7cloud.asia – Penetapan tim Operation Management Office Indonesia Forestry and Other Land Use atau OMO FOLU Net Sink 2030 Kementerian Kehutanan yang lebih seperempatnya diisi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menuai reaksi keras dari masyarakat.
Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman mempertanyakan proses dan siapa yang menyeleksi para kader PSI sehingga bisa duduk di Tim OMO FOLU Net Sink yang mengelola dana hibah dari pemerintah Norwegia tersebut.
“Kita bukannya bermaksud meragukan kompetensi personel yang ditetapkan, tapi publik perlu tahu siapa yang menyeleksi dan prosesnya,” kata Alex kepada wartawan, Jumat (7/3/2025).
Sebagai informasi, salinan surat keputusan (SK) struktur organisasi tim OMO FOLU Net Sink beredar di media sosial sejak Kamis (6/3/2025). Dari 43 orang yang menjadi bagian dari Tim OMO FOLU Net Sink, 12 di antaranya merupakan kader PSI.
Nama-nama kader PSI yang mengisi struktur itu antara lain Waketum PSI Andy Budiman, jubir PSI Kokok Dirgantoro, jubir PSI Sigit Widodo. Adapun jabatan penanggung jawab/pengarah yang diduduki Menhut sekaligus Sekjen PSI Raja Juli Antoni.
Dalam salinan itu juga termuat gaji per jabatan, dengan kisaran Rp20 juta dan gaji tertinggi mencapai Rp50 juta.
Sebelumnya, Tim OMO FOLU Net Sink diisi oleh pejabat struktural di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) serta para akademisi prolingkungan.
Diketahui, FOLU Net Sink dibiayai dana hibah Norway Contribution melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).
Baca: Efektifitas perhutanan sosial dalam mewujudkan FOLU Net Sink 2030
Pemerintah Norwegia memberikan hibah dana sebesar 216 juta dolar AS atau setara Rp3,5 triliun kepada Indonesia untuk mendukung penanganan krisis iklim melalui program Indonesia FOLU Net Sink 2030.
Hibah ini diumumkan oleh Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia, Andreas Bjelland Eriksen, setelah penandatanganan nota kesepahaman dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) pada Rabu 19 Februari 2025.
“Dana hibah ini semestinya lebih banyak dihabiskan untuk membiayai program. Melihat lampiran SK yang ditandatangani Menhut Raja Juli Antoni, sepertinya harapan itu tak bakal terwujud,” ujar Alex.
Alex menilai Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tidak sedang dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Dia mengatakan hal itu setelah mencermati personel yang mengisi tim FOLU Net Sink periode sebelumnya.
Alex mendesak Raja Juli Antoni bersikap transparan dalam menetapkan personel tim FOLU Net Sink 2030 itu.
Menurutnya, jika tidak ada keterbukaan, keputusan Raja Juli itu hanya untuk berbagi kekuasaan. Dia menilai hal itu sangat bertentangan dengan semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni sendiri sudah membenarkan dokumen yang beredar di masyarakat adalah benar dan autentik dikeluarkan oleh Kementerian Kehutanan.
Raja Juli Antoni menyebut revisi struktur OMO FOLU tahun 2025 berisi perbaikan dan penyempurnaan dari OMO sebelumnya.
Baca: Pemulihan lahan gambut dukung tercapainya FOLU Net Sink 2030
Dijelaskan OMO terdiri atas ASN, mantan ASN, dan pihak eksternal yang dapat membantu Kementerian untuk pencapaian target Indonesia FOLU Net Sink 2030.
“Dokumen keputusan menteri tersebut merupakan dokumen publik yang dapat diakses oleh masyarakat,” ungkapnya.
Sementara Juru bicara DPP PSI Agus Mulyono Herlambang menyebut orang-orang yang mengisi struktur OMO FOLU itu tidak membebani anggaran negara.
Seperti yang dapat kita baca dari Humas Kementerian Kehutanan, ujarnya, struktur OMO itu terdiri dari ASN, pensiunan ASN, dan pihak eksternal kementerian yang dapat membantu OMO dalam menjalankan program-programnya.
“Bang Menteri menunjuk beberapa orang profesional nonpartai dan profesional dari partai untuk memperkuat tim OMO. Ini juga sudah terjadi pada masa sebelumnya,” kata Agus kepada wartawan, Kamis (6/3/2025).
“Kami menjamin kader-kader kami yang namanya tercantum dalam SK tersebut memiliki kapasitas dan integritas. Posisi kader-kader PSI dalam SK tersebut berada di posisi dukungan kesekretariatan. Jadi memang tugasnya membantu kerja-kerja menteri di bidang administrasi FOLU,” kata Agus.
Lebih lanjut, Agus menyampaikan alasan penunjukan beberapa kader PSI di struktur tersebut. Dia mengatakan para kader PSI telah memahami ritme kerja Raja Juli.
“Karena sudah lama membantu Bang Menteri, sudah bisa langsung bekerja tancap gas, karena sudah memahami ritme kerja Bang Menteri,” tambah Agus.
Esti Utami, dari berbagai sumber.



