Tag: jakarta

  • Benyamin S Award: Upaya Mewujudkan Tata Kelola Kota Jakarta yang Inklusif

    Benyamin S Award: Upaya Mewujudkan Tata Kelola Kota Jakarta yang Inklusif

    7cloud.asia – Guna memperkuat tata kelola wilayah dan mendorong partisipasi masyarakat, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menggagas Benyamin S Award.

    Program ini resmi diperkenalkan oleh pada 3 Juni 2025 silam di Balai Kota Jakarta. Adapun penghargaan Benyamin S Award 2025 diserahkan pada Jumat (31/10/2025)

    Mengambil nama dari seniman legendaris Betawi, Benyamin Sueb, penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi tolok ukur keberhasilan tata kelola wilayah dari tingkat kelurahan hingga kota administrasi.

    Benyamin S Award merupakan akronim dari Bersih, Nyaman, Indah, dan Sejahtera, mencerminkan visi Jakarta yang inklusif, tertata, dan humanis.

    Nama Benyamin Sueb dipilih bukan tanpa alasan. Ia adalah ikon budaya Betawi yang dikenal luas sebagai aktor, musisi, dan komedian, sekaligus simbol semangat warga Jakarta yang merakyat, kreatif, dan penuh semangat membangun.

    Di malam penganugerahan Benyamin S. Award 2025 kepada tiga kelurahan terbaik di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, pada Jumat (31/10/2025) Pramono Anung mengegaskan penghargaan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan gerakan perubahan yang dimulai dari langkah-langkah kecil warga dan kepemimpinan lurah di tingkat kelurahan.

    “Perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Dari lurah-lurah inilah lahir inisiatif untuk membuat lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tertata. Saya bangga karena semangat ini kini menjadi gerakan bersama warga Jakarta,” ujarnya dalam keterangan resmi Pemprov DKI Jakarta.

    Ia menjelaskan Benyamin S. Award diberikan kepada lurah dan warga yang berhasil menciptakan lingkungan bersih, nyaman, indah, dan sejahtera melalui kerja bersama.

    Pramono menambahkan, Benyamin S. Award merupakan salah satu inisiatif yang ia gagas untuk menghormati keteladanan almarhum Benyamin Sueb, sosok yang dikenal jujur, rendah hati, dan mencintai Jakarta.

    Karena itu, penghargaan ini didedikasikan untuk melanjutkan semangat Benyamin dalam membangun kota yang berdaya dan membanggakan.

    Melalui penghargaan ini, Gubernur Pramono mendorong lahirnya gerakan kolaboratif dari akar rumput yang digerakkan oleh kepemimpinan lurah yang hadir di tengah warga serta mampu menggerakkan partisipasi, gotong royong, dan inovasi.

    Ia berharap Benyamin S. Award menjadi pemicu semangat bagi seluruh 267 kelurahan di Jakarta untuk terus berkompetisi, berinovasi, meningkatkan pelayanan publik, dan memperkuat kolaborasi warga.

    Tahun ini, sebanyak 10 kelurahan terpilih sebagai finalis dari 27 nominasi, dan tiga kelurahan ditetapkan sebagai pemenang utama.

    Ketiga kelurahan tersebut masing-masing Kelurahan Slipi (Jakarta Barat) meraih kategori Nyaman; Kelurahan Setu (Jakarta Selatan) meraih katergori indah; dan Kelurahan Glodok (Jakarta Barat) meraih kategori sejahtera.

    “Meski belum ada yang unggul di satu kategori (Bersih), capaian ini menjadi pijakan penting menuju terwujudnya lingkungan permukiman yang semakin layak huni di seluruh Jakarta. Saya mengucapkan selamat kepada para lurah dan warga kelurahan yang menerima penghargaan hari ini,” tutur Gubernur Pramono.

    Sebagai bentuk apresiasi, Pramono Anung memberikan kesempatan kepada para pemenang untuk menambah wawasan, kapasitas, dan pengalaman di tingkat global, termasuk kemungkinan mendampingi delegasi Pemprov DKI Jakarta dalam forum-forum internasional.

    “Saya ingin para lurah pemenang bisa melihat dunia agar mereka memperoleh inspirasi dan inovasi baru dalam mengelola wilayahnya,” tambah Gubernur Pramono.

    Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pada tahun 2027, bertepatan dengan HUT ke-500 Kota Jakarta, Pemprov DKI berencana mengangkat Benyamin S. Award ke tingkat ASEAN sebagai bagian dari strategi diplomasi budaya Jakarta di kawasan Asia Tenggara.

    Langkah ini sejalan dengan visi Jakarta menuju Top 50 Global City pada 2030, setelah pada tahun 2025 peringkat Jakarta dalam Global City Index naik dari posisi 74 menjadi 71.

    “Kenaikan ini adalah bukti nyata kerja keras kita semua. Jakarta kini semakin diakui dunia, bahkan menempati posisi ke-17 global dalam infrastruktur transportasi versi Time Out. Di ASEAN, Jakarta hanya kalah dari Singapura. Jakarta sekarang lebih baik dari Kuala Lumpur, Bangkok, Manila, dan Hanoi,” ungkapnya.

  • Cuaca Hari Ini: Hati-hati, Hujan Disertai Petir Berpotensi Landa Serang, Bandung dan Sejumlah Kota

    Cuaca Hari Ini: Hati-hati, Hujan Disertai Petir Berpotensi Landa Serang, Bandung dan Sejumlah Kota

    7cloud.asia – Kondisi cuaca yang tak bersahabat berupa hujan disertai petir agaknya masih terjadi di sejumlah kota pada Senin (03/11/2025). Diantaranya adalah Kota Serang dan Bandung.

    Melalui kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), selain Serang dan Bandung, hujan disertai petir berpeluang pula melanda Kota Pangkal Pinang, Yogyakarta, Tanjung Selor, Banjarmasin,

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Merauke. Sedangkan hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Medan, Tanjung Pinang, Pekanbaru, Padang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi pula terjadi di  Semarang, Surabaya, Denpasar, Mataram, Pontianak, Samarinda, Palangkaraya, Mamuju, Makassar, Kendari, Manado, Gorontalo, Ternate, Ambon, Nabire, Jayapura dan Jayawijaya.    

    Untuk wilayah Jakarta, BMKG memprediksi cuaca berawan hampir di seluruh wilayah Jakarta pada pagi hari. Peluang hujan dengan intensitas ringan terjadi wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

    Siang dan sore, seluruh wilayah Jakarta berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Malam harinya hampir seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan. Namun masih ada potensi hujan berintensitas ringan di Kepulauan Seribu.

    BMKG juga mengajak masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir agar mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir. Seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Jakarta, pesisir utara Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah,

    Selain itu pesisir Gresik, pesisir Lamongan, pesisir Tuban, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Barito Kuala, pesisir Banjar, pesisir Banjarmasin, pesisir Tanah Laut, pesisir Maluku Tengah dan pesisir Seram bagian Timur juga berpotensi terjadi banjir rob.

  • Cuaca Hari Ini: Cuaca Buruk Mengintai, Hujan Sangat Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Landa Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Cuaca Buruk Mengintai, Hujan Sangat Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Landa Jakarta

    7cloud.asia – Cuaca buruk masih mengintai wilayah Jakarta pada Selasa (04/11/2025). Hujan berintensitas sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi melanda sejumlah wilayah di Jakarta. Masyarakat diimbau waspada.

    Dalam kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca tersebut berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

    Di waktu yang sama kondisi wilayah Jakarta lainnya diprediksi berawan tebal hingga hujan dengan intensitas sedang.

    Baca: Indonesia Masuk Puncak Musim Hujan

    Malamnya hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Sementara wilayah lainnya diprediksi berawan tebal hingga hujan berintensitas ringan.

    Sedangkan pada pagi hari, hampir seluruh wilayah Jakarta berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan hanya terjadi di wilayah Kepulauan Seribu.

    Sementara untuk kota-kota lainnya di Indonesia, BMKG memprediksi hujan dengan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir masih berpotensi terjadi.

    Hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Palu, Gorontalo, Manado, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke.

    Baca: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Kini Memasuki Musim Hujan

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Mataram, Kupang, Tanjung Selor, Palangkaraya dan Mamuju.

    Sedangkan hujan disertai petir berpotensi terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Serang, Pontianak dan Samarinda.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini, BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan lain-lain.

    Baca: Suhu Panas Menyengat Berlangsung Hingga November 2025

    BMKG juga mengajak masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir agar mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir. Seperti pesisir Aceh, pesisir Sumatera Utara, pesisir selatan Lebak dan Pandeglang, pesisir Jakarta, pesisir selatan Jawa Barat.

    Selain itu pesisir Surabaya Timur, pesisir Gresik, pesisir Lamongan, pesisir Tuban, pesisir Kalimantan Utara, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Barito Kuala, pesisir Banjar, pesisir Banjarmasin, pesisir Tanah Laut, pesisir Maluku Tengah dan pesisir Seram bagian Timur juga berpotensi terjadi banjir rob.

  • Cuaca Hari Ini: Sebagian Wilayah Jakarta Berpeluang Hujan

    Cuaca Hari Ini: Sebagian Wilayah Jakarta Berpeluang Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan masih berpeluang mengguyur sebagian wilayah Jakarta pada Rabu (05/11/2025) pagi hingga malam hari.

    Dalam kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berintensitas ringan diprediksi terjadi pada pagi hari di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Cuaca di wilayah lainnya diprediksi berawan.

    Selanjutnya pada siang dan sore hari cuaca di seluruh wilayah Jakarta umumnya berawan hingga hujan dengan intensitas ringan.

    Malamnya hampir seluruh wilayah Jakarta berawan tebal. Potensi hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Kepulauan Seribu.

    Sementara wilayah lainnya di Indonesia, BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

    Kondisi cuaca serupa juga berpeluang terjadi di Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan.

    Selain itu wilayah Sulawesi Barat, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

    Sedangkan hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

    BMKG juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Aceh, Bengkulu.     

  • Jalur Kereta Api dan Aliran Sungai: Potensi Ruang Terbuka Hijau yang Belum Termanfaatkan

    Jalur Kereta Api dan Aliran Sungai: Potensi Ruang Terbuka Hijau yang Belum Termanfaatkan

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya menambah ruang terbuka hijau yang saat ini masih terbilang minim.

    Saat ini, luas ruang terbuka hijau di Jakarta mencapai 36,001,003.33 m2 (2025) atau sekitar 6 persen dari total luas Jakarta, padahal idealnya ruang terbuka hijau sebuah kota adalah 30 persen dari lahan yang ada.

    Untuk menambah luasan ruang terbuka hijau, Pemprov DKI Jakarta dihadapkan pada kendala keterbatasan lahan, mahalnya harga lahan serta terbatasnya dana yang tersedia.

    Untuk mengatasi kondisi ini, 7cloud.asia mewawancari pengamat perkotaan yang juga pakar kota hijau Nirwono JogaNirwono Joga

    Dijumpai di acara Local Media Summit 2025 di Jakarta beberapa waktu lalu, Nirwono mengatakan ada banyak hal yang bisa dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk menambah luasan ruang terbuka hijau.

    Baca: Ruang terbuka hijau di kawasan kumuh dapat menjadi oase

    Dia lantas menyebut, Jakarta mempunyai 13 sungai besar, punya 13 koridor jalur kereta api, punya 109 situ/danau. Semua itu, ujarnya, menjadi potensi lahan yang jika dimanfaatkan akan menambah ruang terbuka hijau.

    Dengan mengoptimalkan potensi ini, menurutnya, akan jauh lebih murah ketimbang harus membebaskan lahan yang cukup besar

    “Bisa badan sungainya dilebarkan, ditataulang dan dibuat taman sehingga dari ke-13 sungai yang ada, Jakarta bisa menambah ruang terbuka hijau,” ujarnya.

    Hal yang sama juga bisa dilakukan di sepanjang jalur kereta api. Kiri kanannya dibebaskan dari bangunan dan pemukiman, lantas dijadikan jalur hijau sehingga akan menambah ruang terbuka hijau.

    Demikian juga dengan 109 danau dan situ yang ada, jika lahannya bebas bangunan maka bisa menjadi ruang terbuka hijau. Hal ini, ujarnya, sudah diterapkan di waduk Pluit.

     

    Baca: Pemprov DKI Jakarta gagas pembangunan ruang terbuka hijau mikro

    Selain itu Pemprov DKI Jakarta juga bisa mengolah kolong jalan tol/LRT/MRT menjadi taman yang dapat menambah ruang terbuka hijau.

    Jika itu masih kurang, Pemprov DKI Jakarta juga bisa memanfaatkan potensi menghijaukan pantai dengan penanaman mangrove di sepanjang garis pantai dari Marunda hingga Muara Angke.

    Garis pantai yang memiliki panjang 32 kilometer bisa dibangun Giant Mangrove Wall yang sekaligus berfungsi untuk menahan abrasi.

    “Itu semua tergantung pada kreatifitas dan inovasi dari instasi berwenang, sehingga dengan keterbatasan lahan yang ada dan dana yang dimiliki, jika potensi-potensi tadi dioptimalkan maka akan ada penambahan ruang terbuka hijau yang signifikan,” tandas dosen Jurusan Teknik Arsitektur di Universitas Trisakti tersebut.

    Nirwono mengatakan, pada 1985 Jakarta memiliki ruang terbuka hijau yang cukup besar yakni 25,8 persen mendekati 30 persen. Menurutnya, ini berarti Jakarta memiliki potensi untuk menambah ruang terbuka hijau.

    Baca: Ruang terbuka hijau di Jakarta masih minim

     

  • Pemprov DKI Jakarta Gandeng IKJ untuk Menjadikan Jakarta Sebagai Kota Global yang Berbudaya

    Pemprov DKI Jakarta Gandeng IKJ untuk Menjadikan Jakarta Sebagai Kota Global yang Berbudaya

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng Institut Kesenian Jakarta (IKJ) untuk memajukan seni dan budaya dalam rangka mendukung Jakarta sebagai kota global yang berbudaya dan inklusif.

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berharap IKJ bisa lebih sering tampil di berbagai forum yang akan diselenggarakan pada tahun depan, termasuk di kawasan Kota Tua Jakarta.

    Upaya ini juga sejalan dengan rencana Pemprov DKI dan pemerintah pusat yang ingin menjadikan Kota Tua sebagai etalase bagi seni dan budaya.

    Ditambahkannya, sebagai kota global yang berbudaya dan inklusif, maka wajah Jakarta akan menjadi semakin baik.

    “Indeks kota global Jakarta akan lebih baik kalau kemudian budayanya itu bisa ditampilkan secara lebih baik, lebih rapi, dan kemudian menjadi pesona bagi siapapun orang yang datang di Jakarta,” ujar Pramono, saat meninjau Kampus Institut Kesenian Jakarta (IKJ) di Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).

    Baca: Jakarta jadi kota global, apa dampaknya bagi warga?

    Adapun peringkat Jakarta dalam Global Cities Index (GCI) 2025 tercatat di posisi 71, naik tiga tingkat dari posisi 74 pada tahun lalu.

    Lebih lanjut, Pramono juga ingin membangun ekosistem di Taman Ismail Marzuki (TIM), termasuk Institut Kesenian Jakarta menjadi lebih baik. Diharapkan melalui penataan ekosistem ini, maka IKJ menjadi lebih tertata dan terbuka bagi siapapun yang berkunjung.

    Pramono akan meminta kepada Balai Kota untuk mulai melihat, membangun ekosistem yang ada di Taman Ismail Marzuki ini, termasuk di dalamnya ada IKJ menjadi lebih terbuka.

    “Lebih rapi, lebih nyaman, dan bagi siapapun yang datang, orang akan mempunyai kesan yang baik,” jelas Pramono.

    Sementara Rektor Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Syamsul Maarif menambahkan, IKJ akan menyiapkan masterplan untuk menjadikan Kota Tua sebagai etalase dan panggung bagi kesenian yang ditampilkan.

    Baca: Pramono targetkan Jakarta menjadi Kota Global Berbudaya

    “Jadi kita mau bikin masterplan IKJ termasuk Kota Tua, mungkin nanti difungsikan sebagai etalasenya IKJ dan bagian dari Pemprov DKI dalam menyongsong 500 tahun ulang tahun DKI,” ucapnya.

    Dalam kesempatan ini Syamsul juga meminta dukungan Pemprov DKI Jakarta untuk melanjutkan pembangunan sejumlah gedung di Fakultas Seni Rupa yang sempat mangkrak.

    Ia juga mengusulkan pembukaan akses yang akan menjadikan IKJ dan TIM sebagai satu ekosistem yang kuat.

    “Jadi kalau akses-akses ini dibuka, maka TIM menjadi satu ekosistem dan IKJ ada di dalamnya. Jadi Akademi Jakarta, kemudian Dewan Kesenian Jakarta, dan itu dikelola oleh Dinas Kebudayaan yang menjadi anchor-nya,” tandas Syamsul.

    Kepada Gubernur, Syamsul juga mengusulkan agar dana abadi kebudayaan dari Pemprov DKI bisa diberikan untuk mendukung pengembangan seni dan budaya di IKJ.

    Baca: Peringkat Jakarta dalam indeks kota global naik

  • Pekerja Bergaji Rp6,2 Juta Bisa Naik MRT, LRT, dan BRT Gratis, Ini Syaratnya

    Pekerja Bergaji Rp6,2 Juta Bisa Naik MRT, LRT, dan BRT Gratis, Ini Syaratnya

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan fasilitas angkutan umum secara gratis bagi 15 golongan masyarakat, termasuk pekerja swasta dengan gaji maksimal 1,15 kali Upah Minimum Provinsi (UMP) atau sekitar Rp6,2 juta.

    Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2025 tentang Pemberian Layanan Angkutan Umum Massal Gratis.

    “Sebagai Gubernur Jakarta, saya telah memutuskan dan membuat Pergub Nomor 33, yang mengatur mengenai 15 golongan yang kita bebaskan dan kita perluas dengan pekerja dengan gaji maksimal 1,15 kali UMP atau sekitar Rp6,2 juta dapat mengajukan Kartu Layanan Transportasi Massal gratis,” ujar Pramono, Jumat (7/11/2025).

    Dengan kartu tersebut, sambung Pramono, pekerja yang memenuhi kriteria bisa mengakses berbagai moda transportasi umum di Jakarta, yakni Transjakarta, Moda Raya Terpadu (MRT), Lintas Raya Terpadu (LRT), dan Mikrotrans.

    Baca: Jakarta masuk 20 besar kota dengan layanan transportasi publik terbaik di dunia

    “Para pekerja, artinya adalah yang ASN maupun swasta. Tapi kalau ASN kan dapat. Dengan gaji maksimal 1,15 kali UMP atau sekitar Rp6,2 juta, dapat mengajukan Kartu Layanan Transportasi Massal gratis, baik itu Transjakarta, MRT, dan LRT, termasuk Mikrotrans,” jelasnya.

    Sesuai Pasal 13 dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2025 tentang Pemberian Layanan Angkutan Umum Massal Gratis, karyawan swasta yang mendapatkan layanan transportasi gratis ini harus memiliki Kartu Pekerja Jakarta.

    “Karyawan swasta pemegang Kartu Pekerja Jakarta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf j harus memenuhi persyaratan,” demikian bunyi ayat 1 Pasal 13.

    Selain itu, mereka juga harus melampirkan dokumen administrasi berupa fotokopi Kartu Tanda Penduduk Provinsi DKI Jakarta; surat keterangan aktif bekerja; fotokopi Kartu Pekerja Jakarta; surat keterangan penghasilan; dan foto diri terbaru.

    Baca: Metamorfosa Jakarta lewat penataan transportasi publik

    “Pengajuan Layanan Angkutan Umum Massal gratis bagi karyawan swasta sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan pada Badan Usaha,” demikian bunyi ayat 2 Pasal 13.

    Layanan angkutan umum massal gratis tersebut terdiri dari sistem BRT, MRT, dan LRT. Kartu layanan nantinya diterbitkan oleh PT Bank Jakarta dan berlaku selama enam bulan serta dapat diperpanjang.

    Kendati demikian, pemegang kartu tidak boleh menyalahgunakan kartu layanan yang diterbitkan oleh PT Bank Jakarta berupa diperjualbelikan dan digunakan oleh orang atau pihak yang tidak berhak.

    Setiap penerima yang melanggar larangan penyalahgunaan kartu Layanan Angkutan Umum Massal gratis akan dikenakan sanksi berupa pencabutan fasilitas layanan dan baru dapat mendaftar kembali satu tahun sejak dilakukan pencabutan fasilitas.

  • Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota Berpeluang Hujan Termasuk Jakarta dan Denpasar

    Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota Berpeluang Hujan Termasuk Jakarta dan Denpasar

    7cloud.asia – Mayoritas kota di Indonesia berpeluang hujan dengan intensitas ringan pada Minggu (09/11/2025). Diantaranya Kota Jakarta dan Denpasar.

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berintensitas ringan berpeluang pula terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Bengkulu, Serang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya.

    Selain itu, Kota Kupang, Denpasar, Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya, Manado, Palu, Makassar, Gorontalo, Ternate, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayawijaya dan Merauke juga berpotensi terjadi hujan berintensitas ringan.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Jayapura. Sedangkan hujan disertai petir Kota Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Mataram, Banjarmasin dan Mamuju.

    BMKG juga memprediksi adanya angin kencang yang akan melanda wilayah Bengkulu, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara.

    Tak hanya hujan dan angin kencang, BMKG memprediksi adanya banjir rob di sejumlah wilayah pesisir. Seperti pesisir Aceh, pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Bangka Belitung, pesisir Lampung, pesisir Banten, pesisir Jakarta, pesisir Selatan Jawa Barat.

    Selain itu pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Timur, pesisir Bali, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Kalimantan Utara, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Kalimantan Barat dan pesisir Maluku. juga berpotensi terjadi banjir rob.

     

     

  • DPRD Dukung Rencana Perluasan Lokasi CFD di Jakarta

    DPRD Dukung Rencana Perluasan Lokasi CFD di Jakarta

    7cloud.asia – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, mendukung rencana Pemprov DKI untuk memperluas lokasi pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di lima wilayah kota administrasi di Jakarta.

    Selama ini warga Jakarta hanya mengetahui lokasi CFD hanya terpusat di kawasan Sudirman-Thamrin.

    Menuru Kevin, kegiatan CFD telah terbukti memberikan banyak manfaat bagi warga sejak pertama kali digelar di Jakarta. Selain menjadi ruang interaksi sosial, CFD juga menjadi sarana masyarakat untuk berolahraga dan menumbuhkan kreativitas.

    “CFD sudah berlangsung sekian tahun dan lebih banyak manfaatnya dari pada mudaratnya. Di sana warga bisa berinteraksi, berolahraga, dan menyalurkan kreativitas,” ujar Kevin.

    Ia menambahkan, pelaksanaan CFD juga berpotensi menumbuhkan aktivitas ekonomi baru di tengah masyarakat.

    Baca: Daftar lokasi CFD di Jakarta tak hanya Sudirman-Thamrin

    Keramaian warga di ruang publik, kata Kevin, sering kali menjadi peluang bagi pelaku usaha kecil untuk berjualan berbagai kebutuhan sederhana.

    Kevin menilai, gagasan memperluas CFD di lima wilayah Jakarta dapat menjadi kegiatan positif dari berbagai sisi seperti olahraga, sosial, maupun ekonomi.

    Ia juga mendorong agar pelaksanaan CFD di tingkat wilayah menonjolkan kekhasan budaya Jakarta, khususnya budaya Betawi.

    Kalau CFD digelar di lima wilayah, Kevin mengusulkan, juga diangkat unsur budaya lokalnya. Bisa dengan menampilkan Ondel-ondel, Tanjidor, Gigi Balang, atau Kebaya Encim.

    “Kegiatan seperti CFD ini akan memperkuat identitas Jakarta sebagai kota global yang berkebudayaan,” tukasnya.

    Baca: Jakarta masuk daftar 100 kota ramah sepeda di dunia

    Kevin menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang ingin menjadikan Jakarta sebagai kota global yang berbudaya.

    “Saya rasa CFD bisa menjadi ajang yang bukan hanya menyehatkan dan menyatukan warga, tapi juga memperkenalkan dan menghidupkan budaya Betawi,” tandasnya.

    Perluasan lokasi CFD ke seluruh wilayah administratif menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas ruang interaksi publik yang sehat dan ramah lingkungan di tengah kota metropolitan yang padat.

    Langkah ini juga bertujuan mendukung pengurangan emisi karbon secara lebih merata di seluruh penjuru kota.

    Dengan memperluas area bebas kendaraan bermotor, Pemprov DKI ingin mendorong gaya hidup sehat, memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas udara bersih, serta menciptakan ruang kota yang lebih manusiawi dan inklusif bagi seluruh warga Jakarta.

  • Cuaca Hari Ini: Hati-hati, Hampir Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir

    Cuaca Hari Ini: Hati-hati, Hampir Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Kondisi cuaca di hampir seluruh wilayah Jakarta berpotensi hujan disertai petir pada Kamis (13/11/2025) siang dan sore hari.

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada siang dan sore hari, hanya wilayah Kepualaun Seribu yang diprediksi berawan tebal.

    Sementara di waktu yang sama wilayah wilayah lainnya diprediksi hujan disertai petir dan wilayah Jakarta Timur diprediksi hujan berintensitas ringan.

    Malamnya hampir seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan tebal. Potensi hujan berintensitas ringan diprediksi terjadi di wilayah Kepulauan Seribu.

    Sedangkan pada pagi hari, hampir seluruh wilayah Jakarta diprediksi hujan dengan intensitas ringan. Hanya wilayah Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu yang diprediksi berawan tebal.

    Untuk wilayah lainnya di Indonesia BMKG memprediksi hujan berintensitas sedang hingga lebat akan mengguyur wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah.

    Kondisi cuaca serupa berpeluang pula terjadi di wilayah Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara.

    Selain itu, wilayah Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan juga berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

    Selanjutnya hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Selatan.

    BMKG juga memprediksi potensi angin kencang yang akan melanda wilayah Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Sulawesi Selatan.