Tag: hujan

  • Wilayah Kaltim Mulai Hujan, Tetapi Titik Panas Meningkat

    Wilayah Kaltim Mulai Hujan, Tetapi Titik Panas Meningkat

    7cloud.asia – Meski hujan sudah mengguyur beberapa wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim), namun titik panas masih dijumpai. Bahkan jumlahnya meningkat menjadi 34 titik panas.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui stasiun di Balikpapan, pada Mingu (24/12/2023) mendeteksi 26 titik pada Minggu (24/12), kemudian meningkat menjadi 34 titik pada Senin (25/12).

    “Sebanyak 34 titik panas ini terdeteksi sepanjang Senin kemarin mulai pukul 01:00 – 24:00 WITA,” kata Koordinator Bidang Data Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Diyan Novrida pada Selasa (26/12/2023) seperti dilansir Antaranews.

    Titik panas tersebut tersebar di empat kabupaten, yakni Kabupaten Paser 1 titik, Kutai Barat 1 titik, Kutai Timur 23 titik, dan Kabupaten Kutai Kartanegara 9 titik.

    Baca: BMKG Ingatkan kebakaran hutan di sejumlah wilayah

    Sementara rincian per kecamatan adalah satu titik di Paser berada di Kecamatan Pasir Belengkong, satu titik di Kutai Barat berada di Kecamatan Bongan. Semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.

    Kemudian sembilan titik di Kabupaten Kutai Kartanegara tersebar di enam kecamatan yakni Kembang Janggut dua, Tenggarong Seberang satu, Anggana satu, Marangkayu dua.

    Selain kecamatan Muara Badak satu, dan Kecamatan Muara Kaman dua yang semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.

    Baca: Kebakaran hutan dan lahan akibat El Nino harus dibayar mahal

    “Sedangkan 23 titik di Kutai Timur, tersebar pada enam kecamatan yakni tujuh titik di Kecamatan Bengalon, Kecamatan Busang satu, Long Mesangat dua, Muara Bengkal dua, Sangkulirang dua, Teluk Pandan satu, dan Kecamatan Telen delapan titik, semuanya juga memiliki tingkat kepercayaan menengah,” kata Diyan.

    Sebaran titik panas ini, lanjut Diyan langsung disampaikan kepada pihak terkait, terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tingkat provinsi maupun kabupaten masing-masing.

    Dengan adanya peningkatan titik panas ini, ia mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk membantu mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

    Baca: Kerugian ebakaran Gunung Bromo akibat prewedding capai 54 milyar

    Diyan menjelaskan pencegahan yang dapat dilakukan misalnya dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan.

    Selain itu, masyarakat juga diimbau tidak membakar saat membersihkan atau membuka lahan, karena daun dan ranting kering rawan menyebarkan kebakaran lebih luas.

    Diyan mengakui wilayah Kalimantan Timur memang sudah turun hujan, namun masih ada sejumlah kawasan yang tidak terjadi hujan dalam beberapa hari.

    Hal ini menyebabkan daun dan ranting mengering sehingga mudah terbakar.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca Hari Ini, Tiga Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir Pada Malam Hari

    Cuaca Hari Ini, Tiga Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir Pada Malam Hari

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan disertai petir berpotensi mengguyur wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur pada Selasa (27/12/2023) malam.

    Pada pagi hari seluruh wilayah DKI Jakarta diselimuti awan. Hujan dengan intensitas ringan baru mengguyur wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hari.

    Kemudian pada malam hari selain tiga wilayah tersebut hujan disertai petir, wilayah Jakarta Utara diperkirakan hujan dengan intensitas ringan.

    Suhu udara berkisar antara 24 hinggga 33 derajat celsius. Tingkat kelembaban udara antara 65 hingga 90 persen.

    Selain Jakarta, wilayah lain yang juga dilanda hujan disertai petir adalah wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan  Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat.

    Wilayah DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan juga berpeluang hujan disertai petir.

    Kondisi cuaca serupa juga diperkirakan terjadi di Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat.  

    BMKG memperkirakan hujan lebat diatas 50 mm per hari mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

    Kemudian wilayah Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur juga berpeluang hujan lebat.

    Wilayah lain yang diprediksi hujan lebat adalah Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat dan Papua.

    Angin kencang diatas 45 km per jam masih berpeluang terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Selatan.

    Suhu udara berkisar antara 2 hingga 34 derajat celsius. Suhu terendah diperkirakan terjadi di Kota Bandung. Sedangkan suhu tertinggi diprediksi terjadi di Kota Denpasar, Semarang dan Ambon.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Intensitas Hujan Tinggi, Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana

    Intensitas Hujan Tinggi, Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana

    7cloud.asia – Pemerintah Provinsi Riau menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi yakni bencana banjir, tanah longsor dan puting beliung sejak 22 Desember 2023 hingga 31 Januari 2024.

    Penetapan status berdasarkan surat keputusan Gubernur Riau Nomor: Kpts. 7743/XII/2023 tentang Status Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Provinsi Riau tahun 2023.

    “Penetapan status tersebut dengan pertimbangan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru sudah menetapkan status siaga darurat banjir, tanah longsor dan angin puting beliung,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M Edy Afrizal.

    Baca: Intensitas hujan tinggi, banjir landa Kota Padang

    Menurut Edy Afrizal, seperti Rohul mungkin akan meningkat status dari siaga menjadi tanggap darurat. Kemudian Kampar juga mau menaikkan status dari siaga ke tanggap darurat.

    Dengan demikian, kata Edy, menyebutkan berdasarkan pertimbangan tersebut maka sudah cukup untuk tingkat provinsi menetapkan status siaga darurat hidrometeorologi.

    “Penetapan status siaga hidrometeorologi juga mempertimbangkan Badan Meteorologi dan Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melihat kondisi cuaca akhir-akhir ini curah hujan cukup tinggi di Riau,” katanya.

    Baca: Banjir di Malang diduga karena sampah

    Selain itu, Riau juga mempertimbangkan curah hujan di provinsi tetangga yakni Sumatera Barat yang cukup tinggi.

    Karena ini akan sangat berdampak terhadap pembukaan pintu waduk PLTA Koto Panjang Kampar, seperti Selasa (26/12) pukul 14.00 WIB, yang sudah melakukan penambahan pembukaan pintu waduk 50×60 Cm.

    Untuk mendukung upaya tanggap darurat, kata Edy, pihaknya juga sudah mendirikan posko siaga darurat bencana di kantor BPBD Riau.

    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi mengguyur di sejumlah wilayah setempat.

    Baca: Banjir bandang di Kudus

    “Pada malam hari potensi hujan terjadi di sebagian besar wilayah Provinsi Riau dan pada dini hari sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, Siak, Pelalawan, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Kota Pekanbaru dan Kota Dumai berpotensi hujan,” kata Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru, Anggun.

    Selain itu, kata Anggun, BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

    Suhu udara Riau hari ini berada di angka 22.0-31.0 °C dengan kelembapan udara 60-99 persen. Sementara arah angin berhembus ke barat laut-timur laut dengan kecepatan 10-30 Km/jam.

    “Prakiraan tinggi gelombang di perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.01-0.50 meter,” demikian Anggun.

    Sumber: Antaranews

  • Banjir Hingga Dua Meter Rendam Puluhan Desa di Kabupaten Rohul

    Banjir Hingga Dua Meter Rendam Puluhan Desa di Kabupaten Rohul

    7cloud.asia – Intensitas hujan yang tinggi membuat puluhan desa di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau terendam banjir. Ketinggian air mencapai dua meter.

    Menurut Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Jim Ghafur ada 3 kecamatan di Rokan Hulu terdampak banjir.

    Ketiga kecamatan tersebut adalah Rambah, Rambah Hilir dan Rokan IV Koto. Banjir di Rambah dan Rambah Hilir akibat luapan Sungai Rokan Kanan atau Batang Lubuh.

    Pihaknya, lanjut Jim, akan menurunkan tim ke sejumlah desa tersebut. “Besok kami (saya) mau ke Rokan Hulu,” kata Jim seperti yang dilansir Liputan 6.

    Baca: Waspada banjir di beberapa wilayah ini

    Sementara itu, salah satu warga Desa Talikumain, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Mawan, menjelaskan air mulai naik sejak Selasa (26/12/2023) malam akibat intensitas hujan yang tinggi.

    Akibatnya lantai satu rumahnya tidak bisa digunakan beraktivitas lagi. “Saat ini keluarga tinggal di lantai dua,” ucapnya.

    Saat ini, lanjut Mawan, ketinggian air belum berkurang karena hujan masih mengguyur wilayah tersebut.

    “Airnya naik tadi malam, saat ini belum berkurang karena masih hujan,” ujarnya.

    Mawan mengatakan, genangan air di rumah tetangganya nyaris sampai ke atap. Hal ini membuat warga mengungsi ke tempat lebih tinggi atau rumah keluarga yang tidak terdampak.

    Baca: Intensitas hujan tinggi, banjir dan longsor landa wilayah Kota Padang

    “Ada rumah tetangga, jarak air dengan atapnya kira-kira tinggal 20 centimeter lagi,” jelas Mawan.

    Menurut Marwan, hingga kini belum ada bantuan dari pemerintah setempat kepada warga desanya yang menjadi korban banjir.

    Masih banyak warga yang bertahan didalam rumahnya masing-masing. Mereka membutuhkan makanan dan pakaian bersih.

    Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan BPBD Rohul bersiaga di lokasi banjir. Petugas juga membantu mengevakuasi warga dan barang-barang peralatan rumah tangga sejumlah korban.

    Reporter: Nurakmayani

  • Cuaca Malam Pergantian Tahun, Waspada Hujan di Wilayah Ini  

    Cuaca Malam Pergantian Tahun, Waspada Hujan di Wilayah Ini  

     

    7cloud.asia – Beberapa wilayah di Indonesia yaitu Jawa Tengah dan Bengkulu berpotensi hujan pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2023.

    “Berdasarkan data curah hujan yang terpantau di pos penakar hujan, selepas tanggal 25 Desember 2023 beberapa wilayah di Jateng selatan dan pegunungan tengah mulai diguyur hujan kembali setelah sempat tidak ada hujan selama satu dasarian lebih,” jelas Kepala Kelompok Teknisi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo

    Melansir Antaranews, hujan yang terjadi tersebut masih belum merata dan intensitas hujan secara umum masih kategori ringan.

    Sebab, hanya beberapa lokasi yang terjadi hujan lebat pada Senin (25/12) yakni sekitar Kecamatan Cimanggu dan Karangpucung, Kabupaten Cilacap.

    “Sementara di wilayah Kabupaten Banjarnegara dalam tiga hari terakhir lebih sering turun hujan dengan intensitas ringan,” ujar Teguh.

    Namun, untuk satu pekan kedepan hujan masih berpotensi terjadi dan akan semakin merata pada sore hingga malam hari.

    Teguh memaparkan ada beberapa faktor yang memicu pertumbuhan awan hujan adi beberapa wilayah hingga sepekan kedepan.

    Berdasarkan data yang dirilis BMKG, faktor pertama adanya aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial diperkirakan aktif di wilayah Aceh, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten.

    Wilayah lainnya adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Papua, dalam sepekan ke depan.

    Faktor kedua, adanya gelombang atmosfer Kelvin juga aktif di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

    “Oleh karena itu pada malam pergantian tahun atau Minggu (31/12) malam ada potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kami akan segera informasikan kepada masyarakat jika ada perkembangan lebih lanjut,” katanya.

    Sementara itu, Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Pulau Baai Bengkulu, Anang Anwar menerangkan, curah hujan akan terjadi pada 26 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024 tepatnya pada pukul 17.00 WIB sore hingga malam hari.

    “Hujan akan turun pada malam tahun baru, tepatnya pada sore hari hingga malam hari,” ujar Anang.

    Menurutnya hujan di wilayah Provinsi Bengkulu karena adanya pertukaran angin darat dan angin laut, sehingga menyebabkan potensi hujan intensitas sedang ringan akan turun pada malam tahun baru.

    “Disebabkan pertukaran angin laut dan darat, sehingga akan menguatkan potensi hujan di daerah lokal seperti Kota Bengkulu,” katanya.

    Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu mengimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir untuk waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem.

    “Dalam menghadapi musim hujan dan potensi banjir kita harus memastikan personil, peralatan, termasuk terpal, tenda, perahu dan berbagai pendukung lainnya siap dan cukup, mengingat sejumlah kecamatan dalam Kota Bengkulu rawan banjir,” urai Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, Will Hopi.

    Karena itu, Will mengimbau masyarakat di daerah rawan banjir secara mandiri apat mengambil langkah-langkah penyelamatan pertama.

    Wilayah yang menjadi langganan banjir yaitu Kelurahan Tanjung Agung, Kelurahan Tanjung Jaya, Kelurahan Sukamerindu, Kelurahan Rawa Makmur, Kelurahan Bentiring, Kelurahan Lempung dan sejumlah wilayah lainnya.

    Biasanya banjir di wilayah ini akibat hujan turun dalam jangka waktu tertentu atau diakibatkan adanya banjir kiriman akibat adanya hujan di bagian hulu sungai.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca di Tiga Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

    Cuaca di Tiga Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

    7cloud.asia – Hujan disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi melanda wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat pada Selasa (02/01/2024) sore, malam hingga dinihari.

    Suhu udara berkisar antara 26 hingga 31 derajat celsius. Tingkat kelembaban udara antara 75 hingga 100 persen.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar cuaca di Indonesia diprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

    Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan sepanjang tahun 2024, gangguan iklim dari Samudra Pasifik yaitu ENSO diprakirakan akan berada pada fase El Nino Lemah – Moderat di awal tahun 2024.

    “Kemudian selanjutnya hingga akhir tahun 2024 diprediksikan berada pada fase netral,” kata Dwikorita.

    Tahun 2024 menurutnya terdapat peluang namun kecil untuk berkembang menjadi fenomena La Nina yang merupakan pemicu anomali iklim basah.

    Demikian juga dengan fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) yang merupakan penyebab gangguan iklim dari Samudra Hindia, diprediksikan akan berada pada fase netral dari awal hingga akhir tahun 2024.

    Berdasarkan dinamika atmosfer tersebut lanjut Dwikorita, maka jumlah curah hujan tahunan pada 2024 diprediksikan umumnya berkisar pada kondisi normal.

    Namun, terdapat beberapa wilayah yang diprediksikan dapat mengalami hujan tahunan di atas normal yaitu meliputi sebagian kecil Aceh, Sumatera Barat bagian selatan, sebagian kecil Riau, sebagian kecil Gorontalo.

    Hujan tahunan diatas normal juga diperkirakan terjadi di sebagian kecil Kalimantan Selatan, sebagian kecil Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat bagian utara, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian kecil Papua Barat dan Papua bagian utara.

    Selain itu, tambah Dwikorita, terdapat juga daerah yang diprediksikan akan mengalami hujan tahunan di bawah normal yaitu meliputi sebagian Banten, sebagian kecil Jawa Barat.

    Kemudian sebagian kecil Jawa Tengah, sebagian Yogyakarta, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian kecil Nusa Tenggara Timur, dan Papua bagian selatan juga diperkirakan mengalami hujan tahunan di bawah normal.

    “Meskipun kemarau 2024 diprediksi berlangsung dengan normal, namun terdapat wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan karena secara iklim memang memiliki curah hujan yang rendah, yaitu meliputi sebagian Lampung, sebagian Jawa, sebagian Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur dan Papua bagian selatan,” paparnya.

    Sementara itu, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan masyarakat dan pihak terkait harus melakukan langkah antisipatif terhadap potensi jumlah curah hujan tahunan 2024.

    Sebab, curah hujan yang terjadi dapat melebihi rata-ratanya atau melebihi batas normalnya.

    Hal ini dapat memicu bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor.

    Sedangkan potensi curah hujan di bawah normal yang dapat memicu kekeringan dan dampak lanjutannya berupa kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau 2024.

    Selanjutnya, lanjut Ardhasena, meningkatkan optimalisasi fungsi infrastruktur sumber daya air pada wilayah urban atau yang rentan terhadap banjir.

    Misalnya dengan melakukan penyiapan kapasitas pada sistem drainase, sistem peresapan dan tampungan air, agar secara optimal dapat mencegah terjadinya banjir.

    Selain itu juga perlu dipastikan kesiapan operasional waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya untuk pengelolaan curah hujan tinggi saat musim hujan dan penggunaannya di saat musim kemarau.

    “Terkait penanganan musim kemarau, meskipun kemarau 2024 diprediksi tidak sekering kemarau 2023, maka tetap perlu diwaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan di tahun 2024 khususnya pada periode kemarau pertama di bulan Februari 2024 untuk wilayah pesisir Sumatera bagian Timur, maupun periode kemarau periode kedua mulai Mei 2024 untuk wilayah lainnya yang rawan Karhutla,” jelasnya.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Rabu Pagi, Seluruh Wilayah Jakarta Hujan

    Rabu Pagi, Seluruh Wilayah Jakarta Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang mengguyur seluruh wilayah DKI Jakarta pada Rabu (03/01/2024) pagi.

    Kemudian pada sore hari hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang berpeluang terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    Berdasarkan laman Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berlanjut hingga malam hari di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Namun intensitas hujan ringan di kedua wilayah ini.

    Suhu berkisar antara 24 hingga 29 derajat celsius. Tingkat kelembaban 75 hingga 100 persen.

    Sementara sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi hujan lebat diatas 50 mm/hari, yaitu di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan.

    Wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, juga berpeluang terjadi hujan lebat.

    Hujan lebat berpeluang mengguyur wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat dan Papua.

    BMKG memperkirakan hujan badai melanda sejumlah wilayah di Indonesia, yaitu wilayah Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

    Wilayah  Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur juga diperdiksi terjadi hujan badai.

    Kondisi cuaca serupa juga diprekirakan melanda wilayah Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua Barat.

    Sementara angin kencang diatas 45 kilometer/jam berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Utara.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini, BMKG memperkirakan dampak cuaca berupa bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara.

    Selain itu, wilayah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur juga berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi.

    Bencana serupa berpeluang pula terjadi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Papua.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Tak Hanya Dijadikan Sebagai Bumbu, Ini Khasiat Jahe

    Tak Hanya Dijadikan Sebagai Bumbu, Ini Khasiat Jahe

    7cloud.asia – Musim hujan telah tiba. Banyak masyarakat yang melakukan berbagai cara untuk terhindar dari bermacam penyakit. Seperti mengonsumsi jahe sebagai obat tradisonal.

    Masyarakat Indonesia sudah tak asing dengan jahe.Rempah-rempah khas Asia Tenggara ini sering dipakai sebagai bumbu masakan.

    Selain itu, sejak berabad-abad yang lalu jahe kerap dipakai untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

    Maka tak heran jahe termasuk salah satu rempah-rempah yang paling sehat di dunia sehingga banyak dicari orang untuk pengobatan.

    Berdasarkan jurnal dalam US National Library of Medicine National Institutes of Health, menjelaskan khasiat jahe untuk mengobati sejumlah penyakit termasuk gangguan degeneratif (radang sendi dan rematik).

    Baca: Segudang manfaat temulawak

    Berikut ini ada beberapa manfaat mengkonsumsi jahe secara rutin.

    1. Anti Penuaan dan Kanker
    Jahe adalah tanaman herbal bersifat anti-inflamasi dan anti-oksidatif yang dapat mengendalikan proses penuaan.

    Selain itu, jahe juga memiliki potensi antimikroba yang dapat membantu dalam mengobati penyakit menular.

    Bahkan, ada pula yang menyebut jahe dapat mencegah berbagai jenis kanker. Meski untuk kemanjurannya mencegah kanker masih perlu penelitian lebih lanjut lagi.

    Baca: Manfaat daun kelor

    2. Meredakan Nyeri Haid
    Bagi perempuan yang sering merasakan nyeri saat menstruasi, maka mengonsumsi jahe bisa jadi alternatif untuk mengurangainya.

    Sejumlah penelitian membuktikan bahwa jahe yang dikonsumsi dapat meredakan nyeri menstruasi pada perempuan.

    Bahkan, khasiat dari jahe disebut tak berbeda jauh dengan obat ibuprofen dan asam mefenamat.

    Air rebusan jahe minimal 4 gelas sehari dapat menimbulkan rasa tenang dan hangat di perut.

    3. Menurunkan Glukosa Darah sampai Kolesterol
    Manfaat jahe lainnya yang disebutkan dalam jurnal tersebut adalah menurunkan glukosa darah, kolesterol LDL (lemak jahat), trigliserida, sekaligus meningkatkan HLD (lemak baik).

    Baca: Manfaat teh hijau

    4. Memperkuat Sistem Imun
    Saat musim hujan seperti yang kini terjadi banyak cara unuk meningkatkan sistem imun. Salah satunya mengkonsumsi saja jahe secara rutin.

    Jahe banyak mengandung vitamin C dan magnesium. Kandungan ini membuatnya membantu tubuh untuk memperkuat sistem imun.

    Selain kedua zat tersebut, jahe juga memiliki kandungan gingerols, shogaols, dan zingerones yang dapat berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh.

    5. Menangkal Infeksi Bakteri dan Virus
    Kandungan gingerol pada jahe dapat membantu tubuh untuk menangkal infeksi bakteri dan virus tertentu seperti shigella, E.coli, dan lain-lain.

    Apalagi pada musim hujan seperti sekarang ini, jahe dapat membantu mengatasi pilek dan batuk.

    Baca: Manfaat meditasi untuk kesehatan

    6. Meredakan Sakit Otot
    Sebuah studi dari University of Georgia, Amerika Serikat, jahe memiliki efek antiperadangan yang juga berkhasiat mengurangi sakit otot.

    Dalam penelitian itu, para ahli melakukan riset terhadap 74 orang untuk melakukan beberapa jenis latihan.

    Subjek penelitian tersebut dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang diberi suplemen jahe dan kelompok yang hanya diberi pil mengandung gula.

    Hasilnya? Rasa sakit nyeri otot pascaolahraga pada kelompok pertama lebih ringan 25 persen daripada kelompok kedua.

    Baca: Manfaat jalan kaki

    7. Meredakan Morning Sickness
    Hasil studi dari Royal College of Obstetricians and Gynaecologists, jahe bermanfaat untuk meredakan gejala morning sickness pada awal kehamilan.

    Ekstrak akar jahe telah digunakan lebih dari dua ribu tahun untuk mengatasi gejala gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, sembelit, perut kembung, dan bersendawa.

    8. Mengatasi Masalah Pencernaan
    Manfaat lainnya adalah mampu mengatasi dan mencegah masalah pencernaan serta membuat sistem pencernaan menjadi lebih rileks.

    Ekstrak minyak jahe mampu mengatasi masalah layaknya sakit perut karena mengandung antibakteri.

    Baca: Bahaya di balik makanan fermentasi

    Umumnya gangguan pencernaan terjadi akibat bakteri jahat yang masuk ke dalam tubuh.
    Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin mengonsumsi jahe secara rutin.

    Karena ada beberapa orang yang justru menghindari konsumsi tanaman ini terlalu banyak.
    Misalnya, ibu hamil dan menyusui, pengidap penyakit jantung, diabetes, dan orang-orang yang memiliki gangguan pembekuan darah.

    Jahe memang termasuk tanaman herbal, namun tetap ada efek samping yang bisa ditimbulkan seperti rasa tidak nyaman pada perut, diare, dan nyeri pada ulu hati.

    Jadi sebaiknya sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter jika memiliki penyakit diatas.

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Suhu Panas Hingga 35 Derajat Celsius di Kota Ini Meski Cuaca Hujan

    Suhu Panas Hingga 35 Derajat Celsius di Kota Ini Meski Cuaca Hujan

    7cloud.asia – Meski hujan, tetapi suhu udara di Kota Surabaya masih panas hingga mencapai 35 derajat celsius pada Kamis (04/01/2024).

    Pada pagi hari cuaca di Kota Pahlawan itu berawan, kemudian pada siang hari cuaca cerah berawan. Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi pada malam hari.

    Kondisi udara panas namun hujan juga diperkirakan terjadi di Kota Denpasar dan Mataram. Suhu udara dikedua kota ini mencapai 34 derajat celsius.

    Padahal berdasarkan prediksi badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di kedua kota tersebut pada siang hari.

    Sementara untuk wilayah Jakarta, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta pada siang hari. Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang berawan pada siang hari.

    Pada pagi hari hanya wilayah Jakarta Utara yang turun hujan dengan intensitas ringan. Sedangkan wilayah lainnya diperkirakan berawan. Pada malam hari seluruh wilayah DKI Jakarta berawan.

    Suhu udara berkisar antara 24 hingga 29 derajat celsius. Tingkat kelembaban udara berkisar 85 hingga 95 persen.

    BMKG memperkirakan hujan lebat diatas 50 mm/hari berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan.

    Selain itu hujan lebat berpeluang mengguyur wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat.

    Wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, juga berpeluang hujan lebat.

    Hujan lebat diprediksi mengguyur wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

    BMKG memprediksi sejumlah wilayah dilanda hujan badai, yaitu di sebagian wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah.

    Sebagian wilayah DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur berpeluang hujan badai.

    Kondisi cuaca serupa juga berpotensi melanda sebagian wilayah Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku dan Papua Barat.

    BMKG mengimbau masyarakat waspada angin kencang dengan kecepatan diatas 45 km/jam yang berpeluang melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

    Selain itu, wilayah DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Selatan berpeluang dilanda angin kencang.

    Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi bencana yang akan terjadi seperti pohon tumbang, banjir, banjir bandang, tanah longsor dan lain-lain.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Cuaca Hari Ini, Dua Wilayah di Jakarta Hujan Pada Siang dan Malam

    Cuaca Hari Ini, Dua Wilayah di Jakarta Hujan Pada Siang dan Malam

    7cloud.asia – Wilayah Jakarta Selatan pada Jumat (05/01/2024) siang dan malam berpotensi hujan dengan intensitas  ringan. Suhu udara berkisar antara 24 hingga 31 derajat celsius.

    Selain wilayah Jakarta Selatan, pada malam hari wilayah Jakarta Timur berpeluang hujan dengan intensitas ringan.

    Sementara pada pagi hari wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diperkirakan hujan dengan intensitas ringan. Wilayah lainnya diperkirakan berawan.

    Demikian juga pada siang hari. Selain wilayah Jakarta Selatan, wilayah lainnya diprediksi berawan.

    Dilihat dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian besar kota-kota di Indonesia diprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Kota Serang, Tarakan, Tanjung Pinang, Makassar, Manado diperkirakan hujan dengan intensitas ringan pada Jumat pagi.

    Siang hari, hujan ringan berpotensi terjadi di Kota Denpasar, Jambi, Semarang, Palangkaraya, Tarakan, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Ambon, Pekanbaru, Mamuju, Makassar, Kendari, Padang, Palembang dan Medan.

    Kemudian pada malam hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di Yogyakarta, Jambi, Bandung, Palangkaraya, Tanjung Pinang, Ambon, Ternate, Manokwari, Padang dan Medan.

    Hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Serang, Yogyakarta, Bandung dan Mataram pada siang hari.

    Kota Bengkulu, Semarang dan Pekanbaru berpeluang diguyur hujan pada malam hari.

    BMKG memperkirakan hujan disertai petir berpotensi terjadi pada siang hari di Kota Surabaya, Banjarmasin dan Manado.

    Pada malam hari,kondisi cuaca seperti ini berpotensi terjadi di Pangkal Pinang dan Bandar Lampung.

    Suhu udara berkisar antara 19 hingga 35 derajat celsius. Suhu terendah diprediksi terjadi di Kota Bandung dan tertinggi terjadi di Kota Surabaya.

    Di wilayah perairan hujan dengan intensitas lebat berpeluang terjadi di Selat Malaka, Selat Karimata, Perairan barat Sumatera, Selat Sunda, Perairan selatan Banten hingga Jawa Tengah, Laut Natuna, Laut Jawa.

    Selain itu, hujan lebat berpotensi terjadi di Perairan Utara Kalimantan Barat, Laut Sulawesi, Selat Makassar, Teluk Bone, Laut Halmahera, Laut Banda, Teluk Cendrawasih, Laut Arafuru, dan Samudra Pasifik utara Papua.

    Reporter: Nurakhmayani