Tag: jakarta

  • Cuaca Hari Ini: Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan pada Siang Hari

    Cuaca Hari Ini: Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan pada Siang Hari

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Sabtu (13/09/2025) siang. Wilayah lainnya diprediksi cerah berawan.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui kanal YouTube-nya, menyebutkan bahwa cuaca di seluruh wilayah Jakarta pada pagi dan malam hari diperkirakan cerah, berawan tebal.

    Untuk kota-kota lain di Indonesia BMKG memprediksi masih terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Hujan berintensitas ringan berpeluang terjadi di Kota Banda Aceh, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Palembang, Pangkal Pinang, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Mataram, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda.

    Baca: Bencana alam makin intens akibat perubahan iklim

    Selain itu, Kota Manado, Palu, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura dan Jayawijaya juga berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Kemudian hujan berintensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Mamuju dan Nabire. Sementara hujan berintensitas lebat berpeluang mengguyur Kota Merauke.

    Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Medan, Bengkulu dan Tanjung Selor.

    BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Lampung dan pesisir Maluku.

    Baca: Bibit Siklon Tropis 93S di Samudra Hindia bisa memicu hujan Lebat pada 12-18 September 2025

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Termasuk Jakarta dan Jawa Barat, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Sangat Lebat

    Cuaca Hari Ini: Termasuk Jakarta dan Jawa Barat, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Sangat Lebat

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofiska (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi melanda sejumlah wilayah termasuk Jakarta dan Jawa Barat pada Rabu (17/09/2025).

    Dilansir di laman resmi BMKG, selain wilayah Jakarta dan Jawa Barat hujan dengan intensitas sangat lebat juga mengguyur wilayah Jawa Tengah serta Jawa Timur.

    Sedangkan sebagian besar wilayah lain di Indonesia, BMKG memprediksi, akan diguyur hujan berintensitas sedang hingga lebat.

    Seperti wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

    Selain itu kondisi cuaca seperti ini berpotensi mengguyur wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan.

    Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan juga berpotensi hujan berintensitas sedang hingga lebat.

    Dalam penjelasannya, BMKG menyatakan bahwa hujan sedang jika intensitas hujan harian mencapai 20-50 mm/hari. Dan hujan lebat mencapai intensitas harian 50-100 mm/hari.

    Sedangkan hujan sangat lebat apabila intensitas harian hujan mencapai 100-150 mm/hari.

    BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor serta pohon tumbang akibat kondisi cuaca tersebut.  

    Baca: BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada 15-18 September 2025

  • CKTRP Jakpus Hentikan Pembangunan Rumah Enam Lantai

    CKTRP Jakpus Hentikan Pembangunan Rumah Enam Lantai

    7cloud.asia – Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025), menjatuhkan sanksi penghentian kegiatan pembangunan rumah enam lantai di Gambir dan Menteng yang melanggar perizinan.

    Kedua bangunan yang melanggar perizinan berlokasi di Jalan Phb Petojo Selatan RT 15 / RW 05 Petojo Utara, Gambir dan Jalan Raden Saleh II RT 01/RW 03, Cikini, Menteng. .

    Sudin CKTRP Jakarta Pusat telah memasang segel dan police line pada dua bangunan yang melanggar perizinan bangunan gedung (PBG) tersebut.

    “Lokasi bangunan berada di zonasi pemukiman R1 dengan maksimal izin empat lantai, Namun, pemilik secara sengaja membangun sebanyak enam lantai. Ini masuk kategori pelanggaran berat,” kata Koordinator Penindakan Sudin CKTRP Jakarta Pusat, Budi Gunawan.

    Baca: Dinilai salahi aturan Kawasan Cagar Budaya, dua restoran di Melawai disoal warga

    Ditambahkan Budi, pihaknya memberikan sanksi penghentian kegiatan pembangunan lantai 5 dan 6. Sementara, aktivitas di lantai 1 hingga lantai 4 dapat dilanjutkan sesuai izin yang telah dikantongi pemilik.

    “Kami sudah meminta agar pekerja tidak melanjutkan proses pembangunan lantai lima dan enam dan tidak mencabut spanduk segel yang telah dipasang karena akan dikenakan sanksi pidana,’ ungkapnya.

    Ditegaskan Budi, pihaknya akan melayangkan Surat Perintah Bongkar kepada pemilik bangunan dalam kurun waktu dua pekan ke depan.

    Baca: Peta Jalan penyelenggaraan bangunan gedung hijau di Indonesia

    Jika surat perintah ini masih diabaikan, Sudin CTRP akan mengerahkan petugas membongkar bangunan yang melanggar perizinan.

    Sementara Ketua RT 15/RW 05 Petojo Utara, Tony, mengapresiasi sanksi tegas yang telah dikenakan kepada pemilik bangunan yang melanggar perizinan.

    “Semoga pelanggaran bangunan lantai lima dan enam segera dibongkar. Ini sudah melanggar aturan dan tidak boleh dibiarkan,” tandasnya.

    Baca: Penerapan retrofit untuk turunkan emisi karbon dari bangunan lama

  • Pengelola Kawasan Jadi Garda Terdepan Pengendalian Kualitas Udara di Jakarta

    Pengelola Kawasan Jadi Garda Terdepan Pengendalian Kualitas Udara di Jakarta

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan aturan baru untuk mengatasi polusi udara, yaitu menempatkan pengelola kawasan industri dan bisnis sebagai salah satu instrumen utama pelaksanaan uji emisi kendaraan di kawasan.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, kebijakan ini menjadi strategi konkret untuk menekan polusi udara yang 75 persen di antaranya disumbang sektor transportasi 

    “Kami menempatkan pengelola kawasan sebagai garda terdepan dalam pengendalian kualitas udara. Ini adalah bentuk tanggung jawab kolektif yang kami wujudkan melalui Keputusan Kadis LH Nomor e-0065 Tahun 2025,” ujar Asep, Kamis (18/9/2025).

    Asep menyampaikan, kondisi darurat polusi Jakarta yang konsisten masuk dalam jajaran ibu kota dengan kualitas udara buruk di dunia mendorong langkah ini.

    Data Dinas Lingkungan Hidup DKI menunjukkan bahwa sektor transportasi menyumbang 75 persen dari total polusi udara, dengan kontribusi signifikan dari kendaraan berat.

    Baca: Transportasi publik berkualitas jadi solusi untuk atasi polusi udara di Jakarta

    “Aturan ini merupakan pelengkap dari Peraturan Gubernur Nomor 66 Tahun 2020. Evaluasi menunjukkan perlu pendekatan yang lebih terstruktur dan massif,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).

    Ia menjelaskan, berdasarkan keputusan tersebut, kewajiban ini berlaku untuk seluruh pengelola kawasan industri dan bisnis, perusahaan dan tenant yang beroperasi di dalam kawasan, serta semua kendaraan operasional termasuk logistik dan pengangkut limbah.

    Asep merinci, jenis kendaraan yang dikenakan kewajiban meliputi kategori M untuk kendaraan angkutan orang (roda empat atau lebih), kategori N untuk kendaraan angkutan barang (roda empat atau lebih).

    Serta kategori O untuk kendaraan penarik gandengan/tempel, dan kategori L untuk kendaraan roda kurang dari empat seperti sepeda motor.

    “Kami menyadari ini tantangan besar. Karena itu, pengelola kawasan akan menjadi penjaga gerbang dengan empat kewajiban utama: pendataan kendaraan, screening kelayakan emisi, fasilitasi uji emisi, dan pelaporan triwulanan,” katanya.

    Baca: Sanksi Tipiring terhadap kendaraan besar yang melanggar ketentuan uji emisi

    Ia menilai, kebijakan ini diproyeksikan dapat meningkatkan cakupan pelayanan uji emisi hingga 40 persen dalam setahun dan diharapkan mampu memperbaiki kualitas udara Jakarta secara signifikan.

    “Prinsipnya adalah shared responsibility. Selama ini beban hanya pada pemilik kendaraan dan pemerintah. Kini pengelola kawasan ikut bertanggung jawab menciptakan lingkungan yang lebih sehat,” urainya.

    Asep mengatakan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta akan memantau implementasi aturan ini sebelum memberlakukan sanksi administratif. Masyarakat dapat melaporkan pelanggaran melalui kanal JAKI.

    Ia menambahkan, kebijakan ini merupakan kolaborasi nyata antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat dalam memperbaiki kualitas udara Jakarta.

    “Keberhasilan kebijakan ini akan menentukan langkah strategis berikutnya dalam penanganan polusi udara di ibu kota. Kami optimistis dengan komitmen bersama ini,” tandasnya.

    Baca: Pro kontra pembatasan usia kendaraan bermotor untuk atasi polusi udara di Jakarta

  • Cuaca Hari Ini: Sabtu Pagi, Hujan Berpotensi Mengguyur Seluruh Wilayah Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Sabtu Pagi, Hujan Berpotensi Mengguyur Seluruh Wilayah Jakarta

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur seluruh wilayah Jakarta pada Sabtu (20/09/2025) pagi.

    Laman Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan dengan intensitas ringan berpotensi mengguyur wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Barat pada pagi hari.

    Di waktu yang sama, hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Timur.

    Selanjutnya pada siang hingga sore hari hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi hampir d seluruh wilayah Jakarta. Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang diprediksi berawan tebal.

    Malam harinya, BMKG memprediksi cuaca di seluruh wilayah Jakarta cerah dan berawan.

    Tak hanya wilayah Jakarta, hujan berintensitas ringan juga berpotensi terjadi di Kota Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Bandung, Semarang, Surabaya, Pontianak, Samarinda, Palu, Ambon, Ternate, Manokwari dan Jayapura.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Padang, Mamuju, Sorong, Nabire, Jayawijaya dan Merauke.

    Sedangkan hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Bengkulu, Bandar Lampung, Tanjung Selor, Palangkaraya dan Manado.

    BMKG juga mengajak masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Batam, pesisir Dabo Singkep, pesisir Bangka Belitung, pesisir Demak, pesisir Pekalongan. pesisir Tegal, pesisir Pemalang, pesisir Surabaya Barat.

    Selain itu, pesisir Bima, pesisir Bitung, pesisir Minahasa Tenggara, pesisir Bolaang Mengondou  Timur, pesisir Bolaang Mengondou Selatan, pesisir Kepulauan Sitaro, pesisir Kepulauan Sagihe juga berpotensi terjadi banjir rob.

    Banjir rob berpotensi juga terjadi di pesisir Kepulauan Talaud, pesisir Palu Donggala, pesisir Toli-Toli, pesisir Buol, pesisir Morowali, pesisir Banggai Laut dan pesisir Maluku Tengah.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Termasuk Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Termasuk Jakarta

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan berintensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Jakarta pada Senin (22/09/2025).

    Laman Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memprediksi cuaca cerah hingga hujan dengan intensitas ringan terjadi di Jakarta sepanjang hari ini.

    pada pagi hari cuaca cerah menaungi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

    Pada siang hari cuaca cerah menaungi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

    Baca: BMKG rilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk Jawa Barat hingga 24 September

    Pada sore hari cuaca cerah menaungi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat. Sementara hujan dengan intensitas ringan mengguyur Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan pada malam hari membasahi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat. Sedangkan cuaca berawan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Dikutip dari laman resmi BMKG, selain wilayah Jakarta, hujan berintensitas sedang hingga lebat berpotensi pula mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Banten, Jawa Barat.

    Baca: Perubahan iklim memicu bencana hidrometeorologi

    Wilayah Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua dan Papua Selatan juga berpotensi hujan berintensitas sedang hingga lebat.

    BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai adanya potensi angin kencang di wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat.

    Selain itu potensi banjir rob di sejumlah pesisir  masih terjadi seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Bangka Belitung, pesisir Banten, pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur, pesisir Sulawesi Utara dan pesisir Maluku.

     

  • Cuaca Hari Ini: Sebagian Wilayah Jakarta Berpeluang Hujan

    Cuaca Hari Ini: Sebagian Wilayah Jakarta Berpeluang Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi di sebagian wilayah Jakarta pada Rabu (24/09/2025) siang hingga malam.

    Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pagi hari seluruh wilayah Jakarta diprediksi cerah dan berawan.

    Potensi hujan berintensitas ringan terjadi pada siang hari di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Sementara pada malam hari wilayah Jakarta diprediksi berawan hingga hujan berintensitas ringan.

    Tak hanya wilayah Jakarta. BMKG juga memprediksi hujan berintensitas ringan akan terjadi di Kota Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Serang, Bandung, Semarang, Denpasar, Mataram, Tanjung Selor, Palangkaraya, Palu, Kendari, Ternate, Ambon, Manokwari dan Jayapura.    

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Medan, Mamuju, Nabire, Jayawijaya dan Merauke. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Bengkulu, Banjarmasin, Manado dan Sorong.

    BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah pesisir seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Bangka Belitung, pesisir Banten, pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur, pesisir Sulawesi Utara dan pesisir Maluku.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Masyarakat di Jawa Tengah Waspada, Hujan Sangat Lebat Berpotensi Terjadi di Wilayah Ini

    Cuaca Hari Ini: Masyarakat di Jawa Tengah Waspada, Hujan Sangat Lebat Berpotensi Terjadi di Wilayah Ini

    7cloud.asia – Hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur wilayah Jawa Tengah pada Kamis (25/09/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga untuk wilayah ini.   

    Dalam laman resminya, selain hujan sangat lebat BMKG juga mengungkapkan hujan berintensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

    Sedangkan untuk wilayah Jakarta, cuaca diprediksi cerah dan berawan pada pagi hari. Potensi hujan berintensitas ringan diprediksi terjadi pada siang atau sore hari di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

    Malam harinya, hujan dengan intensitas ringan masih berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan.

    Selain itu, masyarakat juga perlu mewaspadai masih berpeluanya banjir rob di sejumlah pesisir seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Banten dan pesisir Maluku.

     

     

  • Tranformasi Pasar Tradisional di Jakarta Menuju Kota Global

    Tranformasi Pasar Tradisional di Jakarta Menuju Kota Global

    7cloud.asia – Direktur Utama Pasar Jaya, Agus Himawan mengatakan, dari total 153 pasar di Jakarta, sebanyak 80 di antaranya sudah dalam kondisi baik dan hanya 34 saja yang tersisa mengalami kerusakan.

    Lalu, sembilan pasar lainnya sedang dalam proses renovasi dan 30 sisanya masuk dalam kategori cukup baik.

    “Kami tidak hanya merenovasi perbaikan fisik, tapi juga meningkatkan sarana prasarana untuk menjawab perkembangan,” ujarnya di sela diskusi bertema Transformasi Pasar di Jakarta menuju Kota Global yang diselenggarakan wartawan Balaikota, Rabu (24/9/2025) di Jakarta.

    Agus menegaskan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pasar, tidak hanya menjadi layak tapi juga mampu menjawab tantangan zaman. Karena itu, pihaknya terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pasar.

    Ditambahkan, sepanjang 2024 pihaknya telah melakukan pengembangan sistem pembayaran biller payment provider (BPP) di 30 pasar, sistem pembayaran QRIS di 57 pasar, pemasaran kios secara digital di empat pasar serta penambahan sarana olahraga seperti lapangan bulutangkis, futsal dan padel di 19 pasar.

    Baca: Pasar Minggu akan direvitalisasi dengan konsep TOD

    Pada 2025 ini, lanjut Agus, pihaknya dengan memanfaatkan anggaran penyertaan modal daerah (PMD) untuk merevitalisasi Pasar Kombongan, Pasar Kwitang Dalam, Pasar Gandaria dan Pasar Petojo Enclek.

    Sedangkan lima pasar lainnya, yakni, Pasar Kramat Jaya, Sungai Bambu, Kampung Ambon, Pasar Lontar dan Kebon Melati serta Pasar Gardu Asem, masuk dalam perencanaan revitalisasi menggunakan PMD 2025.

    Selain itu, pihak Pasar Jaya juga telah merencanakan pengembangan sarana olahraga di delapan pasar, revitalisasi bekerjasama dengan pihak ketiga di enam pasar, pembangunan pengolahan sampah mandiri di Pasar Induk Kramat Jati.

    Pasar Jaya juga akan melakukan pengecatan eksterior 19 pasar, pengembangan sistem pembayaran BPP di 30 pasar dan pengembangan sistem pemasaran kios digital di lima pasar.

    “Kita juga tengah melakukan pembahasan bersama PUPR untuk pembangunan hunian di Pasar Minggu agar hasilnya bisa menjadi TOD seperti di Pasar Rumput,” tegasnya.

    Baca: Pasar Baru akan direvitalisasi dan kembali menjadi simbol Jakarta

    Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati menambahkan, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong pembenahan pasar konevsional agar bisa bersaing dengan e-commerce.

    Menurutnya, pasar konevsional memiliki keunikan tersendiri lantaran memfasilitasi interaksi konsumen dengan pedagang secara tatap muka.

    Ditegaskan Eli, interaksi langsung tawar menawar di pasar itu merupakan nilai tambah yang tidak tergantikan. Agar bisa mendatangkan konsumen, kenyamanan pasar harus diperhatikan mulai dari fasilitas memadai hingga akses yang mudah dijangkau.

    Tidak hanya peningkatan kualitas pasar yang ada, Eli mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta tengah mempersiapkan lokasi kawasan baru yang bisa menjadi destinasi kunjungan wisata dan perbelanjaan.

    Dicontohkannya, saat ini pihaknya tengah konsern mengkaji konsep kawasan Pasar Baru terintegrasi dengan Kawasan Lapangan Banteng yang juga terdapat bangunan Pos Bloc, Gedung Kesenian Jakarta, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral di sekitarnya.

    “Kawasan itu kami rancang menjadi destinasi baru. Jadi kami coba susun bagaimana perekonomian Jakarta dibangun berdasar pasar demikian,” tandasnya.

  • Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota Bakal Cerah Hingga Berawan, Termasuk Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota Bakal Cerah Hingga Berawan, Termasuk Jakarta

    7cloud.asia – Kondisi cuaca cerah hingga berawan akan menyelimuti Jakarta dan mayoritas kota di Indonesia pada Jumat (26/09/2025). Meski demikian potensi hujan masih terjadi di beberapa kota.

    Melalui kanal youtube resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan akan terjadi di Kota Pekanbaru, Padang, Banda Aceh, Bengkulu, Serang, Semarang, Mataram.

    Selain itu Kota Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya, Palu, Kendari, Makassar, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke juga berpeluang terjadi hujan berintensitas ringan.   

    Sementara hujan berintensitas sedang diprediksi mengguyur Kota Medan serta hujan dengan intensitas lebat berpotensi mengguyur Kota Mamuju. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Banjarmasin.

    Tak hanya hujan, BMKG mengajak masyarakat mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Maluku, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan.

    Selain itu, BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah pesisir seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Banten dan pesisir Maluku.