Berkat TransJakarta, Jakarta Masuk Peringkat 17 Kota dengan Layanan Transportasi Terbaik di Dunia

Written by

in

7cloud.asia – Penataan transportasi publik yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jakarta sejak awal 2000an mulai membuahkan hasil dan diakui dunia.

Jakarta menempati peringkat ke-17 dari 50 kota terbaik di dunia dalam hal transportasi publik versi survei Time Out 2025 yang dirilis pada Maret 2025.

Dikutip dari laman resmi Time Out, TimeOut.com, kondisi transportasi publik di Jakarta dinilai sedikit berbeda dengan banyak kota lain yang disurvei.

Moda transportasi umum tersibuk di Jakarta (dengan tingkat persetujuan 79 persen) adalah bus atau TransJakarta, bukan kereta ataupun kereta bawah tanah.

Time Out menulis, bus beroperasi di jalurnya sendiri di jalan-jalan kota untuk memastikan layanan tidak terhambat oleh lalu lintas dan menawarkan pilihan paling terjangkau bagi warga setempat untuk berkeliling kota.

Baca: Metamorfosa Jakarta lewat Penataan Transportasi Publik

Ada juga sistem Mikrotrans, bus berukuran sedang yang melayani antar halte busway, dan beberapa pilihan kereta api, yakni MRT dan LRT (light rapid transit) yang telah membantu mengurangi kemacetan kota, serta jalur komuter, yang juga melayani Jabodetabek.

Menurut anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ismail mengatakan bahwa capaian ini merupakan buah dari peta jalan (roadmap) pembangunan transportasi yang konsisten dijalankan Pemprov DKI.

“Kita patut berbangga meski ini belum penghujungnya, karena masih banyak target yang harus terus kita kejar,” ujar Ismail di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (8/9/2025).

Ia menambahkan, terkait transportasi publik ini, Pemprov DKI masih perlu meningkatkan sejumlah aspek, mulai dari perluasan akses, penambahan moda, hingga kualitas layanan.

“Yang lebih penting adalah seberapa banyak masyarakat secara sadar beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik yang kini sudah dibuat lebih lengkap, nyaman, dan aman,” imbuhnya.

Baca: Pemprov DKI Jakarta Targetkan 55 Persen Warga Gunakan Transportasi Publik

Ismail menilai, komitmen Pemprov DKI dalam meningkatkan keamanan, keterjangkauan, dan pelayanan transportasi publik sudah membuahkan hasil yang nyata.

“Ketika itu terwujud, dan ranking Jakarta naik, ya kita patut apresiasi,” tandasnya.

Sebelumnya, Jakarta menempati peringkat ke-17 dunia dan peringkat kedua di Asia Tenggara, hanya kalah dari Singapura. Jakarta berhasil melampaui kota besar lainnya seperti Kuala Lumpur, Manila, dan Bangkok.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut pencapaian ini sebagai pengakuan global atas kemajuan transportasi ibu kota. Ia berharap, posisi Jakarta dapat terus meningkat di tahun-tahun mendatang.

Baca: Penataan Transportasi Publik Berperan Penting dalam Dekarbonisasi Sektor Transportasi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *