiliki fasilitas yang lebih baik dan tertata, seperti adanya pendingin ruangan (AC) dan lingkungan yang lebih bersih.

    “Nanti selama dua bulan, kami berikan kebebasan, free, gratis, supaya mereka mau pindah ke tempat ini,” kata Pramono.

    Selain itu, Pramono juga meminta kerja sama antara PT MRT Jakarta dengan salah satu koperasi agar dihentikan jika tidak mematuhi kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya.

    Baca: Blok M Hub diproyeksikan jadi pusat ekonomi baru

    Permasalahan kenaikan tarif sewa ini, kata Pramono, bukan berasal dari PT MRT Jakarta, melainkan dari pihak koperasi.

    “Saya minta untuk kerja sama yang dilanggar oleh koperasi apapun namanya itu, kalau mereka tidak memenuhi apa yang menjadi kesepakatan maka saya minta untuk di-postpone, kerja samanya dihentikan saja,” jelas Pramono.

    Sementara untuk tarif sewa kios di tempat baru, nantinya akan diatur lebih lanjut sesuai dengan kesepakatan antara para pedagang dengan PT MRT Jakarta.

    Pramono berharap langkah ini bisa menjadi solusi bagi para pelaku UMKM di Blok M yang terdampak kenaikan tarif sewa kios, mengingat Blok M kini menjadi salah satu hub baru di Jakarta dan menjadi daya tarik bagi masyarakat.

    Selain itu, ia juga berpesan agar pengelola dan pelaku UMKM menjaga kondusifitas, kenyamanan, dan keamanan di kawasan Blok M.

    Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat menjelaskan, kenaikan tarif sewa kios oleh pihak koperasi baru terjadi dalam satu bulan terakhir. Menurutnya, besaran tarif sewa kios sebelumnya masih sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan.

    “(Kenaikan tarif) ini tiba-tiba karena dalam satu bulan terakhir baru ditagihkan. Yang sebelumnya itu sesuai dengan kesepakatan,” tandas Tuhiyat.

  • Pemprov DKI Jakarta Gratiskan Sewa Kios di Blok M Hub Selama Dua Bulan

    Pemprov DKI Jakarta Gratiskan Sewa Kios di Blok M Hub Selama Dua Bulan

    7cloud.asia – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengambil tindakan cepat dan tegas untuk menyelesaikan polemik harga sewa kios yang melambung tinggi. Gubernur Pramono ini.

    Ia memutuskan menghentikan kerja sama antara pedagang dengan koperasi. Keputusan tersebut diambil setelah berdiskusi langsung dengan Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, serta mendengarkan keluhan dari pedagang.

    “Dengan demikian, pertama, saya minta untuk kerja sama yang dilanggar oleh koperasi, kalau mereka tidak memenuhi apa yang menjadi kesepakatan, maka saya minta untuk di-postpone, kerja samanya dihentikan saja,” tegas Gubernur Pramono, di Blok M, Jakarta Selatan, pada Rabu (3/9/2025).

    Pramono Anung juga menggratiskan biaya sewa selama dua bulan bagi pedagang yang mau membuka usaha di kawasan Blok M Hub.

    Baca: Pelaku UMKM di Blok M keluhkan tingginya sewa kios

    Namun, ia berpesan agar para pedagang tetap menjaga lingkungan usaha yang kondusif serta mengutamakan kenyamanan dan keamanan di kawasan Blok M Hub.

    Untuk selanjutnya, pengelolaan Blok M Hub sepenuhnya dilakukan oleh PT MRT Jakarta (Perseroda).

    “Kalau mereka mau menggunakan tempat ini (Blok M Hub), maka nanti selama dua bulan, kami berikan kebebasan, free, gratis, supaya mereka mau pindah ke tempat ini. Tempat ini jauh lebih bagus sebenarnya, lebih nyaman, ada AC-nya, dan fasilitasnya juga bagus,” ungkapnya.

    Gubernur Pramono berharap, apa yang menjadi keresahan para pedagang bisa teratasi dengan baik. Mengingat, kawasan Blok M Hub kini menjadi salah satu tempat usaha ikonik yang digandrungi masyarakat lintas generasi.

    Baca: Wajah baru kawasan Blok M setelah direvitalisasi

    “Karena saya tahu, Blok M ini sekarang menjadi hub baru bagi Jakarta. Saya tidak mau ini berkepanjangan. Ini harus segera diselesaikan,” tutupnya.

    PT MRT Jakarta (Perseroda) telah melakukan sejumlah audiensi dengan pihak koperasi, baik di tingkat Wali Kota, dua Fraksi DPRD, serta Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD), disepakati mengenakan biaya sewa UMKM sebesar Rp300.000 per kios.

    Jika kios tersebut disewakan kembali, maka akan dikenakan biaya sewa ulang sebesar Rp1,5 juta.

    Namun, seiring berjalan waktu, terdapat kenaikan harga sewa dari pihak koperasi, yang menyebabkan keresahan dari para pedagang.

    Kemudian, PT MRT Jakarta (Perseroda) memberikan solusi, para pedagang dapat pindah dari Plaza 2 yang dikelola oleh koperasi ke lokasi yang dikelola langsung oleh PT MRT Jakarta (Perseroda), yaitu di lorong B1, dengan keringanan biaya sewa.

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sejumlah Wilayah di Jakarta Bakal Hujan Disertai Petir

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Sejumlah Wilayah di Jakarta Bakal Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai petir berpotensi melanda sejumlah wilayah di Jakarta pada Jumat (05/09/2025).

    Laman BMKG menyebut hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara pada siang dan sore hari.

    Di waktu yang sama, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Pagi harinya cuaca di seluruh wilayah Jakarta diprediksi cerah berawan.

    Kemudian malam harinya cuaca di wilayah Jakarta diprdeiksi berawan tebal dan hujan dengan intensitas ringan.

    Selain Jakarta, hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur sejumlah kota di Indonesia.

    Hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Medan, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Bandung, Semarang, Pontianak, Samarinda, Palu, Gorontalo, Ternate, Ambon, Manokwari, Jayapura dan jayawijaya.  

    Hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Pekanbaru, Serang, Tanjung Selor, Sorong, Nabire dan Merauke.

    Selanjutnya hujan dengan intensitas lebat berpotensi mengguyur Kota Mamuju. Sementara hujan disertai petir berpotensi mengguyur Kota Padang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Palangkaraya, Banjarmasin dan Manado.

    BMKG juga mengajak masyarakat mewaspadai potensi banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Bangka Belitung, pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur, pesisir Kalimantan Tengah dan pesisir Maluku.

     

  • Cuaca Hari Ini: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Petir, Termasuk Palembang

    Cuaca Hari Ini: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Disertai Petir, Termasuk Palembang

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan disertai petir akan melanda sejumlah kota, salah satunya Palembang pada Sabtu (06/09/2025).

    Melalui kanal youtube resmi BMKG, selain Kota Palembang, hujan disertai petir berpotensi pula melanda Kota Pekanbaru, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin dan Mamuju.

    Hujan dengan intensitas ringan juga masih berpeluang terjadi, seperti Kota Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkal Pinang, Serang, Bandung, Semarang, Samarinda, Manado, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke.    

    Hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Medan, Tanjung Selor, Maluku, Gorontalo dan Merauke. Sedangkan hujan dengan intensitas lebat berpeluang mengguyur Kota Bengkulu.  

    Untuk Kota Jakarta, hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi pada pagi hari di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Sementara wilayah lainnya diperkirakan cerah berawan.

    Selanjutnya pada siang hingga sore hari hampir seluruh wilayah Jakarta berpotensi hujan dengan intensitas ringan. Bahkan wilayah Jakarta Timur diprediksi hujan disertai petir. Cuaca berawan hanya terjadi di wilayah Kepulauan Seribu.

    Kemudian pada malam harinya BMKG memperkirakan seluruh wilayah Jakarta berawan tebal.

    BMKG juga mengajak masyarakat mewaspadai potensi banjir rob yang melanda sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Bangka Belitung, pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur, pesisir Kalimantan Tengah dan pesisir Maluku.

     

  • Luasan Hutan Kota di Jakarta Masih Jauh dari Ideal, Ini yang Dilakukan Distambut

    Luasan Hutan Kota di Jakarta Masih Jauh dari Ideal, Ini yang Dilakukan Distambut

    7cloud.asia – Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mendorong penambahan jumlah dan luasan hutan kota di wilayahnya.

    Langkah ini sebagai upaya menjaga keberlanjutan ekosistem, sekaligus menyediakan ruang hijau yang memadai bagi warga Jakarta.

    Hutan kota berperan besar dalam menjaga ekosistem yakni sebagai penyedia oksigen, penyerap karbon dan penangkap partikel polusi.

    Dengan penambahan hutan kota, warga mendapatkan manfaat yang menyeluruh, mulai dari aspek lingkungan, kesehatan, ekonomi hingga sosial.

    Mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 63 Tahun 2002 tentang Hutan Kota, idealnya luas hutan kota mencapai 10 persen dari wilayah kota.

    Baca: UNEP Dorong Kota-kota di Dunia Memperbanyak Hutan Kota

    Dengan luas wilayah 661,5 kilometer persegi, maka idealnya Jakarta memiliki hutan kota seluas 66 kilometer persegi atau 6610 hektare.

    Saat ini terdapat ada 51 hutan kota yang tercatat di seluruh wilayah Jakarta. Dari jumlah tersebut, 22 hutan kota langsung dikelola oleh dinas, sementara 29 lainnya berada di bawah pengelolaan suku dinas dan pihak lain.

    Menurut data BPS, pada 2016 total luas hutan kota di Jakarta mencapai 182,50 hektare, dengan hutan terluas terdapat di Jakarta Timur yakni seluas 73,24 hektare.

    Untuk mencapai angka ideal, Distambut menargetkan untuk menambah minimal 3 hektare atau 30.000 meter persegi hutan kota setiap tahun.

    Kepala Dinas Pertamanan dan Kehutanan atau Distamhut DKI Jakarta, Fajar Sauri mengatakan, secara ekologi, hutan kota memperbaiki dan menjaga iklim mikro, menyerap air hujan serta melindungi keanekaragaman hayati.

    Baca: Menanam Pohon Terbukti Efektif Menurunkan Suhu Panas Perkotaan

    ”Secara ekonomi, masyarakat sekitar dapat memanfaatkan hutan kota untuk kegiatan produktif seperti Kelompok Tani Hutan. Dari sisi sosial, keberadaan hutan kota menjadi sarana rekreasi dan interaksi bagi warga,” ujarnya seperti dikutip beritajakarta.id.

    Sauri menambahkan, dari segi distribusi hutan kota yang perlu menjadi prioritas adalah Jakarta Pusat. Namun, tantangan ketersediaan lahan di wilayah tersebut sangat berat, dalam hal ini harga beli tanah di Jakarta Pusat sangat tinggi.

    Karena alasan ini, Pemprov DKI Jakarta memprioritaskan lahan-lahan belum terbangun yang telah dikelola dinas, seperti wilayah Cilangkap, Jakarta Timur dan Rawa Buaya, Jakarta Barat.

    Untuk menambah luasan hutan kota, Distambut membeli lahan dengan luas minimal 2.500 meter persegi, kemudian pemanfaatan aset fasos fasum yang diserahkan dari Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) serta pelimpahan pengelolaan dari pemerintah pusat.

    Distambut juga menjalin kerja sama dengan sektor swasta dan komunitas untuk mendukung pengelolaan dan perluasan hutan kota.

    Adapun, anggaran pembelian lahan baru ditentukan minimal untuk luas 2.500 meter persegi per lokasi.

    Harga tanah biasanya dinegosiasikan dengan pemilik dan dinilai oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk memastikan kesesuaian dengan harga pasar.

    Baca: Hutan Kota Srengseng Bakal Direvitalisasi

     

  • Jakarta Masuk 50 Besar Kota Terbaik Dunia Versi Time Out, Posisi Teratas Ditempati Cape Town

    Jakarta Masuk 50 Besar Kota Terbaik Dunia Versi Time Out, Posisi Teratas Ditempati Cape Town

    7cloud.asia – Time Out baru-baru ini merilis peringkat tahunan untuk 50 kota terbaik di dunia tahun 2025, dan kota Cape Town (Afrika Selatan) berada di peringkat teratas. Dari Indonesia, ada Jakarta yang masuk dalam daftar kota terbaik ini.

    Dikutip dari laman resmi TimeOut.com, untuk menyusun daftar ini tim Time Out melakukan survey terhadap lebih dari 18.500 penduduk sejumlah kota di dunia tentang kota mereka

    Wawasan warga kota ini kemudian digabungkan dengan wawasan dari jaringan editor kota global Time Out, dan setelah semua data diolah kemudian tim menyusun peringkat 50 kota terbaik di dunia saat ini.

    Layak huni menjadi faktor kunci dalam pemeringkatan kami tahun ini. Namun, kota yang nyaman untuk ditinggali, tentu saja, juga nyaman untuk dikunjungi.

    Jadi, bersama ribuan tanggapan dari penduduk lokal di seluruh dunia, dewan juri meminta jaringan pakar kota global Time Out untuk memilih tempat-tempat yang menurut mereka paling menarik saat ini.

    “Warga memberi tahu kami pendapat mereka tentang kota mereka, mulai dari kuliner dan kehidupan malamnya hingga keamanan dan kelayakan huninya,” ujar Grace Beard yang menyusun laporan tersebut.

    Baca: Mengapa Kopenhagen Selalu Jadi Kota Paling Ramah Lingkungan

    Cape Town, pusat kota Afrika Selatan mendapatkan skor tinggi secara keseluruhan dalam survei, dengan 97 persen penduduk setempat mengatakan kota mereka membuat mereka bahagia, 95 persen memberikan peringkat tinggi untuk dunia kulinernya, dan 82 persen menggambarkannya sebagai indah.

    Kota ini juga memiliki segalanya, mulai dari alam yang fantastis (koloni penguin Afrika, pantai-pantai berbendera biru, Table Mountain) hingga tempat-tempat wajib kota kelas atas (bar, restoran yang brilian, dan Time Out Market, tentu saja).

    Berkaitan dengan sejarah dan makna budayanya, Cape Town menawarkan beragam pilihan bagi pengunjung untuk belajar, menjelajah, dan bersenang-senang, semuanya tanpa menguras kantong.

    “Warga dapat menikmati budaya memancing di Kalk Bay yang trendi, kunjungi East City untuk menikmati kuliner dan desain khas Cape Town, atau menyatu dengan alam di Cagar Alam Cape Point yang megah,” tulis Andrew Hallett, direktur konten Time Out Afrika Selatan.

    Sementara Jakarta menempati posisi ke-29 dari 50 kota terbaik di dunia. Dalam survei yang dilakukan Time Out ini, warga Jakarta menggambarkan kota mereka sebagai “bersejarah”.

    Sedangkan kelompok kedua yang paling mungkin menggambarkannya sebagai “modern” – sungguh perpaduan yang luar biasa. Jakarta juga merupakan kota terbaik ketiga di dunia untuk menemukan cinta dan tempat terbaik keempat untuk menjalin pertemanan baru.

    Baca: 8 Elemen Kota Hijau yang Lebih Ramah Lingkungan

    Berikut 10 kota terbaik di dunia 2025 versi Time Out
    1. Cape Town (Afrika Selatan)

    2. Bangkok (Thailand)

    3. New York (Amerika Serikat)

    4. Melbourne (Australia)

    5. London (Inggris)

    6. New Orleans (Amerika Serikat)

    7. Mexico City (Meksiko)

    8. Porto (Portugal)

    9. Shanghai (China)

    10. Copenhagen (Denmark)

    Baca: Lima Kota Besar dengan Kualitas Udara Terbaik pada 2022

  • Berkat TransJakarta, Jakarta Masuk Peringkat 17 Kota dengan Layanan Transportasi Terbaik di Dunia

    Berkat TransJakarta, Jakarta Masuk Peringkat 17 Kota dengan Layanan Transportasi Terbaik di Dunia

    7cloud.asia – Penataan transportasi publik yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jakarta sejak awal 2000an mulai membuahkan hasil dan diakui dunia.

    Jakarta menempati peringkat ke-17 dari 50 kota terbaik di dunia dalam hal transportasi publik versi survei Time Out 2025 yang dirilis pada Maret 2025.

    Dikutip dari laman resmi Time Out, TimeOut.com, kondisi transportasi publik di Jakarta dinilai sedikit berbeda dengan banyak kota lain yang disurvei.

    Moda transportasi umum tersibuk di Jakarta (dengan tingkat persetujuan 79 persen) adalah bus atau TransJakarta, bukan kereta ataupun kereta bawah tanah.

    Time Out menulis, bus beroperasi di jalurnya sendiri di jalan-jalan kota untuk memastikan layanan tidak terhambat oleh lalu lintas dan menawarkan pilihan paling terjangkau bagi warga setempat untuk berkeliling kota.

    Baca: Metamorfosa Jakarta lewat Penataan Transportasi Publik

    Ada juga sistem Mikrotrans, bus berukuran sedang yang melayani antar halte busway, dan beberapa pilihan kereta api, yakni MRT dan LRT (light rapid transit) yang telah membantu mengurangi kemacetan kota, serta jalur komuter, yang juga melayani Jabodetabek.

    Menurut anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail mengatakan bahwa capaian ini merupakan buah dari peta jalan (roadmap) pembangunan transportasi yang konsisten dijalankan Pemprov DKI.

    “Kita patut berbangga meski ini belum penghujungnya, karena masih banyak target yang harus terus kita kejar,” ujar Ismail di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (8/9/2025).

    Ia menambahkan, terkait transportasi publik ini, Pemprov DKI masih perlu meningkatkan sejumlah aspek, mulai dari perluasan akses, penambahan moda, hingga kualitas layanan.

    “Yang lebih penting adalah seberapa banyak masyarakat secara sadar beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik yang kini sudah dibuat lebih lengkap, nyaman, dan aman,” imbuhnya.

    Baca: Pemprov DKI Jakarta Targetkan 55 Persen Warga Gunakan Transportasi Publik

    Ismail menilai, komitmen Pemprov DKI dalam meningkatkan keamanan, keterjangkauan, dan pelayanan transportasi publik sudah membuahkan hasil yang nyata.

    “Ketika itu terwujud, dan ranking Jakarta naik, ya kita patut apresiasi,” tandasnya.

    Sebelumnya, Jakarta menempati peringkat ke-17 dunia dan peringkat kedua di Asia Tenggara, hanya kalah dari Singapura. Jakarta berhasil melampaui kota besar lainnya seperti Kuala Lumpur, Manila, dan Bangkok.

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut pencapaian ini sebagai pengakuan global atas kemajuan transportasi ibu kota. Ia berharap, posisi Jakarta dapat terus meningkat di tahun-tahun mendatang.

    Baca: Penataan Transportasi Publik Berperan Penting dalam Dekarbonisasi Sektor Transportasi

  • Hari Udara Bersih Sedunia: LBH Jakarta Tegaskan Udara Bersih Adalah Hak Warga Kota

    Hari Udara Bersih Sedunia: LBH Jakarta Tegaskan Udara Bersih Adalah Hak Warga Kota

    7cloud.asia – Masyarakat internasional telah mengakui udara bersih sebagai bagian hari hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.

    Setiap tanggal 7 September, masyarakat internasional memperingati Hari Udara Bersih untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya udara bersih bagi kesehatan dan lingkungan.

    Pemerintah Indonesia juga telah mengakomodir hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagai bagian dari hak asasi manusia sebagaimana diatur dalam Pasal 28H ayat (1) UUD NRI 1945 dan Pasal 9 ayat (3) UU 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia.

    Sayangnya, Jakarta kini menghadapi masalah serius terkait kualitas udara. Pada bulan Agustus 2025 misalnya, Jakarta sempat masuk ke dalam kota ketiga paling tercemar udaranya menurut IQAir berdasarkan pengukuran Indeks Kualitas Udara Jakarta yang masuk dalam kategori “tidak sehat bagi kelompok sensitif”.

    Dilansir di laman resmi LBH Jakarta, buruknya kualitas udara Jakarta disinyalir berasal dari polusi udara akibat limbah industri, perumahan, transportasi, hingga pembangkit listrik tenaga uap.

    Polusi udara ini menimbulkan berbagai akibat yang berpengaruh atas menurunnya kualitas lingkungan dan kehidupan umat manusia. Mulai dari memperburuk krisis iklim, munculnya kerugian ekonomi, hingga menghambat produktivitas pertanian.

    Baca: Dampak polusi udara di Jakarta pada kesehatan fisik dan mental

    Sebetulnya, Pemerintah sudah mendapatkan “teguran” dari warga terkait ketersediaan udara bersih dan upaya melawan polusi udara di Jakarta.

    Pada tanggal 16 September 2021, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat melalui Putusan Nomor 374/Pdt.G/LH/2019/PN.Jkt.Pst. telah mendorong agar negara, melalui peran pemerintah pusat dan pemerintah daerah, aktif memikul tanggung jawab untuk memenuhi hak atas udara bersih bagi warganya.

    Meski sempat diajukan upaya kasasi, Mahkamah Agung malah menguatkan Putusan PN Jakarta Pusat melalui Putusan Nomor 2560K/Pdt/2023 yang telah berkekuatan hukum tetap sejak 21 November 2024. Artinya, tidak ada lagi alasan bagi Pemerintah untuk tidak melaksanakan putusan tersebut.

    Amar putusan tersebut kemudian menghadirkan konsekuensi bagi Para Tergugat, yaitu Presiden, Menteri Dalam Negeri, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Kesehatan dan Gubernur DKI Jakarta untuk mengambil langkah konkrit guna mengatasi polusi udara Jakarta.

    Presiden, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Menteri Dalam Negeri wajib melakukan pengetatan baku mutu udara ambiens nasional hingga melakukan pengawasan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat terkait kebijakan mengatasi polusi udara.

    Menteri Kesehatan memiliki kewajiban untuk melakukan perhitungan terhadap dampak kesehatan akibat pencemaran udara.

    Baca: Pembatasan kendaraan bermotor untuk atasi polusi udara di Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta wajib melakukan serangkaian tindakan, di antaranya mengetatkan Baku Mutu Udara Ambien Daerah Provinsi DKI Jakarta, melakukan inventarisasi terhadap mutu udara dan potensi sumber pencemar, menyusun dan mengimplementasikan “Strategi dan Rencana Aksi Pengendalian Pencemaran Udara” dengan mempertimbangkan penyebaran emisi dari sumber pencemar.

    LBH Jakarta, dalam pernyatannya menilai, berbagai kewajiban pemerintah sebagaimana diatur dalam Putusan tersebut belum juga dilakukan oleh Pemerintah.

    Oleh karena itu, LBH Jakarta menilai, Pemerintah telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia dengan melakukan pengabaian terhadap pemenuhan hak asasi manusia, yaitu hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana diatur dalam Pasal 28H UUD NRI 1945 dan Pasal 9 ayat (3) UU HAM.

    Meskipun Pemerintah telah mengeklaim bahwa mereka telah melakukan serangkaian tindakan untuk mengatasi polusi udara, solusi yang dikeluarkan hingga sekarang belum bisa mengatasi masalah fundamental mengenai polusi udara.

    “Penundaan terhadap pelaksanaan putusan ini sama saja dengan mengorbankan nasib warga Jakarta,“ demikian LBH Jakarta dalam pernyataannya.

    LBH Jakarta juga menilai terdapat kemunduran dalam pengentasan masalah polusi udara di Indonesia akibat kebijakan yang kontraproduktif dengan pengendalian polusi udara.

    Baca: Dampak polusi udara di Jakarta bagi pekerja

    Nihilnya komitmen pemerintah untuk mengentaskan masalah polusi udara segera nampak tatkala baru dua bulan menjabat, Presiden Prabowo Subianto melempar diskusi untuk mengeluarkan Indonesia dari Perjanjian Paris (Paris Agreement).

    Target Presiden Prabowo Subianto pada awal masa pemerintahannya agar Indonesia dapat bebas emisi 2050 pun juga direvisi oleh dirinya sendiri menjadi tahun 2060.

    Dari paradigma semacam itu, maka tak heran bilapenghentian penggunaan energi kotor seperti batu bara dan bahan bakar fosil tidak dilakukan secara sungguh-sungguh.

    Ketiga, permasalahan mengenai hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat berkaitan dengan udara bersih tidak bisa dipandang sebagai hak yang terpisah dari hak asasi manusia lainnya.

    Keberadaan udara yang bersih adalah esensial untuk pemenuhan terhadap hak lainnya, misalnya hak atas kesehatan dan hak atas pendidikan. Tidak dipenuhinya hak atas udara bersih dapat berpengaruh kepada berkurangnya hak lainnya.

    Peristiwa itu pernah terjadi di tahun 2022 di mana siswa-siswi di Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah di Marunda, Jakarta Utara harus terganggu pendidikan akibatnya debu yang dihasilkan dari polusi akibat kegiatan bongkar muat batubara di Marunda.

    “Tingkat polusi udara yang buruk juga dikhawatirkan akan berdampak pada memburuknya kesehatan warga Jakarta melalui penyakit pernapasan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),“ pungkas pernyataan tersebut

    Baca: DKI Jakarta gandeng daerah aglomerasi untuk atasi polusi udara

  • Cuaca Hari Ini: Waspada! Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Waspada! Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Jakarta

    7cloud.asia – Cuaca ekstrem berupa hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat disertai petir berpotensi melanda sebagian wilayah Jakarta pada Kamis (11/09/2025). Masyarakat diimbau waspada.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui kanal youtube resminya menyebut hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada pagi hari. wilayah lainnya diprediksi bakal diguyur hujan berintensitas ringan.

    Selanjutnya pada siang hingga malam hari, hampir seluruh wilayah Jakarta berpotensi diguyur hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat disertai petir. Hanya wilayah Jakarta Barat yang berpeluang terjadi hujan berintensitas ringan.

    Baca: Cuaca ekstrem picu banjir bandang di Nagekeo NTT

    Untuk kota-kota lain di Indonesia, BMKG memprediksi hujan berintensitas ringan hingga hujan disertai petir masih berpeluang terjadi.

    Hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Padang, Tanjung Pinang, Palembang, Yogyakarta, Mataram, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Manado, Palu, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke.  

    Hujan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Medan, Serang, Bandung, Semarang danTanjung Selor. Sedangkan hujan dengan intensitas lebat berpotensi mengguyur Kota Mamuju.

    Baca: Udara bersih adalah hak warga kota

    Sementara hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Banjarmasin dan Nabire.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini, BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, longsor, pohon tumbang yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

    Selain itu, BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Lampung dan pesisir Maluku.

     

  • Cuaca Hari Ini: Seluruh Wilayah Sumatera Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Seluruh Wilayah Sumatera Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur seluruh wilayah Sumatera pada Jumat (12/09/2025).

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam kanal youtube resminya mengungkapkan hujan berintensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang.

    Selain itu, Kota Bandar Lampung, Yogyakarta, Denpasar, Mataram, Kupang, Palangkaraya, Banjarmasin, Manado, Palu, Mamuju, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari dan Merauke juga berpotensi terjadi hujan berintensitas ringan.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Serang, Nabire, Jayapura dan Jayawijaya. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Pekanbaru, Bandung, Tanjung Selor, Pontianak dan Samarinda.

    Sementara wilayah Jakarta, BMKG memprediksi hujan berintensitas ringan terjadi di seluruh wilayah Jakarta pada pagi hari.

    Selanjutnya siang dan sore hari, hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi hampir di seluruh wilayah Jakarta. Hanya wilayah Kepulauan Seribu  yang diprediksi berawan tebal. Malam harinya, seluruh wilayah Jakarta cerah dan berawan.

    Selain itu, BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Lampung dan pesisir Maluku.